Jurnal Dakwah Risalah
ISSN : 14120348     EISSN : 26543877
Jurnal RISALAH adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal yang diterbitkan dua kali dalam setahun ini mengangkat tulisan/karya ilmiah meliputi bidang sosial, dakwah, komunikasi dan kemasyarakatan. Naskah yang dimuat dapat berupa hasil penelitian baik pustaka maupun lapangan, analisis teori, asumsi empirik yang berkaitan dengan pengembangan kajian dakwah dan komunikasi
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 29, No 1 (2018): Juni 2018" : 8 Documents clear
ALTERNATIF PENINGKATAN KREATIVITAS RETORIKA MAHASISWA MELALUI MODEL SIMULASI PADA MEDIA PENYIARAN Sardila, Vera; Arini, Arini
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.189 KB)

Abstract

Retorika adalah kemampuan seseorang dalam bertutur yang merupakan aktivitas normal yang sangat penting karena dapat berkomunikasi dalam segala kondisi emosional. Pentingnya retorika tidak hanya di sisi kehidupan lingkungan akademik semata, akan tetapi juga berpengaruh penting pada lingkungan non-akademik. Mahasiswa yang pandai beretorika akan sangat mudah untuk menguasai massa atau lingkungannya. Memang hal yang tidak mudah bagi kita untuk berbicara meskipun sederhana, namun memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Hal ini membutuhkan latihan khusus. Ketepatan memilih model dan media pengembangan keterampilan retorika menjadi hal yang perlu dipertimbangkan. Salah satu model yang dapat direkomendasikan adalah Model Simulasi. Pilihan terhadap model ini menjadi alternatif, karena memiliki banyak kelebihan dalam mengeksplotasi keterampilan mahasiswa, dan tentunya akan semakin sempurna, jika didukung oleh media, seperti media penyiran yang bersifat audiovisual. 
SEBUAH KENYATAAN MASA KINI Suhaimi, Suhaimi
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.01 KB)

Abstract

Masalah besar akibat dampak dari kemajuan dan perkembangan pesat sains dan teknologi – yang berakar kuat pada semangat revolusi industry itu – adalah retaknya sistem keluarga, yang merupakan bagian terkecil dari masyarakat. Keakraban keluarga mulai memudar, hubungan antar anggotanya pun makin merenggang. Suami, istri, anak, orangtua, dan sanak saudara, masing-masing berjalan dalam keinginan dan kepentingannya sendiri-sendiri. Konsekuensi dari tiu semua adalah timbulnya keterasingan dan kesepian yang tiada tara di antara sesama anggota keluarga.
STRATEGI KOMUNIKASI LSM LINGKUNGAN DI INDONESIA DALAM MENDORONG LAHIRNYA UNDANG-UNDANG PERUBAHAN IKLIM Maghfiroh, Nailil; Salampessy, Yudi LA
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.184 KB)

Abstract

Isu perubahan iklim di Indonesia harus segera direspon bukan lagi dengan penyediaan teknologi, tetapi direspon secara politik dengan komitmen untuk melaksanakannya. Akan tetapi pemerintahan dan DPR belum menjadikan legislasi Undang-Undang Perubahan Iklim sebagai prioritas. Untuk itu beberapa LSM Lingkungan menjalin komunikasi politik untuk mendorong lahirnya UU tersebut. Artikel menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan oleh LSM Lingkungan dalam penyebaran informasi dan mendorong pengesahan UU terkait perubahan iklim. Kajian disusun sebagai studi literatur dengan analisis deskriptif. Disimpulkan bahwa LSM Lingkungan mengkombinasikan strategi komunikasi pembangunan berdasarkan media yang dipakai dan strategi partisipatori. Pemanfaatan saluran komunikasi interpersonal dan massa bertujuan untuk mengoptimalkan persuasi atas pentingnya perilaku adaptif, serta membuka ruang publik untuk partisipasi anggota masyarakat. Belum disahkannya UU Perubahan Iklim mengindikasikan belum tercapainya efek yang diharapkan dari komunikasi politik yang dijalin.
MAKNA DAN SIMBOL DALAM PROSES INTERAKSI SOSIAL (Sebuah Tinjauan Komunikasi) Haris, Aidil; Amalia, Asrinda
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.208 KB)

Abstract

Simbol dan interaksi sosial tidak bisa dipisahkan pada kajian komunikasi. Penggunaan simbol-simbol merupakan kegiatan yang akan selalu hadir pada setiap proses komunikasi. Tinjauan komunikasi untuk penelitian makna simbol ini selalu mengalami perubahan seiring perkembangan jaman. Pola perubahan interaksi sosial di kalangan masyarakat akan membawa perubahan makna simbol yang terkandung didalamna. Tujuan penelitian ini adalah untuk pemaknaan simbol dalam perubahan interaksi sosial dalam tinjauan komunikasi. Metodologi yang digunakan kualitatif deskriptif dimana penjabaran simbolik melalui pendekatan Perspektif simbolis interaksionism. Hasil penelitian didapatkan bahwa manusia mengembangkan satu set simbol yang kompleks untuk memberi makna terhadap dunia dalam paradoks.
PERSEPSI MASYARAKAT KELURAHAN SIMPANG BARU KECAMATAN TAMPAN TERHADAP SENSOR DI TAYANGAN TELEVISI Elfiandri, Elfiandri; Yantos, Yantos; Rafiq, Muhammad
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.874 KB)

Abstract

Signifikannya pengaruh tayangan televisi terhadap pembentukan dan perkembangan perilaku masyarakat dari berbagai usia, perlu dikendalikan untuk mengurangi terjadinya pengaruh negatif. Salah satu upaya pengendalian tersebut dilakukan dalam bentuk kebijakan regulasi sensor ditayangan televisi. Adanya sensor di tayangan televisi menimbulkan reaksi pro dan kontra di kalangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Tampan terhadap sensor di tayangan televisi. Populasi adalah adalah masyarakat kelurahan simpang baru sebanyak 8304 orang dengan Sampel sebanyak 382 responden dengan teknik sloven dan tingkat signifikan 0.5. dengan teknik pengumpulan data berupa angket, metode analisis data melalui persentase. Hasil dari penelitian ini disimpulkan secara parsial mengenai persepsi masyarakat Kelurahan Simpang Baru terhadap teknik sensor, dapat disimpulkan berada di persentase 77% atau dalam kategori persepsi baik. Sedangkan persepsi masyarakat Kelurahan Simpang Baru terhadap aturan sensor yang berlaku disimpulkan berada di persentase 80% atau dalam kategori persepsi baik. Secara keseluruhan persepsi masyarakat Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Tampan terhadap sensor di tayangan televisi berada di persentase 80% atau dalam kategori persepsi baik.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MEWUJUDKAN KEHARMONISAN KELUARGA DI MASYARAKAT NELAYAN MESKOM BENGKALIS Arwan, Arwan
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.228 KB)

Abstract

Keluarga  yang tentram, bahagia, dan sejahtera merupakan dambaan setiap manusia. Hal ini membutuhkan komunikasi yang dapat membuat pasangan suami istri langgeng dan harmonis. Karena kunci kelanggengan perkawinan adalah keberhasilan melakukan penyesuaian di antara pasangan. Namun pada kenyataannya, kebahagiaan suatu perkawinan tidak hanya terletak pada faktor cinta saja karena ada salah satu faktor yang lebih penting bila dibandingkan dengan faktor cinta yaitu komunikasi interpersonal antara pasangan suami istri. Dari uraian tersebut, peneliti tertarik mengkaji mengenai keharmonisan keluarga dalam sebuah penelitian ilmiah tentang efektivitas komunikasi interpersonal dalam mewujudkan keharmonisan keluarga di masyarakat nelayan Meskom Bengkalis. Hasil penelitian menemukan bahwa Untuk mewujudkan keharmonisan dalam kehidupan keluarga, masyarakat nelayan di desa Meskom berusaha meciptakan sebuah komuikasi dalam kehidupan keluarganya yaitu antara suami,isteri dan anak-anak. Selanjutnya adanya kepercayaan penuh pada masing-masing pasangan di masyarakat nelayan ini karena merasa merasa senasib sepenanggungan. Dalam tradisi Melayu ada petuah “berat sama dipikul dan ringan dijinjing”. Dalam tradisi Melayu masing orang dalam keluarga saling bantu membantu satu sama lainnya terutama dalam satu keluarga.
PETA SOSIAL EKONOMI UMMAT (STUDI TERHADAP LEMBAGA EKONOMI DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT) Muhlasin, Muhlasin; Soim, Muhammad
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.217 KB)

Abstract

Zakat sebagai sarana distribusi pendapatan dan pemerataan ekonomi, serta sarana berbuat kebajikan bagi kepentingan masyarakat menduduki peran penting dalam perekonomian masyakat secara umum maupun kalangan Muslim, karenanya menarik untuk dikaji kembali sebagai salah satu potensi dana umat yan sangat besar guna memecahkan berbagai masalah sosial masyarakat. Ekonomi Islam adalah kumpulan prinsip-prinsip umum tentang ekonomi yang kita ambil dari Al-Qur’an, Sunnah, dan pondasi ekonomi yang kita bangun atas dasar-dasar pokok itu dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan dan waktu, sejalan dengan pendapat Dr. Muhammad Syauki Al-Fanjari “ekonomi Islam adalah segala sesuatu yang mengendalikan dan mengatur aktivitas ekonomi sesuai dengan pokok Islam dan politik ekonominya.
SISTEM KOMUNIKASI DALAM PEMBANGUNAN SOSIAL PASCA BENCANA Badri, Muhammad
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.159 KB)

Abstract

Indonesia merupakan daerah rawan bencana alam dan non alam seperti gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, kebakaran hutan dan sebagainya. Menghadapi potensi bencana tersebut perlu ada upaya penanggulangan dengan melibatkan banyak pihak, mulai pemerintah, swasta, organisasi non pemerintah, dan masyarakat. Sistem komunikasi diperlukan agar kegiatan penanganan bencana lebih terkoordinasi dengan baik sehingga berjalan efektif dan efisien. Keterlibatan banyak pihak dalam penanganan bencana menunjukkan adanya sistem komunikasi yang berjalan baik secara alamiah maupun melalui intervensi kebijakan. Paradigma sistem komunikasi dalam penanganan bencana harus mengedepankan pemberdayaan masyarakat dibandingkan memberikan bantuan sesaat (charity). Sebagai sebuah sistem, antarelemen  (subsistem) harus saling terkait dan berkoordinasi dalam penanganan pasca bencana mulai tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi. Kegiatan yang dilakukan juga idealnya secara holistik di berbagai sektor secara berkelanjutan. Untuk itu model partisipatif merupakan strategi yang ideal dalam pembangunan sosial dengan tujuan jangka panjang untuk memulihkan kondisi sosial ekonomi masyarakat seperti semula.

Page 1 of 1 | Total Record : 8