Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat "Cendekia Utama" merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala dua kali dalam satu tahun. ISSN : 2252-8865
Articles 140 Documents
Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Tekanan Darah di Desa Gunung Wungkal Kecamatan Gunung Wungkal Kabupaten Pati Pujiyanto, Agus; Nugroho, Heriyanto; Listyarini, Anita Dyah
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.339 KB)

Abstract

Hipertensi timbul akibat adanya beberapa faktor diantaranya hiriditer, asupan garam yang berlebih, aktivitas, konsumsi alkohol, dan psikologi yang kemudian menimbulkan peningkatan tekanan darah. Data yang di dapat tiga bulan terakhir dari Puskesmas Gunungwungkal Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati terdapat 403 orang penderita hipertensi 34 orang diantaranya adalah penduduk Desa Gunungwungkal kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik terhadap penurunan tekanan darah. Jenis penelitian ini menggunakan quasy- eksperimen dengan rencana one group pre test dan post test design. Pengumpulan data menggunakan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah terapi musik klasik pada tanggal 3 Agustus 2011 dengan quota sampling 75 responden dengan menggunakan uji Wilcoxon atau uji dua kelompok dependen.Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh dengan penurunan tekanan darah dengan nilai p value 0,001 (p value < 0,05).
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Desa Puluhan Tengah Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati Rubiyanto, Rubiyanto; Widiyanto, Budi; Widyaningsih, Heriyanti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.196 KB)

Abstract

Masalah kesehatan masyarakat adalah multi kausal, maka pemecahannya harus secara multi disiplin. Selama 7 bulan terakhir warga desa Puluhan Tengah yang berobat ke puskesmas mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan di desa Puluhan Tengah Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kepala keluarga di desa Puluhan Tengah. Sampel penelitian diambil sebanyak 79 responden dengan teknik proporsional random sampling. Variabel yang diukur adalah sumber daya penunjang kesehatan, pendapatan, jarak dan persepsi sehat masyarakat. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji Chi Square pada tingkat kemaknaan sebesar 95% (pi = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan sumber daya penunjang kesehatan yang tersedia, pendapatan keluarga, jarak tempat tinggal dan persepsi sehat masyarakat dengan pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan (p value = 0,001, p value = 0,017, p value = 0,014, p value = 0,003) di desa Puluhan Tengah Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati Tahun 2011. Untuk meningkatkan motivasi dan pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan, diharapkan pada petugas kesehatan yang bertugas di wilayah Puskesmas Jakenan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan penyuluhan tentang manfaat puskesmas.
Hubungan Pemberian Makanan Tambahan Usia Dini Dengan Kejadian Gangguan Sistem Pencernaan Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Di Puskesmas Bangsri I Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara Winarsih, Biyanti Dwi; Zumrotun, Zumrotun
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.558 KB)

Abstract

Masalah kesehatan yang sering ditemukan pada anak usia 0-6 bulan salah satunya adalah gangguan sistem pencernaan yang disebabkan karena pemberian makanan tambahan yang belum sesuai seperti susu formula maupun Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) lainnya yang diberikan terlalu dini. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pemberian makanan tambahan usia dini dengan kejadian gangguan sistem pencernaan khususnya diare, muntah dan konstipasi pada bayi usia 0-6 bulan. Jenis penelitian yang digunakan adalah non-eksperimental observasional bersifat studi korelasi dengan desain penelitian case control (studi kasus). Uji univariat pada variabel kasus didapatkan sebagian besar praktik pemberian makanan tambahan usia dini kategori diberikan sebanyak 48 (80%) dan pada variabel kontrol tidak diberikan sebanyak 47 (78.3%). Hasil gangguan sistem pencernaan didapatkan 10 orang (16.7%) dengan kategori sehat, diare 18 (30%), muntah 22 (36.6%) dan konstipasi 10 (16.7%). Hasil uji bivariat dengan uji chi square menghasilkan nilai p value = 0.000 dan nilai X2 hitung = 48.889. dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifi kan antara pemberian makanan tambahan usia dini dengan kejadian gangguan sistem pencernaan diare, muntah dan konstipasi pada bayi usia 0-6 bulan.Untuk itu diperlukan perbaikan gizi bayi melalui pemberian ASI saja untuk anak usia 0-6 bulan.
Pengaruh Pemberian Motivasi Spiritual Terhadap Penurunan Tingkat Depresi Pasien Hemodialisa di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang Putranto, Dwi Agung; Nyumirah, Sri
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.102 KB)

Abstract

Depresi pada penderita GGK (Gagal Ginjal Kronik) yang dilakukan hemodialisis menunjukkan angka yang cukup signifikan, oleh karena itu perlu dukungan yang lebih mengarah pada penguatan mental dan psikologis pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisis, salah satu diantaranya adalah melalui motivasi spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian motivasi spiritual terhadap penurunan tingkat depresi pasien hemodialisa. Penelitian ini adalah penelitian quasy eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Pengambilan sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling (judgment sampling) dilakukan pada 35 orang. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Beck Depression Inventory (BDI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan pemberian motivasi, rata-rata tingkat depresi pasien yang menjalani hemodialisis adalah sebesar 26.43 dengan standar deviasi sebesar 7.09. Namun setelah diberikan motivasi spiritual rerata depresi sampel penelitian turun menjadi 18.51 dengan nilai standar deviasi sebesar 4.33, yang berarti sampel penelitian berada pada tingkat depresi ringan. Berdasarkan hasil uji statistik dengan uji t didapatkan nilai p sebesar 0.000 (< 0.05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pemberian motivasi spiritual terhadap tingkat depresi pasien hemodialisa di RSUD. Dr. R. Soetrasno Rembang.
Pengaruh Pelaksanaan Teknik Relaksasi Pernafasan Terhadap Perubahan Respon Stress Pasien Hipertensi Di Rawat Inap Rumah Sakit Umum RA Kartini Jepara Prasetyo, Andy Sofyan; Dharmawati, Endah
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.977 KB)

Abstract

Intervensi untuk mengatasi masalah pasien khususnya di bidang keperawatan merupakan sesuatu yang perlu dikembangkan dimana salah satu intervensi yang efektif untuk mengurangi respon stress pada pasien hipertensi adalah teknik relaksasi pernafasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan teknik relaksasi nafas dalam terhadap respon stress pasien hipertensi. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimental dengan pendekatan observasional, rancangan penelitian one group pra-post test design. Uji statistic menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifi kansi <0,05. Hasil penelitian menujukkan bahwa pengaruh teknik relaksasi pernafasan terhadap respon nadi pada pasien hipertensi di RSUD RA Kartini Jepara dengan nilai signifi kansi 0,000 (<0,05). Ada pengaruh teknik relaksasi pernafasan terhadap respon tekanan darah systole dan diastole pada pasien hipertensi di RSUD RA. Kartini Jepara dengan nilai signifi kansi 0,000 (<0,05). Ada pengaruh yang teknik relaksasi pernafasan terhadap respon pernafasan pada pasien hipertensi di RSU RA Kartini Jepara dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Ada pengaruh teknik relaksasi pernafasan terhadap respon stress pada pasien hipertensi di RSUD RA Kartini Jepara dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05).
Hubungan Antara Beban Kerja dan Pengalaman Kerja dengan Pelaksanaan Pendokumentasian Proses Keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD dr. R. Soetrasno Rembang Setyawati, Nina; Yusianto, Wahyu
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.231 KB)

Abstract

Pendokumentasian proses keperawatan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari upaya pelayanan keperawatan yang berkualitas, karena dokumentasi proses keperawatan mencerminkan tanggung jawab dan tanggung gugat perawat terhadap pasien. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dan pengalaman kerja dengan pelaksanaan pendokumentasian proses keperawatan di ruang rawat inap RSUD dr. R. Soetrasno Rembang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif studi korelasi (correlation study) dengan pendekatan cross sectional, menggunakan teknik sampling proportionate stratifi ed random sampling yaitu 65 perawat yang bekerja di 6 ruangan rawat inap, data yang diperoleh dengan menggunakan kuesioner yang diisi oleh perawat kemudian diolah dan dianalisa dengan menggunakan uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian secara deskriptif menunjukkan mayoritas perempuan 43 (66,2%), D III Keperawatan 59 (90,8%), umur rata rata 31 tahun, beban kerja perawat 29 (44,6%) mempunyai beban kerja berat, pengalaman kerja perawat 46 (70,8%) mempunyai pengalaman kerja baik, dan pendokumentasian proses keperawatan 11 (16,9%) mempunyai pendokumentasian proses keperawatan baik. Adanya hubungan yang signifikan dengan korelasi negatif dan kekuatan korelasi lemah antara beban kerja (r = - 0,267 p = 0,032) dengan pelaksanan pendokumentasian proses keperawatan dan adanya hubungan yang signifi kan dengan korelasi positif dan kekuatan korelasi kuat antara pengalaman kerja ( r = 0,652 p = 0,000) dengan pelaksanaan pendokumentasian proses keperawatan.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Tlogowungu Kabupaten Pati Sugiyanto, Sugiyanto; Budiati, Risna Endah
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.811 KB)

Abstract

Hipertensi di Indonesia diperkirakan 15 juta orang tetapi hanya 4% yang merupakan hipertensi terkontrol. Prevalensi 6-15% pada orang dewasa, sebagai suatu penyakit degeneratif. Faktor risiko hipertensi adalah umur, ras/ suku, jenis kelamin, obesitas, pola makan yang salah, alkohol, rokok dan stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Tlogowungu Kabupaten Pati Tahun 2009. Jenis penelitian yang digunakan adalah Correlational study dengan rancangan penelitian menggunakan case control. Penderita hipertensi pasien rawat jalan di Puskemas Tlogowungu Tahun 2008 sebanyak 606 penderita. Sampel sebanyak 61 orang Instrumen menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan chi square. Responden di Puskesmas Tlogowungu Kabupaten Pati sebagian besar berjenis kelamin perempuan sebanyak 68,9% dan laki-laki sebanyak 31,1%, umur sebagian besar berisiko terkena hipertensi sebanyak 93,4%, sebagian besar tidak obsesitas sebanyak 77,9%, sebagian besar tidak minum alkohol sebanyak 92,6%, sebagian besar mempunyai kategori pola makan tidak sehat sebanyak 60,7%, tidak terjadi hipertensi sebanyak 50,% dan terjadi hipertensi sebanyak 50%. Tidak ada hubungan umur ( pvalue = 1,000) dan minum alkohol ( pvalue = 1,000) dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Tlogowungu Kabupaten Pati Tahun 2009. Ada hubungan obesitas ( pvalue = 0,0001) dan pola makan ( pvalue = 0,002) dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Tlogowungu Kabupaten Pati Tahun 2009.
Hubungan Tingkat Asupan Energi dan Protein dengan Berat Bayi Lahir (BBL) pada Ibu Hamil Trisemester III Di Puskesmas Margorejo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati Tahun 2008 Irbianto, Denny; Wahyuningsih, Sri
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.435 KB)

Abstract

Kurang asupan energi dan asupan protein pada saat hamil akan menghambat pertumbuhan janin sehingga akan menimbulkan resiko pada bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat asupan energi dan protein ibu hamil trisemester III dengan Berat Bayi Lahir (BBL). Jenis penelitian ini merupakan penelitian diskriftif analitik bidang gizi masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cohort prospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah ibu hamil trimester III pada Bulan Mei 2008, sebanyak 63 ibu hamil. Sampel penelitian menggunakan sampel jenuh. Dengan kriteria inklusi melahirkan sebelum 16 Juli 2008. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan Rank Spearman. Hasil penelitian diketahui bahwa sebagian besar asupan energi ibu hamil adalah kategori kurang sebanyak 47,5% dan kategori asupan energi baik sebanyak 10,0%. Sebagian besar asupan protein ibu hamil adalah kategori sedang sebanyak 62,5% dan hanya sebagian kecil kategori asupan energi defi sit sebanyak 10,0%. Berat Lahir baik sebanyak 80,0% dan hanya sebagian kecil Bayi Berat Lahir Rendah sebanyak 10,0%. Ada hubungan asupan energi dengan Berat Bayi Lahir ( p value = 0,013, + = 0,391). Ada hubungan antara asupan protein ibu hamil trimester III dengan Berat Bayi Lahir (p value : 0,0001, + = 0,647). Ada hubungan asupan energi dan protein dengan Berat Bayi Lahir.
Hubungan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), Lama Bekerja dan Status Gizi dengan Kejadian Byssinosis pada Pekerja Penggilingan Kapuk di PT. Abiyasa Kecamatan Gabus Kabupaten Pati Tahun 2010 Utomo, Trisno; Prasetyo, Eko
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.221 KB)

Abstract

Proses penggilingan kapuk merupakan bagian yang mempunyai faktor risiko paling tinggi terhadap penyakit bissynosis, dikarenakan pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), lama bekerja dan status gizi dengan kejadian byssinosis pada pekerja penggilangan kapuk di PT. Abiyasa Kecamatan Gabus Kabupaten Pati tahun 2010. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi explanatory research dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja pada penggilingan kapuk di PT. Abiyasa sebanyak 34 orang. Sampel dalam penelitian ini mengambil seluruh populasi sebanyak 34 orang. Cara pengambilan data dengan kuesioner. Analisis dengan menggunakan rank spearmant. Penggunaan APD pekerja penggilingan kapuk di PT. Abiyasa sebagian besar cukup sebanyak 15 orang (44,1%) dan paling sedikit baik hanya 5 orang ( 14,7%). Pekerja penggilingan kapuk di PT Abiyasa sebagian besar mempunyai masa kerja > 10 tahun sebanyak 15 orang (44,1%) dan yang paling sedikit mempunyai masa kerja < 5 tahun hanya 6 orang (17,6%). Status gizi pekerja penggilingan kapuk di PT Abiyasa sebagian besar mempunyai status gizi normal sebanyak 25 orang (73,5%) dan yang mempunyai status gizi kurus hanya 9 orang (26,5%). Pekerja penggilingan kapuk di PT Abiyasa sebagian besar tidak ada gejala byssinosis sebanyak 16 orang (47,1%), tingkat ½ sebanyak 16 orang (47,1%) dan terjadi byssinosis tingkat 1 sebanyak 2 orang (5,9%). Ada hubungan penggunaan APD ( p value 0,001), masa kerja ( p value 0,001) dengan kejadian byssinosis di PT. Abiyasa Kecamatan Gabus Kabupaten Pati Tahun 2010. Tidak ada hubungan status gizi dengan kejadian byssinosis di PT. Abiyasa Kecamatan Gabus Kabupaten Pati Tahun 2010 (p value 0,084). Ada hubungan penggunaan APD, masa kerja dengan kejadian byssinosis di PT. Abiyasa Kecamatan Gabus Kabupaten Pati Tahun 2010. Tidak ada hubungan status gizi dengan kejadian byssinosis di PT. Abiyasa Kecamatan Gabus Kabupaten Pati Tahun 2010.
Perbedaan Upaya Pencegahan ISPA oleh Ibu Balita Sebelum dan Sesudah Dilakukan Program Manajemen Terpadu Balita Sakit di Puskesmas Dempet Kabupaten Demak Mustoviana, Indah; Puspitowati, Niken
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.318 KB)

Abstract

Manajemen Terpadu Balita Sehat (MTBS) merupakan suatu pendekatan terhadap balita sakit yang dilakukan secara terpadu dengan memadukan pelayanan promosi, pencegahan serta pengobatan terhadap lima penyakit penyebab utama kematian pada bayi dan balita di negara berkembang, yaitu ISPA, diare, campak, dan malaria serta malnutrisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan upaya pencegahan ISPA oleh ibu balita sebelum dan sesudah dilakukan program Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) di Puskesmas Dempet Kabupaten Demak. Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research, dengan pendekatan quosi experiment. Populasi dalam penelitian adalah ibu balita dengan penyakit ISPA yang berobat di wilayah kerja Puskemas Dempet Kabupaten Demak pada Bulan Mei 2009 dan sampel menggunakan sampel jenuh sebanyak 42 orang yang belum pernah diberikan MTBS. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Analisis data menggunakan Mac Nemar Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu balita yang berobat di Puskesmas Dempet Kabupaten Demak sebelum diberikan MTBS sebagian besar mempunyai kategori upaya pencegahan ISPA baik sebanyak 61,9%. Ibu balita yang berobat di Puskesmas Dempet Kabupaten Demak setelah diberikan MTBS sebagian besar mempunyai upaya pencegahan ISPA baik sebanyak 90,5%. Rata-rata upaya pencegahan ISPA oleh ibu balita setelah dilakukan MTBS sebesar 0,9048 lebih besar daripada rata-rata upaya pencegahan ISPA oleh ibu balita sebelum dilakukan MTBS sebesar 0,6190. Analisis dengan menggunakan Mac NemarTest diketahui bahwa ada perbedaan upaya pencegahan ISPA oleh ibu balita sebelum dan sesudah dilakukan MTBS di Puskesmas Dempet Kabupaten Demak tahun 2009. (p value = 0,0001). Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan upaya pencegahan ISPA oleh ibu balita sebelum dan sesudah dilakukan MTBS di Puskesmas Dempet Kabupaten Demak tahun 2009.

Page 1 of 14 | Total Record : 140