cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Andalas merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.
Arjuna Subject : -
Articles 890 Documents
Kembar Siam (Dicephalus Parapagus Dibrachius) Arsil, Rizka; Yanti, Roza Sri
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dilaporkan kasus bayi kembar siam yaitu Dicephalus Parapagus Dibrachius di Rumah Sakit Umum Pusat M Djamil, Padang, Indonesia. Perempuan 31 tahun dengan didiagnosis G4P3A0H3 gravid preterm 31-32 minggu + polihidramnion + Janin Kembar Siam (Dicephalus, Parapagus, Dibrachius). Pada USG tampak 2 kepala tanpa kelainan, dada menyatu dengan single heart ,tidak tampak sekat atrium, dengan perut menyatu, satu lambung, satu hepar tanpa tampak kelainan,dan sepasang ginjal. Dengan hasil MRI saat kehamilan didapatkan gambaran Twins Dichepal dengan single heart dan single lung sisi kanan, vetebre cervical dan thoracal yang terpisah dan hydronefose serta hidroureter kanan, dan polihidramnion Dilakukan amnioreduksi dilanjutkan dengan perawatan ekspektatif. Pada usia kehamilan 35-36 minggu dilakukan terminasi kehamilan perabdominam, karena pasien mengalami inpartu. Pada 25 September 2017 Lahir bayi perempuan, 3000 gr dengan 2 kepala, satu dada, satu panggul, sepasang tangan dan sepasang kaki. Bayi langsung diintubasi, dilakukan upaya resusitasi bayi. Bayi mengalami gagal nafas dan pada meninggal setelah 2 jam ekstra uterin. Diagnosis prenatal dan prediksi prognosis janin Kembar Siam dapat diketahui dengan USG antenatal. Prognosis kembar Siam berkaitan dengan jenis kembar siam, tingkat penyatuan dan kelainan organ.
Hubungan Kadar Serum Erithropoietin Dengan Transferin Pada Ibu Hamil Anemia Dan Ibu Hamil Normal Satria, Epi; Amir, Arni; Vaulinne, Vaulinne
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebab anemia dalam kehamilan yaitu akibat defisiensi besi. Pemeriksaan ertitropoietin dan transferin menjadi alternatif dalam mengidentifikasi anemia defisiensi besi pada ibu hamil. Tujuan penelitian adalah menentukan hubungan kadar serum erithropoietin terhadap transferin pada ibu hamil anemia dan ibu hamil normal. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain cross sectional comparative study. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kuranji pada bulan November 2018 sampai Januari 2019. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil anemia dan hamil normal dengan jumlah sampel 64 orang pada dua kelompok. Pengambilan sampel dengan consecutive sampling. Pemeriksaan kadar eritropoietin dan transferin dilakukan di laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Unand dengan metode ELISA. Uji normalitas data dengan uji Shapiro-Wilk dan uji t tidak berpasangan dan korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar eritropoietin pada ibu hamil anemia yaitu 69,83 ± 20,21 mU/ml, dan 57,81 ± 21,86 mU/ml pada ibu hamil normal (p<0,05). Rerata kadar transferin pada ibu hamil anemia yaitu 203,32 ± 77,66 ng/ml, dan 165,63 ± 65,12 ng/ml pada ibu hamil normal (p<0,05). Terdapat hubungan kadar eritropoietin dengan transferin pada ibu hamil anemia (p<0,05). Spulan penelitian ini ialah terdapat perbedaan rerata kadar eritropoietin dan transferin pada ibu hamil anemia dan normal. Terdapat hubungan kadar serum erithropoietin dengan transferin pada ibu hamil anemia, namun tidak terdapat hubungan kadar serum erithropoietin dengan transferin pada ibu hamil normal.
Efektifitas Ekstrak Jambu Biji Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Tikus Bunting Hasanalita, Hasanalita; Amir, Arni; Defrin, Defrin
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jambu biji merupakan sumber vitamin C. Peranan vitamin C dalam proses penyerapan zat besi membantu mereduksi besi ferri menjadi ferro. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan ekstrak jambu biji dengan kadar hemoglobin pada tikus bunting. Jenis penelitian adalah eksperimental dengan pendekatan post test only control grup design. Jumlah sampel terdiri 36 ekor tikus putih bunting yang dibagi empat kelompok, yaitu kelompok kontrol dan tiga kelompok perlakuan I, II, II yang masing-masing diberi volume oral 1%, 2%, 3% ekstrak jambu biji. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Farmasi Universitas Andalas. Kadar hemoglobin diukur dengan Hb-test. Uji statistik dengan Kruskal Wallis dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian rerata kadar hemoglobin pada kelompok kontrol 13,956gr/dL, kelompok perlakuan I 12,522gr/dL, kelompok perlakuan II 17,500gr/dL, dan kelompok perlakuan III 16,922gr/dL. Hasil uji antar kelompok, yaitu Kelompok kontrol dengan Perlakuan I, II dan III adalah 0,001. Nilai pengaruh perlakuan kelompok I ke kelompok II 0,931(p>0,05), Kelompok I ke kelompok III 0,258(p>0,05). Kelompok II ke kelompok III 0,387(p>0,05). Ada perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan p=0,001 (p<0,05). Simpulan studi ini ialah terdapat efektifitas ekstrak jambu biji terhadap kadar hemoglobin pada tikus bunting.
Implementasi Permenkes Nomor 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit Terhadap Tatakelola SDM Instalasi Farmasi Rsu Mayjen H.A Thalib Kerinci Tahun 2018 AT, Trianengsih; Hardisman, Hardisman; Almasdy, Dedy
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permenkes 72 tahun 2016 sangat penting di terapkan di setiap Instalasi Farmasi di rumah sakit, sehingga tercapainya peningkatan mutu Pelayanan Kefarmasian. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana implementasi Permenkes No.72 Tahun 2016 tentang standar pelayanan kefarmasian terhadap tata kelola SDM Instalasi farmasi RSU Mayjen H.A Thalib Kerinci Tahun 2018 dengan menganalisis kualifikasi, persyaratan serta Beban kerja dan kebutuhan SDM di IFRS MHAT. Penelitian ini menggunakan desain Sequential Explanatory menggabungkan kuantitatif dan kualitatif dan penelitian kuantitatif adalah 28 orang, untuk informan pada penelitian kualitatif adalah 9 orang. Waktu penelitian dari Nopember sampai Desember 2018 di RSU Mayjen H.A Thalib Kerinci. Hasil penelitian adalah kualifikasi tenaga TKK masih ada dengan latar belakang SMF, Hasil check list dokumen didapatkan jika pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai 44,4% belum terlaksana sedangkan pelayanan farmasi klinik 63,6% belum terlaksana. Hasil pengamatan work sampling didapatkan hasil jika unit gudang dan rawat jalan memiliki produktivitas sedang, sedangkan untuk unit rawat inap menunjukkan tingkat produktivitas rendah. Kualifikasi, persyaratan serta Beban kerja dan kebutuhan SDM di IFRS MHAT belum sesuai dengan Permenkes 72 tahun 2016.
Spontaneous Intestinal Perforation in Neonate Nofendra, Ade; Yantri, Eny; Harmen, Anggia Perdana
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spontaneous Intestinal Perforation (SIP) terjadi pada 8,4 persen bayi dengan berat badan lahir sangat rendah. SIP ditandai dengan onset mendadak dan tidak ditemukannya tanda infeksi. Presentasi klinis SIP pada bayi bervariasi, dan etiologinya belum diketahui secara pasti. Konsekuensi klinis SIP dapat menimbulkan komplikasi yang cukup parah sehingga dokter harus menyadari kemungkinan penyebab dan gejala. Terapi utama SIP yaitu: drainase peritoneum dan laparotomi dengan reseksi. Dilaporkan kasus SIP pada by perempuan usia 2 hari, yang didiagnosis berdasarkan gejala klinis dan rontgen abdomen. Pasien dilakukan pemasangan drainase di abdomen dan mengamai perbaikan klinis.
Perbedaan Jumlah Perdarahan Saat Persalinan Pada Ibu Primigravida Yang Melakukan Dan Tidak Melakukan Senam Hamil Selama Kehamilan Trimester III Herayono, Febby; Basyir, Vaulinne; Afriwardi, Afriwardi
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) masih cukup tinggi di Indonesia, karena disebabkan oleh perdarahan, eklamsi dan infeksi. American College of Obstetricans and Gynecologist merekomendasikan senam selama kehamilan agar persalinan lancar dan mengurangi komplikasi saat persalinan. Tujuan penelitian adalah menentukan perbedaan antara jumlah perdarahan saat persalinan pada Ibu primigravida yang melakukan dan tidak melakukan senam hamil selama kehamilan trimester III. Jenis penelitian adalah rancangan comparative study. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Andalas dan Lubuk Buaya dari Oktober 2018 sampai Januari 2019. Jumlah sampel adalah 44 orang di bagi menjadi 2 kelompok, yaitu pertama 22 orang ibu yang melakukan senam hamil dan 22 orang ibu yang tidak melakukan senam hamil. Pengambilan sampel dengan consecutive sampling. Analisis data menggunakan system komputerisasi dengan uji independent t-test. Hasil penelitian didapatkan rerata jumlah perdarahan pada ibu yang senam hamil 489,18 cc dan pada ibu yang tidak senam hamil 501,86 cc. Tidak terdapat perbedaan jumlah perdarahan pada ibu yang melakukan dan tidak melakukan senam hamil dengan nilai (p=0,786).
Perbandingan Profil Lipid pada Daerah Terpapar dan Tidak Terpapar Emisi PT Semen Padang Chicamy, Yoshie Anto; Yaswir, Rismawati; Husni, Husni
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri semen menghasilkan polutan udara yang berbahaya bagi kesehatan. Polutan seperti Particulate Matter (PM) dapat memengaruhi metabolisme lipid melalui mekanisme stres oksidatif, disfungsi endotel, dan inflamasi sehingga meningkatkan kadar kolesterol total, kolesterol low density lipoprotein (LDL), trigliserida, dan penurunan kolesterol high density lipoprotein (HDL). Tujuan penelitian ini adalah membandingkan profil lipid penduduk daerah terpapar dengan tidak terpapar emisi debu pabrik PT. Semen Padang. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan rancangan potong lintang terhadap profil lipid masyarakat yang tinggal di daerah terpapar dan daerah tidak terpapar emisi debu pabrik, mulai bulan Juni 2015 sampai September 2016. Analisis statistik menggunakan uji t terhadap data berdistribusi normal, dan uji Mann- Whitney terhadap data berdistribusi tidak normal. Bermakna secara statistik apabila nilai p < 0,05. Sampel penelitian sebanyak 96 orang pada daerah tepapar dan 93 orang pada daerah tidak terpapar. Rerata profil lipid pada daerah terpapar: kadar kolesterol total 177,7 ± 40,1, mg/dL, kolesterol LDL 107,9 ± 34,3 mg/dL, kolesterol HDL 50,7 ± 11,3 mg/dL dan trigliserida 95,9 ± 42,6mg/dL. Pada daerah tidak terpapar: kadar kolesterol total 187,7 ± 46,4, mg/dL, kolesterol LDL 118,5 ± 39,6 mg/dL, kolesterol HDL 48,7 ± 9,9 mg/dL dan trigliserida 100,9 ± 55,8 mg/dL. Profil lipid kedua kelompok tidak menunjukkan perbedaan bermakna (p>0,05). Tidak berbeda kadar profil lipid daerah terpapar dengan daerah tidak terpapar.
Gambaran Bakteri Penyebab Infeksi Pada Anak Berdasarkan Jenis Spesimen dan Pola Resistensinya di Laboratorium RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2014-2016 Novard, M. Fadila Arie; Suharti, Netti; Rasyid, Roslaili
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8 (2019): Supplement 2
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit infeksi merupakan masalah kesehatan masyarakat utama bagi negara maju dan berkembang. Salah satu penyebab infeksi adalah bakteri dan bisa menyerang berbagai sistem organ tubuh anak. Untuk mengobatinya digunakan antibiotik. Namun, dalam penggunaannya ditemukan resistensi antibiotik terhadap bakteri. Tujuan penelitian adalah mengetahui bakteri penyebab infeksi pada anak dan pola resistensinya dari berbagai spesimen tahun 2014-2016. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif restrospektif. Sampel penelitian adalah catatan hasil pemeriksaan kultur dari berbagai spesimen dan uji sensitivitas bakteri terhadap antibiotik pasien usia kurang dari 18 tahun di Laboratorium Mikrobiologi RSUP Dr. M. Djamil Padang periode 1 Januari 2014 – 31 Desember 2016. Dari hasil penelitian didapatkan bakteri penyebab infeksi pada anak dari spesimen darah adalah Klebsiella sp. Klebsiella sp. sensitif terhadap sulbaktam-sefoperazon (95%) dan netilmisin (86%), dan rata-rata sudah resisten terhadap asam nalidiksat (100%) dan eritromisin (95,7%). Pada spesimen feses dan urin ditemukan Escherichia coli. Pada spesimen feses, Escherichia coli sensitif terhadap sulbaktam-sefoperazon (97,7%) dan meropenem (95,7%), resisten terhadap eritromisin (98%) dan ampisilin (95,3%). Pada spesimen urin, Escherichia coli sensitif terhadap meropenem (86,9%) dan netilmisin (76,9%), resisten terhadap tetrasiklin (91,2%) dan amoksisilin (89,9%). Pada spesimen sputum ditemukan Klebsiella sp. Klebsiella sp. sensitif terhadap meropenem (84,2%) dan levofloksasin (76,9%), resisten terhadap sulfametroksazol-trimetroprim (100%) dan eritromisin (93,8%). Kesimpulan penelitian adalah bakteri yang paling banyak menjadi penyebab infeksi pada spesimen darah anak adalah Klebsiella sp. yang sensitif terhadap sulbaktam-sefoperazon dan resisten terhadap asam nalidiksat. Pada spesimen feses, Escherichia coli sensitif terhadap sulbaktam-sefoperazon dan resisten terhadap eritromisin. Pada spesimen urin, Escherichia coli sensitif terhadap meropenem dan resisten terhadap tetrasiklin. Pada spesimen sputum, Klebsiella sp. sensitif terhadap meropenem dan resisten terhadap sulfametroksazol-trimetroprim.
Pengaruh Pemberian Air Rendaman Rumput Fatimah (Anastatica Hierochuntica) Terhadap Kadar Hormon Oksitosin dan Hormon Prolaktin Pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Menyusui Perbandingan Safitri, Yunni; Afriwardi, Afriwardi; Yantri, Eny
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8 (2019): Supplement 1
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumput fatimah (Anastatica Hierochuntica) mengandung senyawa fitokimia seperti alkaloid, tanin, dan flavonoid yang merupakan bagian fitoestrogen. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pemberian air rendaman rumput fatimah (Anastatica Hierochuntica) terhadap hormon oksitosin dan hormon prolaktin pada tikus putih (Rattus Norvegicus) menyusui. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan desain Post-Tes Only Control Group. Jumlah sampel 32 tikus menyusui yang dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok kontrol dan 3 kelompok perlakukan P1, P2 dan P3 yang masing–masing diberi 10gr, 20gr dan 40gr rendaman Anastatica Hierochuntica. Penelitian dilakukan di Labor Farmasi dan Biomedik Universitas Andalas. Hormon oksitosin dan hormon prolaktin diukur dengan mengunakan metode ELISA. Uji statistik menggunakan uji Shapiro Wilk untuk mengetahui normalitas data, dilanjutkan One Way ANOVA dan untuk mengetahui perbedaan pada kelompok digunakan uji Multiple Comparisons (post hoc test) jenis Bonferroni. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan signifikan (p<0,05) kadar hormon oksitosin antara kelompok kontrol (56,604±10,907) dengan kelompok P2 (44,095±6,117). Pada hormon prolaktin juga berbeda secara bermakna (p<0,05) antara kelompok kontrol (11,794±1,633) dengan kelompok P3 (16,991±3,735). Terdapat perbedaan yang bermakna terhadap pemberian air rendaman rumput fatimah (Anastatica Hierochuntica) terhadap hormon oksitosin dan hormon prolaktin pada tikus putih (Rattus Norvegicus) menyusui.
Invasive Carcinoma Mammae dengan Metastasis Orbita, Tulang, dan Paru Avryna, Putri; Wahid, Irza; Fauzar, Fauzar
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8 (2019): Supplement 1
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Carcinoma mammae (kanker payudara) merupakan penyakit keganasan yang paling banyak terjadi pada wanita di negara berkembang dan merupakan penyebab kematian wanita kedua di Amerika Serikat.Pada tahun 2014, terdapat 232.000 kasus baru pada wanita di Amerika Serikat dan dengan angka kematian 40.000 jiwa. Invasive breast carcinoma paling banyak berasal dari epitel duktus dan lebih dari 75% merupakan invasive ductal carcinoma not otherwise specified (IDC-NOS). Angka kejadian metastasis orbita 2-9% dari semua kasus keganasan pada dewasa dan 8-10% berasal dari kanker payudara. Pada kasus ini, wanita 36 tahun datang dengan keluhan sesak napas dan terdapat benjolan pada mata kiri sejak 2 bulan yang lalu. Pasien telah dikenal menderita Ca Mammae dengan hasil biopsy jaringan ditemukan invasive carcinoma mammae of no special type (NST) Grade II sejak 1,5 tahun sebelumnya, namun menolak pengobatan dan kemoterapi. Saat ini telah terjadi metastasis di orbita, metastasis tulang dan paru. Pasien diberikan kemoterapi dengan regimen Carboplatin (AUC 6) dan Paclitaxel 170 mg/m2 dan mengalami perbaikan secara signifikan.

Page 1 of 89 | Total Record : 890