cover
Filter by Year
Al-Mawarid Jurnal Hukum Islam
ISSN : -     EISSN : -
Al-Mawarid Jurnal Hukum Islam adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Syari’ah Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia Yogyakarta bekerjasama dengan Himpunan Ilmuan dan Sarjana Syari’ah Indonesia ( HISSYI). Jurnal ini mengkhususkan diri pada kajian, penelitian, pengembangan pemikiran Hukum Islam dan isu-isu kontemporer. Al-Mawarid Journal of Islamic Law is a scientific periodical journal published by the Department of Shari’ah the Faculty of Islamic Studies Islamic University of Indonesia Yogyakarta Indonesia in cooperation with the Association of Shari’ah Scientists and Scholars of Indonesia ( HISSYI Himpunan Ilmuan dan Sarjana Syari’ah Indonesia ). This journal specializes in the discourse, research, development of Islamic law thought and contemporary issues.
Articles
124
Articles
CEDAW AND THE RIGHTS OF KINSHIP IN ISLAMIC FAMILY LAW

Fuad, Ahmad Masfuful

Al-Mawarid Jurnal Hukum Islam Vol 15, No 1 (2015): Islamic Family Law Reform in Contemporary Indonesia
Publisher : Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The following article traces the issues of Human Rights (HAM) has always been the center of attention, including in relation to family law in Islam. The principles of equality, equal rights, and equal position for the relationship of husband and wife become a topic of interest for many people. The birth of the CEDAW (Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women), proves that the international community to pay more attention to this issue. Islam, as a religion which contains a comprehensive way of life certainly had her cover of this issue through the principles of Islamic family, because Islam was very attentive to the importance of the institution of family as one unit in society. The result of this article has been revealed that the basic principles of Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW) for instances equality, equal position and equal rights in accordance with the principles of Islamic law. Keywords : Islamic Family Law, Human Rights, CEDAW, Kinship.

THE PRINCIPLES OF TIGHTENING DIVORCE IN SEMARANG HIGH RELIGIOUS COURT IN MAQASID AL-SHARI’AH PERSPECTIVE

Hasyim, A. Muliany

Al-Mawarid Jurnal Hukum Islam Vol 15, No 1 (2015): Islamic Family Law Reform in Contemporary Indonesia
Publisher : Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The following article is the result of the author’s study (dissertation) which focus the need to tighten the divorce because the marriage is very strong agreement that aims to create a happy home and eternal, sakinah mawaddah and mercy, suppress escalation of divorce while reducing the negative impact on children after divorce her parents. The location of the study authors are in the jurisdiction of PTA Semarang. These results indicate that Semarang PTA in examining divorce case has been applying the principles of tightening divorce, mediation institutions maximize and optimize Hakam institutions to realize the goal of marriage, if successful peace revoked case, if it turns out there is no reason the case is not accepted, if it can not prove the case rejected , If proven, there is reason enough divorce, unsuccessful peace efforts and apply the theory of benefit, as the central idea Maqasid al-Shariah, divorce is granted by refusing mafsadah more important consideration than grabbing maslahah mafsadah refused because it is a benefit in accordance with Maqasid al-Shariah. According to the author that another attempt to tighten a divorce is necessary premarital education provision by the Religious Affairs Office (KUA) presenting the subject matter of the rights and obligations of husband and wife as well as the consequences if left malpractice. In addition, the need for regulations that provide its jurisdiction in a particular case examination and decide divorce cases the reason of domestic violence as well examining the actions of domestic violence so that the subject is no longer a litigant in two of the judiciary, in order to realize the principle is simple, fast and low cost. Keywords : Semarang PTA, Tighten, Divorce, Maqasid Shari’ah and Premarital Education.

PENAFSIRAN KONVENSIONAL TERHADAP AL-QURAN

Al Bayyumi, Rajab

Al-Mawarid Jurnal Hukum Islam Vol 2 (1993): Edisi Kedua Al-Mawarid Journal of Islamic Law
Publisher : Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kitab suci Al Quran menggunakan bahasa Arab, dan Allah membahagiakan orang-orang yang merenunginya, cahayanya menyinari akal, dan pantuJannya, merasuk kalbu~ Komunitas Muslim pada periode awal memahami Kitab Suci ini dengan menggunakan praseologi bahasa Arab kecuali sebagian kalimat yang tersembunyi pengertiannya, sehingga persoaJan-persoalan yang muncul ke permukaan dapat teratasi. Akan tetapi jaman terns berlangsung dengan berbagai peristiwa politik, gelombang kebudayaan, gerakan pemikiran filsafat. Kemudian orangorang pun menjadikan kitab suci ini sebagai referensi untuk menyel~saikan problem ito.

NILAI FILOSOFIS KAFARAT SUMPAH DALAM SYARIAT ISLAM

Hidayanto, Fajar

Al-Mawarid Jurnal Hukum Islam Vol 2 (1993): Edisi Kedua Al-Mawarid Journal of Islamic Law
Publisher : Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Sebagai .istilah·yang··lazim dikenaI, "sumpah" bukanlah tema yang menarik untukdibahas secara ilmiah.Sumpah dapat dilakukan oleh siapa saja dan tidak. perlu dibatasi oleh tempat ataupunwaktu demikian pula sumpah· secara· bebas dapat dilakukan oleh dirt sendiri, tanpa melibatkan. orangl~n. Akan tetapi apabila ditinjau dari kedudukan .sumpah, dimana AI Quran banyak menyebutkan tentang hal ini, disertai macam dan jenis~ nya, termasuk di dalamnya rincian hukuman·terhadap.pelanggaran sumpah, sehinggadapat dikategorikan sebagai salah satu syariat Islam, maka akan menarik untuk dibahas dan lebih, khusus dalam hal ini sumpah· yang dikaitkan dengan akibat hukum atau sangsi·tersebut.

KETERTARIKAN AS SUNNAH TERHADAP AL QURAN DALAM PENETAPAN HUKUM

Tono, Sidik

Al-Mawarid Jurnal Hukum Islam Vol 2 (1993): Edisi Kedua Al-Mawarid Journal of Islamic Law
Publisher : Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, Itlengenai keterikatan As Sunnah terhadap Al -Quran dalam menetapkan hukum dapatlah dimengerti bahwa dalam hal menggali hukum dalam Al Quran haruslah melalui As Sunnah. Jalan -untuk

SERI HASIL PENELITIAN KASUS-KASUS HUKUM SOSIAL KEKELUARGAAN ISLAM

Al-Mawarid Jurnal Hukum Islam Vol 2 (1993): Edisi Kedua Al-Mawarid Journal of Islamic Law
Publisher : Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Mencari ukuran tingkat kesadaran hukum masyarakat Islam mengenai, hukum sosial-kekeluargaan Islam tentu bukan hal yang, mudah. Jikaukuran untuk ,menentukan taraf . tinggi rendahnya kesadaran hukum itu sendiri tidak mudah, lebih-lebih lagi untuk dapat mengukur taraf kesadaran hukum tmasyarakat ito sendiri.

AL QURAN DAN RUANG ANGKASA

., Abdurrachim

Al-Mawarid Jurnal Hukum Islam Vol 2 (1993): Edisi Kedua Al-Mawarid Journal of Islamic Law
Publisher : Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Peluncuran satelitbumi buatan yang pertama, SPUTNIK I, oleh Uni Soviet, padatangga14 Oktober 1957 ~erupakan peristiwabersejacab yang membuka pintu gerbang sejarah kebudayaan manusia dan mengantarkannya ke abadsatelit. Sejak peristiwa itu, demam angkasa luar (Outer Space Fever) telah menyerang manusia dengan hebatnya, mempengaruhi cara berpikir sehari-hari dan mengubah pandangan mereka yang sebelumnya merupakan khayalan dan .impian belaka.

TAFSIR KRONOLOGIS DAN USAHA-USAHA MEMAHAMI AL-QURAN DEWASA INI

., Yusdani

Al-Mawarid Jurnal Hukum Islam Vol 2 (1993): Edisi Kedua Al-Mawarid Journal of Islamic Law
Publisher : Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Dati uraian-uraian yang·telah dikemukakaJ;l terdahulu memperlihatkan bahwa bentuk tafsiryangditawarlean lebih bercorak tematis kronoJogis. Bentuk penafsircm tematis - kronologis .akan ma~pu menampil.- lean gagasan-gagasanAJQur~an secarasistematis .daJ1utuh. Kesulitan terbesar ·yang ..akanidialami.·.bukanlah dalam melaksanakan ... 1angkah-lang-kah",a.tau. ,,apJikasi, dati metodologi Y1:difilwarkan,tetapi dalamme- , ngugkat kaki seseorang dari ge- 6 "nagan-genangan penafsiran lama Al Quran, yang mungkin banyak memiliki mutiara tetapi secara,kese~ luruhannya lebih banyak menghambat ketimbangmenggalakkan pemahaman sejatiterhadap Al Quran.

MEMAHAMI DAN MENSIKAPI MASALAH KHILAFIYAH

Al-Mawarid Jurnal Hukum Islam Vol 2 (1993): Edisi Kedua Al-Mawarid Journal of Islamic Law
Publisher : Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Persatuan, dalam konsep .Islam merupakanmasalah yangprinsip dalam .membinadan mempertahankan ajaran Islam. Beberapa ayat-, Al-Qu~ran menyebutkanpentingnya pers3tuati ini dalam berbagai keterkaitan masaJah seperti tercermin dalam suratAli Imron : 103, AI- Anfal : 61.

RIBA DALAM PRESPEKTIF AL-QURAN (Sebuah Aplikasi Metode Penafsiran Tematik)

., Sularno

Al-Mawarid Jurnal Hukum Islam Vol 2 (1993): Edisi Kedua Al-Mawarid Journal of Islamic Law
Publisher : Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pengertian riba menurut _ AI Quran jika diorientasikankepadamasa turunnya ayat-ayat tentang riba, adalah kelebihan yang dipungut kreditur bersama jumlah butang yang mengandung unsur kelaliman dan eksploitasi yang diderita oleh debitur -(peminjam hutang) di saat ia amat membutuhkan pertolongan, riba bukanlah semata-mata penambahan dari jumlah kredit, (sebab Rasulullah pemah mengembalikan hutang dengan memberikan tambahan, tetapi tidak termasuk kategori riba).