cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Hukum Islam
ISSN : 14118041     EISSN : 24430609     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Hukum Islam dengan nomor (Print ISSN 1411-8041) (Online ISSN 2443-0609) merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau sebagai media pengkajian dan penyajian karya ilmiah terutama bidang hukum Islam. Jurnal ini pertama kali terbit sejak tahun Desember 1998, Jurnal ini terbit 2 kali dalam satu tahun yakni pada bulan Juni dan Nopember
Arjuna Subject : -
Articles 116 Documents
KONSTRIBUSI PEMIKIRAN MUHAMMAD IQBAL DALAM PEMBAHARUAN HUKUM ISLAM Indrajaya, Darmawan Tia
Hukum Islam Vol 13, No 1 (2013): Juni 2013
Publisher : Fakultas Syariah dan hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola gagasan Muhammad Iqbal khususnya pada pembaharuan hukum Islam di India antara lain dipengaruhi oleh dinamika masyarakat Eropa dan pemahaman terhadap al-quran dan al-Hadits sebagai sumber etika mampu menangkap perkembangan zaman. Kemampuan al-quran dalam memberikan solusi untuk masalah yang berkembang dan kompleks terletak pada kemampuan orang Islam dalam memahami konten khususnya hukum. Begitu juga dengan hadits pemahaman yang bersifat situasional. Menurutnya perubahan mekanisme ijtihad harus dilakukan yaitu kewenangan ijtihad yang selama ini berada pada orang-orang tertentu atau bersifat individual untuk ijtihad kolektif. Ini pandangan kritik baik dari muslim lingkaran sendiri serta diasumsikan barat orentalis itu mengadopsi dari konsep imam di agama katolik
STRATAFIKASI MAQASHID AL-SYARI’AH TERHADAP KEMASLAHATAN DAN PENERAPANNYA Ilyas, Ismardi
Hukum Islam Vol 14, No 1 (2014): Vol 14, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Fakultas Syariah dan hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tentang kemaslahatan yang dikandung oleh ajaran Islam, semua ulama sepakat tentang hal itu. Mereka hanya berbeda pendapat terhadap keterkaitan hukum Islam dengan maslahat, untuk persoalan ini ulama menjadi tiga kelompok, yaitu pertama kelompok yang menolak hukum Islam dikaitkan dengan maslahat, karena bagi mereka boleh saja hukum Islam disyari’atkan tidak mengandung kemaslahatan. Pendapat ini diyakini oleh golongan Asy’ariyah dan golongan Zhahiriyah. Walaupun dari kajian yang mereka lakukan sendiri ditemukan bahwa tidak ada hukum Islam itu yang tidak mengandung kemaslahatan yang mencakup terhadap lima perkara yang disebutkan di atas. Kedua, Sebagian mazhab Syafi’i dan sebagian mazhab Hanbali berpendapat bahwa maslahat menjadi illat bagi hukum, bukan sebagai penggerak yang memotivasi Syari’ dalam menetapkan hukum. Sedangkan pendapat ketiga menyebutkan bahwa hukum Islam terkait dengan maslahat, sebab Allah SWT telah berjanji seperti itu. Pendapat ini dianut oleh Muktazilah, Maturidiyah dan sebagian mazhab Hanbali.
IMPLEMENTASI KONSEP ETIKA DALAM KONSUMSI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Fatahillah, Ikhawan Aulia
Hukum Islam Vol 13, No 2 (2013): Nopember 2013
Publisher : Fakultas Syariah dan hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/hi.v13i2.978

Abstract

Hukum Islam mengajar tentang konsumsi, ini dapat menjadi pelajaran bagi manusia dalam praktek pada konsumsi. Hal ini tidak hanya berbicara tentang apa makanan diperbolehkan ("Halal") atau terlarang ("Haram") tetapi lebih dari tujuan konsumsi, etika dan moralitas. Jadi, tulisan ini akan fokus pada prinsip Syariah pada konsumsi. Hal ini sangat penting bagi semua Muslim untuk menerapkan sampai mereka tidak konsumsi sesuatu tanpa memperhatikan aturan Islam.
ANALISA PEMIKIRAN MUHAMMAD BAQIR ASH SHADR TENTANG TEORI DISTRIBUSI DAN KETERKAITANNYA DENGAN PRODUKSI Syafrinaldi, Syafrinaldi
Hukum Islam Vol 14, No 2 (2014): Vol 14, No 2 (2014) Nopember 2014
Publisher : Fakultas Syariah dan hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori distribusi menurut pemikiran Muhammad Baqir ash Shadr harus mencakup pembahasan mengenai hak kepemilikan, yaitu kepemilikan terhadap kekayaan primer dan kekayaan skunder. Kekayaan primer adalah sumber-sumber produksi (kekayaan alam), sementara kekayaan skunder adalah barang-barang modal yang merupakan hasil dari usaha (kerja) manusia menggunakkan sumber-sumber tersebut. Di dalam pembahasan ini penulis juga memaparkan keterkaitan distribusi terhadap produksi beserta analisanya, dalam pandangan Islam, hubungan yang ada diantara distribusi dan produksi bukanlah hubungan ketergantungan yang sesuai mengikuti hukum sejarah. Dalam hal ini Islam menjadikan distribusi sebagai koridor bagi produksi. Dengan kata lain, distribusi merupakan serangkaian hukum yang menjadi jalur bagi kegiatan produksi.
IDAH DALAM PANDANGAN DAN KONSEP AL-QURAN Nurwahid, Muhammad
Hukum Islam Vol 13, No 1 (2013): Juni 2013
Publisher : Fakultas Syariah dan hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara etimologl Idah berarti untuk menghitung menghitung atau perhitungan karena dalam periode itu wanita yang Idah menungg untuk memiliki waktu. Definisi Idah yang sesak dan sederhana antara lain adalah masa tunggu lewat seorang perempuan. Al-Shan‟aniy memberitahu definisi agak lebih lengkap yang sebuah nama untuk sebuah periode yang seorang wanita menunggu dalam periode kesempatan untuk menikah kembali karena meninggal adalah suami atau bercerai dengan suaminya. Idah ini dapat dengan menunggu kelahiran anak terkandung melalui ‟quru atau menunggu bulan perhitungan. Pada saat ini istri jangan diaktifkan untuk menikah atau menawarkan diri untuk orang lain untuk menikahi. Ini Idah telah dikenal sejak masa jahiliyah. Setelah kedatangan Islam Idah tetap untuk mengakui sebagai salah satu pembelajaran dari syari‟at karena mengandung banyak manfaat.
HUKUM SHALAT IDUL FITRI MENURUT PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH Budiawan, Afiq
Hukum Islam Vol 14, No 1 (2014): Vol 14, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Fakultas Syariah dan hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hikmah dari shalat id adalah untuk memperlihatkan kekuatan umat Islam kepada musuh-musuhnya dan kepada pemerintahan dan penguasa yang zalim. untuk itu, dianjurkan kepada kaum muslimin untuk datang dan pulang dari mesjid dengan menelusuri jalan yang berbeda untuk menciptakan persepsi dikalangan musuh-musuh Islam akan kebesaran jumlah kaum muslimin dan supaya terlihat suatu kesatuan yang kokoh
ZAKAT PROFESI DALAM PERSFEKTIF HUKUM ISLAM UNTUK PEMBERDAYAAN UMMAT hertina, Hertina
Hukum Islam Vol 13, No 1 (2013): Juni 2013
Publisher : Fakultas Syariah dan hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ajaran Islam bertujuan mengatasi kesenjangan dan gejolak sosial pada masyarakat adalah zakat. Zakat membawa misi memperbaiki hubungan horizontal antara sesama manusia, sehingga pada akhirnya mampu mengurangi gejolak akibat problematika kesenjangan dalam hidup mereka. Selain itu, zakat juga dapat memperkuat hubungan vertikal manusia dengan Allah, karena Islam menyatakan bahwa zakat merupakan bentuk pengabdian (ibadah) kepada Yang Maha Kuasa. Para ulama menetapkan bahwa harta yang wajib dizakati hanya lima macam, yaitu binatang ternak, emas, dan perak, perdagangan, pertanian, barang tambang dan rikaz (harta temuan). Dalam kerangka ini pula Abd Rahman al-Jaziri dalam kitabnya “al-Fiqh „Ala Mazahib al-Arba‟ah” mengatakan “Tidak ada zakat diluar yang lima macam tersebut”. Akan tetapi pada masa sekarang, profesi yang dapat menghasilkan kekayaan semakin berkembang. Oleh karena itu, cakupan harta yang wajib dizakati harus diperluas pada beberapa bentuk kekayaan yang tidak dikenal pada masa permulaan Islam, profesi tersebut antara lain, dokter, notaris, bankir, psikolog, dan sebagainya. Kewajiban harta zakat yang diperluas ini didasarkan pada pemahaman yang mendalam terhadap firman Allah dalam surat al-Baqarah ayat 267
PENGEMBANGAN USHUL FIQH (PERSPEKTIF DALIL-DALIL NORMATIF AL-QUR’AN) zulkifli, zulkifli
Hukum Islam Vol 14, No 1 (2014): Vol 14, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Fakultas Syariah dan hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sulit untuk membuktikan yang mana dari dua kemungkinan yang lebih tepat pada kenyataan, apakah Al-Quran yang membentuk --atau sekurang-kurangnya menginspirasi-- pola pemikiran yang bercorak ushul fiqih, ataukah pemikiran ushul fiqh yang membentuk pola penafsiran tertentu terhadap Al-Quran. Tapi jika mencermati dinamika pemikiran dan perumusan ushul fiqh terhadap Al-Quran yang terus berkembang, setidaknya dari generasi shahabat sampai pertengahan abad ke 4 H dimana pemikiran ushul fiqh mencapai kematangannya, dapat diterima pemikiran yang kompromistis bahwa Al-Quran dengan kemukjizatan berbagai aspek yang terkandung di dalamnya telah mendorong dan menginspirasi munculnya berbagai corak pemikiran ilmiyah termasuk pemikiran ushul fiqh sekaligus corak pemikiran ushuli mempengaruhi metode penafsiran
PRINSIP-PRINSIP MUAMALAH DAN INPLEMENTASINYA DALAM HUKUM PERBANKAN INDONESIA Nurfaizal, Nurfaizal
Hukum Islam Vol 13, No 2 (2013): Nopember 2013
Publisher : Fakultas Syariah dan hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/hi.v13i2.979

Abstract

Dalam bermuamalah, dua pihak yang melakukan transaksi diposisikan mempunyai kedudukan yang sama dalam hak dan kewajiban. Namun kesan yang ditimbulkan dari undang-undang perbankan lebih banyak mengatur dan memproteksi bank sebagai lembaga keuangan. Sementara posisi nasabah tidak mendapatkan porsi yang cukup dalam undang-undang, sehingga terkesan nasabah dalam suatu perjanjian lebih cenderung sebagai obyek bukannya subyek. Prinsip muamalah sesungguhnya terlimplementasi dalam hukum perbankan Indonesia sebagai mana ditemukan dalam beberapa pasal dalam undang-undang perbankan, namun tidaklah berarti diimplementasikan. Maksudnya, ketika undang-undang itu disusun, kuat dugaan tidaklah mengacu kepada prinsip-prinsip muamalah, atau legislator tidaklah membawa pesan khusus untuk memasukkan prinsip-prinsip muamalah dalam draf undang-undang perbankan. Adanya prinsip-prinsip muamalah terimplementasi dalam undang-undang perbankan, itu lebih karena prinsip-prinsip muamalah bersifat universal yang dijujung tinggi oleh nilai-nilai kemanusiaan.
PRINSIP-PRINSIP MUAMALAH DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 21 TAHUN 2008 TENTANG PERBANKAN SYARI’AH Aulia, Ananda Harrio
Hukum Islam Vol 14, No 2 (2014): Vol 14, No 2 (2014) Nopember 2014
Publisher : Fakultas Syariah dan hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Syari‟at Islam adalah hukum yang lengkap dan sempurna yang tidak saja mengatur hubungan manusia dengan tuhannya dalam bentuk ibadah, tapi juga mengatur hubungan manusia dengan manusia yang disebut Muamalat. Prinsip-prinsip muamalah dalam Unadang-undang Nomor 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syari‟ah. Berupa transaksi bagi hasil dalam bentuk mudharabah dan musyarakah. Transaksi sewa-menyewa dalam bentuk ijarah atau sewa beli dalam bentuk ijarah muntahiya bittamlik. Transaksi jual beli dalam bentuk piutang murabahah, salam, dan istishna‟. Transaksi pinjam meminjam dalam bentuk piutang qardh. Dan transaksi sewa-menyewa jasa dalam bentuk ijarah untuk transaksi multijasa

Page 2 of 12 | Total Record : 116