cover
Filter by Year
Jurnal Link Ilmu Kesehatan
ISSN : -     EISSN : -
Articles
179
Articles
RETENSI REKAM MEDIS DALAM UPAYA EFISIENSI RAK PENYIMPANAN

Susanto, Edy ( Rekam Medis dan Informasi Kesehatan ) , Windari, Adhani ( Poltekkes Kemenkes Semarang ) , Irmawati, Irmawati ( Poltekkes Kemenkes Semarang ) , Risyanti, Ivana Putri ( Poltekkes Kemenkes Semarang ) , Prakoso, Yogi Teguh ( Poltekkes Kemenkes Semarang ) , Akbar, Johninda Aulia ( Poltekkes Kemenkes Semarang ) , Nugroho, Rizky Febri ( Poltekkes Kemenkes Semarang ) , Krisnanita, Agustin Ira ( Poltekkes Kemenkes Semarang ) , Kristiyani, Bernadeta Riski ( Poltekkes Kemenkes Semarang )

Jurnal LINK Vol 14, No 2 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : UPPM Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.211 KB)

Abstract

[MEDICAL RECORD RETENCE FOR EFFICIENCY OF THE STORAGE RACK] Medical records of hospitalized patients must be kept at least for a period of 5 (five) years calculated from the last date the patient was treated or returned (Permenkes 269 / Menkes / Per / III / 2008 in chapter IV article 8. Based on the preliminary study date December 12, 2016, the problems that occurred in the management of medical records at Tugurejo Hospital Semarang especially medical record retention were the last implementation of medical record document retention in 2011 due to a lack of knowledge of HR in the procedures for retention of medical records. The service at the hospital was aimed at increasing the knowledge of employees of the medical record work unit on medical record retention and the implementation of medical record retention to optimize the utilization of medical record storage space.The method used was through Health Education: exposure to theories about medical record retention (policy, flow, procedure), simulation, support and consultations then monitoring and evaluation in the retention was carried out for 20 days involving 5 students with an average of medical records which were retained 180 days from active medical records 6,364. community service related to medical record retention fosters knowledge to filing officers through exposure and assistance in implementing retention.

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI SURVEILANS IMUNISASI

Syarifah Has, Dwi Faqihatus ( Sekolah Tinggi Delima Persada Gresik )

Jurnal LINK Vol 14, No 2 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : UPPM Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.55 KB)

Abstract

Imunisasi merupakan salah satu upaya promotif dan preventif yang meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Penurunan cakupan kelurahan UCI terjadi di Puskesmas Sukomulyo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik yakni 80%, penurunan cakupan kelurahan UCI menyebakan meningkatkan jumlah kasus PD3I di wilayah puskesmas Sukomulyo, peningkatan jumlah kasus tersebut sebesar 20%. Upaya peningkatan kualitas imunisasi dapat memanfaatkan integrasi sistem informasi program imunisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangan model sistem informasi surveilans imunisasi di Puskesmas Sukomulyo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik. Jenis penelitian ini adalah actions research yakni berupa pengembangan system. Langkah dalam penelitian ini : Mendeskripsikan sistem, identifikasi data dan informasi yang dibutuhkan, mengembangkan desain sistem informasi surveilans imunisasi, menyusun aplikasi sistem informasi surveilans imunisasi, dan uji coba serta evaluasi sistem informasi. Berdasarkan hasil penelitian pada analisis masalah sistem menyebutkan bahwa masalah sistem terdapat pada komponen input, proses dan output. Informasi baru yang dibutuhkan adalah pemakaian NIK sebagai kode register, Persentase cakupan imunisasi dasar lengkap, Jumlah balita yang telah diimunisasi/periode, kualitas pemberian vaksin, persentase UCI/kelurahan, jumlah kasus PD3I/kelurahan, kelurahan dengan kasus PD3I dan wilayah prioritas imunisasi. Berdasarkan hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem informasi surveilans imunisasi cukup mudah dan bermanfaat bagi petugas imunisasi di puskesmas Sukomulyo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik.

TRANSCUTANEOUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION (TENS) AFFECTING PAIN TRESHOLD

Rizqi, Amalia Solichati

Jurnal LINK Vol 14, No 2 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : UPPM Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.403 KB)

Abstract

Background: Pain is the most frequent reason for the patient to go to the doctor. Pain is a very subjective symptom, it is usually rather difficult to see the pain except the patient's own complaint. There are many physical therapy modalities available, TENS is the most frequently used modality, even done by the community itself at home. Purpose: This study aims to determine whether there is a significant effect of using transcutaneous electrical nerve stimulation to reduce pain. Research method: The research method uses an experimental method with a quantitative approach. The sampling technique used is the nonprobability sampling approach by considering the inclusion and exclusion criteria. Results: From the test results the Mann Whitney test shows that the Z value is -4, 722 with the Assimp value. Sig. As big as 0,000, which is smaller than 0.05. thus Ha is accepted and Ho is rejected. So it can be concluded that there is an effect of the use of TENS on the pain threshold. Pain can be reduced with the application of TENS

PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT (PKM) PENGRAJIN DAUR ULANG SAMPAH

Saraswati, Devi Endah ( Prodi Kebidanan, Stikes Insan Cendekia Husada Bojonegoro ) , S.N, Frenty Rohmawati ( Prodi Kebidanan, Stikes Insan Cendekia Husada Bojonegoro )

Jurnal LINK Vol 14, No 2 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : UPPM Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.325 KB)

Abstract

Sampah plastik akan berdampak negatif terhadap lingkungan karena tidak dapat terurai dengan cepat dan dapat menurunkan kesuburan tanah. Sampah plastik yang dibuang sembarangan juga dapat menyumbat saluran drainase, selokan dan sungai sehingga bisa menyebabkan banjir. Sampah plastik yang dibakar bisa mengeluarkan zat-zat yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Semakin meningkatnya sampah plastik ini akan menjadi masalah serius bila tidak dicari penyelesaiannya. Dengan ini diperlukan alat khusus untuk pengolahan sampah plastik menjadi minyak, material yang dapat membantu proses pengolahan sampah plastik menjadi minyak dan penerapannya sebagai bahan bakar mesin. Metode yang diguanakan yaitu pengkajian/survei dilanjutkan dengan pelaksanaan sosialisasi pengurangan penggunaan sampah plastik dan dilanjutkan dengan pengadaan alat daur ulang untuk sampah plastik serta sosialisasi penggunaan alat tersebut. Alat pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak dapat digunakan dan dimanfaatkan sebagai salah satu upaya untuk mengurangi sampah plastik sehingga memiliki nilai jual bagi warga desa Mojodeso, kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Plastic waste will have a negative impact on the environment because it cannot decompose quickly and can reduce soil fertility. Plastic waste that is dumped carelessly can also clog drainage channels, ditches and rivers so that it can cause flooding. Burned plastic waste can remove substances that are harmful to human health. Increasing plastic waste will become a serious problem if the solution is not sought. With this, special tools are needed to process plastic waste into oil, a material that can help the processing of plastic waste into oil and its application as enginefue The method used was an assessment / survey followed by the dissemination of the reduction of the use of plastic waste and was determined by the procurement of recycling equipment for plastic waste and the socialization of the use of these tools. Plastic waste processing into fuel oil equipment can be used and utilized as an effort to reduce plastic waste so that it has a selling value for the people of Mojodeso village, Kapas district, Bojonegoro Regency

LAUNCHING GEMPITA BUMIL GERAKAN MAKAN PISANG DAN JALAN PAGI TERATUR BAGI IBU HAMIL

Yuliani, Diki Retno, Juniartati, Erni Juniartati ( Poltekkes Kemenkes Semarang ) , Rahayu, Dyah Lustika ( Puskesmas Rawalo ) , Rofikoh, Umi Rofikoh ( Puskesmas Rawalo ) , Tuti, Tuti Tuti ( Poltekkes Kemenkes Semarang ) , Rohmatika, Dian Rohmatika ( Poltekkes Kemenkes Semarang ) , Sulistiarini, Uning Sulistiarini ( Poltekkes Kemenkes Semarang )

Jurnal LINK Vol 14, No 2 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : UPPM Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.25 KB)

Abstract

Kematian Ibu di Kabupaten Banyumas periode Januari - Juni 2018 didominasi oleh preeklampsia berat. Pada periode yang sama Puskesmas Rawalo memiliki data rujukan preeklmapsia jauh lebih tinggi dibanding data deteksi dini risiko tinggi preeklampsia. Perjalanan penyakit preeklampsia seringkali tidak memberikan gejala tanda di awal, namun dapat memburuk dengan cepat. Oleh karenanya, diperlukan upaya preventif untuk menekan angka kejadian preeklampsia. Salah satu inovasi sebagai upaya preventif preeklampsia adalah launching GEMPITA BUMIL (gerakan makan pisang dan jalan pagi teratur bagi ibu hamil). Tujuan kegiatan ini adalah masyarakat mengerti faktor risiko, tanda bahaya dan upaya pencegahan preeklampsia serta memperkenalkan GEMPITA BUMIL yang merupakan kerjasama Puskesmas Rawalo dengan Mahasiswa Magister Terapan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang. Peserta adalah perwakilan ibu hamil masing-masing desa di Wilayah Kerja Puskesmas Rawalo, sejumlah 18 orang. Rangakaian kegiatan launching GEMPITA BUMIL meliputi penapisan faktor risiko preeklmapsia, pelaksanaan jalan pagi, makan pisang bersama dan penyuluhan. Semua ibu hamil mengikuti kegiatan dengan antusias dari awal sampai akhir. Hasil penapisan, 89 % ibu hamil memiliki faktor risiko dengan rentang 1 – 5. Faktor risiko preeklampsia yang paling dominan adalah penyakit gigi di urutan pertama, nulipara di urutan kedua serta usia > 35 tahun dan multipara yang jarak kehamilan sebelumnya ≥  7-10 tahun di urutan ketiga. Rekapitulasi penapisan faktor risiko preeklmapsia tersebut telah dilaporkan kepada Puskesmas Rawalo untuk di lakukan tindak lanjut. Materi yang disampaiakan dalam penyuluhan meliputi definisi preeklampsia dan superimposed preeklampsia, faktor risiko preeklampsia dan superimposed preeklampsia, tanda gejala preeklampsia, upaya pencegahan preeklapmsia, manfaat makan pisang bagi ibu hamil, manfaat jalan pagi teratur bagi ibu hamil dan kontraindikasi jalan pagi serta kapan waktu jalan pagi yang dianjurkan. GEMPITA BUMIL akan dilaksanakan di masing-masing desa di Wilayah Kerja Puskesmas Rawalo mengikuti jadwal kelas ibu hamil. Di anjurkan kepada seluruh ibu hamil untuk melaksanakan secara rutin di rumah.

PELATIHAN SCRENING GIZI UNTUK REMAJA PUTRI BAGI PENGELOLA USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS)

Tursilowati, Susi ( Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Semarang ) , Setiadi, Yuwono ( Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Semarang ) , Larasati, Merina Dwi ( Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Semarang )

Jurnal LINK Vol 14, No 2 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : UPPM Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.459 KB)

Abstract

AbstrakMasalah gizi yang sering terjadi pada remaja putri adalah kurangnya asupan zat gizi yang menyebabkan kurang energi kronis (KEK) dan anemia. Masalah tersebut harus ditangani menggunakan intervensi gizi secara spesifik maupun sensitif melibatkan bidang pendidikan melalui Usaha Kesehatan Sekolah. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan Pengelola UKS SMA/SMK dalam melakukan Sceening Gizi Remaja Putri untuk mencegah terjadinya KEK. Metode pelatihan meliputi ceramah, praktek, diskusi dan praktek lapangan. Hasil yang diperoleh yaitu terjadi peningkatan pengetahuan Pengelola UKS SMA/SMK. Data base hasil skrining gizi menunjukkan status gizi berdasarkan LILA/U sebagian mengalami KEK dan berdasarkan IMT/U sebagian besar normal (83%) dan gemuk (15%) dan hanya 2% mengalami kurus. Kesimpulan yang di peroleh yaitu adanya peningkatan pengetahuan Pengelola UKS SMA/SMK dan remaja putri mengalami masalah gizi ganda serta sebagian mengalami KEK 

STUDI ANGKAT ANGKUT KARUNG BERAS BAGI PEKERJA DI PENGGILINGAN PADI

pratama, girindra yoga ( Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekes Kemenkes Semarang ) , Ramlan, Djamaluddin ( Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Semarang )

Jurnal LINK Vol 14, No 2 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : UPPM Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.24 KB)

Abstract

Abstrak Angkat-angkut adalah suatu aktivitas yang sering kita lihat di penggilingan padi. Aktivitas tersebut membutuhkan tenaga cukup besar dan mempunyai resiko yang besar pula sehingga aktivitas tersebut tidak memperhitungkan posisi kerja dan berat yang diangkat. Pada umumnya resiko sering dialami oleh pekerja angkat-angkut yang sering dialami oleh pekerja angkat-angkut adalah cedera tulang belakang yang diakibatkan oleh adanya sikap kerja yang tidak alamiah dimana pada salah satu bahu atau letakan dipunggung. Akibatnya posisi tubuh dalam keadaan membungkuk yang menyebabkan terjadinya sikap kerja paksa dan gangguan muskulosketal. Untuk mengetahui cara mengangkat atau mengangkut karung bagi pekerja angkat-angkut dengan benar agar tidak terjadi keluhan pada kesehatan. Pemilitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif dengan pendekatan verivikatif. Hasil penelitian mewujudkan sikap kerja monoton 3 orang, dinamis 2 orang, jenis keluhan kerja yaitu kelelahan tangan, kelelahan badan, lelah punggung, badan pegal-pegal, nyeri pinggang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan sikap kerja pegawai masih salah dalam sikap angkat-angkut, dan menyebabkan kelelahan tangan, badan pegal-pegal, nyeri pinggang. Saran untuk UD. Makmur Maju adalah diberikan gambar cara angkat-angkut yang benar agar tidak terjadi kesalahan dalam sikap angkat-angkut.Abstract [Study 0f Warehouse Rice Arrangement for Workers in Rice Milling of Rice Villas ] Cargo is an activity we often see in rice mills. Such activity requires considerable manpower and has a great risk so that the activity does not take into account the position of work and weight removed. In general, the risks often experienced by haulers often experienced by haulers are spinal injuries resulting from unnatural work attitudes on one shoulder or put on the back. As a result the body position in a state of bending that causes the attitude of forced labor and musculosketal disorders. To know how to lift or transport sacks for hauling workers properly in order to avoid complaints on health. This research uses descriptive qualitative method with verivative approach. The results of the work embodied the work attitude of 3 people monotonous, 2 people dynamic, the type of work complaints of hand fatigue, body fatigue, tired back, body aches, low back pain. Based on the results of the study, it can be concluded that the employee's attitude is still wrong in the attitude of lifting, and causing fatigue of hands, body aches, low back pain. Suggestions for UD. Makmur Maju is given a picture of the correct way of lifting to avoid errors in the attitude of lifting

Dhikr And Murottal Therapy To Decrease Anxiety In Pregnant With Low Pre Eclampsia

widiastuti, anita ( Prodi D III Kebidanan Purwokerto ) , Rusmini, Rusmini ( Prodi D III Kebidanan Purwokerto ) , Mulidah, Siti ( Prodi D III Keperawatan Purwokerto ) , Haryati, Welas ( Prodi D III Keperawatan Purwokerto )

Jurnal LINK Vol 14, No 2 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : UPPM Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.184 KB)

Abstract

Background: Maternal death is still a major problem in developing countries. The three major causes of maternal deaths in Banyumas one is preeclampsia. Pre-eclampsia is a collection of symptoms that occur in pregnancy, childbirth, postpartum consisting of hypertension and proteinuria. The study says that the anxiety associated with preeclampsia.Methods: This study uses the Pre-experiment design Pretest-PostestControlGroup. Measurement of risk factors (anxiety) used a questionnaire T-MAS (Taylor Manifest Anxiety Scale)Results: Respondents who participated as much as 40. Test statistic relaxation remembrance Z value calculated at 3.923 and p-value 0,0001. Statistic murottal therapy Z value calculated at 3.927 and p-value of 0.0001. Different test dhikr relaxation whit therapy murottal obtained the p-value of 0.004.Conclusion: Relaxation dhikr able to reduce anxiety in respondent. Terapi murottal also able to reduce the anxiety of respondents. Relaxation dhikr has better effectiveness in reducing anxiety by looking at different p-value and mean. Clients whose intervention demands activities according to their abilities have strong internal strength and motivation.

PRAKTEK KERJA NYATA INTER PROFESSIONAL COLLABORATION (PKN-IPC) MAMPU MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT

Warijan, Warijan ( Poltekkes Kemenkes Semarang ) , Marsum, Marsum ( Poltekkes Kemenkes Semarang ) , Indriyawati, Nina ( Poltekkes Kemenkes Semarang ) , Jannah, Marichatul ( Poltekkes Kemenkes Semarang )

Jurnal LINK Vol 14, No 2 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : UPPM Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1459.336 KB)

Abstract

PKN IPC sebagai proses pembelajaran dilapangan bagi mahasiswa dikolaborasikan dalam berbagai disiplin ilmu direncanakan secara sistematis dan terpadu berdasarkan permasalahan yang digali dari keluarga dan dirumuskan bersama keluarga. Program PKN IPC dengan tema, Pemberdayaan Kesehatan dan Gizi Keluarga Berbasis Potensi Lokal yang diharapkan dapat meningkatkan empati, kepedulian, kerjasama mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan dengan pendekatan kolaboratif untuk peningkatan kualitas hidup keluarga dan masyarakat dan mendorong terciptanya learning community. Program PKN-IPC sebagai bentuk pengabdian masyarakat dilaksanakan untuk membantu menyelesaikan persoalan pembangunan kesehatan di daerah secara kolaboratif. Kegiatan ini terlaksana pada tanggal 2-21 Juli 2018 di 16 desa Kecamatan Bringin dan 9 desa Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang. Peserta berjumlah 432 mahasiswa dari 5 Jurusan dan didampingi oleh 25 dosen pembimbing lapangan. 

KARTU SKOR POEDJI ROCHJATI UNTUK SKRINING ANTENATAL

Hastuti, Puji Hastuti, Suparmi, Separmi ( PRODI DIII KEBIDANAN PURWOKERTO JURUSAN KEBIDANAN ) , Sumiyati, Sumiyati ( PRODI DIII KEBIDANAN PURWOKERTO JURUSAN KEBIDANAN ) , Widiastuti, Anita ( PRODI DIII KEBIDANAN PURWOKERTO JURUSAN KEBIDANAN ) , Yuliani, Diki Retno ( PRODI DIII KEBIDANAN PURWOKERTO JURUSAN KEBIDANAN )

Jurnal LINK Vol 14, No 2 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : UPPM Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.888 KB)

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat di Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang adalah kegiatan civitas akademika dengan cara memanfaatkan potensi yang ada di Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang sebagai kontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkeadilan. Bentuk pengabdian masyarakat yang diselenggarakan menyesuaikan dengan kegiatan civitas akademika sehari-hari. Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan adalah pelatihan Skrining Antenatal menggunakan instrument   bantu Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR). Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Tim Penggerak PKK dalam mendeteksi dini factor risiko pada ibu hamil. pelatihan memakai pendekatan partisipatif serta praktek lapangan. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah anggota dan pengurus tim penggerak PKK Kecamatan Baturraden.Pemahaman tentang alat skrining antenatal berbasis keluarga guna menemukan faktor risiko ibu hamil, yang selanjutnya dilakukan upaya terpadu untuk  menghindari dan mencegah kemungkinan terjadinya upaya komplikasi obtetrik   pada saat persalinan diharapkan mereka dapat membantu melaksanakan pemantauan tersebut bekerja sama dengan tenaga  kesehatan, dan kader  posyandu. tim penggerak PKK Kecamatan Baturraden ini tidak merasa kesulitan untuk melakukan Tindaklanjut dari pelatihan adalah pendampingan kepada anggota / pengurus tim penggerak PKK Kecamatan dalam upaya menyebarluaskan hasil pelatihan