cover
Contact Name
Sahrul Saehana
Contact Email
sahrulsaehana@gmail.com
Phone
81341028650
Journal Mail Official
jurnalpfisika@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23383240     EISSN : 25805924     DOI : -
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) merupakan jurnal elektronik open access yang bertujuan untuk mempublikasi hasil-hasil penelitian terbaru dalam area pendidikan khususnya pada bidang pendidikan fisika meliputi asesment pembelajaran, model pembelajaran dan pengembangan perangkat pembelajaran, dan bidang fisika lainnya.
Articles 287 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 5 PALU S., M. Ashad; Ali, Muhammad; Pasaribu, Marungkil
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 1, No 2 (2013): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.081 KB) | DOI: 10.22487/j25805924.2013.v1.i2.2392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar fisika pada siswa kelas XI SMA Negeri 5 Palu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan non equivalent control group design. Kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen, dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol. Instrumen hasil belajar berupa tes berbentuk soal pilihan ganda yang telah diuji  validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 0,05 dan dk= 52, dengan uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t, dari hasil perhitungan statistik didapatkan harga thitung sebesar  3,98 dan ttabel pada taraf signifikansi 0,05 dan dk = 52 adalah  2,01, hasil ini berada  pada  daerah penolakan Ho yakni –ttabel= 2,01< thitung= 3,98 <  ttabel= 2,01. Penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis (Ho) ditolak dan hipotesis penelitian (H1) diterima atau terdapat perbedaan hasil belajar fisika antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji hipotesis tersebut penelitian ini dapat disimpulkan bahwa  terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar fisika pada siswa kelas XI SMA Negeri 5  Palu.
Pemahaman Konsep Siswa Kelas X SMA Negeri 9 Palu pada Materi Pembiasan Cahaya Syamsinar, Syamsinar
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 1, No 1 (2013): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.176 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman siswa kelas X SMA Negeri 9 Palu pada materi Pembiasan Cahaya dengan cara memberikan tes pemahaman konsep pembiasan cahaya pada subjek penelitian. Dimana dalam hal ini Pemahaman konsep adalah cara seseorang memahami suatu ide ataupun pengertian tertentu yang bersifat abstrak dari sebuah gambaran yang bersifat konkret. Siswa dikatakan telah memahami sebuah konsep ketika ia mampu menjelaskan sebuah konsep dan mampu membahasakannya dengan bahasanya sendiri meskipun disajikan dalam bentuk ataupun gambaran yang berbeda. Subjek penelitian disini adalah siswa kelas X SMA Negeri 9 Palu Tahun ajaran 2012-2013 yang dipilih sebanyak 30 orang. Instrumen pendukung yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pemahaman konsep. Tes pemahaman konsep dibuat berdasarkan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang telah di tetapkan oleh kurikulum tingkat satuan pendidikan dan telah divalidasi oleh validator. Hasil tes yang diperoleh kemudian dikelempokkan berdasarkan kategori tinggi, sedang rendah. Berdasarkan hasil tes, dari 30 siswa hanya satu siswa yang berada pada kategori tinggi (skor akhir diatas atau sama dengan 80), 13 siswa atau 43,33% berada di kategori sedang (skor akhir antara 56 sampai 79) dan 16 siswa atau 53,33% berada di kategori rendah (skor akhir di bawah 56).
Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator and Explaining (SFAE) Pada Siswa Kelas VIIID SMP Negeri 5 Palu Nirsam, Nirsam; Hatibe, Muhammad Ali; Kamaluddin, Kamaluddin
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 1, No 1 (2013): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.563 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas VIIID SMP Negeri 5 Palu. Masalah yang diteliti adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA Fisika. Alternatif pemecahan masalah adalah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe student facilitator and explaining. Subyek penelitian adalah  siswa kelas VIIID SMP Negeri 5 Palu, dengan jumlah siswa 30 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan materi pokok cahaya, masing-masing siklus  meliputi 4 tahap: (i) perencanaan (ii) pelaksanaan tindakan (iii) observasi (iv) refleksi. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe student facilitator and explaining dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas VIIID. Hal ini dapat dilihat pada peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Untuk hasil belajar siklus I diperoleh nilai ketuntasan belajar klasikal sebesar 73,33% dan daya serap klasikal 71,78%. Sedangkan pada siklus II diperoleh nilai ketuntasan belajar klasikal sebesar 86,67%  dan daya serap klasikal 84,00% yang artinya sudah melebihi standar ketuntasan belajar siswa, peningkatan daya serap klasikal dari siklus I ke siklus II sebesar 12,22% dan ketuntasan belajar klasikal dari siklus I ke siklus II sebesar 13,34%. Untuk hasil observasi aktivitas siswa dan guru pada siklus I yaitu kurang dan cukup, sedangkan pada siklus II berada pada kategori baik dan sangat baik.
Penyajian Fenomena Kontekstual Berbantuan Komputer Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Konsep Kalor Pada Siswa Kelas XB SMA Negeri 1 Marawola Habibie, Habibie; Wahyono, Unggul; Haeruddin, Haeruddin
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 1, No 1 (2013): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.711 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika pada siswa SMA Negeri 1 Marawola dengan penyajian fenomena kontekstual berbantuan komputer dengan metode kooperatif di kelas XB yang berjumlah 32 orang. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, menggunakan video dalam pembelajaran yang memuat materi untuk siklus I yaitu suhu dan pemuaian, dan untuk siklus II yaitu kalor, perubahan wujud dan perpindahan kalor. Hasil penelitian didapatkan selisih kenaikan ketuntasan klasikal sebesar 25,00% dan selisih kenaikan daya serap klasikal 18,63%, aktivitas guru berada pada kategori baik ke sangat baik yaitu dengan selisih rata-rata persentase aktivitas guru 5,84% dan aktivitas siswa berada pada kategori cukup ke sangat baik yaitu dengan selisih rata-rata persentase aktivitas siswa 13,89%. Berdasarkan indikator penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penyajian fenomena kontekstual berbantuan komputer pada pembelajaran fisika dapat meningkatkan hasil belajar fisika pada siswa kelas XB SMA Negeri 1 Marawola. Penyajian fenomena kontekstual dengan penggunaan video sesuai dengan siswa yang memiliki kemampuan tinggi dan sedang. Untuk siswa yang  memiliki kemampuan rendah, penyajian fenomena dengan bantuan bimbingan dan pemberian  informasi mengenai pokok bahasan.
Analisis Konsepsi Siswa Pada Konsep Kinematika Gerak Lurus Pujianto, Agus; Nurjannah, Nurjannah; Darmadi, I Wayan
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.173 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsepsi siswa pada konsep kinematika gerak lurus. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini dipilih subjek penelitian sebanyak 24 siswa. Data dikumpulkan menggunakan tes konsepsi berbentuk pilihan ganda sebanyak 10 nomor dengan lembar jawaban yang disertai Certainity Response Indeks (CRI) dan wawancara. Tes digunakan untuk mengungkap konsepsi siswa, wawancara digunakan untuk menegaskan hasil tes konsepsi siswa secara lebih dalam mengenai konsep kinematika gerak lurus. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsepsi yang dialami siswa kelas X SMA Negeri 6 Palu pada konsep kinematika gerak lurus adalah sebesar 50,00% mengarah ke miskonsepsi dan siswa dengan pemahaman konsep kinematika gerak lurus yang baik hanya sebesar 21,67%.  Sedangkan siswa yang menjawab benar dengan menebak dan kurang pengetahuan masing-masing sebesar 10,42% dan 17,50%. Hasil wawancara diketahui bahwa salah satu faktor penyebab konsepsi siswa lebih besar mengalami miskonsepsi tersebut adalah pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.
Analisis Hirarki Pemahaman Siswa Kelas XA SMA Negeri 5 Palu Pada Materi Hukum Newton Lona, Defriyanto; Kamaluddin, Kamaluddin; Fihrin, Fihrin
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 1, No 1 (2013): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.176 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman siswa pada materi Hukum Newton. Dalam penelitian ini dipilih subjek pada kelas XA sebanyak 26 siswa. Data dikumpulkan dengan metode tes uraian dan wawancara. Tes uraian digunakan untuk menganalisis tingkat pemahaman siswa, wawancara digunakan untuk menelusuri kesulitan siswa secara lebih mendalam dalam menyelesaikan persoalan hukum Newton yang berkaitan dengan tingkat pemahaman siswa. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh tingkat pemahaman siswa level 1 (pemahamanan terjemahan) sebesar 11,54%, siswa level 2 (Pemahaman penafsiran) sebesar 57,69% dan siswa level 3 (Pemahaman ekstrapolasi) sebesar 30,76%. Secara keseluruhan tingkat pemahaman siswa masih tergolong rendah.
Penerapan Model Learning Cycle Tipe 5E dengan Media Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Pada Siswa Kelas Xc SMA Negeri 2 Dolo Wahyuni, Zeny; Syamsu, Syamsu; Muslimin, Muslimin
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.682 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika pada siswa kelas Xc SMA Negeri 2 Dolo dengan menerapkan model learning cycle tipe 5E dengan media visual, dimana learning cycle adalah model pembelajaran yang berpusat pada siswa dengan tahap-tahap yang diorganisasi sedemikian rupa sehingga membuat siswa berperan aktif dalam pembelajaran. Desain penelitian ini mengikuti model Kemmis dan Mc. Taggart dengan subyek melibatkan 21 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan materi pokok dinamika partikel, masing-masing siklus meliputi 4 tahap: (i) perencanaan (ii) pelaksanaan tindakan (iii) observasi dan (iv) refleksi. Penerapan model learning cycle tipe 5E dengan media visual dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas Xc. Hal ini dapat dilihat pada peningkatan hasil belajar siswa, untuk ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 79,16% dan pada siklus II sebesar 90,47% dan meningkat sebesar 11,31%. Untuk daya serap klasikal pada siklus I sebesar 71,19% dan pada siklus II sebesar 81,19% dan meningkat sebesar 10,00%. Sedangkan untuk aktivitas guru pada siklus I diperoleh rata-rata persentase sebesar 86,25% berada pada kategori baik dan pada siklus II diperoleh rata-rata persentase sebesar 96,25% berada pada kategori sangat baik dan meningkat sebesar 10,00%. Untuk aktivitas siswa pada siklus I diperoleh rata-rata persentase sebesar 77,50% berada pada kategori cukup dan pada siklus II diperoleh rata-rata persentase sebesar 95,00% berada pada kategori sangat baik dan meningkat sebesar 17,50%.
Perbandingan Hasil Belajar Fisika antara Model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) dengan Model Pembelajaran Student Teams Achievment Division (STAD) pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Ampana Kota Erniati, Erniati; Wahyono, Unggul; Nurjannah, Nurjannah
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 2, No 1 (2014): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.22 KB)

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbandingan hasil belajar fisika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) dengan model pembelajaran Student Teams Achivment Interaction (STAD) . Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi, dengan desain penelitian “the non ekuivalen pretest-posttest design”. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Ampana Kota, dengan sampel penelitian Kelas XD sebagai kelas eksperimen A dengan jumlah siswa 26 orang dan kelas XE sebagai kelas eksperimen B dengan jumlah siswa 25 orang. Hasil analisa data yang  diperoleh adalah hasil belajar fisika, pada kelas eksperimen A skor rata-ratanya 12,65 dengan standar deviasi 2,38 dan kelas eksperimen B skor rata-ratanya 9,76 dengan standar deviasi 2,25. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh = 4,44 sedangkan untuk  = 2,00. Hal ini berarti bahwa hasil pengujian hipotesis berada diluar kriteria penerimaan H0. Terima H0 jika  -2,00 &lt; t &lt; 2,00 dan tolak H0 dalam hal lainnya. Di dapat bahwa = 4,44 berada diluar daerah penerimaan H0. Jadi dengan demikian H0 ditolak dalam taraf nyata α = 0,05 dengan dk= 49. Sehingga hipotesis H1 diterima. Ini berarti bahwa terdapat perbedaan hasil belajar fisika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) dengan model pembelajaran Student Teams Achivment Interaction (STAD) Kata Kunci : Aptitude Treatment Interaction (ATI), Student Teams Achivment Interaction (STAD), Hasil belajar
Penerapan Metode Stop Think Do Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika pada Siswa Kelas Xb SMA Negeri 2 Dolo Erlin, Erlin; Darmadi, I Wayan; Haeruddin, Haeruddin
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 2, No 1 (2014): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.909 KB)

Abstract

Abstrak – Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika pada siswa SMA Negeri 2 Dolo dengan menerapkan metode Stop Think Do Learning di kelas XB. Desain penelitian ini mengikuti model Kemmis dan Mc. Taggart dengan subyek melibatkan 25 orang siswa. Materi penelitian untuk siklus I yaitu suhu dan pemuaian, dan untuk siklus II yaitu kalor dan perubahan wujud, dan perpindahan kalor. Data yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari dua jenis yaitu, data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian pada siklus I didapatkan ketuntasan klasikal sebesar 72,00% dan daya serap klasikal 72,80%, aktivitas guru berada pada kategori baik yaitu dengan  persentase 80,00% dan aktivitas siswa berada pada kategori cukup yaitu dengan persentase 70,00%. Pada siklus II ketuntasan belajar klasikal sebesar 92,00% dan daya serap klasikal sebesar 82,76%, aktivitas guru berada pada kategori sangat baik  dengan persentase 92,50% dan aktivitas siswa berada pada kategori sangat baik dengan persentase 91,25%. Berdasarkan indikator kinerja, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Stop Think Do Learning dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas XB SMA Negeri 2 Dolo. Kata Kunci: Metode Stop Think Do Learning; Hasil Belajar Fisika
Pengaruh Model Pembelajaran Training Inquiry Terhadap Hasil Belajar Pada Pokok Bahasan Kalor Siswa SMP Negeri 9 Palu Trisno, Trisno; Kendek, Yusuf; Pasaribu, Marungkil
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 2, No 1 (2014): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.033 KB)

Abstract

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk menguji signifikansi perbedaan hasil belajar  antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Training Inquiry dengan pembelajaran konvensional pada pokok bahasan kalor siswa  SMP Negeri 9 Palu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain penelitian non equivalent control group design. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Sampel penelitian adalah kelas VII I sebagai kelas eksperimen dan kelas VII H sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Training Inquiry dengan model pembelajaran konvensional pada pokok bahasan kalor siswa SMP Negeri 9 Palu yang ditunjukkan oleh uji hipotesis yang menggunakan uji-t dua pihak. Hasil perhitungan statistik diperoleh nilai thitung sebesar 4,28 dan ttabel pada taraf signifikan 5% dan dk = 59 adalah 2,001 sehingga thitung &gt; ttabel. Berdasarkan hasil uji hipotesis tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Training Inquiry terhadap hasil belajar pada pokok bahasan kalor siswa SMP Negeri 9 Palu. Kata Kunci:  Model Pembelajaran Training Inquiry, Hasil Belajar

Page 1 of 29 | Total Record : 287