Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
Published by UPN Veteran Yogyakarta
ISSN : -     EISSN : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic" : 18 Documents clear
DESAIN DAN IMPLEMENTASI LIVE STREAMING TELEVISI MENGGUNAKAN ADAPTIVE H264ENCODING

Ramadhan, Firza, Virgono, Agus ( Fakultas Teknik Elektro dan Komunikasi, ITTelkom Bandung ) , Wahidah, Ida ( Fakultas Teknik Elektro dan Komunikasi, ITTelkom Bandung )

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.613 KB)

Abstract

Teknologi Informasi yang paling luas penyebarannya adalah Televisi, dengan kemajuan teknologi sarana penyiaran Televisi tidak terbatas lagi ke TV broadcast menggunakan teknologi radio di gelombang khusus seperti saat ini, penyiaran TV telah menyebar ke sarana yang lain termasuk internet. Banyak teknologi yang bisa digunakan di internet, tetapi kandidat yang paling kuat adalah video streaming. Untuk aplikasi real-time atau live seperti kampanye atau siaran pengumuman pemerintah dll, teknologi video streaming yang digunakan adalah teknologi video streaming khusus yang disebut dengan live streaming.Teknologi Live Streaming hampir sama dengan video streaming, hanya saja data yang digunakan langsung bersumber dari televisi atau kamera yang bersifat real time. Live Streaming memerlukan proses live encoding dan minimum buffering, sedangkan di sisi lain diharapkan delay seminimal mungkin. Masalah selanjutnya adalah keterbatasan bandwidth. Jaringan komputer yang digunakan untuk melewatkan berbagai aplikasi akan digunakan juga sebagai media streaming yang membutuhkan bitrate cukup tinggi. Proses ini akan menyebabkan beban jaringan bertambah sehingga service yang ada tidak dapat berjalan dengan baik (terganggu). Pada penelitian ini difokuskan pada proses live streaming H264 dengan metode transmisi multicast dengan ditambahkan sebuah program adaptive streaming. Codec H264 dipilih karena performansinya yang cukup baik pada level bitrate yang lebih rendah. Sistem multicast digunakan untuk mengatasi masalah keterbatasan bandwidth yang digunakan dalam streaming. Adaptive streaming digunakan untuk menyesuaikan bitrate dengan kondisi trafik pada jaringan. Didapatkan nilai PSNR 36,58 dB untuk bitrate 500kbps dan 31,42 dB untuk bitrate 200kbps yang masih berada diatas threshold ITU 20dB dengan MOS 3,4 untuk 50 responden, sistem adaptive menyebabkan berkurangnya paket loss dari 1,53% menjadi 0,46%, bandwitdh stream unucast 1698kbps untuk multicast 558kbps.

DESAIN KONTROLER PRIMEMOVER GENERATOR DENGAN FUZZY ADAPTIF

Nursalim, Nursalim, Soeprijanto, Adi ( Jurusan Teknik Elektro ITS, Surabaya 60111 ) , Hery P, Mauridhi ( Jurusan Teknik Elektro ITS, Surabaya 60111 )

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.564 KB)

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering timbul dalam pendistribusian tenaga listrik adalah adanya perubahan frekuensi dan daya listrik yang tidak stabil akibat adanya perubahan putaran primemover di pusat pembangkit. Perubahan putaran primemover ini biasanya diakibatkan oleh adanya perubahan beban yang tidak teratur baik berupa gangguan dinamis, maupun gangguan transien. Apabila hal tersebut dibiarkan maka selain dapat merusak peralatan yang dicatunya juga akan merusak primemover itu sendiri. Untuk mengatasi adanya perubahan frekuensi dan daya listrik ini dilakukan pemulihan frekuensi sistem dengan cara menjaga agar putaran primemover tetap konstan. Tujuan penelitian ini yaitu mendesain sebuah kontroler yang berbasis fuzzy adaptif untuk mengatur kecepatan putaran primemover agar putarannya tetap konstan dan cepat stabil walaupun terdapat gangguan atau perubahan beban. Primemover dalam penelitian menggunakan motor DC penguatan terpisah karena tipe motor ini mempunyai keunggulan dalam kehalusan perubahan kecepatan, kemudahan pengendalian, dan tanggapan dinamis yang cepat terhadap perubahan torsi beban. Berdasarkan hasil percobaan yang dilakukan, pengontrol Fuzzy Adaptif menghasilkan nilai parameter yang lebih baik dibanding dengan PI yaitu settling (ts) = 0.4 detik, rise time (tr) = 0.1 detik, delay time (td) = 0.07 detik, dan memiliki waktu pemulihan 0.35 detik pada kondisi berbeban.

RULE SURAM PADA SISTEM PENGENDALI PENGERING KAYU TENAGA PANAS SURYA

Situmorang, Zakarias

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.186 KB)

Abstract

Radiasi SURya dan Temperatur AMbient merupakan faktor yang sangat mempengaruhi dalam proses pengeringan kayu teanaga panas surya. Rule suram ini merupakan aturan yang berbasis logika fuzzy dengan memuat keadaan cuaca dan kondisi udara yang diimplementasikan pada proses pengeringan kayu. Rule suram merupakan produk dari pengaturan membership function dari fuzzy controller yang bekerja berdasarkan kecepatan antisipasi pada kondisi perubahan temperatur ambien dan humiditi ambien untuk secara cepat mengaktifkan aktuator. Diperoleh 8 rule kontrol keluaran untuk memanfaatkan operator logika fuzzy yang diimplementasikan pada alat pengering kayu tenaga surya tenaga surya agar secepat mungkin tanggap akan keadaan sekitarnya, sehingga akan mampu mengoptimalkan pemanfaatan penggunaan energi surya, sesuai jadwal pengeringan kayu.

MANAJEMEN GRID UNTUK RENDER ANIMASI 3 DIMENSI

Runagit, Arthur Mourits, Hariadi, Moch ( Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus Sukolilo, Surabaya 60111 )

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.918 KB)

Abstract

Masalah utama dalam melakukan proses render yaitu waktu yang dihasilkan oleh CPU untuk melakukan rendering. Untuk mengatasi masalah tersebut dikemukakannya grid computing dengan memanfaatkan sumber daya yang ada sebagai suatu rendering farm. Grid computing adalah pemanfaatan sumber daya atau penggabungan resource-resource yang terpisah secara aman dan mudah sehingga tecipta suatu lingkungan komputasi yang besar. Rendering farm adalah sekumpulan dari komputer yang bekerja secara bersama sama untuk melakukan proses render. Dibutuhkan suatu tools untuk melakukan proses parallel rendering. Yadra akan sangat efektif bila digunakan untuk merender suatu animasi, sebab yadra bekerja dengan cara memecah dan mendistribusikan frame dari file animasi kepada setiap komputer. Dalam penelitian ini yadra akan di implementasikan pada sistem grid yang telah ada di Jurusan Teknik Elektro ITS.

PROTOTIPE ANTENA BI-HORN DENGAN DUA ARAH RADIASI DAN SATU FEEDING MONOPOLE BEROPERASI PADA FREKUENSI 2,4 GHz

Hidayah, Ifa, Pramono, Yono Hadi ( Jurusan Fisika FMIPA ITS, )

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.469 KB)

Abstract

Prototype of A bi-horn antenna with double sides radiation using monopole feeding in a rectangular waveguide for 2.4 GHz frequency operation has been investigated. Dimension of this device structure is divided into three sections which the whole structure are fabricated from Aluminium plate with 2 mm of thickness . A rectangular Waveguide 12 x 6.1 x 12 cm3 of volume size is embedded between feeding apertures of horn antenna. Both horn antenna structures are similar which each horn having the front aperture about 50x38 cm2 of wide and 57cm of length . The Total length of the whole structure is about 127cm. The monopole Feeding is constructed by a copper bar with 3mm of diameter and 3 cm of length which is soldered on the tail of N-Female Connector. The characteristics of this antenna is measured under Network Analyzer equipment for obtaining their Return Loss, VSWR, Bandwidth, Gain and Radiation Pattern . The results show the Return Loss -17.692 dB is found at a frequency of 2.4 GHz with VSWR=1.3 and The bandwidth 838 MHz for range 2.173 to 2.789 GHz. The Optimum VSWR=1.05 and Return Loss -31.431dB is obtained at frequency 2.549 GHz . Both of Maximum Radiation for 0oand 180o are obtained which having 13dBi Gain for E-Plane and 7dBi Gain for H-Plane. This antenna can be favorable applied to wi-fi communication (aeronet) especially at repeater station between point- to- point access or joining their access point (WDS) by only using one card radio of 2.4GHz for attaining a longer distance.

METODA TDOA-RADAR SEKUNDER ROKET LAPAN MENGGUNAKAN LINEAR FM CHIRP SIGNAL

Widada, Wahyu ( Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional ) , Kliwati, Sri ( Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional )

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.377 KB)

Abstract

LAPAN sedang mengembangkan RADAR tipe sekunder untuk sistem navigasi dan tracking roket. Tulisan ini membahas aplikasi linier FM chirp signal sebagai sub-carrier untuk deteksi perbedaan waktu antara signal yang dikirim dengan signal yang dipantulkan oleh transponder (TDOA Time-Different of Arrival). Frekuensi awal dan akhir signal FM disesuaikan dengan jarak maksimum roket yang akan dideteksi. Pemrosesan signal RADAR ini berbasis FFT (Fast Fourier Transform) dan peak detektor untuk menentukan delaynya. Hasil simulasi menunjukkan penggunaan signal sub-carrier ini dapat digunakan untuk deteksi delay waktu dengan akurat dan pemrosesan signalnya relatif mudah.

PEMANFAATAN CONTENT MANAGEMENT SYSTEM (CMS) SIG UNTUK PENYAJIAN DATA HASIL PEMILU

Santosa, Budi

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.859 KB)

Abstract

Ketika suatu website Sistem informasi geografi menjadi lebih kompleks, maka penanganannya tidak lagi dapat ditangani hanya oleh seorang webmaster. Tipe informasi geografi yang disajikan menjadi lebih beragam, sehingga content dari website pun harus diambil dari berbagai informasi yang beragam. Ketika penanganan ini hanya dilakukan oleh webmaster, maka jalur peng-update-an informasi geografi menjadi terhambat, dan tentu saja hal ini akan menyebabkan proses update situs akan menjadi lambat dan akan memakan biaya yang jauh lebih besar. Salah satu cara untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, dapat dilakukan dengan menggunakan CMS (Content Management System) sebagai suatu solusi dalam memberikan kemudahan dalam pengelolaan website SIG. Pembuatan Content Management System (CMS) pada aplikasi SIG berbasis web ini menggunakan Maplab 2.2 yang berbasis pada MapServer yang bisa dijalankan pada berbagai Sistem Operasi. Content Management System pada aplikasi SIG ini dapat melayani pengambilan peta dalam format vektor shapefile (.shp) . dan menginformasikan Geografis pada Peta tersebut Metode yang digunakan dalam Implementasi Content Management System pada SIG ini adalah metode Proses Prototyping. Adapun perangkat lunak yang digunakan dalam membuat peta yang menghasilkan shapefile (.shp) adalah dengan ArcView GIS 3.3 atau MapInfo 7.5. Untuk menampilkan dan mengelola data spasial ( Peta ) di web menggunakan Maplab 2.2 yang berbasis pada Mapserver dengan webserver Apache 2.0 Content Management System pada aplikasi SIG yang dihasilkan dapat menyajikan data-data spasial / peta dengan tema yang berbeda-beda. Aplikasi ini memudahkan pengguna untuk menampilkan data peta tanpa mendisain web dari awal sehingga mempercepat pembuatan situs web yang diinginkan. Ujicoba CMS ini digunakan untuk penyajian data hasil Pemilu Legislatif Indonesia 2009

PERENCANAAN JALUR MOBILE ROBOT PADA LINGKUNGAN DINAMIS BERBASIS COMPACT GENETIC ALGORITHM

Dewantara, Bima Sena Bayu, Purwanto, Djoko ( Mahasiswa Program Pasca Sarjana Fakultas Teknologi Industri, Jurusan Teknik Elektro ITS )

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.64 KB)

Abstract

Permasalahan yang timbul pada sebuah pencarian dan pembentukan jalur optimal pada sebuah mobile robot adalah kemampuan untuk menghindarkan diri dari halangan, kecepatan algoritma dan jarak jalur yang dibentuk. Beberapa metode sebelumnya : novel (seperti Adaptif Path Planner, Potential Field Method, Road Map dan Djikstra) kebanyakan hanya mampu menyelesaikan dua diantara ketiga parameter yang dipersyaratkan tersebut, yaitu kecepatan algoritma dan kemampuan menghindari tumbukan. Sedangkan Algoritma Genetika juga hanya mampu menyelesaikan dua parameter yaitu kemampuan menghindari tumbukan dan jarak terpendek, namun gagal di kecepatan algoritma sehingga sulit untuk dijadikan sebuah sistem online. Untuk itu perlu digunakan sebuah sistem baru yang lebih cepat namun tetap mampu menghindari halangan dan jarak terpendek tercapai, yaitu dengan Algoritma Genetika Kompak (cGA). Penelitian ini diawali dengan mengidentifikasi area kosong dan halangan (obstacle) yang bersifat dinamis dimana posisinya dalam area dapat berpindah. Setelah area dan halangan diketahui, maka Algoritma Genetika Kompak (cGA) akan mulai membangun jalur terpendek dan paling aman (tidak menumbuk halangan) dengan memanfaatkan beberapa via point yang diberikan secara acak diluar area halangan (obstacle). Setelah jalur dengan jarak terpendek dan teraman ditemukan, maka sebuah simulator robot akan berjalan sebagai visualisasi gerakan yang menggambarkan gerakan pada robot sesungguhnya. Dengan menggunakan metode cGA yang telah diaplikasikan pada sistem, diperoleh hasil yang sama dengan Algoritma Genetika konvensional dalam hal penghindaran halangan dan jarak yang diperoleh adalah yang terpendek, serta satu lagi parameter waktu pencarian solusi yang lebih cepat.

SISTEM PERINGATAN DINI TANAH LONGSOR BERBASIS ATMEGA8535

Iswanto, Iswanto, Raharja, Nia Maharani ( Diploma Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada ) , Subardono, Alif ( Diploma Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada )

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.32 KB)

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang banyak lembah, bukit dan gunung berapi. Sehingga setiap tahun, Indonesia banyak terjadi bencana alam tanah longsor. Tanah longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan, tanah, atau material campuran tersebut, bergerak ke bawah atau keluar lereng. Penelitian ini mencoba membangun suatu system peringatan dini tanah longsor dengan menggunakan mikrokontroler ATMEGA8535. Pada saat tanah bergeser lebih 4 cm dan curah hujan perhari mencapai 100 mm/hari, maka sistem ini akan membunyikan sirine bahaya dan akan menghubungi perangkat desa agar mengevakuasi warganya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk suatu sistem peringatan dini tanah longsor berbasis mikrokontroler ATMEGA8535 bekerja dengan baik

STRATEGI KONTROL PADA KONVERTER DAYA DI SUMBER DAYA AKTIF HYBRID FUEL CELL / BATERAI

Siregar, Yulianta, Abidin, Zainal ( Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Bengkalis, Riau ) , Tuegeh, Maickel ( Jurusan Teknik Elektro, UNSRAT, Manado )

Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.091 KB)

Abstract

Sumber daya hybrid terdiri dari fuell cell dan baterai dapat dikombinasikan pada energi dari fuel cell dengan daya dari baterai. Dipaper ini tidak memperhitungkan pengaruh inputan dari fuel cell. Sebuah konverter daya dc/dc dapat ditempatkan diantara fuel cell dan baterai untuk keseimbangan aliran daya yang meningkatkan daya puncak output. Strategi kontrol dari konverter daya di sumber daya hybrid. Startegi kontrol mampu mengatur arus output dari fuel cell dan arus charging atau tegangan dari baterai ketika membatasi arus discharging dari baterai. Menggunakan beban yang ditempatkan setelah fuel cell. Simulasi menggunakan MATLAB/Simulink. Hasil simulasi dipertunjukkan pada strategi kontrol yang mampu memilih metode penggaturan dengan tepat dan arus fuel cell, arus baterai dan tegangan baterai mengatur sewajarnya. Hasil simulasi juga menunjukkan bahwa konveter daya dapat mengatur pertemuan berbagai sumber daya hybrid.

Page 1 of 2 | Total Record : 18


Filter by Year

2009 2009


Filter By Issues
All Issue Vol 1, No 1 (2018): Landscape Industri Internet Dampak Perilaku Marketing Indonesia Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016 Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence Vol 1, No 5 (2013): Network And Security Vol 1, No 4 (2013): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation Vol 1, No 2 (2013): Cloud Computing Technology Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application Vol 1, No 5 (2012): Geoinformatic And GIS Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2012): Network And Security Vol 1, No 1 (2012): Computation And Instrumentation Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application Vol 1, No 4 (2011): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2011): Network And Security Vol 1, No 2 (2011): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2011): Computatinal Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application Vol 1, No 4 (2010): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2010): Network And Security Vol 1, No 2 (2010): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2010): Computatinal Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application Vol 1, No 4 (2009): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2009): Network And Security Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2009): Computatinal Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application Vol 1, No 4 (2008): Network And Security Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2008): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2008): Computational More Issue