cover
Filter by Year
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -
Articles
119
Articles
Peningkatan Keterampilan Musikalisasi Puisi Berbasis Information And Communication Technology (ICT) Siswa Kelas IX

Hernawiah, Supu, Eko Rusminto, Nurlaksana, Suyanto, Edi

J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 (2019): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The purpose of this study was to describe planning, teaching and learning processes, and improving students' musicalization skills with ICT-based students in SMP Negeri 1 Sumberjaya academi year 2017/2018. The design used in this study was Class Action Research (CAR). The results showed an increase in learning planning with a score of 72.50% in the first cycle and increased by 90.00% in the second cycle. The implementation of learning shows results with an average of 69.00% in the first cycle, and 90.30% in the second cycle. ICT learning can increase the average of first cycle poetry musicalization skills 72.47; to 82.00 in the second cycle. There was an increase in completeness from 35 students in the pre-cycle 25.71%, up to 51.43% in the first cycle and 88.57% in the second cycle. on that cycle 80% of students have reached KKM and all indicators have been reached.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perencanaan, proses belajar mengajar, dan peningkatan keterampilan musikalisasi siswa dengan berbasis ICT pada siswa di SMP Negeri 1 Sumberjaya Tahun Pelajaran 2017/2018. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada perencanaan pembelajaran dengan skor 72,50% pada siklus pertama dan meningkat 90,00% pada siklus kedua. Pelaksanaan pembelajaran menunjukkan hasil dengan rata-rata 69,00% pada siklus pertama, dan 90,30% pada siklus kedua. Pembelajaran ICT dapat meningkatkan rata-rata keterampilan musikalisasi puisi siklus pertama 72,47; menjadi 82,00 pada siklus kedua. Terjadi peningkatan ketuntasan dari 35 siswa pada pra-siklus 25,71% naik menjadi 51,43% pada siklus pertama dan  88,57% pada siklus kedua.  Pada siklus tersebut 80%  siswa  sudah mencapai KKM dan semua indikator sudah tercapai.Kata kunci: musikalisasi puisi, aktivitas, motivasi,  ICT.

Proses Kreatif Isbedy Stiawan ZS dan Implikasinya Pada Pembelajaran Apresiasi Puisi

Angraini, Fitri, Angraini, Fitri, Suyanto, Edi, Munaris, Munaris

J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 (2018): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The current research are described Isbedy Stiawan ZS’ creative process, Isbedy Stiawan ZS’ sociology study, and the implication of was describing result toward poetry appreciation in college. research used qualitative descriptive. The primary data source is obtained directly from the research subject is Isbedy Stiawan. ZS, through the interview process. The Secondary data obtained from several books poetry. The research result shows Isbedy’s creative process through 2 stages namely Isbedy’s creative process through imagination and travel. In the sociology of Isbedy's authorship, there are three elements that  influence his work, namely livelihood, the intended society, and the sociology of the author. This research implies the results of the study into the fourth Basic Competency (BC 4), namely explaining the inner structure that forms poetry. The material that includes the competency are explained the inner structure in poetry. Penelitian ini adalah menggambarkan proses kreatif Isbedy Stiawan ZS, menggambarkan studi sosiologi Isbedy Stiawan ZS, dan menggambarkan implikasi dari hasil penelitian terhadap apresiasi puisi di perguruan tinggi. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data primer diperoleh langsung dari subjek penelitian adalah Isbedy Stiawan ZS melalui proses wawancara dan data sekunder diperoleh dari beberapa koleksi buku puisi oleh Isbedy Stiawan ZS mulai dari tahun 1984 hingga 2017. Hasil penelitian menunjukkan proses kreatif Isbedy melalui 2 tahap yaitu Isbedy proses kreatif melalui imajinasi dan perjalanan. Dalam sosiologi kepengarangan Isbedy, ada tiga elemen yang sangat mempengaruhi karyanya, yaitu mata pencaharian, masyarakat yang dituju, dan sosiologi penulis. Penelitian ini menyiratkan hasil penelitian ke dalam Kompetensi Dasar keempat (BC 4), yaitu menjelaskan struktur batin yang membentuk puisi. Rincian materi yang mencakup kompetensi dijelaskan struktur dalam (tema dan pesan) dalam puisi.Kata Kunci: Proses Kreatif, Pembelajaran, Apresiasi Puisi.

Media Pembelajaran Berbasis Webtoon Untuk Menafsirkan Pandangan Pengarang Dalam Novel

Suciati, Suciati, Sumarti, Sumarti, Sunarti, Iing

J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 (2018): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

this study is the development of webtoon-based literary learning media, the purpose of this study to produce media, test the feasibility of the media, and test the effectiveness of webtoon-based literary learning media to interpret the author's views in the novel Excuse Me, Kuala Mesuji Karya Fajar for class XII high school students. This study uses the Research and Development (R & D) method referring to the Borg and Gall model. The results of this study are (1) webtoon-based learning media with the title "Practical Tips for Interpreting the Viewer's Angle through the Webtoon", (2) webtoon media worthy of use as learning media to interpret the author's views according to the results of validation tests from experts, teachers , and peseta students, (3) the webtoon media proved to be effective in increasing students' learning abilities with the acquisition of an average value of pre test 65 and post test 88 with an average effectiveness of 0.71 with a high category. penelitian ini ialah pengembangan media pembelajaran sastra berbasis webtoon, tujuan penelitian ini untuk menghasilkan media, menguji kelayakan media, dan menguji efektivitas media pembelajaran sastra berbasis webtoon untuk menafsirkan pandangan pengarang dalam novel Maafkan Aku, Kuala Mesuji Karya Fajar untuk siswa SMA kelas XII. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R & D) mengacu pada model Borg and Gall. Hasil penelitian ini berupa (1) media pembelajaran berbasis webtoon dengan judul ”Kiat Praktis Menafsir Sudut Pandang Pengarang Melalui Webtoon”, (2) media webtoon layak digunakan sebagai media pembelajaran menafsir pandangan pengarang sesuai dengan hasil uji validasi dari para ahli, guru, maupun peseta didik, (3) media webtoon terbukti efektif meningkatkan kemampuan belajar siswa dengan perolehan nilai rata-rata pre test 65 dan post test  88 dengan efektivitas rata-rata 0,71 dengan kategori tinggi. Kata Kunci: media, webtoon, pandangan pengarang.

Pengembangan Bahan Ajar Sastra Berbasis Al Bayani Untuk Siswa Kelas XI SMA

Salviani, Mira, Widodo, Mulyanto, Samhati, Siti

J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 (2018): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The aim of this research is to develop literary teaching materials based on the Al Bayani model and test their feasibility in learning short stories in high senior schools. This research uses development through the Borg and Gall model. The procedures in this research are (1) preliminary research, (2) development of teaching materials, and (3) teaching materials or the products. The data sources in field trials were carried out in three schools, SMAS Tamansiswa, SMAN 17 and SMAN 9 Bandarlampung. Data analysis techniques are carried out by transferring quantitative and qualitative data. Quantitative data was qualitative data to obtain a  data description and conclusions. The results of this research can converted in to  "Al Bayani Model Based Literature Learning Module" was declared appropriate for use by students. The feasibility of the results of the trials average of 94.76% with the following: the answers by the teacher 96.18% and students (93.34%).Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar sastra berbasis model Al Bayani dan menguji kelayakannya dalam pembelajaran cerpen di kelas IX SMA. Penelitian ini bersifat pengembangan melalui model Borg and Gall. Prosedur yang dilakukan dalam penelitian ini adalah (1) penelitian pendahuluan, (2) pengembangan bahan ajar, dan (3) produk atau hasil bahan ajar. Sumber data pada uji coba lapangan dilakukan di tiga sekolah, yakni SMAS Tamansiswa, SMA Negeri 17, dan SMA Negeri 9 Bandarlampung. Teknik analisis data dilakukan dengan cara menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dikonversi ke data kualitatif untuk mendapatkan deskripsi data dan simpulan. Hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa “Modul Pembelajaran Sastra Berbasis Model Al Bayani” dinyatakan layak digunakan oleh siswa SMA. Kelayakan hasil uji coba, baik uji coba terbatas maupun uji coba luas didapat rerata 94,76% dengan rincian: penilaian oleh guru sebesar 96,18% dan siswa sebesar (93,34%). Kata kunci: pengembangan, modul, Al Bayani.     

Tindak Ilokusi Anak Delapan Tahun dan Pengembangannya Sebagai Bahan Ajar Analisis Wacana

Sulistiawati, Sulistiawati, Suyanto, Edi, Eko Rusminto, Nurlaksana

J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 (2018): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.954 KB)

Abstract

 This study aims to describe the illocutionary acts of eight-year-old child and it’s development as teaching materials for Discourse Analysis Course in higher education. The method used in this study was a descriptive qualitative method. The data sources in this study are the speeches of an eight-year-old child named Elmira Nisa Maharatu. The results show that illocutionary acts on the utterances of eight-year-olds were assertive, directive, commissive, and expressive. Illocutionary acts that dominate the speech were assertive illocutionary acts of expressing. Meanwhile, the speech modes used were literal direct mode, literal indirect mode, and indirect literal mode. Accordingly, the results of this study can be used as teaching materials in the Discourse Analysis Course.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak ilokusi anak usia delapan tahun dan pengembangannya sebagai bahan ajar mata kuliah Analisis Wacana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan anak berusia delapan tahun bernama Elmira Nisa Maharatu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak ilokusi pada tuturan anak usia delapan tahun adalah ilokusi asertif, direktif, komisif, dan ekspresif. Tindak ilokusi yang mendominasi tuturan anak usia delapan tahun adalah ilokusi asertif menyatakan. Modus tuturan yang digunakan oleh anak usia delapan tahun adalah modus langsung literal, modus tidak langsung literal, dan modus langsung tidak literal. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar dalam mata kuliah Analisis Wacana. Kata kunci: tindak ilokusi, anak delapan tahun, bahan ajar 

Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Berita Melalui Model Think Talk Write

Hermawan, Rudi, Eko Rusminto, Nurlaksana, Suyanto, Edi

J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 (2018): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.102 KB)

Abstract

The problem is low ability to write news texts of Class VIII of SMP N 16 Pesawaran on 2017/2018. The study aims (1) the learning plan, (2) the learning implementation, (3) the learning assessment and (4) improving learning through TTW model writing news texts. The results showed (1) the learning plan by TTW model in first cycle, RPP assessment results amounted 70.83 and second cycle 87.50 the category was very good; (2) learning implementation, the first cycle results process assessment 72.28 and the second cycle 87.78 the category is very good; (3) results of write ability news texts through TTW model can improve student learning, the first cycle obtained an average value of 71.83 and the second cycle obtained an average score of 87.17 with complete category; (4) learning activities, learning planning, learning implementation, and learning assessment resulted a significant increase.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan menulis teks berita siswa Kelas VIII SMP Negeri 16 Pesawaran Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) rencana pembelajaran, (2) pelaksanaan pembelajaran, (3) penilaian pembelajaran dan (4) peningkatan pembelajaran melalui model pembelajaran Think Talk Write menulis teks berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rencana  pembelajaran melalui model pembelajaran Think Talk Write pada siklus I, hasil nilai RPP sebesar  70,83 dan siklus II 87,50 kategori amat baik; (2) pelaksanaan pembelajaran, siklus I hasil penilaian proses  72,28 dan siklus II 87,78 kategori sangat baik; (3) hasil kemampuan menulis teks berita melalui model pembelajaran Think Talk Write  dapat meningkatkan hasil belajar siswa, siklus I memperoleh nilai rata-rata 71,83 dan siklus II memperoleh nilai rata-rata 87,17dengan kategori tuntas; (4) kegiatan pembelajaran secara keseluruhan, dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran  dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan yang signifikan. Kata kunci: think talk write, teks berita, hasil belajar.

Pengembangan Bahan Ajar Menulis Cerpen Dengan Model Pembelajaran (PJBL) Untuk Kelas Ix

Octafiona, Era, Suyanto, Edi, Fuad, Muhammad

J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 (2018): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This study aims (1) produce products in the form of short story textbook with (PjBL) models for grade IX, and (2) test and describe the feasibility of textbook writing short stories with (PjBL) models developed based on experts material, media, peers, and students.This research adapts development research Borg and Gall.This research was conducted at three schools in Bandar Lampung including Junior High School of 13, Junior High School of Baitul Jannah, and Junior High School of Global Madani in the academic year 2017/2018. (PjBL) models contained in this teaching material, among others, formulating basic questions, designing planning, scheduling, monitoring, testing results, and evaluating activities.The results of this study (1) produce teaching materials in the form of "Textbook Writing Short Story with (PjBL) Models", and (2) teaching materials as a whole are declared "Decent" based on research from material experts, media, practitioners, teachers, and students.Penelitian ini bertujuan (1) menghasilkan produk berupa buku teks menulis cerpen dengan model pembelajaran (PjBL) untuk kelas IX, dan (2) menguji serta mendeskripsikan kelayakan buku teks menulis cerpen dengan model pembelajaran (PjBL) yang dikembangkan berdasarkan ahli materi, media, teman sejawat,  dan siswa. Penelitian ini mengadaptasi penelitian pengembangan Borg and Gall. Penelitian ini dilaksanakan pada tiga sekolah di Bandar Lampung meliputi SMP Negeri 13, SMP IT Baitul Jannah, dan SMP IT Global Madani pada tahun ajaran 2017/2018. Model pembelajaran (PjBL) yang terdapat dalam bahan ajar ini, antara lain merumuskan pertanyaan-pertanyaan mendasar, mendesain perencanaan, menyusun jadwal, monitoring, menguji hasil, dan mengevaluasi kegiatan. Hasil penelitian ini (1) menghasilkan bahan ajar berupa “Buku Teks Menulis Cerpen Dengan Model Pembelajaran (PjBL)”, dan (2) bahan ajar secara keseluruhan dinyatakan “Layak” berdasarkan penelitian dari ahli materi, ahli media, praktisi, guru, dan siswa.  Kata Kunci: Buku Teks, Menulis Cerpen, (PjBL).  

Pengembangan LKPD Menulis Teks Cerita Fantasi Berbasis Metakognitif Peserta Didik Kelas VII

Tri Rahma Okta, Merina, Eko Rusminto, Nurlaksana, Munaris, Munaris

J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 (2018): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This research aims (1) to produce LKPD write text-based Fantasy Story Metacognitive, (2) to describe eligibility of  materials LKPD write text-based Fantasy Story Metacognitive developed based on material experts, media experts, practitioners, teachers and students. This research adapts development research according to Brog and Gall. This research was conducted at three schools, including: Junior High School of Global Madani Bandar Lampung, Junior High School of 13 Bandar Lampung, and  Junior High School of IT Baitul Jannah Bandar Lampung in the academic year 2017/2018. Metacognitive aspects contained in these materials include: planning skills, monitoring skills, and evaluation skill. The results of this research resulted (1)learning materials in the form of "LKPD write text-based Fantasy Story Metacognitive",(2) the learning materials overall expressed "very good or very decent" based on the assessment of material experts, media experts, practitioners, Indonesia language teachers, and students.Penelitian ini bertujuan (1) menghasilkan LKPD Menulis Teks Cerita Fantasi Berbasis Metakognitif, (2) mendeskripsikan kelayakan bahan ajar LKPD Menulis Teks Cerita Fantasi Berbasis Metakognitif yang dikembangkan berdasarkan ahli materi, ahli media, praktisi, guru dan siswa. Penelitian ini mengadaptasi penelitian pengembangan menurut Brog and Gall. Penelitian ini dilaksanakan pada tiga sekolah meliputi SMP Global Madani Bandar Lampung, SMP Negeri 13 Bandar Lampung, dan SMP IT Baitul Jannah Bandar Lampung pada tahun ajaran 2017/2018. Aspek metakognitif yang terdapat dalam bahan ajar ini, antara lain keterampilan perencanaan (planning skills), keterampilan pemantauan (monitoring skills), dan keterampilan penilaian (evaluation skills). Hasil penelitian ini (1) menghasilkan bahan ajar berupa “LKPD Menulis Teks Cerita Fantasi Berbasis Metakognitif”, (2) bahan ajar secara keseluruhan dinyatakan “Sangat Baik atau Sangat Layak” berdasarkan penilaian dari ahli materi, ahli media, praktisi, guru bahasa Indonesia, dan siswa.Kata Kunci: LKPD, Menulis Teks Cerita Fantasi, Metakognitif.

Ragam Bahasa Siswa Sma Dalam Berbalas Pantun Dan Pengembangan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) Sebagai Perangkat Ajar Untuk Memproduksi Pantun di SMA

Megawati, Megawati, Suyanto, Edi, Eko Rusminto, Nurlaksana

J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 (2018): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This study aimed to describe the variety of languages in rhyme responding to students of SMAN 9 Bandarlampung and the development of Independent Learning Activity Unit (UKBM) as a teaching tool for producing rhyming texts in high school. This research is used research and development methode and plus used a descriptive qualitative research and utilizes quantitative data as its support. The results of interviews with teachers and students in using the Independent Learning Activity Unit (UKBM) revealed that students were able to produce pantun texts with a variety of languages that varied after applying this UKBM to the text material of the XI class of high school students. This teaching tool is also actual, because independent learning activities unit is a small learning unit that is arranged sequentially from the easy one to the difficult one.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan ragam bahasa dalam berbalas pantun siswa SMAN 9 Bandarlampung dan pengembangan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) sebagai perangkat ajar untuk memproduksi teks pantun di SMA. Penelitian ini menggunakan model Research and Development (R&D) dan didukung penelitian deskriptif kualitatif serta memanfaatkan data kuantitatif sebagai pendukungnya. Hasil wawancara dengan guru dan siswa dalam menggunakan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) mengungkapkan bahwa siswa mampu memproduksi teks pantun dengan ragam bahasa yang bervariasi setelah menerapkan UKBM ini pada materi teks pantun kelas XI siswa SMA. Perangkat ajar ini ini juga bersifat aktual, karena UKBM merupakan satuan pelajaran yang kecil yang disusun secara berurutan dari yang mudah sampai ke yang sukar. Kata kunci: ragam bahasa, pantun, dan UKBM.   

Ketepatan Pelafalan Kluster Dan Deretan Konsonan Bahasa Indonesia Oleh Penutur Mandarin

Peishi, Ni, Sumarti, Sumarti, Eko Rusminto, Nurlaksana

J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 (2018): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The purposes of this research are to describe the accuracy of Indonesian cluster and consonant row pronounciations by Mandarian-speaking students. This research uses descriptive qualitative method. The data sources of this research were taken from Mandarin-speaking students who major in teaching of Chinese as a foreign language at Guangxi University for Nationalities. The results of this research show that the sounds of Indonesian which pronounced correctly are clusters fl[fl], sl[sl], fr[fr], sw[sw], sm[sm], sn[sn],st[st], and consonant rows mp[mp], nt[nt], ngk[ŋk], ns[ns], ngs[ŋs], st[st], ht[ht], hk[hk], hb[hb], mr[mr], ml[ml], lm[lm], gn[gn], np[np], gm[gm]; and which not pronounced correctly are clusters adalah pl[pl], bl[bl], kl[kl], gl[gl], pr[pr], br[br], tr[tr], dr[dr], kr[kr], sp[sp],  sk[sk], pt[pt], ts[ts], str[str], spr[spr], skr[skr], skl[skl], and consonant rows mb[mb], nd[nd], nc[ñc], nj[ñj], ngg[ŋg], rn[rn], rl[rl], rt[rt], rk[rk], rs[rs], rc[rc], kt[kt], ks[ks], kb[kb], kd[kd], kn[kn], ky[ky],  hsy[hš], bd[pd], hd[hd].Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketepatan pelafalan bunyi kluster dan deretan konsonan bahasa Indonesia oleh mahasiswa penutur bahasa Mandarin. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah mahasiswa penutur bahasa Mandarin yang menempuh pendidikan di jurusan pengajaran bahasa Mandarin sebagai bahasa asing di Guangxi University for Nationalities. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelafalan kluster bahasa Indonesia yang dilafalkan dengan tepat oleh penutur bahasa Mandarin adalah fl[fl], sl[sl], fr[fr], sw[sw], sm[sm], sn[sn],st[st], dan yang tidak tepat adalah pl[pl], bl[bl], kl[kl], gl[gl], pr[pr], br[br], tr[tr], dr[dr], kr[kr], sp[sp],  sk[sk], pt[pt], ts[ts], str[str], spr[spr], skr[skr], skl[skl], dan deretan konsonan bahasa Indonesia yang dilafalkan dengan tepat oleh penutur bahasa Mandarin adalah mp[mp], nt[nt], ngk[ŋk], ns[ns], ngs[ŋs], st[st], ht[ht], hk[hk], hb[hb], mr[mr], ml[ml], lm[lm], gn[gn], np[np], gm[gm], dan yang tidak tepat adalah mb[mb], nd[nd], nc[ñc], nj[ñj], ngg[ŋg], rn[rn], rl[rl], rt[rt], rk[rk], rs[rs], rc[rc], kt[kt], ks[ks], kb[kb], kd[kd], kn[kn], ky[ky],  hsy[hš], bd[pd], hd[hd]. Kata kunci: pelafalan, kluster bahasa Indonesia, deretan konsonan bahasa Indonesia