cover
Filter by Year
Articles
33
Articles
​
DISEMINASI BAHAN AJAR IPA BERVISI SETS

Farda, Ummu Jauharin, Rinjani, Ersila Devy

MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Vol 9, No 2 (2018): MAGISTRA
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendiseminikasikan pengembangan bahan ajar cetak IPA bervisi SETS yang memenuhi kriteria valid dan efektif. Metode penelitianyang digunakan dalam penelitian ini Research and Development (R&D) dari empattahap yang disederhanakan menjadi tiga tahap, yaitu; (1) pendefinisian (define), (2)perancangan (design), dan (3) pengembangan (development). Subyek penelitian inisiswa kelas IV SDN Kalibanteng Kidul 03. Teknik pengumpulan datamenggunakan wawancara, tes, observasi, angket. Teknik analisis datamenggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Karakteristik bahan ajarcetak IPA bervisi SETS adalah menggabungkan antara materi sumber daya alamdengan unsur-unsur Science, Environment, Technology, and Society. Hasilpengembangan bahan ajar cetakvalid dan efektif. Skor validasi dalam kategorisangat baik. Skor keefektifan bahan ajar cetak terlihat dari hasil belajar, ketuntasanhasil belajar, peningkatan hasil belajar, aktivitas guru dan aktivitas peserta didik.Berdasarkan hasil dan pembahasan dalam penelitian pengembangan pembelajaranIPA SD bervisi SETS, disarankan; bahan ajar cetak IPA bervisi SETS dalamkompetensi sumber daya alam telah dikembangkan dengan hasil valid dan efektif,maka perlu dilakukan uji coba dalam skala lebih luas dan guru dapat menggunakanbahan ajar cetak IPA bervisi SETS sebagai suplemen untuk proses pembelajaran.Kata Kunci: Diseminasi, Bahan Ajar IPA, Visi SETSAbstractThe goal of this research is to disseminate the improvement of IPA printedteaching material in Science, Environment, Technology, Society (SETS) visionwhich fulfill valid criteria and effective. The method in this research is Researchand Development (R&D). Actually it has four steps but we simplify it become threesteps, they are define, design, and development(R & D). Actually it has 4 steps butwe simplify become 3 steps, they are devine , design, and development. The subjectof this research is fourth grader student of SDN kalibanteng kidul 03. Thetechnique of data collection using interview, test, observation, questionnaire. Thecharacteristic of IPA printed teaching material in sets vision is combining betweennatural science material with elements of science, environment, technology, andUmmu Jauharin F, Ersila Devy R Diseminasi Bahan Ajar IPA...2 MAGISTRA - Volume 9 Nomor 2 Desember 2018society. The result of printed teaching material is valid and effective. Validationscore in very good category. The effectiveness score of printed teaching materialcan be seen in learning result, learning complitenees, learning improvement,teacher and student activity. Based on the result and discussion in the research oflearning improvement of IPA in SETS vision in natural resource, competencealready improved with valid and effective result, so it need to be tried in widerscale and teacher can used IPA printed mterial in SETS vision as suplement forlearning process.Keywords: dissemination, IPA teaching material, SETS vision

TRIPUSAT PENDIDIKAN SEBAGAI LEMBAGA PENGEMBANGAN TEORI PEMBELAJARAN BAGI ANAK

Agustini, Ni Made Sri

MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Vol 9, No 2 (2018): MAGISTRA
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

AbstrakTripusat pendidikan adalah tiga pusat pendidikan yang terdiri dari lingkungan pendidikankeluarga, sekolah dan masyarakat yang secara bertahap dan terpadu mengemban suatutanggung jawab dalam pengembangan teori pembelajaran pada anak. Lingkungan keluargayang merupakan lingkungan pertama dan dianggap sebagai peletak dasar pendidikan anakyang sekaligus awal dari pendidikan yang akan ditempuh selanjutnya serta sangat berperandalam pembentukan kepribadian. Pendidikan di sekolah mempunyai dasar, tujuan, isi, metodedan syarat-syarat lain yang disusun secara sistematis dalam bentuk kurikulum dan dianggapsebagai peletak dasar pengetahuan ilmiah. Pada pendidikan di masyarakat, seorang anak akanmerealisasikan sejumlah teori pendidikan dan pengajaran yang pernah diajarkan dalamlembaga pendidikan sebelumnya. Anak akan mengaktualisasikan dan melibatkan diri dalamlingkungan masyarakat. Penerapan tripusat pendidikan sangat mempengaruhi pengembanganteori pembelajaran pada anak yang dilaksanakan secara terpadu dapat menjadikan anakmemiliki kepribadian yang utuh dan bertanggung jawab. Anak akan memilikiprofesionalisme yang merupakan modal utama untuk terjun ke masyarakat. Oleh karena itu,tripusat pendidikan merupakan suatu rangkaian sistem yang terpadu dalam melaksanakanproses pendidikan yang dapat mengantar peserta didik untuk mencapai kedewasaannya yangdapat berguna bagi nusa dan bangsa.Kata Kunci: Tripusat Pendidikan, Lembaga Pengembangan Teori Pembelajaran, Anak.AbstractThree-centered education is three center education which consist of family educationenvirontment, school and society which gradually and integrated carrying out a responsiblein improvement of learning theory for children. Family is the first environment andconsidered as basic of children educaation at once the early education which can they takenext and having role in personality formation. Education in school has basic, goal, content,method and other requirements which are set systematically in curriculum and considered asbasic of scientific knowledge. Education in society, a child will realize some education theoryand their learning that they get from their previous education. Children will actualized andinvolving themselves in society environtment. The implementation of three-centerededucation is very influencial the improvement of learning theory on choldren whichconducted integratedly can make the children will have profesionalism as main capital totake part on society. Therefore, three-centered education is an integrated series system inconducting education process which can take the learners reach their maturity and usefullfor their nation.Keywords: three-centered education, institution of learning theory improvement, children

PENDIDIKAN LITERASI BERBASIS NILAI BAGI SISWA SEKOLAH DASAR; STUDI ANALISIS NOVEL SEBELAS PATRIOT

Susilowati, Desy Nursalena

MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Vol 9, No 2 (2018): MAGISTRA
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah : (1) Mendeskripsikan hasil analisis nilai-nilai yang telahditemukan dalam novelSebelas Patriot sebagai bahan literasi membaca yang mendidikbagi siswa (2) Mendeskripsikan relevansi nilai-nilai dalam novelSebelas Patriot dengannilai-nilai karakter sebagai bahan literasi membaca yang mendidik bagi siswa SekolahDasar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini melibatkan kepalasekolah, guru dan siswa kelas V. Data dalam penelitian ini diperoleh dari observasi,wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikemukakan sebagaiberikut: (1) Novel Sebelas Patriot mengandung nilai karakter yang meliputi religius, jujur,toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan,cinta tanah air, menghargai prestasi, persahabat/komunikatif, cinta damai, gemarmembaca, dan tanggung jawab; (2) Relevansi nilai-nilai yang terkandung dalam novelSebelas Patriot dengan nilai karakter.Kata Kunci: Pendidikan Literasi, Berbasis NilaiAbstractThe goals of this study are : (1) describing the result of analysis values are found in novel“ sebelas patriot” as educated literacy material for student. (2) describing the relevancevalues in novel “ sebelas patriot “ with character values as educated literacy material forelementary school student. The kind of this reseaceh as descriptive qualitative. Thisresearch involving the headmaster, teachers and fifth grade student. The data is obtainedby observation, inteview and documentation. Based on the result of this research, can beconcluded as follows : (1) novel “ sebelas patriot “ contains character values that cover :religious, honest, tolerance, dicipline, hard work, creative, independent, curious,nationalism, love the country, appreciate the achievement, friendship/communicative,peace, love reading, and responsible. (2) the relevance values in novel “ sebelas patriot“ with character values.Keyword : Literacy eduation, value based

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN CLT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA AKTIF BAHASA INGGRIS BERBASIS NILAI-NILAI KARAKTER BERBAHASA

Widagdo, Arif

MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Vol 9, No 2 (2018): MAGISTRA
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

AbstrakBerbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa Inggris yang sangat penting dalamkomunikasi lisan yang berkualitas dari sisi konten kalimat dan karakter (kesantunan) berbahasa.Penelitian ini berawal dari permasalahan mahasiswa PGSD FIP UNNES (sekitar 70%)memiliki kemampuan berbicara (speaking) bahasa Inggris yang masih kurang bagus. Tujuandari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi active speaking mahasiswa melaluimodel Communicative Language Teaching (CTL) dalam proses kegiatan pembelajaran matakuliah bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CommunicativeLanguage Teaching dapat meningkatkan kompetensi active speaking mahasiswa dalam proseskegiatan pembelajaran mata kuliah bahasa Inggris di PGSD yang berbasis konservasi nilainilai karakter (berbahasa). Indikator active speaking (keaktifan berbicara secara aktifkomunikatif). Dalam proses pembelajaran, keterampilan active speaking menjadi fokus utamapenelitian tindakan ini, dimana desain pembelajaran melibatkan empat kompetensikomunikatif yaitu: kompetensi gramatikal, kompetensi sosiolinguistik, kompetensiwacana/discourse, dan kompetensi strategi. Dilihat dari hasil penilaian siklus I ada peningkatanrara-rata kelas. Nilai rata-rata kelas pada pra tindakan yaitu 68,77 pada siklus I meningkatmenjadi 76,38. Dan hasil penilaian siklus II menunjukan adanya peningkatan rara-rata kelasyang cukup signifikan, dimana nilai rata-rata kelas pada siklus I yaitu 76,38 pada siklus IImeningkat menjadi 82,20.Kata Kunci: Bahasa Inggris, CLT, Active Speaking, Nilai Karakter BerbahasaAbstractSpeaking is one of skills in English which very important for spoken communication, contentside of sentence and speak in character (politeness). This research start from problem of PGSDstudent in FIP UNNES (around 70%) have lack of English skill. The goal of this research is toimprove the competence of student’ active speaking through communicative languangeteaching (CLT) model in learning process of English course. The result show that theimplementation of communicative languange. Teaching can improve the competence ofstudent’s active speaking in English course of PGSD based on conservation of character valueArif Widagdo Penerapan Model CLT...65 MAGISTRA - Volume 9 Nomor 2 Desember 2018( speak in ). Indicator of active speaking skill become main focus in this action research, wherethe learning design involving four communicative competencies, they are : grammatical,socialinguistic competence, discourse competence and strategy competence. Seen by the resultof cycle I, there is improvement score in class average. Average score on pra treatment is68,77, on cycle 1 increase become 76,38. And the result of scoring on cycle II shows the isimprovement on significant average, where class average score on cycle I is 78,38 on cycle IIincrease become 82,20Keywords: English, CLT & active speaking, character values in language

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CIRCUIT LEARNING PADA SISWA KELAS V

Bikhurin’in, Oktafina, Husna, Asma’ul, Martanti, Fitria

MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Vol 9, No 2 (2018): MAGISTRA
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

AbstrakPenelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa khususnyamata pelajaran IPS melalui model pembelajaran circuit learning. Penelitian ini merupakanpenelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di MI Wonoyoso Pringapus kecamatanPringapus Kabupaten Semarang dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas V yangberjumlah 16 siswa, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 4 siswa perempuan. Penelitiandilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus penelitian terdiri dari tahap perencanaan,pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi,dan wawancara. Hasil penelitian sebagai berikut: kondisi awal pra siklus menunjukkanbahwa rata-rata hasil belajar siswa yaitu 33,4 dan belum ada siswa yang tuntas mencapainilai KKM (70), siklus I nilai rata-rata hasil belajar meningkat 45,9 dengan ketuntasanklasikal 6,2% karena hanya 1 siswa yang tuntas mencapai KKM (70), dan pada siklus II nilairata-rata hasil belajar meningkat lagi dengan rata-rata hasil belajar 83,1 dan ketuntasanklasikal mencapai 81,2% sehingga penelitian ini dikatakan berhasil. Berdasarkan perolehantes formatif yang terus mengalami peningkatan tiap siklus tersebut, dapat disimpulkan bahwahasil belajar IPS dapat ditingkatkan melalui penggunaan model circuit learning pada siswakelas V MI Wonoyoso Pringapus.Kata Kunci: Hasil Belajar, IPS, Model Pembelajaran Circuit LearningAbstractThe goal of this classroom action research is to improve the students learning resultespecially on IPS lesson through circuit learning model. This research is classroom actionresearch which conducted in MI Wonoyoso Pringapus, kecamatan Pringapus, KabupatenSemarang and the subjects are 16 students of fifth grade, consist of 12 male students and 4female students. This research conducted in 2 cycles, each cycle consist of planning,implementation, observation and reflection. Technique of data collection using test,observation, and interview. The result of this research as follow : early condition beforecycle show that the average of students’ learning result was 33,4 and no one reached thecompleteness (70), cycle 1 the average score of learning result increased become 45,9 withclassical completeness 6,2% because only one student reached the completeness (70), and oncycle 2 the average score increased again with the learning result was 83,1 and classicalcompleteness until 81,2% and this research can be said success. Based on the test formativeresult which always increase in every cycle, can be concluded that the learning result of IPSUpaya Meningkatkan Hasil Belajar …89 MAGISTRA - Volume 9 Nomor 2 Desember 2018Oktafina B., Asma’ul H., FitriaM.can be increased by the use of circuit learning model for fifth grade in MI WonoyosoPringapus.Keywords : learning result, IPS, circuit learning model

KOMPETENSI PEDAGOGIK PESERTA PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN

Imron, Ali, Putri, Linda Indiyarti

MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Vol 9, No 1 (2018): MAGISTRA
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK Pedagogik merupakan salah satu kompetensi yang wajib dimiliki oleh guru. PGMI Universitas Wahid Hasyim merupakan bagian dari agen pendidik yang disiapkan untuk memenuhi target outcome menjadi pendidik profesional. Fokus penelitian ini adalah bagaimana kemampuan kompetensi pedagogik mahasiswa peserta PPL tahun pelaksanaan 2018 sesuai dengan indikator ketercapaian.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dan dieksplorasikan melalui data kuantitatif. Pada penelitian ini menggunakan rangka kerja Milles dan Huberman dan difokuskan melalui logika induktif dalam menarik kesimpulan dari data yang ada. Kedudukan peneliti dalam penelitian ini sebagai instrumen penelitian artinya peneliti dimaksudkan sebagai alat pengumpul data.Hasil analisis menunjukkan bahwakompetensi pedagogik mahasiswa praktikan berkatogori baik. Hal ini ditunjukkan pada interpretasi skor sebesar 76,56%. Peran dan fungsi guru pamong dan Dosen Pembimbing Lapanganmampu memberikan arahan guna meningkatkan kualitas kompetensi pedagogik mahasiswa.Kata kunci: Kompetensi Guru; Pedagogik; PPL.Pedagogic is one of competencies that should be owned by a teacher. Study program of Education of Islamic Elementary School Teacher (PGMI) in Wahid Hasyim University is a part of educator agent which are set to fulfill outcome product become professional educator. Focus of this research is how the pedagogic competency ability of college student as Field Experience Program (PPL) participants in 2018 according to achievement indicator. This research used descriptive qualitative research and explored by quantitative data. This research used Milles and Huberman framework and focused in inductive logical for concluded the data. The researcher in this research was as research instrument. It means reseacher as data collection tool. The result of the analysis showed that pedagogic competency in PPL participants are in good category. It is showed in score interpretation 76,56%. Role and function of tutor teacher and field mentor lecturer (DPL) are able to give instruction to improve the quality of pedagogic competency in college student.Keywords: teacher competency; pedagogic; PPL

MEMBANGUN IKLIM BELAJAR EFEKTIF MELALUI METODE HYPNOTEACHING DI MADRASAH IBTIDAYAH

Taslim Syahlan, Ma'as Shobirin,

MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Vol 9, No 1 (2018): MAGISTRA
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak Efektivitas pembelajaran menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan keberhasilan proses pembelajaran, khususnya bagi peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Untuk mewujudkan hal tersebut, maka diperlukan beberapa upaya konkrit melalui penggunaan metode pembelajaran tertentu, salah satunya adalah  metode Hypnoteaching. Metode ini benar-benar mampu menumbuhkan semangat dan perhatian peserta didik dalam menciptakan suasana belajar efektif di kelas. Problematika yang terjadi di kelas akan dapat dipecahkan melalui penggunaan metode pembelajaran ini. Tujuan dalam penulisan artikel ini adalah untuk memahami hypnoteaching sebagai metode pembelajaran di MI, mengetahui faktor dan urgensi penggunaan metode hypnoteaching dalam pembelajaran serta penerapan metode ini dalam proses pembelajaran. Melalui tulisan ini, diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi guru untuk mengembangkan kemampuan pedagogik dalam proses belajar mengajar. Selain itu, metode ini dapat mengubah interaksi pembelajaran dari yang pasif menjadi aktif dan meningkatkan kemampuan peserta didik di MI untuk memahami materi pembelajaran di kelas.Kata Kunci: Belajar, Efektif, Hypnoteaching Abstract Learning effectiveness becomes one of the siginificance factor in creating the success of learning process, especially for student of Mdarasah Ibtidaiyah. To realize it, it is needed some real efforts by using a certain learning methods. One of themis hypnoteaching method. This method is really be able to improve motivation and student’s attention to create leaning situation effectively in classroom. The problems which is happened in class can be solved by u using this method. The purposes of this writing are to understand hypnoteaching as learning method at Madrasah Ibtidayah, to know the factors and the significance of using hypnoteaching method in learning and implementation of this method in learning process. Through this writing, it is hoped be able to give possitive contribution for teacher to develop pedagogical competence in teaching learning process. In other side, this method is able to change learning interaction from passive to be active and increasing studnet’s ability at Madrasah Ibtidaiyah for understanding the learning material in classroom.Keyword: Learning, Effective, Hypnoteaching

ANALISIS KORELASI MINAT BACA DENGAN KEMAMPUAN MENEMUKAN POKOK PIKIRAN PARAGRAF PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Khusnul Fajriyah, Ella Marita Finisea,

MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Vol 9, No 1 (2018): MAGISTRA
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

AbstrakLatar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya minat baca dan kemampuan menemukan pokok pikiran paragraf. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi minat baca dengan kemampuan menemukan pokok pikiran paragraf kelas IV SD Negeri 03 Kedungrejo Kabupaten Grobogan. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 03 Kedungrejo Kabupaten Grobogan tahun pelajaran 2017/ 2018. Sampel yang diambil adalah 26 siswa kelas IV dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Data penelitian ini diperoleh melalui angket dan tes. Uji prasyaratan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas dan uji linieritas. Teknik analisis pengujian hipotesis menggunakan analisis korelasi dengan rumus product moment. Hasil analisis korelasi sederhana, diperoleh hasil rhitung 0,832, sedangkan rtabel pada taraf signifikan 5% dan N= 26 adalah sebesar 0,386. Hasil analisis tersebut terlihat bahwa nilai rhitung lebih besar dari rtabel (0,832 > 0,386). Harga koefisien korelasi sebesar 0,832 mengindikasikan adanya hubungan yang positif antara minat baca dengan kemampuan menemukan pokok pikiran paragraf.Kata kunci: Kemampuan menemukan pokok pikiran paragraf, Membaca, Minat bacaAbstactThe background of this research is the low in reading interest and ability to find main idea of a paragraphs. The objectives of  this research is to know the correlation between reading interest with the ability to find main idea in a paragraph for the fourth grader of SD Negeri 03 Kedungrejo Grobogan District. This research is a correlation research with quantitative approach. The population of this study is all students of grade IV of SD Negeri 03 Kedungrejo Grobogan District in the 2017/2018 school year. Samples taken are 26 students of class IV by using saturated sampling technique. The data of this study were obtained through questionnaire and test. Prerequisite test of data analysis used in this research is normality test and linearity test. Analysis technique of hypothesis testing using correlation analysis with product moment formula. The results of simple correlation analysis, obtained result of coefficient correlation is 0.832, while rtable at a significant level of 5% and N = 26 is 0.386. The result of the analysis shows that the value of coefficient correlation is bigger than rtable (0,832> 0,386). The correlation coefficient price of 0.832 indicates a positive relationship between reading interest and the ability to find the paragraph mind.Keywords: Ability to find main idea in a paragraph, Reading, Reading interest

MENUMBUHKAN SOCIAL SKILL MELALUI ALAT PERAGA EDUKATIF ULAR TANGGA PAI PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Muhammad Natsir, Sukarman Ali As’ad

MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Vol 9, No 1 (2018): MAGISTRA
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

    Abstrak Tulisan ini merupakan paparan hasil dari sebuah penelitian studi kasus yang terjadi di beberapa Sekolah Dasar di Jepara. Fenomena yang ada adalah rendahnya social skill yang dimiliki oleh siswa sekolah Dasar di Jepara. Hal ini kemudian ditidak lanjuti dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UNISNU Jepara yang melibatkan SDN 3, 4, dan 5 Tahunan Jepara sebagai mitranya. Tujuan dari kegiatan ini adalah menumbuhkan social skill pada anak dengan menciptakan sebuah Alat Peraga Edukatif, yaitu APE Ular Tangga yang diterapkan pada mata pelajaran PAI. Kegiatan ini berlangsung selama dua tahun berturut-turut di lokasi yang sama. Dampak positif sebagi hasil dari program kegiatan ini adalah adanya perubahan perilaku sebagai indikasi tumbuhnya social skill pada siswa Sekolah Dasar di Jepara. Kata kunci: Social skill, permainan ular tangga                                                                    AbstractThis paper is a research of case study in some elementary schools in Jepara. The background of this paper is the low of social skill in elementary school student in Jepara. Easy access to social media can be seen by the hoisterous of information technology product. It has positive and negative impact. The positive impact is make life easier and distances is not a matter anymore, there is no problem in long distance communication and access to all information become easier. The negative impact of information technology progress cause addict and mental and another psycopathology dissorder. The goal of this activity is to grow social skill in student by creating educative learning media, it is Snakes and Ladders which apply in Islamic Education lesson. This activity applied for two years in the same place. The positive impact as the result of this program is behavoiur change as indicator the growth of social skill in elementary school student in Jepara.Keywords: social skill, snakes and ladders

ANALISIS PERKEMBANGAN KOGNITIF TERCAPAI PADA SISWA USIA DASAR

Witasari, Rinesti

MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Vol 9, No 1 (2018): MAGISTRA
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas tentang perkembangan kognitif siswa usia sekolah dasar, salah satu siswa kelas VI MI Ma’arif Krakal yang tercapai. Perkembangan merupakan proses berkesinambungan yang dimulai sejak dalam kandungan hingga mencapai dewasa. Dalam proses perkembangan inilah, individu akan melewati tiap tahap perkembangan untuk mencapai dewasa. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan induktif, karena sebelum melakukan penelitian, peneliti berangkat ke lapangan untuk mengumpulkan berbagai bukti melalui penelaahan terhadap fenomena, dan berdasarkan hasil penelaahan itu peneliti merumuskan teori dan fokus penelitian. Data diperoleh dari hasil wawancara observasi dan dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya siswa telah mencapai perkembangan kognitif, hal tersebut dapat dilihat melalui prestasi raport yang telah diraih. Salah satu hal yang mendukung perkembangan kognitif aadalah faktor lingkungan, dalam hal ini lingkungan keluarga sangat mempengaruhi pola perkembangan anak untuk menentukan cita-cita bagi dirinya.Kata Kunci: Perkembangan Kognitif; Siswa; Tercapai                                                      Abstract This research discuss about cognitive development in elementary school age, one of sixth grader of Ma’arif Krakal Islamic Elementary School (MI) achieved. Development is continuous process which start from womb until adult. In this development process, every individual will pass every step of development to be adult. This research included in descriptive qualitative research. Approach in this research used inductive research, because before did research, researcher went to field to collect evidences by reviewing phenomena. Based on that reviewing result, researcher formulate theory and research focus. Data obtained by interview, observation, and field documentation. The result of this research showed that there were students already achieve cognitive development, it can be seen by achieving report score. One of supporting thing in cognitive development is environtment factor. In this case is family scope which very influence pattern of children development to determine their dreamsKeywords: cognitive development; student; achieve