cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
PSYCHO IDEA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 7, No 1 (2009): PSYCHO IDEA" : 6 Documents clear
KAJIAN TENTANG FAKTOR-FAKTOR KOMITMEN DALAM PERKAWINAN Wulandari, Dyah Astorini
PSYCHO IDEA Vol 7, No 1 (2009): PSYCHO IDEA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji  tentang komitmen, aspek-aspek komitmen, jenis komitmen dan peran komitmen dalam perkawinan. Kehidupan berkeluarga ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Membentuk dan membangun rumah tangga ternyata lebih mudah daripada mempertahankan keutuhan keluarga itu sendiri. Perkawinan yang kuat tidak terjadi dengan begitu saja tetapi perlu diupayakan dan diperjuangkan. Pasangan suami isteri harus punya niat yang kuat untuk berusaha meningkatkan hubungan mereka. Salah satu kunci untuk mempertahankan perkawinan yang kuat adalah komitmen.  Kata Kunci : perkawinan, komitmen 
DINAMIKA PSIKOLOGIS PEREMPUAN YANG BERCERAI (Studi Tentang Penyebab dan Status Janda Pada Kasus Perceraian di Purwokerto) Dwiyanti, Retno
PSYCHO IDEA Vol 7, No 1 (2009): PSYCHO IDEA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika psikologis perempuan yang bercerai.  Pendekatan  yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif  dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan  data menggunakan teknik wawancara mendalam. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan  Interaktif  analisis dengan melalui tiga tahap yaitu penyajian data, reduksi data dan verifikasi data. Lokasi penelitian ditetapkan secara sengaja di Purwokerto Barat dan Purwokerto Utara. Informan penelitian ditentukan dengan sengaja berdasarkan berbagai pertimbangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan yang bercerai disebabkan   oleh pihak ketiga/berselingkuh, suami tidak bekerja, krisis akhlak suami/suka judi, dan  campur tangan keluarga. Perempuan yang bercerai dan berubah status menjadi  janda mengalami perasaan senang, lega, bingung, bahagia, berat berpisah, tidak ada teman curhat, sedih, sakit hati, minder, dan malu.  Kata Kunci :  Perempuan yang Bercerai, Status Janda.  
DANGEROUS DRIVING, PREDIKTOR DAN MEDIATORNYA Mashuri, Ali; Zaduqisti, Esti
PSYCHO IDEA Vol 7, No 1 (2009): PSYCHO IDEA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris signifikansi peran Driving Stress (X6) dalam memediasi hubungan Sensation-Seeking (X1) dan Hostility (X2) serta Ego-Defensiveness (X3), Feeling-Pressured (X4), dan Situational-Anger (X5) dengan Dangerous Driving (Y). Subyek penelitian adalah mahasiswa/mahasiswi STAIN Pekalongan Jurusan Tarbiyah dari angkatan 2005, 2007, dan 2008  yang semuanya menggunakan kendaraan bermotor. Total subyek sebanyak 131, dengan rincian subyek laki-laki berjumlah 68 dan  subyek perempuan berjumlah  63. Usia subjek merentang mulai dari 17 sampai 26 tahun. Jarak yang ditempuh masing-masing subyek dari rumah menuju ke tempat kuliah bervariasi antara 8 km – 80 km. Metode penelitian menggunakan survei korelasional. Instrumen yang dipakai untuk mengumpulkan data dan mengukur variabel-variabel penelitian adalah Skala Berkendaraan secara Berbahaya, skala Stress dalam Berkendaraan, Stress dalam Berkendaraan, skala Rasa Bermusuhan, dan skala Pertahanan-Ego, Perasaan-Tertekan, dan Amarah-Situasional. Hasil-hasil penelitian pada intinya sesuai dengan tujuan-tujuan yang telah ditetapkan. Terkecuali Ego-Defensiveness, Sensation-Seeking, Hostility, Feeling-Pressured, dan Situational-Anger merupakan prediktor-prediktor yang valid dan sangat meyakinkan untuk menjelaskan fenomena Dangerous Driving. Selain itu, penelitian ini juga mengafirmasi sekaligus memverifikasi bahwa Driving Stress menjadi variabel mediator yang efektif dan valid dalam menengahi hubungan antara   Sensation-Seeking, Hostility, Feeling-Pressured, dan Situational-Anger dengan Dangerous Driving. Kata Kunci:  Sensation-Seeking, Ego-Defensiveness, Hostility, Feeling-Pressured, dan Situational-Anger, prediktor, mediator
ANALISIS KUALITAS HIDUP PENDERITA DAN KELUARGA PASCA SERANGAN STROKE (DENGAN GEJALA SISA) Handayani, Dyah Yulistika; Dewi, Dinar sari Eka
PSYCHO IDEA Vol 7, No 1 (2009): PSYCHO IDEA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk menganalisis kualitas hidup keluarga dan penderita pasca serangan stroke (dengan gejala sisa) berdasarkan aspek medik dan psikologis yang meliputi aktivitas sehari-hari, pola komunikasi, aktivitas sosial, pekerjaan, istirahat dan rekreasi. Desain penelitian ini adalah Penelitian Eksploratif, yaitu untuk menggali informasi yang berkaitan dengan peran sistem keluarga yang tepat pada penderita pasca stroke. Subyek adalah 5 (lima) keluarga yang terlibat perawatan penderita pasca stroke di Desa Tumiyang Kecamatan Pekuncen, Kab. Banyumas. Keluarga penderita pasca stroke meliputi suami/istri, anak, menantu dan cucu yang tinggal satu rumah, hubungan keluarga berdasarkan ikatan darah atau pernikahan, usia antara 25-75 tahun,mengerti bahasa Indonesia, penderita yang didiagnosa oleh dokter atau rumah sakit terkena stroke. Teknik cuplikan  yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis dilakukan dengan mengelompokkan informasi berdasarkan tema-tema tertentu dan mengindentifikasikan data yang saling berkaitan kemudian dikelompokkan berdasarkan kelima topik yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukan adanya perubahan aktivitas sehari-hari, pola komunikasi, aktivitas kerja, hubungan sosial, istirahat dan rekreasi serta kondisi psikologis pada penderita dan keluarga pasca stroke. Aspek-aspek tersebut merupakan indikator atau ukuran yang menunjukkan adanya penurunan kualitas hidup pada penderita dan keluarga pasca stroke. Kondisi kecacatan akan menimbulkan ketergantungan pada anggota keluarga yang lain sehingga dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Keluarga sebagai unit terdekat akan merasakan dampak serangan stroke, sehingga perlu menyesuaikan diri dengan kondisi penderita. Kata Kunci: Kualitas Hidup, Stroke, Keluarga
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TENTANG SISTEM PENGGAJIAN MENURUT LAMA KERJA DAN PERSEPSI TENTANG JAMINAN SOSIAL MELALUI JAMSOSTEK DENGAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN BIRO ADMINISTRASI UMUM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO Aryo Wibowo, Ugung Dwi; Rahardjo, Budi
PSYCHO IDEA Vol 7, No 1 (2009): PSYCHO IDEA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  hubungan antara persepsi tentang sistem penggajian menurut lama kerja dengan kepuasan kerja, hubungan antara persepsi tentang jaminan sosial melalui Jamsostek dengan kepuasan kerja, serta hubungan antara persepsi tentang sistem penggajian menurut lama kerja dan persepsi tentang jaminan sosial melalui Jamsostek secara bersama-sama dengan kepuasan kerja. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan Biro Administrasi Umum Universitas Muhammadiyah Purwokerto dengan jumlah karyawan yang mengikuti program Jamsostek sebanyak 90 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan: (1) Ada hubungan signifikan antara persepsi tentang sistem penggajian menurut lamanya kerja dengan kepuasan kerja ditunjukkan dengan nilai korelasi partial 0,419 dengan p < 0,01; (2) Ada hubungan signifikan antara persepsi tentang jaminan sosial melalui Jamsostek dengan kepuasan kerja ditunjukkan dengan nilai korelasi partial 0,211 dengan p < 0,01; dan (3) Ada hubungan signifikan antara persepsi tentang sistem penggajian menurut lama kerja dan persepsi tentang jaminan sosial melalui Jamsostek secara bersama-sama dengan kepuasan kerja dengan ditunjukkan dengan Fe = 18,140 dan Ft = 3,11 pada taraf 5 % dan 4,88 pada taraf 1 %.   Kata Kunci: penggajian, jaminan sosial, kepuasan kerja
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA REMAJA Astuti, Dewi
PSYCHO IDEA Vol 7, No 1 (2009): PSYCHO IDEA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan tingkat depresi pada remaja. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas satu, kelas dua dan kelas tiga SMU N 4 Purwokerto. Teknik pengambilan penelitian ini adalah random klaster (cluster random) yaitu dengan cara mengundi masing-masing kelas satu, kelas dua dan kelas tiga. Untuk mengukur tingkat kecerdasan emosional peserta didik digunakan skala kecerdasan emosional yang disusun oleh Azis yang telah diadaptasikan oleh Wahidin (2001). Untuk mengukur tingkat depresi digunakan skala depresi yaitu Beck Depression Inventory (BDI) yang disusun oleh Aaron T. Beck (dalam Hasanat,1996). Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Satu Prediktor. Dari analisis tersebut diperoleh kesimpulan sebagai berikut : ‘Ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan tingkat depresi pada remaja’. Hal ini ditunjukkan dengan skor r = -0,414, F = 21,972 dan p = 0,001.   Kata Kunci : kecerdasan emosional, depresi, remaja.

Page 1 of 1 | Total Record : 6