cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
LingTera
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2: Oktober 2015" : 10 Documents clear
INTERFERENSI BAHASA JAWA KE DALAM BAHASA INDONESIA PADA KETERAMPILAN BERBICARA SISWA NEGERI 1 PLERET, BANTUL Hidayat, Rahmat; Setiawan, Teguh
LingTera Vol 2, No 2: Oktober 2015
Publisher : LingTera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis interferensi fonologi, morfologi, leksikal, sintaksis, dan faktor penyebab interferensi bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia pada keterampilan berbicara sis-wa SMA Negeri 1 Pleret. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pleret. Objek penelitian adalah interferensi bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia pada keterampilan berbicara. Human instrument, yaitu peneliti sebagai instrumen utama. Data diperoleh dengan teknik SBLC, rekam, dan catat. Selain itu, wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi faktor penyebab inter-ferensi. Keabsahan data diperoleh dengan tiangulasi dan expert judgement. Analisis dilakukan dengan intralingual error analysis. Teknik metode padan intralingual yang digunakan adalah teknik HBB. Hasil penelitian yaitu, pertama, interferensi fonologi terjadi karena terdapat prenasalisasi berupa suara hidung yang mendahului fonem /b/, /d/, /j/, dan /g/. Kedua, interferensi morfologi terjadi karena terda-pat afiksasi yang dipengaruhi sistem afiksasi bahasa Jawa, yaitu (a) prefiks n-, ke-, ny-, ng-, m-, (b) sufiks -e, (c) konfiks ke – an yang mengacu ke - en, dan (d) penggunaan akhiran –nya yang merujuk pada panambang –e. Ketiga, interferensi leksikal terjadi karena terdapat penggunaan leksikal pada dan tak yang merupakan leksikal bahasa Jawa. Penggunaan leksikal tersebut menyebabkan kesalahan keba-hasaan serta semantis. Keempat, interferensi sintaksis terjadi karena (a) penggunaan pola frasa “adverbia pada + verba” dan “adjektiva + sendiri”, (b) penggunaan pola klausa “pronomina posesif (tak) + verba”. Kelima, faktor linguistik penyebab interferensi, yaitu kontak bahasa, transfer negatif bahasa, dan sistem bahasa yang berdekatan. Faktor nonlinguistik penyebab interferensi, yaitu kebiasa-an, dominasi penguasaan bahasa Jawa, dan sikap berbahasa. Kata Kunci: interferensi, analisis kesalahan, keterampilan berbicara   THE INTERFERENCE OF JAVANESSE LANGUAGE IN INDONESIAN IN THE SPEAKING SKILL OF THE STUDENTS OF SMA NEGERI 1 PLERET, BANTUL Abstract The aims of this research are to analyze the form of phonological, morphologycal, lexical, syntactic interference, and the factors causing interference of Javanesse language in Indonesian in the speaking skill. The subjects of this study were all eleventh grade students of SMA Negeri 1 Pleret. The object of this study was the interference of Javanesse language in Indonesian in the speaking skill. The research instrument was the human instrument. The data of this study were collected through SBLC, record, and noted techniques. The validity of the data was obtained through the triangulation technique and expert judgment. The intralingual error analysis was used for the data analysis. The results of this study show that: (1) phonological interference occurs because of nasal sound at the beginning of the phonemes /b/, /d /, / j/, and /g/; (2) morphological interference occurs because affixa-tion system is influenced by the Javanesse language, including (a) the prefix n-, ke-, ny-, ng-, m-, (b) the suffix -e, (c) the confix ke – an refering to ke - en, and (d) suffix -nya refering to the suffix –e; (3) lexical interference occurs because there are Javanesse lexical items causing the linguistic and semantic errors; (4) syntactic interference occurs because of (a) the use of the Javanesse language phrase patterns “adverbia pada + verba” and “adjektiva + sendiri”, (b) the use of the Javanesse language clause patterns “pronomina posesif (tak) + verba”, and (5) the linguistic factors which cause interference, include language contact, negative transfer, and proximity language system. The non-linguistic factor causing interference include domination of Javanesse language skill, speaking habits, and language attitude. Keywords: interference, error analysis, speaking skill
SIKAP DAN PEMERTAHANAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS X SMA INTERNASIONAL BUDI MULIA DUA YOGYAKARTA Sholihah, Rizki Amalia; Suharti, Suharti
LingTera Vol 2, No 2: Oktober 2015
Publisher : LingTera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap dan pemertahanan terhadap bahasa Indonesia pada siswa kelas X kelas internasional dan non-internasional di SMA Budi Mulia Dua. Sikap dan pemertahanan bahasa tersebut ditinjau dari tes menulis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan gabungan antata pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian berdasarkan kuesioner menunjukkan bahwa di kelas X GAC terdapat 9 siswa yang memiliki pemerta-hanan bahasa negatif dan kelas X Asia terdapat 2 siswa yang memiliki pemertahanan yang negatif. Berdasarkan hasil menulis, pada kelas GAC hanya terdapat 1 siswa yang memiliki pemertahanan negatif dan di kelas X Asia terdapat 2 siswa. Kata kunci: bahasa Indonesia, sikap bahasa, pemertahanan bahasa   LANGUAGE ATTITUDE AND MAINTENANCE ON INDONESIAN LANGUAGE CLASS X STUDENTS BUDI MULIA DUA INTERNATIONAL SENIOR HIGH SCHOOL YOGYAKARTA Abstract This study is aimed at understanding language attitude and language maintenance on Indone-sian language to Class X students of international class and non-international class at Budi Mulia Dua Senior High School. The language attitude and language maintenance were viewed from students’s writing test. The result of this research from questionnaire, X Asia there are 2 students who have negative language maintenance, and in Class X GAC, there are 9 students who have negative language maintenance. From writing performance in class X Asia there are 2 students who have negative language maintenance and in Class X GAC, there are 1 students. Key words: Indonesian language, language attitude, language maintenance
PENGEMBANGAN TES GRAMATIKA BERBASIS WEB UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS IAIN SULTAN AMAI GORONTALO Ayuba, Hasan; Widodo, Pratomo
LingTera Vol 2, No 2: Oktober 2015
Publisher : LingTera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan tes kompetensi gramatikal bahasa inggris berbasis web yang berkualitas untuk mata kuliah Structure 4 Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo. Evaluasi produk dilakukan oleh 1 orang ahli media dan 1 orang ahli materi. Subjek coba berjumlah 34 mahasiswa terdiri atas: 6 mahasiswa uji coba satu-satu, 12 mahasiswa uji coba kelompok kecil, dan 34 mahasiswa uji coba lapangan (termasuk subjek coba pada uji coba satu-satu dan uji coba kelompok kecil). Instrumen pengumpulan data berupa lembar evaluasi untuk ahli materi, ahli media, dan angket untuk mahasiswa yang mencakup aspek tampilan web dan aspek sistem. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa: (1) kriteria tes yang berkualitas ditinjau dari skor Alpha 0.823 (Reliabel), Item-Tot. 0.299 (diterima), dan Mean Biserial 0.402 (diterima). (2) tes kompetensi gramatikal bahasa Inggris ditinjau dari aspek materi dinilai “sangat baik” oleh ahli materi dengan skor 4,23. (3) tes kompetensi gramatikal bahasa Inggris ditinjau dari aspek tampilan web dinilai “baik” oleh media (web) dengan skor 4,07. (4) tes kompetensi gramatikal bahasa Inggris ditinjau dari aspek sistem dinilai “baik” oleh media dengan skor 4,10. Kata Kunci: tes, gramatika, kompetensi, dan web  DEVELOPING WEB-BASED GRAMMAR FOR ENGLISH DEPARTMENTIAIN SULTAN AMAI GORONTALO Abstract The aim of this research was to produce a Web-Based Test of English grammatical competence for Structure 4 Subject at the English Department, State Institute of Islamic Studies (IAIN) Sultan Amai Gorontalo. The evaluation was conducted by a media expert and a material expert. The subjects of the trial constituted of 34 students consisting of: 6 students of one-to-one trial, 12 students of small group trial, and 34 students of field trial (including those are in one-to-one and small group trial students). The data collecting instrument was an evaluation sheet for material expert, media expert, and questionnaire for students involved appearance and system aspects. The data were analyzed by using the descriptive quantitative and qualitative technique. The results of the research and development show that: (1) test criteria qualities referred to Alpha score 0.823 (reliable), Item-Tot 0.299 (accepted), and Mean Biserial 0.402 (accepted). (2) test of English Grammatical Competence which was developed determined by material expert assessed “good” (score 4, 07). (3). the web-based test of English grammatical competence which is developed determined by media expert indicated from the web appearance aspect assessed “good” (4,07). (4) the web-based test of English grammatical competence which was developed determined by media expert indicated from the system aspect assessed “good” (4,10). Keywords: test, grammatical, competence, and web
HUBUNGAN MINAT MEMBACA, FASILITAS ORANG TUA, DAN PEMBERIAN TUGAS MEMBACA DENGAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA Romafi, Romafi; Musfiroh, Tadkiroatun
LingTera Vol 2, No 2: Oktober 2015
Publisher : LingTera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini  bertujuan  untuk mengungkapkan hubungan minat membaca, fasilitas orang tua, dan pemberian tugas membaca di sekolah dengan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VIII SMP negeri di Kabupaten Brebes. Penelitian ini merupakan penelitian  ex post facto dengan populasi seluruh siswa kelas VIII SMPN Negeri di Kabupaten Brebes. Sampel ditentukan lewat teknik stratified random sampling berdasarkan nilai akreditasi sekolah A, B, dan C. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Uji prasyarat dilakukan dengan uji normalitas, linieritas, dan homogenitas. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis korelasi sederhana, korelasi parsial, dan korelasi ganda. Hasil penelitian ini adalah minat membaca (X1), fasilitas orang tua (X2), dan pemberian tugas membaca di sekolah (X3) berhubungan positif dan signifikan dengan kemampuan membaca pemahaman (Y) pada siswa kelas VIII SMP negeri di Kabupaten Brebes (ry1-23=0,294, ry2-13=0,302, ry3-12=0,255, Ry-123= 0,489). Kata kunci: minat membaca, fasilitas orang tua, pemberian tugas membaca, kemampuan membaca pemahaman   THE RELATIONSHIP AMONG INTEREST IN READING, PARENTS’ FACILITIES, AND GIVING TASKS IN SCHOOLS WITH THE READING COMPREHENSION Abstract This research was aimed to reveal the relationship among interest in reading (X1), parents’ facilities (X2) and giving task of reading in school (X3) jointly with the  reading comprehension (Y) in the students of the eighth grade of State Junior High School (SMP) in Brebes Regency. This was an ex post facto research with the population of all eighth grade students in Brebes Regency. The samples were determined by a stratified random sampling technique based on school accreditation strata of A, B and C. Data was analyzed using a descriptive analysis. The pre-condition test was conducted by normality, linearit, and homogeneity tests. The hypothesis examination was conducted by a simple correlation, partial correlation, and multiple correlations. This research result was  interest in reading (X1), parents’ facilities (X2) and giving task of reading in school (X3) jointly positively and significantly related to the reading comprehension (Y) in the students of the eighth grade of State Junior High School (SMP) in Brebes Regency (ry1-23=0,294, ry2-13=0,302, ry3-12=0,255, Ry-123= 0,489). Keywords: interest in reading, parents’ facilities, giving task in school, reading comprehension
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BAHASA JERMAN PELAJARAN PELAYANAN RESTORAN DI YOTABAKTI YOGYAKARTA Handayani, Melly; Endraswara, Suwardi
LingTera Vol 2, No 2: Oktober 2015
Publisher : LingTera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah (1) mengembangkan multimedia yang berisi materi dan latihan untuk keterampilan berbicara bahasa Jerman, (2) mendeskripsikan proses pengem-bangannya, dan (3) mendeskripsikan hasil evaluasi dan hasil uji coba lapangan. Uji coba terbatas dilakukan pada satu orang pengajar dan empat orang peserta didik. Uji coba lapangan melibatkan 2 orang pengajar dan 10 orang peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Langkah pengembangan multimedia pembelajaran bahasa Jerman yang digunakan adalah (1) analisis kebutuhan, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk, (4) evaluasi produk, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, dan (7) produk akhir. Kualitas multimedia pembelajaran bahasa Jerman menurut dosen ahli materi adalah sangat baik dan menurut ahli media adalah baik. Kualitas multimedia menurut dua orang pengajar bahasa Jerman adalah sangat baik dan menurut peserta didik adalah baik. Dari 10 orang peserta didik, 80% mencapai nilai KKM. 100% respon peserta didik terhadap multimedia yang dikembangkan adalah sangat baik.Kata Kunci: Pengembangan, multimedia, keterampilan berbicara, pelayanan restoran  DEVELOPING MULTIMEDIA FOR GERMAN LANGUAGE TEACHING MATERIAL FOR RESTAURANT SERVICE LESSONS IN YOTABAKTI YOGYAKARTAAbstractThe objectives of this research and development are (1) to develop a learning media for German language teachers, a computer assisted media with learning materials and exercises for speaking skill, (2) to describe the process of developing Multimedia German Language Teaching Material for Restaurant Service Lessons, and ( 3) to describe the result of product evaluation and field try out. The small group tryout involved five participants, a German language teacher and four students of Yotabakti. Field try out involved two German language teachers and ten students. The data of this study were analysed descriptively and quantitatively. The procedures of developing multimedia German language teaching material are: (1) needs analysis, (2) planning, including instructional design and multimedia design, (3) product development, (4) evaluation of the product, including experts validation and a small group tryout, (5) revision of the product, (6) field tryout, and (7) the final product. The result of multimedia validation shows that, based on the expert at material, the material is very good and, based on the expert of media, the quality of media is good. The multimedia quality, according to two German language teachers in Yotabakti, is very good and, according to the students, it is good. 80% of 10 students in the class reached the minimum completeness criteria. The observations shows that 100% students’ responses to the developed product during the teaching and learning process is very good.Keywords: Development, multimedia, speaking skill, restaurant service lesson
PEMILIHAN CERITA ANAK SEBAGAI BAHAN AJAR MEMBACA DI MADRASAH TSANAWIYAH (MTs) Anwar, Rosihan; Suryaman, Maman
LingTera Vol 2, No 2: Oktober 2015
Publisher : LingTera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kriteria-kriteria yang digunakan dalam pemilihan cerita anak yang layak sebagai bahan ajar membaca di MTs. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis cerita anak yang layak sebagai bahan ajar membaca di MTs berdasarkan kriteria-kriteria itu.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah cerita anak yang ada di Buku Sekolah Elektronik, buku bacaan, dan internet. Objek penelitiannya adalah isi cerita. Ada dua puluh cerita anak yang yang dijadikan sampel penelitian. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan membaca dan mencatat. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian, dan penyimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada tiga kriteria yang digunakan dalam pemilihan cerita anak yang layak sebagai bahan ajar membaca di MTs. Kriteria-kriteria itu adalah kriteria nilai/moral, motivasi, dan kesesuaian jenis sekolah. (2) Dari dua puluh cerita yang dianalisis, sebelas cerita dinyatakan layak dan sembilan cerita dinyatakan tidak layak dijadikan bahan ajar membaca di MTs. Kata kunci: cerita anak, bahan ajar, membaca   THE SELECTION OF CHILDREN STORIES AS READING TEACHING MATERIAL IN MADRASAH TSANAWIYAH (MTS) Abstract The study aims to describe criteria used in the selection proper children stories as reading teaching material in Madrasah Tsanawiyah (MTs). In addition, the study also aims to describe proper children stories as reading teaching material in Madrasah Tsanawiyah (MTs) based on the criteria.The study is descriptive qualitative research. The subjects of the study are children stories in Buku Sekolah Elektronik (BSE), reading book, and internet. The object of the study is the contents of the stories. There are twenty children stories that the research sample. The sample was taken by purposive sampling technique. The collection of data is done by reading and writing. Data is analyzed by reduction, presentation, and inference.The results of study showed that (1) there are three criteria used in the selection of children stories as reading teaching material in MTs. The criteria are Value/moral, motivation, and relevant of the type of school. (2) Of the twenty stories analyzed, there are eleven proper stories and nine stories are not proper as reading materials in the MTs. Keywords: children stories, teaching material, reading
TELAAH SOAL UJI COBA I BAHASA INDONESIA DI SMP KABUPATEN WONOSOBO TAHUN 2013 Mushoffa, Mushoffa; Nurgiyantoro, Burhan
LingTera Vol 2, No 2: Oktober 2015
Publisher : LingTera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketepatan indikator dalam kisi-kisi soal, keterwakilan setiap kompetensi dasar dalam kisi-kisi soal, kesesuaian antara kisi-kisi soal dan soal, serta capaian daya serap setiap kompetensi dasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif-kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah kisi-kisi soal, soal, dan capaian daya serap dari soal uji coba I bahasa Indonesia di SMP kabupaten Wonosobo tahun 2013. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) ketepatan indikator dalam kisi-kisi soal termasuk kategori tepat (86,4%) dengan rincian ketepatan indikator pada kategori sangat tepat sebesar 22%, tepat sebesar 68%, cukup tepat sebesar 8%, kurang tepat sebesar 2%, dan tidak tepat sebesar 0%; (2) keterwakilan setiap kompetensi dasar dalam kisi-kisi soal uji coba I bahasa Indonesia Kabupaten Wonosobo dalam kategori sangat terwakili (96,7%); (3) kesesuaian antara kisi-kisi soal dan soal uji coba I bahasa Indonesia Kabupaten Wonosobo tahun 2013 termasuk kategori sesuai (86%); dan capaian daya serap untuk seluruh kompetensi dasar dalam soal uji coba I bahasa Indonesia Kabupaten Wonosobo tahun 2013 termasuk kategori rendah yaitu sebesar 56,89% dengan rincian capaian pada kategori sangat tinggi sebesar 0%, tinggi sebesar 14%,  sedang sebesar 24%, rendah sebesar 30%, dan sangat rendah sebesar 32%. Kata Kunci: telaah, kisi-kisi soal, soal, daya serap  THE ANALYSIS OF THE FIRST TRY OUT OF INDONESIAN LANGUAGE TEST IN JUNIOR HIGH SCHOOLS OF WONOSOBO REGENCY IN 2013 Abstract This study aims to describe the accuracy of the indicators in the table of specifications, the representation of each basic competence in the table of specifications, the compatibility between table of specifications and test items, and the learning outcomes performance of each basic competence of the test items. This research is qualitative-quantitative descriptive. The subjects were the table specifications, test items, and the learning outcomes performance of the first try out of Indonesian language test in junior high schools of Wonosobo regency in 2013. Data were collected through the reading and recording. The results are as follow. (1) the accuracy of the indicators in the table specifications at accurate category (86,4%) within the accuracy of indicators at very good category (22%), good category (68%), medium category (8%), low category (2%), and very low category (0%); (2) the representation of each basic competence in the table specifications at very representive category (96,7%); (3) the compatibility between the table specifications and test items at compatible category (86%); and (4) the learning outcomes performance of all the basic competencies are included in the low category (56,89) within the learning outcomes performances at very good category (0%), good category (14%), medium category (24%), low category (30%), and very low category (32%). Keywords: analysis, table of specifications, tes items, learning outcomes.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS KOMPUTER UNTUK KETERAMPILAN MENYIMAK BAGI SISWA SMA KELAS X Choirunnisa, Septin; Haryadi, Haryadi
LingTera Vol 2, No 2: Oktober 2015
Publisher : LingTera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengembangkan media pembelajaran bahasa Inggris berbasis komputer untuk keterampilan menyimak yang sesuai bagi siswa SMA kelas X dan (2) mengukur kualitas media pembelajaran hasil pengembangan tersebut ditinjau dari aspek materi, pembelajaran, dan media. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R & D) dengan mengadaptasi model dan prosedur pengembangan dari Borg & Gall, desain pembelajaran dari Dick & Carey dan prosedur pengembangan software dari Criswell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas media pembelajaran ditinjau dari aspek materi dinilai baik dengan rata-rata skor sebesar 4,20 ditinjau dari aspek pembelajaran dinilai sangat baik dengan rata-rata skor sebesar 4,28; dan ditinjau dari aspek media dinilai baik dengan rata-rata skor 4,10. Secara keseluruhan, kualitas media pembelajaran yang dikembangkan dinilai baik dengan rata-rata skor sebesar 4,19. Kata kunci: media pembelajaran bahasa Inggris berbasis komputer, listening  DEVELOPING COMPUTER-BASED ENGLISH INSTRUCTIONAL MEDIA FOR LISTENING SKILL AT YEAR-10 OF SENIOR HIGH SCHOOL Abstract This study aims: (1) to develop computer-based English instructional media for listening skill appropriate for at year-10 students of senior high school and (2) to measure the quality of the developed instructional media in terms of the content, instructional and media aspects.This study was categorized as research and development (R & D). The procedure and  the model of R & D cycle used in this study was adapted from Borg & Gall, the instructional design from Dick & Carey and software development procedure from Criswell. The result of the study shows that the quality of instructional media for in terms of the  content aspect, it is categorized good with the mean score of 4.20; in terms of the instructional aspect, it is categorized very good with the mean score of 4.28; and in terms of the media aspect, it is categorized good with the mean score of 4.10. In terms of those three aspetcs, the developed instructional media are categorized good with the mean score of 4.19. Keywords: computer-based  English instructional media, listening.
UJI KETERBACAAN WACANA PADA BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KELAS V SD NEGERI DI KECAMATAN WONOGIRI Widyaningsih, Nina; Zuchdi, Darmiyati
LingTera Vol 2, No 2: Oktober 2015
Publisher : LingTera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keterbacaan wacana dalam buku teks BSE bahasa Indonesia, mendeskripsikan tingkat keterbacaan wacana dalam buku teks NONBSE, dan mendeskripsikan perbedaan tingkat keterbacaan wacana antara buku teks BSE dengan buku teks NONBSE setelah diukur dengan alat ukur uji keterbacaan teknik cloze. Jenis penelitian ini adalah penelitian analisis konten. Menggunakan populasi dan sampel buku dan sekolah. Teknik pengumpulan data dengan mengerjakan lembar jawab tes cloze secara objektif. Teknik analisis data dengan mengoreksi lembar tes cloze. Hasil penelitian ini: (1) persentase rerata skor keterbacaan BSE 1 57,60% dan persentase rerata skor keterbacaan BSE 2 59,64%; (2) persentase rerata skor keterbacaan NONBSE 56,55%; (3) hasil uji keterbacaan wacana pada buku BSE dan NONBSE menunjukkan sama-sama menunjukkan presentase yang berada pada kategori instruksional. Kata Kunci: keterbacaan wacana, teknik cloze   THE READABILITY DISCOURSES IN INDONESIAN LANGUAGE TEXTBOOKS GRADE V OF PUBLIC ELEMENTARY SCHOOLS IN WONOGIRI DISTRICT Abstract This study aims to describe the readability levels of the discourses in electronic school books (ESBs) of the Indonesian language, to describe the readability levels of the discourses in non-electronic school books (NONESBs), and to describe the difference in the readability levels of the discourses between ESBs and NONESBs after they are assessed by the cloze technique as a readability measurement instrument. The type of study was a content analysis. The research population and sample of the book and school.. The data were collected by asking respondents to do the cloze test objectively. They were analyzed by checking the cloze test sheet in accordance with the answer keys for further analysis. The results of the study are as follows. (1) on the ESB 1 produced an average readability score percentage of 57, 60% and on the ESB 2 produced an average readability score percentage of 59, 64%. (2) on the NONESB an average readability score percentage of 56.55%. (3) The result of the readability test of the discourses both on ESBs and NONESB showed the same precentage in the category of instructional. Keywords: readability of discourses, cloze technique
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA JEPANG BERORIENTASI BUDAYA MATA KULIAH KAIWA TINGKAT MENENGAH Widiati, Sri Wahyu; Sugirin, Sugirin
LingTera Vol 2, No 2: Oktober 2015
Publisher : LingTera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mengembangkan bahan ajar yang sesuai untuk keterampilan berbicara bahasa Jepang tingkat menengah dengan mengangkat tema-tema kebudayaan Jepang dan Indonesia, yang memadukan empat keterampilan berbahasa dengan fokus utama pada keterampilan berbicara; (2) mengetahui tingkat kelayakan bahan ajar yang dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Prosedur pengembangan produk terdiri dari: (1) pengumpulan data pada survei kebutuhan, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk, (4) validasi (uji ahli, uji coba terbatas, uji coba lapangan) dan revisi, dan (5) produk akhir. Bahan ajar terdiri dari lima unit dan disertai VCD. Hasil validasi oleh ahli menunjukkan bahwa nilai rata-rata materi adalah 4.76 dengan kategori ‘sangat baik’ dan nilai rata-rata media adalah 4.31 dengan kategori ‘sangat baik’. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahan ajar yang dikembangkan layak untuk digunakan di dalam kegiatan pembelajaran. Kata kunci: bahan ajar berorientasi budaya, keterampilan berbicara, Kaiwa, bahasa Jepang tingkat menengah.  DEVELOPING A CULTURE-ORIENTED JAPANESE LANGUAGE LEARNING MATERIALS FOR SPEAKING SKILL OF INTERMEDIATE KAIWA LESSON Abstract This study aims to: (1) develop appropriate learning materials for intermediate Japanese Language speaking skill by adapting Japanese and Indonesian culture themes, which integrate four language skills focusing on the speaking skill; (2) reveal the properness level of the learning materials. This is a research and development study. The steps of conducting the study were (1) collecting the data on needs analysis, (2) planning, (3) developing the product, (4) validating (expert judgment, preliminary field testing, main field testing) and revising, (5) writing the final draft of the learning materials. The learning materials consist of five units accompanied with a VCD. The result of the expert judgment shows that the material is in the average score of 4.76 which is in the very good category. The result of the expert judgment on the media is in the average score of 4.31 which is in the very good category. The conclusion of this study is that the learning materials are appropriate to be implemented in the learning activities. Keywords: culture-oriented learning materials, speaking skills, kaiwa, intermediate Japanese language

Page 1 of 1 | Total Record : 10