Jurnal Dakwah Risalah
ISSN : 14120348     EISSN : 26543877
Jurnal RISALAH adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal yang diterbitkan dua kali dalam setahun ini mengangkat tulisan/karya ilmiah meliputi bidang sosial, dakwah, komunikasi dan kemasyarakatan. Naskah yang dimuat dapat berupa hasil penelitian baik pustaka maupun lapangan, analisis teori, asumsi empirik yang berkaitan dengan pengembangan kajian dakwah dan komunikasi
Articles 78 Documents
Cover dan Daftar Isi Jurnal Risalah Vol. 26 No. 2, Juni 2015 Editor, Editor
Jurnal Dakwah Risalah Vol 26, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1460.74 KB)

Abstract

Silahkan download dan cetak cover ini, sama dengan edisi cetaknya
Konsep-konsep Dasar Sisi Sosialisme Islam Aslati, Aslati
Jurnal Dakwah Risalah Vol 26, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.85 KB)

Abstract

Bahasan tentang konsep-konsep dasar sisi sosialisme Islam merupakan cakupan dari pemahaman tentang Pemgembangan Masyarakat Islam. Sosialisme lahir sebagai reaksi balik terhadap kezaliman sistem kapitalis. Mereka menangkap adanya sinyalemen positif humanisme, keadilan, pemerataan, dan persamaan di dalam sistem sosialis, berdasarkan pertimbangan bahwa sistem sosialis memiliki jumlah asas pokok untuk kesejahteraan manusia secara adil dan merata serta asas anti pengeksploitasian ekonomi, sosial maupun politik. Konsep dasar sosialisme Islam mencakup antara lain Solidaritas Sosial, Penyediaan Lapangan Kerja dan Perintah Untuk Bekerja serta Prinsip Persamaan Sosial dalam Islam. Akhir dari tulisan ini bahwa asas-asas moral sosialisme Islam terbangun, dan hanya dengan asas-asas moral itulah bisa dicapai pemecahan masalah segitiga manusia yang kompleks (kemiskinan, kebodohan, dan penyakit). Sehingga, kepentingan individu dan kepentingan masyarakat umum bisa bertemu. Berbagai tabiat individualisme yang dimiliki setiap manusia dengan kemaslahatan masyarakat umum pun bisa berjalan bersama secara harmonis. Implementasi praktis sosialisme yang berdiri di atas nilai-nilai moral telah membuktikan bahwa undang-undang dan peraturan-peraturan atau kekuasaan dan pemaksaan sama sekali tidak cukup untuk menjamin keberhasilan sosialisme dalam membahagiakan dan mensejahterakan umat manusia. Bahkan, bisa dipastikan eksistensi tidak akan bisa bertahan lama.
Effectiveness of Career Guidance Information Service on The Educational Aspiration Level of The Students Arsyad, Arsyad
Jurnal Dakwah Risalah Vol 26, No 4 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.951 KB)

Abstract

Career guidance information service is given to the students to provide them with knowledge about career or further education. This would help the students to plan their future after graduating from high school. When the students were not provided with career guidance information service, they would be confused to continue their study, have lack of understanding on their interest and talent, be unable to develop their potential and have low willingness to continue their study. This research was designed for revealing the effectiveness of career guidance information service to improve the students’ educational aspiration level in class X of SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru in Academic Year 2013/2014. The sample of this research was 30 students. The sample was taken by using purposive sampling technique. This research applied pre-experimental technique and Pre-Test and Post-Test One Group Design. The data was collected through the educational aspiration scale. The data gotten was analyzed by using percentage descriptive analysis and quantitative analysis with t-test. The result of the research indicated that the students’ educational aspiration level in class X of SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru was low (0%), but then it became higher (50%) after career guidance information service given. The result of the research indicated that career guidance information service given was effective to improve the students’ educational aspiration level. 
Hubungan Iklan Politik di Televisi terhadap Minat Memilih Masyarakat dalam Pemilihan Umum Presiden 2014 di Desa Simalinyang RT 30 RW 12 Kabupaten Kampar Darmawati, Darmawati
Jurnal Dakwah Risalah Vol 26, No 3 (2015): September 2015
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.305 KB)

Abstract

Berbagai iklan politik yang begitu banyak disiarkan pada stasiun televisi yang nantinya berguna sebagai media memperjelas apa saja visi dan misi kandidat yang akan dipilih sehingga mempengaruhi minat masyarakat dalam memilih Pemilihan umum presiden 2014 di desa simalinyang rt 30 rw 12 kabupaten kampar, dan hampir setiap hari iklan politik di tayangkan dengan frekuensi yang tinggi dan dengan berbagai jenis yang memenuhi ruang publik. Berdasarkan pembatasan masalah di atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan, 1. Bagaimana hubungan iklan politik televisi terhadap minat memilih masyarakat dalam pemilu pilpres 2014 di RT 30 RW 12 Desa Simalinyang, 2. Bagaimana minat masyarakat di RT 30 RW 12 Desa Simalinyang dalam memilih iklan politik baik melalui stasiun televisi milik pemerintah maupun swasta.  Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, populasi penelitian sampel yang dikumpulkan secara  stratified random sampling dengan jumlah  152 orang.  Hasil penelitian ada hubungan yang sedang antara Variabel Iklan Politik dengan Variabel minat memilih berdasarkan kriteria product moment. Nilai korelasi sebesar 0,602 menunjukkan bahwa ada hubungan antara minat iklan dengan memilih dengan tingkat sedang.
Peran Media Massa Saat Pemilihan Umum Mengawasi atau Diawasi Musfialdy, Musfialdy
Jurnal Dakwah Risalah Vol 26, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.321 KB)

Abstract

Pemilihan Umum merupakan perwujudan dari kedaulatan rakyat yang merupakan kehendak mutlak bangsa Indonesia setelah menetapkan dirinya sebagai negara demokrasi.Nilai demokrasi pada pemilu antara lainsetiap tahapan penyelengaraan pemilu sesuai mengandung kepastian hukum. Agar tercipta derajat kompetisi yang sehat, partisipatif, dan mempunyai derajat keterwakilan yang lebih tinggi, serta memiliki mekanisme pertanggungjawaban yang jelas, maka penyelenggaraan pemilihan umum harus dilaksanakan secara lebih berkualitas dari waktu ke waktu. Implementasi dari upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas adalah membentuk dan melaksanakan fungsi pengawasan pemilu. Penataan agenda (Agenda Setting) mengacu kepada kemampuan media massa untuk mengarahkan perhatian khalayak terhadap isu-isu tertentu yang diagendakan media massa..Media massa memiliki kekuatan untu mempengaruhi agenda media kepada agenda publik. Kecenderungan jurnalisme menjadi alat propaganda terutama di musim kompetisi pemilihan umum hal ini karena terkonsentrasinya pemilikan media pada sekelompok elit kekuatan ekonomi, sejumlah konglomerat yang secara keamanan bisnis (business saaety) masih sangat tergantung pada kekuatan politik yang sedang atau akan berkuasa. Dalam Pemilu, media jurnalisme mesti menyajikan fakta-fakta dan informasi independen tentang peristiwa dan isu-isu yang akan jadi referensi bagi masyarakat dalam membuat keputusan.Tujuan paling penting bagi medaia massa adalah menyediakan informasi yang dibutuhkan warga. Untuk itu independensi media sangatlah penting.Independen dari otoritas politik, otoritas sosial atau bisnis, dan tidak ada bias personal.
Cover dan Daftar Isi Jurnal Risalah Vol. 26 No. 1, Maret 2015 Editor, Editor
Jurnal Dakwah Risalah Vol 26, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1544.895 KB)

Abstract

Silahkan download dan cetak cover ini, sama dengan edisi cetaknya
Efek Penerapan Kode Etik Mahasiswa UIN Suska Riau terhadap Perilaku Sosial-Budaya Mahasiswa Sukartik, Dewi
Jurnal Dakwah Risalah Vol 26, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.572 KB)

Abstract

Penerapan kode etik mahasiswa di UIN Suska Riau diduga belum berjalan maksimal. Pasalnya masih terlihat sejumlah pelanggan yang dilakukana mahasiswa UIN Suska Riau baik dari jurusan umum maupun jurusan agama. Misalnya, mahasiswa merokok di area kampus, berpakaian ketat, transparan, baju pendek (di atas pinggul) atau pakaian dari bahan kaos bagi mahasiswi, baju kaos, dan celana jeans bagi laki-laki. Bahkan masih di luar kampus, meskipun tidak semua, masih terlihat, mahasiswi tidak menggunakan busana muslimah (buka jilbab). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efek penerapan kode etik mahasiswa terhadap perilaku sosial-budaya mahasiswa UIN Suska Riau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan kode etik mahaiswa UIN Suska belum seutuhnya dapat merubah perilaku sosial budaya mahasiswa. Sebab, belum maksimalnya penerapan sanksi bagi pelanggar kode etik mahasiswa. Faktor penyebab sulitnya menerapkan kode etik adalah karena belum adanya badan khusus yang menangani pelaksanaan kode etik mahasiswa.
Pemanfaatan Konseling Neuro Linguistic Programming dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Sekolah Dasar Hadi, M. Fahli Zatra; Zubaidah, Zubaidah
Jurnal Dakwah Risalah Vol 26, No 4 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.382 KB)

Abstract

Lingkungan adalah pembentuk atau programer bagi diri siswa yang paling berpengaruh. Misal, suatu ketika seorang siswa tidak dapat mengerjakan PR (pekerjaan rumah) lantas dimarahi sambil dimaki-maki ”Kamu bodoh!” oleh orang tua, bila kata itu diucapkan dengan intonasi tepat (seperti mamaki), dalam intensitas emosional yang tinggi dan ditujukan pada seorang anak, maka si anak mulai membuat makna, mulai membuat persepsi bahwa dirinya adalah ”anak bodoh”. menjadi ”keyakinan bahwa dirinya benar-benar bodoh”. Rumusan masalah Apakah pemanfaatan teknologi konseling Neuro Linguistic Programming dapat mengatasi kesulitan belajar siswa. Adapun tujuan penelitian antara lain: Menjelaskan bagaimana Pemanfaatan Konseling Neuro Linguistic Programming  Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Sekolah Dasar (Studi Kasus Di Konsultan Yoga Atma Psikologi Pekanbaru). Kegunaan Penelitian Memperjelas manfaat konseling Neuro Linguistic Programming dalam mengatasi kesulitan belajar siswa. jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengungkapkan sesuatu apa adanya. Hasil penelitian Yang paling penting dari NLP penggolongan tipe manusia, tipe manusia menjadi 3 golongan sehigga mampu mengatasi masalah belajar siswa, yaitu visual, auditory, dan kinestetik yang nantinya digunakan dalam mengatasi kesulitan belajar siswa. NLP ini membuat klien marasa di hargai dan konselor menjadi sangat mengerti apa yang dirasakan klien sehingga kesulitan belajar yang dirasakan yang dikarenakan pemahaman yang salah terhadap diri mampu dihilangkan. Dalam Nlp juga konselor penembusan faktor kritis dari pikiran sadar dan diikuti dengan diterimanya suatu saran tertentu, atau melihat suatu kejadian dengan sudut pandang yang lain atau yang akrab di sebut reframing. Jadi, konseling yang dilakukan setelah faktor kritis klien berhasil ditembus atau klien telah masuk ke kondisi rileksasi mental yang dalam
Pemahaman Pemuka Agama (Kognisi, Afeksi, Konasi), Sumber Daya Manusia Pemuka Agama, Regulasi, Sikap Birokrat/ Aparatur Pemerintah, Implementasi Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No. 9/8 Tahun 2006 Elfiandri, Elfiandri; Perdamaian, Perdamaian; Rahmi, Febri
Jurnal Dakwah Risalah Vol 26, No 3 (2015): September 2015
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.231 KB)

Abstract

Berbagai pemicu konflik agama yang terjadi selama ini bukan saja didalangi oleh persepsi  umat, tetapi terkadang lebih disebabkan sikap dan perilaku pemuka agama yang tidak terbuka terhadap agama lain. Kesalahan pemahaman, regulasi dan sikap dari birokrat/ aparatur pemerintah terhadap peraturan bersama menteri agama dan menteri dalam negeri (PBM) nomor 9/8 tahun 2006 dalam pembinaan kerukunan umat beragama dapat mendorong munculnya potensi konflik sosial antar dan inter umat beragama. Penelitian ini  bertujuan   pertama untuk mengetahui pemahaman  pemuka Agama terhadap PBM Nomor : 9/8 Tahun 2006 tentang kerukunan Antar Umat beragama. Kedua untuk mengetahui pengaruh Sumber Daya Manusia Pemuka Agama, Regulasi dan Sikap Birokrat/ Aparatur pemerintah terhadap  pelaksanaan PBM Nomor : 9/8 tahun 2006. Sampel penelitian adalah pemuka agama dari 5 agama sebagai berikut Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu dan Budha yang ada di kota Pekanbaru, propinsi Riau. Penelitian ini menggunakan data primer, dan teknik purposive sampling untuk pengambilan datanya. Metode analisis data yang digunakan adalah pertama metode korelasi untuk menjawab permasalahan pertama. Sementara itu untuk menjawab permasalahan kedua digunakan metode regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian untuk hipotesis pertama yaitu pemahaman pemuka agama (kognisi, afeksi dan psikomotorik) berkorelasi signifikan terhadap pelaksanaan Peraturan Bersama Menteri (PBM) dalam pembinaan kerukunan umat beragama. Sementara itu, hipotesis kedua menyatakan bahwa Sumber Daya Manusia pemuka agama, regulasi dan sikap aparatur pemerintah secara bersama-sama (F-test) berpengaruh terhadap implementasi PBM dalam pembinaan kerukunan umat beragama. Akan tetapi dari hasil uji t dinyatakan bahwa implementasi PBM dipengaruhi oleh regulasi dan sikap aparatur pemerintah.
Pemanfaatan Hypnoparenting dalam Menanamkan Karakter Anak di Lembaga Konseling dan Konsultasi Pekanbaru Silawati, Silawati; Yanti, Afrida
Jurnal Dakwah Risalah Vol 26, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.623 KB)

Abstract

Mendidik anak yang dilakukan orang tua di lingkungan masyarakat yang cenderung menggunakan perkataan yang kasar dan melalui hukuman fisik yang tidak mendidik. Hal ini yang menyebabkan tumbuhnya karakter anak yang kurang baik dan tidak sesuai dengan pendidikan karakter yang sedang dilaksanakan di sekolah. Penelitian ini dilaksanakan di lembaga psikologi Lembaga Konseling dan Konsultasi Pekanbaru Pekanbaru yang terletak di Jalan Cipta Karya Pekanbaru. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pendidikan karakter anak dengan menggunakan hypnoparenting di Lembaga Konseling dan Konsultasi Pekanbaru Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa hal yang perlu diketahui orang tua dalam mendidik anak yaitu (1) menumbuhkan sifat persaingan, (2) menghindari sikap ambivalensi, (3) menekankan hubungan sebab akibat, (4) menghindari melakukan intervensi terlalu banyak, (5) berkomunikasi dengan sehat. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa karakter anak menjadi terdidik dengan menggunakan hypnoparenting.