cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Journal Industrial Servicess
ISSN : 24610631     EISSN : -     DOI : -
Jurnal ini adalah media publikasi jurnal hasil Seminar Nasional Industrial Servicess yang diselenggarakan rutin 2 tahun sekali oleh Jurusan Teknik Industri - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Articles 200 Documents
Measuring Performance Baseline of Supply Chain Flow with Six Sigma Method Approach Ridwan, Asep
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

XYZ Inc. is a company of logistic service provider which one of its cargo is Slab steels. This product is imported and become a raw material for next process of steel making.  Six sigma is one of quality improvement method to get competitiveness. Six sigma method is widely used to improve quality in manufacture and service company. The problem is  long and fluctuation cycle time in the supply chain flow of slab steels while loading and unloading processes. The aim of this research is to measure performance in supply chain flow at Slab steels handling with Six Sigma method. This research use observation and interviewing technique for data collection. This research is started with define step to map supply chain flow at Slab steels handling then it is identified of performance indicators in each the process at measure step. After that it is measured performance baseline in each process of Supply Chain flow. Performance indicators and sigma value for each process in supply chain flow at slab steels handling are : unloading slab from ship to the truck = 1.35; transportation to XYZ Inc. stockpile = 1.89; unloading slab from truck in the XYZ Inc. stockpile = 1.5; loading slab to the truck in XYZ Inc. stockpile = 1.75; and   transportation to ABC Inc. stockpile = 1.7. The average of sigma value is 1.64.  With measurement of sigma value in supply chain flow, performance baseline can be known to propose improvement drafts.
Desain Kemasan dan Perancangan Logo Kue Tradisional dalam Upaya Meningkatkan Pangsa Pasar Mufti, Dessi; Ikhsan, Aidil; Muchtiar, Yesmizarti; Kholidasari, Inna; Syaputra, Irvandy
Jurnal Industrial Services Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.003 KB)

Abstract

Kue tradisional merupakan jenis makanan khas suatu daerah yang turut memperkaya makanan nusantara Indonesia. Kadangkala makanan khas tradisional ini menjadi buah tangan bagi pengunjung yang mengunjungi daerah tersebut. Pengemasan merupakan proses akhir yang akan menentukan bahwa kualitas produk yang telah diproduksi tidak mengalami perubahan selama didistribusikan. Penentuan bahan kemasan dan logo untuk produk kue tradisional ini dengan berdasarkan karakteristik produk, menyebarkan kuesioner kepada 30 orang responden untuk mengetahui keinginan terhadap kemasan dan menetapkan tujuan perlunya kemasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahan kemasan yang ideal untuk kue Cangkiang ini adalah berbahan dasar karton dengan logo yang yang mempunyai nilai propositional density nya adalah 1.25. Produk yang dijual nantinya di pasar modern dapat meningkatkan pangsa pasar. 
Mengukur Indeks Kepuasan Masyarakat dan Menentukan Prioritas Perbaikan Melalui Potential Gain In Customer Value (Studi Kasus: Samsat Kota Cilegon) Puspitasari, Puput; Anggraeni, Shanti Kirana; Wahyuni, Nuraida
Jurnal Industrial Services Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.844 KB)

Abstract

Pelayanan publik di mata masyarakat selama ini dianggap belum sesuai harapan. Masalah yang masih sering terjadi pada proses pelayanan publik antara lain mengenai lamanya waktu pelayanan, prosedur pelayanan yang berbelit-belit, fasilitas pendukung pelayanan yang masih kurang dan masih banyak lagi. Dari masalah yang sering timbul tersebut akhirnya timbul pandangan-pandangan di masyarakat yang menganggap bahwa semua urusan yang berkaitan dengan pemerintah pastisulit dan memakan banyak waktu. Pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) merupakan salah satu instansi pelayanan publik yang melayani berbagai keperluan masyarakat berkenaan dengan administrasi kendaraan bermotor. Setiap tahunnya kantor bersama SAMSAT Kota Cilegon selalu melakukan pengukuran kepuasan pelanggan yang dalam hal ini adalah para wajib pajak menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Namun pengukuran tersebut hanya sebatas untuk mengetahui bagaimana tingkat kepuasan para wajib pajak dan belum ada penelitian lanjutan mengenai atribut-atribut apa yang harus diperbaiki. Oleh karena itu tujuan penelitian ini yaitu mengukur IKM dan menghitung bobot masing-masing atribut menggunakan metode Potential Gain In Customer Value (PGCV). Hasilnya, IKM SAMSAT kota Cilegon adalah 79.3, prioritas perbaikan adalah kesopanan dan keramahan petugas dalam memberikan pelayanan. 
Peningkatan Kualitas Gula Rafinasi Dengan Konsep Lean Manufacturing di PT Duta Sugar International, Tbk Warda, Nurlaili Nilam; Herlina, Lely; Ferdinant, Putro Ferro
Jurnal Industrial Services Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.709 KB)

Abstract

PT Duta Sugar International merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi gula rafinasi. Berdasarkan pengamatan pada bulan April hingga Mei 2014 perusahaan mampu menghasilkan produk mencapai 118 bags sampai 464 bags/hari dengan rata-rata jumlah produk nonconformities sebanyak 25% dari jumlah produksi. Salah satu data yang menjadi objek penelitian adalah data produksi gula kualitas R1 dan R2. Tujuan penelitian ini adalah mengurangi variabilitas produk nonconformities yang terjadi pada proses produksi serta mengevaluasi total manufacturing lead time. Metode penelitian yang digunakan adalah gabungan antara konsep lean manufacturing dengan menggunakan Quality Filter Mapping (QFM) dan Statistical Process Control (SPC) yang merupakan salah satu elemen pendukung dalam konsep Lean Manufacturing untuk mengatasi permasalahan yang terjadi pada perusahaan dikarenakan banyaknya nonconformities (waste of defect) dengan menggunakan peta kendali u untuk memonitoring proses produksi serta peningkatan performansi pada kualitas. Hasil penelitian memperlihatkan dengan penerapan lean dapat menurunkan jumlah produk nonconformities sebanyak 11,63% yang berarti linear dengan peningkatan kualitas produk dengan peningkatan nilai process cycle efficiency menjadi 99,67%, sedangkan Total Manufacturing Lead time menurun dari 5308,08 menit menjadi 5292,83 menit dan nilai process lead time menurun dari 31 hari menjadi 30 hari. 
Pengendalian Persediaan Bahan Kimia di UBOH PLTU Banten 1 Suralaya PT. Indonesia Power Trenggonowati, Dyah Lintang; Pati, Roni
Jurnal Industrial Services Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.892 KB)

Abstract

Bahan kimia digunakan sebagai bahan tambahan dalam peningkatan kualitas baik dalam internal water treatment maupun eksternal water treatment. Semakin banyaknya kebutuhan energi listrik maka semakin banyak kebutuhan bahan kimia yang digunakan untuk mendukung proses yang menghasilkan energi listrik tersebut. Berdasarkan data gudang pada awal januari 2015, gudang bahan kimia menyimpan 177 pail sodium bisulfit, 58 pail anti foam, 133 pail anti scale, 347 pail ammonia, dan 104 pail hydrazine. Banyaknya stok bahan kimia yang tersimpan digudang membuktikanpengendalian persedian bahan kimia di UJP PLTU Banten 1 Suralaya belum memenuhi kriteria pengelolaan persediaan yang baik. Oleh karena itu diperlukan suatu metode pengendalian persediaan bahan kimia pada perusahaan tersebut, agar jumlah persediaan bahan kimia disini optimal dan menurunkan biaya pemesanan. Pengendalian persedian dilakukan dengan meramalkan kebutuhan bahan kimia untuk 1 tahun kedepan dengan menggunakan data pemakaian bahan kimia 1 tahun sebelumnya, menghitung safetystock di gudang dan ukuran pemesan untuk mendapatkan biaya total pemesan terkecil. 
Optimasi On Time In Full Delivery Produk Dengan Metode Six Sigma di Perusahaan Adhesive Hartono, Hartono
Jurnal Industrial Services Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.909 KB)

Abstract

Dalam beberapa bulan terakhir ini permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adhesive adalah masalah pengiriman barang ke pelanggan yang tidak sesuai dengan jumlah yang diorder. Bilamana permasalahan ini tidak segera ditangani bukan tidak mungkin pelanggan akan pindah ke pesaing lain. Untuk meningkatkan performa on time in full pengiriman barang jadi ke pelanggan melalui pendekatan six sigma dengan metode DMAIC yang bertujuan mendapatkan solusi terbaik untuk tujua ini. DMAIC merupkan suatu metode yang menggabungkan beberapa teori analisis dan statistik untuk pemecahan masalah yang sebenarnya (root cause). Tahapan yang dilakukan dalam metode ini adalah Define (definisi), Measure (Pengukuran), Analysis (analisa), Improve (perbaikan) dan Control (pengawasan). Tools yang dipakai dalam penelitian ini diantaranya adalah 5-why analysis. Dari penelitian yang dilakukan, maka faktor penyebab yang dapat mengakibatkan performa OTIF tidak sesuai target dapat diketahui. Begitu juga untuk tindakan perbaikan dan pengontrolan setelah perbaikan bisa diketahui dan dapat diimplementasikan. 
Pengaruh Human Capital dalam Menjalankan Rencana Strategis Perusahaan Dewi, Santi Riana
Jurnal Industrial Services Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.406 KB)

Abstract

In this era of global competition, companies need to have a specific competitive advantages over other companies. The ability of an intelligent human capital to able to carry out company’s strategic plan is essential. Corporate excellence can be established through various means such as creating a product with unique design, the use of modern technology, organizational design and the most important is effective human resources management. Products mentioned here are not only in the form of tangible goods and services but olso the intangible ones. 
Pengaruh Tebal Blank dan Viskositas Pelumas Terhadap Nilai Stretchability dan Kekerasan Dinding Kubah Baja DDQ SPCE- SD Alhamidi, Ali; Aziz, Abdul; Akbar, Abdul Taufik; Fikria, Hamilah
Jurnal Industrial Services Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.83 KB)

Abstract

Pengujian mekanik material dan pengamatan metalografi. memberikan data berupa beban punch dan ketinggian dome atau disebut Erichsen Index. Nilai Erichsen Index menjadi faktor seberapa optimal stretchability dan formability material. Hasil dari eksperimen menunjukan optimalitas ketebalan blank dan efektifitas viskositas pelumas selama proses. Dari hasil perbandingan didapatkan bahwa peregangan terjadi sepanjang proses erichsen cupping test dengan analisa strain hardening dan ketinggian dome hasil eksperimen. 
Distribution Requirement Planning Sediaan Obat dan Perlengkapan Kesehatan Konsumen/Agen PT. SBF Cirebon Susandi, Dony; Widianto, Tito
Jurnal Industrial Services Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.129 KB)

Abstract

Di Indonesia, praktik kefarmasian yang meliputi pembuatan termasuk pengendalian mutu sediaan farmasi, pengamanan, pengadaan, penyimpanan dan distribusi obat, pelayanan obat atas resep dokter, pelayanan informasi obat serta pengembangan obat, bahan obat dan obat tradisional harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai keahlian dan kewenangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan. Kajian dalam penelitian ini, difokuskan pada komponen utama obat nasional yaitu pelaku usaha industri dalam pendistribusian atau penyaluran sediaan farmasi bertujuan untuk meningkatkan sistem manajemen efisien dan efektif terhadap penyebaran, pencapaian target sediaan dan ketepatan dalam waktu, kuantititas dan kualitas pendistribusian. Nilai pendistribusian pada masing-masing konsumen/agen dalam setiap periode relatif berfluktuatif dikarenakan tidak hanya persoalan teknik pengiriman untuk konsumen/agen seperti terjadi kesalahan pengiriman atau keterlambatan pengiriman akan tetapi juga terkait dengan masa kadaluarsa obat dan perlengkapannya. Konsumen/agen diukur berdasarkan potensi jumlah pasien bidan dan kontribusi (nilai pembelian obat-obatan). Kebutuhan distribusi diexplode berdasarkan bill of distribution dengan 4 jalur distribusi dan nilai masing-masing SS dan ROP setiap periode perencanaan kebutuhan distribusi (DRP). Penentuan lot pemesanan menggunakan metode lot for lot (LFL) dan nilainya sama dengan nilai re-order point, sehingga pemesanan dilakukan berdasarkan nilai jumlah pesanan konsumen/agen dalam setiap periode. Kelompok/agen saluran distribusi utama A yaitu sebesar 64.15%, kelompok distribusi konsumen/agen B dan C sebesar 16.04%, sedangkan D adalah 3.77%. Dengan tingkat layanan sebesar 95% dan faktor pengamanan 2.06% sebagai antisipasi mengatasi kekurangan stock (stockout). Sistem penyimpanan dan pengeluaran gudang menggunakan teknik first in fisrt out artinya setiap obat dan perlengkapan dengan tanggal kadaluarsa menjadi prioritas penyaluran. 
Analisa Keseimbangan Lintasan Dengan Menggunakan Metode Helgeson-Birnie (Ranked Positional Weight) Studi Kasus PT. D Kristianto, Adi; Kurniawan, V. Reza Bayu
Jurnal Industrial Services Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.641 KB)

Abstract

PT. D merupakan perusahaan penerbit buku pendidikan yang menjadi anggota IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) yang bergerak dalam spesialis buku pendidikan dan percetakan. Sistem produksi yang digunakan adalah just in time dan make to order demi menciptakan kepuasan dan kepercayaan konsumen. PT. D ingin meningkatkan hasil produksi dengan memaksimalkan proses produksi yang ada di lantai produksi agar keseimbangan lintasan dalam proses produksi dapat berjalan dengan lancar sehingga dapat memenuhi pesanan dengan tepat waktu. Penelitian ini bertujuan menyeimbangkan lintasan pada stasiun kerja untuk keperluan perbaikan kerja selanjutnya dengan meningkatkan dan mengoptimalkan keseimbangan lini proses produksi. Dengan menggunakan metode Helgeson-Birnie/Ranked Positional Weight (RPW) menggelompokan pekerjaan berdasarkan jumlah stasiun kerja minimal dan melakukan pengalokasian sesuai waktu siklus yang dimiliki. Dari hasil penelitian tersebut, telah didapatkan pengukuran waktu per stasiun kerja yang dilakukan oleh tenaga kerja dalam mengerjakan sebuah produk dengan jumlah jam kerja selama satu hari sebesar 7 jam kerja sesuai 27 hari kerja sebanyak 3.949 eksemplar selama satu bulan dengan waktu siklus 250 menit. Jumlah stasiun kerja dengan analisa keseimbangan lini, memberikan informasi tentang tingkat efisiensi kerja sehingga diperoleh 4 stasiun kerja dengan balance delay 7,5% tingkat efisiensi lintasan sebesar 92,5% memperlihatkan tingkat efisiensi, berdasarkan perhitungan manual maupun dengan software hasilnya tetap sama dengan demikian efisiensi stasiun kerja harus tetap dipertahankan untuk stasiun kerja selanjutnya. 

Page 1 of 20 | Total Record : 200