cover
Filter by Year
Articles
102
Articles
‚Äč
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA

Angriani, Andi Dian, Nursalam, Nursalam, Fuadah, Nurul, Baharuddin, Baharuddin

Auladuna Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah instrumen tes untuk mengukur kemampuan pemcahan masalah matematika dengan melihat prosedur pengembangan dan kualitas instumen tes pemecahan masalah matematika yang dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian research and development (R&D) yaitu pengembangan instrumen tes untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematika. Model pengembangan perangkat ini dikembangkan berdasarkan model Tessmer yaitu tipe formatif evaluation, yaitu: (1) tahap preliminary, (2) tahap self evaluation, (3) tahap prototyping (expert review, one to one, small group), dan (4) tahap field test. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTsN 1 Model Makassar yang berjumlah 36 orang siswa. Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan, diperoleh bahwa: (1) instrumen tes pemecahan masalah matematika sudah dikatakan ‚??valid‚?Ě karena berdasarkan hasil CVR yaitu 1 dan memenuhi kriteria yaitu ‚?•0,99 dan CVI yaitu 1 dengan kategori sangat sesuait atau berada pada kisaran 0,68-1,00 (2) instrumen tes pemecahan masalah matematika sudah dikatakan reliabel dengan nilai 0,732 dengan kategori tinggi, dan berada pada kisaran 0,600,2. Dengan demikina instrumen tes pemecahan matematika siswa memiliki kualitas yang baik.Abstrak:This study aims to produce a test instrument to measure the ability to solve mathematical problems by looking at the test instrument development procedures and the quality of the instuments of the mathematical problem solving test developed. The type of research used is research and development (R & D) research, namely the development of test instruments to measure the ability to solve mathematical problems. The development model of this device was developed based on Tessmer model that is formative evaluation type, namely: (1) preliminary stage, (2) self evaluation stage, (3) prototyping stage (expert review, one to one, small group), and (4) field test. The subjects of the experiment were VIII students of MTsN 1 Model Makassar which amounted to 36 students Based on the results of experiments conducted, it is found that: (1) math problem solving test instrument has been said "valid" because based on the CVR results are 1 and meet the criteria of ‚?•0.99 and CVI is 1 with a category sesuait or in the range 0 , 68-1,00 (2) mathematical problem-solving test instrument is said to be reliable with a value of 0.732 with high category, and is in the range of 0.60 0.2. With demikina test instrument of mathematical solving students have good quality.

PERBANDINGAN DIRECT INSTRUCTION DAN TANYA JAWAB TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PESERTA DIDIK KELAS II SD INPRES RAPPOKALLING 1 MAKASSAR

Umar, Muhammad Shabir, Rapi, Muh, Bostam, Itra

Auladuna Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman peserta didik yang diajar dengan menggunakan tanya jawab dan direct instruction, serta perbedaan kemampuan membaca pemahaman peserta didik dengan menerapkan direct instruction dan tanya jawab di kelas II SD Inpres Rappokalling 1 Makassar. Jenis penelitian ini adalah Quasi eksperimental dengan desain penelitian Nonequivalen Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas II SD Inpres Rappokalling 1 Makassar yang berjumlah 77 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling yaitu sebanyak 60 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes untuk mengukur kemampuan membaca pemahaman peserta didik berupa tes essay sebanyak 10 item. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis deskriptif diperoleh rata-rata kedua kelompok tersebut, yaitu kelas kontrol sebelum menerapkan metode tanya jawab diperoleh rata-rata 71,5 dan setelah menerapkan metode tanya jawab sebesar 79,56. Pada kelas eksperimen dengan menerapkan model direct instruction diperoleh rata-rata pretest sebesar 71,5 dan rata-rata posttest sebesar 81,2. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial diperoleh nilai thitung = 0,249 dan ttabel 1,671 dengan = 0,05, dengan demikian (thitung = 0,249 < ttabel 1,671 = 0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima, artinya tidak terdapat perbedaan antara penerapan direct instruction dan tanya jawab terhadap kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas II di SD Inpres Rappokalling 1 Makassar).Abstract The objectives of this study were to find out the students reading comprehension ability taught by using question-answer and direct instruction, and the difference in reading comprehension ability of students by applying direct instruction and question and answer of the second grade at SD Inpres Rappokalling 1 of Makassar. This type of research is Quasi experimental with research design Nonequivalent Control Group Design. The population of this study were all students of the second grade at SD Inpres Rappokalling 1 of Makassar around 77 people. The sampling technique used is random sampling, which is 60 people. The instrument used was a test to measure students reading comprehension in the form of 10 item essay tests. The data analysis technique used is descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis with t-test. Based on the results of the descriptive analysis the average of the two groups was obtained, namely the control class before applying the question and answer method obtained an average of 71.5 and after applying the question and answer method amounted to 79.56. In the experimental class by applying the direct instruction model the average pretest was 71.5 and the posttest average was 81.2. Based on the results of inferential statistical analysis, the value of tcount = 0.249 and ttable 1.671 with = 0.05, thus (t count = 0.249

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK

Munirah, Munirah, Ahmad Putri, Sri Sumyati

Auladuna Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap hasilbelajar matematika peserta didik kelas V SD Inpres Bontomanai Kota Makassar. Jenis penelitian adalah penelitian ex-postfacto, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitaif. Variabel bebasdalam penelitian ini adalah kecerdasan emosional sedangkan hasil belajar sebagai variabel terikat.Instrumen penelitian menggunakan skala kecerdasan emosional dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistika deskriptif dan analisis statistika inferensial dengan teknik analisis regresi sederhana.Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kecerdasan emosional peserta didik kelas V SD Inpres Bontomanai Kota Makassar berada pada kategori sedang dengan persentase 59,52%, sedangkan hasil belajar matematika peserta didik kelas V SD Inpres Bontomanai Kota Makassar berada pada kategori sedangdengan persentase71,43%. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa Persamaan regresi diperoleh Y= 87,818 + 0,02X. Dari hasil uji signifikan diperoleh nilai signifikan sebesar 0,985 dimana nilai signifikan  0,05 (0.985  0,05), dengan demikian diterima. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak ada pengaruh kecerdasan emosional terhadaphasil belajar matematika peserta didik kelas V SD Inpres Bontomanai Kota Makassar. ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of emotional intelligence (EQ) on the learning outcomes of students in the fifth grade of Inpres Bontomanai Elementary School of Makassar City. This type of research is ex-postfacto research, the approach used in this research is a quantitative approach. The independent variable in this study is emotional intelligence while learning outcomes as the dependent variable. Research instruments use the scale of emotional intelligence and documents. The data analysis technique used is descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis with simple regression analysis techniques. The results of the descriptive analysis showed that the emotional intelligence of students in grade V SD Inpres Bontomanai Makassar City was in the medium category with a percentage of 59.52%, while the mathematics learning outcomes of students in the fifth grade of SD Inpres Bontomanai Makassar City were in the medium category with a percentage of 71.43% . The inferential analysis results show that the regression equation obtained Y = 87,818 + 0,02X. From the significant test results obtained a significant value of 0.985 where significant values > 0.05 (0.985> 0.05), thus H0 is accepted. The conclusion of this study is that there is no effect of emotional intelligence on the learning outcomes of students in the fifth grade of Inpres Bontomanai Elementary School of Makassar City.ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap hasilbelajar matematika peserta didik kelas V SD Inpres Bontomanai Kota Makassar. Jenis penelitian adalah penelitian ex-postfacto, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitaif. Variabel bebasdalam penelitian ini adalah kecerdasan emosional sedangkan hasil belajar sebagai variabel terikat.Instrumen penelitian menggunakan skala kecerdasan emosional dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistika deskriptif dan analisis statistika inferensial dengan teknik analisis regresi sederhana.Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kecerdasan emosional peserta didik kelas V SD Inpres Bontomanai Kota Makassar berada pada kategori sedang dengan persentase 59,52%, sedangkan hasil belajar matematika peserta didik kelas V SD Inpres Bontomanai Kota Makassar berada pada kategori sedangdengan persentase71,43%. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa Persamaan regresi diperoleh Y= 87,818 + 0,02X. Dari hasil uji signifikan diperoleh nilai signifikan sebesar 0,985 dimana nilai signifikan  0,05 (0.985  0,05), dengan demikian diterima. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak ada pengaruh kecerdasan emosional terhadaphasil belajar matematika peserta didik kelas V SD Inpres Bontomanai Kota Makassar.

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA SDN EMMY SAELAN MAKASSAR

Yuliany, Nur

Auladuna Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa SDN Emmy Saelan Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis penelitian Quasi Experimental  dengan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non Equivalent Control Grup desaign. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis statistik nonparametrik. Hasil dari analisis deskriptif untuk motivasi belajar siswa dalam kategori Tinggi sebesar 53,75% dari 80 Siswa. Sedangkan hasil belajar matematika siswa SDN Emmy Saelan Makassar untuk interval nilai 7-7,4 dengan rata-rata sebesar  62,5%.  Hasil analisis statistik nonprametrik dimana  nilai koefisien korelasi evaluasi dengan motivasi versi Kendall adalah s Sebesar 0,522, sedangkan nilai koefisien korelasi menurut Spearman adalah sebesar 0,575. Dari perhitungan  nilai t hitung, dimana H0 adalah tidak ada pengaruh antara kedua variabel dan H1 adalah ada pengaruh antara kedua variable, t hitung > t tabel maka H0 ditolak.  Nilai t hitung (5,405 untuk Kendall dan 6,208 untuk Sperman > t tabel 2,326 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi Terdapat hubungan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa SDN Emmy Saelan Makassar. AbstractThe purpose of this study is to find out about  the motivation in learning mathematics influencing students learning outcomes at Emmy Saelan Elementary School of Makassar. This research is an experimental study with the type of Quasi Experimental research with the research design used in this study is the desaign Non Equivalent Control Group. The sampling technique used is random sampling. The research instruments used in data collection were questionnaires and documentation. The data analysis technique used was descriptive analysis and nonparametric statistical analysis. The results of the descriptive analysis for student motivation in the High category amounted to 53.75% of 80 Students. While the mathematics learning outcomes of students at the Emmy Saelan Elementary School in Makassar for intervals of grades 7-7.4 with an average of 62.5%. The results of nonprametric statistical analysis in which the evaluation correlation coefficient with the motivation of the Kendall version is s of 0.522, whereas the Spearman correlation coefficient value is 0.575. From the calculation of the value of t count, where H0 is no influence between the two variables and H1 is there is an influence between the two variables, t count> t table then H0 is rejected. The value of t count (5.405 for Kendall and 6.208 for Sperman> t table 2.326 then H0 is rejected and H1 is accepted. To sum up, there is a relationship between learning motivation towards the students learning outcomes at  Emmy Saelan Elementary School of Makassar.

KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA PADA DISCOVERY LEARNING PENDEKATAN RME BERDASARKAN GAYA BELAJAR SISWA KELAS V

Purwanti, Kristi Liani, Adriyani, Zuanita

Auladuna Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

AbstrakPembelajaran matematika perlu dirancang untuk mendorong siswa memiliki kemahiran matematis, seperti kemampuan pemahaman, komunikasi, koneksi, penalaran dan pemecahan masalah matematis. Kemampuan itu diperlukan supaya siswa dapat menerapkan dan memanfaatkan informasi matematika dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut sejalan dengan literasi matematika. Literasi matematika menurut OECD (2016), didefinisikan sebagai kapasitas untuk mengenal dan memahami peran matematika di dunia, memecahkan masalah matematika dalam berbagai konteks, menafsirkan pernyataan matematika, dan menerapkan matematika secara rasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan literasi matematika siswa ditinjau dari gaya belajar Kolb siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah dengan pembelajaran discovery learning pendekatan RME. Metode penelitian yang dipakai adalah kualitatif deskriptif. Adapun hasil dari penelitian adalah dilihat dari 7 indikator dalam literasi matematika bahwa gaya belajar siswa tipe accommodator lebih baik dibandingkan gaya belajar lainnya. Gaya belajar assimilator dan diverger kemampuan literasi matematika siswa hampir sama tetapi gaya belajar converger paling rendah dibandingkan dari assimilator dan diverger.AbstractMathematics learning needs to be designed to encourage students to have mathematical skills, such as the ability to understand, communicate, connect, reason and solve mathematical problems. Capability is needed so students can apply and utilize mathematical information in their daily lives. This is in line with mathematical literacy. Mathematical literacy according to the OECD (2016), is defined as the capacity to recognize and understand the role of mathematics in the world, solve mathematical problems in various contexts, interpret mathematical statements, and apply mathematics rationally. The purpose of this study was to determine the students' mathematical literacy skills in terms of Kolb's learning style of class V Ibtidaiyah Madrasas with discovery learning learning the RME approach. The research method used is descriptive qualitative. The results of the study are seen from 7 indicators in mathematical literacy that the accommodator type of student learning style is better than other learning styles. The assimilator learning style and the students' mathematical literacy abilities combined were similar but the lowest converger learning style was compared to the assimilator and diverger.

EFEKTIFITAS PENERAPAN METODE STRUCTURAL ANALITYCAL SYNTHETIC (SAS) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PESERTA DIDIK KELAS I MI NURUL ISLAMIYAH KEMANG

Sela, Nur, Baisa, Hidayah, Suhandi, Tjetjep

Auladuna Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penerapan metode Structural Analitycal Synthetic (SAS) dalam meningkatkan keterampilan membaca. Penelitian ini dilaksanakan di kelas I MI Nurul Islamiyah Kemang. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus setiap siklusnya terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan (plan), pelaksanaan (act), observasi (observe), dan refleksi (reflect). Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan tes, observasi dan dokumentasi yang dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Structural Analitycal Synthetic (SAS) efektif digunakan dalam pembelajaran membaca yang ditunjukkan oleh hasil observasi aktivitas guru dengan presentase siklus I = 65,28%, siklus II = 91,67%, dan siklus III = 100%. Hasil observasi aktivitas peserta didik dengan presentase siklus I = 74,44%, siklus II = 76,67%, dan siklus III 80%. Sementara peningkatan keterampilan membaca peserta didik diperoleh dari rata-rata hasil posttest, pra siklus = 68,14% dengan presentase ketuntasan 46,43%, siklus I = 77,53% dengan presentase ketuntasan 67,86%, siklus II = 87,11% dengan presentase ketuntasan 89,29%, dan siklus III = 91,39% dengan presentase ketuntasan 100% dari 28 peserta didik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode structural analitycal synthetic (SAS) efektif digunakan dan dapat meningkatkan keterampilan membaca peserta didik kelas I MI Nurul Islamiyah KemangAbstract The purpose of this study was to know the effectiveness of applying Structural Analitycal Synthetic (SAS) method in improving reading skill. This research was conducted in grade I MI Nurul Islamiyah Kemang. Research done cycle each cycle consist of four stages of planning, action, observation, and reflection. Data collection conducted using test, observations and documentations that are analyzed qualitatively and quantitatively. The result of research indicate that Stuctural Analitycal Synthetic (SAS) method is effective used in reading learning which shown trhough observation result of teacher activity with the percentage of cycle I = 65,28%, cycle II = 91,67%, and cycle III = 100%. Observation result of students activities with percentage of cycle I = 74,44%, cycle II = 76,67%, and cycle III = 80%. While improving students reading skills is derived from the average post test result, pre cycle = 68,14% with a percentage of completeness 46,43%, cycle I = 77,53% with a percentage of completeness 67,86%, cycle II = 87,11% with a percentage of completeness 89,29%, and cycle III = 91,39% with a percentage of completeness 100% from 28 students. Thus it can be concluded that the Stuctural Analitycal Synthetic (SAS) method is effectively used and can improve the reading skills of first grade students of MI Nurul Islamiyah Kemang. 

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS KONTEKSTUAL DENGAN STRATEGI RELATING, EXPERIENCING, APPLYING, COOPERATING, TRANSFERING (REACT) PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Halim, St. Nur Humairah, Darwis, Muhammad, Dassa, Awi

Auladuna Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis kontekstual dengan strategi relating, experiencing, applying, cooperating, transfering (REACT) pada siswa SD Inpres Karunrung Makassar dengan materi perbandingan dan skala yang meliputi buku siswa (BS), lembar kegiatan siswa (LKS), dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas Va SD Inpres Karunrung Makassar yang berjumlah 26 orang. Prosedur pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4D (define, design, develop, and disseminate). Hasil dari ujicoba terbatas menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dihasilkan telah bersifat praktis dan efektif. Hasil analisis data adalah siswa jadi lebih aktif dalam proses pembelajaran, guru dapat membimbing kelompok bekerja dan belajar, tingkat kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan kontekstual dan strategi REACT termasuk dalam kategori sangat tinggi, artinya penampilan guru dapat dipertahankan, skor rata-rata yang diperoleh siswa pada tes hasil belajar (THB) adalah 75,69 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 12,43, dimana 21 dari 26 siswa atau 80,77% memenuhi ketuntasan individu yang menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal tercapai dan pada umumnya siswa memberikan respon positif terhadap perangkat pembelajaran yang digunakan. Abstract This Research is research development (Research and Development) that aim to develop Tool of Mathematical Contextual-Based Learning with Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering (REACT) strategies at Students of Inpres Karunrung Makassar Elementary School to the subject comparison and scale that includes student books, student activity sheets, and lesson plan execution. This subject research is student of class of Va class in Inpres Karunrung Makassar Elementary School with students amount as 26 people. Development procedures used in this study is a model or models 4D (Define, Design, Develop, and Disseminate). The results of the limited trial showed that the mathematics learning was effective and practical. Result of data analysis are student become more active in the learning process, the teacher can guide the group to work and learn, the level of teacher ability in the lerning process by using contextual based learning with REACT strategy to a higher category, meaning that the teacher performance can be maintained, the average score obtained by students on achievement test is the ideal score of 75,69 from 100 with standard deviation 12,43, where 21 from 26 student or 80,77% of individuals who meet the exhaustiveness show that classical achieved, student responded positively to the learning device used generally. 

PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS V

Hapsari, Dyana Indri, Airlanda, Gamaliel Septian

Auladuna Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak:Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi belajar matematika melalui implementasi model pembelajaran berbasis proyek yaitu project based learning (PjBL) pada peserta didik kelas 5. Model PjBL adalah model pembelajaran yang bersifat kontekstual dengan menggunakan proyek sebagai media sehingga diharapkan dapat merubah cara belajar peserta didik secara mandiri dengan meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan action research (penelitian tindakan kelas) yang terdiri dari dua siklus. Model pembelajaran ini †dilakukan dengan langkah-langkah; merancang pertanyaan yang mendasar, menyusun rencana membuat perencanaan proyek, menjalankan kegiatan proyek, memantau perkembangan proyek, membuat penilaian terhadap proyek, mengevaluasi. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran PjBL telah terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar matematika peserta didik sebesar 8% yaitu 75% ada siklus 1 dan meningkat 83% pada siklus 2. Oleh karena itu, project based learning disarankan untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika.Abstract:This study aims to improve the motivation to learn mathematics through the application of project based learning (PjBL) models for the fifth grade students. The PjBL learning model is a contextual learning model using projects as media so that it is expected to change the way students learn independently by increasing the learning motivation and creativity of students. This research is an action research which consists of two cycles. The results showed that the PjBL learning model was carried out by steps; a) find basic questions, b) compile project plans, c) compile and carry out project activities, d) monitor project progress, e) assess project outcomes, f) evaluate experience. In this study it was found that the PjBL model has been shown to increase mathematics learning motivation by 8%, 75% in cycle 1 and increased 83% in cycle 2. Based on the results of the study, the implementation of project based learning can increase motivation to learn mathematics. Therefore, project based learning is recommended to be applied in mathematics learning.††

PENGARUH KECERDASAN VERBAL LINGUISTIK TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA

Halimah, Andi, Afiif, Ahmad, Ratu, Besse

Auladuna Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecerdasan verbal linguistik, untuk mengetahui hasil belajar bahasa Indonesia, dan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan verbal linguistik terhadap hasil belajar bahasa Indonesia peserta didik kelas V MIN Batu Pitumpanua Kabupaten Wajo. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, jenis penelitian ini adalah penelitian ex-postfacto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V MIN Batu Pitumpanua Kabupaten Wajo yang berjumlah 60 orang, sedangkan sampel penelitian adalah seluruh populasi yaitu peserta didik kelas V MIN Batu Pitumpanua Kabupaten Wajo. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kecerdasan verbal linguistik dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistika inferensial uji regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif, kecerdasan verbal linguistik diperoleh nilai rata-rata 86,9, diperoleh nilai terendah 57, dan nilai tertinggi 102 dan berada pada kategori sedang dengan persentase 55%. Hasil belajar bahasa Indonesia diperoleh nilai rata-rata 88,7, nilai terendah 80, dan nilai tertinggi 95 dan berada pada kategori tinggi dengan persentase 53,3%. Adapun hasil analisis statistik inferensial dengan uji regresi sederhana diperoleh sig < őĪ (0,024 < 0,05). Hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh yang positif antara kecerdasan verbal linguistik terhadap hasil belajar peserta didik kelas V MIN Batu Pitumpanua Kabupaten Wajo.¬†AbstractThis study aims to determine verbal linguistic intelligence, to find out the results of learning Indonesian, and to determine the effect of linguistic verbal intelligence on the learning outcomes of Indonesian students in class V MIN Batu Pitumpanua Wajo Regency. This study is quantitative research, the type of research is ex-postfacto research. The population in this study were all students of class V MIN Batu Pitumpanua district Wajo, amounting to 60 people, while the study sample was the entire population, namely class V students of MIN Batu Pitumpanua, Wajo Regency. The instrument used in this study is the verbal intelligence linguistic scale and documentation. The data analysis technique used is descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis simple regression test. Based on the results of descriptive statistical analysis, linguistic verbal intelligence obtained an average value of 86.9, obtained the lowest value of 57, and the highest score of 102 and was in the medium category with a percentage of 55%. The results of learning Indonesian obtained an average value of 88.7, the lowest score was 80, and the highest score was 95 and was in the high category with a percentage of 53.3%. The results of inferential statistical analysis with a simple regression test are obtained sig <őĪ (0.024 <0.05). This means that Ho is rejected and Ha is accepted, which means there is a positive influence between linguistic verbal intelligence on learning outcomes of class V students of MIN Batu Pitumpanua, Wajo Regency.

PENGGUNAAN ALAT PERAGA DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA MATERI PECAHAN PADA SISWA KELAS V

Mustamin, St. Hasmiah

Auladuna Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan alat peraga dalam mengatasi kesulitan belajar matematika materi pecahan pada siswa kelas V SD Negeri IKIP 1 Makassar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket, dokumentasi, dan wawancara, jumlah sampel sebanyak 45 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk memperoleh informasi tentang persepsi siswa terhadap peranan alat peraga dalam pembelajaran matematika materi pecahan. Hasil penelitian diperoleh bahwa, (1) rata-rata siswa kelas V SD Negeri IKIP 1 Makassar setuju jika alat peraga mempunyai peranan dalam pembelajaran matematika materi pecahan, (2) persentase skor tingkat kesulitan siswa kelas V SD Negeri IKIP 1 Makassar dalam menyelesaikan soal-soal pecahan sebelum menggunakan alat peraga sebanyak 60%¬† siswa sulit menyelesaikan soal-soal pecahan dan setelah menggunakan alat peraga sebanyak 64,44% siswa dengan mudah menyelesaikan soal-soal pecahan.AbstractThe study was aimed at determining the use of teaching media in overcoming the mathematical learning difficulties of fractions at the fifth grade students of IKIP 1 Makassar State Elementary School. The study was descriptive research by employing tests, questionnaires, documentation, and interviews as data collection techniques, a total sample of 45 students. Descriptive analysis was utilized to obtain information on students‚?? perceptions of the role of teaching media in mathematical learning of fraction materials. The results of the study obtained, that: (1) the fifth grade students of IKIP 1 Makassar State Elementary School on the average agreed that the teaching media had a role in the mathematical learning of fractional material, (2) the percentage score of the difficulty level of the fifth grade students of IKIP 1 Makassar State Elementary School in overcoming the fraction problems before using the teaching media was 60% and 64.44% of students found it difficult and easy to solve fractionquestions respectively.¬†