cover
Contact Name
Ahmad Shulhany
Contact Email
ahmad.s@untirta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknika.untirta@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 1693024X     EISSN : 26544113     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi merupakan jurnal peer-reviewed dalam Bahasa Indonesia di bidang keteknikan, diantaranya bidang teknik sipil, bidang teknik mesin, bidang teknik industri, bidang teknik kimia, bidang teknik metalurgi, dan bidang teknik elektro.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 1 (2017): Edisi Juni 2017" : 7 Documents clear
KENDALI PROSES GRATE COOLER PLANT 8 GRATE 1, PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk Haryanto, Heri
Jurnal Teknika Vol 13, No 1 (2017): Edisi Juni 2017
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1259.893 KB)

Abstract

Kebutuhan bahan bangunan terutama semen di Indonesia setiap tahunnya semakin meningkat ditambah dengan banyaknya perusahaan semen di Indonesia membuat perusahan semen harus bersaing untuk memenuhi kebutuhan pasar yang cukup banyak tiap tahunnya (kuantitas) dan kepuasan konsumen (kualitas) di Indonesia. Dalam proses produksi semen terdapat tahap yang cukup menentukan kualitas dan kuantitas produk semen yaitu tahap pendinginan clinker dengan grate cooler. Pada tahap ini clinker hasil pembakaran kiln diturunkan suhunya dari awalnya sekitar 1400°C menjadi 100-200 °C. Pada grate cooler, clinker didinginkan dengan cara meniupkan udara dengan kipas pendingin dari bawah grate plate. Grate Cooler IKN terdiri dari 2 ruang, yaitu grate 1 dan grate 2. Clinker yang baru keluar dari kiln akan masuk kedalam grate 1 untuk didinginkan dan dihancurkan menjadi ukuran yang lebih kecil setelahnya clinker akan didinginkan kembali pada grate 2 sebelum dipindahkan ke proses selanjutnya. Proses kendali grate 1 pada grate cooler dilakukan dari beberapa tempat seperti CCP (Central Control Panel), MCC (Module Central Control) LCB (Local Control Board), dan HCB (Hydraulic Control Board). Ketika sinyal kendali dikeluarkan oleh CCP untuk menentukan jumlah SPM (Stroke per Minute) maka sinyal kendali tersebut mengalami beberapa pengkondisian sinyal hingga grate plate bergerak sesuai dengan setpoint SPM yang diinginkan oleh operator di CCP. Berdasarkan hasil pengamatan di dapatkan bahwa perlu adanya pengambilan data arus pada output card modul I/O di MCC sehingga didapat persamaan yang valid dari konversi setpoint spm ke arus
Sistem Informasi Akademik Berbasis SMS pada Jurusan Teknik Elektro UNTIRTA Saraswati, Irma; Munarto, Ri; Hakim, Lukman Nul
Jurnal Teknika Vol 13, No 1 (2017): Edisi Juni 2017
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.967 KB)

Abstract

Perlunya pelayanan sistem informasi akademik yang cepat dan mudah pada Jurusan Teknik Elektro UNTIRTA, sehingga dirancang sebuah sistem aplikasi untuk pengaksesan informasi akademik via SMS. Sistem ini dibuat pada sebuah Personal Computer (PC) yang terhubung dengan telepon selular melalui kabel data serial dan sebuah database Microsoft Access, koneksi antara database dan Visual Basic 6.0 menggunakan komponen ADODC dan ODBC (Open Database Connectivity). ODBC digunakan untuk mengakses database relasional dan membuat program menjadi fleksibel artinya pengubahan jenis database yang dipergunakan oleh sebuah aplikasi tidak akan mempengaruhi kode program, setiap SMS yang masuk ke dalam telepon selular akan dibaca oleh sistem, kemudian dilakukan proses validasi sesuai dengan format kode yang telah ditentukan dan proses validasi NIM user. Permintaan yang dapat dilayani oleh sistem antara lain : nilai KHS, jadwal bimbingan akademik, jadwal kuliah, dan jadwal sidang skripsi. Sistem informasi akademik via SMS dibuat menggunakan Visual Basic 6.0. Untuk berkomunikasi dengan telepon selular menggunakan FBUS 1.5, program berjalan di bawah sistem operasi window XP Edition, dan sebuah telepon selular tipe Nokia 3310 sebagai sarana penerima dan pengirim SMS, sumber data diperoleh dari tabel-tabel database yang dibuat untuk keperluan sistem ini secara keseluruhan yang dapat diakses menggunakan perintah SQL (Structured Query Language). Dalam pengujian, sistem informasi akademik via SMS berhasil digunakan untuk mengirimkan permintaan pengguna dalam bentuk SMS response secara otomatis.
PENGARUH MASSA ADSORBEN LIMBAH SEKAM PADI TERHADAP PENYERAPAN KONSENTRASI TIMBAL Wardalia, Wardalia
Jurnal Teknika Vol 13, No 1 (2017): Edisi Juni 2017
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.959 KB)

Abstract

Limbah yang mengandung logam berat Pb adalah salah satu limbah Bahaya dan Berbahaya (B3) yang dalam konsentrasi tinggi dapat merusak lingkungan. Ambang batas timbal (Pb) dalam air adalah 1 mg / ltr. Salah satu alternatif pemisahan logam dari campuran atau solusinya adalah dengan menggunakan media adsorben dengan prinsip adsorpsi. Adsorpsi merupakan fenomena sifat permukaan yang timbul bila dua fase zat terjadi kontak. Salah satu bahan yang digunakan sebagai adsorben adalah sekam padi. Limbah sekam padi dapat digunakan sebagai adsorben karena memiliki kandungan selulosa tinggi, kandungan karbon tinggi dan kadar abu dan hidrogen rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan adsorpsi sekam padi dan untuk mengetahui kondisi optimum adsorpsi dengan memvariasikan jumlah massa adsorben. Tahap pertama dalam penelitian ini adalah untuk memperbaiki adsorben dengan ukuran 40 mesh, kemudian diaktivasi dengan NaOH kemudian dipanaskan dengan suhu 110 oC selama 2 jam. Tahap kedua dari uji adsorpsi dengan mencampur adsorben sekam ke dalam larutan Timbal Asetat 1000 ppm dengan pengadukan selama 2 jam. Dari penelitian ini, hasil penurunan konsentrasi larutan limbah buatan menjadi 73 ppm dengan ion timbal yang teradsorpsi sebanyak 927 kg Pb / kg sekam padi, adsorben optimum terjadi pada waktu aktivasi 1 jam dengan massa 2 gram. 
UJI ADSORBSI ZEOLIT ALAM BAYAH DAN PENGARUH SINAR ULTRAVIOLET TERHADAP DEGRADASI LIMBAH METHYLENE BLUE Kustiningsih, Indar; Sari, Denni Kartika
Jurnal Teknika Vol 13, No 1 (2017): Edisi Juni 2017
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.262 KB)

Abstract

Limbah zat warna yang dihasilkan dari industri tekstil merupakan senyawaorganik yang sulit terurai, berbahaya dan dapat mencemari lingkungan perairan. Tujuan penelitian inia dalah untuk mengetahui kemampuan zelit alam bayah dan sinar UV terhadap degradasi limbah methylene blue. Penelitian ini terdiri dari 3 tahapan, yaitu aktivasi zeolit, adsorbsi limbah methylene blue dengan menggunakan zeolite alam bayah berbantu sinar UV. Analisa yang digunakan adalah analisa BET dan spektrofotometer UV-VIS. Pada penelitian ini hasil adsorbsi terbaik adalah dengan menggunakan zeolite teraktivasi dengan berbantu sinar UV sebesar 87,4 %.
PENGARUH MASSA FLUX DAN WAKTU TAHAN FLUXING TERHADAP PENGURANGAN Mg PADA RECYCLING KALENG MINUMAN ALUMUNIUM Oediyani, Soesaptri; Zain, Aflahal Putra; Juniarsih, Andinnie
Jurnal Teknika Vol 13, No 1 (2017): Edisi Juni 2017
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.329 KB)

Abstract

Pemanfaatan pengolahan scrap kaleng minuman aluminium dapat digunakan sebagai bahan sekunder pada proses manufaktur produk aluminium. Ingot hasil daur ulang scrap kaleng minuman aluminium diharapkan dapat mengurangi biaya produksi, mengurangi polusi yang ditimbulkan serta dapat memenuhi kebutuhan aluminium di Indonesia. Penggunaan flux merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengurangi unsur pengotor pada aluminium paduan disamping itu flux dapat melindungi logam cair berikatan dengan oksigen. Di dalam penelitian ini digunakan scrap kaleng minuman yang terdiri dari scrap kaleng minuman berkarbonasi, isotonik dan penyegar. Pembuatan ingot dari bahan baku scrap kaleng minuman aluminium menggunakan variasi waktu tahan proses fluxing selama 60, 120, 180 dan 240 menit dan variasi penambahan massa flux sebanyak 5, 10 dan 15% dari total massa scrap. Kemudian dilakukan pengujian terhadap ingot yang dihasilkan untuk mengetahui persen penurunan kadar Mg dan perolehan Al menggunakan analisa teknik XRF, pengujian metalografi terhadap ingot untuk melihat strukturmikro hasil daur ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persen reduksi Mg tertinggi adalah 77,83% pada sampel penambahan 15% flux dengan waktu tahan selama 120 menit, perolehan Al tertinggi didapatkan sebesar 97,49% pada sampel penambahan 15% flux dengan waktu tahan 240 menit. Untuk nilai persen yield, recovery dan recycling efficiency, nilai tertinggi pada penambahan 10% flux dengan waktu tahan 180 menit dengan masing-masing nilai sebesar 98,82% untuk yield, 71,84% untuk recovery dan 70,53% untuk recycling efficiency.
PENGARUH SUHU DAN WAKTU PENGERINGAN TERHADAP MUTU RUMPUT LAUT KERING Sari, Denni Kartika; Kustiningsih, Indar; Lestari, Retno Sulistyo Dhamar
Jurnal Teknika Vol 13, No 1 (2017): Edisi Juni 2017
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.631 KB)

Abstract

Indonesia sebagai salah satu penghasil rumput laut Eucheuma cottoni terbesar di Dunia maka di perlukan pengembanagn dalam penaganan hasil dari rumput laut yang dihasilkansalah satunya adalah tahap pengeringan rumput laut. Kandungan rumput laut merupakan salah satu bagian yang harus diperhatikan dalam pemrosesesan rumput laut. Mengingat manfaat rumput laut yang luas dalam industri kosmetik, pangan dan obat-obatan. Hasil penelitian  ini bertujuan untuk menngetahui waktu dan suhu operasi dalam proses pengeringan serta memahami proses pengeringan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan massa kering rumput laut dalam 150 gram sebesar 12,75 gram serta kondisi optimum dalam proses pengeringan rumput laut, yaitu lama waktu pengeringan 4 jam dengan suhu 65oC yang dinyatakan dengan nilai moisture content sebesar 0,16 kg H2O/kg RL dengan laju pengeringan sebesar 3,63 kg H2O/m.jam dan sisa kadar air dalam rumput laut sebesar 1,36% 
PENGARUH PENAMBAHAN SURFAKTAN TERHADAP KARAKTERISTIK MIKROKAPSUL MELAMIN UREA FORMALDEHID Lestari, Retno Sulistyo Dhamar; Sari, Denni Kartika
Jurnal Teknika Vol 13, No 1 (2017): Edisi Juni 2017
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.452 KB)

Abstract

Mikroenkapsulasi merupakan salah satu cara untuk mengatur pelepasan bahan aktif dan melindungi bahan aktif yang dapat melarut secara konvensional dengan pelapisan dari bahan semi permeable, tidak larut dalam air, atau bahan berpori yang permeable. Dengan mengatur ketebalan dari dinding mikrokapsul, difusi dari senyawa aktif yang dienkapsulasi dapat terkontrol. Penelitian ini terfiri dari 2 tahap, yaitu pembuatan resin melamin urea formaldehid dan pembuatan mikrokapsul. Yang dipelajari dari penelitian ini adalah mendapatkan karakter dari mikrokapsul Melamin Urea Formaldehid (MUF) yang dibuat dengan kondisi proses yang berbeda. Pembuatan mikrokapsul MUF dilakukan dengan metode in-situ polimerisasi pada suhu 50 °C, pH 3, waktu homogenisasi 30 menit, dan waktu mikroenkapsulasi 2 jam dengan bahan yang digunakan terdiri dari larutan resin prepolimer melamin urea formaldehid, diazinon, minyak kelapa sawit, serta surfaktan sodium dodecyl sulfat (SDS) dan polivinil alkohol (PVA). Karakterisasi terhadap produk mikrokapsul yang dihasilkan dilakukan dengan menggunakan mikroskop optik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikrokapsul MUF memiliki kisaran diameter 50 sampai 160 µm. Tanpa penambahan surfaktan, hasil mikrokapsul memiliki ketebalan 13,8 µm dan dengan penambahan SDS dan PVA tebal mikrokapsul yang dihasilkan sebesar 7,55 µm

Page 1 of 1 | Total Record : 7