Jurnal Pendidikan Fisika
ISSN : 23375973     EISSN : 24424838
Jurnal Pendidikan Fisika FKIP UM Metro or abbreviated JPF ( p-ISSN : 2337-5973 e-ISSN:2442-4838 ) is an integrated forum for communicating scientific advances in the field of physics and physics education. The journal reports significant new findings related to physics and education physics. JPF is firstly published in 2013 and periodically published twice per year on March and September.
Articles 136 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Proses Sains Ditinjau Dari Self-Efficacy Siswa

emrisena, adella, Abdurrahman, Abdurrahman, Suyanto, Eko

Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.646 KB) | DOI: 10.24127/jpf.v6i2.1306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap keterampilan proses sains ditinjau dari self-efficacy siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan desain faktorial 2x2. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X IPA SMA Kartikatama Metro. Sampel terdiri dari 66 siswa yang dibagi menjadi satu kelas PBL dan satu kelas DI dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala self-efficacy dan tes keterampilan proses sains. Analisis data dilakukan dengan two-way ANOVA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan proses sains siswa yang belajar dengan model problem based learning dan siswa yang belajar dengan model direct instruction (F=7,959;p<0,05), terdapat perbedaan keterampilan proses sains antara siswa yang memiliki self-efficacy tinggi dan siswa yang memiliki self-efficacy rendah (F=80,325;p<0,05), dan tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan self-efficacy terhadap keterampilan proses sains (F=0,001;p>0,05).Kata Kunci: problem based learning, keterampilan proses sains, self-efficacy.

Pembelajaran PBL Berbantuan Lab-Vir Melalui Lesson Study dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Fisika Umum Universitas Papua

yusuf, irfan, widyaningsih, sri wahyu

Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.724 KB) | DOI: 10.24127/jpf.v6i2.1194

Abstract

Salah satu kendala utama pelaksanaan perkuliahan fisika umum di Universitas Papua adalah kurangnya sarana dan prasarana pelaksanan praktikum terutama pada materi fisika yang abstrak seperti materi fisika modern. Salah satu strategi yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah menerapkan pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Laboratorium Virtual (Lab-Vir) melalui kegaiatan Lesson Study. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas pembelajaran melalui penerapan PBL berbantuan media Lab-Vir melalui kegiatan Lesson Study pada mata kuliah fisika umum di Universitas Papua. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif melalui tahapan kegiatan Lesson Study. Data penelitian diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dan rekaman video selama open class berlangsung. Data dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif. Kegiatan Lesson Study meliputi tiga tahap rangkaian kegiatan siklus yaitu Perencanaan (Plan), Pelaksanaan (Do), dan Refleksi (See). Dalam tahap Plan dilakukan diskusi bersama dengan tim dosen untuk mengembangkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Chapter Disign, dan Lesson Plan. Pada tahapan Do dilakukan pembelajaran oleh dosen model berdasar RPS yang telah disusun. Dalam tahapan See dilakukan refleksi untuk mengkaji pelaksanaan pembelajaran yang telah dilakukan oleh dosen model guna mengungkap kelemahan dan kelebihan untuk ditindak lanjuti pada pembelajaran selanjutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas, kerjasama, dan hasil belajar mahasiswa dalam pembelajaran meningkat serta suasana pembelajaran menjadi lebih hidup. Olehnya itu dapat disimpulkan bahwa melalui pembelajaran PBL berbantuan media Lab-Vir melalui kegiatan Lesson Study dapat meningkatkan kualitas pembelajaran mata kuliah fisika umum dibanding sebelumnya.

PENGEMBANGAN PERANGKAT FLIPPED CLASSROOM PADA MATA PELAJARAN FISIKA SMA

Nyeneng, I Dewa Putu, Suana, Wayan, maulina, hervin

Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.08 KB) | DOI: 10.24127/jpf.v6i2.1193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat flipped learning pada mata pelajaran fisika materi pokok Getaran Harmonis dan Impuls dan Momentum. Perangkat pembelajaran yang dihasilkan terdiri atas silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), video pembelajaran dan lembar kegiatan peserta didik (LKPD). Adapun prosedur pengembangan pada penelitian ini menggunakan model ADDIE (analysis, design, develop, implement, dan evaluate). Subjek pada uji ahli terdiri atas tiga orang pakar dalam bidang pendidikan fisika dan tiga orang guru fisika SMA dari beberapa SMA di Lampung. Instrumen yang digunakan meliputi pedoman wawancara, angket validasi ahli, angket validasi praktisi/guru, soal tes hasil belajar, dan angket tanggapan siswa. Data dari tahapan pengembangan analysis dan develop dianalisis secara deskriptif kualitatif sedangkan data dari tahapan implement (uji coba lapangan) dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan uraian pembahasan yang telah dipaparkan mengenai perangkat pembelajaran flipped classroom pada materi getaran harmonis dan impuls dan momentum, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dihasilkan dinyatakan valid, praktis, menarik, mudah dan bermanfaat diterapkan dalam pembelajaran fisika di SMA, akan tetapi memiliki tingkat efektivitas rendah dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci : ADDIE, Flipped Classroom This study aims to produce a flipped learning product on the subject of fundamental physics Harmonic Vibration and Impulse and Momentum. The resulting learning tools consist of syllabus, learning implementation plan (RPP), video learning sheet and student activity (LKPD). The development procedure in this research was using ADDIE model (analysis, design, development, implementation, and evaluation). Subjects in expert tests consisted of three experts in physics education and three high school physics teachers from several high schools in Lampung. The instruments used include interview guides, expert validation questionnaires, practitioner / teacher validation questionnaires, learning test questions, and student response questionnaires. Data from the analysis and development stage were analyzed descriptively qualitatively while the data from the implementation stage (field trial) were analyzed descriptively quantitative. Based on the description of the discussion that has been presented about the learning device reversing class on the harmonic vibration and impulse and momentum’ matter, it can be concluded that the resulting instructional tool is valid, practical, interesting, easy and useful to be made. Applied in physics learning in high school, but has a low effectiveness improve student learning outcomes. Key Words: ADDIE, Flipped Classroom 

Profil Literasi Konsep Fisika Peserta Didik Pada Mitigasi Bencana Hujan Es Antapani

Atmojo, Tirto, Rochman, Chaerul, Nasrudin, Dindin

Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.443 KB) | DOI: 10.24127/jpf.v6i2.1171

Abstract

Pembelajaran fisika berorientasi dari fenomena alam. Fenomena alam akan lebih bermakna jika terjadi di sekitar lingkungan peserta didik, sehingga peserta didik harus memiliki literate terhadap fenomena alam sekitar.  Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan profil literasi konsep fisika peserta didik tentang hujan es di kecamatan Antapani. Metode yang digunakan adalah metode pre experiment dengan one shoot test design. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan instrumen literasi berisi 4 pertanyaan mengenai proses, konsep, konteks dan sikap terbaik  kepada peserta didik dalam menanggapi fenomena tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil literasi sains peserta didik terhadap hujan es di Antapani secara keseluruhan masih dalam kategori rendah. Rata-rata nilai keseluruhan peserta didik pada sekolah terdekat adalah 2,02 dan pada sekolah terjauh adalah 2,22. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai rujukan awal untuk penyusunan bahan pengayaan tentang materi fisika terkait bencana hujan es di kecamatan Antapani.

PENGEMBANGAN KOMIK FISIKA KONTESKTUAL BERBASIS ANDROID POKOK BAHASAN TEKANAN UNTUK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Wurwiarwin, Wurwiarwin, Wahyono, Unggul, Werdiana, I Komang

Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.889 KB) | DOI: 10.24127/jpf.v6i2.1555

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk menghasilkan komik fisika kontekstual pada materi tekanan untuk Sekolah Menengah Pertama yang dapat diakses pada perangkat mobile android sebagai bahan ajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dimana metode mengacu pada model 4-D, pembangan dimulai dari tahap pendefinisian materi, tahap perancangan media sampai diperoleh produk, tahap pengembangan produk yang telah jadi kemudian divalidasi oleh beberapa ahli dan hasil validasi sebagai bahan untuk revisi, kemudian ditahap penyebarluasan dilakukan uji coba terhadap siswa. Adapun software yang digunakan dalam mendesain dan menggambar komik adalah Photoshop CS4 digunakan untuk proses pewarnaan gambar, Corel Draw CS4 digunakan untuk mengubah resolusi gambar dan untuk mengisi balon kata komik, Panit digunakan untuk proses mengubah ukuran gambar dan bentuk gambar menjadi JPG. Komik yang didesain berisi cerita tentang dua orang anak kembar bernama Bilo dan Olo yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi tentang ilmu fisika, bersama kawan-kawannya. Komik ini mengangkat sisi kontekstal dengan menggunakan gaya bahasa daerah setempat dan lokasi disekitar wilayah Kota Palu, komik yang telah dikembangkan, diterbitkan melalui sistem operasi android dan di unggah ke dalam aplikasi webtoon. Subjek penelitian uji coba kelayakan komik adalah siswa kelas VIII Taufik Ismail SMP Negeri Terpadu Madani Palu. Skor rata-rata yang diperoleh sebesar 3,46 dan dikategorikan sangat setuju. Hasil penelitian menunjukan komik fisika kontekual yang dikembangkan dapat dijadikan bahan ajar dalam proses pembelajaran siswa.

PENERAPAN LEMBAR KERJA MAHASISWA BERBASIS GAYA BELAJAR PADA MATA KULIAH DASAR MEKANIKA DAN KALOR

Rangkuti, Muhammad Aswin, Ritonga, Winsyahputra, Sabani, Sabani

Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.8 KB) | DOI: 10.24127/jpf.v6i2.1132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat penggunaan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) berbasis gaya belajar terhadap hasil belajar Ujian Tengah Semester (UTS) pada mata kuliah dasar mekanika dan kalor. LKM disusun berbasis gaya belajar (Visual, Audiotori, Reading, dan Kinestetik). LKM dinyatakan valid oleh dua orang validator dan diterapkan dalam pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata paling tinggi untuk kelompok gaya belajar berada pada kelompok audiotori yaitu dengan rata-rata 63,93 dan rata-rata paling rendah berada pada kelompok kinestetik dengan rata-rata 54,93. Selanjutnya diperoleh nilai tertinggi dengan nilai 97,53 berada pada kelompok reading sementara itu nilai terendah diperoleh dari kelompok visual dengan nilai 32,36.Kata Kunci: Lembar Kerja Mahasiswa (LKM), gaya belajar, Fisika

PENERAPAN ICE BREAKING (PENYEGAR PEMBELAJARAN) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VIII A MTs AN-NUR PELOPOR BANDARJAYA TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Kurniasih, Ayu Novia ( Pendidikan Fisika FKIP Universitas Muhammadiyah Metro ) , Alarifin, Dedy Hidayatullah ( Pendidikan Fisika FKIP Universitas Muhammadiyah Metro )

Jurnal Pendidikan Fisika Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The purpose of this research is to know the result of learning in IPA by using ice breaking of the student of the eighth grade class of in MTs An-Nur Pelopor Bandarjaya TP. 2013/2014. The subjeck of this research is class  MTs An-Nur Pelopor Bandarjaya the sums of the students are 31. This research is CAR (Classroom Action Research) that is consists of 2 cycles,one cycle consist of three meeting included of test. The test is conducted in every last meeting. The result of learning could see of the test that is given by the teacher, the implementation of learning process by using ice breaking by using observing that is written by observer. From the result of research got the result of student’s learning is 58,06% in the first cycle, and 77,42% in the second cycle. From the minimum requirement (KKM) namely  . The average of the result of the student’s learning is 66,29 in the frist cycle and 72,09 in the second cycle. So, it can be inferred that by using ice breaking can increase the result of student’s learning.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 METRO SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Khotimah, Laela Ngasarotul ( Pendidikan Fisika FKIP Universitas Muhammadiyah Metro ) , Partono, Partono ( Pendidikan Fisika FKIP Universitas Muhammadiyah Metro )

Jurnal Pendidikan Fisika Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The aims of this research is to find the effect of guided inquiry learning model on learning outcomes physics eighth grade students of SMP N 4 Metro semester of academic year 2013/2014. The sample was VIIID as VIIIF as a control class and experimental class were selected by cluster random sampling. The study design used was Posttest-Only Control Design and researchinstruments in the form of sheets of observations and questions. Technical analysis of the data use normality test, homogeneity, test the similarity of two average, and two different test average.The results showed  that the  improvement of learning outcomes learning physics class experiments using guided inquiry learning model is higher than the control class students. From the calculation, the value of t =  2.18 is higher than the value table = 2.02 at significance level α = 5%. Therefore, it can  concluded that the model of guided inquiry learning effect on learning outcomes physics eighth grade students of SMP N 4 Metro semester of academic year 2013/2014. The success of learning during the learning process using guided inquiry model of learning because students can more freely in finding the concept it self and can connect between the knowledge possessed by the results they found in the experiments, so that influenced on learning outcomes.

PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI METODE DAN MODEL PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS VIII SMPN2 MARGATIGA SEMESTER GENAP TP 2013/2014

Fitriani, Eni ( Pendidikan Fisika FKIP Universitas Muhammadiyah Metro ) , Mulyani, HRA ( Pendidikan Fisika FKIP Universitas Muhammadiyah Metro )

Jurnal Pendidikan Fisika Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The purpose of this study was to investigate the effect of variations in the methods and models of teaching to student learning outcomes VIII SMPN2 MARGA TIGA.This research is experimental research which ofdesign completely randomized or completely randomized experimental design.The population in thisresearch is all of student VIII class in SMPN 2 MARGA TIGA2013/2014. The sample in this research is VIIIth class which totaling 34 students.In this research, conducted with three treatments of learning in a classroom.Data collection techniques in this research use the technique of the test, which tests the end (posttest) were then analyzed with the test results hipotesis. From posttest analysis results of hypothesis testing using one-way ANOVA test (Completely Randomized Design) at the 5% significance level value obtained results Fobs = 1.5244 and Ftab = 3.10 this shows that H0 is accepted and means variety of methods and learning models provide a similar impact on student learning outcomes.It can be concluded that all three treatments had similar quality if tailored to the needs of all three materials. 

PENGGUNAAN COOPERATIVE LEARNING TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI HASIL BELAJAR SISWA SMP

Saraswati, Dandan Luhur ( Pendidikan Fisika, Fakultas Teknik Matematika dan IPA, Universitas Indraprasta ) , Ishafit, Ishafit ( Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ahmad Dahlan )

Jurnal Pendidikan Fisika Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Physics lessons in addition considered a very frightening specter because it filled with formulas, often learning application too monotonous and boring that is by using learning CDs. It is what lies behind this action research. This study aims to decide students motivation and achievement results for physics lesson after using cooperative learning type Numbered Heads Together (NHT).The study was conducted in SMP Muhammadiyah Yogyakarta 9. This type of research is a classroom action research settingVIII A class totaling 40 students. learning model used is a model of cooperative learning type Numbered Heads Together (NHT). Plan 2 cycles of research conducted and completed in the second cycle. Data were collected with a learning achievement test results, observation sheets and questionnaires. The analysis is descriptive qualitative.Results motivation questionnaire given to each learning cycle is obtained in the first cycle is 65% of students in both categories, 35% of students in the classical category of less and 66.3%. In the second cycle of 80% of students in the excellent category, 20% of students in both categories and in the classical as much as 95% of students have had a very good learning motivation. Achievement of learning outcomes of students has increased significantly as the first cycle were 21 students approximately 52.5% declared complete with an average grade of 6.17, while the lowest value 4.5 and the highest value of 7.5, the second cycle of the average value of the class to 8.29 with the percentage of classical completeness 100% with the lowest value of 6.7 and the highest 10.

Page 1 of 14 | Total Record : 136