cover
Contact Name
Jurnal Iqtisad
Contact Email
iqtisad@unwahas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iqtisad@unwahas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
IQTISAD
ISSN : 23033223     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
IQTISAD: merupakan wadah menuangkan pemikiran dalam bidang ekonomi, ekonomi, ekonomi islam dan kajian hukum, baik dalam hukum islam maupun dalam hukum ekonomi syariah. Jurnal ini diterbitkan oleh Pusat Kajian Pengembangan Ilmu-ilmu Keislaman (PKPI2) Fakultas Agama Islam Unwahas Semarang.
Arjuna Subject : -
Articles 39 Documents
Ekologi dalam Perspektif Al Quran Hamzah, Ghufron
IQTISAD Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : IQTISAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana alam akhir-akhir ini sering kali terjadi . Banjir, tanah longsor dan kekeringan adalah bencana-bencana yang apabila ditelusuri disebabkan oleh ulah manusia sendiri dengan menggunduli hutan tanpa ada upaya perbaikan seperti reboisasi. Bencana-bencana itu semakin sering terjadi karena aktivitas-aktivitas manusia yang merusak lingkungan meningkat sejak industrialisasi merata hampir di seluruh dunia.Bencana-bencana tersebut adalah konsekuensi yang harus ditanggung oleh manusia. Allah SWT menjadikan manusia sebagai pemimpin (khalifah) di muka bumi. Allah memberikan pengajaran tentang proses-proses alam sebagai tuntunan bagi manusia dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin. Akan tetapi kebanyakan manusia tidak memperhatikan tuntunan-tuntunan itu dan bertindak sekehendaknya dengan mengeksploitasi alam untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya.Allah mengajari manusia tentang berbagai proses kejadian alam di dalam Al Quran. Allah juga melarang manusia untuk berbuat kerusakan di muka bumi karena hal itu dapat berimbas negatif bagi kelangsungan hidup manusia sendiri. Dengan semua anugrah yang diberikan, Allah menguji manusia untuk menentukan siapa diantara mereka yang beriman dan siapa yang ingkar. Mereka yang beriman akan diberikan kebahagiaan di akherat dan mereka yang ingkar akan mendapatkan siksaan. 
Analisa Perkembangan Jumlah Outlet Kantor Cabang dan Kebutuhan Frontliners di Era Digital Banking (Studi kasus di Bank Syariah Anak Perusahaan dan UUS Bank BUMN di Yogyakarta) ER, Nur Ellyanawati
Jurnal Iqtisad Vol 5, No 2 (2018): Iqtisad
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.389 KB) | DOI: 10.31942/iq.v5i2.2547

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisa perkembangan jumlah outlet kantor cabang dan kebutuhan frontliners di Era Digital Banking(studi kasus di Bank Syariah Anak Perusahaan dan Unit Usaha Syariah Bank BUMN di Yogyakarta). Hasil penelitian menunjukkan selama tahun 2015 sampai tahun 2018 jumlah outlet Kantor bank syariah di Yogyakarta dan jumlah teller tidak menunjukkan perkembangan tetapi juga tidak ada pengurangan. Sedangkan customer service ada penambahan karena jumlah tenaga marketing bank yang bertambah. Kebutuhan industri perbankan untuk saat ini adalah tenaga pemasar, sedangkan frontliners selama 3 tahun belum ada penambahan kebutuhan tenaga kerja. Sehingga bagi dunia pendidikan bisa menyesuaikan kurikulum pendidikannya agar dapat menyesuaikan kebutuhan industri. Kata kunci :  Digital Banking, Bank Syariah, Kantor Cabang Bank, Frontliners.Abstract The research aims to analyze the development of branch offices and the need of frontliner in the digital banking era (case study in subsidiary Syariah Bank and Businees Unit of Syariah Bank in Yogyakarta). The result of the research shows during the research the number of syariah bank outlets reaches the same. The research mentions a need for the position of customer service increases as it is in line with the increasing number of marketing staffs. Frontliner’s position still remains the same. Suggestion for those dealing with education field is to adjust its curriculum in order to balance with the need for industry. Key Words: Digital Banking, Bank Syariah, Branch Banking, Frontliners.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS MAHASISWA MELALUI BILINGUAL MINI DICTIONARY ( Studi EksperimenPada Mahasiswa Perbankan Syariah UNISNU Jepara) Yulistanti, Hayu Dian; Nafisah, Zahrotun; Andiyani, Santi
Jurnal Iqtisad Vol 5, No 2 (2018): Iqtisad
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.242 KB) | DOI: 10.31942/iq.v5i2.2548

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: a) mengetahui respon mahasiswa jurusan Perbankan Syariah UNISNU Jepara terhadap produk bilingual mini dictionary; dan b) mengetahui kefektifanbilingual mini dictionary terhadap peningkatan skil bahasa Inggris mahasiswa mengenai istilah-istilah transaksi perbankan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan populasi yaitu mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah Unisnu Jepara dengan tehnik pengambilan sampling purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: a) respon mahasiswa jurusan Perbankan Syariah UNISNU Jepara terhadap produk bilingual mini dictionarykategori baik; dan b) implementasi bilingual mini dictionary terhadap peningkatan skil bahasa Inggris mahasiswa mengenai istilah-istilah transaksi perbankan tergolong efektif dan signifikan. Kata kunci: Metode Eksperimen, Bilingual Mini Dictionary, Perbankan Syari'ah. Abstract This study aims for a) finding out the responds of Perbankan Syariah students of UNISNU Jepara about bilingual mini dictionary; and b) finding out the effectiveness of bilingual mini dictionary inincreasing students' English skill focused on banking transaction terms. The method used in this research is the experimental method with the population of Perbankan Syariah students by using purposive sampling technique. The results showthat: a) the responses of Perbankan Syariah students onproduct of bilingual mini dictionaryaregood; and b) the implementation of bilingual mini dictionary to the improvement of the students' English skill focused on banking transaction terms is effective and significant.  Keywords: Experimental Method, Bilingual Mini Dictionary, Sharia Bank.
ETOS DAGANG ORANG ISLAM JAWA DAN BUDAYA DAGANG ETNIS CINA DALAM TANTANGAN PENINGKATAN PEREKONOMIAN INDONESIA ., Daryono; Anggraheni, Dini
Jurnal Iqtisad Vol 5, No 2 (2018): Iqtisad
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.726 KB) | DOI: 10.31942/iq.v5i2.2549

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan membuktikan keberhasilan etos dagang orang Islam Jawa dengan nilai-nilai moral yang sesuai pada masa itu. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), data bersumber dari berbagai karya para ahli yang menjelaskan kedalaman maksud yang menunjukkan keberhasilan etos dagang. Metode dengan analisis isi (content analysis) dipadukan dengan hermeneutic ilmiah juga pendekatan sosiologis yang bersifat interpretasi sosiologik. Penelitian ini diharapkan bisa memperbaiki dugaan negatif pada etos dagang orang Islam Jawa yang mungkin justru bisa menjadi tantangan peningkatan perekonomian Indonesia sekarang dan yang akan datang.Kata Kunci : Etos , Dagang, Orang Islam, Jawa Abstract This study aims to prove the success of the Javanese Moslem’s trade ethos with the moral values of its time. The type of this research is library research; the data are derived from various works of experts which explain the depth of intent that shows the success of its trade ethos. The method used is content analysis combined with scientific hermeneutics as well as sociological approach which is sociological interpretation. This study is expected to improve the negative allegations on the Javanese Moslem’s trade ethos which might actually be a challenge to improve the Indonesian economy now and in the future. Keywords: Ethos, Trade, Moslem, Javanese 
PEMBIAYAAN NATURAL CERTAINTY CONTRACT (NCC) DAN PEMBIAYAAN NATURAL UNCERTAINTY CONTRACT (NUC) PADA PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH Alfie, Atieq Amjadallah; Khanifah, Maftuchatul
Jurnal Iqtisad Vol 5, No 2 (2018): Iqtisad
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.819 KB) | DOI: 10.31942/iq.v5i2.2550

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji pengaruh Pembiayaan Natural Certainty Contract (NCC) dan Pembiayaan Natural Uncertainty Contract (NUC) Terhadap Profitabilitas (ROA). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 24 dengan kriteria 6 Bank umum syariah yang sama, selama 4 tahun penelitian. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan Purposive Sampling. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, Analisis regresi linier berganda, dan uji t (uji parsial).Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dari jenis Pembiayaan Natural Certainty Contract (NCC) yaitu variabel pembiayaan Murabahah berpengaruh positif tidak signifikan terhadap profitabilitas (ROA), Pembiayaan Ijarah berpengaruh positif tidak signifikan terhadap profitabilitas (ROA), Pembiayaan Istishna berpengaruh positif tidak signifikan terhadap profitabilitas (ROA) dan jenis Pembiayaan Natural Uncertainty Contract (NUC) yaitu Pembiayaan Mudharabah tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas (ROA), sedangkan pembiayaan Musyarakah berpengaruh positif tidak signifikan terhadap profitabilitas (ROA). Kata Kunci : Profitabilitas (ROA), Murabahah, Ijarah, Istishna, Mudharabah, dan Musyarakah.  Abstract This research was conducted with the aim to examine the effect of Financing of Natural Certainty Contracts (NCC) and Financing of Natural Uncertainty Contracts (NUC) on Profitability (ROA). The sample used in this study amounted to 24 with criteria 6 of the same sharia commercial bank, for 4 years of research. Sampling method using Purposive Sampling. The data analysis method used is the classic assumption test, multiple linear regression analysis, and t test (partial test).The results of this study show that from the type of Natural Certainty Contract (NCC) financing, namely Murabahah financing variable, it has a significant positive effect on profitability (ROA), Ijarah Financing has no significant positive effect on profitability (ROA), Istishna Financing has no significant positive effect on profitability ( ROA) and type of Financing Natural Uncertainty Contract (NUC), namely Mudharabah Financing does not have a positive and not significant effect on profitability (ROA), while Musyarakah financing has a positive and not significant effect on profitability (ROA). Keywords: Profitability (ROA), Murabahah, Ijarah, Istishna, Mudharabah, and Musyarakah.  
KAJIAN HUKUM ISLAM TERHADAP UJARAN KEBENCIAN/HATE SPEECH DAN BATASAN KEBEBASAN BEREKSPRESI Royani, Yayan Muhammad
Jurnal Iqtisad Vol 5, No 2 (2018): Iqtisad
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (899.187 KB) | DOI: 10.31942/iq.v5i2.2551

Abstract

ABSTRACTHate speech is a special term for criminal offenses such as hate expression, incitement, libel and defamation on behalf of race, ethnicity, religion, class or gender. That action is flare in public communication, especially in the Internet media. Although there have been various regulations governing, countermeasures against hate speech is not maximized. It could not be separated from the difficulty of determining the boundaries of hate speech with freedom of expression. This study aims to answer these problems in the perspective of Islamic law. The theory used is takzir and Maqasidu al-Syari’ah. The results of this study illustrate that the hate speech is a criminal offense punishable takzir and require a social approach in overcoming it. In the formulation of Islamic law, definition of hate speech is taken from the Korans argument that protect human rights in order to be limiting freedom of expression. Keywords: Speech, Hate, Law, Islam            
REKONSEPTUALISASI TAFSIR ASAS PRADUGA TAK BERSALAH Aziz, A. Saiful
Jurnal Iqtisad Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.517 KB) | DOI: 10.31942/iq.v4i1.1998

Abstract

ABSTRAK            Asas praduga tak bersalah dianggap  hanya  untuk  dan  berlaku bagi kegiatan yang berkaitan  dengan  proses  peradilan pidana. Sehingga terjadi ketidakpedulian masyarakat terhadap asas tersebut. Asas  praduga tak bersalah  di  Indonesia  dulu terdapat  di  dalam  Pasal 8 Undang-Undang No. 14 Tahun 1970 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman. Meskipun tidak secara eksplisit menyatakan hal yang sama, asas tersebut  diutarakan  di  dalam  Pasal 66 Undang-Undang No.8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).Penegakkan hukum merupakan salah satu upaya untuk menciptakan tata tertib, keamanan dan ketentraman dalam masyarakat, baik itu merupakan usaha pencegahan maupun merupakan pemberantasan atau penindakan setelah terjadinya pelanggaran hukum. Untuk mencapai sasaran tersebut maka peraturan perundang-undangan menjadi dasar hukum bagi langkah dan tindakan dari penegak hukum harus sesuai dengan dasar falsafah negara dan pandangan hidup Bangsa Indonesia yaitu Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945). Dengan demikian, Perlunya rekonseptualisasi atas tafsir asas praduga tidak bersalah (presumption of innocence) yang selama ini dianut KUHAP.        Kata kunci: Tafsir, Asas, Praduga tidak Bersalah.                                               AbstractThe principle of innocence presumption is presumed only for and applicable to activities relating to the criminal justice process. So there is a lack of concern for the community towards the principle. The principle of innocence presumption in Indonesia was previously contained in Article 8 of Law no. 14 of 1970 on the Basic Provisions of Judicial Power. Although it does not explicitly state the same, the principle was articulated in Article 66 of Law No.8 Year 1981 on the Criminal Procedure Code (KUHAP).Law enforcement is one of the efforts to create order, security and peace in society, whether it is a preventive effort or is the eradication or repression after the violation of law. To achieve these targets, the legislation should be the legal basis for the actions and actions of law enforcers to be in accordance with the basic philosophy of the state and the Indonesian life view of Pancasila and the 1945 Constitution (1945 Constitution). Thus, the need for a reconceptualization of the interpretation of the presumption of innocence principle adopted by the Criminal Procedure Code.Keywords: Tafsir, Principle, Presumption Presumption of Innocence
FENOMENA KEKERASAN: PERSPEKTIF HAM dan AL-QURAN ., Maskur
Jurnal Iqtisad Vol 3, No 1 (2016): iqtisad
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1142.778 KB) | DOI: 10.31942/iq.v3i1.2462

Abstract

AbstrakKasus kekerasan umum terjadi di masyarakat maupun di instansi pendidikan. Berdasarkan data dari tahun ke tahun, kasus kekerasan bukannya semakin menurun secara kuantitas, tetapi selalu mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kajian ini bermaksud untuk melihat fenomena kasus kekerasan yang terjadi, terutama di instansi sekolah berdasarkan kajian dari nilai-nilai kemanusiaan dalam Islam. Sekolah seharusnya menjadi lembaga penting yang dapat menjadi tempat untuk mampu menanamkan nilai-nilai agama yang dapat dijadikan pijakan bagi siswa dalam bertindak dan bertutur kata. Berdasarkan kajian nilai-nilai menurut agama Islam, kekerasan jelas bukanlah perbuatan yang dianjurkan untuk dilakukan. Allah SWT memerintahkan kepada kita untuk selalu menjunjung tinggi qimah insaniyyah atau nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap interaksi kita dengan manusia lain. Dengan demikian setiap manusia diperintahkan untuk berbuat baik terhadap sesama manusia tanpa membedakan agama, suku bangsa, ras, warna kulit maupun derajat kepangkatan seseorang.Kata Kunci: Kekerasan, nilai kemanusiaan  AbstractViolence case is common occur in society and in educational institutions. Based on data from year to year, violence case instead of diminishing in quantity, but always increasing  significantly. The aim of this study is intends to look at the phenomenon of violence case, especially in school institution. Based on the study of human values in Islam, schools should become an important institution which can be place religious values that can be used as a reference for students in acting and spoken word. Based on the study of Islamic value, violence clearly not recommended to do. Allah commands us to always uphold qimah insaniyyah or human values in all of our interactions with other human beings. Thus every human being commanded to do good to fellow human beings without distinction of religion, ethnic, tribe, skin color or degree of a person's rank.Keywords: violence, value, humanity
PRAKTIK JUAL BELI SAHAM SYARI’AH PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Faqih, Ahmad
Jurnal Iqtisad Vol 5, No 1 (2018): Iqtisad
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.683 KB) | DOI: 10.31942/iq.v5i1.2207

Abstract

AbstrakSaham syari’ah sebagai sebuah instrumen keuangan Islam merupakan produk baru dalam dunia ekonomi Islam. Perusahaan-perusahaan yang hendak menerbitkan saham harus melalui seleksi syari’ah yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan bersama Dewan Syari’ah Nasional. Seleksi tersebut meliputi bentuk usaha, produksi perusahaan, maupun pengelolaan keuangan. Apabila bentuk usaha dari suatu perusahaan dinilai bertentangan dengan prinsip-prinsip syari’ah, maka saham dari perusahaan tersebut pun tidak termasuk saham syari’ah. Para ‘ulama, dalam hal ini Dewan Syari’ah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) mengeluarkan fatwa tentang prinsip-prinsip syari’ah yang harus diterapkan dalam jual beli saham syari’ah.            Seiring dengan perkembangan saham syari’ah ini, PT Phintraco Securities yang merupakan salah satu broker/pialang saham, telah mendapat sertifikat dari Dewan Syari’ah Nasional (DSN-MUI) untuk menjalankan praktik jual beli saham syari’ah dipasar modal syari’ah. PT Phintraco Securities sendiri sudah memiliki aplikasi yang mendukung bagi para investor untuk melakukan transaksi saham syari’ah secara online. Dalam praktiknya, PT Phintraco Securities mengenakan kepada para nasabahnya biaya upah atas penyediaan layanan tersebut yang kemudian disebut Ujroh. Dengan adanya aplikasi ini, praktik-praktik yang bertentangan dengan prinsip syari’ah dapat dikontrol. Karena aplikasi ini memiliki sistem Auto Rejact dan membatalkan otomoatis setiap transaksi yang dianggap merugikan pihak lain.            Dalam sudut pandang agama Islam berdasarkan analisis yang telah kami lakukan, menghasilkan kesimpulan bahwa praktik jual beli saham syari’ah di PT Phintraco Securities sudah sesuai dengan apa yang dijadikan standar baik menurut Alqur’an, Alhadits, Ijma’ para ‘ulama maupun undang-undang yang berlaku di IndonesiaKata Kunci : Praktik Jual Beli Saham Syari’ah, Saham Syari’ah, Hukum Islam   AbstractShariah shares as an Islamic financial instrument is a new product in the world of Islamic economics. Companies that want to issue shares must be through the selection of shariah conducted by the Financial Services Authority along with the National Shari'ah Council. Selection includes the form of business, company production, and financial management. If the form of business of a company is considered contrary to the principles of shari'ah, then the shares of the company also does not include Shari'ah shares. The 'ulama, in this case the National Shari'ah Council-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) issued a fatwa on the principles of shari'ah that should be applied in the sale and purchase of Shariah shares.            Along with the development of Shari'ah shares, PT Phintraco Securities which is one of the brokers / sharebrokers, has been certified by the National Shari'ah Board (DSN-MUI) to practice the sale and purchase of syari'ah shares in the syari'ah capital market. PT Phintraco Securities itself already has a supporting application for investors to conduct stock transactions shari'ah online. In practice, PT Phintraco Securities charges its customers with wage fees for the provision of the service, which Ujroh later called. With this application, practices that are contrary to Shariah principles can be controlled. Because this application has an Auto Rejact system and cancel any otomoatis transactions that are considered harmful to other parties.In the viewpoint of Islamic religion based on analysis we have done, the conclusion that practice of buying and selling Shari'ah shares in PT Phintraco Securities is in accordance with what is used as a good standard according to Alqur'an, Alhadits, Ijma 'para' ulama or law applicable in IndonesiaKeywords: practice of shari'ah share buy and sell, shari'ah share, Islamic Law.
GOOD GOVERNANCE DALAM TATA KELOLA PEREKONOMIAN MEMACU PADA PERTUMBUHAN EKONOMI RAKYAT Handayani, Tri
Jurnal Iqtisad Vol 3, No 1 (2016): iqtisad
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.057 KB) | DOI: 10.31942/iq.v3i1.2458

Abstract

Abstrak Kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh pengelolaan dalam sistem tata kelola pemerintahan yang baik. Good governance merupakan sebuah konsep dalam tata kelola pemerintahan yang mendasarkan pada pengelolaan negara yang bersih, amanah dan jujur. Manajemen pengelolaan dalam sistem tata kelola perekonomian merupakan hal terpenting guna memajukan konsep maupun program ekonomi kerakyatan. Konsep dasar yang perlu ditekankan adalah koperasi sebagai soku guru perekonomian rakyat, di mana sistem tata kelolanya mengacu pada pasal 33 UUD 1945. Penerapan good governance akan mendukung pemerataan dalam pelaksanaan pembangunan maupun pemerataan hasil-hasil pembangunan. Dengan demikian pertumbuhan dapat dinikmati oleh seluruh rakyat sehingga kesejahteraan rakyat yang menjadi tujuan pembangunan ekonomi nasional dapat terwujud.Kata Kunci: good governance, pertumbuhan, ekonomi AbstractThe progress of a nation is determined by the management in a good governance system. Good governance is a concept in goverment management based on the country management that are clean, trustworthy and honest. The management in economical system is the most important to advance the concept and the populist economic program. The basic concept that needs to be emphasized is cooperative as a stake holder for people, where the governance system refers to Article 33 of UUD 1945. The implementation of good governance will support the equalization in development or in the result of the development. Thus the growth of the development can be enjoyed by all people, so the welfare of the people will become the goal of economic development can be realized.Keywords: good governance, growth, economic

Page 2 of 4 | Total Record : 39