Articles
9
Articles
PENINGKATAN AKTIVITAS GURU DAN KEMAMPUAN MENGOLAH NILAI MELALUI PELATIHAN BERBANTUAN MICROSOFT EXCEL PADA GURU-GURU SDN 1 MAGELUNG

Trimo, Trimo

PROGRES Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : PROGRES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian tindakan sekolah ini bertujuan untuk mengetahui dan meningkatkan: (1) aktivitas guru melalui pelatihan berbantuan microsoft excel pada Guru-Guru SDN 1 Magelung tahun pelajaran 2012/2013, dan (2) kemampuan guru dalam mengolah nilai melalui pelatihan berbantuan microsoft excel pada guru-guru SDN 1 Magelung tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian tindakan sekolah ini dilaksanakan di SDN 1 Magelung Kecamatan Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal pada semester I tahun pelajaran 2012/2013 selama 6 bulan (Juni s.d. November 2012), dengan subjek penelitian berjumlah 15 guru. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus, tiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan dengan kegiatan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi untuk mengetahui aktivitas guru dan kemampuan guru dalam mengolah nilai. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat peningkatan aktivitas guru melalui pelatihan berbantuan microsoft excel pada Guru-Guru SDN 1 Magelung tahun pelajaran 2012/2013. Siklus I skor aktivitas guru sebesar 76 (baik), meningkat menjadi 80 (baik) pada siklus II, dan meningkat lagi menjadi 93 (sangat baik) pada siklus III, (2) terdapat peningkatan kemampuan guru dalam mengolah nilai melalui pelatihan berbantuan microsoft excel pada guru-guru SDN 1 Magelung tahun pelajaran 2012/2013. Hal tersebut diketahui dari peningkatan rata-rata kemampuan guru dalam mengolah nilai, siklus I sebesar 66 (cukup), meningkat menjadi 80 (baik) pada siklus II, dan meningkat lagi menjadi 92 (sangat baik) pada siklus III.

UPAYA MENINGKATKAN 7K DI SEKOLAH MELALUI KEGIATAN REUSE, REDUCE, DAN RECYCLE (3R) DI SMP NEGERI 1 TEGOWANU KABUPATEN GROBOGAN TAHUN PELAJARAN 2010/2011

Hartanto, Tn

PROGRES Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : PROGRES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilandasi oleh sebuah kenyataan bahwa kebersihan di SMP Negeri 1 Tegowanu Kabupaten Grobogan selama ini tidak dapat maksimal. Sampah berserakan di mana-mana. Tempat sampah yang sudah tersedia tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal. Kamar mandi/WC siswa terlihat kotor dan bau tidak sedap. Di beberapa lokasi halaman, pekarangan, dan kebun sekolah terlihat kotor karena bekas untuk membakar sampah. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah (1) Apakah dengan program kegiatan Reuse, Reduce, dan Recycle (3R) dapat meningkatkan 7K di SMP Negeri 1 Tegowanu, dan (2) seberapa besar peningkatan 7K setelah dilaksanakan program kegiatan Reuse, Reduce, dan Recycle (3R) di SMP Negeri 1 Tegowanu. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah (a) untuk memperoleh informasi yang akurat apakah melalui program kegiatan Reuse, Reduce, dan Recycle (3R) dapat meningkatkan 7K di SMP negeri 1 Tegowanu dan (b) untuk memperoleh informasi yang akurat mengenai besarnya peningkatan 7K setelah dilaksanakannya kegiatan program kegiatan Reuse, Reduce, dan Recycle (3R) di SMP Negeri 1 Tegowanu. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah (PTS). Teori yang dipakai dalam penelitian ini meliputi teori-teori tentang hasil belajar, hal-hal yang mempengaruhi hasil belajar, pengertian 7K, pengertian 3R dalam pengelolaan sampah, penciptaan budaya bersih di sekolah, dan dampak lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa. Penelitian berlangsung selama dua siklus. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data penelitian diperoleh dengan pengamatan dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui kegiatan 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle), 7K di SMP Negeri 1 Tegowanu meningkat.

Peningkatan Hasil Belajar IPS Materi Masa Penjajahan Belanda dan Jepang dengan Menggunakan Metode Questions Flag pada Siswa Kelas V SDN Tawangmas 01 Semarang Tahun Pelajaran 2012/2013

Rustantiningsih, Ny

PROGRES Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : PROGRES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya guru dalam meningkatkan hasil belajar IPS materi “masa penjajahan Belanda dan Jepang” dengan menggunakan media Questions Flag pada siswa kelas V SDN Tawangmas 01 Semarang. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V SDN Tawangmas 01 Semarang dengan jumlah siswa 34. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan 2 (dua) siklus. Masing-masing siklus terdiri atas kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data menggunakan tes dan non-tes. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penggunaan media Questions Flag secara optimal dapat meningkatkan hasil belajar IPS materi “masa penjajahan Jepang dan Belanda” pada siswa kelas V SDN Tawangmas 01 Semarang. Peningkatan tersebut dapat dibuktikan dari ketercapaian indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas dan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar IPS dari siklus I sebesar 73 menjadi 81 pada siklus II. Sedangkan untuk pencapaian ketuntasan belajar individual, siklus I sebesar 71% dan siklus II sebesar 85%, (2) Penggunaan media Questions Flag secara optimal dapat merubah perilaku siswa dalam pembelajaran IPS materi “masa penjajahan Jepang dan Belanda” pada siswa kelas V SDN Tawangmas 01 Semarang . Perubahan tersebut dapat dilihat dari terciptanya enjoyable learning. Siswa lebih bersemangat dalam pembelajaran, aktif dalam melaksanakan tugas, mampu menjawab pertanyaan, cepat dalam melaksanakan tugas, tepat dalam mengerjakan tugas, dan yang paling utama hasil belajar siswa juga meningkat.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL TEKNIK BERMAIN MENGGUNAKAN KARTU “BILANGAN KUBIK-AKAR PANGKAT TIGA” SISWA KELAS VI SD NEGERI 02 SIDOMULYO TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Nuredi, Casto

PROGRES Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : PROGRES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

playing by learning bermain untuk belajar. Manusia secara kodrati dikatakan sebagai Homo luden makhluk bermain.Dan memang sehatinya kecenderungan manusia adalah untuk bermain. Kami mencoba untuk mengadakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan cara bermain kartu playing card yaitu kartu edukatif yang didesain sebagai kartu bilangan. Permainan ini menerapkan pembelajaran konstektual sebagai bagian dari Quantum math learning (QML). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan besaran peningkatan hasil belajar dan keaktifan belajar peserta didik kelas VI SD Negeri 02 Sidomulyo, kec. Lebakbarang, Kab. Pekalongan pada kompetensi dasar akar pangkat tiga suatu bilangan kubik yang telah mendapat perlakuan pendekatan konstektual learning berorientasi Quantum Math Learning dengan teknik bermain. Skenario pembelajaran dimulai dari konteks kehidupan nyata (daily life) peserta didik yang gemar bermaian. Bermain ini digunakan sebagai sarana pembelajaran. Dengan cara bermain diketahui hasil penelitian bahwa ini dapat meningkatkan minat peserta didik Dalam pembelajaran kompetensi dasar akar pangkat tiga suatu bilangan kubik dan dari hasil tes diperoleh data bahwa nilai rata-rata peserta didik mengalami peningkatan pada kondisi sebelum tindakan yaitu 61,1 persen menjadi 76,8 persen pada siklus I dan 86,6 persen pada siklus II. Hal ini menunjukkan peningkatan yang cukup besar yaitu 15,8 persen pada siklus I dan 25,5 persen pada siklus II. Setelah perbaikan tindakan pada siklus II terjadi peningkatan dari siklus I sebesar 9,7 persen. Nilai tertinggi mengalami peningkatan dari 8 pada siklus I menjadi 10 pada Siklus II. Kata kunci :Pendekatan kontekstual, teknik bermain, kartu kubik, keaktifan belajar

Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi Berbahasa Jawa (Geguritan) Melalui Media VCD Peristiwa Menyentuh Hati dan Teknik Tangpitu (tangkap, pikir, tulis) pada Siswa Kelas IXA SMP Negeri 1 Weleri Tahun Ajaran 2012/2013

Romdonah, Ny

PROGRES Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : PROGRES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Berdasar kurikulum Mulok bahasa Jawa, melalui pembelajaran bahasa Jawa diharapkan siswa terampil mengemukakan gagasan dan perasaannya secara lisan maupun tulis melalui pengembangan keterampilan imajinatif. Salah satu keterampilan imajinatif tersebut yakni menulis puisi berbahasa Jawa (geguritan). Kenyataan di lapangan menunjukkan siswa kelas IXA SMP Negeri 1 Weleri pada tahun ajaran 2012/2013 banyak yang mengalami kesulitan dalam menulis geguritan. Kesulitan tersebut berupa pengembangan imajinasi terhadap peristiwa yang dialami dan dilihatnya. Kondisi awal menunjukkan dari 27 siswa, baru 14 siswa yang dapat menulis geguritan dengan baik. Ini berarti ketuntasan belajar belum tercapai karena ketuntasan baru 51,83%, sedangkan ketuntasan belajar dikatakan tercapai jika sebesar 85%. Rendahnya keterampilan siswa dalam menulis geguritan dikarenakan kurangnya pemahaman siswa tentang geguritan dan cara penulisannya serta guru tidak menggunakan media dan teknik pembelajaran yang dapat menumbuhkan kreativitas dan mempermudah pengimajinasian peristiwa. Berdasar hal tersebut, dalam penelitian ini dikaji dua permasalahan, yakni: (1) berapa besar peningkatan keterampilan menulis puisi berbahasa Jawa (geguritan) siswa kelas IXA SMP Negeri 1 Weleri tahun ajaran 2013/2013 dengan menggunakan media VCD peristiwa menyentuh hati dan teknik tangpitu (tangkap, pikir, tulis)? dan (2) bagaimana perubahan perilaku belajar siswa kelas IXA SMP Negeri 1 Weleri tahun ajaran 2013/2013 setelah digunakan media VCD peristiwa menyentuh hati dan teknik tangpitu (tangkap, pikir, tulis)? Sesuai dengan permasalahan, penelitian ini bertujuan menentukan besaran peningkatan keterampilan menulis puisi berbahasa Jawa (geguritan) siswa kelas IXA SMP Negeri 1 Weleri tahun ajaran 2013/2013 dengan menggunakan media VCD peristiwa yang menyentuh hati dan teknik tangpitu (tangkap, pikir, tulis) dan mendeskripsi perubahan perilaku belajar siswa kelas IXA SMP Negeri 1 Weleri tahun ajaran 2013/2013 setelah digunakan media VCD peristiwa menyentuh hati dan teknik tangpitu (tangkap, pikir, tulis). Dari analisis data secara kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis geguritan dengan menggunakan media VCD peristiwa yang menyentuh hati dan teknik tangpitu (tangkap, pikir, tulis). Pada tahap pra-siklus nilai rata-rata hasil tes mencapai 77,56. Hal tersebut meningkat sebesar 63,95% pada siklus I dengan nilai rata-rata sebesar 82,52. Kekurangan pada siklus I adalah kurang maksimalnya siswa dalam menghayati isi. Pada siklus II hasil tersebut meningkat sebesar 51,99% dengan nilai rata-rata sebesar 86,81. Dari analisis data secara kualitatif diperoleh hasil sebagian besar siswa tertarik dengan teknik dan media yang digunakan dalam penelitian ini. Berdasar hasil penelitian, peneliti menyarankan guru dapat menggunakan menggunakan media VCD peristiwa yang menyentuh hati dan teknik tangpitu (tangkap, pikir, tulis) dalam pembelajaran menulis geguritan agar mampu meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis geguritan. Kata kunci: keterampilan menulis, geguritan, media VCD peristiwa menyentuh hati dan teknik tangpitu (tangkap, pikir, tulis)

OPTIMALISASI MEDIA PEMBELAJARAN ( BUKTI NYATA PENANAMAN NILAI AGAMA DAN LANGKAH PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM )

Akhsanul Husna, Muhammad

PROGRES Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : PROGRES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Media pembelajaran merupakan sarana yang esensial dalam proses komunikasi, dimana peranannya untuk menyampaikan pesan dan materi yang diolah oleh pengirim pesan kepada penerima pesan. Dalam kacamata pendidikan, media berfungsi sebagai sarana penjelas dan pembantu untuk memahami materi yang disampaikan dalam proses interaksi dan komunikasi yang terjadi dalam pembelajaran. Media bisa berbentuk audio, visual, maupun audiovisual, dimana penggunaannya disesuaikan dengan tingkat kebutuhan pada pembelajar, juga tingkat psikologi belajar pada usia mereka. Urgensitasnya perlu mendapatkan perhatian yang serius di lingkup pendidikan agama Islam, dimana dalam pendidikan agama Islam sering terjadi proses pembelajaran klasikal (konvensional), tanpa ditemukannya media yang tepat dan inovatif. Padahal spirit penggunaan media telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Ketika proses dakwah beliau dan penanaman nilai – nilai agama Islam. Bahkan Al Qur’an dalam ayat – ayat-Nya menganjurkan untuk memilih media yang sesuai guna mencapai tujuan dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan. Pemakaian media yang tepat dan inovatif akan menciptakan minat belajar siswa, menyambungkan pesan secara emosional, meningkatkan daya ingat, dan semua itu merupakan kondisi psikologis pembelajar yang sudah semestinya menjadi fokus perhatian setiap pendidik. Karena pembelajar adalah tolak ukur keberhasilan suatu proses pembelajaran secara komprehensif. Kata Kunci : Media, Pembelajaran Agama, Penanaman Nilai

MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR ANAK AUTIS MELALUI BERBASIS METODE ABA (APPLIED BEHAVIOUR ANALYSIS) LOVAAS

Fatkuroji, Tn

PROGRES Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : PROGRES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kebutuhan belajar anak autis adalah dengan bantuan media visual, tetapi fasilitas multimedia yang dapat mendukung pembelajaran tersebut kurang diperhatikan dan dikembangkan. Akibatnya muncul kesulitan dalam meningkatkan kualitas belajar mereka. Tulisan ini bertujuan mendefinisikan kebutuhan belajar anak autis,dengan Metode ABA Lovaas sesuai kebutuhan belajar anak autis untuk meningkatkan kualitas belajarnya. Untuk memahami karakter anak autis, yang diperlukan antara laina; menggali kebutuhan belajarnya dan penerapan metode ABA Lovaas dalam pembelajaran. Selain itu hal yang tidak kalah penting adalah, bahwa peningkatan kualitas belajar anak autis sangat variatif tergantung spektrum yang dimilikinya, sehingga terjadi perbedaan respon tiap-tiap anak yang sulit digeneralisasikan. Kata Kunci : kualitas belajar, autis, ABA Lovaas.

PENDIDIKAN ISLAM DAN HUMANISME (AKTUALISASI HUMANISME DALAM PENDIDIKAN ISLAM)

Fad, M. Farid

PROGRES Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : PROGRES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Aspek mendasar dari pendidikan Islam adalah upaya melahirkan insan kamil. Dunia pendidikan Islam terbebani dengan asumsi positif bahwa pendidikan Islam sebagai suatu kegiatan yang mulia, sakral, mengandung kebijakan, dalam kenyataannya masih jauh dari nilai-nilai kemanusiaan. Akibatnya, pendidikan Islam belum mampu melahirkan sosok manusia yang mengedepankan sisi-sisi kemanusiaan (humanisme) nya.

PERAN PEREMPUAN DALAM MENGENTASKAN KEMISKINAN MELALUI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DI DUSUN GAMBANG DESA JUWANGI BOYOLALI JAWA TENGAH

Hernawati, Sari

PROGRES Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : PROGRES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini memusatkan perhatian ke sebuah dusun yang jauh dari kabupaten sehingga akses untuk ke pemerintahan kabupaten sering mengalami kendala. Dusun Gambang merupakan salah satu dusun yang berada di wilayah Kelurahan Juwangi Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali. Secara geografis, dusun yang memiliki 9 (sembilan) RT dan 1 RW tersebut tersebut merupakan daerah yang paling utara di Kabupaten Boyolali. Bahkan, masyarakat daerah tersebut lebih mengenal Purwodadi daripada Boyolali. Hal tersebut lantaran daerah yang bertanah kapur itu berbatasan dengan Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan. Kondisi masyarakat pun sangat plural, dari tingkat pendidikan orangtua, mata pencaharian, ragam budaya, interaksi sosial, dan kehidupan beragama. Hal menarik yang dapat ditindakkritisi di Dusun Gambang adalah adanya budaya menyekolahkan anak yang relatif statis. Informasi awal yang diperoleh di lapangan menunjukkan bahwa di era 1990 an, masyarakat Dusun Gambang belum memiliki budaya menyekolahkan anaknya setelah lulus dari SD. Mulai tahun 2005-an, lambat laun masyarakat sudah berupaya untuk menyekolahkan anaknya sampai SMP. Keadaan ekonomi masyarakat Dusun Gambang, Desa Juwangi masih bertumpu pada ketersediaan alam yang ada, sedangkan dusun gambang terletak di daerah pinggiran hutan, yang menjadikan lahan pertanian tidak begitu subur, karena keadaan tanah yang berkapur. Masyarakat lebih mengandalkan hasil hutan yang milik pemerintah, dengan mencari kayu bakar, daun jati dan batu-batuan yang tersedia di hutan. Perkejaan mencari kayu, daun dan batu-batuan di hutan banyak dilakukan oleh kaum perempuan, karena para kaum pria lebih banyak yang merantau keluar daerah Gambang, yang hanya pulang dalam waktu minimal satu tahun sekali. Kaum perempuan Dusun Gambang mempunyai peran yang sangat strategis, karena kebanyakan dari mereka merupakan single parent dalam mengasuh dan memberikan pemahaman kepada anak-anaknya, termasuk dalam pengelolaan ekonomi keluarga karena ditinggal merantau oleh suaminya. Dalam hal ini kaum perempuan memiliki peran ganda di lingkungan keluarganya. Kata Kunci: Peran, Perempuan, Sumber Daya Manusia, Pendidikan