cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan
ISSN : 14119900     EISSN : 25415506     DOI : -
Core Subject : Economy,
Journal of Economic & Development Studies (JESP) aims to publicize the results of research concerning economics and development at local, national, and international levels.
Arjuna Subject : -
Articles 205 Documents
PRO POOR STRATEGIES USING SHARIA MICROFINANCING IN INDONESIA: CASE STUDY OF BAITUL MAAL WAT TAMWIL (BMT) Dewanti, Diah Setyawati
Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan JESP Volume 14 Nomor 1, April 2013
Publisher : Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jesp.14.1.1236

Abstract

Abstract: Poverty is the most recent problem for lots of countries in this century. Lots of countries handled the poverty through economic policies which is influence by their own major religion belief. In Indonesia, more than 87 percent belief in Islam, but the stakeholder run the economics system in conventional economics. Even though the primary economic principle that Indonesia use is conventional, but in financing system for the society, Indonesia using 2 methods; which are conventional and sharia financing system. The purposes of this study is to explore the products and approaches in Sharia ways in Microfinance which are pro poor strat­egies. It will describe the principal, products and also the effectiveness of perfor­mance for BMT help the poor people in rural areas. Nowadays, BMT develop in Indonesia for more than 3.300 unit and give loan to more than 1,5 million small and micro entrepreneurs. In this paper, it also explore one of the BMT in the Bantul district, Yogyakarta province as the case studies. This BMT called as BMT Matahari which implement the proper sharia principles in banking system.  In the last section of this journal will describe the weakness and strengthen of BMT among other microfinance. Abstrak: Kemiskinan adalah masalah terbaru untuk banyak negara di abad ini. Banyak negara menangani kemiskinan melalui kebijakan ekonomi yang dipengaruhi oleh keyakinan agama utama mereka sendiri. Di Indonesia, lebih dari 87 persen kepercayaan Islam, tetapi stake­holder menjalankan sistem ekonomi dalam ekonomi konvensional. Walaupun prinsip ekonomi utama yang digunakan Indonesia adalah konvensional, namun dalam sistem pem­biayaan bagi masyarakat, Indonesia menggunakan 2 metode yaitu sistem pembiayaan konven­sional dan syariah. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengeksplorasi produk dan pendekatan dengan cara Syariah di Keuangan Mikro yang strategi miskin pro. Ini akan menjelaskan pokok, produk dan juga efektifitas kinerja untuk BMT membantu orang-orang miskin di daerah pedesaan. Saat ini, BMT berkembang di Indonesia selama lebih dari 3.300 satuan dan mem­berikan pinjaman kepada lebih dari 1,5 juta pengusaha kecil dan mikro. Dalam tuli­san ini, juga mengeksplorasi salah satu BMT di Kabupaten Bantul, Provinsi Yogyakarta sebagai studi kasus. BMT ini disebut sebagai BMT Matahari yang menerapkan prinsip sya­riah yang tepat dalam sistem perbankan. Pada bagian terakhir dari jurnal ini akan menjelas­kan kelemahan dan memperkuat BMT antara keuangan mikro lainnya. 
PENYUSUNAN INDIKATOR EKONOMI INCREMENTAL CAPITAL OUTPUT RATIO 2011 Nuryadin, Didi; Sodik, Jamzani
Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan JESP Volume 13 Nomor 1, April 2012
Publisher : Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jesp.13.1.1268

Abstract

Abstract: This paper aims to determine the amount of investment needed for economicgrowth in accordance with established, so as to know the performance and the efficiency ofinvestment in order to boost economic growth and development in general. The methods usedin this study was to calculate the value of ICOR with some methods that are based on severalassumptions. The study shows that the development of an investment in Sleman regency overthe last five years continues to increase although the rate of growth is less encouraging, evenin 2010 is only able to grow 2.10 percent. ICOR coefficient of Sleman district in 2010amounted to 8.69 higher than the average ICOR of DIY and national ICOR. With economicgrowth forecast scenario, GDP will grow moderately in the range of 5 percent, then the valueof ICOR next five years is predicted to be in the range of 7-9 percent of the investment needs of2.49 to 2.82 trillion dollars per year. Abstrak: Tulisan ini bertujuan mengetahui besarnya investasi yang dibutuhkan agarpertumbuhan ekonomi sesuai dengan yang ditetapkan, sehingga dapat diketahui kinerja dantingkat efisiensi investasi dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi maupun pembangunanpada umumnya. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah menghitung besarnyaICOR dengan beberapa metode yang berdasarkan beberapa asumsi. Hasil studi menunjukkanbahwa perkembangan nilai investasi di kabupaten Sleman selama lima tahun terakhirterus mengalami peningkatan meski dengan laju pertumbuhan yang kurang menggembirakan,bahkan pada tahun 2010 hanya mampu tumbuh 2,10 persen. Koefisien ICOR kabupatenSleman tahun 2010 sebesar 8,69 lebih tinggi dari rata-rata ICOR Provinsi DIY dan ICORnasional. Dengan skenario proyeksi pertumbuhan ekonomi, bahwa PDRB akan tumbuhmoderat berada pada kisaran 5 persen maka nilai ICOR lima tahun ke depan diprediksi masihberada pada kisaran 7–9 persen dengan kebutuhan investasi 2,49 – 2,82 trilyun rupiah pertahun.
PERGERAKAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP DOLAR AMERIKA DALAM DUA PERIODE PENERAPAN SISTEM NILAI TUKAR Ardiyanto, Ferdy; Maruf, Ahmad
Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan JESP Volume 15 Nomor 2, Oktober 2014
Publisher : Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jesp.15.2.1227

Abstract

Abstract: The study aims to analyze the factors influencing the exchange rate movement to USD in 2 period’s data, the fixed floating exchange rate (1990-1997) and the free floating exchange rate (1998-2013). The study also aims to know the factors that influence the exchange rate has the different influence between those two periods. Those factors are inflation rate, money supply, and Gross Domestic Bruto. The method that is the Multiple Linear Regression Models, and Chow-Test. The result from this study shows that inflation rate, money supply, and Gross Domestic Bruto; are influence and significant to the movement of the exchange rate of Rupiah to USD. The analysis of Chow test, we can conclude that those 3 factors simultaneously have two different effects between two periods when the different exchange rate regulation applied in Indonesia. Abstrak: Studi ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika pada dua periode data, periode penerapan sistem nilai tukar mengambang terkendali (1990-1997) dan periode penerapan sistem nilai tukar mengambang bebas (1998-2013). Studi ini juga bertujuan untuk mengetahui apakah faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar memiliki pengaruh yang berbeda pada dua periode tersebut. Faktor-faktor tersebut adalah tingkat inflasi, jumlah uang beredar dan produk domestik bruto. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah Regresi Linier Berganda dan Uji Chow, dengan pengujian dari tiap variabel-variabel meng­gunakan E-Views 6. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa tingkat inflasi, jumlah uang beredar dan pendapatan domestik bruto memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pergerakan nilai tukar rupiah pada dolar Amerika. Hasil analisis Uji Chow menyajikan kesimpulan bahwa ketiga faktor ekonomi tersebut secara simultan memiliki pengaruh yang berbeda di dua periode penerapan sistem nilai tukar yang pernah di terapkan di Indonesia. 
BAGAIMANA KESEDIAAN UNTUK MEMBAYAR PENINGKATAN KUALITAS LINGKUNGAN DESA WISATA? Prasetyo, Nugroho Joko; Saptutyningsih, Endah
Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan JESP Volume 14 Nomor 2, Oktober 2013
Publisher : Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jesp.14.2.1259

Abstract

Abstract: This study aims to know what is age, education, earnings, number of family dependents, expense of visit, visit frequency influence willingness to pay in the effort repair of environmental quality of tourism village in Sleman regency after Merapi eruption. This study is done in Sleman regency, Province Special Region of Yogyakarta. This study uses primary data with interview method to the 150 responders. The enu­meration estimate of expense that ready society to pay for the repair of environmental quality is done with approach of contingent assessment method (Contingent Valuation Method) to the Srowolan tourism village, the Brayut tourism village, the Kelor tourism village, the Kembang­arum tourism village and Pentingsari tourism village. The analysis of the study is multiple linear regression. Results of study indicate that age, education, earnings, have an effect on willingness to pay in the effort repair of environmental quality of the tourism village in Sleman regency after merapi eruption. Abstrak: Studi ini bertujuan untuk mengetahui apakah usia, pendidikan, pendapatan, jumlah tanggungan keluarga, biaya kunjungan, frekuensi kunjungan mempengaruhi kesedia­an membayar (Willingness To Pay) dalam upaya perbaikan kualitas lingkungan desa-desa wisata di Kabupaten Sleman pascaerupsi Merapi. Studi ini dilakukan di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Studi ini menggunakan data primer dengan metode wawancara terhadap 150 responden. Penghitungan perkiraan biaya yang bersedia masyarakat bayar untuk perbaikan kualitas lingkungan dilakukan dengan pendekatan metode penilaian kontingen (Contingent Valuation Method) ke desa wisata Srowolan, desa wisata Brayut, desa wisata Kelor, desa wisata Kembangarum dan desa wisata Pentingsari. Alat analisis dalam studi ini adalah regresi linear berganda. Hasil studi menunjuk­kan bahwa usia, pendidikan, pendapatan, jumlah tanggungan keluarga berpengaruh terhadap kesediaan membayar (willingness to pay) dalam upaya perbaikan kualitas ling­kungan desa-desa wisata di Kabupaten Sleman pascaerupsi Merapi. 
DETERMINAN LIKUIDITAS PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL NON DEVISA DI INDONESIA TAHUN 2003-2012 Mustika, Anna Cahya; Kusumastuti, Sri Yani
Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan JESP Volume 16 Nomor 1, April 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the influence of Return on Asset (ROA), Net Interest Margin (NIM), Capital Adequacy Ratio (CAR), Size (Size), Market Concentration (CR4) on Liquidity. The data used were obtained from the annual publication of the financial statements of each Non-Foreign Exchange BUSN Bank in Indonesia in 2003-2012. The sampling method was purposive sampling to 18 Non-Foreign Exchange BUSN Bank in 2003-2012. The tech­nique used is regression analysis of panel data. The result shows that ROA have significantly negative effect on liquidity, and CAR has significantly positive effect on liquidity Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Return On Asset (ROA), Net Interest Margin (NIM), Capital Adequacy Ratio (CAR), Ukuran (size), konsentrasi pasar (CR4) terhadap Likuiditas. Data yang digunakan diperoleh dari laporan keuangan publikasi tahunan masing-masing Bank BUSN Non Devisa di Indonesia pada tahun 2003-2012. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling yaitu 18 Bank BUSN Non Devisa periode 2003-2012. Teknik analisis yang digunakan adalah Regresi Data Panel. ROA ber­pengaruh signifikan negatif terhadap Likuiditas dan CAR berpengaruh signifikan positif ter­hadap Likuiditas.
APAKAH HIPOTESIS “EXPORT LED GROWTH” BERLAKU DI INDONESIA? Sumiyarti, Sumiyarti
Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan JESP Volume 16 Nomor 2, Oktober 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jesp.2015.0051.188-199

Abstract

Abstract: This study aimed to test whether the hypothesis of "export led growth" applies to the Indonesian economy. The term "export led growrth" refers to a situation where a country's exports become the motor of economic growth. To achieve these objectives research using data GDP (Y) as a proxy for economic growth and serve as the dependent variable, and manufacturing exports (X), capital goods imports (M), the stock of capital (K) and labor (L) as independent variables. Of all variables used, variable labor value or coefficient greatest. While variable manufacturing exports had the smallest coefficient. Although when compared with other control variabe, the role of manufacturing exports variable in influencing economic growth (GDP) is relatively small, but the statistical significance of the test results may indicate that the alleged hypothesis of "export led growth" applies in Indonesia can be accepted.Abstrak: Studi ini bertujuan untuk menguji apakah hipotesis “export led growth” berlaku untuk perekonomian Indonesia. Istilah “export led growrth” merujuk pada suatu keadaan dimana ekspor suatu negara menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi. Untuk mencapai tujuan tersebut studi menggunakan data PDB (Y) sebagai proksi pertumbuhan ekonomi dan berlaku sebagai variabel dependen, serta ekspor manufaktur (X), impor barang modal (M), stok kapital(K) serta tenaga kerja (L) sebagai variabel independen. Dari seluruh variabel yang digunakan, variabel tenaga kerja memiliki nilai atau koefisien yang paling besar. Sedangkan variabel ekspor manufaktur memiliki koefisien yang paling kecil. Meskipun bila dibandingkan dengan variabel kontrol lainnya, peran variabel ekspor manufaktur dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi (PDB) relatif sangat kecil, namun signifikansi hasil uji statistik dapat menunjukkan bahwa dugaan hipotesis “export led growrth” berlaku di Indonesia dapat diterima.
SURVEI INDEKS KEPUASAN KONSUMEN ATAS PELAYANAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Basuki, Agus Tri
Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan JESP Volume 12 Nomor 1, April 2011
Publisher : Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jesp.12.1.1295

Abstract

Abstract: This research aims to observe servicing government agencies in terms of this servicefrom Temanggung regency hospital to the patient. Service performance of governmentagencies measured using Public Satisfaction Index (IKM), based on the decision of the Ministerof State Apparatus, Number 25/Kep/m. Pan/2/2004, of the General guidelines in the preparation of community satisfaction index of the service unit of government agencies. Theresults of this research show that Public Satisfaction Index for the entire public service,installation emergency, inpatient and outpatient meets the criteria of 62,51 up to 81,25, so weconclude that public service in the Temanggung regency hospital is already good. Someimprovements to the service needed, is for the convenience of the services of the hospital (theinstallation of emergency room, polyclinics, outpatient and inpatient) is the lowest rank, followed by elements of the Justice and Accountability of officer. Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengamati pelayanan instansi pemerintah dalam hal inipelayanan dari RSUD kabupaten Temanggung kepada pasien. Kinerja pelayanan instansipemerintah diukur dengan menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) berdasarkanKeputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor Kep/25/M.Pan/2/ 2004 tentangPedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan InstansiPemerintah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Indeks Kepuasan Masyarakat untukseluruh layanan Poliklinik, Instalasi Gawat Darurat, Rawat Inap dan Rawat Jalan memenuhikriteria antara 62,51–81,25, sehingga dapat kita simpulkan bahwa pelayanan publik di RSUDkabupaten Temanggung adalah sudah baik. Beberapa perbaikan pelayanan yang diperlukan,yaitu: untuk kenyamanan pelayanan produk RSUD (IGD, Rawat Jalan, Poliklinik dan RawatInap) ada di ranking terendah, disusul unsur Keadilan dan Akuntabilitas petugas.
SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN DAN KOTA Hertanto, Indrajati; Sriyana, Jaka
Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan JESP Volume 12 Nomor 1, April 2011
Publisher : Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jesp.12.1.1273

Abstract

Abstract: This paper aims to investigate the effect of the factors that determine local governmentown revenue in the districts /cities in West Java province. We analyze the data of alldistricts/cities in the period of 2006 until 2009. Analyses were performed by a panel dataregression method. Based on the results of analysis we obtained that the number of industries,population and gross domestic product has positive and significant impact on revenue. Thisresult is a portrait of society that economic activity is indicated by gross domestic productgrowth and the industry has strong links with the government sector, particularly withregard to revenue receipts. From the other side, it can also be concluded that the activities oflocal governments will depend on private sector economic activity. Abstrak: Paper ini bertujuan mengetahui pengaruh faktor-faktor yang menentukan pendapatanasli daerah (PAD) di kabupaten/kota di provinsi Jawa Barat. Data yang dianalisisadalah data semua kabupaten dalam kurun waktu tahun 2006-2009. Analisis dilakukan denganmetode regresi data panel. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil bahwa jumlah industri,penduduk, dan pendapatan domestik bruto (PDRB) berpengaruh positif dan signifikanterhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hasil ini mengambarkan bahwa kegiatan ekonomimasyarakat yang ditunjukkan oleh pertumbuhan PDRB dan jumlah industri memilikihubungan erat dengan sektor pemerintah, khususnya berkaitan dengan penerimaan pendapatandaerah. Dari sisi lain dapat disimpulkan juga bahwa kegiatan pemerintah daerahakan sangat tergantung kepada kegiatan ekonomi sektor swasta.
PREFERENSI INDIVIDU TERHADAP PENGOBATAN TRADISIONAL DI INDONESIA Jennifer, Herika; Saptutyningsih, Endah
Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan JESP Volume 16 Nomor 1, April 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jesp.2015.0039.26-41

Abstract

Abstract:This study aims to determine the preferences of individuals to choose traditional medicine in Indonesia. The data used in this study obtained from the Indonesian Family Live Survey (IFLS) and it’s a longitudinal survey with a panel data study. The use of IFLS data is to obtain recent information on variables to be tested. The subject in this study is the individ­ual in the household aged 15 years old or more in 13 provinces survey members. Research variables used in this research are the owner of health insurance, age, region of residence (urban), income, distance to health facilities, the number of medicine post and education of household members IFLS. Data processing was performed using probit regression method The results showed that age, region of residence and the existence of postal medicine influence to the individual probability to choose traditional medicine. The probability value for each varia­ble showed that individuals in household that over age, living in the village and living in the region of postal medicine have a higher educated have a higher probability high to choose tradi­tional medicine. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi individu untuk memilih pengobatan tradisional di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data Indonesia Family Live Survey (IFLS) dan merupakan survei longitudinal dengan studi data panel. Penggunaan data IFLS diharapkan dapat memberikan informasi terikini dan lebih luas mengenai variabel-variabel yang akan diuji di dalam model. Subjek penelitian ini adalah individu dalam rumah tangga berumur 15 tahun atau lebih pada 13 provinsi anggota survei. Variabel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kepemilikan asuransi kesehatan, usia, pendapatan, wilayah tempat tinggal, jarak menuju fasilitas kesehatan, jumlah pos obat dan pendidikan individu dalam rumah tangga IFLS. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan metode regresi probit. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa usia, wilayah tempat tinggal dan keberadaan pos obat masing-masing berpengaruh terhadap proba­bilitas individu untuk memilih pengobatan tradisional. Sedangkan nilai probabilitas pada setiap variabel menunjukkan bahwa individu dalam rumah tangga yang berusia lanjut, ting­gal di desa dan tinggal di wilayah yang terdapat pos obat, memiliki probabilitas yang lebih tinggi untuk memilih pengobatan tradisional. 
ANALISIS EMPIRIS ENVIRONMENTAL KUZNETS CURVE (EKC) TERKAIT ORIENTASI ENERGI Yustisia, Dea
Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan JESP Volume 15 Nomor 2, Oktober 2014
Publisher : Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jesp.15.2.1232

Abstract

Abstract: The aim of this study is to investigate the existence of Environmental Kuznets Curve (EKC) for panel data of three classifications of countries according to development level and energy orientation, such as consumption of energy, export of energy, import of energy, and share of renewable energy consumption over the period 1991-2010. We use the panel data method to estimate the model for three classifications of countries and do some treatment tests for the data. In general, we find support for the EKC only for middle development countries and for its rejection in other cases and there are different types of energy sources which are significantly affected emission per capita in every country classification. We also found that renewable energy has an important role for sustainable development and we may conclude that investment and joint agreement in clean energy can be significant factors to actualize sustainable development. Abstrak: Tujuan dari studi ini adalah untuk menginvestigasi eksis­tensi Kurva Lingkungan Kuznets (EKC) pada data panel dari tiga klasifikasi negara menurut tingkat pembangunan ekonomi dan orientasi energi, seperti halnya konsumsi energi, ekspor energi, impor energi, dan penggunaan energi alternatif pada periode 1991-2010. Kami menggunakan metode data panel untuk mengestimasi model pada tiga klasifikasi negara dan melakukan tes beberapa metode ekonometrika dan statistika untuk data. Secara umum, ditemukan bahwa pembuktian untuk teori EKC hanya pada negara dengan tingkat pem­bangunan menengah dan terdapat penolakan dalam kasus kategori negara lainnya, serta adanya perbedaan jenis sumber energi yang signifikan mempengaruhi emisi per kapita di setiap klasifikasi negara. Kami juga menemukan bahwa energi alternatif memiliki peran penting bagi pembangunan berkelanjutan dan kami dapat menyimpulkan bahwa investasi dan kesepakatan bersama dalam energi ramah lingkungan dapat menjadi faktor yang signifikan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. 

Page 2 of 21 | Total Record : 205