cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 24067489     EISSN : 24069337     DOI : -
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis (JITRO) adalah jurnal ilmiah mempublikasikan hasil penelitian dan review bidang peternakan.
Articles 18 Documents
Search results for , issue " Vol 6, No 1 (2019): JITRO, Januari" : 18 Documents clear
Kapasitasi Spermatozoa Sapi Peranakan Ongole dalam Berbagai Formulasi Pengencer Air Kelapa Selama Simpan Dingin Muhammad, Dedi; Isnaini, Nurul; ., Kuswati; Yekti, Aulia Puspita Anugra; Luthfi, Muchamad; Sunarto, Lukman Affandhy; Susilawati, Trinil
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 6, No 1 (2019): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.06 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v6i1.5450

Abstract

ABSTRAKPengencer dasar air kelapa merupakan solusi dari sulit dan mahalnya harga pengadaan bahan baku pembuatan pengencer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitasi spermatozoa sapi Peranakan Ongole dalam berbagai formulasi pengencer air kelapa selama simpan dingin pada suhu 4-5oC. Metodologi yang digunakan adalah eksperimantal laboratorium menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Terdapat tiga perlakuan yaitu, P1 = Pengencer air kelapa + 20% kuning telur, P2 = Pengencer air kelapa + 20% kuning telur + 0,4% putih telur + fruktosa 1000 mg/l. P3 = Pengencer air kelapa + 20% kuning telur + 0,4% putih telur + fruktosa 2000 mg/l, dengan 10 ulangan. Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada persentase spermatozoa belum kapasitasi, terkapasitasi dan telah rekasi akrosom antara perlakuan formulasi pengencer air kelapa yang berbeda (P1, P2, P3) selama peyimpana suhu 2-5oC. Pengencer berbasis air kelapa mampu mempertahankan kualitas akrosom diatas 50% penyimpanan hari ke lima.Kata kunci : air kelapa, kapasitasi, reaksi akrosom, semen cairABSTRACTCoconut water extender is the solution to the difficulty and high cots of semen diluents. The objective of this study were to examine the capacitation of Ongole Crossbreed sperm in various formulations of coconut water extender during storage in 4-5 oC. The study method used laboratory experimental. The experimental design was Randomized Completely Block Design and the data were analyzed by Analyze of Variance. There are three treatments in this study (P1 = Coconut Water + 20% of yolk, P2 = Coconut Water + 20% of yolk + 0,4% white egg + fructose 1 mg/ml, dan P3 = Coconut Water + 20% of yolk + 0,4% white egg + fructose 2 mg/ml) and ten replications of each treatment. There were not significant differences in percentage of sperm uncapacitation, sperm capacitaion and sperm acrosom reaction between various formulations of coconut water diluents during chilled storage at 4-5 oC. Coconut water diluents are able to maintain quality of sperm acrosom up to day 5th with values above 50%.Keywords: acrosom reaction, capacitation, coconut water, liquid semen
Penggunaan Minyak Ikan dalam Ransum Ayam Kampung terhadap Profil Lemak Darah Fanani, Anhar Faisal; Fajrih, Nurul; Salido, Wa Laili
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 6, No 1 (2019): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.776 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v6i1.5572

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian adalah mengevaluasi level penambahan minyak ikan lemuru dalam ransum ayam kampung terhadap profil lemak darah.Materi penelitian yang digunakan adalahayam kampung betina umur 24 minggu. Bahan pakan yang digunakan adalah minyak ikan lemuru, bekatul, jagung giling, bungkil kedelai, minyak sawit, tepung ikan, dan premix multi mineral dan vitamin. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL).  Perlakuan yang diberikan adalah T0 = Penggunaan minyak ikan lemuru sebanyak 0%, T1 = Penggunaan minyak ikan lemuru sebanyak 2%, T2 = Penggunaan minyak ikan lemuru sebanyak 4%, T3 = Penggunaan minyak ikan lemuru sebanyak 6%. Parameter yang diamati adalah kolesterol total, kadar High Density Lipoprotein (HDL) dan Low Density Lipoprotein (LDL) darah ayam kampung. Data dianalisis menggunakan analisis variansi yang dilanjutkan uji duncan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan minyak ikan lemuru pada level tertinggi berpengaruhnyata (P<0,05) terhadap kolesterol total, kadar HDL dan LDL darah.Kesimpulan penelitian adalah pemberian minyak ikan lemuru sampai 6% dapat digunakan dalam campuran pakan ayam kampung.Kata kunci: Profil lemak darah, ayam lokal, minyak ikan lemuruABSTRACTThe aimed of the study was to evaluate the level of addition lemuru fish oil in the ration of local chicken on the blood fat profile. The research materials used was female local chickens aged 24 weeks. The feed materials used are lemuru fish oil, rice bran, milled corn, soybean meal, palm oil, fish meal as well as multimineral and vitamin premix. The research method using a complete by randomized design. The treatments are given wereT0= lemuru fish oil as much as 0%, T1 = lemuru fish oil as much as 2%, T2 = lemuru fish oil as much as 4%, T3 = lemuru fish oil as much as 6%. The observed variables were total cholesterol, levels of high-density lipoprotein (HDL) and low-density lipoprotein (LDL) of local chicken blood. The data were analyzed using analysis of variance and was continued with Duncan test. The results showed that the treatment with lemuru fish oil at the highest level had a significant effect (P<0.05) on total cholesterol, HDL levels, and LDL blood. The conclusion of the study is that the provision of lemuru fish oil up to 6% can be used in native chicken feed mix.Keywords: The blood fat profile, local chicken, lemuru fish oil
Identifikasi Kualitas Spermatozoa Sapi Kuantan Riau sebagai Pelestarian Plasma Nutfah Ternak Lokal ., Jiyato; Anwar, Pajri
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 6, No 1 (2019): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.3 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v6i1.5724

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan ingin mengetahui kualitas spermatozoa sapi kuantan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Benei Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau dengan menggunakan metode purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 15 ekor sapi kuantan jantan dewasa yang tersebar di Kecamatan Benai. Kualitas spermatozoa diamati melalui sperma yang diambil dari cauda epididimis. Sampel diambil dari tiga desa yaitu Desa Gunung Kesiangan, Desa Kalimanting dan Desa Banjar Lopak. Parameter penelitian ini yaitu pengamatan secara makroskopis meliputi pH, bau, warna dan pengamatan secara mikroskopis meliputi motilitas dan viabilitas. Data setiap pengamatan kualitas spermatozoa dianalisis dengan mencari nilai rata-rata dan standar deviasi dan diuraikan secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sermatozoa sapi kuantan yang diamati dari cauda epididimis memiliki kualitas pH 6,13, bau amis (khas sperma), warna putih krem, motilitas 58%, dan viabilitas 76,67%. Motilitas spermatozoa yang terdapat pada cauda epididimis sapi kuantan dalam penelitian ini masih dalam batasan normal dan masih memenuhi syarat untuk digunakan sebagai semen cair untuk mendukung pelaksanaan inseminasi buatan.Kata kunci: cauda epididimis, plasma nutfah, sapi kuantan, spermatozoaABSTRACTThe purpose of this study was to determine the quality of spermatozoa of Kuantan Riau cattle. This research was conducted in Benai subdistrict of Kuantan Singingi regency, Riau by using purposive sampling method. The samples used in this study were 15 adult bulls scattered in Benai district. The quality of spermatozoa was observed through sperm taken from the cauda epididymis.The samples were taken from three villages; Gunung Kesiangan, Kalimanting, and Banjar Lopak village. The parameters in this study were macroscopic qualities including pH, odour, color, and microscopic qualities including motility and viability of spermatozoa. This result was analized descriptively. The data collected from each observation were then analyzed by measuring the mean values and standard deviation. The result of this study indicated that spermatozoa of kuantan cattle collected from cauda epididimis had a pH quality of 6.13, fishy smell (typical of sperm), creamy white color, 58% motility, and 76.67% viability. The motility of spermatozoa of Kuantan Riau cattle found in this study is within normal value and qualified for the requirements for use as liquid for artificial inseminaton.Keywords: cauda epididymis, kuantan cattle, sperm plasma, spermatozoa
Karakteristik Dendeng Lambok Khas Sumatera Barat dengan Metode Pengolahan dan Lama Penyimpanan yang Berbeda Febrina, Bunga Putri; Tuti Suryati, Tuti; Arief, Irma Isnafia
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 6, No 1 (2019): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.853 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v6i1.5451

Abstract

ABSTRAKDendeng merupakan salah satu hasil pengolahan daging yang digemari masyarakat Indonesia. Salah satunya di Sumatera Barat terdapat dendeng yang dimodifikasi yakni dendeng lambok batokok. Tujuan penelitian ini untuk menganalis metode pengolahan yang tepat untuk menghambat proses oksidasi lemak dan kerusakan mikrobiologi pada suhu ruang, sehingga menghasilkan dendeng lambok yang berkualitas dan aman dikonsumsi. Variabel yang diamati meliputi sifat fisik (Kadar air, aktivitas air dan pH), sifat kimia (kandungan malonaldehida, antioksidan) dan analisis pertumbuhan mikroba (total plate count, S.aureus, E.coli, dan Salmonella). Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok pola faktorial, dengan faktor pertama adalah metode pengolahan meliputi penggorengan dan pemanggangan, dan faktor kedua adalah waktu penyimpanan meliputi 0,2,4,dan 6 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengolahan memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) kecuali pH. Lama penyimpanan berpengaruh nyata (P>0,05) kecuali pH dan kadar air. Hasil analisis mikrobiologi menunjukkan interaksi antara metode pengolahan dan lama penyimpanan. Berdasarkan penelitian ini, dendeng lambok batokok dengan metode pengolahan digoreng memiliki kadar air, aktivitas air dan pH yang lebih rendah, serta MDA dan aktioksidan yang lebih tinggi dibandingkan yang dipanggang. Dilihat dari segi mikrobiologi dendeng lambok masih aman dikonsumsi sampai hari kedua penyimpanan suhu ruang.Kata kunci: dendeng lambok, pengolahan, penyimpanan, fisikokimia, mikrobiologiABSTRACTDendeng is one of meat processing product preferred by Indonesian. One of them in West Sumatra, there is a modified dendeng namely dendeng lambok batokok. The purpose of this study was to analyze the appropriate processing methods to inhibit the process of fat oxidation and microbiological damage at room temperature, so as to produce high-quality dendeng lambok and safe for consumption. The variables observed included physical properties (moisture content, water activity, and pH), chemical properties (malonaldehyde content, antioxidants) and microbial growth analysis (total plate count, S. aureus, E. coli, and Salmonella). The study design used was a factorial randomized block design, with the first factor was the processing method including frying and roasting, and the second factor was the storage time including 0,2,4 and 6 days. The results showed that the processing method had a significant effect (P<0,05) except on pH. Storage duration had a significant effect (P>0,05) except on pH and water content. The results of the microbiological analysis showed that there was an interaction between processing methods and storage time. Based on this study, dendeng lambok batokok with frying process has lower water content, water activity and pH, and higher MDA and antioxidants than the roasting process. In terms of microbiology, dendeng lambok is still safe to consume until the second day of storage at room temperature.Keywords: dendeng lambok, processing, storage, physicochemical, microbiology
Analisis Residu Tetrasiklin pada Hati Ayam Potong di Kota Kendari Yaddi, Yamin; Rizal, Abdul; Fitrianingsih, .; Libriani, Restu; Zulkarnain, Deki
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 6, No 1 (2019): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.482 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v6i1.5573

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan  untuk menganalisis dan menentukan keberadaan serta tingkat residu antibiotik terutama golongan tertasiklin pada sampel lapang hati ayam broiler yang berada di Kota Kendari. Metode yang digunakan meliputi observasi lapang, pengambilan sampel dan pengujian sampel di laboratorium. Penentuan lokasi pengambilan sampel secara purposive sampling. Lokasi sampling (pasar) yang dijadikan sebagai tempat pengambilan sebanyak 5 (lima) pasar sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Jenis sampel yang digunakan adalah hati ayam potong yang berasal dari beberapa pedagang dengan kisaran bobot karkas/bobot hati yang berbeda.  Pengambilan sampel hati dilakukan dengan metode simple random sampling. Pengujian sampel digunakan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia dengan metode Tapis. Pengujian residu dilakukan melalui uji skrining test. Hasil penelitian menunjukkan pemeriksaan residu antibiotik pada semua sampel adalah negatif. Kesimpulannya adalah produk peternakan dari ayam potong yang di pasarkan di Kota Kendari sebagian besar tidak mengandung residu antibiotik. Peternak ayam potong yang ada di Kota Kendari sudah mulai bijak dalam penggunaan antibiotik serta penentuan waktu panen.Kata kunci: ayam broiler, hati ayam, residu antibitikABSTRACT               This study aimed to analyze and determine the presence and level of antibiotic residue, especially tetracycline group in broiler chicken liver in Kendari. The methods used in this study were field observations, sampling, and laboratory testing. Determination of sampling location was done by purposive sampling. The sampling location (market) chosen for this study were 5 (five) markets based on predetermined criteria. The type of sample collected was broiler liver from several butchers with different ranges of carcass / liver weight. Liver sampling was done using simple random sampling method. The sample was tested using Tapis method in accordance to Indonesian National Standard (SNI). Tetracycline residue was tested by screening test. The results showed negative antibiotic residues in all samples. It can be concluded that livestock products from broiler chicken in Kendari market are mostly free from antibiotic residue. It can be assumed that the broiler farmers in Kendari have become wise in using antibiotics and the determination of harvest after antibiotic treatment.  Keywords: antibiotic residues, broilers liver, broiler meat
Kriopreservasi Semen Kambing Boer dengan Konsentrasi Pengencer Nira Aren dan Gliserol Berbeda Riyadhi, Muhammad; Wahdi, Anis; Rizal, Muhammad
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 6, No 1 (2019): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.421 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v6i1.5422

Abstract

ABSTRAK                                                                        Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas nira aren sebagai pengencer alternatif dalam proses pembekuan (kriopreservasi) semen kambing boer.Kriopreservasi semen kambing boer menggunakan pengencer tris-gliserol-kuning telur (P1 73-7-20%), nira aren-gliseol-kuning telur(masing-masing P2 74-6-20%, P3 73-7-20%, dan P4 72-8-20%) dan andromed (P5 tanpa mengandung kuning telur dan gliserol). Parameter evaluasi meliputi motilitas, viabilitas, dan membrane plasma utuh setelah pengenceran, ekuilibrasi dan thawing.  Evaluasi motilitas pasca thawing menunjukkan P5 52% berbeda nyata (P<0.05) dengan P1 42%, selanjutnya P5 dan P1 berbeda sangat nyata (P<0.05) dengan P2 8%, P3 6% dan P4 12%.  Viabilitas pasca thawing menunjukkan P5 65,4% tidak berbeda nyata (P>0,05) dengan P1 61,8%, akan tetapi P5 dan P1 berbeda sangat nyata (P<0.05) dengan P2 26,2%, P3 29,8%, dan P4 34%.  Membran plasma utuh (MPU) pasca thawing menunjukkan P5 66,2% tidak berbeda nyata (P>0,05) dengan P1 65,4%, akan tetapi keduanya berbeda sangat nyata (P<0.05) dengan P2 39%, P3 38%, dan P4 36,2%.  Disimpulkan kriopreservasi semen kambing boer dengan pengencer nira aren dan gliserol pada konsentrasi berbeda belum dapat dipergunakan sebagai sumber bibit berdasarkan standar nasional Indonesia.Kata Kunci : Kambing boer, semen, nira arenABSTRACTThe experiment was conducted to determine the effect of sugar palm juice as alternative extender for cryopreservation process of boer semen.Tris-glycerol-egg yolk (P1 73-7-20%), Sugar palm juice-glyserol-egg yolk (P2 74-6-20%, P373-7-20%, dan P4 72-8-20%), and andromed (P5) used as a extender  in the cryopreservation process of boer semen.  Sperm motility (%), live sperm (%) and sperm membrane integrity (%) were recorded after diluted, equilibration and freeze-thawing.  Result of post thawing motility showed that P5 52% was significantly different (P <0.05) with P1 42%, then P5 and P1 were significantly different (P <0.05) with P2 8%, P3 6% and P4 12%. Viability after thawing showed P5 65.4% was not significantly different (P> 0.05) with P1 61.8%, but P5 and P1 significantly different (P <0.05) with P2 26.2%, P3 29.8 %, and P4 34%. Spermmembrane integrity post-thawing showed P5 66.2% was not significantly different (P> 0.05) with P1 65.4%, but both were very significantly different (P <0.05) with P2 39%, P3 38% and P4 36.2%. Conclusions, sugar palm juice-glycerol-egg yolk with differentconcentrationsineffectively as an alternative extenderin cryopreservation of boer semen.Keywords: boer goat, semen, sugar palm juice
Analisis Tingkat Kepuasan Peternak Plasma Terhadap Pelaksanaan Kemitraan Ayam Broiler PT. Mitratama Karya Abadi (MKA) Azmi, Nuzul; Nugroho, Bambang Ali; Azizah, Siti
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 6, No 1 (2019): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.043 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v6i1.5490

Abstract

ABSTRAKKepuasan peternak plasma merupakan faktor penting dalam sistim kerjasama kemitraan ayam broiler antara pihak inti dan plasmanya. Kepuasan peternak plasma terhadap kinerja dari pihak inti merupakan suatu indikator bahwa kerjasama kemitraan telah berjalan ideal sesuai dengan prinsip-prinsip kemitraan. Penelitian ini dilakukan terhadap peternak plasma yang bergabung dengan kemitraan ayam broiler PT. Mitratama Karya Abadi (MKA). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan peternak plasma terhadap pelaksanaan kerjasama kemitraan ayam broiler pada PT MKA. Responden terdiri dari karyawan PT. MKA dan 30 orang peternak plasmanya, penentuan responden secara purposive sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis kepentingan-kinerja (Importance Performance Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan peternak plasma PT. MKA puas dengan kinerja dan pelayanan dari pihak inti, hal ini ditandai dengan perolehan nilai CSI sebesar 66,75%. Berdasarkan 15 atribut kemitraan yang dianalisa, terdapat 6 atribut kemitraan yang memiliki tingkat kepentingan yang tinggi dan kinerja dari atribut kemitraan tersebut dinilai masih rendah oleh peternak plasma.Kata kunci: kemitraan, kepuasan peternak plasma, importance performance analysis ABSTRACTThe plasma farmer satisfaction is an important factor in the broiler partnership system because it is an indicator that partnership has been running ideally in accordance with the principles of partnership. This study was conducted on the plasma farmer who joined the broiler chicken partnership of PT. Mitratama Karya Abadi. The purpose of this study was to determine the level of plasma farmer satisfaction on the implementation of broiler chicken partnership at PT. Mitratama Karya Abadi. The respondents consisted of employees of PT. Mitratama Karya Abadi and 30 plasma farmers who were determined by purposive sampling. Data analysis used were descriptive analysis and performance-interest analysis (Importance-Performance Analysis). Overall, the plasma farmer was satisfied with the performance and service from PT. Mitratama Karya Abadi, which was indicated by the CSI value of 66.75%. Based on the 15 attributes of the partnership analyzed, there were 6 partnership attributes which had a high level of importance and their performance was still considered as low by plasma farmers.Keywords: business partnership, plasma farmer satisfaction, importance performance analysis
Pertumbuhan Bulu Ayam Hasil Persilangan Sentul dengan Onagadori dan Resiprokal Umur 1 sampai 12 Minggu Archimilar, Achmad Gitaraka; Darwati, Sri; Sumantri, Cece
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 6, No 1 (2019): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.739 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v6i1.5574

Abstract

ABSTRAKAyam tidak hanya sebagai komoditi pangan, namun juga hias. Salah satu ayam hias yang unik dan banyak menarik minat pecinta ayam hias adalah ayam ekor panjang atau onagadori. Salah satu jenis asli ayam lokal Indonesia adalah ayam sentul. Ayam sentul adalah ayam asli dari daerah Ciamis, Jawa Barat. Persilangan onagadori dengan sentul dan resiprokalnya diharapkan memiliki bulu yang panjang di bagian tubuhnya dengan perpaduan warna bulu abu-abu akibat adanya kombinasi warna dari kedua tetua dengan performa tubuh yang gagah dan indah. Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah pertumbuhan bulu sayap, pinggang, dan ekor pada umur 1-12 minggu. Pada penelitian ini digunakan rancangan acak kelompok untuk menganalisa data. Hasil penelitian menunjukan bahwa panjang  bulu sayap SO jantan 7,93±0,63 cm, SO betina 7,96±0,79 cm dan  OS jantan  6,39±0,66 cm, OS betina 6,29±0,91 cm. Hasil pengukuran bulu pinggang SO jantan 6.80±0.10 cm, SO betina 6,81±0,10 cm dan OS jantan 2,59±0,86 cm, OS betina 2,50±0,98 cm. Panjang bulu ekor SO jantan 10,71±0,10 cm, SO betina 10,78±0,10 cm dan OS jantan 7,31±0,10 cm, OS betina 7,29±0,12 cm. Karakteristik kualitatif ayam hasil persilangan onagadori dengan sentul pada warna bulu jantan cenderung lebih dominan 1 warna sedangkan yang betina 2 warna. Warna shank yang dihasilkan dari persilangan ini adalah abu dan putih lebih banyak dibandingkan hijau. Bentuk jengger hasil persilangan ini bentuk jengger pea lebih banyak daripada bentuk jengger single dan cushion. Ayam hasil persilangan SO memiliki pertambahan pertumbuhan bulu sayap, pinggang, dan ekor lebih cepat dan panjang dari OS.Kata kunci: onagadori, pertumbuhan bulu, resiprokal, sentulABSTRACTChicken is not only a food commodity, but also ornamental. One of the unique ornamental chickens that attracts many ornamental chicken lovers is the long-tailed chicken or onagadori. One native of Indonesian local chicken is sentul chicken from the Ciamis area, West Java. The crossing of cock onagadori with hen sentul (Onagadori-Sentul/OS) and its reciprocal cock sentul with hen onagadori (Sentul-Onagadori/SO) is expected to have long feather tail, and on its body with a combination of gray feather due to the combination of colors from the two parents with a good performance.. Parameters measured in this study were the growth of wing, saddle, and tail feathers at 1-12 weeks. A randomized block design is used to analyze this data.  The measurement of the males 6.80±0.08 cm, SO females 6.81±0.08 cm, and OS males 2.59±0.86 cm, Females OS 2.50±0.98 cm. Result of SO tail tailed data 10.71±0.10 cm, SO females 10.78±0.10 cm and OS males 7.31±0.10 cm Females OS 7.29±0.12 cm. Chicken offspring from SO crossbreed has better feather growth than onagadori. While the offspring from OS crossbreed has better feather growth than sentul chicken. Characteristics of qualitative chicken onagadori crosses with sentul on the color of male feathers tend to be more dominant one color while the female two colors. The shank color resulting from this cross color of the ash and white shank is more dominant than green. The pea comb form produced from this cross is more dominant than the single and cushion comb. The SO cross breed chikens have faster feather growth of wing, saddle, and tail than OS chikens.Key words: feathers growth, onagadori,  reciprocal, sentul
Kualitas Fisik Daging Ayam Broiler yang Diberi Minyak Buah Merah dalam Pakan Komersial Ollong, Abdul Rahman; Arizona, Rizki; Badaruddin, Rusli
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 6, No 1 (2019): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.71 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v6i1.5806

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan minyak buah merah (MBM) pada pakan terhadap kualitas fisik daging ayam broiler. Seratus ekor ayam broiler umur sehari (DOC) ditempatkan pada lima kelompok perlakuan pakan yang berbeda, yaitu: P1 (pakan kontrol/tanpa penambahan minyak), P2 (2% MBM), P3 (4% MBM), P4 (6% MBM) dan P5 (6% Minyak kelapa sawit). Setiap kelompok perlakuan terdiri dari empat ulangan masing-masing dengan lima ekor. Ayam broiler dipelihara selama 35 hari. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan analisis variansi pola searah dan diuji lanjut dengan Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variable yang diamati menunjukkan adanya pengaruh nyata (P<0,05) terhadap perlakuan yang diberikan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan minyak buah merah (MBM) dalam pakan mampu memberikan pengaruh terhadap pH Daging, Daya Ikat Air (DIA), susut masak dan keempukan daging ayam broiler.Kata kunci : daging ayam broiler, daya ikat air, keempukan daging, pH daging, susut masakABSTRACT The experiment was conducted to study the effect of red fruit oil (RFO) onphysical quality  of broiler chicken. One hundred day old chicken (DOC) were placed in four groups of different treatments, of from levels of RFO (P1 (diet without addition of RFO), P2 (2% RFO), P3 (4% RFO) and P4 (6% RFO) and P5 (6% Palm oil)). The treatment group consisted of fivereplications with five birds each. Broiler chickens were reared for 35 days. Statistical analysis used Completely Randomized Design (CRD) and followed by Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT). The results showed that the pH value, moisture content, water holding capacity, and cooking loss was significant differences. It could be concluded that the addition of red fruit oil in the diet give effect  of broiler chicken meat.Keywords: broiler meat, cooking loss, moisture content, pH value, water holding capacity
Evaluasi Performa Kelembagaan Peternak Sapi Perah Berdasarkan Aspek Risiko Bisnis dan Pengembangan Usaha ., Amam; ., Soetriono
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 6, No 1 (2019): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.75 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v6i1.5391

Abstract

ABSTRAKPeranan kelembagaan peternakan bukan hanya untuk tindakan preventif bagi para peternak untuk meminimalkan risiko bisnis, tetapi juga bertujuan untuk pengembangan usaha ternak sebagai upaya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Penelitian bertujuan untuk: 1) mengevaluasi performa kelembagaan peternak sapi perah berdasarkan aspek risiko bisnis, 2) mengevaluasi performa kelembagaan peternak sapi perah berdasarkan pengembangan usaha, dan 3) menemukan model hubungan performa kelembagaan, pengembangan usaha, dan aspek risiko bisnis. Penelitian dilakukan di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Variabel yang diamati dalam penelitian post positivisme ialah: a) performa kelembagaan (X1), b) aspek risiko bisnis (Z1), dan c) pengembangan usaha ternak perah (Y1). Jumlah sampel penelitian yaitu 119 peternak sapi perah. Analisis data menggunakan SEM (Structural Equation Model) dengan SmartPLS 2.0. Hasil penelitian yaitu: 1) performa kelembagaan berpengaruh negatif terhadap risiko bisnis usaha ternak sapi perah sebesar -0,337; 2) performa kelembagaan berpengaruh positif terhadap pengembangan usaha ternak sapi perah sebesar 0,442; dan 3) aspek risiko bisnis dipengarui oleh performa kelembagaan sebesar 22,0%, sedangkan aspek risiko bisnis dipengaruhi oleh performa kelembagaan dan pengembangan usaha sebesar 19,6%. Pengembangan usaha berpengaruh negatif terhadap risiko bisnis usaha ternak sapi perah sebesar -0,210.Kata kunci: evaluasi, kelembagaan, pengembangan usaha, risiko bisnis, dan sapi perah.ABSTRACTThe role of livestock institutional is not only for preventive actions for farmers to minimize business risk, but also for the development of livestock business in an effort to support the welfare of the community. The research aims to: 1) evaluate the performance of dairy farmer based on business risk aspect, 2) evaluate the performance of dairy farmer based on business development, and 3) find the relation of business risk aspect to business development. The study was conducted in Pujon Subdistrict, Malang Regency, East Java Province. The variables observed in post positivism research are: a) institutional performance (X1), b) business risk aspect (Z1), and c) dairy business development (Y1). The number of research sample is 119 dairy farmers. Data analysis uses SEM (Structural Equation Model) with SmartPLS 2.0. The research results are: 1) the institutional performance was negative influenced by the business risk aspect by -0.337; 2) institutional performance was positive influenced bythedairy cattle business development by 0.442; and 3) aspects of business risk was influenced by the institutional performance is 22.0%, while aspects of business risk was influenced by the institutional performance and the business development is 19.6%. the dairy cattle business development was negative influenced by the business risk aspects by -0.210.Keyword: evaluation, institutional, development livestock business, risk of business, and dairy cattle.

Page 1 of 2 | Total Record : 18