cover
Contact Name
Wuri Handayani, Ph.D.
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada Jalan Sosio Humaniora No. 1, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Indonesian Economy and Business
ISSN : 20858272     EISSN : 23385847     DOI : -
Core Subject : Economy,
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) is open access, peer-reviewed journal whose objectives is to publish original research papers related to the Indonesian economy and business issues. This journal is also dedicated to disseminating the published articles freely for international academicians, researchers, practitioners, regulators, and public societies. The journal welcomes author from any institutional backgrounds and accepts rigorous empirical or theoretical research paper with any methods or approach that is relevant to the Indonesian economy and business content, as long as the research fits one of three salient disciplines: economics, business, or accounting.
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 7, No 1 (1992): September" : 7 Documents clear
RISET TENJANG MINAT DAN PERILAKU KONSUMEN: SEBUAH CATATAN DAN TANTANGAN BAGI PENELITI YANG MENGACU PADA "THEORY OF REASONED ACTION" Dharmmesta, Basu Swastha
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 7, No 1 (1992): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.867 KB)

Abstract

Makalah ini bertujuan mengidentifikasi fenomena yang diperkirakan muncul dalam riset konsumen, khususnya pada keterkaitan antara minat dan perilaku konsumen. Perhatian pada riset konsumen yang mengacu pada model Fishbein - Ajzen (Theory of Reasoned Action) ini dikaitkan dengan aplikasi dalam pengembangan produk baru. Akurasi prediksi variabel perilaku dari variabel sikap yang ditengahi oleh variabel minat dipengaruhi oleh faktor situasional, dimensi waktu, konteks pemasaran, dun ukuran-ukuran kriterion maupun prediktomya. Fenomena di atas perlu mendapatkan perhatian yang lebih besar dari periset konsumen.
PEMBENTUKAN MODEL DALAM PENELITIAN EKONOMI Insukindro, Insukindro
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 7, No 1 (1992): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu penelitian, pembentukan model sebagai perwujudan dari suatu abstraksi berbagai aspek realita (dunia nyata) merupakan suatu kegiatan yang penting. Kegiatan semacam ini dapat dijumpai di semua segi kebidupan dan sisi atau bagian dari ilmu pengetahuan, termasuk ilmu ekonomi. Perwujudan abstraksi tersebut dapat dinyatakan dalam bentuk matematis, gratis, skema, diagram dan bentuk-bentuk lainnya. Namun de-mikian, pembentukan model itu sendiri hanyalah merupakan "suatu panduan" dan dipengaruhi berbagai faktor, misalnya: tujuan yang dicanangkan, perilaku pemeran dalam sistem yang diamati, kelembaqaan yang ada, dan persepsi si pembuat model mengenai realita yang dihadapi.Tulisan ini bermaksud mengetengahkan beberapa aspek pembentukan model dalam penelitian atau analisis ekonomi, khususnya analisis atau model ekonometri. Pembahasan yang diketengahkan mencakup langkah-langkah pembentukan model, anggapan, persamaan, penggambaran dan permasalahan dalam model ekonomi. Berkaitan dengan itu, model ekonomi yang diungkapkan meliput suatu konstruksi teoritis dan yang dapat ditaksir, serta terdiri dari himpunan konsep, definisi, anggapan, persamaan dan kesamaan yang memungkinkan diturunkannya suatu kesimpulan.
PENGARUH PAJAK ATAS HARGA TANAH Mangkoesoebroto, Guritno
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 7, No 1 (1992): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.986 KB)

Abstract

Harga tanah merupakan salah satu kendala yang dihadapi pemerintah dalam melaksanakan berbagai proyek pembangunan guna kepentingan umum. Rencana pemerintah untuk melaksanakan suatu proyek seringkali terhambat oleh kenaikan harga tanah yang dibeli oleh para spekulator, begitu mereka mengetahui adanya proyek pemerintah tersebut.Tanah bagi masyarakat selain merupakan suatu bentuk kekayaan, juga harus mempunyai fungsi sosial. Seseorang tidak saja harus mempunyai hak minimal untuk memiliki tanah bagi perumahan, tetapi juga pemilikan tanah tidak boleh menimbulkan jenjang sosial yzng tajarn. Oleh karena itu diperlukan suatu perbaikan dalam sistem pajak bumi dan bangunan sebab sistem yang sekarang tidak mampu mengurangi distribusi kekayaan yang terjadi. Ini dapat dilihat dari semakin banyaknya rumah-rumah yang sangat mewah di kota-kota besar di Indonesia.Dalam makalah ini diajukan suatu usulan untuk memperbaharui sistem PBB yang ada, sehingga dapat mengatasi berbagai masalah dalam bidang pertanahan.
PERAN PEMBANGUNAN SEKTOR KEUANGAN DALAM MOBILISASI DANA DAN PERTUMBUHAN EKONOMI Kirana, Wihana; Nurwadono, Nurwadono
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 7, No 1 (1992): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.556 KB)

Abstract

Upaya pembangunan sektor keuangan yang membebaskan sektor keuangan dari adanya financial repression mendorong suku bunga ke tingkat yang lebih tinggi. Tingginya suku bunga ini mempunyai beberapa pengaruh positif yang belum banyak diungkapkan di antaranya adalah mobilisasi dana dan pertumbuhan ekonomi. Hasil pengamatan di Indonesia, ternyata deregulasi sektor keuangan yang difakukan membawa hasil dalam mobilisasi dana masyarakat, tetapi tidak mempunyai pengaruh dalam meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi.
DETERMINANTS OF ORGANIZATIONAL STRUCTURE: AN EXAMINATION OF NON-TRADITIONAL PERSPECTIVES Handoko, Hani
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 7, No 1 (1992): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.488 KB)

Abstract

Paradigma fungsionalis telah lama mondominasi penelitian dalam bidang struktur organisasi. Jawaban yang diberikan oleh paradigma ini terhadap pertanyaan "apa yang menjadi faktor penentu struktur organisasional" adalah lingkungan. teknologi dan besaran organisasi. Artikel ini mempunyai dua tujuan: (1) untuk mongupas aplikasi empat paradigma yang berbeda dalam penelitian struktur organisasi dan (2) untuk membahas tiga perspektif alternatif (strategic choice, social action theory, dan sociology of organizational structure) terhadap paradigma tradisional. Dengan menerapkan tipologi paradigma Burrell dan Morgan (1979), tinjauan dipusatkan pada identifikasi berbagai faktcr pensntu struktur organisasional alternatif.
PERKEMBANGAN ASPEK EKONOMI DAN MANAJEMEN BUMN Mansoer, Faried Wijaya
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 7, No 1 (1992): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2796.921 KB)

Abstract

BUMN didirikan dan dibentuk karena berbagai alasan baik bersifat ekonomis maupun nonekonomis. Di negara kita secara legal bentuknya dibedakan antara yang sepenuhnya beroperasi seperti perusahaan swasta un-tuk mencari laba dan yang mengandung tujuan lain. Tujuannya berkembang sepanjang waktu dan bervariasi menurut situasi dan kondisi sosial ekonomi serta macam kegiatan usaha, dan cenderung makin bersifat pragmatis. Karenanya evaluasi kinerja perlu dibedakan menurut fungsi, tujuan, dasar kendala operasional.
MEMAHAMI MASALAH KEMISKINAN Dl INDONESIA: SUATU PENGANTAR Arsyad, Lincolin
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 7, No 1 (1992): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah pokok pembangunan yang harus segera ditun-taskan adalah kemiskinan. Data dari BPS mengungkapkan bahwa Indonesia telah berhasil menurunkan jumlah penduduk miskin secara relatif dari 40 persen pada tahun 1976 menjadi 15,08 persen dari jumlah penduduk pada tahun 1990. Namun demikian, secara absolut jumlah penduduk miskin tersebut masih sekitar 27,2 juta.Oleh karena itu, masalah kemiskinan harus dituntaskan secara mendasar, karena kemiskinan tersebut menyangkut tingkat kehidupan manusia, bukan hanya sekedar permainan angka relatif saja. Pemecahan masalah ini harus dilakukan secara multidisipliner oleh para ahli, karena masalahnya bersifat multidimensional, yang penanggulangannya tidak dapat mengandalkan pada sistem mekanisme pasar. Oleh karena itu, peranan pemerintah dituntut untuk lebih banyak lagi, demikian juga dengan organisasi-organisasi sosial seperti LSM-LSM.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

1992 1992


Filter By Issues
All Issue Vol 34, No 1 (2019): January Vol 33, No 3 (2018): September Vol 33, No 2 (2018): May Vol 33, No 1 (2018): JANUARY Vol 32, No 3 (2017): SEPTEMBER Vol 32, No 2 (2017): MAY Vol 32, No 1 (2017): JANUARY Vol 31, No 3 (2016): September Vol 31, No 3 (2016): SEPTEMBER Vol 31, No 2 (2016): MAY Vol 31, No 1 (2016): JANUARY Vol 30, No 3 (2015): SEPTEMBER Vol 30, No 2 (2015): MAY Vol 30, No 1 (2015): January Vol 29, No 3 (2014): September Vol 29, No 2 (2014): May Vol 29, No 1 (2014): January Vol 29, No 1 (2014) Vol 28, No 3 (2013): September Vol 28, No 2 (2013): May Vol 28, No 1 (2013): January Vol 27, No 3 (2012): September Vol 27, No 2 (2012): May Vol 27, No 1 (2012): January Vol 26, No 3 (2011): September Vol 26, No 2 (2011): May Vol 26, No 1 (2011): January Vol 25, No 3 (2010): September Vol 25, No 2 (2010): May Vol 25, No 1 (2010): January Vol 24, No 3 (2009): September Vol 24, No 2 (2009): May Vol 24, No 1 (2009): January Vol 23, No 4 (2008): October Vol 23, No 3 (2008): July Vol 23, No 2 (2008): April Vol 23, No 1 (2008): January Vol 22, No 4 (2007): October Vol 22, No 3 (2007): July Vol 22, No 2 (2007): April Vol 22, No 1 (2007): January Vol 21, No 4 (2006): October Vol 21, No 3 (2006): July Vol 21, No 2 (2006): April Vol 21, No 1 (2006): January Vol 20, No 4 (2005): October Vol 20, No 3 (2005): July Vol 20, No 2 (2005): April Vol 20, No 1 (2005): January Vol 20, No 4 (2005): October Vol 20, No 3 (2005): July Vol 20, No 2 (2005): April Vol 20, No 1 (2005): January Vol 19, No 4 (2004): October Vol 19, No 3 (2004): July Vol 19, No 2 (2004): April Vol 19, No 1 (2004): January Vol 19, No 4 (2004): October Vol 19, No 3 (2004): July Vol 19, No 2 (2004): April Vol 19, No 1 (2004): January Vol 18, No 4 (2003): October Vol 18, No 3 (2003): July Vol 18, No 2 (2003): April Vol 18, No 1 (2003): January Vol 18, No 4 (2003): October Vol 18, No 3 (2003): July Vol 18, No 2 (2003): April Vol 18, No 1 (2003): January Vol 17, No 4 (2002): October Vol 17, No 3 (2002): July Vol 17, No 2 (2002): April Vol 17, No 1 (2002): January Vol 17, No 4 (2002): October Vol 17, No 3 (2002): July Vol 17, No 2 (2002): April Vol 17, No 1 (2002): January Vol 16, No 4 (2001): October Vol 16, No 3 (2001): July Vol 16, No 2 (2001): April Vol 16, No 1 (2001): January Vol 15, No 4 (2000): October Vol 15, No 3 (2000): July Vol 15, No 2 (2000): April Vol 15, No 1 (2000): January Vol 14, No 4 (1999): October Vol 14, No 3 (1999): July Vol 14, No 2 (1999): April Vol 14, No 1 (1999): January Vol 13, No 4 (1998): October Vol 13, No 3 (1998): July Vol 13, No 2 (1998): April Vol 13, No 1 (1998): January Vol 12, No 3 (1997): July Vol 12, No 2 (1997): April Vol 12, No 1 (1997): January Vol 11, No 1 (1996): January Vol 10, No 1 (1995): September Vol 9, No 1 (1994): May Vol 8, No 1 (1993): September Vol 7, No 1 (1992): September Vol 6, No 1 (1991): September Vol 5, No 2 (1990): September Vol 5, No 1 (1990): April Vol 4, No 1 (1989): April Vol 3, No 1 (1988): September Vol 2, No 1 (1987): September Vol 1, No 1 (1986): September More Issue