cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23554061     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Program S-2 Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Lampung menerbitkan jurnal J-SIMBOL. Dalam J-SIMBOLdimuat artikel yang berisi tentang bahasa, sastra, dan pembelajarannya, baik artikel hasil penelitian dan/atau artikel bukan hasil penelitian.
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
KETERBACAAN WACANA BUKU TEKS BAHASA INDONESIA “EKSPRESI DIRI DAN AKADEMIK” KELAS X Pane, Rosdiasari; Samhati, Siti; Suyanto, Edi
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 2 (2013): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The formulation of problem in this research is how is the grade of discourse legibility in Indonesian text book “Self and Academic Expression” for grade X through Closed Test. Research method which is used in this research is descriptive qualitative research. Technique of data analysis is using Closed Test. Data analysis is done by comparing students’ ability test result and closed test result measurement. Research result shows that the students who got score ≥ 61 was for about 23 students and the students who got score 44 – 60 was for about 17 students, and there was no students who got score ≤ 40. The average number of students’ score based on five discourses was 64,28. The discourse legibility of Indonesian text book “Self and Academic Expression” for grade X is categorized as high or easy to be understood by the X grade students.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran deskriptif mengenai keterbacaan wacana buku teks Bahasa Indonesia “Ekspresi Diri dan Akademik” untuk kelas X. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Teknik analisis data menggunakan teknik tes klose. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil belajar siswa dan hasil pengukuran tes klose. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang mendapat nilai ≥ 61 sebanyak 23, yang mendapat skor nilai 44–60 sebanyak 17, dan yang mendapat nilai ≤ 40 tidak ada. Rata-rata nilai siswa terhadap kelima wacana sebesar 64,28. Keterbacaan wacana buku teks Bahasa Indonesia “Ekspresi Diri dan Akademik” untuk kelas X tergolong wacana tinggi atau mudah dipahami oleh siswa kelas X.Kata kunci: buku teks, keterbacaan, tes klose, wacana.
PENGGUNAAN MEDIA KOMIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA Ezabella, Sriana; Suyanto, Edi; Fuad, Muhammad
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 2 (2013): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to increase the learning process and result of writing script of drama by using comic media at the students of SMAN 8 Bandar Lampung. The research is classroom action research which uses qualitative descriptive. Data collection uses the activities of teachers and students in learning process and students’ skill of writing script of drama by using comic media. The results show that the students’ skill in writing script of drama increase from cycle I (57 % ), cycle II ( 61,32 % ) to cycle III (74,1 %) the minimum mastery learning criteria 71. The students’ activity increase from cycle I 63,14 %, cycle II 70 % until cycle III 81,29%. It shows that the students learning activity more active. It is concluded that the use of comic media can increase of student’s skill and activity of writing script of drama, for the students of SMAN 8 Bandarlampung.Tujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar menulis naskah drama dengan menggunakan media komik siswa SMA Negeri 8 Bandarlampung. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif- kualitatif melalui pendekatan PTK ( penelitian tindakan kelas). Data yang diambil berupa aktivitas siswa dan guru selama proses pembelajaran dan kompetensi siswa dalam menulis naskah drama dengan menggunakan media komik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi siswa dalam menulis naskah drama meningkat dari siklus I 57%, siklus II 61.32 %,sampai siklus III mencapai 74,1 % dengan KKM 71. Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I rata-rata 63,14 %, siklus II menjadi 70%, sampai siklus III menjadi 81,29%. Hal ini menunjukan proses pembelajaran lebih aktif. Dapat disimpulkan penggunaan media komik dapat meningkatkan kompetensi dan aktivitas pembelajaran menulis naskah drama siswa SMA N 8 Bandar lampung.Kata kunci: media komik, menulis naskah drama, siswa.
TEKS, KONTEKS, DAN KOGNISI SOSIAL WACANA BERTEMA PENDIDIKAN DALAM KOMPASIANA DAN IMPLIKASINYA Ningsih, Dewi Ratna; Rusminto, Nurlaksana Eko; Karomani, Karomani
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research discuss about text, context, and social cognition of education discourse in Kompasiana site, and its implication to Bahasa Indonesia learning in Senior High School.  The method used in this research is qualitative method with critical discourse analysis by Van Dijk. Based on the result of the research and discussion, text components in every discourse reveals the critical facts in society. Meanwhile, context denotes external component which affect text production process so the discourse become more conprehensive. Then, social cognition or social knowledge which becomes the framework of writer could emphasize the discourse result. The result of the research could be used as teaching material and text book.Penelitian ini mengaji tentang teks, konteks, dan kognisi sosial wacana bertema pendidikan dalam situs Kompasiana serta implikasi hasil penelitian pada pembelajaran bahasa di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan model analisis wacana kritis van Dijk. Hasil penelitian didapat sebagai berikut. Unsur-unsur teks yang terdapat dalam wacana yang telah dianalisis mengemukakan tentang proses kritik terhadap fenomena atau kejadian yang terjadi di masyarakat. Sementara, konteks yang merupakan hal-hal di luar teks yang memengaruhi proses produksi teks menjadi hal yang dapat memeperjelas teks yang ditulis oleh pembuat wacana. Selanjutnya, kognisi sosial atau pengetahun kemasyarakatan yang menjadi modal pembuat wacana dalam menulis juga menjadi hal yang memperkokoh substansi dari wacana. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar dan bahan bacaan.Kata kunci: analisis wacana kritis, kompasiana, van dijk.
ASPEK SOSIAL DALAM WACANA INTERAKSI KELAS PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Isbowo, Rudi; Rusminto, Nurlaksana Eko; Samhati, Siti
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of research are to describe and explain social aspect in the class interaction and in bahasa Indonesia lesson at the X IPA-1 of senior high school Sugar Group Central Lampung 2013/2014. The data is the discourse of conversation of the class interaction in bahasa Indonesia lesson which was described about social aspects as the improvement context at the tenth science a grade of senior high school Sugar Group. The result of research shown that there are social aspects in the class interaction discourse. The social aspects are: (1) social gap (very close, close, and far relation scale), (2) social status (high and low scale), (3) formality (formal and informal scale), (4) affective and reference function has found in the certain context and limited because the context is giving priority to formality in the learning process.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan aspek sosial dalam wacana interaksi kelas pada pelajaran bahasa Indonesia di kelas X IPA-1 SMA Sugar Group Lampung Tengah tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian berupa wacana percakapan lisan dalam interaksi kelas pada pelajaran bahasa Indonesia yang di dalamnya menggambarkan aspek sosial sebagai konteks pembangunnya di kelas X IPA-1 SMA Sugar Group. Hasil penelitian menunjukkan adanya aspek sosial dalam tuturan interaksi kelas. Aspek sosial yang memengaruhi tuturan interaksi kelas meliputi (1) jarak sosial (skala hubungan sangat dekat, cukup dekat dan cukup jauh), (2) status sosial (skala status sosial tinggi dan rendah), (3) formalitas (skala formal dan informal), (4) fungsi afektif dan referensial ditemukan pada konteks tertentu dan terbatas saja karena konteks tuturan lebih mengutamakan keformalan di dalam pembelajaran kelas.Kata kunci: aspek sosial, pembelajaran, wacana interaksi kelas.
SIKAP BERBAHASA INDONESIA SISWA KELAS IX DAN IMPLIKASINYATERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA Fasila, Nur; Fuad, Muhammad; Widodo, Mulyanto
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Simbol (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the attitude and underlying factors is students language attitudes SMP Negeri 2 Gedongtataan, school year 2012/2013. The research design was descriptive qualitative. The data in this study were obtained through a questionnaire Linkert scale and doing observations and interviews. The results showed that a class IX student of SMP Negeri 2 Gedongtataan, school year 2012/2013 have a positive attitude in the Indonesian language. Students have a positive attitudes in using the Indonesian language because of students are accustomed  in using Indonesian  since they were child or before entering kindergarten and students know when and where the use of Indonesia, local language, and foreign language.The reflecting the overall attitude of speaking achievement of the objectives of language teaching. In addition, the results of this study are inputs for improvement process and evaluation in learning Indonesian.Penelitian  ini bertujuan mendeskripsikan sikap dan faktor-faktor penyebab sikap berbahasa siswa SMP Negeri 2 Gedongtataan, tahun pelajaran 2012/2013. Desain penelitian ini adalah  deskriptif  kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui angket skala Linkert serta melakukan pengamatan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas IX SMP Negeri 2 Gedongtataan, tahun pelajaran 2012/2013 memiliki sikap positif  dalam berbahasa Indonesia. Siswa memiliki sikap positif berbahasa Indonesia disebabkan  siswa terbiasa menggunakan bahasa Indonesia sejak kecil atau sebelum masuk taman kanak-kanak dan siswa tahu kapan dan di mana penggunaaan bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing. Hasil penelitian ini merupakan cerminan ketercapaian tujuan pengajaran bahasa Indonesia. Selain itu, hasil penelitian ini merupakan  bahan  masukan untuk perbaikan proses dan penilaian dalam pembelajaran bahasa Indonesia.Kata kunci: faktor pembentukan sikap, implikasi, pembelajaran bahasa, sikap berbahasa
INTERFERENSI MORFOLOGI BAHASA OGAN DALAM PEMAKAIAN BAHASA INDONESIA MURID SEKOLAH DASAR Rezki, Dewi Sri; Sutarsyah, Cucu; Rusminto, Nurlaksana Eko
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to describe the form of morphology interference in Bahasa Ogan through Bahasa Indonesia as communication language in school. The method used in this research is descriptive qualitative method. The data collecting technique used are observation technique, recording and taking note technique. The data analysis is done by interactive analysis, changing and broadening technique The result shows that there is bahasa Ogan interference through bahasa Indonesia. The form of interference consists of morphology interference in bahasa Ogan that is prefix {be-}, prefix {te-}, prefix {nge-}, prefix {ke-}, prefix {se-}, suffix interference is {-an}, confix interference {ke-/-an}, and other interference is phonem elemination, phonem change, word derivation interference, word relative name interference, and phrase interference.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk interferensi morfologi bahasa Ogan dalam pemakaian bahasa Indonesia sebagai bahasa komunikasi di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan teknik observasi, teknik rekam, dan catatan lapangan.Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif, dan teknik ganti dan perluas. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya interferensi bahasa Ogan terhadap bahasa Indonesia. Wujud interferensi meliputi interferensi morfologi bahasa Ogan yaitu Prefiks {be-}, prefiks {te-}, prefiks {nge-}, prefiks {ke-}, prefiks {se-}, interferensi sufiks {-an}, interferensi konfiks {ke-/-an} dan interferensi lainnya berupa penghilang fonem, perubahan fonem, interferensi kata dasar, interferensi kata sapaan kekerabatan, dan interferensi frasa.Kata kunci: bahasa ogan, interferensi, morfologi.
PEMBELAJARAN BERBICARA KOMPETENSI DASAR TEKS NEGOSIASI Sabila, Amy; Widodo, Mulyanto; Suyanto, Edi
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 2 (2013): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to describe the process and result of teaching speaking of negotiation text basic competence. This research used descriptive qualitative method. The research data was in form of teaching speaking in negotiation text basic competence. Data colecting technique used was observation, field report, record, and interview. Data analysis was conducted by reading teacher’s lesson plan, writing and observing the whole activities of teacher and students, analyzing the learning process, evaluating, identifiying and clarifying the data, also doing verification and triangulation. The result of this research showed that based on lesson planning instrument, the teacher’s lesson plan was appropriate. Based on teacher’s activity, the learning process was not appropriate but it was succesful according to students’ activity. Learning evaluation was conducted by using process and performance scoring technique which showed a possitive result.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran berbicara kompetensi dasar teks negosiasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa pembelajaran berbicara kompetensi dasar teks negosiasi. Teknik pengumpulan data dengan observasi, catatan lapangan, rekaman, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan membaca RPP guru, mencatat dan mengamati seluruh aktivitas guru dan siswa, menganalisis proses pembelajaran, mengevaluasi, mengidetifikasi dan mengklarifikasi data, serta melakukan verifikasi dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan RPP guru berdasarkan instrumen perencanaan pembelajaran sudah sesuai. Proses pembelajaran berbicara teks negosiasi dilihat dari aktivitas guru kurang sesuai, tetapi untuk aktivitas siswa berhasil dengan baik. Evaluasi pembelajaran yang dilakukan menggunakan teknik penilaian proses dan penilaian kinerja dan menunjukkan hasil yang baik  Kata kunci: kompetensi dasar, pembelajaran berbicara, teks negosiasi.
KEEFEKTIFAN MODEL INKUIRI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PARAGRAF ARGUMENTASI SMAN 1 WAYLIMA Ekowati, Sri Wahyuni; Suyanto, Edi; Samhati, Siti
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Simbol (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the difference between the ability of students’ writing the arguments paragraphs which follow inquiry models and the conventional learning, and determine the effect of the inquiry model learningin increasing the ability of students’ writing arguments paragraphs. This study is quasi- experimental conducted to the student in grade X of SMAN 1 Waylima, with a population of 68 respondent. The data collected through writing arguments test and the data analysis techniques used t-test. Based on the result, that there are significant difference in the ability of students’ writing the arguments paragraphs who followed of the inquiri model and conventional learning (t-table 2.899>2,040 t-value), and the effect of the inquiry model learning was better than conventional learning with mastery rasio of the minimum criteria complenteness 81,2%>53,1%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan menulis paragraf argumentatif siswa yang mengikuti pembelajaran model inkuiri dan model konvensional, dan mengetahui keefektifan model dalam meningkatkan kemampuan menulis paragraf argumentasi siswa. Penelitian ini bersifat eksperimen kuasi yang dilakukan pada siswa kelas X SMAN 1 Waylima, dengan populasi 68 responden. Data penelitian dikumpulkan melalui tes menulis argumentasi dengan teknik analisis data menggunakan t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menulis argumentasi siswa yang mengikuti pembelajaran inkuiri dan konvensional (t-tabel 2,899> t-hitung 2,040), dan penggunaan model inkuiri lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran konvensional dengan rasio pencapaian ketuntasan kriteria minimum 81,2% >53,1%.Kata kunci: efektivitas, inkuiri, menulis paragraf argumentasi.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS BERBASIS NILAI-NILAI KARAKTER ISLAM UNTUK MTs Mujiono, Mujiono; Suyanto, Edi; Samhati, Siti
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to produce teaching writing materials based on Islamic values character to grade VIII students of MTs Hasanuddin, Bandar Lampung in the first semester.This study uses a model of Research and Development Research (RDR) with three main stages. The results of testing the effectiveness of the product in MTs Hasanudin  Bandar Lampung showed enhanching the quality of learning outcomes, the quality of learning, and the cultivation of Islamic  values character. The comparison of the average pretest and posttest scores showed obvious improvement, index gain analysis showed medium gain category, and through T-test with SPSS 7.0 resulted in a significant difference.The findings of this study are useful for teachers, students and MTs Hasanuddin as a material consideration in the preparation of the next curriculum.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar menulis berbasis nilai-nilai karakter Islam untuk MTs Hasanuddin Bandarlampung Kelas VIII Semester Ganjil. Penelitian ini menggunakan model Research and Development Research (RDR) dengan tiga tahapan utama. Hasil uji efektivitas produk di MTs Hasanuddin Bandarlampung menunjukkan peningkatkan kualitas hasil belajar, kualitas pembelajaran, dan penanaman nilai-nilai karakter Islam. Perbandingan rata-rata skor pretest dan posttest tampak nyata menunjukkan peningkatan, analisis indeks gain menunjukkan kategori sedang, dan melalui T-Test dengan SPSS 7.0 menghasilkan perbedaan yang signifikan. Temuan dalam penelitian ini berguna bagi guru, siswa, dan MTs Hasanuddin sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kurikulum selanjutnya. Kata kunci: bahan ajar, menulis, nilai-nilai karakter Islam. 
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DI SMA NEGERI 1 PURBOLINGGO KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Santoso, Joko; Tarmini, Wini; Samhati, Siti
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is subjected to describe the forms and causes of the code switching and code mixing at the environment of the SMA Negeri 1 Purbolinggo of east Lampung along with its implications in learning Bahasa and Sastra Indonesia. The method used in this research is qualitative descriptive. The result of the research shows that the code switching mostly happened in the form of the intern ones, from Javanese to Bahasa caused by the speaker‟s mother tongue language influences, Javanese. The code mixing ones in the form of Javanese words as a consequence of the linguistic factors. The code switching and code mixing are implicated existed in the teaching and learning process of Bahasa and Sastra Indonesia in the curriculum of 2013 SMA in the topic of the art of negotiation in entrepreneurship on text of the negotiation converted into a play.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk serta penyebab alih kode dan campur kode di lingkungan SMA Negeri 1 Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur dan implikasinya dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode yang paling banyak terjadi berupa alih kode intern dari bahasa Jawa ke bahasa Indonesia dengan penyebab yang paling mempengaruhi terjadinya alih kode adalah pengaruh dari penutur. Campur kode yang paling banyak terjadi berupa campur kode yang berbentuk kata dari bahasa Jawa dengan penyebab yang paling mempengaruhi terjadinya campur kode adalah faktor kebahasaan. Alih kode dan campur kode diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia terhadap kurikulum 2013 SMA pada topik seni bernegosiasi dalam kewirausahaan teks negosiasi yang dikonversi ke dalam bentuk dialog drama.Kata kunci: alih kode, campur kode, pembelajaran.

Page 1 of 14 | Total Record : 135