cover
Filter by Year
Pro Bisnis
Probisnis adalah jurnal ilmiah terbitan berkala yang memuat artikel bisnis dan manajamen.
Articles
142
Articles
PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI PEMASARAN DAN PELAYANAN PADA HOTEL(Studi Kasus : Grand Kanaya Baturraden)

Andri Himawan, Pipit ( STMIK Amikom Purwokerto ) , Astuti, Tri ( STMIK Amikom Purwokerto )

Pro Bisnis Vol 10, No 1: Februari (2017)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.275 KB)

Abstract

Industri perhotelan merupakan salah satu aspek yang mempunyai peranan penting dalam perkembangan pariwisata. Perhotelan  menyediakan jasa akomodasi bagi para wisatawan, salah satu hotel yang sedang berkembang di Baturraden adalah hotel Grand Kanaya. Hotel Grand Kanaya memiliki 55 kamar, namun belum maksimal dalam pengelolanya, proses bisnisnya meliputi pendaftaran, pemilihan kamar, sumber daya manusia yang kurang berkompeten, begitupun dalam hal pemasaran yang dinilai harus di tingkatkan. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan perencanaan strategis sistem informasi yang selaras dengan strategis bisnis hotel dan rencana  pengembangan Hotel Grand Kanaya yang dapat memberikan keunggulan kompetitif dalam persaingan bisnis. Metode Perencanaan strategis sistem informasi menggunakana metode Ward and Peppard, dengan masukan berupa analisis lingkungan bisnis intrernal, analisis bisnis lingkungan eksternal, analisis lingkungan SI/TI internal, analisis lingkungan SI/TI eksternal.  Analisis yang digunakan yaitu analisis critcal succes factor, SWOT, PEST dan value chain. Hasil akhir dari analisis ini menghasilkan  usulan berupa website profil Grand Kanaya Baturraden, data warehouse, sistem informasi manajemen hotel, sistem informasi kepegawaian,  sistem informasi penerimaan tamu, sistem informasi keuangan hotel sebagai media pemasaran dan pelayanan pada Hotel Grand Kanaya Baturraden.Kata Kunci: Perencanaan Strategis, Hotel, Ward and Peppard

KEPERCAYAAN DAN PENERIMAAN LAYANAN MOBILE MONEY T-CASH DI BANDUNG DENGAN PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM)

Juhri, Kurniatul ( Universitas Telkom ) , Dewi, Citra Kusuma ( Universitas Telkom )

Pro Bisnis Vol 10, No 1: Februari (2017)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.504 KB)

Abstract

T-Cash adalah layanan uang elektronik dari operator Telkomsel yang berfungsi sebagai alat pembayaran melalui ponsel (mobile money). Total pengguna T-Cash pada awal tahun 2016 sudah mencapai 6 juta orang, kendati demikian jumlah orang yang aktif menggunakan T-Cash baru mencapai sekira 300 ribu pengguna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepercayaan dan penerimaan layanan mobile money T-Cash di Bandung dengan pendekatan Technology Acceptance Model. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis data deskriptif dan kausal. Responden yang diteliti dalam penelitian ini berjumlah 400 pengguna T-Cash di Bandung yang diperoleh dengan teknik sampling accidental. Data yang terkumpul dari 17 pertanyaan kuisioner kemudian diolah menggunakan SPSS 20 dengan teknik analisis data Path Analysis. Hasil penelitian menunjukan bahwa Trust dan Perceived Ease Of Use berpengaruh signifikan terhadap Atitude Toward Using T-Cash di Bandung. Variabel Perceived Usefulness tidak berpengaruh signifikan terhadap Atitude Toward Using T-Cash di Bandung. Terdapat pengaruh yang signifikan antara Trust dan Attitude Toward Using terhadap Behavioural Intention to Use, namun tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Perceived Usefulness dan Perceived Ease Of Use terhadap Behavioural Intention to Use.

MODEL AUTOREGRESSIVE DISTRIBUTED LAG (ADL) UNTUK MENGANALISIS PENGARUH OPEC REFERENCE BASKET (ORB) TERHADAP HARGA SAHAM ARTI

Rakhmawati, Desty ( STMIK AMIKOM PURWOKERTO )

Pro Bisnis Vol 10, No 1: Februari (2017)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.357 KB)

Abstract

Masyarakat pada saat ini mulai memikirkan bagaimana caranya untuk meningkatkan kebutuhan hidup dan perlunya jaminan hari tua. Umumnya masyarakat yang berada di kota besar dan dengan bertambahnya kekayaan seseorang tersebut, biasanya akan mulai berani untuk melakukan investasi pada bidang- bidang yang memiliki potensi memberikan imbal hasil yang tinggi meskipun disertai dengan resiko yang sepadan juga. Investasi tersebut dapat berupa investasi jangka panjang, maupun jangka pendek, yang menawarkan kelebihan dan kekuarangan. Salah satu investasi yang dilakukan masyarakat adalah dengan melakukan jual beli saham di pasar modal. Saham adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan yang menjual sahamnya kepada masyarakat di Bursa Efek Indonesia atau yang biasa disebut emiten. Daftar emiten yang tercatat di BEI sampai tanggal 17 June 2016 yang diambil dari website BEI atau website Indonesia Stock Exchange (IDX) adalah sebanyak 524 Perusahaan, yang terdiri dari sektor pertanian, pertambangan, keuangan dan bidang lainnya. Sektor pertambangan adalah salah satu sektor yang penting di Indonesia. Salah satu saham dalam sektor pertambangan adalah Saham ARTI yang mempunyai nama emiten nya adalah Ratu Prabu Energi Tbk. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi harga saham ARTI adalah harga minyak dunia. Harga minyak dunia yang dipakai adalah OPEC Reference Basket (ORB). Penelitian ini dilakukan menggunakan data runtun waktu dalam periode harian selama satu tahun, dimulai tanggal 01 juni 2015 sampai tanggal 31 mei 2016, dengan total data sebanyak 250, yang digunakan untuk mengetahui pengaruh ORB terhadap harga saham ARTI dengan menggunakan metode pembentukan model Autoregressive Distributed Lag (ADL), dan pengolahan datanya dilakukan menggunakan software R 2.11.1 dan EViews 6. Hasil dari penelitian ini diperoleh Model ADL(p,q), yang terbentuk adalah model ADL(1,1) dengan persamaan  , dengan Yt menyatakan harga saham ARTI dan Xt menyatakan harga minyak ORB.  Jika terjadi perubahan permanen berupa kenaikan nilai ORB sebesar 1%, maka nilai harga saham ARTI akan naik sebesar 1.025%. Kata Kunci: ADL, Data Runtun Waktu, Stasioneritas, Software R 2.11.1 , Software Eviews 6  

ANALISIS DAN REKOMENDASI STRATEGI E-COMMERCE PADA USAHA KECIL MENENGAH BATIK SOKARAJA

Saputra, Dhanar Intan Surya ( Teknik Informatika, STMIK AMIKOM Purwokerto ) , Adnan, Agatha Frintyas ( Sistem Informasi, STMIK AMIKOM Purwokerto )

Pro Bisnis Vol 10, No 1: Februari (2017)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1195.121 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Batik Anto Djamil Sokaraja guna mengetahui bagaimana proses bisnis yang terjadi, serta perencanaan strategi e-commerce dengan penggolongan model bisnis e-commerce berdasarkan sifat transaksinya pada B2C (Business to Customer). Peneliti menganalisis faktor ekternal dan internal menggunakan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats), sedangkan Balanced Scorecard (BSC) digunakan untuk membantu perusahaan dalam merumuskan dan merencanakaan strategi usaha yang tepat. Hasil analisa matriks SWOT dalam strategi bisnis maupun strategi SI/TI dijalankan untuk mendukung proses bisnis dan melacarkan implementasi E-Commerce. Hasil analisa BSC digunakan untuk menilai kekuatan internal dari semua prespektif yang ada di BSC. Hasil analisa menghasilkan 3 (tiga) aplikasi yang termasuk dalam kategori strategi dan rekomendasi yaitu E-Commerce, High Potensial CRM dan key operational adalah kasir online dan offline.  Kata Kunci: E-Commerce, Business to Customer, SWOT, Balanced Scorecard

ANALISIS REGRESI DUMMY UNTUK MENGETAHUI PENGARUH SEKTOR BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM LQ45

rakhmawati, desty ( STMIK AMIKOM PURWOKERTO )

Pro Bisnis Vol 10, No 2: Agustus (2017)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.937 KB)

Abstract

Sektor adalah adalah  lingkungan suatu usaha seperti pertanian dan perindustrian. Sedangkan Sektor Bursa Efek Indonesia (BEI) menurut diklasifikasikan ke dalam sembilan sektor BEI. Ke sembilan sektor BEI tersebut yaitu sektor pertanian, sektor pertambangan, sektor industri dasar dan kimia, sektor aneka industri, sektor industri barang konsumsi, sektor properti Real Estate dan Konstruksi bangunan, sektor infrastruktur utilitas, dan transportasi, sektor keuangan, sektor perdagangan jasa dan investasi. Semua perusahaan publik yang mencatatkan sahamnya di BEI diklasifikasikan ke dalam sembilan sektor BEI. Saham adalah surat berharga yang dapat mewakili keamanan sebagai kepemilikan di perusahaan. Transaksi saham atau tempat untuk membeli dan menjual saham disebut dengan stock market atau pasar saham atau bursa efek. Stock market di Indonesia disebut BEI atau Indonesia Stock Exchange (IDX). Biasanya sebuah bursa efek akan menyediakan sebuah angka indikator untuk melihat kinerja bursa tersebut secara umum. Angka indikator ini berupa indeks saham. Indeks harga saham adalah harga rata-rata dari harga-harga saham yang terdaftar disebuah bursa. Dengan kata lain Indikator atau cerminan pergerakan harga saham tersebut disebut dengan indeks harga saham. Indeks merupakan salah satu pedoman bagi investor untuk melakukan investasi di pasar modal, khususnya saham, hal ini dikarenakan harga saham setiap saat mengalami pergerakan naik atau turun. Salah satu indeks harga saham yang tercatat di BEI adalah Indeks LQ45. Indeks harga saham dapat dipengaruhi oleh sektor yang ada di BEI. Dalam penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sektor apa saja yang dapat mempengaruhi indeks LQ45, dengan menggunakan model estimasi regresi dummy, dan dalam analisis data menggunakan software R.2.11.1. Dan hasil dari estimasi diperoleh bahwa dari sembilan sektor yang berpengaruh terhadap indeks LQ45 adalah sektor keuangan. Dimana Dimana sebesar 115,11  menggambarkan efek rata-rata dari sektor non keuangan dan sebesar 10,60  menggambarkan efek rata-rata dari sektor keuangan.Kata Kunci: Regresi Dummy, Sektor BEI, Indeks LQ45, Software R 2.11.1 

Pengukuran Kinerja Sistem Informasi Tata Kelola Keuangan Kantor Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas Menggunakan Framework COBIT 5.0 Pada Domain MEA (Monitor, Evaluate, And Assess)

Mustofa, Alizar ( STMIK Amikom Purwokerto ) , Handani, Sitaresmi Wahyu ( STMIK Amikom Purwokerto )

Pro Bisnis Vol 10, No 2: Agustus (2017)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.662 KB)

Abstract

Tiap kecamatan di Kabupaten Banyumas memiliki sistem informasi tata kelola keuangan yang disebut dengan istilah Satria Keuangan. Salah satu kecamatan di Kabupaten Banyumas yang menggunakan system informasi ini adalah kecamatan Kemranjen. Berdasarkan wawancara dengan pihak terkait, sistem ini telah digunakan selama lebih kurang tiga tahun di Kecamatan Kemranjen. Dalam kurun waktu tiga tahun tersebut belum pernah dilakukan pengukuran kinerja terhadap sistem yang digunakan. Pengukuran kinerja sistem informasi perlu dilakukan sebagai salah satu proses evaluasi dan perbaikan terhadap sistem yang digunakan. Pengukuran kinerja sistem informasi dilakukan dengan menggunakan framework COBIT 5.0 pada domain MEA (Monitor, Evaluate, and Assess). Hasil pengukuran kinerja terhadap sistem yang digunakan berupa rekomendasi bagi instansi agar di masa depan system yang digunakan dapat diimplementasikan dengan lebih baik lagi.Kata Kunci: pengukuran kinerja, system informasi, COBIT 5, MEA

PENERAPAN GREEN MARKETING MELALUI DESAIN PRODUK DAN PROMOSI TERHADAP BRAND IMAGE DAN KEPUTUSAN PEMBELIAN

Setyawati, Harini Abrilia ( Manajemen, STIE Putra Bangsa ) , Kartinah, Sri ( Manajemen, STIE Putra Bangsa )

Pro Bisnis Vol 10, No 2: Agustus (2017)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.264 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penerapan green marketing melalui desain produk dan promosi terhadap brand image dan keputusan pembelian air mineral Ades. Populasi dari penelitian ini yaitu mahasiswa STIE Putra Bangsa dengan jumlah sampel 100 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji t, variabel desain produk berpengaruh terhadap brand image. Variabel promosi berpengaruh terhadap brand image. Variabel desain produk berpengaruh terhadap variabel keputusan pembelian. Variabel promosi berpengaruh terhadap variabel keputusan pembelian. Variabel brand image berpengaruh terhadap variabel keputusan pembelian.Kata kunci: green marketing, desain, brand image.

AUDIT SISTEM INFORMASI PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANYUMAS MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 4.1

Rivaldi Zulkarnaen, Damar ( Sistem Informasi, STMIK Amikom Purwokerto ) , Wahyudi, Rizki ( Sistem Informasi, STMIK Amikom Purwokerto ) , Wijanarko, Andik ( Sistem Informasi, STMIK Amikom Purwokerto )

Pro Bisnis Vol 10, No 2: Agustus (2017)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.385 KB)

Abstract

Penerapan sistem informasi di RSUD Banyumas bertujuan untuk mempermudah proses administrasi. Agar kinerja sistem informasi dapat berjalan sesuai dengan perencanaan, dan tujuan bisnis rumah sakit maka dibutuhkan pengukuran atau audit guna mengetahui kematangan kinerja sistem informasi tersebut agar dapat memberikan peranan teknologi informasi yang baik. Audit sistem informasi menggunakan Framework COBIT 4.1 sangat berguna baik bagi pengguna dan auditor maupun bagi manajemen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kematangan Sistem Informasi di RSUD Banyumas. Tujuan lain dari penelitian ini adalah agar dapat memberikan rekomendasi yang dapat digunakan sebagai bahan perbaikan sistem informasi di masa yang akan datang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan skor tingkat kematangan sistem informasi di RSUD Banyumas yang diperoleh yaitu 3 atau berada pada level Defined Process dari total 22 sudomain yang ditemukan hanya 6 menunjukkan skor tingkat kematangan level 2 (Repeatable but Intuitive) yang diberikan rekomendasi.

ANALISIS DAYA PENYEBARAN DAN DERAJAT KEPEKAAN SEKTOR EKONOMI DI JAWA TENGAH

Septiadi, Abednego Dwi ( STMIK AMIKOM Purwokerto ) , Pinilih, Muliasari ( Amikom Purwokerto ) , Shaferi, Intan ( Universitas Jendral Soedirman )

Pro Bisnis Vol 10, No 2: Agustus (2017)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.16 KB)

Abstract

Peningkatkan perekonomian wilayah Jawa Tengah dapat dilakukan dengan menganalisis potensi yang dimiliki oleh sektor-sektor ekonominya. Sektor ekonomi ini saling terkait satu sama lain sehingga peningkatan maupun penurunan suatu sektor akan berpengaruh terhadap sektor ekonomi lainnya. Pemberian investasi yang tepat pada sektor yang memiliki daya sebar dan daya dorong yang tinggi akan memaksimalkan dalam mendorong perekonomian di Jawa Tengah. Maka dari itu, tujuan penelitian ini akan mengidentifikasi sektor mana yang menjadi sektor unggulan, sektor potensial maupun sektor tertinggal di Jawa Tengah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tabel Input-Output Jawa Tengah tahun 2013 dan berfokus pada klasifikasi 12 sektor dengan melihat daya penyebaran dan derajat kepekaan sektor tersebut. Hasil analisis menunjukkan sektor industri pengolahan (kode 32-66) sebagai sektor unggulan di Jawa Tengah. Hasil analisis pun mendapatkan sektor potensial yang bisa dikembangkan adalah sektor padi, tanaman bahan makanan lainnya dan tanaman pertanian lainnya (kode 1-21); sektor pertambangan dan penggalian (kode 29-31); sektor perdagangan, restoran dan hotel (kode 71-73); sektor peternakan dan hasil-hasilnya (kode 22-23); sektor listrik, gas dan air minum (kode 67-68); sektor bangunan (kode 69-70); sektor pengangkutan dan komunikasi (kode 74-79); serta sektor pemerintahan umum dan pertahanan, jasa-jasa dan kegiatan yang tidak jelas batasannya (kode 83-88). Penelitian ini juga mendapatkan bahwa di Jawa Tengah ada yang masuk dalam kateori sektor tertinggal adalah sektor kehutanan (kode 24-25); sektor perikanan (kode 26-28) dan sektor lembaga keuangan, real estate dan jasa perusahaan (kode 80-82).

PERANCANGAN BUSINESS CONTINUTY PLAN (BCP) LAYANAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM PURWOKERTO (STUDI KASUS : STMIK AMIKOM PURWOKERTO)

Rifai, Zanuar ( Sistem Informasi, STMIK AMIKOM Purwokerto ) , Faqih, Husni ( Komputerisasi Akuntasi, AMIK BSI Tegal )

Pro Bisnis Vol 10, No 2: Agustus (2017)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.174 KB)

Abstract

Keberhasilan suatu organisasi, institusi atau perusahaan ditentukan oleh kebijakan dan strategi yang tepat dari pemimpin perusahaan tersebut, strategi tersebut dijalankan oleh organisasi. BCP adalah proses otomatis atau pun manual yang dirancang untuk mengurangi ancaman terhadap fungsi-fungsi penting organisasi, sehingga menjamin kontinuitas layanan bagi operasi yang penting. Perencanaan keberlangsungan bisnis dibuat untuk mencegah tertundanya aktivitas bisnis normal. BCP didisain untuk melindungi proses bisnis vital dari kerusakan atau bencana yang terjadi secara alamiah atau perbuatan manusia, dan kerugian yang ditimbulkan dari tidak tersedianya proses bisnis normal (rutin, seperti biasa). Business Continuity Plan merupakan strategi untuk meminimalisir efek dari ganguan dan mengupayakan berjalannya kembali proses bisnis suatu organisasi atau perusahaan. Hasil akhir yang dihasilkan adalah berupa dokumen Business Continuity Plan  (BCP) yang berisi panduan dalam melakukan tahapan-tahapan dalam pemulihan ketika terjadi resiko, dokumen ini diharapkan akan membantu dalam menghadapi berbagai masasalah dan resiko untuk STMIK AMIKOM Purwokerto.Kata Kunci: Business Continuity Plan  (BCP), Sistem Informasi, Organisasi