cover
Filter by Year

Analysis
JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN KEILMUAN
Jurnal Pendidikan Fisika dan Kelimuan (JPFK) merupakan media komunikasi bagi para Peneliti, Dosen, Guru, Praktisi dan Mahasiswa untuk menyampaikan hasil kajian dan diutamakan hasil penelitian pada bidang Pendidikan Fisika, Ilmu Fisika dan Fisika Terapan. JPFK terbit dua kali dalam setahun, yakni pada bulan Maret dan September. JPFK memiliki p-ISSN : 2442-8868 dan e-ISSN: 2442-904X
Articles
77
Articles
Karakteristik keterampilan berpikir kreatif dalam pemecahan masalah fisika berdasarkan gender

Trianggono, Muhammad Maulana, Yuanita, Setyaningsih

Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.561 KB)

Abstract

Setiap orang memiliki potensi kreatif yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut dapat dipengaruhi oleh pengalaman, pola berpikir, cara menentukan sudut pandang, dan faktor-faktor lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan karakteristik keterampilan berpikir kreatif antara laki-laki dan perempuan dalam konteks pemecahan masalah fisika. Subjek yang diteliti adalah mahasiswa berusia antara 18-20 Tahun yang terdiri dari 5 laki-laki dan 5 perempuan. Perbedaan karakteristik keterampilan berpikir kreatif tersebut dianalisis secara kuantitatif menggunakan uji-t dan secara deskriptif berdasarkan hasil observasi pada pola jawaban dalam tes uraian. Berdasarkan hasil analisis uji-t antara keterampilan berpikir kreatif laki-laki dan perempuan, secara umum tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara keduanya dengan t hitung (0,75) < t tabel (1,86). Perbedaan karakteristik keterampilan berpikir kreatif baru terlihat pada indikator keterampilan berpikir kreatif, yakni pada indikator fluency, flexibility, dan elaboration, sedangkan pada indikator originality tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Perbedaan karakteristik yang terjadi dalam penelitian ini disebabkan oleh perbedaan pola penalaran antara subjek laki-laki dan perempuan dalam memecahkan masalah fisika yang diberikan. Subjek laki-laki cenderung menuangkan banyak ide dan penalaran jawaban yang bervariasi, sedangkan subjek perempuan memiliki kecenderungan untuk merinci secara detail jawaban yang dikemukakannya

Pengembangan modul fisika berbasis Scientific Approach untuk meningkatkan Keterampilan Proses Sains siswa

Sumiati, Eli, Septian, Damar, Faizah, Faizah

Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.767 KB)

Abstract

Modul fisika berbasis scientific approach dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa yang disesuaikan dengan hakikat sains sebagai proses, karakteristik materi fluida statis, dan penggunaan kurikulum 2013 yang identik dengan scientific approach. Penggunaan modul ini bertujuan untuk mengetahui: (1) karakteristik hasil pengembangan modul fisika berbasis scientific approach, (2) keefektifan penggunaan modul fisika berbasis scientific approach dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) yang mengacu pada model Four-D (4D). Data dari angket dianalisis secara deskriptif dengan persentase sedangkan data hasil keterampilan proses sains siswa dianalisis dengan uji t dua sampel berpasangan menggunakan software IBM SPSS Statistics 19, uji n gain score, dan uji effect size dari Cohen. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan: (1) karakteristik modul menyajikan materi yang meninjau aspek keterampilan proses sains (menginterpretasi, memprediksi, mengaplikasikan konsep, merancang percobaan, dan mengkomunikasikan); (2) modul memiliki nilai keefektifan sebesar 64% dalam kategori “efektif”dengan nilai effect size sebesar 1,32 dalam kategori “Besar”.

Pengembangan model pembelajaran sains kontekstual untuk peserta didik difabel netra

Winarti, W

Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.293 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah model pembelajaran sains berbasis kontekstual untuk peserta didik difabel netra dalam setting sekolah inklusi. Model yang dikembangkan ini menjadi sangat penting untuk memfasilitasi kelamahan pembelajaran fisika selama ini untuk peserta didik difabel netra. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang mengacu pada langkah pengembangan dari Borg & Gall. Dari sepuluh langkah penelitian pengembangan Borg & Gall, pada penelitian ini dibatasi pada tahap validasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa telah berhasil dikembangkan model pembelajaran sains kontekstual untuk peserta didik difabel netra dengan nama Model pembelajaran Art of Contextual Learning for Disability (A-CLeD).  Model A-CLeD ini memiliki sintak yaitu; (1) Orientasi, (2) Korelasi, (3) Transformasi, (4) Mediasi dan (5) Refleksi.  Hasil validasi isi (content validity) terhadap model ini menunjukkan kesimpulan bahwa model ini berkategori baik dan dapat digunakan dalam pembelajaran fisika untuk peserta didik difabel netra.

Karakteristik Gain kaca TZB yang didadah Ion Er3+ untuk penguat pada sistem komunikasi Optik

Susanto, Rudi, Hasanah, Herliyani

Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1656.294 KB)

Abstract

Paper ini menyajikan karakteristik gain pada kaca tellurite dengan komposisi 55TeO2-2Bi2O3-(43-x)ZnO-xEr2O3 dimana (x=0,5; 1,0; 1,5; 2,0; 2,5; 3,0). Serapan optik kaca diukur mengunakan Ultra Violet-Visible Spectroscopy (UV-Vis) lambda 25. Pengukuran dilakukan pada panjang gelombang 400 nm sampai dengan 1100 nm dengan range 0,1 nm.  Pola cross section emisi serta absorbsi kaca didapat dengan menggunakan persamaan McCumber kemudian digunakan untuk menentukan gain cross section.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan muncul saat rasio inversi mencapai 0,4 atau lebih karena emisi lebih dominan dan dapat mengimbangi absorbsi. Berdasarkan hasil penelitian urutan tinggi intensitas puncak gain cross section pada berbagai rasio inversi dari tinggi ke rendah adalah x=3.0> x=1.0> x=2.5> x=1.5> x=0.5> x=2.0.

Sifat histerisis pada konstanta dielektrik dan indeks bias minyak zaitun dengan variasi suhu

Cahyono, Bowo Eko, Misto, M, Mukarromah, Luluk

Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.087 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik kurva histerisis melalui pengukuran konstanta dielektrik dan indeks bias. Kurva histerisis konstanta dielektrik digunakan untuk mengetahui karakteristik bahan dalam menyimpan energy listrik sementara kurva histerisis indeks bias dipakai untuk menggambarkan kemampuan bahan dalam menyimpan energy termal. Bahan yang diteliti berupa 3 jenis minyak zaitun. Penelitian ini menggunakan metode rangkaian kapasitif dan difraksi Fraunhofer celah ganda. Diketahui bahwa ketiga jenis minyak zaitun memiliki lebar kurva histerisis yang berbeda pada pengukuran konstanta dielektrik maupun indeks bias dengan variasi suhu. Hubungan antara nilai konstanta dielektrik terhadap suhu menunjukkan peningkatan, sedangkan untuk nilai indeks bias menunjukkan penurunan. Pada pengukuran konstanta dielektrik menunjukkan bahwa minyak zaitun virgin olive oil memiliki lebar kurva histerisis paling besar dibandingkan minyak zaitun extra virgin olive oil dan extra light olive oil, hal ini menunjukkan bahwa minyak zaitun virgin olive oil memiliki kemampuan paling besar untuk menyimpan enegi listrik. Sedangkan pada pengukuran indeks bias menunjukkan bahwa minyak zaitun extra virgin olive oil memiliki lebar kurva histerisis paling besar dibandingkan minyak zaitun extra light olive oil dan virgin olive oil. Hal ini juga  menunjukkan bahwa minyak zaitun extra virgin olive oil memiliki kemampuan paling besar untuk menyimpan enegi termal.

Implementasi Graphical User Interface (GUI) MATLAB untuk analisis spektrum biosensor berbasis Surface Plasmon Resonance (SPR)

Nurrohman, Devi Taufiq, Purwanto, Riyadi

Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1315.703 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi sederhana menggunakan GUI MATLAB untuk menganalisis spektrum biosensor berbasis Surface Plasmon Resonance (SPR). Metode yang dilakukan dalam pembuatan aplikasi dimulai dari tahap analisis, tahap desain interface, tahap coding dan tahap pengujian. Tombol Kurva simulasi pada menu editor berisi perintah untuk menampilkan spektrum SPR simulasi berdasarkan data indeks bias dan ketebalan yang dimasukkan dalam data input. Sedangkan Kurva Eksperimen berisi perintah untuk menampilkan titik – titik hasil eksperimen. Akhirnya sensitifitas dari biosensor berbasis SPR dapat ditentukan nilainya dengan mengganti nilai – nilai pada penel input data. Selain itu sistem SPR yang tidak diketahui nilai indeks bias dan ketebalannya dapat diprediksi nilainya dengan membandingkan kurva simulasi dan kurva eksperimen.

Identifikasi dinamika sumber tremor vulkanik Gunungapi Raung berdasarkan analisis fraktal

Wildani, Arin, Umamah, Chairatul, Budiyono, Agus

Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tremor vulkanik merupakan salahsatu gelombang seismik yang biasa terekam di sekitar gunungapi dan dapat menjadi indikasi akan terjadinya suatu letusan. Pengetahuan secara kuantitatif mengenai parameter fisis tremor vulkanik dapat melengkapi dalam memprediksi terjadinya suatu letusan. salahsatu parameter fisis tremor vulkanik yaitu nilai dimensi fractal. Pada penelitian ini digunakan rekaman data seismik tremor vulkanik Gunungapi Raung dari tahun 2011- 2013. Berdasarkan hasil seleksi data maka didapatkan 21 kejadian tremor vulkanik Gunungapi Raung. Pada penelitian dilakukan analisis fraktal dengan merekonstruksi diagram attraktor dari tremor vulkanik menggunakan teorema delay embedding. Analisis data dilakukan dengan menentukan delay time menggunakan Mutual Information dan dimensi embedding dari masing-masing kejadian tremor vulkanik menggunakan False Nearest Neighbour (FFN). delay time tremor vulkanik gunungapi Raung didapatkan sebesar 0,085 s  dan dimensi embedding tremor vulkanik gunungapi Raung didapatkan berada dalam rentan 4-5. Dimensi fraktal tremor vulkanik gunungapi berada dalam range 1,81– 2,15. Perubahan secara temporal nilai dimensi fraktal mengindikasikan bahwa tremor vulkanik disebabkan oleh  sistem non linier didalam pipa konduit berbentuk silinder.

Meningkatkan keterampilan procedural dan keterampilan berpikir tinggi mahasiswa melalui model pemecahan masalah pada perkuliahan elektronika dasar

Ratu, Tursina, Erfan, Muhammad

Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Berlakunya Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) mengharuskan jenjang Sarjana memiliki kompetensi lulusan mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap. Standar ini secara tidak langsung menghendaki mahasiswa untuk memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam menyelesaikan permasalahan, khususnya Elektronika Dasar. Elektronika Dasar adalah mata kuliah dengan konsep dasar fisika yang mengedepankan kemampuan analisis sintesis. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan prosedural dan keterampilan berpikir tingkat tinggi melalui model pemecahan masalah. Jenis penelitian yang digunakan berupa penelitian tindakan kelas dengan teknik pengambilan data meliputi lembar observasi dan tes. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Elektronika Dasar dengan model pemecahan masalah dapat meningkatkan keterampilan prosedural dan keterampilan berpikir tingkat tinggi terlebih pada ranah analisis dan sintesis mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Samawa pada perkuliahan Elektronika Dasar.

Miskonsepsi gaya gesek pada mahasiswa

Tiandho, Yuant

Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pada makalah ini dilakukan evaluasi pemahaman mahasiswa tingkat awal terkait konsep gaya gesek yang telah mereka pelajari ketika di sekolah menengah atas. Berdasarkan pengujian awal dapat diketahui bahwa kebanyakan mahasiswa masih mengalami miskonsepsi terkait konsep gaya gesek, khususnya dalam konsep gaya gesek statis. Tingginya miskonsepsi mahasiswa terkait gaya gesek statis  disebabkan oleh banyaknya literatur yang merumuskan gaya gesek statis secara tidak tepat yaitu sebagai perkalian dari koefisien gesek statis dengan gaya normalnya yang bernilai konstan. Selain itu, ungkapan matematis dari gaya gesek statis yang menggunakan simbol ketidaksamaan meningkatkan potensi miskonsepsi karena dirasa lebih sulit oleh mahasiswa seperti dinyatakan dalam penelitian Handhika, et al. (2015). Melalui pengajaran dengan  rumusan gaya gesek statis yang benar menggunakan metode analogi, mahasiswa dapat memahami konsep gaya gesek dan implikasinya secara lebih baik dari sebelumnya. Sehingga dari penelitian ini diharapkan guru menggunakan buku teks yang memberikan deskripsi yang benar tentang gaya gesek.

Pemetaan konsep fisika siswa kelas XI pada kurikulum 2013

Musdar, M

Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pemetaan penguasaan konsep fisika siswa kelas XI IA 1 dan XI IA2 pada kurikulum 2013 di SMA N 4 Banda Aceh penelitian ini melibatkan 67 sampel dengan menggunakan pendekatan kuantitatif serta instrument penelitian berupa soal ujian fisika kelas XI semester ganjil 2017-2018 dengan menghitung persentase, untuk penguasaan konsep untuk materi, Elastisitas Bahan, Kesetimbangan benda tegar, Fluida Statis dan Fluida Dinamis serta Suhu Kalor, setelah dianalisis berdasarkan hasil ujian maka untuk materi Elastisitas Bahan dikuasai oleh siswa sebanyak 44, 6% sedangkan untuk materi fluida statis dan fluida dinamis dikuasai oleh siswa sebanyak 45, 01% sedangkan untuk materi kesetimbangan benda tegar dikuasai oleh siswa sebanyak 41,78% dan yang terakhir untuk materi suhu dan kalor dikuasai oleh siswa sebanyak 39,5%, untuk penguasaan konsep yang paling banyak dikuasai untuk konsep fluida statis dan fluida dinamis serta yang paling sedikit dikuasai materi suhu dan kalor