cover
Filter by Year
DINAMIKA Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
Jurnal Dinamika Teknik Mesin diterbitkan 2 (dua) kali setahun pada bulan Mei dan November dan telah diterbitkan sejak tahun 2009. Redaksi menerima karangan ilmiah tentang hasil penelitian, survei, dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan bidang keteknikkan khususnya bidang Teknik Mesin.
Articles
135
Articles
Pembuatan Partikel Submikron Paduan Al-Ti Menggunakan Teknik Pemaduan Mekanik

Supriyanto, Adolf Asih, Syafrizal, Syafrizal, Imran, Al Ichlas

DINAMIKA – Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : HALUOLEO UNIVERSITY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pembuatan partikel submikron paduan Al-Ti menggunakan teknik pemaduan mekanik. Serbuk halus aluminium dan titanium dicampur dengan rasio berat sedemikian rupa sehingga menghasilkan komposisi nominal Al-10%beratTi. Campuran serbuk tersebut, bola stainless steel dan bahan untuk mengawal selama proses pemaduan berlangsung dimasukkan kedalam wadah stainless steel berbentuk silinder. Selama proses pemaduan berlangsung dilakukan didalam lingkungan gas argon. Bahan untuk mengawal proses yang digunakan adalah asam stearik. Bola stainless steel yang digunakan berdiameter 20 mm dan rasio berat bola terhadap serbuk adalah 20 ¸ 1. Pemaduan dilakukan dengan menggunakan alat planetari bermerk Fitsch Pulverisette-5 dengan empat pemegang wadah stainless steel. Kecepatan planetari ini diatur dengan kecepatan 360 rpm selama 2 sehingga 30 jam. Perubahan fasa diamati dengan menggunakan XRD. Perubahan morfologi serbuk diamati dengan menggunakan SEM dan EDX. Hasil XRD menunjukkan bahwa puncak titanium semakin menghilang dengan pertambahnya waktu pemaduan. Hal ini membuktikan bahwa penelitian ini telah berhasil menghasilkan paduan Al-Ti dan ukuran kristalit paduan Al-Ti semakin menurun dengan bertambahnya waktu. Hasil SEM menunjukkan bahwa paduan Al-Ti yang dihasilkan memiliki ukuran serbuk ± 1,5 mm. Hasil EDX menunjukkan bahwa teknik pemaduan yang digunakan dalam penelitian terhindar dari unsur pengotor. Kata kunci: serbuk Al-10%beratTi, pemaduan mekanik, XRD, asam stearik

Rancang Bangun Protipe Oven Pengering Rumput Laut Untuk Ukm Di Wilayah Kabupaten Luwu Timur

Naim, Muhammad, Burhanuddin, Burhanuddin, Lapondu, Dahlia, Roslan, Roslan

DINAMIKA – Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : HALUOLEO UNIVERSITY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pengembangan industri rumput laut di Indonesia menurut Kementerian Perindustrian (kemenperin) Republik Indonesia memiliki prospek yang cerah karena teknik pembudidayaan rumput laut yang relatif mudah dikusai oleh masyarakat sehingga usaha tersebut dapat dilakukan secara massal. Metode pengeringan yang dilakukan yaitu secara manual dan buatan. Pengeringan secara manual merupakan metode yang memanfaatkan energi panas dari matahari sebagai sumber pengeringnya sedangakan cara buatan salah satunya memanfaatkan sumber panas dari gas LPG sehingga suhu pengeringan dan kelembapannya dapat terjaga dalam ruang pengeringan serta berlangsung secara cepat tanpa menimbulkan kerusakan namun cara ini cukup berat sehingga membutuhkan tenaga yang cukup besar dalam pembuatannya. Adapun tujuan penelitian yang dilakukan adalah perancangan dan pembuatan prototype oven pengering rumput laut dangan kadar air yang tersisa dengan perbandingan berat 10 bagian berat rumput laut basah menjadi 1 bagian berat rumput laut kering atau dengan kata lain 10:1. Dari hasil penelitian yang dilakukan menghasilkan prototype oven pengering rumput laut dan berfungsi dengan baik mengeringkan dengan kapasitas 2 kg per proses dengan waktu pengeringan 100 menit jika dibandingkan dengan pengeringan menggunakan panas matahari kapasitas yang sama 2 kg dikeringkan dalam waktu 330 menit sehingga untuk prototipe ini dianggap berhasil. Kata kunci: rumput laut, oven pengering, pengeringan buatan, pemanasan konvensional, kadar air.

Pengaruh Kecepatan Dan Sudut Potong Terhadap Berat Material Hilang Dan Kekerasan Daerah Plastisized Zone Pada Pemotongan Material Ss400 Dengan Oxy Fuel Welding

Santoso, Eko Budi, Hidayat, Rachmad, Herraprastanti, Eva Hertnacahyani

DINAMIKA – Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : HALUOLEO UNIVERSITY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Akibat pemanasan dari pemotongan menggunakan oxy fuel welding akan menimbulkan perubahan struktur logam berupa kekerasan yang dipengaruhi oleh beberapa faktor misalnya bentuk, angle torch dan ukuran welding torch, kecepatan pemotongan , kemurnian oksigen, intensitas dari nyala pemanasan, kondisi logam yang dipotong. Kekerasan akan berpengaruh terhadap keausan pahat pada saat proses machining. Tujuan dari penelitian ini adalah agar diketahui seberapa pengaruh sudut dan kecepatan potong terhadap berat material hilang dan kekerasan pada Plastizised Zone sehingga bisa di lakukan pemilihan parameter pemotongan yang lebih baik sehingga bisa didapatkan efisiensi terhadap material dan alat/ tools yang di gunakan setelah proses pemotongan material. Kecepatan potong pada penelitian ini adalah  200 mm/menit, 300 mm/menit dan 400 mm/menit  dan specimen uji adalah SS400, sudut torch 0º, 5º dan 10 º.  Metode pengujian dengan mencari berat material hilang dengan membandingkan berat pada saat sebelum dan sesudah dilakukan pemotongan dengan oxy fuel welding., sedangkan harga kekerasan material pada Plastizised Zone diuji dengan hardness tester. 1) Berat material yang hilang, kecepatan potong dan sudut potong tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kekerasan material dengan media air pada daerah Plastizised zone 2) Ada pengaruh kecepatan potong dan berat material yang hilang terhadap kekerasan material dengan media coolant pada daerah plastizised zone, namun sudut potong tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kekerasan material dengan media coolant pada plastizised zone 3) Ada pengaruh kecepatan potong dan  berat material yang hilang terhadap kekerasan material dengan media Olie pada daerah Plastizised zone, sedangkan sudut potong tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kekerasan material dengan media olie pada Plastizised zone Kata kunci— Kekerasan, Oxy-Acetylene, Plastizised Zone, sudut torch.

Analisis Computational Fluid Dynamics Suhu Permukaan Panel Surya Akibat Pengaruh Intensitas Radiasi Matahari, Kecepatan Angin Dan Suhu Udara

Widodo, Widodo, Sunarso, Sunarso, Faizal, Ahmad, Widianto, Eri, Imran, Al Ichlas

DINAMIKA – Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : HALUOLEO UNIVERSITY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis pengaruh kecepatan angin, suhu udara dan intensitas radiasi matahari terhadap suhu permukaan panel surya, secara umum proses perhitungannya menggunakan software Computational Fluid Dynamics (CFD). Analisis dibagi dalam 3 tahap yaitu pre-processing (input), processing dan post-processing (output). Tahap pre-processing (input) mencakup pembuatan model 3D panel surya, penentuan model fisik, pembuatan mesh dan pengaturan mesh. Tahap Processing mencakup simulasi panel surya dan Uji validasi model berdasarkan parameter yang ditentukan pada tahap pre-processing. Tahap Post-processing (Output) mencakup analisis data dari hasil simulasi, divisualisasi dan dianalisa pengaruh berbagai parameter perbandingannya antara variable dan parameter yang diubah. Oleh karena itu, untuk mengurangi waktu yang panjang dalam melakukan eksperimen, proses tahapan pendekatan komputerisasi dilakukan agar waktu pengerjaan lebih pendek dan biaya yang di keluarkan relatif lebih murah. Dari hasil uji validasi model 3D panel surya sederhana menggunakan software CFD, pengaturan nilai mesh region 60 dengan jumlah elemen 166174 memakan waktu 4 menit 11 detik menghasilkan suhu maksimum sebesar 96.7563°C. Hasil analisa perubahan temperatur pada permukaan panel surya dipengaruhi kecepatan angin, suhu udara dan intensitas radiasi matahari yang mengenai permukaan panel surya ditunjukkan pada hasil grafik yang membuktikan bahwa perubahan suhu permukaan panel surya diakibatkan suhu udara dan intensitas radiasi matahari mengalami kenaikan maka suhu udara juga terjadi kenaikan suhu. Sedangakan, kenaikan suhu tidak hanya dipengaruhi oleh intensitas radiasi matahari yang mengenai permukaan panel surya saja, akan tetapi keceapatan angin juga sangat mempengaruhi perubahan temperature pada permukaan panel surya. Jika kecepatan angin mengalami kenaikan dan melewati panel surya maka panas pada permukaan panel surya diserap oleh angin tersebut dan membawa panas tersebut keluar munuju ke udara luar dengan bersamaan itu terjadi penurunan temperature pada permukaan panel surya tersebut. Kata kunci: Energi surya, panel surya, kondisi cuaca dan software CFD.

Rancang Bangun Alat Penanam Padi Dengan Sistem Penggerak Manual Dan Motor Bakar

Parekke, Simon, Despryanto, Eko, Zakwan, Muhammad Afif, Rompi, William

DINAMIKA – Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : HALUOLEO UNIVERSITY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kabupaten Luwu Timur yang terdiri dari Kecamatan Nuha, Wasuponda dan Towuti merupakan daerah yang sebagian besar masyarakatnya bekerja di sektor pertanian yang salah satunya adalah sebagai petani padi. Biaya tenaga kerja untuk menanam padi yang tinggi merupakan masalah yang dihadapi oleh masyarakat dalam proses menanam padi. Untuk membantu masyarakat dalam proses menanam padi dibutuhkan alat atau mesin penanam padi untuk mengurangi biaya dan waktu penanaman. Metode penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu tahap observasi yang dilakukan dengan peninjauan langsung ke lapangan, tahap studi literatur dengan mengumpulkan data-data dari referensi ataupun literatur, dan wawancara yang dilakukan dengan berkunjung langsung ke lapangan dengan para petani. Tahap perancangan terdiri dari identifikasi masalah, membuat konsep rancangan seperti desain rancangan, perhitungan titik kritis komponen dan gambar kerja. Alternatif konsep yang terpilih adalah mekanisme penggerak manual dengan tuas yang diputar oleh tangan dan mekanisme kedua dengan sumber putaran dari motor bakar. Putaran penggerak diteruskan melalui transmisi chain and sprocket serta puli dan belt yang berfungsi sebagai penggerak pengait sekaligus penancap padi sehingga dapat melakukan pengambilan serta penanaman bibit padi. Berdasarkan hasil pengujian, mesin penanam padi dapat melakukan penanaman dengan metode tancap. Mesin dapat melakukan penancapan bibit dengan jarak tanam 18 cm x 30 cm dan kedalaman bibit 17- 20 cm.Kata kunci: Penanam padi, metode tancap, jarak tanam.

Rancang Bangun Dan Pengujian Pompa Hidram (Hydraulic Ram Pump) Dengan Kapasitas 15 L/ Menit

Kardiman, Kardiman, Nugraha, Arif Budiman, Sumarjo, Jojo

DINAMIKA – Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : HALUOLEO UNIVERSITY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pompa Hidram merupakan pompa air yang bekerja secara otomatis tanpa menggunakan energi listrik, yaitu dengan memanfaatkan energi aliran air untuk mengalirkan air dari sumber ke tempat penampungan air. Energi aliran air yang dimaksud adalah energi potensial dari ketinggian sumber air yang masuk ke pompa hidram dan kemudian dikonversikan menjadi energi kinetik berupa kecepatan pemompaan air, ke tempat yang lebih tinggi. Peneitian ini bertujuan untuk merancang pompa hidram serta mengetahui kinerja dari pompa hidram dengan variasi tinggi masuk (reservoir). Metode penelitian yang dilakukan yakni dengan memvariasikan ketinggian sumber air yang masuk ke pompa yakni 1, 2, 3, dan 4 meter dengan tinggi pemompaan sebesar 5 meter. Dari hasil pengujian diperoleh kapasitas pemompaan air dan efisiensi tertinggi sebesar 0.00025 m³/s dan  65.10 % pada ketinggian masuk 4 meter dan kapasitas pemompaan dan efisiensi terendah diperoleh sebesar 0.000025 m³/s dan 32.46% pada ketinggian masuk 1 m. Sedangkan untuk debit terbuang dari hasil pengujian pompa hidram tertinggi didapat sebesar 0.00036 m³/s pada ketinggian masuk 1 m dan debit terbuang terendah diperoleh sebesar 0.00023 m³/s pada ketinggian masuk 4 m. Kata kunci: Kebutuhan Air, Perancangan Pompa, Kinerja Pompa Hidram

Analisis Reliability Pada Mesin Fan Mill Unit 1 di PT Cahaya Fajar Kaltim

Firda Saputra, Denny Randiana, Sukmono, Yudi, Fathimahhayati, Lina Dianati

DINAMIKA – Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : HALUOLEO UNIVERSITY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

PT Cahaya Fajar Kaltim adalah perusahaan pembangkit listrik swasta yang berlokasi di PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) Embalut, Tanjung Batu, Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara. Sumber daya alam batubara menjadi pilihan bahan bakar yang digunakan perusahaan. Perusahaan menggunakan berbagai macam mesin untuk menjalankan produksi dan salah satunya adalah fan mill. Saat ini perusahaan belum memiliki jadwal perawatan yang pasti khususnya pada mesin fan mill dan hanya melihat dari munculnya beberapa indikasi kerusakan sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui keandalan mesin dan mengetahui interval waktu perawatan dari mesin. Pengolahan data dilakukan dengan analisis keandalan dan mean time to failure (MTTF). Data yang dibutuhkan pada penelitian adalah data historis kerusakan dan data wawancara mesin. Tahapan yang dilakukan adalah menentukan komponen kritis berdasarkan persentase frekuensi kerusakan mesin, kemudian mencari nilai waktu antar kerusakannya. Langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi distribusi kerusakan yang muncul dan menghitung nilai keandalan berdasarkan distribusi terpilih kemudian menentukan usulan interval waktu perbaikan dari mesin. Berdasarkan hasil pengumpulan dan pengolahan data diketahui bahwa pada mesin fan mill 1A, 1B dan 1C memiliki komponen kritis yang sama yaitu komponen impeller, pressure adjustier dan recycle jalur. Komponen impeller 1A memiliki keandalan hingga hari ke 84, komponen pressure adjustier 1A memiliki keandalan hingga hari ke 36, komponen recycle jalur 1A memiliki keandalan hingga hari 39, komponen impeller 1B memiliki keandalan hingga hari ke 81, komponen pressure adjustier 1B memiliki keandalan hingga hari ke 80, komponen recycle jalur 1B memiliki keandalan hingga hari ke 80, komponen impeller 1C memiliki keandalan hingga hari ke 75, komponen pressure adjustier 1C memiliki keandalan hingga hari ke 80, dan komponen recycle jalur 1C memiliki keandalan hingga hari ke 77. Mesin fan mill 1A perlu dilakukan perawatan maksimum pada hari ke 140, mesin fan mill 1B perlu dilakukan perawatan maksimum pada hari ke 124, dan mesin fan mill 1C perlu dilakukan perawatan pada hari ke 115. Kata kunci: Keandalan, Mean Time to Failure, Fan Mill, Komponen Kritis, Perawatan.

Rancang Bangun Mesin Penyuwir Daging Untuk Bahan Baku Abon

Irdam, Irdam, Setiawan, Dani, Odi, Fransiskus, Rahayu, Sri

DINAMIKA – Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : HALUOLEO UNIVERSITY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Mesin penyuwir daging merupakan suatu alat yang membantu dalam memproses penyuwiran daging menjadi suiran-suiran tipis yang akan dijadikan abon. Mesin ini dapat mempermudah dan mempercepat penyuwiran dan memberikan hasil penyuwiran yang lebih baik dan merata dibandingkan dengan cara manual seperti menggunakan tangan dan pisau yang memakan waktu dan tenaga yang banyak. Mesin penyuwir daging terdiri dari beberapa komponen, yaitu rangka mesin, motor listrik, puli, sabuk-v, bak penampung dan poros penyuwir. Salah satu mesin penyuwir daging yang tersedia saat ini memiliki beberapa kekurangan sehingga kami berinisiatif untuk melakukan pengembangan mesin tersebut. Tahapan dalam pembuatan mesin penyuwir daging ini terdiri atas tahap perancangan, tahap manufaktur, tahap perakitan dan tahap pengujian. Spesifikasi mesin penyuwir daging abon yang dirancang bangun di sini adalah panjang bak penampung 400 mm, lebar 300 mm, dan tinggi 335 mm dengan menggunakan bahan stainless steel. Penggerak utama mesin penyuwir daging menggunakan motor listrik berdaya 1 HP dengan putaran 1400 rpm. Transmisi yang digunakan menggunakan puli dan sabuk-v. Poros penyuwir yang digunakan berbahan stainless steel berdiameter 12,7 mm dengan putaran poros penyuwir 700 rpm. Ukuran daging yang akan disuir sekitar 3 cm x 3 cm x 3 cm, dengan durasi penyuwiran selama 6 menit untuk 1 kg daging. Kata kunci: Mesin penyuwir daging, motor listrik, transmisi, poros penyuwir, abon

Karakterisasi Kekuatan Mekanis Hybrid Komposit Berpenguat Serat Kulit Pohon Waru (Hibiscus Tiliaceus)

Prihajatno, M, Arafat, Yasser, Nurfauzi, A

DINAMIKA – Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : HALUOLEO UNIVERSITY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.826 KB)

Abstract

Serat alam adalah salah satu jenis material penguat pada komposit. Serat kulit pohon waru (Hibiscus tiliaceus) merupakan material yang dapat digunakan untuk penguat bahan komposit. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi sifat mekanis material komposit dengan perbenguat serat alam dengan kombinasi (hybrid ) untuk memperoleh material dengan sifat mekanik yang baik. Metode yang digunakan adalah dengan perlakukan serat alam kulit pohon waru sebelum digunakan dengan penyortiran dan pencucian dengan cairan Alkali (NaOH) 5%.Kemudian dilakukan pembilasan dengan cairan Aquades (pH 7) untuk mendapatkan kualitas serat yang baik dan bersih dari lendir cambium.Variasi serat yang dibuat komposit adalah dengan tingkat kehalusan serat 1000, 2000, 3000, 4000, dan 5000 rpm putaran mesin penghalusan. Perlakuan lain adalah pemanasan serat alam dengan menggunakan oven agar kadar air turun dan tidak lebih dari 2%. Komposisi komposit adalah 60% matrik (resin polyester unsaturated) BTQN 157 EX dan 40% serat alam dengan 5% dari matrik katalis (MEKPO). Pembuatan material komposit dengan teknik penekanan (pressure) sebesar 5000 N untuk menghasilkan komposit yang padat dan rata. Pengujian mekanis yang terdiri atas uji kekuatan tarik (tensile strength) dan uji kekuatan tekan (flexural strength). Analisa mikro struktur menggunakan SEM (Scanning Electron Microscophic), untuk melihat struktur ikatan antar muka  antara matrik dan serat alam. Hasil pengujian kekuatan tarik rata-rata, pada tingkat kehalusan serat 1000 rpm=26,02 MPa; 2000 rpm=27,13 MPa; 3000 rpm=27,25 MPa; 4000 rpm=27,50 MPa; dan 5000 rpm=30,13 MPa. Sedangkan kekuatan tekan rata-rata pada tingkat kehalusan serat  1000 rpm=58,90 MPa; 2000 rpm=64,92; 3000 rpm=55,77MPa; 4000 rpm=60,36 MPa; dan 5000 rpm=56,43 MPa. Kekuatan mekanis paling baik pada kekuatan tarik maupun kekuatan tekan adalah komposit berpenguat dengan tingkat kehalusan serat 5000 rpm. Komposit tersebut termasuk dalam jenis serat halus, ikatan antar muka (interface) dan tingkat adhesive antara matrik dan serat alam  sangat baik. Kekuatan komposit serat kulit pohon waru (Hibiscus Tiliaceus)  naik 237,24% dari kekuatan matriknya. Kata kunci: Kulit Waru, komposit hybrid, kekuatan mekanis

Rancang Bangun Alat Ukur Gaya Dorong Dan Kecepatan Putaran Motor Brushless

Randis, Randis, Akbar, Syaeful

DINAMIKA – Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : HALUOLEO UNIVERSITY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.651 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perancangan dan membuat  suatu alat ukur gaya dorong dan putaran pada motor brushless. Tahap awal penelitian dilakukan dengan  mendesain model alat ukur gaya dororng dan putaran pada motor brushless dalam sebuah software drawing autoCAD, selanjutnya membuat dan merakit alat ukur gaya dorong dan putaran pada motor brushless sesuai dengan desain rancangan dan terakhir dengan melakukan simulasi dan uji coba. Sistem yang dikembangkan menggunakan arduino uno  atmega 328 sebagai mikrokontrollernya, sementara gaya yang dihasilkan oleh motor brushless diteruskan oleh rangka mekanik ke timbangan digital untuk mengukur besarnya gaya dorong yang dihasilkan motor  brushless, untuk mengukur putaran kecepatan motor brushless menggunakan IR sensor yang nilainya akan ditampilkan pada LCD 16x2. Penelian ini menghasilkan sebuah alat ukur gaya dorong dan kecepatan putaran motor brushless yang dapat dipergunakan untuk kepentingan Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Hasil pengujian alat terhadap tiga motor brushless menunjukkan perbedaan signifikan yaitu  efisiensi sebesar 70% data yang seharusnya diperoleh, hal ini dimungkinkan karena perbedaan propeller yang digunakan dengan referensi, tetapi secara keseluruhan alat dapat mengukur gaya dorong dan putaran motor dengan baik. Kata kunci:  Unmanned Aerial Vehicle (UAV), gaya dorong, kecepatan putaran, motor brushless