cover
Contact Name
Wuri Handayani, Ph.D.
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada Jalan Sosio Humaniora No. 1, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Indonesian Economy and Business
ISSN : 20858272     EISSN : 23385847     DOI : -
Core Subject : Economy,
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) is open access, peer-reviewed journal whose objectives is to publish original research papers related to the Indonesian economy and business issues. This journal is also dedicated to disseminating the published articles freely for international academicians, researchers, practitioners, regulators, and public societies. The journal welcomes author from any institutional backgrounds and accepts rigorous empirical or theoretical research paper with any methods or approach that is relevant to the Indonesian economy and business content, as long as the research fits one of three salient disciplines: economics, business, or accounting.
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 1 (1989): April" : 7 Documents clear
EXPORTS AND ECONOMIC GROWTH; A Comparison between Indonesia and Singapore Swasono, Yudo; Sulistyaningsih, Endang
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 4, No 1 (1989): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.284 KB)

Abstract

Much empirical evidence suggest that countries with high growth export ratestend to enjoy a high economic growth. Increasing the volume of exports directlyincreases national income through a national income equation. A recent theorysuggests that exports increase national income indirectly through spill over effectsthat improve income and reduction costs.  This paper attempts to investigate the role of exports in explaining the growth of the economy, both directly and indirectly, in two countries Singapore and Indonesia, following the economics model developed by Feder, 1982, based on the framework anlysis developed by previous authors in these fields (Michalopoulos and Jay, 1973 and Balasa, 1978). The paper starts by presenting a short description of the economic background of Indonesia and Singapore (in section 2). Section 3 discusses the anlytical framework and economerics models used in this investigation, and section 4 presents the empirical analysis and comparison of the results in this two cases.
DEREGULASI, EFISIENSI, DAN PERTUMBUHAN EKONOMI Permono, Iswardono
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 4, No 1 (1989): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.803 KB)

Abstract

Kebanyakan Pemerintah negara berkembang membatasi (memberi pagu) sukubunga, baik suku bunga kredit maupun suku bunga deposito (tabungan). Dalamsituasi inflasi tentunya suku bunga nil akan menjadi negatip karena suku bunganominal lebih kecil daripada laju inflasi. Banyak argumentasi yang mengatakanbahwa cara demikian merusak alokasi sumber ekonomi baik dalam hal akumulasikapital maupun dalam penggunaan tabungan yang ada. Sebagaimana dikatakan olehShaw (1972) dan McKinnon (1973), bahwa hal tersebut terjadi karena adanyapenindasan finansial atau financial repression di negara berkembang. "Penindasanfinansial" ini akan mengganggu proses pem-bangunan ekonomi. Karena denganadanya penindasan ini akan menyebabkan penyimpangan dalam kebijaksanaanmoneter, kredit, dan suku bunga.Kebijaksanaan yang disarankan oleh McKinnon dalam memerangi ketidakseimbangansuku bunga adalah dengan meningkatkan suku bunga dan ataumengurangi laju inflasi.
PENETAPAN SASARAN KESEMPATAN KERJA DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA Sudarsono, Sudarsono
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 4, No 1 (1989): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.682 KB)

Abstract

Pertumbuhan ekonomi biasanya dikaitkan dengan kemampuan untuk tumbuh.Kemampuan pertumbuhan merupakan landasan bagi ekonomi masyarakat untuktumbuh. Keterkaitan antara landasan dan pertumbuhan tercermin pada hubunganfungsional antara produksi dan masukan yang diperlukan. Salah satu landasan ituadalah produktivitas tenaga kerja. Peranan produktivitas tenaga kerja menjadi sangat penting dan bersifat mendesak apabila kita kaitkan dengan persiapan untuk tinggal landas menuju kearahstruktur perekonomian yang tidak lagi berciri agraris. Tulisan ini bertujuan untuk menunjukkan pentingnya produktivitas tenaga kerja, peta sektoralnya dan implikasi kebijakan yang dapat diturunkan dari permasalahan pokok yang dapat terungkap dari peta tersebut.
APLIKASI RANTAI MARKOV UNTUK PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PENJUALAN Tandelilin, Eduardus
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 4, No 1 (1989): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.58 KB)

Abstract

Banyak perhatian telah diberikan pada masalah-masalah perencanaan danpengendalian yang berkaitan dengan usaha-usaha penjualan. Biaya penjualan yangmeningkat akhir-akhir ini telah mendorong kita untuk mencari cara-carapemecahannya. Salah satu hambatan utama bagi pengembangan prosedur-prosedurperencanaan dan pengendalian penjualan adalah terbatasnya data yang bermanfaatyang dapat dipergunakan. Sebagai contoh, usaha-usaha penjualan akan lebihproduktif bila wiraniaga (salesman) mendatangi kemungkinan-kemungkinan yangpaling memberikan harapan, akan tetapi penyediaan informasi yang dapatmengidentifikasi pembeli-pembeli yang paling memberi harapan selalu sulit bagimanager penjualan. Tulisan ini mengajukan sebuah model yang akan memberikan data yang perlu bagi usaha-usaha perencanaan dan pengendalian penjualan. Dan akan menunjukkanbagaimana data yang dihimpun dengan model tersebut dapat digunakan untukmenghasilkan strategi-strategi penjualan jangka pendek dan prosedur-prosedur yangdapat menolong mengembangkan efektifitas wiraniaga dalam jangka panjang.
SKEMA ANALISIS DU PONT Reksoprayitno, Soediyono
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 4, No 1 (1989): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.197 KB)

Abstract

Bagi sebagian besar pembaca, sebutan skema analisis du Pont kiranya bukanlagi merupakan sesuatu yang baru. Skema analisis du Pont merupakan suatu alatanalisis ROI (rate of return on investment dan yang kurang-lebihnya dapat kita tukardengan istilah rentabilitas perusahaan yang sangat ampuh. Menurut pengamatan penutis, rupa-rupanya tidak berbeda dengan alat-alat ampuh lainnya, skema analisis du Pont tersebut apabila dipergunakan secara kurang hati-hati justru dapat mendatangkan malapetaka bagi perusahaan pemakai-nya. Penerapan yang menghasilkan kesimpulan yang menyesatkan kebanyakan timbulsebagai akibat perhatian pemakai skema analisis du Pont yang hanya terpancangpada apa yang tersurat dalam skemanya saja dan melupakan perlu diperhatikannyajuga hubungan-hubungan kausal yang ada di antara komponen-komponen yangmembentuk skema analisis du Pont tersebut. Hubungan-hubungan kausal yangdimaksud memang dalam skema tidak tersurat, sehingga mempunyai kecenderunganuntuk diabaikan. Dalam tulisan ini penulis mencoba mengungkapkan beberapa hubungan kausal termaksud dengan sekaligus menunjukkan kesimpulan-kesimpulan yang menyesatkanyang kecenderungannya timbul sebagai akibat tidak disadari atau tidakdiperhitungkan kemungkinan atau dilupakannya hubungan-hubungan kausaltersebut.
EKONOMI MORAL Mubyarto, Mubyarto
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 4, No 1 (1989): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.459 KB)

Abstract

Dalam suatu pertemuan ilmiah pernah ada pernyataan luguyang mengesanhan pengeitian ekonomi sebagai sesuatu yang salah, yang tidakseharusnya diperkembangkan. Dinyatakan sebagai semacam protes bahwa "sekarangini kok nampaknya pariwisata pun sudah diekonomikan"! Mudah-mudahan yangdimaksudkan adalah bahwa pariwisata sudah "dikomersialkan" bukan"diekonomikan". Dan pengeitian ekonomi memang berbeda dengan komersial,meskipun memang dalam buku-buku teks ekonomi diajarkan bahwa ekonomi yangmaju adalah ekonomi yang semakin komersial.Konsep ekonomi moral yang akan kami bahas sekarang ini tidaklah sama sekaliberbeda dengan moralitas yang mendasari pikiran Smith dalam The Moral Sentiment.Moralitas secara umum bisa diartikan sebagai (kepatuhan pada) aturan hidup yangbijaksana, yang berarti mengandung tujuan baik dan bagi kebaikan semua orang. Danekonomi moral tidak lain adalah suatu (aturan) kehidupan berekonomi di manaberbagai kepentingan ekonomi dalam masyarakat bersifat tenggang-menenggang(secara otomatis) tanpa perlu ada campur tangan pihak ketiga untukmengembangkannya.
ANALISIS EKONOMIKA DALAM PENENTUAN HARGA ENERGI: BERBAGAI MODEL TERAPAN Mansoer, Faried Wijaya
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 4, No 1 (1989): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.477 KB)

Abstract

Energi merupakan sumber dan juga komoditi yang diperlukan untuk kehidupanekonomi dan pembangunan. Industri, pengangkutan, berbagai sektor jasa, sektorrumah tangga, dan sektor-sektor lainnya, semuanya memerlukan energi untukmengoperasikannya. Semakin maju dan kaya suatu negara maka semakin besar pulakonsumsi energinya. Ada berbagai macam jenis energi primer utama seperti minyakbumi, batu bara, gas alam, geothermal, hidro, yang merupakan sumber energi maupunjenis lain yang bagi kita masih merupakan eksperimental seperti nuklir, surya(matahari), angin dan sebagai-nya; maupun yang bersifat tradisional yaitu kayu,biomas dan sebagainya. Pada tulisan ini dibahas sumber energi primer utama sertaenergi sekunder berupa tenaga listrik.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

1989 1989


Filter By Issues
All Issue Vol 34, No 1 (2019): January Vol 33, No 3 (2018): September Vol 33, No 2 (2018): May Vol 33, No 1 (2018): JANUARY Vol 32, No 3 (2017): SEPTEMBER Vol 32, No 2 (2017): MAY Vol 32, No 1 (2017): JANUARY Vol 31, No 3 (2016): September Vol 31, No 3 (2016): SEPTEMBER Vol 31, No 2 (2016): MAY Vol 31, No 1 (2016): JANUARY Vol 30, No 3 (2015): SEPTEMBER Vol 30, No 2 (2015): MAY Vol 30, No 1 (2015): January Vol 29, No 3 (2014): September Vol 29, No 2 (2014): May Vol 29, No 1 (2014): January Vol 29, No 1 (2014) Vol 28, No 3 (2013): September Vol 28, No 2 (2013): May Vol 28, No 1 (2013): January Vol 27, No 3 (2012): September Vol 27, No 2 (2012): May Vol 27, No 1 (2012): January Vol 26, No 3 (2011): September Vol 26, No 2 (2011): May Vol 26, No 1 (2011): January Vol 25, No 3 (2010): September Vol 25, No 2 (2010): May Vol 25, No 1 (2010): January Vol 24, No 3 (2009): September Vol 24, No 2 (2009): May Vol 24, No 1 (2009): January Vol 23, No 4 (2008): October Vol 23, No 3 (2008): July Vol 23, No 2 (2008): April Vol 23, No 1 (2008): January Vol 22, No 4 (2007): October Vol 22, No 3 (2007): July Vol 22, No 2 (2007): April Vol 22, No 1 (2007): January Vol 21, No 4 (2006): October Vol 21, No 3 (2006): July Vol 21, No 2 (2006): April Vol 21, No 1 (2006): January Vol 20, No 4 (2005): October Vol 20, No 3 (2005): July Vol 20, No 2 (2005): April Vol 20, No 1 (2005): January Vol 20, No 4 (2005): October Vol 20, No 3 (2005): July Vol 20, No 2 (2005): April Vol 20, No 1 (2005): January Vol 19, No 4 (2004): October Vol 19, No 3 (2004): July Vol 19, No 2 (2004): April Vol 19, No 1 (2004): January Vol 19, No 4 (2004): October Vol 19, No 3 (2004): July Vol 19, No 2 (2004): April Vol 19, No 1 (2004): January Vol 18, No 4 (2003): October Vol 18, No 3 (2003): July Vol 18, No 2 (2003): April Vol 18, No 1 (2003): January Vol 18, No 4 (2003): October Vol 18, No 3 (2003): July Vol 18, No 2 (2003): April Vol 18, No 1 (2003): January Vol 17, No 4 (2002): October Vol 17, No 3 (2002): July Vol 17, No 2 (2002): April Vol 17, No 1 (2002): January Vol 17, No 4 (2002): October Vol 17, No 3 (2002): July Vol 17, No 2 (2002): April Vol 17, No 1 (2002): January Vol 16, No 4 (2001): October Vol 16, No 3 (2001): July Vol 16, No 2 (2001): April Vol 16, No 1 (2001): January Vol 15, No 4 (2000): October Vol 15, No 3 (2000): July Vol 15, No 2 (2000): April Vol 15, No 1 (2000): January Vol 14, No 4 (1999): October Vol 14, No 3 (1999): July Vol 14, No 2 (1999): April Vol 14, No 1 (1999): January Vol 13, No 4 (1998): October Vol 13, No 3 (1998): July Vol 13, No 2 (1998): April Vol 13, No 1 (1998): January Vol 12, No 3 (1997): July Vol 12, No 2 (1997): April Vol 12, No 1 (1997): January Vol 11, No 1 (1996): January Vol 10, No 1 (1995): September Vol 9, No 1 (1994): May Vol 8, No 1 (1993): September Vol 7, No 1 (1992): September Vol 6, No 1 (1991): September Vol 5, No 2 (1990): September Vol 5, No 1 (1990): April Vol 4, No 1 (1989): April Vol 3, No 1 (1988): September Vol 2, No 1 (1987): September Vol 1, No 1 (1986): September More Issue