cover
Filter by Year
Islam Futura
Articles
137
Articles
PSIKOLOGI DALAM ISLAM

Safrina, Safrina

Islam Futura Vol 7, No 2 (2008): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.989 KB)

Abstract

Islam adalah agama yang ajarannya komprehensif memperhatikan seluruh sendi kehidupan manusia baik fisik maupun psikologis dan segala aspek sosial dalam kehidupan. Psikologi Islam merupakan wahana yang sangat efektif untuk memperkenalkan pengkajian psikologi dari dimensi yang berbeda, seperti teori-teori barat selama ini. Mereka sangat dangkal dimensi spritual yang seharusnya bersatu dalam dimensi psikologi dalam segala sktifitasnya. Psikologi Islam seyogyanya menjadi ladang yang sangat subur bagi Psikolog Muslim untuk menghadirkan perspektif baru dalam kancah psikologi, serta diharapkan membawa angin segar yang dapat menyejukkan hati dan jiwa manusia yang membaca setiap tulisan yang diluncurkan karena, kajian tersebut memuat dua dimensi sekaligus yaitu dimensi jiwa dan dimensi spritual.

DESKRIPSI PETA KERAGAMAN PENDAPAT ULAMA SEPUTAR STATUS HUKUM ZAKAT JASA

Albazarghan, Albazarghan

Islam Futura Vol 7, No 2 (2008): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pendapat tentang status hukum zakat Jasa beragam. Ada kelompok yang menetapkan adanya kewajiban zakat pada jenis usaha yang bergerak di sektor jasa atau profesi, sementara yang lain tidak. Ternyata di antara para ulama yang menetapkan adanya zakat jasa, mereka juga berbeda pendapat tentang kemanakah diqiyāskan zakat jasa tersebut? Ada yang mengqiyāskan kepada zakat emas, zakat tanaman dan atau kombinasi antara zakat tanaman dengan zakat emas, zakat rikaz/harta terpendam, menganalogikan dengan khumus pada pembagian harta rampasan perang dan ada juga yang mengqiyāskan kepada zakat perdagangan. Perbedaan pendapat juga terjadi dikalangan para ulama dan cendekiawan yang tidak mewajibkan zakat jasa. Ada di antara mereka yang menjadikan harta dari hasil usaha bidang jasa bukan sebagai zakat yang berdiri sendiri, melainkan digabungkan sebagai zakat uang dan dikeluarkan zakatnya ketika telah berlalu haul (12 bulan qamariyah). Selain itu ada yang mewajibkan infaq terhadap harta yang diperoleh dari usaha jasa. Bahkan ada pendapat "aneh" yang berusaha menghilangkan eksistensi zakat diganti dengan pajak

KEDATANGAN ISLAM KE NUSANTARA DAN PENGARUHNYA TERHADAP BUDAYA ILMU

Abd. Rahman, Mohd. Muhiden

Islam Futura Vol 7, No 2 (2008): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.374 KB)

Abstract

Islam bukan sahaja dilihat sebagai agama penggerak kepada pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai penzamanan dan pembentukan budaya sesebuah masyarakat. Tulisan ini akan menyelusuri sejarah kedatangan Islam ke Nusantara dan pengaruhnya terhadap budaya Melayu terutamanya dari aspekbuaday keilmuan.

PERAN IMAM MESJID DALAM PENERAPAN SYARI’AT ISLAM DI NAD

Muhibbuthabry, Muhibbuthabry

Islam Futura Vol 7, No 2 (2008): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.228 KB)

Abstract

Umat Islam di Aceh committed dalam menjaga aspirasi mereka untuk mempraktikkan syari’at Islam Kaffah, tidak hanya dalam kehidupan individu, tetapi juga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, meskipun terdapat variasi ide tentang mekanisme operasionalnya, memerlukan tenaga, perhatian, pemikiran dan inovasi baru yang terencana sistematis dan operasional dalam kerangka hukum nasional. Terealisasinya cita-cita ideal ini dapat diwujudkan dengan mengoptimalkan peran dan fungsi Imam Mesjid dalam penegakkan hukum Islam khususnya, serta sosialisasi materi hukumnya kepada masyarakat secara luas. Usaha dan langkah ini akan mempercepat upaya menampilkan syari’at Islam, kelihatan bentuknya sebagai pedoman dari langit, untuk mengatur setiap makhluk bumi.

ISLAM DAN TERORISME

Zulkhaidir, Zulkhaidir

Islam Futura Vol 7, No 2 (2008): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.639 KB)

Abstract

Islam membenarkan jihad dengan syarat-syarat yang ketat. Malah, jihad itu sendiri dianjurkan dan bagian dari bukti keimanan setiap muslim. Namun demikian, jihad harus diletakkan pada konteks yang benar, sesuai dengan contoh Rasulullah dan keinginan Allah. Perkembangan selanjutnya, sebagian umat Islam itu sendiri memahami konteks jihad sangat beragam. Beberapa kasus temporer menunjukkan, ada pemahaman (dianggap) keliru tentang jihad. Kondisi ini bisa terjadi dikarenakan pertama, memahami ayat-ayat yang berkenaan dengan jihad tidak holistik. Kedua, kebijakan elit penguasa yang (dianggap) selalu menzhalimi umat Islam. Seperti kasus bom bunuh diri di Pakistan atau di Irak. Anjuran jihad sangat bertolak belakang dengan teroris. Sebaliknya Amerika Serikat dan Israel dalam berbagai kebijakan mereka terhadap umat Islam, selalu menunjukkan perilaku teroris. Karena menguasai media, mereka sanggup untuk mendefinisikan segala sesuatunya berdasarkan kepentingan politik yang ingin mereka capai. Pada akhirnya, kebenaran akan muncul dan menjelaskan realitas yang sebenarnya. Mengutip pendapat Ibnu Khaldun yang mengumpamakan kejayaan suatu negara itu ibarat kehidupan yang pasti akan memasuki masa tua dan akhirnya lenyap.

MENCARI FORMAT MASYARAKAT IDEAL

Suyanta, Sri

Islam Futura Vol 7, No 2 (2008): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.054 KB)

Abstract

Masyarakat ideal merupakan normativitas Quraniyah yang secara manifes menjadi kesadaran dan acuan penting kehidupan umat (masyarakat) Islam di manapun berada. Kondisi masyarakat yang santun, bermartabat dan berperadaban yang tinggi bukan sekedar menjadi sebuah cita-cita tanpa makna, akan tetapi dicoba diraihnya segenap kekuatan jiwa, baik personal mapun komunal. Meskipun dalam tataran praksisnya mengalami dialektika yang sangat kompetitif dan dinamis. Secara tegas dinyatakan bahwa dalam Islam masyarakat ideal merupakan cita-cita dan wacana yang tidak pernah final upaya pencapaiannya. Hal ini, justru menjadi hikmah tersendiri di balik keagungan dan kebijakan Allah. Karena menyangkut tentang upaya, berarti melibatkan peran manusia, di samping ketentuan Allah. Perubahan dan sejarah yang pelakunya Allah terjadi secara pasti melalui hukum-hukum masyarakat yang telah ditetapkan-Nya. Hukum-hukum ini dikenal dengan sunnatullah yang maha bijaksana. Sedangkan peran manusia sebagai pelaku perubahan dan pembuat sejarah mewujud dalam realitas masa lalu, kini dan masa depan

KAJIAN AGAMA DAN FILSAFAT TENTANG KEBENARAN

Saifuddin, Saifuddin

Islam Futura Vol 7, No 2 (2008): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.059 KB)

Abstract

Agama dan filsafat sekilas merupakan dua kata yang berdiri sendiri dan antara keduanya tidak ada hubungan yang mengikat dan tidak ada korelasi. Bahkan menurut pandangan sebagian besar orang kedua kata tersebut cenderung berseberangan dan bertolak belakang. Memang benar bayangannya hanya pada pola dasar dan landasan yang tempat kedua kata tersebut dibentuk. Agama didasarkan pada petunjuk dan otoritas wahyu yang bersifat absolut, sedangkan filsafat menekankan pembahasan dan didasarkan pada pemikiran, penalaran dan akal yang universal. Tetapi secara lebih jauh keduanya mempunyai persamaan-persamaan dan cenderung saling berhubungan dan saling membutuhkan. Agama dan filsafat sama-sama berkaitan dengan metafisik, mempunyai objek pembahasannya adalah sama-sama manusia, yang menjadi subjek adalah tentang ketuhanan, sama sebagai pondasi tempat berdirinya kebenaran dan sumber dari ilmu pengetahuan. Banyak para agamawan dan filosof yang mempertentangkan kedudukan filsafat dan agama dalam pencaharian kebenaran, tetapi itu adalah ijtihad dan pemikiran mareka, yang jelas fungsi dan kedudukan agama dan filsafat tersebut tidak akan luntur dan bergeser hanya karena perbedaan pendapat orang yang melihatnya, justeru perbedaan-perbedaan tersebut akan semakin memantapkan fungsi dan kedudukannya tersebut.

FEMINISM, ISLAM AND MODERNITY

AR, Mustafa

Islam Futura Vol 7, No 2 (2008): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.163 KB)

Abstract

Tulisan ini membahas tiga tema utama: feminisme, Islam dan modernitas. Islam telah lebih dahulu mengakui keberadaan hak-hak wanita. Al-Qur’an itu sendiri bersifat egaliter. Hanya bangsa Barat-lah yang sering salah menginterpretasikan dan merepresentasikan Islam karena kurangnya pengetahuan mereka tentang Islam, kebodohan, dan kebingugan mereka antara Islam aktual dengan kebudayaan Arab. Dengan melihat argumen-argumen tentang modernitas, feminisme, dan Islam dari sejumlah suara: filosof, pemuka kritik sosial, dan kaum feminis baik dari poros Islam maupun dari pandangan Barat, tulisan ini mengambil kesimpulan bahwa feminisme, Islam dan modernitas dapat berjalan seirama asal ketiga aspek ini dilakukan menurut etika positip, saling memahami dan adanya praktek kebesasan yang seimbang.

ISLAM RAMAH LINGKUNGAN

Murtadha, Murtadha

Islam Futura Vol 6, No 2 (2007): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.325 KB)

Abstract

Islam adalah agama para nabi dan rasul seluruhnya, dari semenjak Adam a.s hingga Muhammad saw, yang diturunkan Al-Qur’an kepadanya sebagai tuntunan umat manusia untuk menggapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. Beliau diutuskan ke dunia sebagai rahmat untuk seluruh alam dan memperbaiki akhlak manusia. Islam sebagai addien lil’alamin melalui sumber utamanya Al-Qu’an dan Al-Hadits sangat besar menaruh perhatian terhadap lingkungan sehingga Islam menyetarakan pemeliharaan lingkungan sama halnya dengan menjaga agama, jiwa, keturunan, akal dan harta

ABORTUS DAN MENSTRUAL REGULATION

Saiful, Saiful

Islam Futura Vol 7, No 1 (2008): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.722 KB)

Abstract

Henomenons about abortus and menstrual regulation during the time, especially in Indonesian have been cultured. Likely society assumes the abortus and this menstrual regulation as habit problem which neednt be disputed. Is it right? How also rule of law of concerning practice about abortus and menstrual regulation according to Islam view as well as KUHP (Criminal Code) in Indonesian. Likely, the problem do not only concerning just doctor problem, but ecause the practice of abortus and this menstrual regulation is instructed to criminal action, hence require to be straightened by opening some opinion of fiqh expert.