cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
SHARE
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2012)" : 5 Documents clear
IMPLIKASI PENETAPAN MARGIN KEUNTUNGAN PADA PEMBIAYAAN MURABAHAH (SUATU STUDI DARI PERSPEKTIF ISLAM PADA BAITUL QIRADH AMANAH) Ibrahim, Azharsyah; Fitria, Fitria
Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.719 KB) | DOI: 10.22373/share.v1i2.722

Abstract

Murabahah is a particular kind of sale that compliant with shariah. In this scheme, the seller expressly mentions the cost he/she incurred on the commodities for sale and sells it to another person by adding some profit thereon which is known to the buyer. It is one of the most popular modes used by Islamic banks. With its fixed margin, it offers the seller a more predictable income stream. This study aims to analyze the implications of the determination of the profit margin for the murabahah financing at an Islamic microfinance called Baitul Qiradh Amanah. Primary data was collected mainly through interviews and observation. The observation was conducted for about two months. During the observation process, co-researcher was directly involved as a trainee at the Baitul Qiradh. Interviews were conducted to clarify some unclear information that was obtained through observation. To strengthen the primary data, the secondary data is also utilized through books, magazines, and other studies. The secondary data is then compared with the findings from the field which is then analyzed using content analysis. The results showed that the profit margins in the initial of profit determination unilaterally bring both positive and negative implications for the clients and the Baitul Qiradh itself. The positive implication is (1) the Baitul Qiradh is able to predict its profit and (2) the clients are prevented from the risk of inflation or economic crisis. While the negative implications are (1) eliminating bargaining power of clients and (2) affect to customer satisfaction that leads to the decrease of the number of customers of the Baitul Qiradh. =========================================== Pembiayaan murabahah adalah jual beli barang pada harga pokok dengan tambahan keuntungan yang disepakati. Dalam skema ini, margin keuntungan biasanya ditetapkan di awal sebelum transaksi terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi penetapan margin keuntungan pembiayaan pada sebuah lembaga keuangan mikro syariah, yaitu Baitul Qiradh Amanah. baik terhadap nasabah ataupun terhadap Baitul Qiradh itu sendiri. Data primer dikumpulkan dengan wawancara dan observasi. Observasi dilakukan selama lebih kurang dua bulan di mana salah seorang peneliti terlibat langsung sebagai trainee di Baitul Qiradh yang menjadi objek penelitian. Wawancara dilakukan untuk memperjelaskan hal-hal yang tidak bisa didapat melalui observasi. Di samping itu, untuk memperkuat data primer, peneliti juga mengumpulkan data sekunder melalui buku-buku, majalah, serta penelitian-penelitian lainnya. Data sekunder ini kemudian dibandingkan dengan temuan lapangan untuk kemudian dianalisis dengan cara content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan margin keuntungan di awal secara sepihak memunculkan implikasi positif maupun negatif baik terhadap nasabah atau Baitul Qiradh sendiri. Implikasi positifnya adalah jelasnya jumlah keuntungan yang didapat Baitul Qiradh dan menghindarkan nasabah dari risiko inflasi atau krisis ekonomi. Sedangkan implikasi negatif adalah menghilangkan daya tawar nasabah. Hal ini berimplikasi pada berkurangnya kepuasan nasabah untuk berurusan dengan Baitul Qiradh.
ISLAMISASI ILMU EKONOMI: ANALISA KOMPARATIF KURIKULUM JURUSAN SMI IAIN AR-RANIRY DAN JURUSAN EKONOMI IIUM Furqani, Hafas
Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.287 KB) | DOI: 10.22373/share.v1i2.719

Abstract

There is a growing trend in the Muslim world to restructure modern knowledge and discipline in line with Islamic epistemological principles. Islamic economics, in particular, receives wide attention among scholars. Islamic economics is currently moving from a mere discourse on economics in Islamic perspective towards becoming a distinct discipline marked by a complete body of knowledge, clear subject matter, methodology/methodologies to appraise theories and continuous growing of knowledge. At the practical level, the universities all around the world are offering various subjects on Islamic economics and finance. There are significant attempts have been made to structure new framework of economics curriculum by incorporating various discipline of Islamic economics. The paper attempts to observe and survey the Islamization of knowledge program at the International Islamic University Malaysia and IAIN Ar-Raniry Banda Aceh Indonesia. A comparative analysis of the teachings and syllabus of Islamic economics, banking, and finance in both universities will be made. Some recommendations on the structure and program of Islamic economics at IAIN Ar-Raniry which is going to be officiated as Islamic University will also be outlined. =========================================== Saat ini sedang berkembang tren di dunia muslim untuk merestrukturisasi pengetahuan modern dan disiplin sesuai dengan prinsip epistemologis Islam. Ekonomi Islam, khususnya, mendapatkan perhatian luas di kalangan ilmuwan. Ekonomi Islam saat ini bergerak dari sekadar wacana tentang ekonomi dalam perspektif Islam menjadi disiplin yang berbeda ditandai dengan tubuh pengetahuan yang lengkap, materi pelajaran yang jelas, metodologi untuk menilai teori dan pengetahuan yang tumbuh secara terus-menerus. Pada tingkat praktis, saat ini universitas di seluruh dunia saat ini menawarkan berbagai mata pelajaran ekonomi dan keuangan Islam. Ada upaya-upaya signifikan yang telah dilakukan untuk membangun kerangka kerja baru kurikulum ekonomi dengan memasukkan berbagai disiplin ilmu ekonomi Islam. Makalah ini mencoba untuk mengamati dan menyurvei Islamisasi program pengetahuan pada International Islamic University Malaysia dan IAIN Ar-Raniry Banda Aceh Indonesia. Sebuah analisis komparatif pada ajaran-ajaran dan silabus ekonomi Islam, perbankan dan keuangan di kedua universitas akan dibuat. Beberapa rekomendasi tentang struktur dan program ekonomi Islam di IAIN Ar-Raniry yang akan diresmikan sebagai Universitas Islam juga akan diuraikan.
PEMAHAMAN NASABAH BANK MUAMALAT INDONESIA BANDA ACEH TERHADAP AKAD MUDHARABAH Iskandar, Iskandar; Iskandar, Iskandar; Azmi, Ilhaamie Abdul Ghani; Azmi, Ilhaamie Abdul Ghani; madun, azian; madun, azian
Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.001 KB) | DOI: 10.22373/share.v1i2.723

Abstract

Knowledge and understanding of mudharabah products in Islamic banking is necessity for the customers. Mudharabah is one of banking products pose a great risk, because this involves both the investors and the costumers. For the case of Bank Muamalat Indonesia, customer’s lack of understanding on the mudharabah contract may elevate disputes related to the financing offered by the bank as investor and consequently to the consensus of profit sharing ratio. This study aims to discuss and identify the link between the understanding and the conflicts that occur in Bank Muamalat Indonesia Banda Aceh branch. This is a field research that utilized a quantitative approach in gathering data. The results obtained are analyzed using the SPSS software. The finding shows that there is a link between the understanding and the conflicts that occur in Bank Muamalat Indonesia Banda Aceh. The higher level of customer’s understanding towards the product, the smaller risk of conflict may occur. Thus, the data analysis concludes that there is a small positive relationship between customers understanding of the mudharabah contract and the disputes possibility. =========================================== Pengetahuan dan pemahaman nasabah terhadap produk mudharabah dalam perbankan syariah sangat diperlukan oleh semua nasabah. Mudharabah adalah salah satu produk perbankan yang menimbulkan resiko yang besar, ini karena akad ini melibat dua pihak, yaitu investor dan nasabah. Pada kasus Bank Muamalat Indonesia, kurangnya pemahaman nasabah terhadap produk Mudharabah akan mendatangkan kemungkinan timbulnya sengketa berkaitan pembiayaan yang dikeluarkan oleh bank sebagai shahibul maal dan kesepakatan nisbah pembagian keuntungan. Kajian ini bertujuan untuk membahas dan mengenal pasti kaitan antara kepahaman dengan konflik yang terjadi di Bank Muamalat Indonesia cabang Banda Aceh. Kajian ini merupakan kajian lapangan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dalam mendapatkan data. Temuan data lapangan dianalisis dengan menggunakan SPSS. Kajian ini mendapati bahwa ada kaitan di antara kepahaman dengan konflik yang terjadi di Bank Muamalat Indonesia Banda Aceh. Semakin tinggi tingkat pemahaman nasabah maka semakin kecil risiko terjadi konflik. Analisis data tersebut menunjukkan hubungan positif kecil antara pemahaman nasabah terhadap akad mudharabah dengan risiko konflik.
PENGARUH PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MOTIVASI BERWIRAUSAHA Fahmi, Reza
Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.136 KB) | DOI: 10.22373/share.v1i2.720

Abstract

This study aims to explain the influence of entrepreneurship learning towards motivation to conduct business among students of Faculty of Ushuluddin at the Imam Bonjol State Institute of Islamic Studies of Padang. Data for this study was gathered through a population of students from four departments within the faculty, namely: Psikologi Islam (PI), Tafsir Hadist (TH), Perbandingan Agama (PA), Aqidah Filsafat (AF). Off the population, 92 students were chosen for the sample. Observation, questionnaire, and documentation were employed as the technique of data gathering. The findings show that there was a significant influence between the entrepreneurship learning and motivation to conduct business among students of Faculty of Ushuluddin IAIN Imam Bonjol Padang. =========================================== Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh pembelajaran kewirausahaan terhadap motivasi berwirausaha mahasiswa Fakultas Ushuluddin Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang. Data penelitian ini diperoleh dari responden yang berasal dari Fakultas Ushuluddin IAIN Imam Bonjol Padang, yang terdiri dari empat jurusan: Psikologi Islam (PI), Tafsir Hadist (TH), Perbandingan Agama (PA), Aqidah Filsafat (AF) dengan jumlah sampel sebanyak 92 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran kewirausahaan dengan motivasi berwirausaha mahasiswa Fakultas Ushuluddin IAIN Imam Bonjol Padang.
PRAKTIK DAN KARAKTERISTIK GADAI SYARIAH DI INDONESIA Alfisyahri, Naida Nur; Siswantoro, Dodik
Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.741 KB) | DOI: 10.22373/share.v1i2.721

Abstract

The practice of pawn has grown so fast in Indonesia until the last 2010 as society needed fund easily to meet their basic need such as for school fee and debt payment. This inspired some Islamic banks and pawn shops to participate in providing this service. In fact, some Islamic banks were interested in offering this service and one pawn shop which spin off their unit to Islamic one to provide this service. Thus, this research was conducted to analyze Islamic pawn (rahn) practices in Indonesia. It focuses in the practice and characteristics of pawn service on Islamic bank and pawn shop. In addition, characteristics of interested clients would be an interesting issue that is needed to be explored further. The result may indicate that Islamic banks still less efficient due to insufficient funds and pawn shop has inherent expertise in this area. In addition, precautionary motive may dominant from client’s perspective and shariah compliances are main factors why they chose rahn. =========================================== Sampai akhir 2010, praktik Gadai di Indonesia tumbuh sangat cepat seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan dana cepat untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka. Faktor ini menginspirasi beberapa bank syariah dan lembaga pegadaian untuk membuka layanan jasa gadai di tempat mereka. Faktanya, ada beberapa bank syariah yang tertarik untuk membuka layanan jasa dengan berbasis syariah dan malah sebuah perusahaan penggadaian melakukan spin off terhadap unit usaha mereka untuk melakukan pelayanan yang berbasis syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik gadai syariah di Indonesia. Fokus kajian ini terletak pada praktik dan karakteristik dari pelayanan gadai pada perbankan syariah dan Pegadaian Syariah. Selain itu, karakteristik nasabah juga menjadi isu penting untuk dikaji. Hasil kajian ini mengindikasikan bahwa praktik gadai di perbankan syariah masih kurang efisien dibandingkan dengan praktik di Pegadaian Syariah akibat terbatasnya jumlah dana yang tersedia, dan minimnya pengalaman mereka bermain dalam sektor ini. Dari perspektif nasabah, motif keamanan dan kesesuaiannya dengan ketentuan syariah masih menjadi faktor dominan dalam pemilihan gadai syariah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5