cover
Contact Name
Dony Susandi
Contact Email
ds_777@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
j_ensitec@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
J-ENSITEC
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24076007     EISSN : -     DOI : -
Journal Of Engineering and Sustainable Technology published 2 (two) times a year . Since 2014 , the Journal of Ensitec published in December and June . Contents of the journal discusses the results of research in the field of informatics engineering , civil engineering , industrial engineering , mechanical engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 72 Documents
PERANCANGAN MESIN PEMECAH KELAPA SAWIT KAPASITAS 1500 kg/jam Samantha, Yudi
J-ENSITEC Vol 1, No 01 (2014): November 2014
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan sistem disentralisasi dibidang pertanian dan perkebunan membawa warga masyarakat Indonesia kedalam suatu kondisi yang tidak mandiri. Peranan koperasi yang menjadi tulang punggung dan notabene memberikan modal bagi para petani menjadi seperti tidak ada artinya dan seperti kehilangan mata rantai. Setelah mengamati dan melihat hasil panen yang melimpah, penulis memperoleh kenyataan bahwa bagaimana cara mengolah hasil panen kelapa sawit, merupakan masalah yang perlu segera mendapatkan pemecahannya, yaitu dengan cara merancang mesin pengolah kelapa sawit (nut cracker) kapasitas 1500 kg/jam, yang harganya relatif lebih murah dibandingkan dengan mesin kapasitas besar (pabrik besar). Metoda perancangan yang digunakan adalah metode terstruktur dimana dalam penyusunan konsep dilakukan dengan cara pengumpulan informasi dari berbagai sumber dengan menyediakan sebuah mekanisme untuk solusi-solusi parsial yang terintegrasi. Diawali dengan identifikasi kebutuhan dan tahap-tahap perancangan untuk kemudian dilakukan perancangan dan pemilihan komponen serta perwujudan gambar agar informasi bisa disampaikan kepada pihak produksi. Dari hasil perhitungan diperoleh luas pada corong penampung 282.600 mm3, diameter silinder pemecah 500 mm, daya motor 2,2 kW (3 hp), kecepatan putaran 2388 rpm, tinggi rangka 910 mm dari permukaan tanah. Keywords: disentralisasi, kelapa sawit, nut cracker
AUTOMATISASI PROCESSING EQUIPMENT DENGAN MENGGUNAKAN PLC PADA MESIN BUBUT KONVENSIONAL (BV – 20) Susandi, Dony; Widianto, Tito
J-ENSITEC Vol 1, No 01 (2014): November 2014
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia industri, tidak terlepas dari adanya berbagai tuntutan, yaitu: pertama, menhasilkan produk dalam waktu yang singkat dengan biaya yang rendah dan berkualitas. Kedua, kemampuan mengubah variasi produk. Dan ketiga, sumber daya manusia. Sehingga memaksa para produsen untuk dapat tetap bertahan dan berkembang pada jalurnya, dan melakukan itu semua banyak metode perbaikan yang dapat dilakukan. Salah satu masalah utama dalam kegiatan penelitian ini adalah pemanfaatan teknologi otomasi (PLC) sehingga menghasilkan mesin yang memiliki tingkat perfomansi berbeda dengan mesin sebelumnya. Namun, sebelum melakukan itu semua, perlu difahami terlebih dahulu karakteristik operasional mesin baik itu mesin bubut itu sendiri maupun PLC-nya, sehingga dalam proses perancangan, pembuatan dan pengoperasiannya akan lebih mudah dan mendapatkan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan. Keyword : PLC, Perancangan Konstruksi, Pengendalian Proses.
THE TECHNIQUE FOR ORDER OF PREFERENCE BY SIMILARITY TO IDEAL SOLUTION (TOPSIS) UNTUK PENENTUAN PENERIMA BEASISWA Rodiyansyah, Sandi Fajar
J-ENSITEC Vol 1, No 02 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TOPSIS menggunakan prinsip bahwa alternatif yang terpilih harus mempunyai jarak terdekat dari solusi ideal positif dan jarak terpanjang (terjauh) dari solusi ideal negatif dari sudut pandang geometris dengan menggunakan jarak euclidean (jarak antara dua titik) untuk menentukan kedekatan relatif dari suatu alternatif dengan solusi optimal. Pada makalah ini dijelaskan tentang menggunakan TOPSIS untuk menentukan penerima beasiswa.Keyword:TOPSIS, alternatif, solusi ideal, jarakeuclidean.
ANALISIS STRUKTUR TANGGA PROYEK PEMBANGUNAN RSUD CIDERES MAJALENGKA Kholiq, Abdul
J-ENSITEC Vol 1, No 02 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa struktur tangga yang merupakan sebuah konstruksi yang dirancang untuk menghubungi dua tingkat vertikal yang memiliki jarak satu sama lain, dan dalam laporan ini juga akan membahas standart-standart perencanaan tangga yang diperuntukan untuk rumah sakit.Type tangga yang digunakan adalah type U karena paling efisien, tidak terlalu melebar atau tidak membutuhkan tempat yang luas untuk penempatannya.Struktur Tangga terdapat Untuk tinggi dan lebar anak tangga yang sangat menentukan kenyamanan, sehingga orang yang naik tidak cepet lelah dan orang yang turun tidak mudah tergelincirtidak sesuaidengan perhitungan atau standar ideal dari perencanaan tinggi dan lebar pada suatu anak tangga 2t + l = 2 *( 18 ) + 30 = 66 cm yang harusnya adalah 60-65 cm.Dengan injakan 30 cm, tanjakan 18 cm, dan tinggi total keseluruhan adalah 8 m maka Total anak tangga adalah 42 buah Anak Tangga, dari nilai tersebut terdapat selisih maka beda tinggi anak tangga di letakan pada satu anak tangga yang paling bawah atau paling atas.Dalam perhitungan kebutuhan tulangan pada tangga dan bordes dengan menggunakan D13-200 dibutuhkan enam tulangan untuk tangga dan lima belas tulangan untuk bordes.Dengan luas tulangan yang di dapatkan dari pergitungan tangga dan bordes hasil yang di dapat aman.  Keywords: Bordes, Konstruksi Struktur, Tangga
MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL KOLB UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATA PELAJARAN FISIKA Jannati, Eidelweis Dewi
J-ENSITEC Vol 1, No 01 (2014): November 2014
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on the results of preliminary studies, Physics learning process at school as the place to research have using conventional learning models, on the learning process of students tend to be passive. As a result, understanding of concepts was very low. Therefore,  be required a proper and appropriate learning model. Experiential Kolb learning models can be an alternative learning model to applied,because in this model, students required to actively and creatively to construct knowledge. The purpose of this research is knowing an improved understanding of the concept, after application Experiential Kolb learning model on the concept optical devices. The design of this research using  Control Group Pretest-Potstest Design with experiment sample high school students grade x at Majalengka citty. The results showed that the understanding of concepts have increase significantly viewed of the value of N-gain after application Experiential Kolb learning model. Based on the analysis of data obtained by the average of the value of understanding N-gain is 0,62 for the class have used  Experiential Kolb learning model and 0,38 for the class have used conventional learning. It can be concluded that the Experiential Kolb learning model can further improve the understanding of concepts compared with conventional learning. Results of an analysis of student responses showed that students had a positive response to the application Experiential Kolb learning models.Keywords: Experiential Kolb learning models, understanding of concepts.
ANALISA PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DALAM MEMBENTUKLOYALITAS PELANGGAN ( Studi kasus: PT.Telkomsel Cirebon) Wahyuni, Tantri
J-ENSITEC Vol 1, No 02 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu sektor industri yang berada pada situasi persaingan yang ketat adalah industri Telekomunikasi, tidak terlepas dari masalah bagaimana mempertahankan pelanggan agar tidak berpindah ke operator yang lain (churning). Indikator yang menunjukkan tingkat kesulitan dalam mempertahankan pelanggan adalah kecenderungan pada pelanggan pra-bayar yang tidak aktif mengisi ulang pulsa hingga mencapai 40%.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kualitas layanan dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan dalam membentuk loyalitas pelanggan.Penelitian ini menggunakan non-probability sampling dengan teknik purposive. Instrumen dari penelitian ini menggunakan kuesioner yang dianalisis dengan Structural Equation Modelling : Amos versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima dimensi yaitu Reliability, Assurance, Tangibles, Empathy dan Responsiveness positif mempengaruhi Kualitas Pelayanan. Hasil lain menunjukkan bahwa Kualitas Layanan mempengaruhi Kepuasan  Pelanggan ( C.R=4,055). Ini berarti bahwa semakin baik call quality, value added service, procedure , customer support, tarif telepon dan sms yang semakin murah, maka pelanggan akan semakin puas. Didukung oleh incumbent advantage dari PT. Telkomsel yang memiliki network dan infrastruktur yang sudah terbangun luas, sehingga saat melakukan voice phone ,PT. Telkomsel memiliki kekuatan sinyal dan kualitas suara yang jernih . Kualitas Layanan mempengaruhi Loyalitas Pelanggan (C.R= 4,445) .Keberhasilan dari pengaruh ini  ini ditandai dengan adanya penurunan dalam perpindahan pelanggan (churn rate yang semakin rendah). Kepuasan Pelanggan mempengaruhi Loyalitas Pelanggan(C.R=4,900). Artinya, semakin pelanggan merasa puas atas kejujuran dalam menetapkan tarif, yaitu percakapan dan sms , maka mereka akan semakin loyal.  Keywords: Kualitas Layanan, Kepuasan Pelanggan, Loyalitas Pelanggan dan Structural Equation Modelling
SISTEM PAKAR PENYAKIT MATA DENGAN WML DAN PHP PADA PERANGKAT MOBILE (Studi Kasus Pada Warga Desa Heuleut Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka) Rachmat, Asep; Milana, Lia; Bastian, Ade
J-ENSITEC Vol 1, No 02 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Pakar untuk penyakit mata merupakan salah satu penerapan kepakaran dalam bidang kesehatan. Metode sistem pakar yang digunakan adalah forward dan backward chaining dengan pembuatan tree dari data-data penunjang. Sistem pakar penyakit mata dengan WML dan PHP pada perangkat mobile melaksanakan tapahan-tahapan yaitu : pengumpulan data-dan analisa data-data penyakit dan gejala menjadi tree antara penyakit dan gejala, analisa dan perancangan sistem yang berorientasi objek, implementasi berupa percobaan akses sistem melalui emulator dan perangkat mobile, serta penarikan kesimpulan dan kegunaan dari sistem pakar yang diterapkan. Fasilitas yang ditawarkan pada sistem pakar ini untuk user umum dan administrator, sehingga sistem bisa dipergunakan oleh user dan administrator sesuai dengan hak akses dan kebutuhannya masing-masing. User diberikan informasi mengenai berbagai macam penyakit mata beserta gejala-gejala klinisnya dan juga konsultasi mengenai gejala klinis yang menuntut user untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan sistem untuk mengetahui hasil diagnosa. Sedangkan administrator dimudahkan dalam memanajemen sistem, baik proses tambah, hapus maupun update data terbaru. Keywords: Perangkat Mobile, Sistem Pakar, Forward Dan Backward Chaining, WAP.
PERENCANAAN STRATEGIS DAN SISTEM ARSITEKTUR INFORMASI (STUDI KASUS DI PDAM KABUPATEN MAJALENGKA) Sujadi, Harun
J-ENSITEC Vol 1, No 01 (2014): November 2014
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi perusahaan memiliki strategi bisnis saja tidak cukup untuk menghadapi persaingan dewasa ini yang semakin ketat. Strategi bisnis yang biasa dituangkan dalam dokumen atau cetak biru Business Plan harus pula dilengkapi dengan strategi teknologi informasi atau I/T Strategy. Persaingan yang semakin meningkat dan ketat dalam bidang penyediaan air bersih sudah barang tentu memerlukan suatu strategi yang jitu guna memenangkan persaingan tersebut. Dalam upaya mencapai tujuan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kabupaten Majalengka yang dirumuskan dalam visi dan misi, memerlukan suatu strategi bisnis yang didukung dengan strategi SI/TI. Untuk memenangkan persaingan dalam kompetisi tersebut, PDAM Kabupaten Majalengka merancang suatu rencana strategis SI/TI yang selaras dengan strategis bisnis. Untuk membuat rencana strategis SI/TI yang baik, diperlukan suatu kerangka kerja yang dapat memberikan peran strategis SI/TI dalam organisasi, dapat meningkatkan nilai (value) bisnis serta dapat menciptakan keunggulan kompetitif (competitive advantage) PDAM Kabupaten Majalengka. Hasil yang dicapai dari penelitian adalah membuat suatu kerangka kerja perencanaan strategi SI/TI yang terintegrasi sehingga memudahkan manajemen mengelola sumberdaya yang tersedia untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan, akurat, tepat waktu, dan dapat digunakan secara bersama oleh pihak-pihak yang berkepentingan dan merancang sebuah arsitektur PDAM di Kabupaten Majalengka.  Keywords : Perencanaan, Strategi, Arsistektur, Sistem, Teknologi Informasi.
ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG DENGAN METODE ELEMEN HINGGA DAN SOFTWARE L-PILE Hendrayana, Yayat
J-ENSITEC Vol 1, No 02 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada lokasi proyek telah dilakukan drilling dengan SPT beserta dengan tes-tes laboratorium geoteknik (Mekanika Tanah) untuk menginvestigasi perlapisan tanah, karakeristik tanah dan daya dukung tanah pada daerah proyek.Analisa tentang potensi likuifaksi adalah salah satu bagian terpenting yaitu karena dari struktur tanah yang dominan pasir dan lanau serta memiliki relative density atau konsistensi yang cenderung loose atau soft serta kemungkinan muka air tanah yang cukup tinggi. Kapasitas daya dukung ultimate (Qu)dan allowable lateral(H al)l telah dianalisa dengan metode Broms, metode Elemen Hingga (FEM) dan dengan bantuan program computer LPILE (Com624). Dari perhitungan-perhitungan diatas dapat disimpulkan : 1. Metode Broms : Kapasitas daya dukung lateral ultimate adalah 22.45 ton,  FK = 3 maka kapasitas lateral ijin adalah 7.5ton (Broms). 2. LPILE : Defleksi ijin pada kondisi ¼  inch atau 0.64cm maka beban lateral ijin statik adalah 3.5 ton dan untuk beban lateral ijin kondisi p-y cyclic adalah 6.5 ton.Keywords: Driling, Tanah; Pondasi, Ultimate,
DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANNING SEDIAAN OBAT DAN PERLENGKAPAN KESEHATAN KONSUMEN/AGEN PT. SBF CIREBON Susandi, Dony; Widianto, Tito
J-ENSITEC Vol 1, No 02 (2015): Juni 2015
Publisher : J-ENSITEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, praktik kefarmasian yang meliputi pembuatan termasuk pengendalian mutu sediaan farmasi, pengamanan, pengadaan, penyimpanan dan distribusi obat, pelayanan obat atas resep dokter, pelayanan informasi obat serta pengembangan obat, bahan obat dan obat tradisional harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai keahlian dan kewenangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kajian dalam penelitian ini, difokuskan pada komponen utama obat nasional yaitu pelaku usaha industri dalam pendistribusian atau penyaluran sediaan farmasi bertujuan untuk meningkatkan sistem manajemen efisien dan efektif terhadap penyebaran, pencapaian target sediaan dan ketepatan dalam waktu, kuantititas dan kualitas pendistribusian.Konsumen/agen diukur berdasarkan potensi jumlah pasien bidan dan kontribusi (nilai pembelian obat-obatan). Kebutuhan distribusi di explode berdasarkan bill ofdistribution dengan 4 jalur distribusi dan nilai masing-masing SS dan ROP setiap periode perencanaan kebutuhan distribusi (DRP). Penentuan lot pemesanan menggunakan metode lot for lot (LFL) dan nilainya sama dengan nilai re-order point, sehingga pemesanan dilakukan berdasarkan nilai jumlah pesanan konsumen/agen dalam setiap periode. Kelompok/agen saluran distribusi utama A yaitu sebesar 64.15%, kelompok distribusi konsumen/agen B dan C sebesar 16.04%, sedangkan D adalah 3.77%. Dengan tingkat layanan sebesar 95% dan faktor pengamanan 2.06% sebagai antisipasi mengatasi kekurangan stock (stockout).Sistem penyimpanan dan pengeluaran gudang menggunakan teknik first in fisrt out artinya setiap obat dan perlengkapan dengan tanggal kadaluarsa menjadi prioritas penyaluran. Keywords: Farmasi, Distribution Requirment Planning, Lot For Lot.