cover
Contact Name
Ahmad Shulhany
Contact Email
ahmad.s@untirta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknika.untirta@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 1693024X     EISSN : 26544113     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi merupakan jurnal peer-reviewed dalam Bahasa Indonesia di bidang keteknikan, diantaranya bidang teknik sipil, bidang teknik mesin, bidang teknik industri, bidang teknik kimia, bidang teknik metalurgi, dan bidang teknik elektro.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2018): Edisi Desember 2018" : 9 Documents clear
PENGUJIAN WEBSERVER EMBEDED SEBAGAI SISTEM MONITORING LINGKUNGAN TANAMAN SAYURAN BERBASIS AEROPONIK Saraswati, Irma; Haryanto, Heri
Jurnal Teknika Vol 14, No 2 (2018): Edisi Desember 2018
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.069 KB)

Abstract

Penelitian ini mencoba sensor suhu dan kelembaban untuk memonitoring jarak jauh tanaman aeroponik. Menanam tanaman aeroponik didalam ruangan sangat penting diperhatikan suhu dan kelembaban dari tempat tersebut untuk melihat, tumbuhan tersebut kekurangan air atau kelebihan air, pada tanaman aeroponik juga dibutuhkan suhu dan kelembaban tertentu agar tanaman tidak kering, tetapi seringkali juga data pemantauan suhu dan kelembaban masih secara manual yaitu mendatangi tanaman tersebut diletakan dan mencatat suhu dan kelembaman. Modul web server embedded mampu terkoneksi dengan PC, yaitu dengan menggunakan rancangan hardware tambahan berupa ethernet shield ENC28J60 yang berfungsi sebagai alat untuk mengubah komunikasi serial. Web berhasil menampilkan nilai suhu dan kelembaban dengan menggunakan IP web 192.168.1.5 untuk mengakses halaman web tersebut yang didalamnya terdapat empat halaman web. Setelah pengujian jarak alat dengan komputer server, ethernet shield ini dapat di akses pada jarak 40m tanpa halangan. Dan dapat di akses pada jarak 35m dengan halangan.  
PENGELASAN FLUX CORE ARC WELDING UNTUK APLIKASI PENGELASAN PELAT LAMBUNG KAPAL Zulaida, Yeni Muriani; Kusuma, M Ichsan; Triana, Tiara
Jurnal Teknika Vol 14, No 2 (2018): Edisi Desember 2018
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.735 KB)

Abstract

Masalah timbul ketika dilakukan pengelasan pada lambung kapal berbahan material Baja SS400. Proses pengelasan dilakukan di lingkungan pantai. Pengelasan dengan menggunakan metoda flux core arc welding ini menghasilkan porositas lasan yang berukuran relatif besar diatas 20% tebal sampel. Pada penelitian ini mencoba memvariasikan arus dan gas pelindung dengan tujuan menjaga busur agar busur las lebih stabil dan porositas dapat diminimalisasi. Arus pengelasan yang digunakan pada penelitian ini adalah 230, 250 dan 270 A dan dengan laju gas pelindung 12, 18, dan 24 liter/menit. Untuk mengamati cacat porositas di dalam lasan digunakan metoda radiografi. Struktur yang terbentuk akan diamati dengan mikroskop optik. Hasil Pengamatan menunjukkan porositas terjadi pada kuat arus 230 dan 250 A dengan aliran gas pelindung berturut-turut 12 dan 18 liter/menit, tetapi kondisi kedua menghasilkan porositas yang berukuran >1 mm diluar kriteria diterima. Pengamatan metalografi menunjukkan daerah las atas didominasi oleh fasa acicular ferrite dan daerah las tengah didominasi ferrite dan perlite, sedangkan HAZ yang dibagi dua daerah yaitu, coarse grain (CG) dan fine grain (FG) yang masing-masing didominasi oleh bainite, perlite, dan ferrite, sedangkan FG HAZ memiliki fasa ferrite dan perlite. Pengaruh kuat arus menunjukkan peningkatan fasa AF dari 45,002% menjadi 50,534% terhadap matriks. Pengaruh laju alir gas terhadap struktur mikro terlihat pada peningkatan inklusi yang semakin banyak dengan semakin meningkatnya laju gas.
ANALISIS EFISIENSI PENYALURAN PRODUK PERTAMAX KE TANGKI DAERAH KERTAPATI PALEMBANG SUMATERA SELATAN Meutia, Sri; Nasution, Rivara Syara
Jurnal Teknika Vol 14, No 2 (2018): Edisi Desember 2018
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.621 KB)

Abstract

Efisiensi saluran distribusi dapat diartikan sebagai pemilihan saluran distribusi yang tepat dalam memasarkan produk dari produsen ke konsumen akhir sehingga menimbulkan penjualan yang banyak dan dapat mencapai tingkat efisiensi yang tinggi. Adapun menurut bentuknyas aluran distribusi terbagi dua diantaranya saluran distribusi langsung dan tidak langsung. Dalam penyaluran pertamax ke tangki daerah Kertapati PT. Pertamina (Persero) RU III Plaju pernah menggunakan bentuk saluran distribusi tidak langsung melalui alat transportasi tongkang. Namun saat ini penyaluran produk pertamax ke tangki Kertapati dilakukan melalui bentuk saluran distribusi langsung yakni melalui pipa yang dibangun oleh pihak perusahaan sendiri. Dari kedua saluran ini diperlukan analisis efisiensi biaya dan efisiensi waktu pada masing – masing saluran untuk melihat saluran mana yang lebih efisien dan tepat yang digunakan perusahaan dalam penyaluran produk pertamax ke tangki daerah Kertapati. Untuk efisiensi biaya dapat dilakukan perhitungan dengan menggunakan metode efisiensi saluran distribusi dimana diperoleh pipa sebagai saluran distribusi yang lebih efisien dari segi biaya dengan persentase yang dihasilkan 4%, dan untuk efisiensi waktu dapat dilakukan perhitungan total waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan proses penyaluran dimana pipa juga termasuk saluran distribusi yang efisien dalam segi waktu dengan total waktu yang dibutuhkan dalam penyaluran ke tangki Kertapati selama ± 18 jam 14 menit.
PENGENDALIAN KUALITAS CACAT KARTON DIVISI NOODLE DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DI PT INDOFOOD CBP SUKSES MAKMUR, Tbk. Trenggonowati, Dyah Lintang; Bimantara, Gusti Imam
Jurnal Teknika Vol 14, No 2 (2018): Edisi Desember 2018
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.284 KB)

Abstract

Kualitas adalah totalitas dari karakteristik suatu produk yang menunjang kemampuannyauntuk memuaskan kebutuhan yang dispesifikasi atau diterapkan. Dengan adanya pengawasan kualitas maka perusahaan atau produsen berusaha untuk selalu memperbaiki kualitas dengan biaya rendah yang sama/tetap bahkan untuk mencapai kualitas yang tetap dengan biayarendah. Six Sigma adalah suatu visi peningkatan kualitas menuju target 3,4 kegagalan persejuta kesempatan (DPMO) untuk setiap transaksi produk baik barang maupun jasa. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk adalah perusahaan yang memiliki fokus produksi makanan dan minuman. Penelitian ini dilakukan di PT Indofood CBP Sukses Makmur pada divisi pembuatan mie (Noodle Division). Penelitian ini difokuskan pada proses packaging dan padagudang finish good. Penelitian ini dilakukan untuk mengamati packaging dengan karton dan mengawasi transportasi produk dari ruang packaging ke gudang finish good dengan conveyor. Setelah dilakukan pengamatan dan digunakan diagram pareto didapatkan 4 jenis cacat yaitu lepas lakban dengan 69,7%, karton tidak simetris dengan 13,9%, kode tidak jelas dengan 11%, dan karton sobek dengan 5,3%. Level sigma yang didapat setelah dilakukan perhitungan DPMO PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk berada pada level 3 yaitu rata – rata industri indonesia.
PEMBUATAN LEM LATEKS DARI LIMBAH STYROFOAM YANG DIGUNAKAN UNTUK KEMASAN MAKANAN Maryani, Yeyen; Kanani, Nufus; Rusdi, Rusdi
Jurnal Teknika Vol 14, No 2 (2018): Edisi Desember 2018
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.48 KB)

Abstract

Styrofoam merupakan suatu polistirena yang sudah dipadatkan dan dibentuk sesuai  dengan kebutuhan. Styrofoam banyak digunakan untuk  pengemasan barang-barang elektronik dan sebagai kemasan makanan. Beberapa hal pada styrofoam yang sangat menguntungkan bagi para penjual makanan dan penjual alat elekrtonik adalah tidak mudah bocor, praktis, ringan dan  ekonomis. Disisi lain setelah styrofoam tidak digunakan, akan menjadi limbah yang sulit untuk diuraikan. Bahkan pada proses produksinya sendiri menghasilkan limbah yang banyak sehingga dikategorikan sebagai penghasil limbah berbahaya ke-5 terbesar di dunia oleh EPA (Enviromental Protection Agency). Pada penelitian ini dilakukan upaya mengurangi limbah styrofoam dengan merubahnya menjadi Lem Lateks. Metode penelitianya adalah mencampurkan 30 gram limbah Styrofoam dengan 70 ml Toluen. Lem Lateks pekat yang terbentuk bersifat tidak stabil atau cepat mengalami penggumpalan. Agar lateks tersebut tidak menggumpal maka dilakukan proses emulsi dengan menambahkan emulsifier ABS (Alkil Benzena Sulfonat) yang merupakan senyawa aktif. Hasil yang baik dieroleh pada campuran 90 ml larutan polistirena dengan 10 ml aquades dan dengan penambahan 5% Alkil Benzena Sulfonat (ABS) pada waktu penyimpanan selama 3 hari.
PEMBUATAN AQUADEMINERALIZED DARI LIMBAH AIR AC (AIR CONDITIONER) DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI REVERSE OSMOSIS Rusdi, Rusdi; Wardalia, Wardalia
Jurnal Teknika Vol 14, No 2 (2018): Edisi Desember 2018
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.853 KB)

Abstract

Air demin / Aquademineralized merupakan air yang terbuat dari proses pemurnian air dan terbebas dari mineral-mineral yang terlarut dalam air. Di dalam laboratorium air demin disebut dengan aqua destilata atau aquademineralized, fungsinya adalah untuk mencuci peralatan laboratorium atau sebagai pencampur / pelarut zat-zat kimia. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu cara mengolah keluaran air buangan AC agar dapat di manfaatkan menjadi aquademineralized dengan menghilangkan faktor-faktor kontaminan seperti bakteri dan kandungan logam yang lain agar sesuai dengan standar kualitas aquademineralized yang meliputi TDS, pH dan konduktivitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan tekanan umpan membran dan lamanya waktu proses filtrasi dengan menggunakan membran reverse osmosis (RO), untuk menghasilkan aquademineralized sesuai standar mutu yang meliputi TDS, pH dan konduktivitas. Proses penyaringan dilakukan pada tekanan 1, 1.5 dan 2 bar. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa membran RO dapat bekerja secara optimum pada tekanan 2 bar dan pada waktu 30 menit didapat TDS sesuai dengan standar yaitu 10mg/l dan konduktivitas yaitu 5 ????S/cm. Nilai TDS dan konduktivitas terjadi penurunan seiring dengan tekanan yang di perbesar. 
IMPLEMENTASI SISTEM JAMINAN HALAL MELALUI BIMBINGAN TEKNIS PENERAPAN HAS-23000 DI INDUSTRI GIPANG TIGA BUNDA CILEGON BANTEN Susihono, Wahyu; Fabianti, Evi
Jurnal Teknika Vol 14, No 2 (2018): Edisi Desember 2018
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.914 KB)

Abstract

Penerapan manual System Jaminan Halal (SJH) pada IKM produk Gipang perlu dievaluasi dan diberikan bimbingan teknis terkait kesesuaian dengan ketentuan HAS-23000. Hal ini bertujuan untuk mengukur pemahaman konsep halal produk yang sesuai dengan kriteria maupun kebijakan halal LPPOM MUI. Bimbingan teknis implementasi manual SJH dapat menjadikan proses produksi Gipang tiga bunda lebih konsisten dalam menjaga kehalalaln produk. Rancangan tahapan pelaksanaan kegiatan ini berupa: a) melakukan evaluasi system pengelolaan usaha berbasis HAS-23000 yang dituangkan dalam 11 kriteria manual SJH, b) peningkatan safety dan halal produk sesuai dengan kriteria HAS-23000. Hasil menunjukkan bahwa a) IKM belum menerapkan SJH secara konsisten, b) Kelemahan penerapan SJH terletak pada minimnya sosialisasi kebijakan halal, lemahnya koordinasi Tim manajemen Halal internal, tidak adanya program edukasi dan pelatihan, tidak adanya prosedur tertulis untuk aktivitas kritis, tidak adanya prosedur untuk penanganan produk yang tidak memenuhi kriteria, tidak adanya kaji ulang manajemen. Rekomendasi yang dapat diberikan kepada IKM khususnya industri Gipang yakni perlu diberikan pendampingan berkelanjutan serta diberikan contoh secara bertahap implementasi SJH agar dapat terukur tahapan capaian sistem yang ada.
EKSTRAKSI BIJIH EMAS SULFIDA TATELU MINAHASA UTARA MENGGUNAKAN REAGEN RAMAH LINGKUNGAN TIOSULFAT Yustanti, Erlina; Guntara, Ardi; Wahyudi, Tatang
Jurnal Teknika Vol 14, No 2 (2018): Edisi Desember 2018
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.826 KB)

Abstract

Emas merupakan salah satu mineral alam yang memiliki nilai jual tinggi oleh karena itu logam emas sering dieksploitasi secara besar-besaran. Keberadaan emas di alam umumnya terikat dengan mineral pembawa sehingga dibutuhkan suatu teknik pemisahan emas yang ekonomis, efektif dan ramah terhadap lingkungan. Metode isolasi emas yang saat ini umum digunakan adalah metode sianidasi dan amalgamasi, tetapi metode tersebut memiliki dampak yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan. Metode lain yang lebih ramah lingkungan yakni menggunakan pelarut tiosulfat. Kemampuan tiosulfat mengekstrak emas berhubungan dengan pembentukan kompleks antara pelarut tersebut dengan logam emas. Proses pelindian dilakukan dengan pelarut tiosulfat. Dimulai dengan melakukan preparasi terhadap bijih emas Tatelu hingga diperoleh ukuran bijih sebesar 140+200#. Setelah itu bijih emas Tatelu dilindi menggunakan alat rolling bottle dengan variasi konsentrasi 0,5, 1 dan 1,5 M selama 24 jam dan diambil percontoh pada 4, 6, 12, 18 dan 24 jam kondisi persen padatan sebesar 20%, 30% dan 40% dalam keadaan temperatur ruangan. Persen ekstraksi 66,77% diperoleh pada percontoh dengan konsentrasi tiosulfat 1 M selama 24 jam dengan persen padatan sebesar 30%.
PERLAKUAN PANAS PADUAN ALUMINIUM BERBUTIR HALUS ULTRAFINE GRAINED HASIL TEKNOLOGI SEVERE PLASTIC DEFORMATION Pramono, Agus
Jurnal Teknika Vol 14, No 2 (2018): Edisi Desember 2018
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.135 KB)

Abstract

Teknologi baru proses manufaktur dengan deformasi plastik berat, severe plastic deformation (SPD) telah berkembang pesat sebagai pengolahan logam dan paduan. Menggunakan tekanan tinggi dan lebih dari satu jenis gaya yang bekerja, maka akan menghasilkan butiran halus pada strukturmikro ultrafine grained (UFG). ECAP merupakan bagian dari meotde SPD sebagai proses manufaktur pengolahan logam yang memiliki kemampuan untuk memperkenalkan penyempurnaan butiran halus yang signifikan untuk mencapai ukuran butir ke tingkat sub-mikrometer. Dalam aplikasi untuk pembuatan komponen maka diperlukan proses perlakuan panas pada material yang bertujuan untuk mengubah sifat material. Penelitian ini menerapkan perlakuan panas jenis anil dan T.6 (artificial aging) pada paduan logam aluminium dengan proses ECAP untuk aplikasi berbagai komponen engineering. Beberapa aluminium yang digunakan adalah; aluminium murni, aluminium seri 5 (Al5Mg), seri 6: AA6061 dan seri 7: AA7075. 

Page 1 of 1 | Total Record : 9