Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
Published by UPN Veteran Yogyakarta
ISSN : -     EISSN : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation" : 11 Documents clear
PERHITUNGAN INTEGRAL RESONANSI PADA BAHAN BAKAR REAKTOR HTGR BERBENTUK BOLA DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM VSOP

Saragi, Elfrida

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7276.182 KB)

Abstract

Perhitungan resonansi pada bahan bakar reaktor adalah sangat penting karena menyangkut pada keselamatan reaktor.  Pada bahan bakar reaktor terjadi proses reaksi fisi dan fusi.  Jika neutron menumbuk suatu partikel maka akan terjadi reaksi penangkapan dan penyerapan neutron dan resonansi akibat tumbukan dan mengakibatkan terjadi peningkatan suhu dan energi.  Jika suhu semakin tinggi maka diharapkan resonansi absorbsi akan semakin besar ataupun tetap karena meningkatnya suhu, penurunan nilai puncak dan memperluas rentang energi tetapi nilai penurunan hasil cross section dalam penurunan depresi pada fluks neutron di wilayah resonansi. Dalam hal ini diharapkan resonansi absorbsi harus dapat menangkap reaksi yang ditimbulkan karena peningkatan penyerapan penampang dengan suhu bahan bakar meningkat dan hasil resonansi ini akan digunakan untuk menentukan koefisien reaktivitas Doppler. Perhitungan resonansi ini menggunakan VSOP dengan data nuklir menggunakan Gam Lib dan Termal lib dan data inputan menggunakan contoh inputan dari VSOP untuk bahan bakar HTGR (Hight Temperature Gas Reactor) berbentuk bola dengan bahan bakar UO2 dengan pengkayaan 10 % dan  inputan suhu adalah 293 K.  Hasil perhitungan ini diperoleh harga total resonansi integral sebesar 8.19008, integral resonansi sebesar 8.13796 dengan koreksi sebesar 0.521285.

REALTIME DATA AKUISISI BERBASIS USB-FIFO UNTUK SISTEM DOPPLER TRACKING ROKET

Widada, Wahyu

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.264 KB)

Abstract

Tulisan ini membahas hasil pengembangan data akuisisi untuk prototipe sistem radio Doppler tracking roket. Signal radio Doppler pada frekuensi band UHF yang diukur mempunyai frekuensi hingga 3 KHz, sehingga memerlukan akuisisi data secara realtime dengan kecepatan tinggi untuk dapat mengukur kecepatan roket. Analog-to-digital converter adalah ADC0820 8 bit parallel yang digunakan untuk akuisisi data dan melalui USB-FIFO dapat langsung dikirim ke PC dengan cepat. Hasil yang diperoleh menunjukkan prototipe ini mempunyai kecepatan sampling 400 KHz secara realtime ke PC. Spesifikasi ini cukup untuk memproses signal Doppler dan telah dimanfaatkan untuk sistem pengukur kecepatan peluncuran roket.   

PENGEMBANGAN KODE UNTUK ANALISIS KETIDAKPASTIAN INPUT PARAMETER FUEL TEMPERATURE PADA KODE MONTE CARLO N-PARTIKEL TRANSPORT

Hartini, Entin, Andiwijayakusuma, Dinan ( Pusat Pengembangan Informatika Nuklir Badan Tenaga Nuklir Nasional PUSPIPTEK )

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.431 KB)

Abstract

Pada penelitian  ini dilakukan pengembangan kode untuk analisis ketidakpastian parameter fuel temperature selama history iradiasi dalam perhitungan burn-up bahan bakar menggunakan kode Monte Carlo (MCNPX). Ketidakpastian parameter input fuel temperature diperhitungan dengan mengambil  sekitar ±1% dan ± 5%  dari nilai nominal 900K. Sehingga dibutuhkan data nuklir pada suhu tertentu. MCNPX memerlukan data nuklir dalam bentuk ACE format. Data nuklir format ACE ini bisa diperoleh melalui ENDF (Evaluated Nuclear Data File) yang telah diproses oleh aplikasi NJOY. Antarmuka dibuat untuk memperoleh data nuklir dalam bentuk ACE format dari ENDF melalui proses perhitungan NJOY khusus untuk perubahan temperatur pada rentang tertentu. Pengembangan kode dibuat dalam  script phyton dan dilakukan kopling dengan MCNPX.  

ALAT MATA-MATA PENDETEKSI PENCURI BERBASIS MIKROKONTROLER PIC16F84”

Wydyanto, Wydyanto

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.796 KB)

Abstract

Saat ini dunia pertelekomunikasian menjadi semakin meningkat. Komunikasi lintas  pulau ataupun lintas negara bukan merupakan hal yang baru lagi.  Terlebih dengan semakin majunya teknologi telepon selular saat ini. Jarak seakan bukan lagi menjadi kendala.Disaat yang sama, kemajuan dalam bidang elektronika juga semakin meningkat. Apalagi dengan telah berkembangnya teknologi mikrokontroler yang memungkinkan kita membuat alat kontrol yang hanya berukuran cukup kecil saja berkat adanya teknologi ini. Penggabungkan antara teknologi telepon selular yang mampu mengirimkan suara dari jarak yang sangat jauh dengan kemampuan mikrokontroler sebagai alat kontrol memungkinkan kita untuk membuat alat mata-mata ini. Alat mata-mata adalah sebuah alat keamanan yang dapat dipasang dirumah atau mobil yang dapat melindungi rumah/mobil tersebut dari tangan-tangan jahil yang tidak diharapkan.   Mungkin calon pencuri memang akan kabur, namun tetangga anda akan pusing menghentikan suara alarm yang meraung-raung tersebut. Selain itu anda juga tidak tahu bahwa rumah yang anda tinggalkan sudah akan dimasuki pencuri maka alat akan segera mengirimkan suara kepada pemilik rumah.

ANALISIS SUSUT ENERGI PADA SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI DI PT. PLN APJ YOGYAKARTA UPJ WONOSARI UNIT SEMANU

Dalam, Henrey Daniel

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.283 KB)

Abstract

Energy losses of electrical distribution Engineering are important phenomenon in the determination of electrical tariff. Therefore, the energy losses of an electrical system should be really made as small as possible. The energy losses of PT. PLN APJ Yogyakarta UPJ Wonosari Semanu  are great enough. Why are the enough losses being so big? The existing energy losses of an area present the electrical condition in that area. Simple analysis will represent electrical system service in the condition of load the length of the electrical system and the energy loss, and then determine the electrical service quality to customers. Load capacity and losses condition, which happen in the electrical distribution should be paid  into attention, especially at peak load time, at  which the energy loss can be known. The length of 20 KV feeder in Semanu may be the main cause of the great losses. The result analysis should the energy losses was big enough at peak load time. The losses increased due to the raise in the length of feeder. The energy losses of 855,751 kwh happened for the length  of feeder of 32,94 km. While a length of line of 66,9 km made 1.616,970 kwh losses. The 61 ampere load has a relation to 1,172Kwh energy losses and the load at 221 ampere previded 129,673 kwh energy losses 

MODEL NUMERIKAL RESERVOIR SISTEM PANASBUMI PADA DAERAH TOPOGRAFI RELATIF DATAR UNTUK MENCARI KONDISI NATURAL STATE DAN MENGANALISA SENSITIVITAS PANAS PADA RESERVOIR MENGGUNAKAN SOFTWARE TOUGH2

Richard K, Frans, Suharsono, H. Suharsono ( UPN “Veteran” Yogyakarta Jln SWK Ring Road Utara Condong Catur 55283 ) , Nandiwardhana, Damar ( UPN “Veteran” Yogyakarta Jln SWK Ring Road Utara Condong Catur 55283 )

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (997.961 KB)

Abstract

Telah dilakukan pemodelan reservoir menggunakan software Tough2 dengan data sintetik, berupa data permeabilitas dan pororsitas. Dimana terdiri dari 4 lapisan, yaitu lapisan overburden, lapisan clay caps, lapisan recharge area + lapisan reservoir (berada pada lapisan yang sama), dan lapisan basement dengan tujuan untuk menganalisa sensitivitas panas, serta untuk mencari kondisi natural state (natural state merupakan kondisi setimbang, yaitu dimana kondisi tekanan, temperatur dan kondisi reservoirnya tidak berubah terhadap waktu).Dari hasil pemodelan reservoir oleh Tough2 didapat bahwa kondisi natural state selama 2,20857E+4 tahun, dimana terjadi penurunan suhu dari kondisi natural state tanpa sumur produksi berbanding kondisi natural state dengan sumur produksi, dimana suhu pada saat kondisi natural state tanpa sumur produksi sebesar 245OC dan suhu pada saat kondisi natural state dengan sumur produksi sebesar 235OC pada kedalaman 1350 m. Sedangkan untuk penggunaan rate 20 kg/s, 25 kg/s, 30 kg/s dan 35 kg/s untuk melihat sensitivitas heat nya, didapatkan bahwa semakin besar nilai rate yang dipakai dalam suatu sumur produksi, maka akan menurunnya nilai temperatur di sumur produksi tersebut.

ANALISA GAMBAR BITMAP TERMODIFIKASI ATAU TIDAK TERMODIFIKASI DENGAN MEMADUKAN METODE DEVIASI PIXEL, RGB (RED GREEN BLUE) DAN HISTOGRAM

Heryanto, Heryanto

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.236 KB)

Abstract

Perkembangan software pengolahan gambar sangat banyak dan bermacam-macam, dengan tersedianya beberapa program aplikasi yang ada mampu dapat merubah dan memodifikasi gambar asli menjadi gambar yang telah diubah bahkan gambar asli dan gambar termodifikasi nyaris tidak dapat dibedakan. Perubahan modifikasi tersebut dilakukan untuk tujuan mempercantik tampilan gambar, atau memperbaiki kualitas gambar agar lebih baik hasilnya. Pada kenyataannya memodifikasi gambar adapula dengan tujuan yang tidak baik. Memodifikasi dengan tujuan untuk menyamarkan data aslinya, atau membuat modifikasi gambar untuk kepentingan menyudutkan seseorang dengan gambar-gambar yang tidak layak, diubah bentuk dan terlebih-lebih banyak gambar artis yang dimodifikasi untuk kepentingan tertentu. Bertitik tolak dari modifikasi gambar yang dapat dipadukan dengan gambar yang lain maka bagaimana untuk membedakan bahwa suatu gambar tersebut telah terjadi kontaminasi melalui deviasi/ perubahan pixel, RGB (Red Green Blue) yang ada sehingga dapat dicari nilai-nilai deviasi/penyimpangan gambar dari yang awal dengan gambar yang telah diubah dengan bentuk pixel maupun pewarnaannya serta dibandingkan dengan histogram . Metode ini cukup baik dipergunakan selain data pendukungnya yaitu metadata juga masih perlu dikuatkan lagi denngan menentukan bahwa gambar tersebut sudah diubah atau belum dengan melalu perubahan pixel dan warnanya serta histogram. 

ANALISIS PERBEDAAN AKURASI DATA PAKET PROGRAM V.S.O.P’94 AKIBAT MIGRASI LINTAS PLATFORM

Natsir, Khairina, Wahanani, Nursinta Adi ( Bidang Komputasi, Pusat Pengembangan Informatika Nuklir. )

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.037 KB)

Abstract

Dalam suatu komputasi  nuklir, ketelitian perhitungan merupakan suatu hal yang mutlak, karena terkait dengan berbagai aspek, misalnya saja aspek energi maksimum yang dapat dibangkitkan atau mungkin aspek keselamatan.  Banyak computer application code perhitungan nuklir di Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) yang diperoleh dari lembaga nuklir internasional yang running well pada mainframe platform. Ketika mainframe platform tidak lagi mensupport litbang Batan,  langkah yang dilakukan antara lain adalah  melakukan migrasi computer codes yang ada ke microcomputer system yang  tersedia saat ini. Prosesor, kompiler  dan sistem operasi microcomputer   secara nyata jelas berbeda dengan lingkungan asli dari computer code tersebut.  Untuk menguji apakah migrasi menimbulkan perbedaan ketelitian yang berarti, telah dilakukan suatu komparasi pada hasil keluaran paket program V.S.O.P’94.  Analisis ini dilakukan dengan latar belakang bahwa ketelitian perhitungan sangat urgen dalam perhitungan reaktor nuklir. Pada lingkungan aslinya V.S.O.P’94 dijalankan pada lingkungan DEC ALPHA Workstation dengan sistem operasi VMS menggunakan compiler VAX FORTRAN 6.2 dan telah diujikan pula pada DEC/VAX 6000-510. Pada microcomputer platform prosssor 64 bit dan 32 bit dengan sistem operasi windows Vista dan Windows 7 dengan compiler  Fortran G95 aplikasi sudah bias berjalan dengan baik, tetapi perlu dilakukan verifikasi keakuratan komputasinya. Verifikasi ini diperlukan dengan tujuan untuk mengetahui berapa prosen deviasi  hasil perhitungan diantara kedua platform tersebut. Tidak ada perubahan yang dilakukan pada program kecuali menambahkan JCL agar program dapat running pada microcomputer platform. Sebagai acuan digunakan data input untuk V.S.O.P’94 yaitu ZUT, GAM dan THERMOS dan hasil perhitungan integral resonance dan kritikalitas sebagai hasil keluaran. Hasil verifikasi  menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai integral resonance dan kritikalitas  sebelum dan sesudah migrasi. Dari hasil tersebut, dilihat dari sisi penggunaan program V.S.O.P’94 pada microcomputer lebih unggul karena dapat digunakan secara lebih meluas, dan memiliki kemampuan dan hasil yang sama dengan versi DEC Alpha Workstation pada perhitungan kritikalitas. 

DESAIN PARAMETER SISTEM OPTICAL TRACKING UNTUK ROKET LAPAN

Kliwati, Sri

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.471 KB)

Abstract

Tulisan ini membahas desain parameter sistem optical tracking untuk peluncuran roket. Desain parameter ini meliputi jarak optic atau kamera dengan titik peluncuran, kecepatan awal roket, dan kecepatan sudut untuk sumbu pitch dan yawing system kamera. Hasil simulasi yang diperoleh menunjukkan nilai minimum kecepatan sudut pitch motor kamera adalah 25 deg/sec dengan jarak ke titik peluncuran 50 m. Pembesaran optik kamera diasumsikan satu kali, kecepatan sudut kamera ini dapat direduksi dengan memperjauh jarak ke titik luncur. Hasil desain dan simulasi ini akan digunakan sebagai acuan untuk rancangbangun prototype system optical tracking roket.

APLIKASI UNTUK ANALISA METODE PENANGGULANGAN WELL KICK

Sofyan, Herry, Naralia Sari, Rega Dian ( Jurusan Teknik Informatika UPN "Veteran" Yogyakarta )

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2365.632 KB)

Abstract

Kick adalah salah satu kondisi dimana fluida formasi telah masuk kedalam lubang sumur pengeboran, yang mana nantinya fluida tersebut akan mendorong isi lubang yang ada didalam lubang tersebut hingga ke permukaan dengan kata lain semburan liar (blow out). Pengendalian well kick pada operasi pengeboran sangatlah penting karena hal ini akan menyebabkan kerugian yang besar, seperti hilangnya peralatan akibat terbakar hingga nyawa pekerja pun menjadi taruhannya. Ada beberapa metode dalam penanggulangan well kick. Setiap metode mempunyai prosedur yang berbeda, mempunyai kelebihan dan kekurangan di setiap metode dan penerapannya di lapangan tergantung pada beberapa aspek seperti lama waktu penanggulangan, biaya, tekanan maksimum, peralatan yang tersedia, dan kondisi well kick yang dihadapi. Untuk itu diperlukan suatu aplikasi yang dapat menganalisa setiap metode dalam penanggulangan well kick. Tujuan diciptakannya aplikasi tersebut adalah untuk membantu menganalisa metode mana yang paling tepat untuk penanggulangan well kick yang sesuai dengan keadaan nyata di lapangan.  Aplikasi ini nantinya akan menampilkan output berupa analisa perbandingan setiap metode untuk penanggulangan well kick seperti total waktu untuk operasi killing well, densitas lumpur yang harus disirkulasikan, dan volume lumpur yang harus disirkulasikan. Analisa ini didapatkan dari rumus perhitungan untuk penanggulangan well kick setiap metode. Dari  hasil  analisis  dan  perancangan  telah  berhasil  dibangun  sebuah  aplikasi untuk analisa metode penanggulangan well kick yang bersifat informatif dan akurat untuk membantu  user  baik  driller  engineer  mendapatkan segala  informasi  yang  dibutuhkan  dalam membantu penanggulangan kick yang sedang terjadi dilapangan dengan penyajian grafik dan tabel nilai-nilai parameter. Dalam penanggulangan kasus di sumur NKL-014 dengan menggunakan aplikasi ini didapatkan hasil bahwa penanggulangan dengan metode concurrent adalah metode yang paling cepat dilakukan dengan hasil waktu penaggulangan sebesar 112 menit. 

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol 1, No 1 (2018): Landscape Industri Internet Dampak Perilaku Marketing Indonesia Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016 Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence Vol 1, No 5 (2013): Network And Security Vol 1, No 4 (2013): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation Vol 1, No 2 (2013): Cloud Computing Technology Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application Vol 1, No 5 (2012): Geoinformatic And GIS Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2012): Network And Security Vol 1, No 1 (2012): Computation And Instrumentation Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application Vol 1, No 4 (2011): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2011): Network And Security Vol 1, No 2 (2011): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2011): Computatinal Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application Vol 1, No 4 (2010): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2010): Network And Security Vol 1, No 2 (2010): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2010): Computatinal Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application Vol 1, No 4 (2009): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2009): Network And Security Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2009): Computatinal Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application Vol 1, No 4 (2008): Network And Security Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2008): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2008): Computational More Issue