cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
FON
Published by Universitas Kuningan
ISSN : 20860609     EISSN : 26147718     DOI : -
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia merupakan media publikasi ilmiah (artikel dan hasil penelitian) pendidikan, bahasa, dan sastra Indonesia. FON diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan. FON memiliki nomor ISSN cetak 2086-0609 dan ISSN elektronik 2614-7718.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue " Vol 6, No 1 (2015)" : 12 Documents clear
ANALISIS STRUKTUR DAN KAIDAH TEKS EKSPOSISI PADA HARIAN PIKIRAN RAKYAT EDISI MINGGU KE 2 BULAN JANUARI 2015 DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR DALAM PEMBELAJARAN MEMAHAMI TEKS EKSPOSISI DI SMA KURIKULUM 2013 Sudrajat, Ajat; hanifah, Ifah; Indriyani, Maya
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Judul penelitian ini adalah Analisis Struktur dan Kaidah Teks Eksposisi Pada Harian Pikiran Rakyat Edisi Minggu ke 2 Bulan Januari 2015 dan Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar dalam Pembelajaran Memahami Teks Eksposisi di SMA Kurikulum 2013.Rumusan masalah: 1) bagaimana struktur teks eksposisi pada Harian Umum Pikiran Rakyat edisi bulan Januari 2015?; 2) bagaimana kaidah teks eksposisi pada Harian Umum Pikiran Rakyat edisi bulan Januari 2015?; dan 3) apakah teks ekposisi pada Harian Umum Pikiran Rakyat edisi bulan Januari 2015 dapat dijadikan bahan ajar memahami teks eksposisi di SMA? Metode : Deskriptif kualitatif. Simpulan: Teks ekposisi pada Harian Umum Pikiran Rakyat edisi bulan Januari 2015, jika dilihat dari struktur dan kaidah teks eksposisi, sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai, maupun dengan materi pelajaran yang akan disampaikan, dan dengan kondisi sarana yang tersedia. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teks ekposisi pada Harian Umum Pikiran Rakyat edisi bulan Januari 2015 dapat dijadikan bahan ajar bagi siswa di SMA dalam memahami teks eksposisi Kata Kunci : Analisis Struktur Dan Kaidah,Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar Kurtilas
ANALISIS KESALAHAN PENULISAN SINGKATAN DAN AKRONIM DALAM SURAT KABAR “RADAR CIREBON” PERIODE 11 s.d. 17 MARET 2015 Gloriani, Yusida; Listiani, Elsa
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKJudul penelitian ini adalah Analisis Kesalahan Penulisan Singkatan dan Akronim dalam Surat Kabar “Radar Cirebon” Periode 11 s.d. 17 Maret 2015. Rumusan masalah: 1) Bagaimanakah penulisan singkatan dalam surat kabar “Radar Cirebon” periode 11 s.d. 17 Maret 2015?; 2) Bagaimanakah penulisan akronim dalam surat kabar “Radar Cirebon” periode 11 s.d. 17 Maret 2015?; 3) Kesalahan penulisan singkatan dan akronim apa saja yang terdapat dalam surat kabar “Radar Cirebon” periode 11 s.d. 17 Maret 2015?; Tujuan : 1) ingin mengetahui penulisan singkatan dalam surat kabar “Radar Cirebon” periode 11 s.d. 17 Maret 2015.; 2) ingin mengetahui penulisan akronim dalam surat kabar “Radar Cirebon” periode 11 s.d. 17 Maret 2015.; 3) ingin mengetahui kesalahan penulisan singkatan dan akronim apa saja yang terdapat dalam surat kabar “Radar Cirebon” periode 11 s.d. 17 Maret 2015.; Metode: Deskriptif Analisis. Simpulan: Hasil analisis penulisan Singkatan pada berita utama surat kabar Radar Cirebon periode 11 s.d. 17 Maret 2015 pada umumnya banyak penggunaan singkatan tentang singkatan nama resmi lembaga pemerintahan, dan ketatanegaraan, badan dan organisasi, serta nama dokumen resmi, singkatan nama orang, gelar, sapaan, jabatan atau pangkat, serta singkatan yang berkaitan dengan lambang kimia, ukuran, timbangan, dan besaran; (2) Hasil analisis penulisan Akronim pada surat kabar Radar Cirebon periode 11 s.d. 17 Maret 2015 pada umumnya banyak menggunakan suku kata awal-awal, awal-awal-awal, awal-awal-awal-awal, awal-tengah-tengah, awal-tengah-akhir-awal, awal-akhir-awal-akhir, awal-akhir, akhir-akhir, awal-akhir-akhir, awal-akhir-awal, awal-awal-awal-akhir; (3) Kesalahan penulisan singkatan dan akronim pada berita utama surat kabar Radar Cirebon periode 11 s.d. 17 Maret 2015 terdapat beberapa kesalahan. Kesalahan singkatan banyak ditemukan dalam penulisan singkatan nama gelar dan pengambilan huruf dari setiap katanya. Kesalahan penulisan akronim terdapat dalam pengambilan suku kata atau tidak konsistennya pengambilan suku kata dalam menulis akronim.
ANALISIS KATA SERAPAN DALAM NASKAH DRAMA “OPERA KECOA”KARYA N. RIANTIARNO BERDASARKAN ASAL BAHASA, JENIS KATA, DAN PROSES PEMBENTUKANNYA Mutiadi, Ahmad Dedi; Yulianti, Neli
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan suatu deskripsi tentang analisis kata serapan dalam naskah drama “Opera Kecoa” karya N. Riantiarnoberdasarkan asal bahasa, jenis kata, dan proses pembentukannya, yang dilatarbelakangi oleh rasa ingin tahu penulis terhadap penyerapan bahasa asing dan daerah ke dalam bahasa Indonesia yang terdapat dalan naskah drama “Opera Kecoa” karya N.Riantiarno. Hal ini menyangkut rumusan masalah sebagai berikut (1) Kata serapanapasaja yang terdapatdalamnaskah drama drama “opera kecoa” karya N. Riantiarno?, (2) Kata serapandaerahapasaja yang terdapatdalamnaskah drama “opera kecoa” karya N. Riantiarno?, (3) Kata serapanasingapasaja yang terdapatdalamnaskah drama “opera kecoa” karya N. Riantiarno?, (4) Termasukjenis kata apasaja kata serapan yang terdapat dalam kalimat pada naskah drama “opera kecoa” karya N. Riantiarno?, (5) Bagaimana proses pembentukan kata serapandalamnaskah drama “opera kecoa” karya N. Riantiarno?. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untukmengetahui kata serapan yang ada dalam naskah drama “opera kecoa” karya N. Riantiarno, (2) Untuk mengetahui kata serapan bahasa daerah dalam naskah drama “opera kecoa” karya N. Riantiarno, (3)Untuk mengetahui kata serapan bahasa asing dalam naskah drama “opera kecoa” karya N. Riantiarno, (4) Untuk mengetahui jenis kata dalam kata serapan yang terdapat dalam kalimat pada naskah drama”operakecoa” karya N. Riantiarno, (5) Untuk mengetahui proses pembentukan kata serapan dalam naskah  drama “opera kecoa” karya N. Riantiarno. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif analitik, dan menggunakan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi. Objek penelitian yang digunakan penulis ialah naskah drama berdasarkan hasil penelitian diatas maka diperoleh Kesimpulan (1) Dalam naskah drama “Opera Kecoa” karya N.Riantiarno terdapat kata serapan dari bahasa asing dan bahasa daerah, (2) Kata-kata serapan daerah yang ada dalam naskah drama “Opera Kecoa” karya N.Riantiarno berasal dari bahasa sansakerta, (3) Kata-kata serapan asing yang ada dalam naskah drama “Opera Kecoa” karya N.Riantiarno berasal dari bahasa Belanda, Arab, Portugis, dan inggris kata serapan asing lebih banyak diserap dari bahasa Belanda, (4) Analisis kata serapan berdasarkan jenis kata yang diperoleh dalam naskah drama “Opera Kecoa” karya N.Riantiarno lebih banyak termasuk kedalam jenis kata benda, (5) proses pembentukan dalam naskah drama “Opera Kecoa” karya N.Riantiarno lebih banyak menggunakan proses secara adaptasi. Kata Kunci : Kata Serapan, Asal Bahasa, Jenis Kata, Dan Proses Pembentukannya
ANALISIS KESALAHAN BAHASA DAN MAKNA BAHASA PADA SPANDUK DI SEPANJANG JALAN SILIWANGI KABUPATEN KUNINGAN PERIODE FEBRUARI 2015 Sudrajat, Ajat; Megawati, Fyna
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Judul penelitian ini adalah Analisis Kesalahan Bahasa dan Makna Bahasa pada Spanduk di Sepanjang Jalan Siliwangi Kabupaten Kuningan Periode Februari 2015. Rumusan Masalah: 1) bagaimana kesalahan bahasa yang terdapat dalam spanduk di sepanjang jalan Siliwangi Kabupaten Kuningan periode Februari 2015?; 2) bagaimana makna bahasa yang terdapat dalam spanduk di sepanjang jalan Siliwangi Kabupaten Kuningan periode Februari 2015?; 3) termasuk kedalam jenis makna apa sajakah bahasa yang ada dalam spanduk di sepanjang jalan Siliwangi Kabupaten Kuningan periode Februari 2015? Metode: deskripsi kualitiatif. Simpulan: 1) jumlah kesuluruhan kesalahan berbahasa sebanyak 13 kesalahan, kesalahan penggunaan EYD berjumlah 6, dan kalimat berjumlah 7 yang muncul pada spanduk di sepanjang jalan Siliwangi Kabupaten Kuningan; 2) analisis makna bahasa yang terdapat dalam spanduk di sepanjang jalan Siliwangi Kabupaten Kuningan periode Februari 2015 merupakan analisis makna dan tulisannya yang terdapat dalam spanduk; 3) jenis makna yang terdapat dalam pada spanduk di sepanjang jalan Siliwangi Kabupaten Kuningan adalah makna leksikal dan gramatikal.Kata Kunci : Analisis, Kesalahan Bahasa, Makna Bahasa, dan Spanduk
ANALISIS STRUKTUR BAHASA SLANG PADA MAJALAH KAWANKU PERIODE JANUARI 2015DAN ANCANGAN PEMBINAAN BAHASA PADA REMAJA SEBAGAI KONSUMEN MAJALAH KAWANKU Mutiadi, Ahmad Dedi; Hanifah, Ifah; Putri, Nursiska Dewi
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini merupakan suatu deskripsi tentang analisis bahasa slang dalam majalah kawanku priode Januari 2015 berdasarkan bentuk kata, struktur bahasa slang, dan ancangan pembinaan, yang dilatarbelakangi oleh rasa ingin tahu penulis terhadap bentuk dan struktur bahasa slang yang terdapat dalan majalah kawanku periode Januari 2015 dan ancangan pembinaan untuk konsumen majalah Kawanku. Hal ini menyangkut rumusan masalah sebagai berikut (1) Bagaimana bentuk kata bahasa slang yang ada dalam majalah Kawanku periode Januari 2015?, (2)Bagaimana struktur bahasa slang dalam majalah Kawanku periode Januari 2015?, (3)Bagaimana ancangan pembinaan pada remaja sebagai konsumen majalah Kawanku?.Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk medeskripsikan bentuk bahasa slang yang ada dalam majalah kawanku periode Januari 2015,(2)Untuk mendeskripsikan struktur bahasa slang yang ada dalam majalah Kawanku periode Januari 2015(3)Untuk mendeskripsikan ancangan pembinaan Bahasa pada remaja sebagai konsumen majalah Kawanku.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif analitik, dan menggunakan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi. Objek penelitian yang digunakan penulis ialah majalah Kawanku berdasarkan hasil penelitian diatas maka diperoleh kesimpulan (1) Dalam majalah kawanku terdapat bentuk kata slang, (2) struktur bahasa slang yang dianalisi lebih banyak menggunakan penyingkatam, akronim,pembentukan dan penggubahan kata.(3) terjadi banyak kesalahan penggunaan penyingkatan, pengubahan kata, dan akronim yang tidak sesuai dengan standar maka akan di beri informasi lebih luas menganai kebahasaan terutama bahasa slang atau bahasa pergaulan yang lebih cepat berkembang di kalangan remaja saat ini dengan menggunakan ancangan pembinaan melalui strategi penyuluhan terhadap penggunaa majalah kawanku yaitu para remaja terutama SMA. Berdasarkan penelitian ini, penulis merekomendasikan agar remaja konsumen majalah Kawanku dapat menggunakan bahasa yang baik dan benar dalam situasi formal ataupun nonformal. Kata Kunci : Bahasa Slang, Majalah Kawanku, dan Ancangan Pembinaan.  
JENIS-JENIS GAYA BAHASA YANG DIGUNAKAN REPORTER SEPAK BOLA INDONESIA DALAM PERTANDINGAN FINAL ISL (INDONESIA SUPER LEAGUE) 2014 Gloriani, Yusida; hanifah, Ifah; Fellicia, Fatimah
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) jenis gaya bahasa apa saja yang digunakan reporter sepak bola dalam pertandingan final ISL 2014 PERSIB Bandung melawan PERSIPURA Jayapura; 2) gaya bahasa apa yang paling dominan digunakan oleh reporter sepak bola dalam pertandingan final ISL 2014 PERSIB Bandung melawan PERSIPURA Jayapura? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis. Simpulan dari penelitian ini yaitu 1) ditemukan 62 tuturan gaya bahasa yang disampaikan reporter Hadi Ahay Gunawan yang terdiri dari 2 gaya bahasa perumpamaan, 21 gaya bahasa metafora, 2 gaya bahasa personifikasi, 1 gaya bahasa antithesis, 3 gaya bahasa pleonasme, 1 gaya bahasa koreksi, 4 gaya bahasa hiperbola, 1 gaya bahasa ironi, 4 gaya bahasa inuendo, 1 gaya bahasa hipalase, 1 gaya bahasa sinekdoke, 4 gaya bahasa ellipsis, 1 gaya bahasa eponym, 1 gaya bahasa antonomasia, 10 gaya bahasa erotesis, 3 gaya bahasa epizeukis, 1 gaya bahasa anafora, dan 1 gaya bahasa epanalepsis. Dan  35 tuturan yang mengandung gaya bahasa yang disampaikan oleh reporter Titis Sudjiatmoko terdiri dari 1 gaya bahasa perumpamaan, 5 gaya bahasa metafora, 1 gaya bahasa personifikasi, 1 gaya bahasa antithesis, 1 gaya bahasa antisipasi, 1 gaya bahasa koreksi, 2 gaya bahasa hiperbola, 1 gaya bahasa litotes, 1 gaya bahasa inuendo, 5 gaya bahasa klimaks, 1 gaya bahasa antonomasia, 3 gaya bahasa erotesis, 4 gaya bahasa asindeton, 2 gaya bahasa aliterasi, 4 gaya bahasa anaphora, dan 1 gaya bahasa epistrofa. 2)Gaya bahasa yang paling dominan digunakan oleh reporter sepak bola Hadi Ahay Gunawan dalam pertandingan sepak bola final ISL 2014 PERSIB Bandung melawan PERSIPURA Jayapura adalah gaya bahasa Metafora yaitu sebanyak 30%. Dan Gaya bahasa yang paling dominan digunakan oleh reporter sepak bola Titis Sudjiatmoko dalam pertandingan sepak bola final ISL 2014 PERSIB Bandung melawan PERSIPURA Jayapura adalah gaya bahasa metafora dan gaya bahasa klimaks keduanya memiliki persentase yang sama yaitu sebanyak 14%. Kata Kunci : Jenis-Jenis Gaya Bahasa, Reporter, Pertandingan Final ISL 2014.
KAJIAN FUNGSI DAN VARIASI BAHASA PADA STATUS FACEBOOK TINGKAT PENDIDIKAN SD, SMP, SMA, DAN PERGURUAN TINGGI YANG BERGABUNG DI AKUN FACEBOOK KUSMANTO PERIODE FEBRUARI 2015 Jaelani, Asep Jejen; Manto, Kusmanto
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAKJudul penelitian ini kajian fungsi dan variasi bahasa pada status facebook tingkat pendidikan sd, smp, sma, dan perguruan tinggi yang bergabung di akun facebook kusmanto periode februari 2015. Rumusan masalah:1)bagaimana fungsi bahasa pada status yang dibuat oleh pengguna Facebook tingkat pendidikan SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi yang bergabung di akun facebook kusmanto periode Februari 2015.? 2) bagaimana variasi bahasa pada status yang dibuat oleh pengguna Facebook tingkat pendidikan SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi yang bergabung di akun facebook kusmanto periode Februari 2015.? 3) bagaimana perbandingan fungsi bahasa pada status yang dibuat oleh pengguna Facebook tingkat pendidikan SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi yang bergabung di akun facebook kusmanto periode Februari 2015.? 4) bagaimana perbandingan variasi bahasa pada status yang dibuat oleh pengguna Facebook tingkat pendidikan SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi yang bergabung di akun facebook kusmanto periode Februari 2015.?   Metode:Deskriptif analitis.Simpulan : 1) fungsi bahasa pada status facebook yang dibuat oleh tingkat pendidikan SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi adalah fungsi bahasa referensial yang paling dominan; 2) perbandingan fungsi bahasa pada status facebook tingkat pendidikan SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi adalah fungsi bahasa referensial yang paling dominan; 3) variasi bahasa pada status facebook yang dibuat oleh tingkat pendidikan SD adalah variasi bahasa akrolek, SMP adalah variasi bahasa slang, SMA adalah variasi bahasa akrolek dan perguruan tinggi adalah variasi bahasa ragam akrab; 4) perbandingan variasi bahasa pada status facebook tingkat pendidikan SD dan SMA paling dominan menggunakan variasi bahasa akrolek, tingkat pendidikan SMA lebih dominana emnggunakan variasi bahasa slang dan Perguruan Tinggi paling domianan mengunakan variasi bahasa ragam akrab.  Kata Kunci :  Kajian, Fungsi Dan Variasi,Dan  Facebook
PENGEMBANGAN MODUL BAHASA DAN SASTRA INDONESIA BERBASIS LINGKUNGAN KONTEKSTUAL UNTUK WARGA BELAJAR PAKET C SETARA KELAS X SEMESTER 1 DI SKB SUKAMULYA KECAMATAN CIGUGUR KABUPATEN KUNINGAN Hidayat, Arip
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Salah satu faktor penentu keberhasilan dalam pembelajaran adalah tersedianya bahan ajar yang berkualitas.Modul dalam hal ini adalah modul bahasa dan sastra Indonesia, bukan hanya sarana untuk mencapai standar kompetensi berbahasa dan bersastra, tapi juga sebagai media untuk mengembangkan budi pekerti, budaya, dan lingkungan. Dalam konsep KTSP dinyatakan bahwa pengembangan bahan ajar/modul harus memperhatikan potensi lingkungan, atas dasar hal itu pengembangan modul harus mengintegrasikan aspek lingkungan tempat tinggal warga belajar. Dengan bertolak dari lingkungan, pembelajaran akan lebih mudah dan diharapkan potensi lingkungan sekitar tempat tinggal warga belajar akan dapat digali dan dikembangkan. Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan produk berupa modul untuk pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia Paket C setara kelas X semester 1 di SKB Sukamulya Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian dan pengembangan model BorgdanGall. Namun, karena keterbatasan waktu, penelitian pengembangan ini hanya melaksanakan enam tahapan, yakni (1)analisis teoritis dan praktis; (2) analisis lingkungan kontesktual warga belajar; (3) analisis kebutuhan tutor dan warga belajar;(4) penyusunan prototipe modul; (5) penilaianahli dan tutor, serta revisi dan ; (6) uji efektivitas modul. Hasil penelitian pengembangan ini dapat disajikan sebagai berikut. (1) Karakteristik lingkungan kontekstual warga belajar Paket C SKB Sukamulya Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan adalah lingkungan yang berbasis pertanian dan perkebunan, pariwisata, peternakan dan perikanan, serta industri kecil, menengah, dan kreatif. (2) Rata-rata skor warga belajar dalam analisis kebutuhan sebesar  83. Sedangkannilai rata-rata kebutuhan tutoryaitu sebesar 108. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa warga belajar dan tutorperlumodul Bahasa dan Sastra Indonesia bermuatan lingkungan kontekstual. (3) Prototipe modulbahasa dan sastra Indonesia berbasis lingkungan kontekstual yang dikembangkan terdiri atas bagian pendahulu, bagian pendahuluan bagian pembelajaran, bagian evaluasi, dan bagian penutup. Prototipe ini pun dilengkapi dengan paket CD untuk kompetensi dasar yang berhubungan dengan menyimak dan berbicara. (4) Dari penilaian ahli dan tutor didapat rata-rata skor adalah sebesar 159. Berdasarkan rentang skor dalam instrumen, nilai tersebut termasuk ke dalam kategori baik. Dengan demikian, prototipe modul hanya diperbaiki sesuai dengan saran dari ahli dan tutor. (6) Nilai rata-rata pretest sebesar 62,5 dan nilai rata-rata postest sebesar 67,5. Berdasarkan hasil uji efektivitas dari delapan kompetensi dasar tersebut, dapat disimpulkan ada peningkatan dari modul dan modul hasil perbaikan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa modul pengembangan cukup efektif untuk digunakan.Kata Kunci : Pengembangan Modul, Lingkungan Kontekstual.
PERBEDAAN HASIL PEMBELAJARAN MENEMUKAN GAGASAN UTAMA DALAM WACANA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DAN METODE PEMBELAJARAN TALKING STICK PADA SISWA KELAS VII MTS DARUSSALAM JAPARA TAHUN AJARAN 2014/2015 Hanifah, Ifah; hanipah, Hani
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKJudul penelitian ini adalah perbedaan hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran make a match dan metode pembelajaran talking stick pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara tahun ajaran 2014/2015. Rumusan masalah: 1) bagaimanakah hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran make a match pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara tahun ajaran 2014/2015?; 2) bagaimanakah hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran talking stick pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara tahun ajaran 2014/2015?; 3) adakah perbedaan hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran make a match dan metode pembelajaran talking stick pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara tahun ajaran 2014/2015? Metode: deskriptif komparatif. Simpulan: 1) hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran make a match pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara kurang, dari nilai rata-rata yang dicapai yaitu 50.70; 2) hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran talking stick pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara cukup, dari nilai rata-rata yang dicapai yaitu 59.36; 3) ada perbedaan yang signifikan hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran make a match dan metode pembelajaran talking stick pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis yang menyatakan bahwa pada taraf signifikan 5% diperoleh 2,000, sedangkan nilai t hitung lebih besar yaitu 3,09. Kata Kunci: Perbedaan, Hasil Pembelajaran, Metode Make A Match, Dan Metode Talking Stick 
ANALISIS STRUKTUR DAN KAIDAH TEKS EKSPOSISI PADA HARIAN PIKIRAN RAKYAT EDISI MINGGU KE 2 BULAN JANUARI 2015 DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR DALAM PEMBELAJARAN MEMAHAMI TEKS EKSPOSISI DI SMA KURIKULUM 2013 Sudrajat, Ajat; hanifah, Ifah; Indriani, Maya
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK Judul penelitian ini adalah Analisis Struktur dan Kaidah Teks Eksposisi Pada Harian Pikiran Rakyat Edisi Minggu ke 2 Bulan Januari 2015 dan Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar dalam Pembelajaran Memahami Teks Eksposisi di SMA Kurikulum 2013.Rumusan masalah: 1) bagaimana struktur teks eksposisi pada Harian Umum Pikiran Rakyat edisi bulan Januari 2015?; 2) bagaimana kaidah teks eksposisi pada Harian Umum Pikiran Rakyat edisi bulan Januari 2015?; dan 3) apakah teks ekposisi pada Harian Umum Pikiran Rakyat edisi bulan Januari 2015 dapat dijadikan bahan ajar memahami teks eksposisi di SMA? Metode : Deskriptif kualitatif. Simpulan: Teks ekposisi pada Harian Umum Pikiran Rakyat edisi bulan Januari 2015, jika dilihat dari struktur dan kaidah teks eksposisi, sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai, maupun dengan materi pelajaran yang akan disampaikan, dan dengan kondisi sarana yang tersedia. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teks ekposisi pada Harian Umum Pikiran Rakyat edisi bulan Januari 2015 dapat dijadikan bahan ajar bagi siswa di SMA dalam memahami teks eksposisi Kata Kunci : Analisis Struktur Dan Kaidah,Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar Kurtilas

Page 1 of 2 | Total Record : 12