cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Al Bayan
ISSN : 14115743     EISSN : 25491636     DOI : -
Jurnal Al-Bayan adalah jurnal yang di terbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Ar-Raniry. Al-Bayan mengangkat tema-tema seputar ilmu-ilmu Dakwah dan Sosial. Redaksi Jurnal Al-Bayan menerima artikel ilmiah terkait pengembangan Islam ditinjau dari berbagai aspek (humaniora, sosial budaya, hukum, filsafat, pendidikan, leadership, community development, bimbingan dan konseling, psikologi, komunikasi, jurnalistik dan berbagai dimensi lain) yang dapat dikorelasikan dengan isu dakwah terkini.
Arjuna Subject : -
Articles 80 Documents
PEMANFAATAN KOMPETENSI AKADEMIK LULUSAN PRODI KPI UIN AR-RANIRY DALAM DUNIA KERJA Taufik, Taufik; Anita, Anita; Yoga, Salman
Jurnal Al Bayan Vol 20, No 29 (2014): Jurnal Al Bayan Januari-Juni 2014
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication (UIN Ar-Raniry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak Ada Abstrak
SISTEM PENYIARAN DI ACEH DARI ERA KOLONIAL BELANDA HINGGA ORDE BARU: SATU PERSPEKTIF SEJARAH M. Syam, Hamdani
Jurnal Al Bayan Vol 21, No 32 (2015): Jurnal Al Bayan Juli-Desember 2015
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication (UIN Ar-Raniry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.868 KB)

Abstract

Tulisan ini menelusuri mengenai sistem penyiaran di Aceh dari era kolonial Belanda hingga Orde Baru. Untuk mendapatkan jawaban terhadap persoalan yang akan dibahas dalam tulisan ini, maka penulis menggunakan perspektif sejarah melalui 4 langkah analisis yaitu heuristik, verifikasi interpretasi dan historiografi. Hasil analisis mendapati bahwa sejarah pembangunan sistem penyiaran di Aceh dari era kolonial Belanda hingga era Orde Baru memperlihatkan bahwa telah berlaku beberapa perubahan sistem penyiaran pada masing-masing era tersebut. Perubahan itu dilandasi untuk kepentingan masing-masing penguasa yang berkuasa pada masing-masing era itu. Dari hasil analisis juga mendapati bahwa faktor politik merupakan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi sistem penyiaran di Aceh pada masa itu. Walaupun faktor sosial budaya juga memberikan pengaruh, tetapi tidak mendapatkan hasil yang begitu kuat. Kata Kunci: Sejarah Penyiaran, Kolonial Belanda, Orde Baru, Aceh.
Pendayagunaan Mesjid dan Menasah sebagai Lembaga Pembinaan Dakwah Islamiyah Ibrahim, Muhsinah
Jurnal Al Bayan Vol 19, No 28 (2013): Jurnal Al-Bayan Juli-Desember 2013
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication (UIN Ar-Raniry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.964 KB)

Abstract

Mesjid dan Menasah tidah hanya berfungsi sebagai sarana Ibadah semata-mata, tetapi juga merupakan pusat segala kegiatan social kemasyarakatan dan lebih jauh lagi mesjid dan menasah merupakan sentral segala keiatan umat. Mesjid dan Meunasah merupakan lembaga pertama dalam membangun sebuah komunitas masyarakat Islam. Di Aceh Mesjid dam Meunasah pada masa lalu dan sekarang memiliki multifungsi, bahkan menjadi Islamic Center . Dengan kata lain, pembangunan mesjid merupakan upaya pembangunan komunitas dan peradaban Islam yang terus menerus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman . Selain berfungsi sebagai tempat ibadah ritual dan pengajaran pendidikan Islam, mesjid dan meunasah juga berfungsi sebagai social kemasyarakatan seperti silaturrahmi untuk memperkuat persaudaraan, tempat pengumpulan zakat, infaq dan sedekah, tempat penyelesaian sengketa, lembaga solidaritas dan bantuan kemanusiaan, juga tempat pembinaan dan pengembangan kader-kader peimpin umat Islam .Pendidikan Islam sejak dari awalnya telah mengambil sikap bahwa mesjid dan meunasah sebagai salah satu tempat untuk melatih anak didik yang sedemikian rupa sehingga dalam sikap hidup, tindakan, dan pendekatannya dalam segala jenis pengetahuan banyak dipengaruhi oleh nilai-nilai spiritual dan sangat sadar akan nilai etika Islam. Kata Kunci: Mesjid, Pembinaan Dakwah.
KONSEP FITNAH MENURUT AL-QUR’AN Latif, umar
Jurnal Al Bayan Vol 21, No 31 (2015): Jurnal Al Bayan Januari - Juni 2015
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication (UIN Ar-Raniry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.45 KB)

Abstract

Penafsiran yang ada selama ini terhadap fitnah sering hanya terbatas pada apa yang di-maksud dengan fitnah dan belum mengarah pada tujuan dari makna tersebut. Al-Qur’an di samping bersifat deskriptif, pada makna yang sesungguhnya adalah bersifat preskriptif (memberikan ketentuan-ketentuan dan aturan-aturan) dan selalu bertujuan demi perbaikan kemanusiaan, sehingga perlu untuk mengetahui dan memahami ter-hadap apa yang dimaksud dengan fitnah yang berupa ujian atau cobaan yang berasal dari Allah. Dengan demikian, makna fitnah tidak hanya terbatas pada makna secara ba-hasa, melainkan menunjuk kepada makna fitnah sebagai siksaan, atau azab, kufur, kesesatan atau penyimpangan dari kebenaran.
Teori Komunikasi Massa (Analisis Kontemporer terhadap Teori Information Gaps) Yusri, Yusri
Jurnal Al Bayan Vol 19, No 27 (2013): Jurnal Al-Bayan Januari-Juni 2013
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication (UIN Ar-Raniry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3409.694 KB)

Abstract

Tidak Ada Abstrak
KEPEMIMPINAN DI DALAM MANAJEMEN DAKWAH Raihan, Raihan
Jurnal Al Bayan Vol 20, No 30 (2014): Jurnal Al Bayan Juli-Desember 2014
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication (UIN Ar-Raniry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.285 KB)

Abstract

Kepemimpinan manajemen dakwah merupakan bagian integral dari kepemimpinan Islam dan dakwah. kepemimpinan merupakan inti dari manajemen dakwah Dalam rangka pencapaian tujua serta memajukan organisasi dakwah, urgensi kepemimpinan manajemen dakwah merupakan suatu keniscayaan. Pengaruh kepemimpinan manajemen dakwah merupakan suatu keniscayaan. Pengaruh kepemimpinan manajemen dakwah sangat tergantung pada profil seorang da‘I yang berfungsi sekaligus sebagai manajer dakwahnya. Pencapaian tujuan dalam kepemimpinan manajemen dakwah dapat ditempuh melalui pemanfaatan sumber daya dan sarana serta kerjasama sejumlah da‘i sebagai pelaksana. Dengan motivasi yang tinggi manajer dakwah dapat mengerahkan sumber daya ummat dengan kapasitas penuh untuk mencapai hasil maksimal yang diinginkan.Oleh sebab itu, berkenaan dengan pentingnya kepemimpinan manajemen dakwah sebagaimana yang telah disebutkan di atas, tulisan ini berupaya untuk memaparkan tentang kepemimpinan manajerial dakwah yang meliputi pengertian, teori, karakteristik manajer dakwah serta pola kepemimpinan manajemen dakwah pada masa Rasulullah SAW dan sahabat. Kata Kunci: Kepemimpinan, Manajer Dakwah
EVALUASI PEMBELAJARAN PADA KELAS INTERNASIONAL FAKULTAS DAKWAH IAIN AR-RANIRY Chairawati, Fajri
Jurnal Al Bayan Vol 20, No 29 (2014): Jurnal Al Bayan Januari-Juni 2014
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication (UIN Ar-Raniry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.915 KB)

Abstract

Program kelas Internasional pada Fakultas Dakwah adalah suatu program baru dalam proses perkuliahan di IAIN Ar-Raniry di mana dalam pemberian materi kuliah bahasa yang digunakan oleh dosen adalah bahasa Arab dan bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pembelajaran yang diterapkan oleh dosen dengan menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris dan pemahaman mahasiswa terhadap materi kuliah yang diajarkan dengan menggunakan dua bahasa tersebut. Penelitian ini dilakukan terhadap 33 mahasiswa yang terbagi ke dalam dua kelas yaitu 12 mahasiswa kelas bahasa Arab dan 21 mahasiswa kelas bahasa Inggris yang berasal dari berbagai jurusan yang terdapat di fakultas Dakwah ditambah dengan wawancara terhadap dosen yang mengajar di kelas Internasional. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui metode pembelajaran yang diterapkan oleh dosen adalah wawancara. Sedangkan instrumen untuk mengetahui pemahaman mahasiswa terhadap materi kuliah adalah dengan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang digunakan oleh dosen ketika memberikan materi kuliah adalah metode campuran dalam artian bahwa dosen tidak hanya terpaku pada satu metode saja tetapi menggunakan beberapa metode seperti metode pemberian tugas, metode diskusi, mengarahkan dan lain sebagainya. Sedangkan pemahaman mahasiswa terhadap materi kuliah yang diajarkan dengan menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris dapat dilihat dari jawaban angket yang berkategori banyak. Hal ini disebabkan masih variatifnya bahasa yang digunakan oleh dosen ketika mengajar materi kuliah dengan kata lain bahwa di dalam proses pembelajaran di kelas penggunaan bahasa Arab dan Inggris belum sepenuhnya diterapkan. Key words : Evaluasi Pembelajaran
PROBLEMATIKA DAN COPING STRES MAHASISWA FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI UIN AR-RANIRY DALAM MENYUSUN SKRIPSI Ismiati, Ismiati
Jurnal Al Bayan Vol 21, No 32 (2015): Jurnal Al Bayan Juli-Desember 2015
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication (UIN Ar-Raniry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.782 KB)

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui berbagai problematika dan coping stres yang dilakukan mahasiswa dalam menyusun skripsi. Kancah penelitian ini adalah mahasiswa fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry. Informan yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 25 orang mahasiswa yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kwalitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan FGD (focus group discussion). Hasil penelitian menunjukkan problematika yang dihadapi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi adalah antara bahagia dengan stres. Di satu sisi mereka merasa bahagia karena sudah mencapai puncak akhir dari aktivitas untuk memperoleh gelar sarjana, akan selesai kulliah, wisuda dan dapat mencari pekerjaan setelah sarjana. Di sisi yang lain merasa stres, seperti merasa terbebani, bingung, khawatir, takut, tidak percaya diri, kecemasan, merasa tidak berdaya dan tidak berpotensi atau pesimis, adanya perasaan bersalah, terasa khawatir, gugup, perasaaan sangat menegangkan, panik, gelisah, merasa tidak karuan, timbul perasaan takut dan resah, tertekan, malu dan terkadang sedih, terasa penat, capek, galau, jenuh, bosan dan merasa pikiran jadi buntu. Perasaan-perasaan tersebut disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Untuk menyikapi hal tersebut mahasiswa berharap agar dosen pembimbing lebih serius dalam membimbing dan diperlukan tupoksi yang jelas antara pembimbing pertama dengan kedua. Kebanyakan mahasiswa masih menggunakan coping strategi yang terfokus pada emosi dalam menekan situasi stres, meskipun ada mahasiswa yang sudah menggunakan coping yang terfokus pada masalah. Oleh karena itu diperlukan berbagai pelatihan dan keterampilan bagi mahasiswa untuk dapat menyelesaikan skripsinya tanpa menjadikan skripsi sebagai momok yang sangat menakutkan.
Dakwah dan Kekuasaan (Perspektif Historis) Zalikha, Zalikha
Jurnal Al Bayan Vol 19, No 28 (2013): Jurnal Al-Bayan Juli-Desember 2013
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication (UIN Ar-Raniry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.629 KB)

Abstract

ABSTRACT Actualization amar nahi ma’ruf evil can only be accomplished perfectly when the Muslims have the power. The Prophet’s Da’wah in Medina period of time in 10 years, but the result was more successful than in the Mecca period that lasted 13 years. Therefore it can be to note that one factor was there were elements of strength and power during the mission period of Medina, that the missionary approach in the period was not limited. ABSTRAK aktualisasi amar ma’ruf nahi mungkar hanya dapat terlaksana dengan sempurna apabila kaum muslimin mempunyai kekuasaan. Dakwah Nabi saw pada periode Madinah yang masanya 10 tahun ternyata hasilnya lebih gemilang dari pada masa periode Makkah yang berlangsung 13 tahun. Oleh karena itu dapat kiranya dicatat bahwa ternyata salah satu faktornya adalah terdapat unsure kekuatan dan kekuasaan pada masa periode dakwah Madinah, sehingga pendekatan dakwah masa Madinah pun tidak terbatas. Kata kunci : dakwah, kekuasaan, amar ma’ruf nahy mungkar.
Muatan Sosiologi dalam Pemikiran Filsafat John Locke Juhari, Juhari
Jurnal Al Bayan Vol 19, No 27 (2013): Jurnal Al-Bayan Januari-Juni 2013
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication (UIN Ar-Raniry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.952 KB)

Abstract

John Locke was not only known as a philosophers or political figures , but he was also very instrumental in laying a very strong rationale for the development of the sociology. Locke rejected the truth of rationalism that developed by philosophers in determining the source of knowledge and replace it with an empirical truth. Locke found that sense has limitations in determining the source of knowledge. On the one hand, what his mind is not necessarily consistent with the fact that there is, on the contrary the fact that there are quite a lot but have not thought up by intellect . Whatever the thinking mind is always something to do with the fact that there is , because its basically a passive sense before it is stimulated by the five senses . This is the background to create the theory of Tabularasa. Thought it offers empiricism has become a sound basis for the development of the science of sociology. This also underlies the formation of 3 major paradigms in sociology , the paradigm of social facts , social definitions and social behavior .