cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23554061     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Program S-2 Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Lampung menerbitkan jurnal J-SIMBOL. Dalam J-SIMBOLdimuat artikel yang berisi tentang bahasa, sastra, dan pembelajarannya, baik artikel hasil penelitian dan/atau artikel bukan hasil penelitian.
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2014): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)" : 23 Documents clear
TEKS, KONTEKS, DAN KOGNISI SOSIAL WACANA BERTEMA PENDIDIKAN DALAM KOMPASIANA DAN IMPLIKASINYA Ningsih, Dewi Ratna; Rusminto, Nurlaksana Eko; Karomani, Karomani
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research discuss about text, context, and social cognition of education discourse in Kompasiana site, and its implication to Bahasa Indonesia learning in Senior High School.  The method used in this research is qualitative method with critical discourse analysis by Van Dijk. Based on the result of the research and discussion, text components in every discourse reveals the critical facts in society. Meanwhile, context denotes external component which affect text production process so the discourse become more conprehensive. Then, social cognition or social knowledge which becomes the framework of writer could emphasize the discourse result. The result of the research could be used as teaching material and text book.Penelitian ini mengaji tentang teks, konteks, dan kognisi sosial wacana bertema pendidikan dalam situs Kompasiana serta implikasi hasil penelitian pada pembelajaran bahasa di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan model analisis wacana kritis van Dijk. Hasil penelitian didapat sebagai berikut. Unsur-unsur teks yang terdapat dalam wacana yang telah dianalisis mengemukakan tentang proses kritik terhadap fenomena atau kejadian yang terjadi di masyarakat. Sementara, konteks yang merupakan hal-hal di luar teks yang memengaruhi proses produksi teks menjadi hal yang dapat memeperjelas teks yang ditulis oleh pembuat wacana. Selanjutnya, kognisi sosial atau pengetahun kemasyarakatan yang menjadi modal pembuat wacana dalam menulis juga menjadi hal yang memperkokoh substansi dari wacana. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar dan bahan bacaan.Kata kunci: analisis wacana kritis, kompasiana, van dijk.
ASPEK SOSIAL DALAM WACANA INTERAKSI KELAS PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Isbowo, Rudi; Rusminto, Nurlaksana Eko; Samhati, Siti
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of research are to describe and explain social aspect in the class interaction and in bahasa Indonesia lesson at the X IPA-1 of senior high school Sugar Group Central Lampung 2013/2014. The data is the discourse of conversation of the class interaction in bahasa Indonesia lesson which was described about social aspects as the improvement context at the tenth science a grade of senior high school Sugar Group. The result of research shown that there are social aspects in the class interaction discourse. The social aspects are: (1) social gap (very close, close, and far relation scale), (2) social status (high and low scale), (3) formality (formal and informal scale), (4) affective and reference function has found in the certain context and limited because the context is giving priority to formality in the learning process.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan aspek sosial dalam wacana interaksi kelas pada pelajaran bahasa Indonesia di kelas X IPA-1 SMA Sugar Group Lampung Tengah tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian berupa wacana percakapan lisan dalam interaksi kelas pada pelajaran bahasa Indonesia yang di dalamnya menggambarkan aspek sosial sebagai konteks pembangunnya di kelas X IPA-1 SMA Sugar Group. Hasil penelitian menunjukkan adanya aspek sosial dalam tuturan interaksi kelas. Aspek sosial yang memengaruhi tuturan interaksi kelas meliputi (1) jarak sosial (skala hubungan sangat dekat, cukup dekat dan cukup jauh), (2) status sosial (skala status sosial tinggi dan rendah), (3) formalitas (skala formal dan informal), (4) fungsi afektif dan referensial ditemukan pada konteks tertentu dan terbatas saja karena konteks tuturan lebih mengutamakan keformalan di dalam pembelajaran kelas.Kata kunci: aspek sosial, pembelajaran, wacana interaksi kelas.
INTERFERENSI MORFOLOGI BAHASA OGAN DALAM PEMAKAIAN BAHASA INDONESIA MURID SEKOLAH DASAR Rezki, Dewi Sri; Sutarsyah, Cucu; Rusminto, Nurlaksana Eko
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to describe the form of morphology interference in Bahasa Ogan through Bahasa Indonesia as communication language in school. The method used in this research is descriptive qualitative method. The data collecting technique used are observation technique, recording and taking note technique. The data analysis is done by interactive analysis, changing and broadening technique The result shows that there is bahasa Ogan interference through bahasa Indonesia. The form of interference consists of morphology interference in bahasa Ogan that is prefix {be-}, prefix {te-}, prefix {nge-}, prefix {ke-}, prefix {se-}, suffix interference is {-an}, confix interference {ke-/-an}, and other interference is phonem elemination, phonem change, word derivation interference, word relative name interference, and phrase interference.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk interferensi morfologi bahasa Ogan dalam pemakaian bahasa Indonesia sebagai bahasa komunikasi di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan teknik observasi, teknik rekam, dan catatan lapangan.Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif, dan teknik ganti dan perluas. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya interferensi bahasa Ogan terhadap bahasa Indonesia. Wujud interferensi meliputi interferensi morfologi bahasa Ogan yaitu Prefiks {be-}, prefiks {te-}, prefiks {nge-}, prefiks {ke-}, prefiks {se-}, interferensi sufiks {-an}, interferensi konfiks {ke-/-an} dan interferensi lainnya berupa penghilang fonem, perubahan fonem, interferensi kata dasar, interferensi kata sapaan kekerabatan, dan interferensi frasa.Kata kunci: bahasa ogan, interferensi, morfologi.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS BERBASIS NILAI-NILAI KARAKTER ISLAM UNTUK MTs Mujiono, Mujiono; Suyanto, Edi; Samhati, Siti
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to produce teaching writing materials based on Islamic values character to grade VIII students of MTs Hasanuddin, Bandar Lampung in the first semester.This study uses a model of Research and Development Research (RDR) with three main stages. The results of testing the effectiveness of the product in MTs Hasanudin  Bandar Lampung showed enhanching the quality of learning outcomes, the quality of learning, and the cultivation of Islamic  values character. The comparison of the average pretest and posttest scores showed obvious improvement, index gain analysis showed medium gain category, and through T-test with SPSS 7.0 resulted in a significant difference.The findings of this study are useful for teachers, students and MTs Hasanuddin as a material consideration in the preparation of the next curriculum.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar menulis berbasis nilai-nilai karakter Islam untuk MTs Hasanuddin Bandarlampung Kelas VIII Semester Ganjil. Penelitian ini menggunakan model Research and Development Research (RDR) dengan tiga tahapan utama. Hasil uji efektivitas produk di MTs Hasanuddin Bandarlampung menunjukkan peningkatkan kualitas hasil belajar, kualitas pembelajaran, dan penanaman nilai-nilai karakter Islam. Perbandingan rata-rata skor pretest dan posttest tampak nyata menunjukkan peningkatan, analisis indeks gain menunjukkan kategori sedang, dan melalui T-Test dengan SPSS 7.0 menghasilkan perbedaan yang signifikan. Temuan dalam penelitian ini berguna bagi guru, siswa, dan MTs Hasanuddin sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kurikulum selanjutnya. Kata kunci: bahan ajar, menulis, nilai-nilai karakter Islam. 
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DI SMA NEGERI 1 PURBOLINGGO KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Santoso, Joko; Tarmini, Wini; Samhati, Siti
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is subjected to describe the forms and causes of the code switching and code mixing at the environment of the SMA Negeri 1 Purbolinggo of east Lampung along with its implications in learning Bahasa and Sastra Indonesia. The method used in this research is qualitative descriptive. The result of the research shows that the code switching mostly happened in the form of the intern ones, from Javanese to Bahasa caused by the speaker‟s mother tongue language influences, Javanese. The code mixing ones in the form of Javanese words as a consequence of the linguistic factors. The code switching and code mixing are implicated existed in the teaching and learning process of Bahasa and Sastra Indonesia in the curriculum of 2013 SMA in the topic of the art of negotiation in entrepreneurship on text of the negotiation converted into a play.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk serta penyebab alih kode dan campur kode di lingkungan SMA Negeri 1 Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur dan implikasinya dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode yang paling banyak terjadi berupa alih kode intern dari bahasa Jawa ke bahasa Indonesia dengan penyebab yang paling mempengaruhi terjadinya alih kode adalah pengaruh dari penutur. Campur kode yang paling banyak terjadi berupa campur kode yang berbentuk kata dari bahasa Jawa dengan penyebab yang paling mempengaruhi terjadinya campur kode adalah faktor kebahasaan. Alih kode dan campur kode diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia terhadap kurikulum 2013 SMA pada topik seni bernegosiasi dalam kewirausahaan teks negosiasi yang dikonversi ke dalam bentuk dialog drama.Kata kunci: alih kode, campur kode, pembelajaran.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK PADA PESERTA DIDIK SMA Helmawati, Helmawati; Raja, Patuan; Samhati, Siti
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aims: 1) to increase lesson plan of writing ability; 2) to increase writing ability lesson proces; 3) to increase achievement of writing ability at students of tenth grade IIS I of SMA Negeri 6 Metro. This research was done by classroom action research approach. Result of this research shown that there is effort of teacher in increasing lesson planing and also increasing writing ability. Average score of writing ability at students of tenth grade IIS I at pre cycle was 65,9  at firt cycle was 71,1 second cycle was 74, 29 and third cycle was 85. It can be concluded that, this research result show that scientific approach can  increase students’ achievement of in writing ability at tenth grade of IIS I of SMA Negeri 6 Metro academic year 2014/2015.Penelitian ini bertujuan sebagai berikut: (1) untuk memperbaiki perencanaan pembelajaran keterampilan menulis; (2) untuk memperbaiki proses pembelajaran keterampilan menulis; (3) untuk meningkatkan prestasi belajar keterampilan menulis peserta didik kelas X IIS I  melalui pendekatan saintifik. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian ini, menunjukkan adanya perbaikan pada perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran keterampilan menulis, serta peningkatan kemampuan menulis  melalui pendekatan saintifik peserta didik kelas X IIS I SMA Negeri 6 Metro.  Nilai rata-rata kemampuan menulis peserta didik kelas X IIS I pada pratindakan 65,9, siklus satu 71,1, siklus dua 74,29, dan siklus tiga 85. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik dapat meningkatkan kemampuan menulis peserta didik.Kata kunci: menulis, pendekatan saintifik, peningkatan.   
IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM PEMBELAJARAN OLAHRAGA PADA SISWA KELAS XI SMA Kartika, Atik; Rusminto, Nurlaksana Eko; Widodo, Mulyanto
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted to describe conversational implicatures in sports education learning of the eleventh grade students of SMA Negeri 2 Bandar Lampung. The method used was a descriptive qualitative method. The results of this study indicate that (1) the dominant type of speech that is used to implicating directive speech act, (2) the use of verbal utterances in implicating show that between students and sports teacher have the knowledge and exercise good cooperation in understanding the form of verbal utterances, (3) the use of context in implicating play an important role to support the success of communication between students and the sports teacher, and (4) hearer’s perlocutions towards implicatures show that not all can be responded positively.Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan implikatur percakapan dalam pembelajaran olahraga pada siswa kelas XI SMA Negeri  2 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) jenis tuturan yang dominan digunakan untuk berimplikatur yaitu tindak tutur direktif, (2) penggunaan bentuk verbal tuturan dalam berimplikatur menunjukkan bahwa antara siswa dan guru olahraga memiliki pengetahuan dan kerja sama yang baik dalam pemahaman bentuk verbal tuturan tersebut, (3) Pemanfaatan konteks dalam berimplikatur berperan penting guna mendukung keberhasilan komunikasi antara siswa dan guru olahraga, dan (4) Perlokusi mitra tutur terhadap implikatur menunjukkan bahwa tidak semua implikatur dapat direspons dengan positif.Kata kunci: implikatur, olahraga, percakapan.
PANDANGAN DUNIA TOKOH MARGINAL NOVEL GADIS PANTAI DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN SASTRA Husnawan, Fathly; Fuad, Muhammad; Suyanto, Edi
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The issues discussed in this research was the marginal figure worldview over the novel of Gadis Pantai and implications towards learning literature. The purpose this study was to describe the worldview using a genetic structuralism approach and applying it towards learning literature in the 1st semester of grade IX in Senior High School. The data in this study were analyzed by reading the entire novel, marking, and classifying it based on the aspects of genetic structuralism. The data analyzed in this study show the results worldview that expresses the aspirations of marginalized social groups to deliver a critique of the practice of the arbitrariness of feudal and imperialist rulers. The implications of the novel of Gadis Pantai in learning literature was intended to be an instructional tool to analyze the intrinsic and extrinsic elements.      Masalah yang dibahas dalam penelitian ini yaitu pandangan dunia tokoh marginal dalam novel Gadis Pantai dan implikasinya terhadap pembelajaran sastra. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pandangan dunia dengan menggunakan pendekatan strukturalisme genetik dan mengimplikasikannya pada pembelajaran sastra di sekolah menengah atas (SMA) kelas XI semester 1. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan membaca keseluruhan isi novel, menandai, dan mengklasifikasikannya berdasarkan aspek strukturalisme genetik. Data yang dianalisis dalam penelitian ini menunjukkan hasil pandangan dunia yang mengekspresikan aspirasi golongan masyarakat marginal untuk menyampaikan sebuah kritik pada praktik kesewenang-wenangan penguasa yang feodalis dan imperialis. Pengimplikasian novel Gadis Pantai dalam pembelajaran sastra ditujukan untuk bahan ajar analisis unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsikKata kunci: novel, pandangan dunia, pembelajaran unsur-unsur sastra.
KOHERENSI WACANA JURNALISTIK SURAT KABAR RADAR LAMPUNG EDISI APRIL 2014 DAN IMPLIKASINYA Putri, Ayu Setiyo; Karomani, Karomani; Samhati, Siti
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aim to describe coherence of discourse the journalistic on April 2014 edition of Radar Lampung newspaper and its implication. The results showed that the text of the news in the newspapers Radar Lampung contains markers forming coherence in a discourse consisting of the addition or addition, series or sequence, pronomia, conjunctions, and means wholeness in a discourse. 11 types of addition or addition, three types of series or sequence, 5 types of pronouns, the personal pronoun, the pronoun instructions, owner pronouns, pronouns pen, indefinite pronouns, and means the integrity of the discourse, namely causal relationship, the means -purpose, means-results, the reason-result, the terms of the results. Implications of these results in the form of learning to write a coherent exposition text in basic competencies 4.2 Produce coherent texts according to the characteristics of the text that will be made either orally or in writing.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan koherensi wacana jurnalistik pada surat kabar Radar Lampung edisi April 2014 dan implikasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks berita pada surat kabar Radar Lampung mengandung pemarkah pembentuk koherensi dalam sebuah wacana yang terdiri atas penambahan atau adisi, seri atau rentetan, pronomia, konjungsi, dan sarana keutuhan dalam sebuah wacana. 11 jenis penambahan atau adisi, 3 jenis seri atau rentetan, 5 jenis pronomina, yaitu kata ganti orang, kata ganti petunjuk, kata ganti empunya, kata ganti penanya, kata ganti tak tentu, dan sarana keutuhan wacana, yaitu hubungan sebab-akibat, sarana-tujuan, sarana-hasil, alasan-akibat, syarat-hasil. Implikasi hasil penelitian ini berupa pembelajaran menulis teks eksposisi yang koheren dalam kompetensi dasar 4.2 Memproduksi teks yang koheren sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat baik secara lisan maupun tulisan.Kata kunci: jurnaistik, koherensi, wacana.
NILAI MORAL DALAM NOVEL SANG PENCERAH DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN SASTRA Patria, Andhika; Fuad, Muhammad; Karomani, Karomani
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the moral values in the novel Sang Pencerah and their implication for literature learning in high school. The method used in this research was a qualitative descriptive method using inter-textual approach. The results showed that the novel Sang Pencerah contains moral values, namely 1) moral values of the Almighty God, 2) moral values of oneself, 3) moral values of fellow human beings, 4) moral values to the environment, and 5) moral values to the nation. The moral values are related to the texts of the Quran and Hadith. The implication of this research is in the form of literature learning in high school by reviewing the KTSP (School-based Curriculum) syllabus especially Indonesian Language subject to the eleventh graders in high school.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam novel Sang Pencerah serta implikasinya pada pembelajaran Sastra di SMA. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan intertekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Sang Pencerah mengandung nilai moral, yaitu 1) nilai moral terhadap Tuhan Yang Maha Esa, 2) nilai moral terhadap diri sendiri, 3) nilai moral terhadap sesama manusia, 4) nilai moral terhadap lingkungan, dan 5) nilai moral terhadap bangsa. Nilai-nilai moral tersebut terkait dengan teks Alquran dan Hadis Nabi. Implikasi hasil penelitian ini berupa pembelajaran sastra Indonesia di SMA dengan meninjau silabus KTSP mata pelajaran bahasa Indonesia pada jenjang SMA kelas XI.Kata kunci: intertekstual, nilai moral, novel.

Page 1 of 3 | Total Record : 23