cover
Contact Name
Ahmad Shulhany
Contact Email
ahmad.s@untirta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknika.untirta@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 1693024X     EISSN : 26544113     DOI : -
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi merupakan jurnal peer-reviewed dalam Bahasa Indonesia di bidang keteknikan, diantaranya bidang teknik sipil, bidang teknik mesin, bidang teknik industri, bidang teknik kimia, bidang teknik metalurgi, dan bidang teknik elektro.
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 13, No 2 (2017): Edisi Desember 2017" : 7 Documents clear
The 433 Mhz Radio Assessment for Periodic Monitoring Image Delivery FAUZI, RAHMAD
Jurnal Teknika Vol 13, No 2 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.233 KB)

Abstract

Radio 433 MHz bekerja pada frekuensi Industri, Sains dan Medis (ISM) dan populer untuk banyak aplikasi karena memiliki karakteristik pelemahan sinyal yang rendah dan tidak sensitif terhadap interferensi. Tulisan ini menguji penggunaan radio tersebut untuk aplikasi monitoring dengan pengambilan gambar periodik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa radio dapat mengirimkan gambar dengan kehilangan paket lebih rendah dari 6% dan menghasilkan periode pengambilan gambar 40 s untuk bit rate 100 kbps.
ANALISA PERBANDINGAN PEMAKAIAN BAHAN BAKAR SOLAR FUEL OIL (SFO) DAN LIQUEFIED NATURAL GAS (LNG) TERHADAP KINERJA BOILER DI UNIT COLD ROLLING MILL (CRM) DI PT X Yusuf, Yusvardi
Jurnal Teknika Vol 13, No 2 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.004 KB)

Abstract

Bahan bakar yang dipakai saat ini pada boiler di PT. X khususnya di unit Cold Rolling Mill (CRM) adalah LNG (Liquefied Natural Gas) yang sebelumnya bahan bakar yang dipakai adalah Solar Fuel Oil (SFO), pergantian bahan bakar minyak ke gas dimulai sejak akhir tahun 2009. Alasan digantinya bahan bakar tersebut adalah karena efisiensi yang dihasilkan bahan bakar gas lebih baik dibandingkan dengan bahan bakar minyak dan ditambah dengan adanya kenaikan harga bahan bakar minyak dunia, biaya yang dikeluarkan untuk pembelian bahan bakar menjadi lebih besar.Dari hasil perhitungan didapatkan bahwa boiler berbahan bakar LNG per jamnya rata – rata membutuhkan bahan bakar sekitar 347,52625 kg/jam dan biaya yang dikeluarkan sekitar Rp. 2.543.892,-/jam serta menghasilkan efisiensi rata – rata 89,9 %, jauh lebih baik dibandingkan boiler berbahan bakar SFO yang membutuhkan bahan bakar sekitar 485,375 liter/jam dan biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 3.979.104,-/jam serta menghasilkan efisiensi rata – rata 80,8%.
PENENTUAN LOKASI SWING BUS DI JARINGAN LISTRIK SUMATERA BAGIAN UTARA 150 KV SIREGAR, YULIANTA
Jurnal Teknika Vol 13, No 2 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1024.982 KB)

Abstract

Seringnya terjadi pemadaman listrik di Sumatera Utara membuat permasalahan semakin beragam seperti terhambatnya pertumbuhan perekonomian, kerusakan peralatan elektronik di rumah / industri, proses pembelajaran terganggu baik di rumah atau di sekolah, menyebabkan terjadinya kebakaran, dan lain – lain. Studi aliran daya adalah studi yang dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai aliran daya atau tegangan sistem dan loses jaringan, aliran daya mengenal 3 jenis bus, seperti Swing bus, Generator bus, Load bus. Penentuan lokasi swing bus dapat mempengaruhi keandalan sistem dan mendapatkan loses jaringan yang kecil. Salah satu solusi dari permasalahan kelistrikan di sistem jaringan Sumatera Utara Bagian Utara 150 KV adalah dengan menentukan posisi lokasi Swing bus yang tepat, sehingga mendapatkan loses yang kecil dan sistem lebih handal. Penelitian ini menggunakan Artificial Bee Colony untuk mendapatkan posisi slack bus yang optimal dengan menggunakan data Sumatera Bagian Utara (SUMBAGUT) 150 KV. Hasil yang diperoleh bahwa posisi slack bus yang optimal yaitu bus 10 (Gardu Belawan) dengan total rugi-rugi jaringan 63,019 MW dan 218,793 MVAR, dan semua tegangan di setiap bus berada di dalam standard tegangan yang telah ditetapkan.
Pengaruh Suhu Pembakaran dan Laju Alir Limbah Cair Terhadap Emisi Gas Karbon Monoksida Pada Incinerator di PT. Bayer Material Science Indonesia Arifandi, Ahmad
Jurnal Teknika Vol 13, No 2 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.969 KB)

Abstract

Limbah cair yang dihasilkan dari industri dibakar dalam sebuah alat yang disebut incinerator. Limbah harus terbakar dengan sempurna di dalam incinerator sehingga proses pembakaran tidak menghasilkan gas karbon monoksida (CO), karena bersifat racun. Dalam rangka pelestarian lingkungan, pemerintah menjalankan sebuah program yang dinamakan Proper yang berfungsi untuk mengontrol dan mengurangi polusi dari industry. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan suhu pembakaran dan laju alir limbah cair yang optimal pada incinerator untuk memenuhi baku mutu emisi sesuai KEP. 03/BAPEDAL/09/1995 tentang persyaratan teknis pengolahan limbah berbahaya dan beracun. Variasi suhu pembakaran yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu 550ºC, 600ºC, 650ºC, 700ºC, 750ºC, 800ºC, dan 850ºC. Variasi laju alir limbah cair yaitu 100 L/ h, 200 L/h, 300 L/h, 400 L/h, 500 L/h, 600 L/h, dan 700 L/h. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil yaitu suhu pembakaran yang optimal yaitu 700 0C, laju alir limbah cair yang optimal yaitu 300 L/h, emisi gas CO yang dihasilkan yaitu 87 mg/Nm3, pemakaian natural gas pada incinerator dalam 1 hari yaitu 3448,8 m3, dan efisiensi pembakaran yaitu 99,71 %.
PENGARUH PENGGUNAAN CUTTING FLUID DAN PEMILIHAN FEED RATE TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN DAN KEPRESISIAN MATERIAL ALUMINIUM MENGGUNAKAN MESIN MILLING CNC Purnama, Widhaya Bastian
Jurnal Teknika Vol 13, No 2 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.783 KB)

Abstract

There are many factor affecting the quality of product that are produced from milling machine process. The quality is mostly about surface roughness and precision. Those affecting factors are the selection of cutting parameter and use of cutting fluid. The research is done in order to know the effect of using cutting fluid and feed rate to aluminum on surface roughness and precision using Milling CNC machine. This research uses milling CNC Mitsubishi M70 machine. The free variables of feed rate are 20, 32, 45, 69, 108 mm/min. Each feed rate variations are given cutting fluid and no- cutting fluid treatment. The cutting fluid used is bromus oil which is mixed with water. The tests performed were surface roughness test, precision test. The result of this study shows that feed rate is in line with surface roughness. The use of cutting fluid affects surface roughness. The surface roughness score at feed rate variation using coolant treatment are 20, 32, 45, 69, 108 mm/min shows the surface roughness score of 0,442; 0,484; 0,553; 0,643; 0,797 μm. surface roughness score without cutting fluid treatment reveals the score of 0,470; 0,517; 0,582; 0;662; 0,847 μm. According to statistical analysis result using two way ANOVA, it can be concluded that the use of cutting fluid and feed rate affect precision at 95% trust rate. The measurement of A dimension using cutting fluid in the variation of feed rate 20, 32, 45, 69, 108 mm/min shows the precision rate of 99,999348; 99,99929; 99,999304; 99,999261; 99,9992 %. While, the variation without cutting fluid treatment reveals the precision rate at 99,999188 ; 99,999184; 99,999037; 99;998884; 99,998684 %
Pengaruh Beban Fatik dan Non Fatik Terhadap Kekuatan Tarik Impak Baja Karbon st.60 Zulmiardi, Zulmiardi
Jurnal Teknika Vol 13, No 2 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.477 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kurva Stress–Number of cycles (S-N Curve) baja pada baja karbon st.60, sehingga dapat diketahui endurance limit dari material tersebut.dan untuk mengetahui seberapa besar kekuatan tarik impak material baja karbon pada kondisi fatik dan non fatik serta untuk mengetahui lokasi perpatahan dan bentuk permukaan patah spesimen akibat beban fatik dan impak menggunakan metoda uji tarik impak Split Hopkinson Pressure Bar SHPB) dan alat uji servopulser sebagai alat pemberi beban fatik Melalui alat uji SHPB ini akan diperoleh harga kekuatan tarik impak baja karbon yang sudah dibebani fatik ataupun yang tidak mengalami fatik, sehingga dapat diketahui berapa besar penurunan kekuatan tarik impak baja karbon setelah mengalami fatik.
STUDI KINERJA VENTILASI MEKANIK INSUFLASI UNTUK KUALITAS UDARA DALAM BANGUNAN Kurniawan, Yudhy
Jurnal Teknika Vol 13, No 2 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.761 KB)

Abstract

Perannya dalam menjaga udara segar dan bersih sangat diperlukan. Kurangnya ventilasi yang baik akan berdampak buruk pada kesehatan. Disamping itu permasalahan konsumsi energi juga tidak bisa dibiarkan begitu saja. perubahan udara yang kadang-kadang terlalu rendah atau terlalu tinggi, aliran udara yang tidak merata, memerlukan banyak konsumsi energi. Untuk itu pada perkembangan teknologi ventilasi, perbaikan kinerjanya terus lakukan. Dalam penelitian ini akan dilakukan percobaan untuk mengetahui karakterisasi ventilasi mekanik insuflasi (VMI) yang dilakukan pada rumah di perkotaan. Karakterisasi ini meliputi kualitas udara dalam ruangan, dan kenyamanan. Yang sudah dilakukan saat ini adalah mencoba melakukannya dengan simulasi menggunakan perangkat lunak (software) CONTAM dengan tujuan untuk memprediksi perubahan aliran udara dan perpindahan contaminan polutan dalam bangunan. Metode penelitiannya adalah mendesain model yang kemudian dimasukkan parameter-parameter yang diperlukan, dan setelah itu dilakukan simulasi untuk melihat hasilnya berjalan baik atau tidak. Jika hasil yang diperoleh sesuai dengan yang diinginkan, maka selanjutnya dilanjutkan dengan variasi obyek. Dalam hal ini akan diketahui untuk obyek pengujian pada bangunan yang menggunakan ventilasi model lain, dan dicoba dengan menerapkan untuk daerah tropis. Sehingga diharapkan dari penelitian ini akan dapat dijadikan referensi untuk dilakukan penelitian lebih lanjut.

Page 1 of 1 | Total Record : 7