cover
Filter by Year
PUSTAKALOKA
ISSN : -     EISSN : -
Articles
125
Articles
Penggunaan Internet dalam Perpustakaan

Wibawanto, Alwan

Pustakaloka Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Internet merupakan sebuah alat yang berbentuk jaringan dengan sistem komunikasi global yang menghubungkan seluruh jaringan komputer di dunia sehingga segala informasi mudah untuk didapatkan. Begitupun,  kehadiran internet di perpustakaan akan sangat berguna dan bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan informasi pengguna secara cepat dan tepat tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Di lingkungan perguruan tinggi, keberadaannya semakin penting karena banyaknya ketersediaan bahan jenis digital dan proses transfer informasi di kalangan sivitas akademika dalam tingkat tertentu berubah karena produsen dan pengguna sudah saling terkoneksi melalui Internet. Tulisan ini membahas tentang pentingnya penggunaan internet di dalam dunia perpustakan karena saai ini sudak banyak koleksi yang berbentuk  digital.

Implementasi Knowledge Management di Perpustakaan dalam Membangun Koleksi Warisan Budaya Batik

Husna, Jazimatul

Pustakaloka Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tulisan ini dimaksudkan untuk menemukan peran  knowledge mananagement dalam membangun koleksi warisan budaya. Beberapa perpustakaan di Indonesia sudah memiliki inisiatif dalam pelestarian warisan budaya. Perpustakaan-perpustakaan yang mulai Membangun koleksi warisan budaya mereka. Perpustakaan terus memasukkan kesadaran warisan di antara masyarakat, dan mereka akan tahu tentang budaya mereka. Berbagai alasan melatar belakangi tulisan ini sebagai dasar pemikiran yang berguna untuk membuat sebuah pusat pengetahuan manajemen tentang khasanah budaya khusunya Batik, Peneletian ini membahas peran knowledge mananagement di perpustakaan. Sangat Penting, upaya-upaya dalam rangka mewujudkan fungsinya sebagai pelestari budaya semakin terasa dengan hadirnya beberapa layanan perpustakaan yang ingin mengusung sebuah informasi yang terkait dengan kekhasan dari ketentuan daerah tertentu. Perpustakaan juga dapat menjadi jembatan dan fasilitator untuk menciptakan, menyimpan, menyatukan, dan membagikan bahan pelestari batik, dan juga menjadi bahan yang kompetitif, efektif dan efisien untuk menciptakan batik.

Implementasi Proses Alih Media Pada Koleksi Langka/Kuno Balai Layanan Perpustakaan Ghratama Pustaka Yogyakarta

Nurillita, Fella Rizka

Pustakaloka Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji implementasi proses alih media pada koleksi langka/ kuno Balai Layanan Perpustakaan Ghratama Pustaka Yogyakarta. Seiring berkembangnya kemajuan teknologi yang pesat akan membawa kemudahan pada kehidupan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan informasi. Salah satunya tentu pemanfaatan produk digital sehingga mendorong dan memberikan inovasi pada koleksi langka/ kuno Balai Layanan Perpustakaan Ghratama Pustaka Yogyakarta untuk di alih mediakan. Dengan pemahaman bahwa proses alih media merupakan proses teknologi guna melestarikan khasanah bangsa dan melestarikan nilai informasi yang terkandung dalam bahan pustaka. Koleksi kuno/ langka merupakan koleksi yang berupa naskah asli tulisan tangan tentang kebudayaan maupun cerita yang bertuliskan huruf Indonesia, huruf Jawa kuno, maupun tulisan bahasa asing seperti bahasa Belanda. Koleksi kuno/ langka bertemakan kesehatan, arsip pemerintah, catatan perjuangan sebelum maupun sesudah kemerdekaan. Salah satu indikator proses alih media adalah dokumen bentuk fisik (kertas) menjadi bentuk elektronik untuk kemudian dapat dikelola menggunakan teknologi untuk kemudian dapat dikelola menggunakan teknologi informasi.

Media Sosial Wadah untuk Berbagai Pengetahuan Antar Perpustakaan Solo Raya

Saefullah, Rahmat Setiawan

Pustakaloka Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Perkembangan teknologi informasi berupa media sosial seperti WhatsApp, Facebook, Instagram dan Tweeter  membawa pengaruh positif terhadap penyebaran informasi dan pengetahuan yang semakin mudah. Hal ini juga dimanfaatkan oleh pustakawan daerah Solo Raya untuk saling berbagi pengetahuan tanpa harus bertemu secara langsung. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pendekatan kualitatif untuk mengetahui bagaimana penerapan media sosial pada perpustakaan daerah Solo Raya. Informasi penelitian didapatkan terutama melalui observasi dan wawancara terhadap pustakawan daerah Solo Raya. Menurut hasil wawancara pustakawan di perpustakaan daerah Solo Raya, media sosial yang paling populer digunakan untuk berbagi pengetahuan di kalangan pustakawan daerah Solo Raya adalah WhatsApp. Hal tersebut dikarenakan WhatsApp memiliki konten group yang sangat mudah digunakan. Kata kunci: knowledge sharing, media sosial, perpustakaan.

KONSEP DESAIN INTERIOR PERPUSTAKAAN UNTUK MENARIK MINAT KUNJUNG PEMUSTAKA

Rifauddin, Machsun, Halida, Arfin Nurma

Pustakaloka Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAKTren masyarakat modern saat ini lebih senang membaca, belajar, dan berkumpul, sambil nongkrong ditempat-tempat hiburan dibanding harus pergi ke perpustakaan. Disisi lain, saat ini diberbagai pusat perbelanjaan seperti mall dan tempat wisata telah banyak didirikan public space dengan konsep mini library. Salah satu alasan masyarakat lebih memilih tempat tersebut dibanding perpustakaan adalah desain interior yang menarik dan aspek kenyamananya. Perpustakaan diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan tren dan budaya masyarakat saat ini untuk menarik kembali minat pemustakanya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep desain interior perpustakaan baik secara teoritis maupun praktis berdasarkan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain interior merupakan bagian penting yang harus diperhatikan pengelola perpustakaan. Desain interior selain untuk menarik minat kunjung pemustaka juga dapat meningkatkan minat baca, membentuk citra positif perpustakaan, dan menumbuhkan kepuasan bagi pemustaka. Selain memperhatikan aspek estetika, desain interior sebuah perpustakaan tetap harus memperhatikan aspek fungsionalnya. Inovasi perpustakaan berkonsep Post-Modern Space dengan tambahan cafe dan lounge dapat diterapkan dalam perpustakaan modern dengan tetap memperhitungkan tata ruang, tata warna, pencahayaan, sirkulasi udara, dan tata suara.ABSTRACTModern society trends today prefer to read, study, and gather, while hanging out in places of entertainment rather than having to go to the library. On the other hand, currently in various shopping centers such as malls and tourist attractions have been established many public space with the concept of a mini library. One reason people prefer that place compared to the library is the attractive interior design and comfort aspects. Libraries are expected to adapt to the current trends and culture of society to reclaim the interests of its librarians. This study aims to explain the concept of library interior design both theoretically and practically based on literature review. The results showed that interior design is an important part that must be considered by library managers. Interior design in addition to attract visitors visit can also increase interest in reading, forming a positive image of the library, and foster satisfaction for pemustaka. In addition to considering the aesthetic aspect, the interior design of a library must still pay attention to its functional aspects. Post-Modern Space concept innovation with additional cafe and lounge can be applied in modern libraries while taking into account the layout, color, lighting, air circulation and sound system.

Implementasi Diseminasi Pengetahuan Islam Lokal Digital pada Perpustakaan PTKIN dan Dampaknya terhadap Pengembangan World Class Library

Arianto, Muhammad Solihin, Zulaikha, Sri Rohyanti

Pustakaloka Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pengetahuan Islam lokal dipahami sebagai pengetahuan yang dimiliki komunitas tertentu dan berkembang di geografis tertentu yang bersinggungan dan menyatu dengan nilai-nilai Islam. Pengetahuan lokal yang saling terintegrasi dengan Islam yang datang kemudian inilah yang memunculkan pengetahuan Islam yang bersifat lokal. Hasil penelitian mengenai perpustakaan perguruan tinggi Islam di Indonesia yang telah merintis pengembangan pengetahuan Islam lokal belum ditemukan hingga saat ini. Pada saat yang bersamaan, muncul keprihatinan karena keberadaan pengetahuan tersebut belum dirawat secara maksimal, bahkan masih banyak yang berserakan di berbagai tempat di sekitar perpustakaan tersebut berada. Beranjak dari kenyataan ini, salah satu institusi yang semestiya memberikan perhatian sungguh-sungguh atas nasib pengetahuan Islam lokal ini adalah PTKIN dengan memaksimalkan peran perpustakaannya untuk menghimpun dan mengelola pengetahuan tersebut. Untuk mengetahui bagaimana pengelolaan dan jangkauan akses atau diseminasi yang telah dilakukan perpustakaaan-perpustakaan UIN di PTKIN terkait dengan pengetahuan Islam lokal sehingga pengetahuan ini bisa dimanfaatkan masyarakat luas dengan cepat dan mudah melalui jaringan global, ada 11 Perpustakaan UIN di lingkungan PTKIN yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perpustakaan UIN tersebut belum mengimplementasikan pengelolaan pengetahuan Islam lokal sehingga diseminasi pengetahuan tersebut belum dilakukan. Bagaimanapun, terdapat tiga perpustakaan yang telah merencanakan pengelolaan pengetahuan Islam lokal yaitu Perpustakaan UIN Yogyakarta, Perpustakaan UIN Surabaya, dan Perpustakaan UIN Aceh. Karena belum ada satu pun perpustakaan UIN di lingkungan PTKIN yang diteliti menyediakan akses secara spesifik pada pengetahuan tersebut baik lewat jaringan lokal maupun akses jarak jauh, maka dampak pengelolaan pengetahuan Islam lokal digital terhadap pencapaian world class library belum diketahui secara pasti. Meskipun demikian, sebagian besar Perpustakaan UIN yang diteliti berkeyakinan bahwa pengelolaan pengetahuan Islam lokal dapat berdampat positif terhadap pencapaian internasionalisasi perpustakaan.

The Implementation of Portal Union Catalog Server Sulsellib Based On Senayan Library Management Systems (SLiMS)

Akbar, A. Khaidir, Azwar, Muhammad

Pustakaloka Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The research attempts to explain Portal Union Catalog Server (UCS) based on Senayan Library Management Systems (SLiMS) in South Sulawesi, Indonesia. Portal UCS becomes the media of technological information in developing cooperation among libraries in searching of the collection in South Sulawesi, Indonesia. This research principally aims to know the implementation of that portal, the obstacles it deals with, and the hope of SLiMS Community on Portal UCS Sulsellib. This research is basically included as a descriptive research using a qualitative approach. As regards to informants as the data sources of research, they are mainly some superintendents and users of Portal UCS Sulsellib. Some research shows that the implementation of Portal UCS Sulsellib can be very helpful for library users in accessing information of collection in various libraries in South Sulawesi because it is only through one door of the portal web of UCS Sulsellib. SLiMS community uses the technic of Waterfall model adapted from System Development Life Cycle (SDLC). The stages of applying this portal are based on waterfall model that is planning, analysis, display design, promotion, implementation, and maintenance. The hope is that this research can extensively upgrade the performance of Portal UCS Sulsellib so that it can be very helpful to explore a collection of information to be more effective and efficient. Besides, it will be used as references to renew the union catalog system.

Analisis Keinternasionalan Jurnal-Jurnal Keislaman PTKI

Syarifudin, Faisal

Pustakaloka Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The internationality of Al Jamiah, Studia Islamika and Journal of Indonesian Islam were analyzed based on country distribution of editors, country distribution of authors, international authors collaboration and international citation. A total of 240 articles were analyzed: 86 from al-Jamiah, 74 from Studia Islamika, and 80 from JII during the period of 2012-2016. For country distribution editors and authors, the three journals use editors from different countries which internationally represent Asia, Europe, America and Australia, where most of the editors come from Indonesia. Therefore, the contribution of global scholarship still has not reached 50% of each edition. Based on international collaboration, Al Jamiah published a little number of articles from collaboration by Indonesian and overseas authors, while Studia Islamika and Journal of Indonesian Islam had no contribution from international collaboration. International citation for all three journals are in balance during five years. They have not been much cited by authors who publish their writing globally. However, the citation may increase if international journals that cited them publish their latest edition in the future.

Knowledge Management di Perpustakaan Perguruan Tinggi

Haryanto, Haryanto

Pustakaloka Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Knowledge management atau manajemen pengetahuan di perpustakaan perguruan tinggi merupakan suatu sistem yang diaplikasikan karena kebutuhan akan suatu sistem manajemen informasi. Dalam karya ilmiah ini menyajikan kajian singkat kinerja perpustakaan perguruan tinggi berkaitan dengan implementasi knowledge management di perpustakaan perguruan tinggi. Pengkajian dilaksanakan secara deskriptif melalui kajian pustaka dan mengemukakan kinerja perpustakaan perguruan tinggi dalam knowledge manajemen. Hasil analisis, Pengetahuan yang dikaji perpustakaan perguruan tinggi dalam kaitannya dengan knowledge management meliputi: Pengetahuan manajemen perpustakaan, Pengetahuan terkait studi pemustaka, Pengetahuan tentang koleksi perpustakaan serta informasi di dalamnya dan Pengetahuan tentang fasilitas dan teknologi perpustakaan yang tersedia. Perpustakaan perguruan tinggi perlu berfokus pada pengembangan kemampuan dinamis (upgrade skills) sumberdayanya, untuk mempertahankan keunggulan kompetitif mereka agar tetap relevan dalam jangka waktu yang lebih lama. Implementasi Knowledge Management lebih dari sekedar sebuah proyek, keberhasilan penerapan knowledge management membutuhkan pandangan jauh ke depan dan perencanaan.

Open Access dan Perpustakaan Digital: Tantangan Perpustakaan dalam Mengelola Repository di Perguruan Tinggi

Hidayah, Nurrohmah, Saufa, Arina Faila

Pustakaloka Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kegiatan open access yang dilakukan di repository perpustakaan dan menjelaskan tantangan perpustakaan dalam mengembangkan kualitas repository. Salah satu indikator kualitas repository adalah adanya implementasi open access yang diterapkan dengan baik. Namun saat ini masih banyak perpustakaan yang belum menerapkan paradigma open access dengan benar sehingga banyak perpustakaan belum berani membuka informasi secara full text. Hal ini dikarenakan masih adanya kekhawatiran dengan praktik plagiarism ketika informasi tersebut dibuka secara full text. Oleh karena itu ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh pustakawan untuk mengembangkan kualitas repository, diantaranya; (1) Menghimbau kepada dosen pembimbing untuk meneliti dengan serius hasil karya mahasiswa, (2) Pustakawan harus menyaring (filtering) karya-karya penelitian yang akan dimasukkan ke dalam repository terkait konten, apakah karya tersebut asli atau plagiarism, (3) Pustakawan harus membantu menyadarkan kepada para peneliti dan mahasiswa di sekitar institusi untuk mempunyai moral yang baik sehingga dapat menulis karya ilmiah sesuai dengan kaidah yang berlaku, (4) Pustakawan harus selalu mengecek isi dan konten dari karya ilmiah sebelum diterbitkan sehingga karya ilmiah yang masuk merupakan karya yang berkualitas, dan (5) Pustakawan harus membuat kebijakan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang proses penerbitan karya ilmiah ke dalam repository.