Al-Fikrah
ISSN : -     EISSN : -
Articles 39 Documents
PERUBAHAN PERAN DAN TRANSFORMASI FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MEWUJUDKAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PADA IAIN SULTHAN THAHA SYAIFUDDIN JAMBI Khalik, A
Al-Fikrah Vol 4 (2013)
Publisher : Al-Fikrah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERUBAHAN PERAN DAN TRANSFORMASI FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MEWUJUDKAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PADA IAIN SULTHAN THAHA SYAIFUDDIN JAMBI
PERANAN PERPUSTAKAAN DALAM PENGEMBANGAN ILMU ANALISIS SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM Saidah, Mrs
Al-Fikrah Vol 4 (2013)
Publisher : Al-Fikrah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper discusses about the rule of libraries in the development of science with analysis history of Islamic education. This paper examines the literatur-literature according to problems discussed. Library is the result of cultural and travel records of mankind. Scienceis knowledge gained through scientific method. Science progress can not be separated from the library. Library system according to islamic scholar before not only a place to read, discuss, and explore, but also a place to learn berkhalaqah like in a mosque. The library is in the travel way by the ancients to broadcast science. Library entered one of the institution in the history of education and teaching of Islamic education. Therefore, the rule of libraries in the development of science is enormous. Keywords : Librarry, development of science, History of Islamic Education.
IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN AGAMA BERBASIS SCHOOL CULTURE DI SEKOLAH Musyaddad, Kholid
Al-Fikrah Vol 4 (2013)
Publisher : Al-Fikrah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN AGAMA BERBASIS SCHOOL CULTURE DI SEKOLAH
MEMBANGUN GOVERNANCE MELALUI PENDIDIKAN MORALITAS MY, Mahmud
Al-Fikrah Vol 4 (2013)
Publisher : Al-Fikrah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Governance yang merupakan tata kelola pemerintahan mempunyai nilai strategis dalam melayani masyarakat. Melayani masyarakat tentu diperlukan strategi yang matang supaya masyarakat dilayani merasa nyaman disaat berurusan. Disamping strategi tentu budaya, budi pekerti (moral) juga tidak kalah pentingnya untuk dijadikan sebagai dasar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kata kunci: Governance dan Moralitas.
MENCERMATI PENDIDIKAN GURU DI MASA DEPAN Widdah, Minnah el
Al-Fikrah Vol 4 (2013)
Publisher : Al-Fikrah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MENCERMATI PENDIDIKAN GURU DI MASA DEPAN
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INTERNET DALAM PENDIDIKAN Aziz, Nurazzmi
Al-Fikrah Vol 4 (2013)
Publisher : Al-Fikrah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet technology keeps on developing and touching various aspects of human daily life. Starting from the very simple utilization of internet, such as the use of email for communication purposes, browsing varied information, up to the relatively advanced one, such as designing and developing homepage or the use of internet for shopping purposes (e-shopping). Some initiatives, either individually or in collaboration, to utilize internet for learning has been conducted by some Secondary Schools that have equipped themselves with computers and other necessary equipment needed, both hardware and software. Socialization for introducing the utilization of computer and internet can be begun from the more equipped Secondary Schools in the cities of provincial and district levels in line with the availability of internet infrastructure connectivity. Key words: email, email address, browsing, down loading, internet, local area network (LAN), melek internet, sosialisasi, website.
URGENSI PENDIDIKAN NON FORMAL TERHADAP PENDIDIKAN LEADERSHIP AR, Nasrun
Al-Fikrah Vol 4 (2013)
Publisher : Al-Fikrah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangsa yang mampu menemukan cara untuk mengamalkan moralnya, berdasarkan etos yang bangsa tersebut miliki sendiri dan tetap dengan berbagi dan saling mengisi, dan berhubungan dengan bangsa lain, diyakini akan mampu bertahan didalam dunia yang semakin kompleks. Untuk mejadikan bangsa seperti itu diperlukan masyarakat yang paham akan makna kepemimpinan. Sehingga diperlukan sebuah sistem pendidikan kepemimpinan. Semua lembaga nonformal mempunyai kesempatan yang sama untuk menciptakan sistem dan melakukannya secara terorganisasi. Tulisan berikut akan berupaya memberikan paparan tentang peran setrategis lembaga-lembaga nonformal dalam melakukan proses pendidikan kepemimpinan. Pendidikan dan latihan kepemimpinan di lembaga pendidikan nonformal bisa di lakukan dengan dua model, yaitu : model integrasi (integration model) dan model terpisah. Materi pendidikan kepemimpinan dapat dikategorikan dalam beberapa pokok materi yaitu : idiologi, kenegaraan dan kebangsaan; prilaku organisasi; komunikasi massa; pemecahan masalah dan pengambilan keputusan; manajemen konflik dan motivasi berprestasi.
KASIH SAYANG DAN KELEMBUTAN DALAM PENDIDIKAN Jailani, M. Syahran
Al-Fikrah Vol 4 (2013)
Publisher : Al-Fikrah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KASIH SAYANG DAN KELEMBUTAN DALAM PENDIDIKAN
DASAR-DASAR PENGEMBANGAN PROFESI GURU MENURUT TEORI DAN PRAKSIS PENDIDIKAN Prihartini, Yogia
Al-Fikrah Vol 4 (2013)
Publisher : Al-Fikrah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan pada hakekatnya adalah usaha sadar secara sistematis dan berencana untuk mengembangkan kemampuan, sikap, dan perilaku individu dalam masyarakat di mana ia hidup (Dictionary of Education). Pendidikan merupakan proses pemanusiaan manusia muda (Driyarkara :1980). Dalam proses pendidikan, terdapat dua komponen utama, yaitu pendidik dan anak didik. Pendidik dalam proses pendidikan formal disebut guru. Tanpa guru, pendidikan akan berjalan timpang, karena guru merupakan orang kunci (key person) dalam proses pelaksanaan pendidikan. Keberhasilan pendidikan sangat dipengaruhi oleh peranan guru dalam proses pelaksanaan pendidikan. Oleh sebab itu, guru harus selalu berkembang dan dikembangkan, agar perolehan subyek didik terhadap pengetahuan, ketrampilan, sikap dan nilai dapat maksimal. Tujuan akhir pendidikan adalah terbentuknya kepribadian subyek didik secara utuh lahir dan batin, fisik dan mental, jasmani dan rohani. Guru sebagai profesi di bidang kependidikan memerlukan persyaratan khusus yang harus dipenuhi sebelum melaksanakan tugas yang sesungguhnya. Sebagai profesi, semestinya tidak semua orang dapat mengembannya. Agar guru tidak selalu tertinggal jaman, maka guru harus selalu mengembangkan kemampuan dan ketrampilannya secara kontinyu. Jalan yang dapat ditempuh untuk meningkatkan profesi guru adalah dari diri guru itu sendiri dan dari pihak lain yang bertanggungjawab atas pengembangan guru. Pengembangan diri banyak dilaksanakan oleh si guru itu sendiri, sementara pengembangan oleh pihak lain dirancang oleh personel atau lembaga di mana guru bekerja.
KARAKTERISTIK DAN SPEKTRUM MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Jannah, Siti Raudhatul
Al-Fikrah Vol 4 (2013)
Publisher : Al-Fikrah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mendiskusikan mengenai manajemen pendidikan Islam, karakteristik, dan spektrumnya. Karakteristik manajemen pendidikan Islam harus didasarkan pada al-Qur’an dan Hadits serta pemikiran rasional yang telah diuji validitasnya. Spektrum manajemen pendidikan Islam meliputi lingkup manajemen personalia pendidikan Islam, manajemen peserta didik pendidikan Islam, maanjemen kurikulum pendidikan Islam, manajemen keuangan pendidikan Islam, manajemen sarana dan prasarana pendidikan Islam, manajemen hubungan masyarakat, masyarakat pelayanan pendidikan Islam, manajemen mutu pendidikan Islam, manajemen perubahan pendidikan Islam, manajemen struktur pendidikan Islam, manajemen konplik pendidikan Islam, dan manajemen komunikasi pendidikan Islam. Kata Kunci : Manajemen Pendidikan Islam, Karakteristik, Spektrum

Page 1 of 4 | Total Record : 39