cover
Filter by Year
Articles
23
Articles
MODEL SM2CL UNTUK PEMBELAJARAN BIOLOGI YANG INOVATIF

Mustami, Muh Khalifah ( Dosen Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar )

Jurnal Biotek Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL 22 Desember 2015
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7248.212 KB)

Abstract

     Saat ini kita sedang menghadapi pasar bebas Asia Tenggara yang dikenal dengan sebutan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Perlu disadari bahwa MEA membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dengan daya saing yang tinggi dan kematangan mental. Dunia pendidikan kita juga dihadapkan pada suatu   tantangan yaitu era pengetahuan (knowledge era). Oleh karena itu, tujuan pendidikan dan pembelajaran hendaknya bermuara pada pemenuhan keterampilan intelektual   pebelajar, agar kelak dapat berasimilasi dengan era pengetahuan. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, perlu mewujudkan tugas yang terpenting dalam mengajar yaitu membantu siswa berpikir.     Salah satu keterampilan intelektual yang perlu diberikan kepada pebelajar adalah keterampilan  mengembangkan  daya  cipta  atau  pemikiran  kreatif  agar  ia  menjadi individu yang kreatif. Model SM2CL sebagai model pembelajaran yang menggabungkan synectics (aktivitas analogi), mind map (peta pikiran), dan cooperative learning (pembelajaran kelompok kecil) sudah teruji efektivitasnya dalam pembelajaran.     Pembelajaran IPA, khususnya pembelajaran biologi sejatinya selalu dikembangkan untuk menghasilkan model-model pembelajaran yang inovatif. Dengan demikian, harapan akan pebelajar yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi  bisa tercapai yang pada gilirannya pebelajar dapat berasimilasi dengan MEA dan knowledge era. SM2CL merupakan salah satu hasil pengembangan model pembelajan yang efektif meningkatkan  kemampuan berpikir kreatif, sikap kreatif, dan penguasaan materi pelajaran pada pebelajar.

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA POWER POINT PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN DI KELAS XI IPA2 SMA NEGERI 14 MAKASSAR

Taufiq, Ainul Uyuni

Jurnal Biotek Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL 22 Desember 2015
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7248.307 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar kognitif siswa dengan menggunakan media Power Point. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA2      SMA  Negeri  14  Makassar  semester  genap  tahun  pelajaran  2011/2012 dengan jumlah siswa 39 orang. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini terdiri atas 2 siklus, setiap siklus terdiri atas 2 kali pertemuan. Data diperoleh dengan menggunakan instrumen lembar observasi untuk aktivitas belajar dan instrumen tes hasil belajar untuk hasil belajar kognitif siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan  menggunakan  analisis  deskriptif.  Hasil  penelitian  dari  siklus  I  ke siklus II menunjukkan bahwa aktivitas siswa meningkat dan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II juga mengalami peningkatan. Dimana untuk hasil belajar kognitif  peningkatan persentase siswa yang tuntas dari siklus I 51,28% menjadi 87,18% pada siklus II.  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan  bahwa melalui penggunaan media Power Point dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar kognitif siswa kelas XI IPA2   SMA Negeri 14 Makassar. 

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROBLEM POSING DAN METODE INSIDE OUTSIDE CICRLE (IOC) PADA POKOK MATERI SISTEM PENCERNAAN KELAS XI SMA YAPIP SUNGGUMINASA GOWA

Hamansah, Hamansah ( Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar ) , Syamsiah, Syamsiah ( Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar )

Jurnal Biotek Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Biotek
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.288 KB)

Abstract

Problems of this study were (1) How do the results portrayed study biology that used the Problem Posing in class XI SMA Yapip IPA_1 SungguminasaGowa on the material digestive system? (2) How the results portrayed study biology that used the Inside Outside Circle (IOC) in class XI IPA2 SMA Yapip Sungguminasa Gowa on the material digestive system? (3) Are there differences in learning outcomes biology using the method of Problem Posing Methods Inside Outside Circle (IOC) and the students of class XI and class XI IPA1 IPA 2 SMA YapipSungguminasaGowa on the material digestive system? (1) To know the description of learning outcomes biology group using the method of Problem Posing (2) To know the description of learning outcomes biology group that used the Inside Outside Circle (IOC) (3) To determine differences in learning outcomes biology between groups using the method of Problem Posing and Method of Inside Outside Circle (IOC).This type of research is experimental. The study population was all students of class XI SMA Yapip Sungguminasa Gowa 2013-2014 school year totaling 110 students, divided into three classes. Samples were taken by simple random sampling method; the experiment was elected to class XI IPA 1 as much as 31 student elected as the control class is the class XI IPA 2 as many as 31 students. The study design used is ekspereimen-control. Data collection techniques using test instruments in the form of essay amounted to 10 numbers. Techniques of data analysis was done using descriptive and inferential analysis. Previously defined significance is = 0.05. After treatment in both the experimental group and the control class descriptive statistical analysis of the results obtained by the average result of learning biology experimental group = 75 whereas the average rat study results control class = 62. The results of inferential analysis of data using t test showed that the values obtained t_hitung = 10.74 and the value of T_ (table) amounted = 2.02 in the sense that the value t_hitung> than the value of T_ (table) or (10.74> 2.02), so it can be concluded that H_O rejected and the diterima.hal H_1 shows that there is a significant difference to the learning outcomes of students in biology teaching by using the method of Problem Posing higher than students in teaching by using Method Inside Outside Cicrcle (IOC).

PENGEMBANGAN PERANGKAT PENILAIAN PSIKOMOTORIK PADA PESERTA DIDIK

Nur, Sri Mukminati

Jurnal Biotek Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Biotek
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.401 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perangkat penilaian psikomotorik ditinjau dari kepraktisan. Penelitian ini adalah pengembangan perangkat dengan menggunakan model riset pengembangan tipe formatif research. Pada penelitian menggunakan satu kelas sebagai subjek penelitian dan satu kelas ujicoba small group dimana jumlah siswa pada small group hanya 20 peserta didik sedangkan pada subjek penelitian terdiri atas 40 peserta didik. Instrumen penelitian berupa lembar validasi instrumen, angket respon guru, lembar instrumen keterlaksanaan dan kepraktisan lembar kerja siswa dan tugas kinerja siswa. Lembar validasi instrumen digunakan untuk memperoleh data tentang kevalidan instrumen, angket respon guru untuk memperoleh data kepraktisan tentang penggunaan perangkat penilaian kinerja, instrumen keterlaksanaan dan keterlayakan untuk memperoleh data kepraktisan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat penilaian kinerja peserta didik pada materi pokok sistem ekskresi telah memenuhi kriteria kualitas perangkat pembelajaran, yaitu: kepraktisan, analisis keterlaksanaan perangkat penilaian kinerja diperoleh rata-rata total 3,5 berada pada kategori “sebagian besar terlaksana” (3,5 ≤ T ≥ 4,5) dan penilaian kelayakan perangkat penilaian kinerja 3,75 berada pada kategori “sangat layak”  Kesimpulan Pengembangan perangkat penilaian kinerja peserta didik pada materi pokok sistem ekskresi dengan model pengembangan tipe formatif research dengan tiga tahap yaitu: 1) self evaluation 2) prototyping 3) field test dan perangkat ini memenuhi kriteria kepraktisan

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN REINFORCEMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA SMPN 1 BONGGAKARADENG TANA TORAJA PADA MATERI BERBAGAI SISTEM DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

Isnada, Isnada ( Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar )

Jurnal Biotek Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Biotek
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.395 KB)

Abstract

This study aimed to determine students learning outcome biology using model Reinforcement. This study is classified as a type of quasi-experimental study aimed to look at the effect of reinforcement in improving student learning outcomes in the subject of Biology subjects understand the different systems in the human life. Quasi-experimental research methods using models contol nonequivalent group design. Based on the results of research in the field, shows that the administration of reinforcement (reinforcement) can significantly improve student learning outcomes of the acquisition value of the average (mean) of 47.17 pretest and post-test gain of 86.33.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SURVEY QUESTION READ REFLECT RECITE REVIEW (SQ4R) DENGAN METODE TALKING STICK TERHADAP KETERAMPILAN METAKOGNISI DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA SMAN 9 MAKASSAR

Rasjid, Yusniar

Jurnal Biotek Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Biotek
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.388 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh model pembelajaran SQ4R dengan metode Talking Stick terhadap keterampilan metakognisi siswa SMA 09 Makassar; (2) pengaruh model pembelajaran SQ4R dengan metode Talking Stick terhadap hasil belajar biologi SMA 09 Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian ekperimen semu (Quasi Eksperimen) menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMAN 9 Makassar tahun ajaran 2012-2013. Pemilihan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan rubrik MAD untuk mengukur keterampilan metakognisi siswa dan tes hasil belajar berbentuk uraian untuk mengukur hasil belajar biologi siswa. Data analisis secara deskiptif dan inferensial (statistik anakova dengan bantuan program SPSS 20,0 for Windows, dilakukan dengan taraf signifikansi 5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ada pengaruh signifikan model pembelajaran SQ4R dengan metode Talking Stick terhadap keterampilan metakognisi siswa, (2) Ada pengaruh signifikan model pembelajaran SQ4R dengan metode Talking Stick terhadap hasil belajar biologi siswa.

ANALISIS HIDRO-OSEANOGRAFI UNTUK BUDIDAYA TIRAM MUTIARA DI PERAIRAN BAUBAU

Jamilah, Jamilah ( Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar )

Jurnal Biotek Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Biotek
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.852 KB)

Abstract

Community activities to perform, especially marine aquaculture farming pearl oysters around Baubau municipal waters has increased. This study aims to analyze (1). hydro-oceanographic factors for the suitability of the development of pearl oyster farming in the waters of the city of Baubau, Southeast Sulawesi (2). The capacity of the land and the production capability of land for the development of pearl oyster farming based on changes in hydro oceanographic parameters. The method used is the exploratory study using survey methods and direct measurements in the field. Data were analyzed descriptively reported in the form of Tables and Figures. The results showed that after a through analysis of hydro oseangrafi waters of Baubau then obtained the appropriate areas suitable for cultivation and pearl oyster 512.31 hectares with a capacity of 409.85 hectares of land available. pearl oyster cultivation of 40 985 units with production forecast 4391.23 tons / year or as much as 133,434.80 grains / year.

PENGEMBANGAN TES KOGNITIF BERBASIS REVISI TAKSONOMI BLOOM PADA MATERI SISTEMREPRODUKSI UNTUK SISWA SMA

Taufiq, Ainul Uyuni ( Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar )

Jurnal Biotek Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Biotek
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.777 KB)

Abstract

This study aims to determine the quality of the test device was developed. In terms of the quality of test validity, reliability, difficulty level , determinant indeks, and effectiveness of distractors.This study used a qualitative approach to the development of research methods. Development of procedures to implement the software development model 4-D which consists of phases define, design, develop and dessiminate. The data were obtained through two criteria: (1) the validity of the data obtained through experts assessment, (2) item validity data, reliability, difficulty level , determinant indeks, and effectiveness of distractors obtained through the test results of cognitive tests. Validity of the data obtained was analyzed mathematically and categorized based on the standards set, while item validity data, reliability, difficulty level, determinant indeks, and effectiveness of distractors analyzed with the help of Microsoft Excel 2007.Validation results showed that cognitive tests have very valid category with a value of 3.54 based on experts assessment. The next conducted trials to determine the quality of the cognitive tests. In terms of item validity, valid category (92% for type A, 92% for type B), not valid (8% for type A, 8% for type B). In terms of reliability, including in the category of reliable with values about 0,71 for type A and 0,74 for type B. In terms of difficulty level, easy category (30% for type A, 22% for type B), medium category (48% for type A, 65% for type B), difficult category (22% for type A, 13% for type B) . Determinant indeks, poor category (9% type A, 4% type B), satisfactory (35% type A, 31% type B), good (52% type A, 61% type B), excellent (4% type A, 4% type B). Effectiveness of distractors, effective category (87% type A, 91% type B), not effective category (13% type A, 9% type B) 

PENGARUH BENTUK PENILAIAN FORMATIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SETELAH MENGONTROL PENGETAHUAN AWAL SISWA

Ismail, Muh Ilyas ( Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar )

Jurnal Biotek Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Biotek
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.834 KB)

Abstract

This research aims at identifying the effect of formative assessment type towards the learning achievement of Natural Sciences. This study applied 2 x 2 factorial design experimental methods. The population of the research is all the fift grade students of elementary school number 03 and 05 of Rawamangun Eastern Jakarta, with 80 students as sample, implementing inferential statistic assessment with ANCOVA. The study concludes (1) having controlled the students prior knowledge, the learning achievement of Natural Sciences of the group, which is given essay test formative assessment is difference than the achievement of those with multiple choice test, (2) having controlled the students prior knowledge, the learning achievement of Natural Sciences of the group which is given essay test formative assessment is higher than the group in multiple choice tes.

PENGEMBANGAN PENUNTUN PRAKTIKUM BIOTEKNOLOGI KELAS XII IPA SMA NEGERI 1 BINAMU KAB. JENEPONTO

Al Muhajir, Muhammad

Jurnal Biotek Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Biotek
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.029 KB)

Abstract

Penelitian ini digolongkan sebagai jenis penelitian pengembangan yang difokuskan untuk mengembangkan perangkat penuntun praktikum Bioteknologi berbasis inkuiri berorientasi life skills. Model pengembangan perangkat yang digunakan mengacu pada 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Proses pengembangan pada tahap define dan design menghasilkan prototipe 1 perangkat pembelajaran (rencana pelaksanaan pembelajaran, penuntun praktikum Bioteknologi berbasis inkuiri berorientasi life skills). Pengembangan pada tahap develop, melakukan proses validasi yang menghasilkan prototipe 2 yang valid. 3. Pengembangan pada tahap disseminate, merupakan fase penyebaran perangkat yang telah ada, hasil dari tahap disseminate adalah prototipe final.Berdasarkan hasil uji coba di lapangan menunjukkan bahwa perangkat penuntun praktikum Bioteknologi berbasis inkuiri berorientasi life skills memenuhi kriteria efektif dengan indikator (1) hasil belajar memenuhi kriteria ketuntasan minimal yaitu 67 dengan ketuntasan klasikal sebesar 85% juga tercapai, (2) aktivitas siswa berada pada kategori terlaksana seluruhnya, (3) kemampuan guru mengelola kegiatan praktikum dan pembelajaran berada pada kategori tinggi dan (4) respon siswa berada pada kategori positif. Kesimpulan dari hasil penelitian ini berdasarkan penilaian ahli dan hasil uji coba menunjukkan bahwa perangkat penuntun praktikum Bioteknologi berbasis inkuiri berorientasi life skills memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektivan.