cover
Filter by Year
Articles
58
Articles
Kajian Antagonisme Hara K, Ca Dan Mg pada Tanah Inceptisol yang Diaplikasi Pupuk Kandang, Dolomit dan Pupuk KCl terhadap Pertumbuhan Jagung Manis (Zea mays saccharata L.)

Putra, Irwan Agusnu, Hanum, Hamidah

Elkawnie Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.488 KB)

Abstract

Antagonism nutrient study for K, Ca and Mg in the Inceptisol soil that applied manure, dolomite and fertilizers KCl to the growth of sweet corn (Zea mays saccharata L.). The purpose of this research is to study the interaction between potassium fertilizer, dolomite and chicken manure on the growth of sweet corn (Zea mays saccharata L.) and assess the antagonism nutrient for K, Ca and Mg in the Inceptisol soil that applied manure, dolomite and fertilizers KCl against growing sweet corn (Zea mays saccharata L.). The result showed the interaction between potassium fertilizer, dolomite and chicken manure on the uptake of calcium, potassium and magnesium in plants sweet corn (Zea mays saccharata L.). There is antagonism nutrient calcium, potassium and magnesium plant sweet corn (Zea mays saccharata L.) on the ground Inceptisol that applied manure, dolomite and fertilizers KCl. The balance of the nutrient uptake of calcium, potassium and magnesium plant achieved at doses of potassium fertilizer at 100 kg K2O / ha

Karakterisasi Mikrostruktur Karbon Aktif Tempurung Kelapa dan Kayu Bakau

Masthura, Masthura, Putra, Zulkarnain

Elkawnie Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Elkawnie

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.14 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakterisasi mikrostruktur karbon aktif tempurung kelapa dan kayu bakau. Penelitian ini bertujuan untuk untuk melihat morfologi permukaan karbon aktif yang akan dijadikan filter pada proses penjernihan air. Morfologi permukaan karbon aktif tempurung kelapa dan kayu bakau dilakukan pada suhu pemanasan 500oC, 700oC dan 900oC menggunakan SEM EVO MA 10 dengan perbesaran objek 5000 kali. Hasil uji morfologi mikrostruktur karbon aktif tempurung kelapa menunjukkan pembentukan rongga-rongga pada karbon aktif suhu pemanasan 900oC, sedangkan untuk karbon aktif kayu bakau Pori-pori membentuk lubang-lubang besar dan luas secara merata pada suhu pemanasan 500oC

Biodiversitas Tumbuhan Obat oleh Masyarakat Gampong Pulo Seunong Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie

Viena, Vera, Yunita, Irda, Irhamni, Irhamni, Saudah, Saudah, Ernilasari, Ernilasari

Elkawnie Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.169 KB)

Abstract

Biodiversity of medicinal plants has been utilized traditionally by the people of Pidie District. This is supported by the level of public awareness will return to nature (back to nature) so as to increase knowledge about medicinal plants. This study aims to identify species of medicinal plants as drugs and parts that are used as medicine. The method used is Direct Observation and Participatory Rural Appraisal through interview with the healer (physician) and the community of drug users. The results showed there were 79 species of medicinal plants from 40 families used as traditional medicine by the community Gampong Pulo Seunong Tangse District Pidie.

Perancangan Robot Laba-Laba Pendeteksi Api Berbasis Mikrokontroller ATMEGA32

Salahuddin, Salahuddin, Mellyssa, Widdha, Azman, Azman

Elkawnie Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.919 KB)

Abstract

Spider robot is controlled using ATMega32 microcontroller and programmed using C language on CV AVR Software. This robot is designed to help people in the fire fighting in the fire accident. This robot has 3 ultrasonic PING sensors that are placed on the front, right and left as a distance detector to regulate the movement of the robot and a flame detector sensor that is placed on the front as a fire detector. Robot also has 2 work modes that are manual mode and automatic mode. Manual mode is a mode where the movement of the robot is ordered to use the remote bluetooth with 7 meters of maximum distance, while the automatic mode is the mode where the movement of the robot fully using PING ultrasonic sensors. From the results of fire detection testing, the robot is able to detect the presence of fire less than 20 cm, in that position the robot will stop and turn on the fan automatically. Furthermore, from the results of robot movement testing, the robot detects the presence of obstacle as far as 20 cm, in that position the robot will stop and it will read the ultrasonic sensor PING on the right and left to decide the next movement.

Peran Teknologi Digital dalam Perkembangan Dunia Perancangan Arsitektur

Putra, Riza Aulia

Elkawnie Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.151 KB)

Abstract

Di era yang modern ini teknologi digital telah memasuki berbagai aspek kehidupan. Hal ini dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan yang diiringi dengan perkembangan teknologi digital yang begitu pesat selama beberapa dekade terakhir. Dunia perancangan arsitektur baik itu di bidang profesional maupun di bidang pendidikan arsitektur tidak luput dari pengaruh teknologi digital. Teknologi digital telah menggeser metode tradisional dalam dunia desain arsitektur walaupun pada faktanya masih ada beberapa arsitek atau desainer yang menggunakan metode tradisional. Hal ini disebabkan dengan menggunakan teknologi digital proses perancangan arsitektur menjadi lebih efisien dan mudah. Disamping itu dengan menggunakan teknologi digital dalam proses desain arsitektur juga memungkinkan arsitek atau desainer untuk bereksplorasi terhadap bentuk-bentuk geometri yang tingkat kompleksitasnya lebih tinggi. Hal ini dimungkinkan karena dengan perkembangan teknologi digital yang begitu pesat, komputer tidak hanya digunakan sebagai media untuk menghasilkan produk gambar atau mempercepat proses desain saja (komputerisasi) , akan tetapi komputer sudah berperan aktif dan dijadikan bagian dalam proses perancangan arsitektur (komputasi). Dengan demikian arsitek ataupun desainer dengan bantuan teknologi digital mampu menciptakan inovasi - inovasi baru dalam dunia perancangan arsitektur. Kata Kunci : Teknologi digital, perancangan arsitektur, komputasi dalam arsitektur

Analisis Ekstrak Etanol Tangkai Daun Buasbuas (Premna pubescens) Menggunakan Gas Chromatography Mass Spectrophotometer (GCMS)

Diningrat, Diky Setya, Restuati, Martina, Kusdianti, Kusdianti, Sari, Ayu Nirmala, Marwani, Erly

Elkawnie Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.544 KB)

Abstract

Buasbuas (Premna pubescens) is a plant that is traditionally known to have medicinal properties. This study aims to determine the content of bioactive compounds contained in the petiole by Gas Chromatography Mass Spectrophotometer (GCMS) method. Preparation of ethanol extract of petiole using maceration method with 96% ethanol solvent. The study used gas chromatographic tools and mass spectra which were evaluated using MASSLAB program. The data obtained from the GCMS machine is then analyzed using the NCBI database pubchem software (https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/). The results of this study indicate that the content of bioactive compounds on the petioles of buasbuas more than 50 libraries contains about 150 species of compounds with a range of RT and% area respectively 4.684 to 28.155 and 0.16 to 15.56%. The content of bioactive compounds shown this data indicates that very large potential of buasbuas plants to be explored and exploitation as a nutritious plant. The results of this study can be used as the foundation in the development program of the potential utilization of bioassemblance of buasbuas plants. In further research it is necessary to analyze the other parts of the plant and make comparisons to complete the available databases.

Analisis Faktor yang Berpengaruh terhadap Kualitas Beriket Ampas Kelapa dengan Menggunakan Desain Eksperimen

Rahmiati, Rahmiati

Elkawnie Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.881 KB)

Abstract

Cadangan sumber energi tidak dapat diperbaharui pada saat ini dan semakin berkurang, hal ini menyebabkan harga bahan bakar (BBM) semakin meningkat di tengah-tengah masyarakat. Melihat kondisi seperti di atas, perlu dipikirkan alternatif bahan bakar yang lebih murah dan selalu dapat diperbaharui. Harga bahan bakar murah, jika harga bahan baku yang digunakan untuk membuatnya murah dan banyak tersedia di pasaran, dan cara atau teknologi yang digunakan untuk mengolahnya sederhana. Secara ekonomis, menggunakan briket akan lebih hemat dibandingkan menggunakan bahan bakar lain. Untuk medandapat kualitas briket yang baik diperlukan pembuatan briket yang sesuai dengan komposisi sehingga briket yang dihasilkan akan baik, penelitian ini melakukan pembuatan briket dari ampas kelapa sebagai bahan utama. Dari hasil perhitungan tersebut didapat bahwa FAC > Ftabel , FBC > Ftabel , FABC > Ftabel dengan hasil H0 ditolak. Berdasarkan hasil tersebut bahwa terdapat efek yang signifikan dari faktor interaksi antara perbandingan tepung kanji dan air dengan lama waktu pengeringan, interaksi antara tekanan dongkrak dengan lama waktu pengeringan dan interaksi antara perbandingan tepung kanji dan air, tekanan dongkrak serta lama waktu pengeringan.

Isolasi dan Karakterisasi Nanokistral Selulosa dari Tandan Sawit (Elaeis Guineensis Jack)

Putri, Elisa, Gea, Saharman

Elkawnie Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.844 KB)

Abstract

Penelitian ini mengenai analisis nanokristal selulosa dilakukan secara laboratorium. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan informasi karakterisasi nanokristal selulosa hasil isolasi dari tandan kosong sawit. Tahap awal yaitu isolasi α-selulosa dari tandan kosong sawit (TKS) melalui proses dilignifikasi dengan menggunakan HNO3 3,5 dan NaNO2, kemudian peoses pulping dengan NaOH 17%, dan pemutihan dengan H2O2 10%. Tahap selanjutnya yaitu isolasi Nanokristal selulosa dari α-selulosa dilakukan dengan hidrolisis asam, yaitu dengan menggunakan asam sulfat 48,84%, yang kemudian didialisis hingga diperoleh nanokristal selulosa. Nanokristal selulosa yang dihasilkan dikarakterisasi gugus fungsinya dengan menggunakan FT-IR, dan kemudian analisis morfologi dan ukuran dengan menggunakan TEM. Ukuran nanokristal yang dihasilkan yaitu 47,46 nm.

Identifikasi Daging Buah Kopi Robusta (Coffea robusta) Berasal Dari Provinsi Aceh

Harahap, Muhammad Ridwan

Elkawnie Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Elkawnie

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.824 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang identifikasi daging buah kopi Robusta (Coffea robusta) yang berasal dari provinsi Aceh. Sampel yang digunakan berasal dari Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Gayo Lues. Metode identifikasi meliputi skrining fitokimia, analisis kadar air dan analisis kadar timbal (Pb). Untuk pengujian skrining fitokimia daging buah kopi berasal dari kabupaten Aceh Tengah diperoleh hasil kandungan senyawa alkaloid, flavonoid dan polifenol, sedangkan untuk kabupaten Gayo Lues diperoleh kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, terpenoid dan polifenol. Pada pengujian analisis kadar air pada daging buah kopi robusta asal Kabupaten Aceh Tengah sebesar 78 %, sedangkan Kabupaten Gayo Lues sebesar 90 %. Kemudian analisis kadar timbal, untuk kabupaten Aceh Tengah diperoleh sebesar 0,0984 ppm dan kabupaten Gayo Lues sebesar 0,0783 ppm.

Sistem Pakar Antisipasi Kegagalan Pengembangan Sistem Informasi dengan Pendekatan Forward Chaining

AR, Khairan

Elkawnie Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Elkawnie

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.921 KB)

Abstract

Dalam pengembangan sistem informasi, kemungkinan kesalahan atau kegagalan (failure) cukup tinggi dan acap kali terjadi kasus kegagalan yang berulang yang dapat berakibat fatal bagi kelangsungan transaksi sistem pada suatu organisasi, sehingga penting untuk melakukan antisipasi untuk mengatasi kegagalan (failure) atau meminimalisir resiko kegagalan pengembangan sistem informasi tersebut. Pada penelitian ini dikaji beberapa kesalahan-kesalahan yang umum dan sering terjadi pada saat pengembangan sistem informasi menggunakan pendekatan forward chaining. Berdasarkan pada proses penelitian yang telah dilakukan, pendekatan metode penalaran kedepan (forward chaining) dapat digunakan dalam membentuk suatu aturan yang dapat melakukan penalaran terhadap pengetahuan kegagalan pengembangan sistem informasi dan setiap aturan yang dimasukkan ke dalam basis pengetahuan mampu di baca (dirunut) dengan baik oleh sistem.