Jurnal Dakwah Risalah
ISSN : 14120348     EISSN : 26543877
Jurnal RISALAH adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal yang diterbitkan dua kali dalam setahun ini mengangkat tulisan/karya ilmiah meliputi bidang sosial, dakwah, komunikasi dan kemasyarakatan. Naskah yang dimuat dapat berupa hasil penelitian baik pustaka maupun lapangan, analisis teori, asumsi empirik yang berkaitan dengan pengembangan kajian dakwah dan komunikasi
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 27, No 1 (2016): Juni 2016" : 5 Documents clear
PERAN JURNALISME WARGA DALAM MENGAKOMODIR ASPIRASI MASYARAKAT Sukartik, Dewi
Jurnal Dakwah Risalah Vol 27, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.221 KB)

Abstract

Saat ini dunia jurnalistik tidak hanya milik wartawan professional saja tapi milik semua orang yang ingin berbagi informasi lewat Citizen Journalism (jurnalisme warga). Citizen  Journalism  merupakan  suatu  bentuk  kegiatan  jurnalistik  yang melibatkan  warga  masyarakat  untuk  ikut  mengisi  media. Hadirnya  citizen  journalism,dapat  membantu  dalam  hal  pemenuhan kebutuhan  informasi  masyarakat.  Karena  berbagai  informasi  yang  dibutuhkan khalayak  tidak  selalu  terpenuhi  oleh  media  massa  konvensional  (umum). Adapun tulisan ini adalah ingin melihat lebih dalam bagaimana peran jurnalisme warga dalam mengakomodir aspirasi masyarakat. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa media profesional sangat terbantu sekali untuk mendapatkan informasi berkualitas dari segala penjuru negeri dengan syarat informasi yang disampaikan warga harus memenuhi unsur nilai berita faktual dan penting menyangkut kepentingan banyak orang. Jika dilihat ada sebelas bentuk jurnalisme yang dibahas pada tulisan ini, semua orang bisa mengisi ruang citizen jurnalism dengan catatan informasi yang diberikan tersebut memenuhi unsut nilai berita faktual alias tidak bohong dan penting bagi kepentingan banyak orang. Jika ini dilakukan oleh warga, informasikan apapun dapat dengan cepat diketahui oleh orang banyak. 
PERAN KELUARGA TERHADAP PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ISLAM BAGI REMAJA Fatmawati, Fatmawati
Jurnal Dakwah Risalah Vol 27, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.814 KB)

Abstract

Usia remaja adalah waktu yang paling berkesan dalam kehidupan seorang remaja bagi perkembangan integrasi kepribadian. Untuk mencapai kematangan dalam perkembangan tersebut, remaja memerlukan bimbingan dan pemahaman tentang ajaran agama dan pemahaman dirinya serta lingkungannya. Sebagai lingkungan yang terdekat bagi remaja, keluaga berperan membimbing dan mengembangkan kepribadiannya yang sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah, banyaknya terjadi penyimpangan-penyimpangan di keluarga remaja seperti, minuman keras, narkoba, hamil diluar nikah merupan satu cerminan bahwa kurang tertanamnya nilai-nilai kepribadian Islam dalam diri remaja. Penelitian ini dalam deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengungkapkan sesuatu apa adanya. Hasil penelitian memberikan gambaran jika peran keluarga tidak sepenuhnya memberikan bimbingan pada remaja maka kepribadian yang baik tidak tercermin nilai-nilai kepribadian Islam dalam diri remaja. Berarti apabila keluarga dapat menjalankan fungsi dan peranan dalam membentuk kepribadian Islam bagi remaja maka akan terbentuk kepribadian Islam dalam diri remaja.
KEBIJAKAN PEMERINTAH KABUPATEN KAMPAR TERHADAP PENINGKATAN DAYA SAING UMKM DESA KOTO MESJID DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) Yantos, Yantos
Jurnal Dakwah Risalah Vol 27, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.122 KB)

Abstract

Dalam rangka pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Pemerintah daerah perlu mengembangkan potensi dan meningkatkan daya saing daerahnya dalam menghadapi persaingan global baik secara nasional maupun internasional. Potensi daerah kampar sebagai salah satu daerah yang memiliki pertanian dan perikanan terbesar di Sumatera harus dapat dikembangkan oleh Pemerintah daerah kabupaten Kampar sehingga memiliki daya saing global. Kebijakan pemerintah daerah yang mendukung bagi peningkatan daya saing UMKM terutama di sektor unggulan yaitu sektor perikanan akan memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap peningkatan pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Melihat potensi UMKM yang bergerak di bidang perikanan di desa Koto Mesjid Kabupaten Kampar, maka Pemerintah daerah Kampar membuat beberapa kebijakan agar UMKM tersebut dapat bersaing baik ditingkat nasional maupun dalam lingkup yang lebih luas yaitu ASEAN. Kebijakan pemerintah daerah kabupaten Kampar dalam meningkatkan daya saing UMKM di Desa Koto Mesjid dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dapat dilihat dari indikator sebagai berikut: (1) Kebijakan Pembentukan Kawasan Mina Politan Sentra Patin di Desa Koto Mesjid. (2) Kebijakan Pembinaan dan pelatihan kepada UMKM di Desa Koto Mesjid. (3) Kebijakan Pembentukan Kelompok UMKM Pengolah dan Pemasar ikan. (4) Kebijakan Kemitraan. (4) Kebijakan Investasi desa Koto Mesjid. Dengan adanya kebijakan-kebijakan pemerintah daerah kabupaten Kampar tersebut, telah menjadikan produk pengolahan ikan patin yang merupakan hasil dari UMKM yang ada di desa Koto Mesjid Kabupaten Kampar telah dapat menembus pasar ASEAN dan bersaing dalm rangka MEA dengan Vietnam sebagai negara yang juga penghasil ikan olahan di ASEAN. 
MOTIVASI BELAJAR SEBUAH STRATEGI MENGUNGKAP POTENSI KECERDASAN INTELEGENSI DAN EMOSI Yurnalis, Yurnalis
Jurnal Dakwah Risalah Vol 27, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.776 KB)

Abstract

Setiap praktik pendidikan atau pengajaran sesungguhnya, disadari atau tidak, selalu memiliki landasan teoritis-filosofis mengenai apa itu proses belajar dan apa itu pengetahuan. Sampai saat itu, praktik pendidikan yang berlangsung masih sangat kuat dipengaruhi oleh tingkah laku dan kematangan. Pendidikan menjadi penting karena memberi kontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara. Banyak negara memberi perhatian serius pada pendidikan mulai jenjang pendidikan prasekolah atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dasar (SD/MI dan SMP/MTs), menengah (SMA/SMK/MA) serta tinggi (diploma, sarjana dan pascasarjana). Pendidikan merupakan salah satu indikator bagi indeks pembangunan manusia (Human Depelopment Index). Motivasi merupakan faktor penggerak yang datang dari dalam diri dan di luar diri manusia. Pengamat motivasi seperti AB Aziz Yusof mencoba mendefenisikan motivasi sebagai dorongan atau kemauan yang tinggi untuk bekerja, maka tidak mustahil prestasi yang dipamerkan juga akan turut cemerlang. Ini akan mempengaruhi pencapaian pelaku pendidikan terhadap pelajar. Faktor yang paling berpengaruh terhadap tercapainya dorongan atau kemauan yang kuat untuk belajar diantaranya komitmen pelaku pendidikan yang mantap, keterlibatan semua stakeholders yang tinggi dalam praktek kerja yang praktis bisa meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas bagi para pelajar. Hakikat motivasi belajar adalah komponen yang penting dalam menentukan kesuksesan para pelajar di organisasi sekolah. Pemimpin dalam organisasi kerja perlu mempunyai pengetahuan yang luas tentang manusia supaya dapat menyusun starategi untuk memperoleh kerjasama bagi pelajar. Potensi kecerdasan tidak akan bisa produktif kalau tidak diberdayakan secara baik. Walaupun semua orang tahu bahwa potensi yang diungkap oleh Gardner ini masih sangat perlu pengembangan dan pendalaman secara berkelanjutan. Sinergisitas kecerdasan ganda dengan kecerdasan yang lain seperti kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ) adalah merupakan akumulasi puncak dari prestasi manusia dalam meraih cita-cita dan masa depan yang cemerlang. Sekarang tinggal lagi bagaimana kita mampu memberdayakan semua potensi itu sebaik mungkin, karena Allah juga sudah memberikan jaminan kepada manusia bahwa tidak ada yang sulit jika kita mau melakukannya. Oleh sebab itu manusia dituntut untuk berusaha pengembangkan kemampuan dan potensi yang telah diberikan kepada manusia dengan baik dan terarah.
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI ALAT DALAM MEMPREDIKSI KECENDERUNGAN TERJADINYA KEBANGKRUTAN PADA BANK UMUM SYARIAH; BNI SYARIAH, BRI SYARIAH, MANDIRI SYARIAH, MEGA SYARIAH, BUKOPIN SYARIAH (Suatu Studi Penggunaan Model Altman’s Z-Score) Azni, Azni; Yuanda, Landes; Hatta, Zulhelmy M; Mariyanti, Tatik
Jurnal Dakwah Risalah Vol 27, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.44 KB)

Abstract

Kebangkrutan perusahaan merupakan salah satu fenomena yang sering terjadidalam dunia usaha, baik itu dipengaruhi oleh pihak internal maupun eksternal perusahaan. Untuk mengantisipasi terjadinya kebangkrutan, maka pihak perusahaan seharusnya ada persiapan dini untuk mencegah agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Perusahaan dapat menilai kondisi perusahaannya yang sedang berjalan, agar dapat mengetahui tindakan apa yang tepat untuk memperbaiki kekurangan dan mempertahankan perusahaannya agar perusahaan dapat bertahan dan bersaing, salah satu perusahaan yang ada di Indonesia adalah Bank Umum Syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi kecenderungan terjadinya kebangkrutan pada Bank Umum Syariah menggunakan modelAltman. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang telah dipublikasikan oleh perbankan syariah periode 2010 sampai 2014. Bank Umum Syariah tersebut terdiri dari PT.BNI Syariah, PT.BRI Syariah, PT.Bank Mandiri Syariah, PT. Bank Mega Syariah dan PT.Bank Syariah Bukopin. Data diolah dengan menggunakan model Altman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model Altman dapat digunakan sebagai alat dalam memprediksi kecenderungan kebangkrutan Bank Umum Syariah. Dengan menggunakan model Altman, kita dapat mengetahui apakah Bank Umum Syariah berada dalam kategori bangkrut, grey area, dan tidak bangkrut. Apabila Bank Umum Syariah berada dalam kategori bangkrut, manajemen perusahaan berhak untuk memutuskan apakah akan tetap mempertahankan Bank Syariahnya atau tidak. Bila tetap mempertahankan Bank Syariahnya, manajemen Bank Syariah diharapkan dapat mengambil tindakan yang cepat dan tepat untuk memperbaiki Bank Syariahnya tersebut, agar Bank Syariahnya tetap dapat berjalan dengan baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5