cover
Filter by Year
Articles
231
Articles
ANALISIS KONDISI PEMESINAN IDEAL UNTUK MENCAPAI UMUR OPTIMAL DARI ROUTING CUTTER DIAMETER 32 mm DAN SLOT DRILL 25 mm PADA MESIN CNC DMC 210 U

Fitriyana, Deni Fajar, Sulardjaka, Sulardjaka, Iskandar, Norman, P. S, Pratama Eka, Dzulfikar, Muhammad

MOMENTUM Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : MOMENTUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Teknologi pemesinan kecepatan tinggi (high speed machining) merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan produktivitas disuatu proses pemesinan. Mesin kecepatan tinggi yang digunakan di PT X adalah mesin CNC DMG Mori DMC 210U yang merupakan mesin CNC 5 axis. Namun dalam aplikasinya, mesin DMG Mori DMC 210 U ini masih belum dapat bekerja secara maksimal. Salah satu penyebabnya adalah umur pahat yang belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi pemesinan yang sesuai untuk pahat routing cutter (T02) dan pahat slot drill (T31) agar mencapai umur pahat yang optimal berdasarkan data perbandingan nilai teoritis dengan nilai aktual pada mesin CNC DMC 210U. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada pahat routing cutter (T02), umur optimalnya adalah 300 menit sedangkan umur aktualnya adalah 196,41 menit. Pada pahat slot drill (T31), umur optimalnya adalah 350 menit sedangkan umur aktualnya adalah 330,48 menit. Maka dari itu perlu dilakukan penyesuaian kondisi pemesinan agar umur pahat menjadi optimal, dimana kondisi pemesinan yang sesuai untuk pahat routing cutter (T02) yaitu : kecepatan potong (Vc)=1225,31 mm/min, kecepatan spindle (N)= 12200 rpm , feed rate (f)=3660 mm/min , material removal rate= 351,36 cc/min, sedangkan untuk pahat slot drill (T31) yaitu : kecepatan potong (Vc)=1245,14 mm/min , kecepatan spindle (N)= 15862 rpm , feed rate (f)=4758,6 mm/min , material removal rate= 237,93 cc/min .Kata kunci: high speed machining, routing cutter, slot drill, umur pahat

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PELANGGAN PT. TELKOM KANDATEL UNGARAN

Mauludin, Moch. Subchan, Mustagfirin, Mustagfirin, Misbahudin, Misbahudin

MOMENTUM Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : MOMENTUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Implementasi system informasi pelanggan PT. Telkom merupakan kelanjutan dari peernacnagan yang sudah terlebih dahulu dilakukan. Implememtasi system informasi ini terbukti lebih praktis dalam pencarian data pelanggan PT. Telkom Kandatel Ungaran. Algoritma KMP (Knut Morris Pratt) dan SDLC merupakan metode yang digunakan dalam system ini. Algoritma KMP bekerja dengan mencocokan dengan tepat string yang ada di dalam urutan karakter yang ada di string. Implementasi Sisitem informasi pelanggan ini sangat relevan di gunakan di PT. Kandatel Ungaran.Kata kunci : KMP, pelanggan, system development, sistem informasi

PENGARUH SUHU QUENCH DAN TEMPER PADA PROSES PENGERASAN PERMUKAAN BAJA AISI 1045

Azizi, Miftah, Purwanto, Helmy, Dzulfikar, Muhammad

MOMENTUM Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : MOMENTUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Perlakuan panas (heat treatment) didefinisikan sebagai kombinasi operasi pemanasan dan pendinginan yang terkontrol dalam keadaan padat untuk mendapatkan sifat- sifat tertentu pada baja. Salah satu metode perlakuan panas yaitu proses quenching dan tempering dengan mesin pemanas induksi. Penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui kekerasan, struktur mikro dari pin track link bulldozer dan untuk mengetahui pengaruh temperatur tempering pasca quenching dengan media air pada baja AISI 1045 terhadap struktur mikro dan kekerasan menggunakan mesin pemanas induksi dengan variasi temperatur quenching dan tempering. Hasil pengujian kekerasan spesimen pin track link bulldozer dari tepi ke tengah spesimen mengalami penurunan. Nilai rerata pada tepi spesimen jarak 1 mm adalah 50,5 HRC, pada jarak 14 mm dari tepi spesimen memiliki nilai kekerasan 28 HRC, struktur mikro memperlihatkan martensit pada tepi ferrite dan pearlite pada tengah spesimen. Sedangkan pada baja AISI 1045 kekerasan maksimum setelah mengalami proses quenching adalah 61,5 HRC dan setelah proses tempering mengalami penurunan yaitu sebesar 49 HRC, struktur mikro memperlihatkan martensit ditepi spesimen uji dan ferrite-pearlite pada tengah spesimen uji.Kata kunci: perlakuan panas, pemanas induksi, uji kekerasan, struktur mikro

PENGELASAN PLAT KAPAL DENGAN VARIASI JENIS ELEKTRODA DAN MEDIA PENDINGIN

Huda, Miftakhul, Respati, Sri Mulyo Bondan, Purwanto, Helmy

MOMENTUM Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : MOMENTUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Dalam proses pengelasan, bagian yang di las menerima panas setempat yang mengakibatkan pengembangan termal, sedangkan bagian yang dingin tidak mengalami perubahan sehingga dapat mengakibatkan ketidak seragaman regangan, hal ini juga berpengaruh terhadap perubahan struktur yang terkandung didalamnya. Maka dari itu pemelihan jenis elektroda serta media pendingin sangat berpengaruh terhadap kekuatan tarik benda dan juga perubahan kandungan struktur yang terjadi di dalamnya. Berdasarkan analisa yang dilakukan, untuk jenis elektroda E6013 NK dengan media pendingin berupa oli, udara, dan air laut, nilai kekuatan tarik tertinggi pada media pendinginan udara yaitu sebesar 57.016 kg/mm². Sedangkan untuk jenis elektroda E7018 LB, kekuatan tarik rata-rata tertinggi justru pada jenis pendinginan air laut yang mencapai nilai tegangan tarik hingga 55.228 kg/mm². Kandungan Hidrogen rendah sangat baik untuk mencegah deoksidasi pada saat pengelasan, karena baja yang memiliki kadar oksigen tinggi apabila tercampur pada saat proses pengelasan, maka tegangan tariknya akan menurun.Keyword : pengelasan, media pendingin, elektroda, tegangan tarik, struktur mikro

PRODUKSI DAN APLIKASI ZAT WARNA ALAMI DARI KULIT KAYU MAHONI DAN KULIT KAYU TINGI UNTUK BATIK DI DESA KUWIRAN, KECAMATAN BANYUDONO, KABUPATEN BOYOLALI

Paryanto, Paryanto, Nur, Adrian, Nurcahyanti, Desy

MOMENTUM Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : MOMENTUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pengembangan penggunaan pewarna alami sebagai pewarna tekstil baru-baru ini meningkat. Ini karena pewarna alami ramah lingkungan dan mudah diperoleh. Ada sekitar 150 spesies tanaman yang secara intensif menghasilkan pewarna alami. Dari total spesies tanaman yang digunakan sebagai produsen pewarna alam termasuk kayu mahoni dan tingi. Pewarna alami kayu mahoni dan kayu tingi diaplikasikan pada kain 5 kali dan 10 kali pencelupan. Setelah itu penguncian warna pada kain dengan beberapa fixator. Fixator adalah tawas, ferro sulfat, dan kapur. Kemudian kain tetap diuji untuk tahan luntur warna mereka terhadap cucian, pewarnaan, gosok, uji penuaan warna kain, dan uji keringat asam. Hasil eksperimen dengan pencelupan 5 kali menghasilkan warna yang kurang tajam, sedangkan dalam mewarnai 10 kali menghasilkan warna yang lebih tajam dibandingkan untuk warna kain pada pencelupan 5 kali. Hasil analisis percobaan telah menunjukkan bahwa pewarna Mahoni dan Tingi diaplikasikan pada kain batik dan difiksasi menggunakan tawas fixator memiliki nilai evaluasi luntur warna yang optimal. Mengenali warna kain uji penuaan yang memiliki nilai R% terkecil yaitu kain dicelup dengan pewarna mahoni pada pencelupan 10 kali dan difiksasi menggunakan fero sulfat dengan nilai R 6,05. Sedangkan kain yang memiliki nilai R% tertinggi dari kain dicelup dengan pewarna mahoni pada pewarna ke-5 dan difiksasi menggunakan alum fiksator dengan nilai R% sebesar 57,97. Analisis uji ketahanan warna terhadap keringat asam pada kain pewarna Tingi dengan pencelupan 5 kali, nilai perubahan warna kain memiliki skor Gray Scale (GS) 4-5 dengan evaluasi nilai BAIK. Nilai pewarnaan warna dari asetat, kapas, poliamida, poliester, akrilat, dan wol memiliki skor Gray Scale (GS) rata-rata 4 dengan evaluasi nilai BAIK.Kata kunci: mahoni, ramah lingkungan, tingi

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEUANGAN BERBASIS WEB PADA SMK NU UNGARAN

Wijayanto, Deni Prayoko, Riyantomo, Agung, Budiyanto, Nugroho Eko

MOMENTUM Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : MOMENTUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Suatu lembaga pendidikan memerlukan pengelolaan manajemen yang baik untuk melayani kebutuhan peserta didik. Untuk itu proses pendataan peserta didik baru yang benar serta administrasi keuangan peserta didik sangatlah berperan di lembaga pendidikan tersebut. SMK NU Ungaran merupakan salah satu SMK Rujukan di Jawa Tengah dari tahun 2016, SMK NU Ungaran ingin meningkatkan mutu pelayanan mereka, salah satunya pelayanan dalam administrasi keuangan pembayaran peserta didik. Dalam melakukan kegiatan administrasi pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan insidental sudah menggunakan komputer, namun belum terkomputerisasi dan masih ada dokumen yang dikerjakan secara manual serta pengolahan data belum terpusat dan terintegrasi. Penelitian ini memiliki tujuan utama agar terbangunnya sistem informasi administrasi keuangan berbasis web pada SMK NU Ungaran yang nantinya dapat digunakan dalam membantu menyelesaikan permasalahan administrasi keuangan khususnya dalam hal penagihan yang sifatnya berkala juga penyediaan layanan informasi keuangan yang lebih baik kepada perserta didik.Kata Kunci : sistem informasi, peserta didik, administrasi, keuangan, pembayaran

PENGARUH KONSENTRASI NaOH TERHADAP UKURAN KRISTAL ZEOLIT A YANG DISINTESIS DARI LIMBAH GEOTHERMAL

Fitriyana, Deni Fajar, Sulardjaka, Sulardjaka, Iskandar, Norman, Zulfikar, Muhammad

MOMENTUM Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : MOMENTUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Telah dilakukan sintesis zeolite berbahan dasar limbah geothermal dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Geo Dipa Energi, Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh konsentrasi NaOH terhadap karakteristik zeolit yang disintesis dari limbah geothermal. Sebelum digunakan sebagai bahan dasar sintesis, lumpur geothermal terlebih dahulu dilakukan kalsinasi pada suhu 850oC selama 3 jam. Sintesis menggunakan metode hydrothermal pada suhu100oC selama 4 jam dengan variasi konsentrasi NaOH 1,67 M, 3M dan 5M. Karakterisasi produk sintesis dilakukan dengan menggunakan spektroskopi serapan atom (AAS), difraktometer sinar-x (XRD) dan scanning electron microscope (SEM). Dari hasil uji AAS kandungan silika pada lumpur geothermal setelah proses kalsinasi meningkat dari 49,1% menjadi 80.0426%. Dari hasil analisis data XRD dan SEM, peningkatan konsentrasi NaOH akan menurukan crystal sizes dan crystallization time zeolite A.Kata Kunci: sintesis, hidrotermal, zeolit A, sodalit

SISTEM INFORMASI AKADEMIK SEKOLAH BERBASIS WEB PADA MADRASAH TSANAWIYAH (MTs) MIFTAHUL ULUM JRAGUNG

Rohman, Muhammad Zaenur

MOMENTUM Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : MOMENTUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Instansi baik milik pemerintah maupun swasta saat ini tidak akan lepas dari penggunaan Teknologi Informasi. MTs Miftahul Ulum Jragung merupakan salah satu instansi pendidikan setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak. Namun, sistem pengelolaan data dan penginformasian data akademik yang berjalan masih dilakukan secara manual sehingga akan memunculkan masalah efisiensi waktu dalam pengelolaan dan penginformasiaannya. Penelitian ini ditujukan untuk membuat Sistem Informasi Akademik untuk membantu dalam pengelolaan data akademik serta mempermudah dalam proses penginformasiannya. Di samping itu untuk mempermudah pencarian data, sistem juga dilengkapi metode pencarian berdasarkan algoritma sequential search dimana algoritma ini merupakan algoritma yang paling sederhana dan mudah di aplikasikan. Pengembangan sistem ini menggunakan metode prototype, dimana langkahnya dimulai dengan analisis kebutuhan sistem, dilanjutkan pengumpulan bahan, desain, pembuatan, pengujian (desain ulang jika belum sesuai) dan pengaplikasian sistem. Hasil penelitian ini berupa sebuah website MTs Miftahul Ulum Jragung dan Sistem Informasi Akademik. Pengujian sistem dilakukan dengan metode blackbox dan penilain langsung dari pengguna (Kuisioner).Kata kunci; algoritma sequential search, prototype, sistem informasi akademik

ANALISA KEAUSAN KAMPAS REM PADA DISC BRAKE DENGAN VARIASI MATERIAL KAMPAS REM

Asri, Asri, Darmanto, Darmanto

MOMENTUM Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : MOMENTUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kampas rem merupakan salah satu komponen kendaraan bermotor yang berfungsi untuk memperlambat atau menghentikan laju kendaraan khususnya kendaraan darat. Gesekan yang terjadi antara material kampas dan disc brake mengakibatkan keausan. Alat uji keuasan kampas rem adalah alat uji yang digunakan untuk mengetahui laju keausan dan prediksi umur pakai material kampas rem. penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui nilai laju keuasan, volume yang hilang, koefisien keausan yang terjadi pada material kampas dan prediksi umur pakai material kampas rem. Analisa perhitungan menggunakan persamaan laju keausan dan menggunakan metode penurunan Archard (1953). Hasil perhitungan dengan menggunakan persamaan nilai laju keausan dan menggunakan metode penurunan Archard (1953) menunjukkan bahwa nilai kekerasan suatu material kampas berpengaruh terhadap nilai laju keausan, volume yang hilang, koefisien keausan dan umur pakai material kampas. Semakin besar nilai kekerasan suatu material kampas semakin besar pula nilai laju keausan, volume yang hilang, koefisien keausan yang terjadi pada material kampas dan umur pakai material kampas cenderung lebih cepat habis. Nilai laju keuasan tertinggi pada kampas yang mengandung material asbestos (material III) dan prediksi umur pakai material kampas paling panjang adalah kampas yang mengandung material non-asbestos (material II).Kata kunci: kampas, disc brake, keausan, asbestos, non-asbestos

ANALISA KEKUATAN SAMBUNGAN LAS ARGON PADA STAINLESS STEEL 304 MENGGUNAKAN VARIASI KUAT ARUS

Syafa’at, Imam, Purwanto, Helmy, Ilhammudin, Muhammad, Ratnani, Rita Dwi

MOMENTUM Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : MOMENTUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pengelasan merupakan metode penyambungan yang umum digunakan dalam bidang konstruksi maupun aplikasi di industri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik sifat fisik dari pengamatan struktur makro, mikro serta karakteristik mekanik dari pengujian tarik. Parameter pengelasan perlu diketahui karena berpengaruh dengan sifat mekanik material setelah dilakukan pengelasan. Pada penelitian ini proses pengelasan yang digunakan adalah GTAW atau TIG dengan gas Argon. Penelitian ini menggunakan variasi arus 60 A, 70 A, 80 A. Berdasarkan hasil pengujian spesimen dengan arus 80 A memiliki tegangan tarik maksimal tertinggi 744,162 MPa. tegangan tarik terendah pada arus 70 A dengan nilai 598,435 MPa. Dan regangan tertinggi 82 % pada arus 80 A Hubungan antara kekuatan tarik dan struktur mikro semakin besar butiran logam yang dihasilkan maka tegangan luluhnya semakin kecil. Karena panas yang dihasilkan tidak cukup membuat elektroda tungsten dan bahan tambahnya meleleh dengan baik.Kata kunci: stainless steel, GTAW, kuat arus, kekuatan tarik.