eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia
ISSN : -     EISSN : 2548771X
Focus and Scope of this journal are : Chemical Engineering including : bioenergy processing, environmental engineering, natural resource management, Heat and Mass Transfer, Chemical Reaction, Analytical Chemistry, Biochemistry, Designing tools and chemical processes, Chemical industry process, Computing and modeling (simulation) process, Particle and nano technology, membrane technology, esessential oil technology, and phytopharmaca, etc. Civil Engineering including : technology of construction materials, transportation system, environmental layout, concrete and wood structures, steel construction, bridge and dam construction, management of water resources and Hydrology, earthquake engineering, sanitation systems and urban drainage. eUREKA is published twice a year on Juni and December by Engineering Faculty of Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang
Articles
124
Articles
Perencanaan Dinding Penahan Tanah Type Gravitasi di Perumahan De Salvia Kelurahan Tanjungrejo Kecamatan Sukun Kota Malang

Zhohirin, Zhohirin, Suhudi, Suhudi, Sulistyani, Kiki Frida

eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRACT Soil as construction material as well as the foundation of a construction land or structures such as dams, embankments, retaining walls, buildings and bridges. In every construction requires a specific requirement in terms of both strength and economically. This study aimed to analyze and plan for a stable retaining wall on the stability of the shift, the overthrow and the carrying capacity by using Gravity Type On Housing Da Salvia District Sukun Malang City. Calculation of earth pressure calculated using Rankine theory. Stability Analysis Results Retaining Walls with Gravity Type Dimensions: Width top (B1) 0.30 m, base width (B2) 2.00 m and a total height (H + D) 6.00 m, which then did not secure the stability of the overthrow ( 0.4 1.5). Results Budget Plan (RAB) in the calculation of total fees earned USD 241.774.018, the cost of any work (m3) Rp 1.557.170,116, job retention costs (m) USD 4.395.891,236 Keywords ; Analysis ; Dimensional ; Gravity Type Retaining Walls.

Pengkayaan Biochar Tongkol Jagung, Sekam Padi dan Pupuk Kandang Kotoran Ayam dengan Penambahan Asam Nitrat (HNo3)

Hidayati, Lailata, Martika, Martika, Iskandar, Taufik, Proborini, Wahyu Diah

eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.485 KB)

Abstract

ABSTRAK Pupuk biochar adalah pupuk yang berasal dari limbah biomassa (tongkol jagung dan sekam padi) atau limbah peternakan (pupuk kandang kotoran ayam) yang berbentuk padat dan diperkaya dengan penambahan unsur nitrogen yang bermanfaat untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah serta memperkaya unsur hara di dalamnya. Peran penting pupuk biochar lainnya adalah untuk menyuburkan tanaman, meningkatkan hasil produksi serta memberikan klorofil pada tanaman. Tujuan dari penelitian ini untuk menambah kadar nitrogen yang hilang saat proses penguapan dalam alat reaktor pirolisis. Proses pirolisis pada penelitian ini menggunakan seleksi proses slow pirolisis dengan suhu 5000C selama 4 jam di dalam alat reaktor. Unsur nitrogen yang hilang perlu ditambahkan asam nitrat untuk memperkaya unsur nitrogen pada biochar. Hasil analisa dari penelitian ini menggunakan metode Kjeldhal. Metode Kjeldhal merupakan metode yang digunakan untuk menentukan kadar nitrogen pada makanan atau non makanan. Data terbaik pada penelitian ini terdapat pada bahan pupuk kandang kotoran ayam dengan konsentrasi asam nitrat 25% selama 3 hari yaitu sebanyak 3,36% N. Kata kunci : pupuk biochar; proses pirolisis; asam nitrat; dan metode Kjeldahl. ABSTRACT Biochar Fertilizer is a fertilizer derived from biomass waste (corncob and rice husk) or livestock waste (chicken manure) which is solid and enriched with the addition of nitrogen elements that are useful to improve the physical, chemical and biological properties of the soil and enrich the nutrients in it. Another important role of biochar fertilizers is to fertilize crops, increase production yields and provide chlorophyll in plants. The purpose of this study was to add the nitrogen lost during the evaporation process in the pyrolysis reactor device. The pyrolysis process in this study used the selection of slow pyrolysis process with temperature of 5000C for 4 hours in the reactor. The missing nitrogen element needs to be added nitric acid to enrich the nitrogen element in biochar. Result of analysis from this research use Kjeldhal method. The Kjeldhal method is the method used to determine the nitrogen content in food or non-food. The best data in this research is found in chicken manure manure material with a concentration of 25% nitric acid for 3 days ie 3.36% N. Keywords : biochar fertilizer; pyrolysis process; nitric acid; and kjeldahl method.

Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Pada Ruas Jalan Ki Ageng Gribig Kelurahan Kedungkandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang

Jesus, Antonio Dos Santos De, Arifianto, Andy Kristafi, Rahma, Pamela Dinar

eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK Perkerasan lentur (flexiblepavement) terdiri dari lapisan-lapisan yang diletakkan pada tanah dasar. lapisan-lapisan tersebut berfungsi untuk menerima beban lalu lintas dan menyebarkannya ke lapisan di bawahnya. Konstruksi perkerasan lentur (flexible pavement) terdiri dari empat lapisan yaitu Lapisan permukaan (surface course), Lapisan pondasi atas (base course), Lapisan pondasi bawah (subbase course), Lapisan tanah dasar (subgrade). Berdasarkan kondisi yang ada dilokasi studi, Perencanaan Lapisan Tebal Perkerasaan Lentur pada Ruas jalan Ki Ageng Gribig Kecamatan Kedungkandang Kota Malang dengan panjang 1.600 meter.ini untuk di maksudkan yang pertama untuk pintu keluar jalan tol Malang- Pandaan.ke dua untuk menghubungkan Kota Malang dengan Bululawang dan yang ketiga untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di jalan ki Ageng Gribig tersebut.Penelitian dilaksanakan di jalan Ki Ageng Gribig Kecamatan kedungkandang kota Malang pada bulan Maret 2017.Metode yang di gunakan dalam studi ini adalah metode Bina Marga dapat di peroleh susunan tebal perkerasan terdiri dari dari pondasi bawah (Sub Base) tebal 7 cm dengan agregat kelas B, pondasi atas (Base Course) tebal 15 cm dengan agregat kelas A, lapisan permukaan (Surface) 5 cm Laston. Kata Kunci : analisa tebal; analisa perkerasan lentur; analisa lalu lintas. ABSTRACT Flexible pavement consists of layers placed on the ground. the layers serve to receive the traffic load and pass it to the layer below it. Flexible pavement construction consists of four layers: Surface course, base course, Subbase course, Subgrade layer. Based on existing condition of study location, Planning of Thickness Mixing Flexibility on Ki Ageng Gribig Street of Kedungkandang Sub-district of Malang City with length 1,600 meter.ini for the first purpose for exit of Malang-Pandaan.ke2 toll road to connect Malang City with Bululawang and the third to reduce the congestion that often occurs in the road ki Ageng Gribig tersebut.Penelitian executed in the street Ki Ageng Gribig Malang Kedungkandang districts in March 2017.Metode in use in this study is the method of DGH can be obtained in the composition of thick pavement consists of from the bottom base (Sub Base) 7 cm thick with Class B aggregate, Base Course 15 cm thick with A class aggregate, Surface layer 5 cm Laston. Keywords : thick analysis; pavement analysis; traffic analysis.

Studi Perencanaan Tebal Lapisan Perkerasan Tambahan (Overlay) Pada Ruas Jalan Ki Ageng Gribig Sawojajar-Malang

Nugroho, Andi, Suhudi, Suhudi, Arifianto, Andy Kristafi

eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK Perkerasan jalan adalah suatu sistem yang terdiri dari beberapa lapis material yang diletakkan pada tanah-dasar (subgrade). Konstruksi perkerasan lentur (flexible pavement) terdiri dari empat lapisan yaitu Lapisan permukaan (surface course), Lapisan pondasi atas (base course), Lapisan pondasi bawah (subbase course), Lapisan tanah dasar (subgrade). Tujuan utama dari dibangunnya perkerasan adalah untuk memberikan permukaan yang rata dengan kekesatan tertentu, dengan umur layanan cukup panjang, serta pemeliharaan yang minimum. Untuk kelancaran tersebut maka dilakukan perkerasan. Perkerasan jalan ini sepanjang 1,8 km dengan lebar rata-rata 7 m. Dalam penelitian ini penulis membahas proses perencanaan perhitungan tebal lapisan tambahan (overlay) dengan menggunakan metode analisa komponen, berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh susunan tebal lapisan tambahan (overlay) terdiri dari pondasi baw ah (SubBase) tebal 20 cm, pondasi atas (Base Course) tebal 15 cm, lapisan lama permukaan (Surface) 7 cm. Dan diperoleh bahwa lapisan permukaan tambahan (overlay) setebal 5 cm jenis Aspal Macadam dengan umur rencana 10 tahun dan tingkat pertumbuhan lalu lintas diperoleh sebesar 1 % per tahun. Kata kunci : Aspal Macadam; Overlay; Perkerasan Jalan. ABSTRACT Roughness of the road is a system composed of several layers of material that is placed on the land-base (subgrade). Construction of elastic roughness (flexible pavement) consists of four layers, namely the surface layer (surface course), the upper layers of the Foundation (base course), a layer of Foundation bottom (subbase course), the basic soil Layer (subgrade). The main objective of the building of roughness is to provide a flat surface with skid resistance, with fairly long service lifespan, as well as minimum maintenance. To smooth the roughness is done. This road roughness along 1.8 km with an average width of 7 m in this study the author discusses the planning process calculation of thick layer (overlay) by using a method of analysis of the components, based on the results of the calculation, obtained the order of thick layer (overlay) consists of the Foundation of the baw ah (SubBase) 20 cm thick, Foundation top (Base Course) 15 cm thick, long layer surface (Surface) 7 cm. And obtained that the surface layer (overlay) approx 5 cm type of Asphalt Macadam with age plan 10 year and the growth rate of traffic gained 1% per year. Keywords: Asphalt Macadam, , Overlay, Roughness of the road.

Pra Rancang Bangun Asap Cair dari Potongan Kayu dengan Kapasitas 3000 Ton/Tahun Menggunakan Alat Utama Coloumn Zeolit Aktif dan Karbon Aktif

Sari, Mila Puspita, Iskandar, Taufik, Anggraini, S.P. Abrina

eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK Pemanfaatan limbah kayu olahan dapat dimanfaatkan untuk dijadikan asap cair. Asap cair dapat digunakan sebagai antimikroba, antioksidan, anti rayap dan memberikan efek warna. Berdasarkan sifat-sifat ini, perusahaan akan memanfaatkan limbah kayu olahan sebagai asap cair yang akan digunakan sebagai pengawet dan pewarna kayu. Asap cair dalam proses ini diperoleh dengan mengembunkan asap yang dihasilkan melalui cerobong pirolisis. Selain itu, asap cair yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan pengawet, antioksidan, disinfektan, atau sebagai biopeptisida. Produk produk asap cair dibagi menjadi tiga kelas, yaitu grade 3, grade 2 dan grade 1. Liquid Smoke Grade 3 adalah output asap cair pertama dalam reaktor pirolisis. Asap cair kelas 3 belum layak untuk pengawet makanan atau rasa karena di kelas ini asap cair masih bercampur dengan tar yang merupakan komponen residu pembakaran yang tidak lengkap. Selain tar, asap cair tingkat 3 mengandung senyawa Polycyclic Hydrocarbon (HPA) Aromatik yang terbentuk selama proses pirolisis asap cair. Desain asap cair ini diharapkan menghasilkan 3000 ton / tahun dengan waktu operasional 300 hari selama 18 jam dibagi menjadi 3 shift. Lokasi produksi berada di wilayah Pasuruan. Total Capital Invesment (TCI): Rp16.656.394.370,-, Return Of Invesment (ROIBT): 34,55 %, Return Of Invesment (ROIAT): 31,09%, Pay Out Time (POT): 2,8 tahun, Break Even Point (BEP): 35,01%, Internal Rate Of Return (IRR) : 28,65%. Kata-kata kunci : Pre rancang pabrik, Asap cair, pirolisis ABSTRACT Utilization of waste processed wood can be utilized to be made into liquid smoke. Liquid smoke can be used as an antimicrobial, antioxidant, anti-termite and provide a color effect. Based on these traits, the company will utilize waste of processed wood as liquid smoke which will be used as preservative and wood dye. Liquid smoke in this process is obtained by condensing the fumes produced through the pyrolysis chimney. In addition, the resulting liquid smoke can be used as raw material preservatives, antioxidants, disinfectants, or as a biopepticide. The liquid smoke product product is divided into three grades, namely grade 3, grade 2 and grade 1. Liquid Smoke Grade 3 is the first liquid smoke output in the pyrolysis reactor. Class 3 grade liquid smoke is not yet feasible for food preservatives or flavors because in this class, liquid smoke is still mixed with tar which is an incomplete combustion residue component. In addition to tar, grade 3 liquid smoke contains an Aromatic Polycyclic Hydrocarbon (HPA) compound formed during the pyrolysis process of liquid smoke. This liquid smoke design is expected to produce 3000ton / year with a 300-day operational time for 18 hours divided into 3 shifts. The location of production is in the region of Pasuruan. Total Capital Invesment (TCI): Rp16.656.394.370,-, Return Of Invesment (ROIBT): 34,55 %, Return Of Invesment (ROIAT): 31,09%, Pay Out Time (POT): 2,8 tahun, Break Even Point (BEP): 35,01%, Internal Rate Of Return (IRR) : 28,65%. Keywords : pre design factory, liquid smoke, pyrolisis

Studi Perencanaan Kolam Olak Tipe Bak Tenggelam Pada Peredam Energi Bendung, Jl. Terusan Kecubung, Kota Malang

Kause, Nicodemus Nitanel, Khaerudin, Dian Noorvy, Frida, Kiki

eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRACT Energy dampers are part of the weir that serves to dampen the energy of the water flow through the weir. Most of the dam damages in Indonesia are caused by the local scouring that occurs continuously downstream of the weir. The local scour is caused by considerable potential energy due to the differences in water level upstream and downstream of the weir. Local scours occurring downstream of the weirs caused by high water levels from damming, endanger the construction of the weir itself. To prevent deep scouring of long energy dampers, a new energy damper is planned. The main factor of the deep scouring on the downstream of the dam is the energy damper that has not functioned optimally. In this research used damper type energy sink. In the design of energy damper, based on flood water level +108,884 m, elevation of weir of +108,244 m, height of 2.5 m and flow rate 2,4217 m / sec found the condition of super critical flow during flood water and for dimension of energy damper: 8.25 m hydraulic jumping length, 1.86 m wake length, 2.75 m tube fingers and 2.35 m foundation depth. From the stable stability analysis of the dam to the bolsters, shear, the carrying capacity of the soil and the building does not decrease due to the load or soil stress that occurs. Keywords ; dams ; energy dampers ; hydraulic analysis ; stability.

Analisis Kandungan Benzo(A)Pyrene Terhadap Asap Cair dari Tempurung Kelapa Dan Tongkol Jagung

Nurhazisa, Tiya, Susilo, Nicodemus, Anggraini, SP. Abrina

eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (968.869 KB)

Abstract

ABSTRAK Pengawetan perlu dilakukan karena makanan segar yang mudah rusak. Penggunaan asap cair sudah mulai dikembangkan karena aman untuk kesehatan dan lingkungan. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan asap cair dapat berasal dari limbah pertanian yang mengandung arang. Untuk mendapatkan kualitas asap cair dan aman untuk dikonsumsi, kita membutuhkan alat yang memiliki kinerja optimal dan dalam penelitian ini adalah pembuat asap cair yang direkayasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kinerja alat penghasil asap cair dan mengetahui kualitas asap cair yang dihasilkan. Dalam proses penelitian ini dan pemurnian asap cair berupa batok kelapa dan tongkol jagung menggunakan pirolisis, kolom distilasi dan filtrasi pada kondisi operasi optimum dan kemudian dianalisis oleh GC / MS dan LC / MS sehingga aman digunakan sebagai pengawet. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa besar hasil asap cair tempurung kelapa tanpa pengeringan dan pengeringan adalah 36% dan 28,8%, sedangkan tongkol jagung adalah 61,2% dan 30,4%. Residu api tempurung kelapa 33% dan 50% sedangkan tongkol jagung 16,7% dan 33,3%. Jumlah komponen yang hilang dari batok kelapa adalah 31% dan 21,2% sedangkan tongkol jagung 22,1% dan 36,3%. Kinerja alat asap cair temperung kelapa adalah 4,37 g/(jam.m) dan 5,59 g/(jam.m) sementara dari tongkol jagung 7,42 g/(jam.m) dan 7,37 g/(jam.m). Kualitas asap cair yang dihasilkan untuk fenol dari batok kelapa dan tongkol jagung adalah 3,04% dan 1,38%. Keasaman kualitas adalah 3,04% dan 1,37%. Nilai PH adalah 1,41 dan 2,47. Kata kunci : Asap Cair; Alat Kinerja; Kualitas; Hasil ABSTRACT Preservation needs to be done because of the fresh food that is easily damaged. The use of liquid smoke has begun to be developed because it is safe for health and the environment. Raw materials used in the manufacture of liquid smoke can be derived from agricultural waste containing charcoal. In order to obtain liquid smoke quality and safe for consumption, we need a tool that has optimized performance and in this study was engineered maker of the liquid smoke. The purpose of this study was to test the performance of a liquid smoke generating tools and know the quality of the resulting liquid smoke. In this research process and purification of pyrolysis liquid smoke coconut shell and corn cob using a pyrolysis, distillation and filtration column at the optimum operating conditions and then analyzed by GC/MS and LC/MS so that it can be safely used as a preservative The results showed that the magnitude of the yield of liquid smoke coconut shell without drying and through drying is 36% and 28.8% while the corn cobs are 61.2% and 30.4%. Fire residues of coconut shell 33% and 50% while the corn cob was 16.7% and 33.3%. The number of components that are missing from the coconut shell is 31% and 21.2% while the corn cob was 22.1% and 36.3%%. Tool performance liquid smoke coconut shell is 4.37 g/(jam.m) and 5.59 g/(jam.m) while from corncobs is 7.42 g/(jam.m) and 7.37 g/(jam.m). The quality of the resulting liquid smoke to phenol from coconut shells and corn cobs are 3.04% and 1.38%. Quality acidity is 7.3% and 1.3%. The pH value was 1.41 and 2.47. Keywords : Liquid Smoke, Performance Tools, Quality, Yield

Study Perencanaan Stabilitas Dinding Penahan Tanah Kantilever dengan Tambahan Pipa Drainase pada Jalan Sidomakmur Kecamatan Dau Kabupaten Malang

Anggal, Vinsensius Armino, Suhudi, Suhudi, Sulistyani, Kiki Frida

eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.434 KB)

Abstract

ABSTRAK Dinding penahan adalah komponen utama dari struktur bangunan utama untuk jalan raya dan bangunan lingkungan lainnya yang terkait dengan tanah berkontur atau tanah yang memiliki ketinggian yang berbeda. Secara singkat dinding penahan adalah dinding yang dibangun untuk menahan massa tanah di atas struktur atau bangunan yang dibuat. Ada beberapa jenis dinding penahan yang sering digunakan dalam konstruksi bangunan seperti dinding penahan gravitasi, dinding penopang penopang, dinding kontras counter, dan dinding braket mentega, yang digunakan dalam penelitian ini adalah dinding jenis kantilever dengan beton K225. Jalannya penyelidikan ini adalah untuk menganalisis stabilitas pergantian gaya, geser dan daya dukung tanah. Dimensi dinding penahan dibangun dengan panjang (b) 17 meter dan tinggi (h) = 7,5 meter, lebar dasar (B) = 5 meter, kondisi tepi laut yang normal tanpa gempa, stabilitas untuk kekuatan bergulir = 2,0> 1, 5 (aman), gaya geser = 2,4> 1,5 (aman), kondisi air banjir tanpa seismik, stabilitas terhadap guling = 2,4> 1,5 (aman), gaya geser = 2,8> 1, 5 (aman) dan gaya pendukung darat = 217,94 < qa = 7571,08 (aman). Dinding penahan direncanakan menelan biaya $ .1.511.954,46 / m3. Kata kunci: Stabilitas; Dinding Penahan; Cantilever ABSTRACT The retaining wall is a major component of the main building structure for highways and other environmental buildings related to contoured soils or soils that have different elevations. Briefly the retaining wall is a wall constructed to hold the mass of the ground above the structure or building created. There are several types of retaining wall which are often used in building construction such as gravity retaining wall, cantilever retaining wall, counter contrast wall, and butter bracket wall, used in this research is cantilever type wall with K225 concrete. The course of this investigation was to analyze the stability of the turn over style, shear and soil bearing capacity. The dimensions of the retaining wall are constructed with a length of (b) 17 meters and height (h) = 7.5 meters, base width (B) = 5 meters, normal waterfront condition without earthquake, stability to rolling force = 2.0> 1, 5 (safe), shear force = 2.4> 1.5 (safe), flood water conditions without seismic, stability to bolsters = 2.4> 1.5 (safe), shear force = 2.8> 1 , 5 (safe) and ground support force = 217.94

Pra Rancang Bangun Briket Cangkang Biji Karet dengan Kapasitas 8.973 Ton/Tahun dengan Alat Utama Oven

Eriawan, Rinandy, Anggraini, S.P. Abrina, Iskandar, Taufik

eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK Kebutuhan energi menjadi fokus utama pemerintah saat ini, mengingat konsumsi energi final nasional pada periode 2000-2012 mengalami peningkatan rata rata 2,9% per tahun. Seiring dengan pemakaian BBM selama periode tersebut mengakibatkan ketersediaan BBM semakin langka. Sehingga memaksa pemerintah melakukan tindakan dengan mengeluarkan berbagai kebijakan penggunaan BBM. Energi alternatif yang sedang diteliti dan terus berkembang di Indonesia dari berbagai sumber dan produk antara lain: energi air, angin, panas bumi, biodiesel dan biomassa. Biobriket adalah bahan bakar potensial dan dapat diandalkan sebagai bahan bakar alternatif untuk kebutuhan rumah tangga yang mampu menyuplai energi dalam jangka panjang. Perancanaan pra rancang bangun briket cangkang biji karet ini menggunakan sistem slow pyrolysis dimana cangkang biji karet dipanaskan dengan temperatur 350 – 400 °C pada tekanan 1 atm selama 6 jam. Rancang bangun ini akan didirikan di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Pra rancang bangun briket dengan proses Slow Pyrolisis berbahan baku cangkang biji karet akan dibangun pada tahun 2020 dengan kapasitas 8.973 ton/tahun. Proses Pembuatan Briket terdiri dari: Persiapan bahan baku, Reaksi pirolisis, Pemisahan dan Pemurnian, dan Penanganan Produk. Berdasarkan analisa ekonomi, pabrik briket ini layak didirikan dilihat dari aspek ekonomi sebagai berikut : ROIAT(%) : 97%, POT(tahun) : 1 , BEP (%) : 34%, IRR(%) : 12,70. Kata kunci: Energi, Briket, Slow Pyrolysis. ABSTRACT The necessity of energy become a priority by which government at this time, because consumption of energy on 2000-2012 increases by 2,9 % for each year. By using the fossil energy continuously caused the availability of energy become rare. There are many policy that created by which government to control this problem. One of the policy is using policies alternative energy. The source of alternative energy are water energy, wind, geothermal, biodiesel, and biomass. Briquettes is a potential fuel source due to Vinisiah and friends and very reliable as an alternative energy for household needs. Pre-design planning of rubber seed shell briquettes is using slow pyrolysis system. Where, the shell heated in 350⁰ C - 400⁰C in 1 atm pressure for 6 hours process. The preliminary design of plant rubber seed shell briquettes will build in Landak district of West Borneo. Pre-design plant of plant rubber seed shell briquettes using slow pyrolysis system will be build in 2020 with 8973 ton/year capacity. The processes consist of raw material preparation, pyrolysis reaction, separation and purification, and product handling. Based on economic analysis this plant is feasible, based on the economic analysis aspects as follows : ROIAT(%) : 97% ; POT(year) : 1 ; BEP (%): 34% ; IRR(%) : 12,70. Keywords : Energy, Briquettes, Slow Pyrolysis

Pra Rancang Bangun Pupuk Biochar dari Tongkol Jagung dengan Kapasitas 3.500 Ton/Tahun Menggunakan Alat Utama Reaktor Pirolisis

Mbagho, Elisabet, Iskandar, Taufik, Anggraini, S.P. Abrina

eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.586 KB)

Abstract

ABSTRAK Biochar merupakan butiran halus dari arang kayu yang berpori (porous) bila digunakan sebagai suatu pembenahan tanah dapat megurangi jumlah CO2 dari udara. Biomassa selulosa dan hemiselulosa seperti tongkol jagung sangat potensial diberdayakan sebagai bahan baku pupuk biochar mengingat persediaannya sangat melimpah dan lebih ekonomis. Dengan adanya pra rancang bangun pupuk biochar ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja dan menambah lapangan pekerjaan. Pra rancang bangun pabrik pupuk biochar direncanakan didirikan pada tahun 2020 di kota Ende, Nusa Tenggara Timur, dengan luas area 10.000 m2. Kapasitas produksi direncanakan 3.500 ton/tahun dengan waktu operasi 8 jam/hari dan 300 hari/tahun. Proses yang digunakan adalah slow pyrolisis dengan aktivasi secara kimia dan Amonium Nitrat sebagai aktivator. Berdasarkan analisa ekonomi, total modal investasi dan biaya produksi total yang dibutuhkan adalahRp. 24.388.278.439,-dan Rp. 18.511.795.926,- Nilai penjualan produk adalah Rp. 29.750.000.000 pertahun, dengan laba sebelum dan sesudah pajak adalah Rp. 11.238.204.074 pertahun dan Rp. 10.114.383.666 pertahun. Hasil analisa kelayakan diperoleh nilai Return Of Investment (ROI) sebelum dan sesudah pajak sebesar 53% dan 48%, Pay Out Time (POT) selama 1,841 tahun, Break Even Point (BEP) sebesar 35,29%, dan Internal Rate Of Return (IRR) sebesar 36,80%. Berdasarkan parameter ekonomi tersebut maka pra rancangan pabrik pupuk biochar dari tongkol jagung layak didirikan. Kata kunci: Pupuk Biochar, Nitrogen, Reaktor, Asam Nitrat and Pirolisis lambat. ABSTRACT Biochar is a fine grain of porous wood charcoal when used as a soil repair can reduce the amount of CO2 from the air. Cellulose and hemicellulosic biomass such as corn cobs are potentially empowered as raw materials for biochar fertilizers since their supplies are abundant and more economical. With the pre-design of biochar fertilizer is expected to absorb labor and increase employment. The pre-designed biochar fertilizer plant is planned to be established in 2020 in the town of Ende, East Nusa Tenggara, with an area of 10,000 m2. Production capacity is planned to be 3,500 tons / year with operating time of 8 hours / day and 300 days / year. The process used is slow pyrolisis with chemical activation and Ammonium Nitrate as activator. Based on economic analysis, total investment capital and total production cost required is Rp. 24.388.278.439, -and Rp. 18,511,795,926, -The value of product sales is Rp. 29.750.000.000 per year, with profit before and after tax is Rp. 11,238,204,074 per year and Rp. 10.114.383.666 per year. The results of feasibility analysis obtained the value of Return Of Investment (ROI) before and after taxes of 53% and 48%, Pay Out Time (POT) for 1.841 years, Break Even Point (BEP) of 35.29%, and Internal Rate Of Return IRR) of 36.80%. Based on these economic parameters, the pre-design of an active charcoal plant from corn cobs is feasible to be established. Keywords : Biochar, Corncob, Ammonium Nitrat