cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Pro Bisnis
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Probisnis adalah jurnal ilmiah terbitan berkala yang memuat artikel bisnis dan manajamen.
Arjuna Subject : -
Articles 149 Documents
PENERAPAN MODEL DELON AND MCLEAN UNTUK MENGUKUR KESUKSESAN PENERAPAN PRESENSI MAHASISWA ON LINE Hermanto, Nandang; Nurfaizah, Nurfaizah; Riyanto, Nur Rahmat Dwi
PROBISNIS Vol 11, No 2: Agustus (2018) [In Progress]
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.562 KB)

Abstract

Presensi on line merupakan presensi yang sudah diterapkan pada perkuliahan dalam proses perkuliahan sistem yang dalam prosesnya menggunakan Quick Respon Code (QR) Code yang berada pada sistem dosen dan mahasiswa menggunakan Quick Reader untuk membaca QR Code yang ditampilkan dilayar oleh dosen, QR Code akan berubah setiap 15 detik. Sehingga tidak memungkinkan untuk mahasiswa melakukan kecurangan dalam proses presensi selain itu presensi on line yang digunakan juga menggunakan prinsip satu mahasiswa satu device yaitu dengan membaca register International Mobile Equipment Identity (IMEI) dari handphone mahasiswa. Penelitian ini fokus dilakukan untuk melihat kesuksesan penggunaan presensi mahasiswa on line dengan menggunakan metode Delone and Mclean (D&M) meliputi: kualitas informasi, kualitas sistem, kualitas pelayanan, pelanggan, kepuasan pelanggan dan manfaat penggunaan. Perhitungan analisis pada uji validitas kriteria penilaian valid dengan nilai <0,05%  sedangakan untuk uji reliabilitas dengan teknik Cronbach’s α. dapat diketahui nilai Cronbach’s α dari setiap variabel yang terdiri dari kualitas infor masi yaitu 0,924, kualitas sistem yaitu 0,703, kualitas pelayanan pelanggan yaitu 0,702, pelanggan yaitu 0,727, kepuasan pelanggan yaitu 0,702, manfaat penggunaan yaitu 0,701. 
Aplikasi Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa menggunakan Extreme Programming Septiadi, Abednego Dwi; Mardiyati, Umti
PROBISNIS Vol 11, No 2: Agustus (2018) [In Progress]
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.66 KB)

Abstract

Dalam usaha mewujudkan good government, pemerintah mengupayakan teknologi informasi sebagai sarana untuk penyimpanan, pengolahan dan menyajikan informasi yang terkait dengan administrasi, khususnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa diharapkan dapat diolah dengan baik dan terbuka atau transparan, sehingga masyarakat mampu mengetahui penggunaan APBDes.E-Government merupakan updaya pemanfaatan dan pendayagunaan telematika untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan biaya operasioal pemerintah, dan memberikan berbagai jasa pelayanan kepada masyarakat secara lebih baik.Pada penelitian ini menggunakan Extreme Programming sebagai metodologi pengembangan perangkat lunak yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak dan tanggap terhadap perubahan kebutuhan pelanggan. Penelitian ini merancang dan membuat serta mengembangkan sistem informasi pengolahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa. Aplikasi yang dihasilkan akan diuji dengan user acceptance test untuk menilai sejauh mana sistem informasi yang dihasilkan tepat dan dapat diterima oleh perangkat desa.
PROSEDUR PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UNIT SIMPAN PINJAM KOPERASI PEGAWAI ”SATRIA BATARA” PT. BANK BTN (Persero) CABANG PURWOKERTO Berlilana, Berlilana
Pro Bisnis Vol 2, No 1: Februari (2009)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.123 KB)

Abstract

Koperasi Pegawai ”Satria Batara” merupakan sebuah koperasi yang beranggotakan Karyawan dilingkungan PT. Bank BTN (Persero) Cabang Purwokerto. prosedur penyusunan Laporan Keuangan yaitu setiap kegiatan operasional yang terjadi dikoperasi tersebut, mecakup transaski yang terjadi khususnya pada Unit Simpan Pinjam dibuatkan buktinya. Bukti-bukti tersebut kemudian dicatat dalam buku kas kasir oleh petugas kasir, baru dimasukkan dalam buku harian kas. Setelah dicatat dalam buku harian kas, lalu dibuat rekapan. Hasil rekapan itu dicatat dalam buku rekap harian kas. Petugas kasir tidak hanya mencatat bukti yang berasal dari pembayaran yang dilakukan melal ui koperasi, tetapi mencatat bukti yang berasal dari laporan petugas Bank BTN. Bukti itu berisi catatan bahwa si peminjam atau juru bayar sudah melakukan pembayaran melalui Bank. Dari bukti-bukti tersebut oleh petugas kasir dicatatdalam buku harian memorial, baru dibuatkan rekapan. Hasil rekapan buku harian memorial dicatat dalam buku rekapan harian memorial. Akhir dari pencatatan angka-angka yang berasal dari buku rekapan harian kas dan buku rekapan harian memorial, kemudian dicatat dalam buku besar. Proses akhir dari kegiatan itu, adalah menyusun laporan keuangan. Laporan keuangan meliputi Neraca dan Laporan Rugi Laba
KOMUNIKASI YANG EFEKTIF DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM PURWOKERTO Nurfaizal, Yusmedi
Pro Bisnis Vol 1, No 2: Agustus (2008)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In learning process, communication occupied in a central position. Learning was a transactional communication porcess between teacher n students that involued some interlaced components. Transactional communication was a mutual gift process where both interlaced sides on a different position had same weight upon a purpose that favourabled each other. An effective communication process in lecture teaching-learning process could make possible to increase students absorbtion power, that on the turn students could get an optimal achievement. There were some thing that should be niticed to make the communication had function in levture effectivity achieving, these are 1) Teachers should be able to think and speak clearly, 2) Teachers can influence that message which will be delivered was an important thing, 3) Teachers accomplished learning purposes clearly and easy to understand by students, 4) Teachers mastered the material which was delivered to the students, 5) Teachers understood the effective communication process and applied it constantly, 6) Teachers should be able to get emphaty from students, 7) Teachers always keep eye contact, constant voice and avoided disturbed utterances, 8) Teachers created a communication plan well. Some things that should be notice by students were : 1) Students should be able to notive main things on each materials which was delivered by teachers, 2) Students needed to prepare themselves in listening and understanding the material which was delivered by teachers, 3) Students were more notice on talk contents than on the people, 4) Students should have an ability in controlling the emotion.
JUST IN TIME (JIT): SEBUAH PANDUAN MENUJU KEUNGGULAN KOMPETITIF Johan S, Andi
Pro Bisnis Vol 1, No 2: Agustus (2008)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.359 KB)

Abstract

The most people think that JIT developing by Toyota Motor about 1970. This system integration product and assembly industry in Detroit by Henry Ford. Ford say that “Waste is the stock of materials in goods in excess of requirement that turns up in high prices and  low wages” (Jhonson and Wood, 1996). In 1980, industries in USA and Eropa begin to use JIT and adoption from Jepang. One people say that “zero inventory system, lean production system, synchronous manufacturing, stockless production (Hawlett-Packard), material as needed (Harley Davidson), Continuous flow manufacturing (IBM), and constraints theory (Goldratt”). Keyword : JIT, Pull System, Push System
PELAKSANAAN PENGADAAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA SANGGAR KERAMIK NUR BANJARNEGARA Haryanti, Titi
Pro Bisnis Vol 1, No 1: Februari (2008)
Publisher : STMIK Amiko Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.074 KB)

Abstract

The grow of industry so fast, it because necessary of man that so much. Therefore, it can be oppurtunity to get potential human resources to increase sales volume and industry produktivity. Beside that, developing of human resorces is success key to increase producivity and to get the rihgt mans. If any mistakes, industry wil be ineffisiency because price and time from the human resources.Therefore,training of human resources it so important and include many aspects : education, healty, knowledge, acomodation, transportation, etc
HUBUNGAN KAUSALITAS ANTARA TINGKAT UPAH DAN PRODUKTIVITAS TENAGA PADA INDUSTRI TEKSTIL, FURNITURE DAN PAKAIAN JADI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (TAHUN 1983-2002) Putro, Seto Nugroho
Pro Bisnis Vol 3, No 1: Februari (2010)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini meneliti pola hubungan kausalitas dua arah antara tingkatupah dan produkttfitas tenaga krja pada industri tekstil, pakaian jadi dan furnituredi Daerah Istimeula Yogtakarta pada tahun 1983- 2002 dengan menggunakan ujiktusalitas granger dan diperoleh hasil dinana pada industri tekstil dan paknianjaditerjadi hubungan satu arah antara produktrfitas dan upah tenaga kerja sedangkanpada industri furniture terjadi hubungan kausalitas dua arqh antara produhifitastenaga kerja dan tingkat upah pada lag LKeyword: Kausalitas, Upah dan Produktifitas
ANALISIS TANGGAPAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN JASA PERUM PEGADAIAN BUKATEJA PURBALINGGA Pribadi, Prayoga
Pro Bisnis Vol 1, No 2: Agustus (2008)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The title of This research is “Consumers Response Analisis to the Service of Perum Pegadaian Bukateja Purbalingga”. This Research has a purpose to know the factor what ever that is most dominant toward the customer’s response. The marketing is the key from all the activities that are carried out by the company especially in achieving the level of the high sale. The number of financial agencies in Indonesia is demanded to give the service extra to the consumers, one Of them the Perum Pegadaian Bukateja in this case the consumer really pays attention to all the services that is given by the Perum Pegadaian Bukateja, this is linked tight whether the consumer will use the product that is offered the Perum Pegadaian Bukateja or not
ANALISIS TANGGAPAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN JASA PERUM PEGADAIAN BUKATEJA PURBALINGGA Pribadi, Prayoga
Pro Bisnis Vol 1, No 1: Februari (2008)
Publisher : STMIK Amiko Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.051 KB)

Abstract

The title of This research is “Consumers Response Analisis to the Service of Perum Pegadaian Bukateja Purbalingga”. This Research has a purpose to know the factor what ever that is most dominant toward the customer’s response. The marketing is the key from all the activities that are carried out by the company especially in achieving the level of the high sale. The number of financial agencies in Indonesia is demanded to give the service extra to the consumers, one Of them the Perum Pegadaian Bukateja in this case the consumer really pays attention to all the services that is given by the Perum Pegadaian Bukateja, this is linked tight whether the consumer will use the product that is offered the Perum Pegadaian Bukateja or not.
ASPEK EKSPERIENTAL KONSUMEN DAN PENERAPANNYA BAGI PEMASAR Johan S, Andhi
Pro Bisnis Vol 2, No 2: Agustus (2009)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.839 KB)

Abstract

The tight competition structure (there are so many products that have the same benefit), the channel of communication change (to be a channel of entertain-ment), the improvement ability of information technology (IT), and the existence of brand personality (formely brand image) make the costumer needs unable be fulfilled with standart strategy. Its motivate marketer create a new strategy through understanding of emotional customer side. Marketer try to satisfy customer from the side of feeling, emotional, and all sense through experiences that make them happy, surprise, fantasites, and fun. It’s called experiental marketing.

Page 1 of 15 | Total Record : 149