cover
Filter by Year
Electrician
S4
Sinta Score
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -
Articles
228
Articles
Rancang Bangun Alat Deteksi Stabilitas Tegangan Jangka Panjang Pada Jaringan Distribusi Tegangan Rendah

Zebua, Osea, Soedjarwanto, Noer, Anggara, Jemi

Electrician Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.208 KB)

Abstract

Intisari — Stabilitas tegangan telah menjadi perhatian yang penting dalam operasi jaringan distribusi tenaga listrik. Ketidakstabilan tegangan dapat menyebabkan kerusakan pada peralatan-peralatan listrik bila terjadi dalam waktu yang lama. Makalah ini bertujuan untuk merancang dan membuat peralatan deteksi stabilitas tegangan jangka panjang pada jaringan tegangan rendah. Sensor tegangan dan sensor arus digunakan untuk memperoleh data tegangan dan arus. Mikrokontroler Arduino digunakan untuk memproses perhitungan deteksi stabilitas tegangan jangka panjang dari data tegangan yang diperoleh dari sensor. Hasil deteksi kondisi stabilitas tegangan ditampilkan dengan indikator lampu led. Hasil pengujian pada jaringan distribusi tegangan rendah tiga fasa menunjukkan bahwa peralatan dapat mendeteksi gangguan stabilitas tegangan jangka panjang secara online dan dinamis.Kata kunci — Deteksi, stabilitas tegangan jangka panjang, jaringan distribusi tegangan rendah. Abstract — Voltage stability has become important concern in the operation of electric power distribution networks. Voltage instability can cause damage to electrical equipments if it occurs for a long time. This paper aims to design and build long-term voltage stability detection equipment on low-voltage network. Voltage sensors and current sensors are used to obtain voltage and current data. The Arduino microcontroller is used to process calculation of long-term voltage stability detection from data obtained from the sensors. The results of detection of voltage stability conditions are displayed with the LED indicators. Test result on three-phase low-voltage distribution network shows that equipment can detect long–term voltage stability disturbance online and dynamically.Keywords— Detection, long-term voltage stability, low-voltage distribution network.

Deteksi Suhu Ruang Server dan Penggerak Kipas Berbasis Arduino Uno Dengan Report SMS

Arifin, Jaenal, P, Herryawan, Gultom, Bukti

Electrician Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.461 KB)

Abstract

Intisari---Suhu merupakan salah satu hal yang sangat berpengaruh terhadap kinerja perangkat keras khususnya  ruang server. Ruang server adalah ruangan yang dapat digunakan untuk menyimpan data, perangkat jaringan dan operasional sistem. Deteksi suhu  ruang server dirancang menggunakan 4 (empat) sensor LM35 yang berfungsi mendeteksi suhu didalam ruang server. Nilai suhu rata-rata ruang server ditampilkan pada LCD. Apabila suhu diruang server  mengalami overheat, maka module GSM SIM900 akan mengirimkan informasi suhu ruang server ke administrator ruang server melalui sms. Perangkat deteksi suhu ruang server terdiri dari rangkaian catu daya, 4 (empat) sensor LM35, Arduino UNO, LCD, relay, kipas angin, module GSM dan handphone. Perangkat ini dapat  monitoring  suhu ruang server dan dapat memberikan informasi apabila suhu ruangan naik. Kipas angin berfungsi menormalkan suhu panas ruang server apabila suhu ruangan naik. Perangkat deteksi suhu pada ruang server ini mampu membantu administrator untuk memonitoring suhu ruang server dari jarak jauh dengan report SMS.Kata kunci--- Arduino Uno, Ruang Server, Sensor Suhu, GSM SIM900 Abstract---Temperature has a very influential impact on the performance of hardware, especially the one which is kept in a server room. The server room is a room that can be used to store data, network devices and operation systems. The detection system of server room’s temperature is designed by using 4 (four) LM35 sensors which functions is to  detect the temperature in the server room. The value of average temperatures in the server room is displayed on the LCD. If the temperature in the server room reachs an overheated degree, the GSM SIM900 module will send the information about the temperature situation in the server room to the server room’s administrator by using an SMS. The server room’s temperature detection device consists of power supply circuits, 4 (four) LM35 sensors, Arduino UNO, LCD, relay, fan, GSM module and mobile phone. This device can monitor the temperature of the server room and can provide information when the room temperature rises. The fan’s function is to normalize the hot temperature in the server room when the room’s temperature rises above a certain degree. Temperature’s detection device in the server room is capable to help administrators to monitor the temperature of the server room remotely using an SMS report.Keywords--- Arduino Uno, Server Space, Temperature  Sensors, GSM SIM900

Optimasi Penempatan dan Kapasitas Bank Kapasitor Untuk Mereduksi Rugi-Rugi Daya Menggunakan Kombinasi Metode Loss Sensitivity Factors dan Particle Swarm Optimization (PSO)

Anggara, Fikri Adi, Zebua, Osea, Hasan, Khairuddin

Electrician Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.175 KB)

Abstract

Intisari — Sistem distribusi yang memiliki saluran panjang biasanya memiliki masalah rugi-rugi daya dan votage drop. Masalah ini dapat diatasi dengan cara menempatkan bank kapasitor pada sistem distribusi. Masalah utama dalam penempatan bank kapasitor adalah menentukan lokasi dan kapasitas yang optimal. Penelitian ini menggunakan metode Loss Sensitivity Factors (LSF) untuk menentukan kandidat bus yang akan dipilih sebagai lokasi penempatan bank kapasitor dan metode algoritma Particle Swarm Optimization digunakan untuk mencari kapasitas optimal bank kapasitor yang dipasang. Simulasi dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak MATLAB. Studi kasus yang digunakan adalah kasus uji IEEE 10 bus dan penyulang Pakis di gardu induk Menggala. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kombinasi kedua metode dapat menentukan lokasi penempatan dan kapasitas optimal bank kapasitor dengan reduksi rugi-rugi daya yang minimum untuk kedua studi kasus.Kata kunci — Rugi-Rugi Daya, Bank Kapasitor, Loss Sensitivity Factors, Algoritma Particle Swarm Optimization. Abstract — Distribution systems that have long lines usually have problems with power losses and votage drop. This problem can be overcome by placing a bank capacitor in the distribution system. The main problem in the placement of bank capacitors is determining the optimal location and capacity. This study uses the Loss Sensitivity Factors (LSF) method to determine the candidate bus that will be selected as the location of the placement of bank capacitors and the Particle Swarm Optimization algorithm method is used to find the optimal capacity of the installed bank capacitor. Simulation is done using MATLAB software. The case studies used were the IEEE 10 bus and Pakter feeder test cases at the Menggala substation. The simulation results show that the combination of the two methods can determine the placement location and optimal capacitor capacity of the bank by reducing the minimum power losses for the two case studies.Keywords— Active power losses, Capacitor Bank, Loss Sensitivity Factors, Particle Swarm Optimization Algorithm.

Pemodelan Latar Belakang Adaptif Menggunakan Metode Gaussian Mixture Model pada Video Dalam Air

Hudayani, Nurul, Sulistiyanti, Sri Ratna, Setyawan, FX Arinto

Electrician Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.686 KB)

Abstract

Intisari — Aplikasi teknik pengolahan citra sudah digunakan dalam berbagai bidang kehidupan salah satunya adalah untuk proses deteksi objek. Salah satu tahap pada proses deteksi objek adalah pemodelan latar balakang. Pada penelitian ini dibuat suatu program yang dapat dugunakan untuk memodelkan latar belakang adaptif pada video dalam air menggunakan metode Gaussian Mixture Model dengan sofware Visual Studio 2010 dan Library OpenCV.Proses pada pemodelan ini adalah subtraksi model latar belakang awal dengan frame pertama yang hasilnya akan digunakan untuk mengupdate model latar belakang, begitu seterusnya hingga pada frame terakhir. Proses subtraksi dan updating dilakukan pada masing-masing intensitas piksel pada frame tersebut. Hasil pada penelitian untuk menentukan nilai β dan ρ terbaik yang nanti akan digunakan untuk proses deteksi objek. Efektifitas dari metode ini dinyatakan dengan nilai PSNR, dimana pada tiga kondisi video (pagi, siang dan malam) menunjukan nilai PSNR yang berbeda-beda yaitu 69,87 dB, 66,01 dB, dan 36,58 dB. Kata kunci : Pemodelan latar belakang, Gaussian mixture model, Visual studio.

Model Sistem Hitung Kendaraan pada Area Parkir Bertingkat 2 Menggunakan Mikrokontroler ATMega8535

Agustin, Wiwik Dwi, Nasrullah, Emir, Priadi, Raden Arum Setia

Electrician Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.746 KB)

Abstract

Intisari —  Area parkir dalam kehidupan sehari-hari sangat dibutuhkan oleh masyarakat, apalagi di daerah perkotaan. Berlatar belakang kebutuhan akan efisiensi waktu dan bahan bakar kendaraan serta pengembangan teknologi otomasi, maka melalui penelitian ini telah dirancang sebuah piranti yang bertujuan untuk menginformasikan kepada pengemudi apakah dapat memarkir kendaraannya atau tidak pada suatu area parkir dan diharapkan bermanfaat menghemat waktu dan bahan bakar kendaraan. Apabila area parkir terisi penuh oleh kendaraan yang parkir, motor servo akan berputar dan palang pintu yang terhubung akan menutup sehingga kendaraan tidak dapat masuk ke area parkir yang penuh.Model sistem hitung kendaraan pada area parkir bertingkat 2 pada tugas akhir ini pada intinya merupakan piranti dengan miktrokontroler sebagai pengendali utama yang terhubung dengan sensor ultrasonik sehingga dapat memindai masuk dan keluar kendaraan roda empat (mobil) pada suatu area parkir serta memberikan informasi jumlah lahan parkir yang belum terisi melalui LCD yang terpasang pada pintu masuk, sehingga memudahkan pengendara mobil untuk memutuskan apakah perlu memasuki area parkir tersebut untuk memarkir kendaraannya atau mencari tempat parkir lain tanpa harus berputar-putar pada area parkir tersebut sehingga memakan waktu dan bahan bakar kendaraan. Apabila kondisi area parkir telah terisi penuh oleh kendaraan, maka terdapat motor servo yang terhubung dengan palang pintu yang akan menutup akses masuknya kendaraan sehingga kendaraan tidak dapat memasuki area parkir.Tugas akhir ini mengimplementasikan perancangan sebuah model sistem hitung kendaraan secara otomatis yang dapat menginformasikan kepada pengendara apakah dapat memarkir kendaraannya atau tidak pada suatu area parkir. Selain itu diharapkan dapat diimplementasikan langsung pada suatu area parkir bertingkat.Kata kunci — Mikrokontroler, Sensor ultrasonik, LCD, Motor servo.  Abstract — Parking lot is needed by society everyday, especially in urban areas. Background of the need for time efficiency and vehicle fuel and the development of automation technology, then this research has designed a tool that aims to inform the driver whether the vehicle may be parked or not in a parking area and is expected to be useful to save time and fuel vehicles. If the condition of parking areas have filled with vehicles, the servo motor is connected to the cross bar that would close access to the entry of vehicles so that vehicles can not enter the parking area. Model of the vehicle counting system at the 2-floors parking garage at the end of this task is essentially a tool to microcontroller as main controller connected to the ultrasonic sensor that can scan incoming and outgoing four-wheeled vehicles (cars) at a parking area and provide information of ample parking not filled through the LCD attached to the entrance, making it easier for driver to decide whether to enter the parking area to park the vehicle or to find another parking space without spinning the parking area so that it takes time and fuel vehicles. This final task of implementing the design of a counting system model vehicles can automatically inform the driver whether the vehicle may be parked or not in a parking lot. Also expected to be implemented directly on a multilevel parking area.Keywords — Microcontroller, Ultrasonic sensor, LCD, Servo motor, Parking lot. 

Automatic Emergency Lamp

Putra, Rizki Pratama, Aglasia, Adimas

Electrician Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract – The use of lights in daily activities is needed by humans, especially at night. However, when power failure, it will be a problem because the lights will also die. Therefore, in need of an alternative power source other than the PLN to replace the electric source of the lamp when the power off. To overcome this the authors use the battery as a replacement source of electrical voltage from the PLN which at the same time can be refilled automatically when the PLN electric current is on.keywords -- Index terms- Lamp, Emergency, Battery, Power 

Desain Pengendalian Koordinat Gerak Robot Nirkabel Cerdas Menggunakan Aplikasi Android Melalui Akselerasi Gerakan Smartphone

Utama, Yoga Alif Kurnia, Budijanto, Arief, S, Aditya K

Electrician Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Intisari — Perkembangan teknologi saat ini banyak mengarah kepada dunia robotika. Saat ini robot menjadi alat bantu untuk menyelesaikan pekerjaan manusia sehari-hari. Peranan robot juga sudah mulai mengganti peran manusia dalam dunia industri seperti pada industri mobil, sepeda motor, dan lain-lain. Oleh karena itu tidak heran, penelitian mengenai robot, semakin lama semakin bertambah. Banyak sekali jenis robot yang telah diciptakan oleh manusia, seperti robot manipulator atau yang biasa disebut robot lengan yang banyak diaplikasikan untuk membawa barang. Ada pula robot humanoid, yang merupakan robot berbentuk manusia, yang saat ini telah dikembangkan untuk membawa orang sakit, dan mobile robot yang sekarang banyak digunakan untuk menjelajah suatu daerah. Dalam beberapa penelitian robot saat ini, penggunaan teknologi mobile robot sebagai robot penjelajah menjadi fokus utama peneliti. Sistem navigasi pada mobile robot merupakan salah satu permasalahan yang sering dihadapi. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba untuk mengembangkan suatu cara pengendalian navigasi robot untuk bergerak pada suatu koordinat tertentu dengan menggunakan aplikasi android pada smartphone. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan dapat dilihat bahwa rata-rata eror yang telah terjadi selama pergerakan pada sumbu x adalah 0.27 cm sedangkan pada sumbu y adalah 0.28 cm dimana pergerakan robot ini menggunakan bluetooth dengan baudrate sebesar 57600 bps.Kata kunci — Accelerometer, Android, Arduino, Bluetooth, Robot  Abstract — Today, development of technology leads to the world of robotics. Currently the robot is a tool to complete the daily work of man. The role of robots has also begun to replace human roles in the industrial world such as in the car industry, motorcycles, and the others. Therefore, it is not surprisingly, research on robots was increased. There are many of types of robots that have been created by humans, such as robot manipulators or commonly called arm robots that are widely applied to carry goods. There is also a humanoid robot, which is a human-shaped robot, which has been developed to bring sick people, and mobile robots are widely used to explore some areas. In recent robotic studies, the mobile robot technology uses as an exploratory robot is the main focus of the researcher. Navigation system in mobile robot is one of the problems that often faced. Therefore, this research tries to develop a way of controlling the navigation of robots to move on a certain coordinate by using android applications on smartphones. From the results of tests that have been done can be seen that the average error that has occurred during the movement on the x axis is 0.27 cm while on the y-axis is 0.28 cm where the movement of this robot using bluetooth with baudrate of 57600 bps.Keywords— Accelerometer, Android, Arduino, Bluetooth, Robot

Sistem Pendingin Ikan Tenaga Surya Berbasis Mikrokontroler ATMEGA328

Yasin, Muhammad, Herlinawati, Herlinawati, Alam, Syaiful

Electrician Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak— Salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh nelayan adalah mengenai penanganan pasca penangkapan. Nelayan mengharapkan ikan yang ditangkap tetap segar sampai di tangan konsumen, sehingga dapat dijual dengan harga jual yang tinggi, tetapi fakta yang ada saat ini ikan hasil tangkapan sering mengalami perubahan baik secara fisik maupun kimia yang kemudian secara bertahap mengarah pada proses pembusukan sehingga mengakibatkan harga jual ikan menjadi berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merangcang sebuah pendingin ikan tenaga surya yang dapat mempertahankan suhu dengan jangka suhu 0-5°C dan dapat diimplementasikan langsung di nelayan sehingga diharapkan dapat membantu nelayan dalam penanganan ikan pasca penangkapan. Alat ini mempunyai mempunyai kapasitas 35 Kg ikan. Pengujian alat ini dilakukan di desa Pulau Pasaran, Bandar lampung. Pengujian dilakukan selama 3 jam. Dari hasil pengujian didapatkan alat pendigin dapat mempertahankan suhu 0-5°C sesuai dengan standar. dan berdasarkan perhitungan alat ini dapat hidup selama 7,9 jam. Kata Kunci : Nelayan, Ikan, Pendingin, Panel Surya Intisari— One of the problems frequently faced by fisherman is about post-catched fish handling. Fishermen expect to have fresh fishes delivered for consumers in the market places to get high selling price when they are sold. However, the current fact is that the fishes are commonly found to be physically and chemically changed and then gradually, the quality is going low due to the loss of preservation which causes the selling price of the fishes decreases. This research aims to design a solar powered fish chiller system that can maintain the temperature in a range of 0°C until 5°C and be able to be implemented for fisherman directly, so that can help them in handling fish after catching. The instrument has a capacity in the amount of 35 kilograms fish. It is tested in a village of Pasaran Island, Bandar Lampung. The testing periode that was carried out is 3 hours. The analysis of the data concludes the chiller system can maintain the standard temperature between 0°C and 5°C and exxtrapolation of the analysis states that the system can be active in 7,9 hours. Keywords : Fisherman, fish, chiller, solar panel

Analisa Hasil Implementasi Standard Wi-Fi Direct pada Komunikasi Jaringan Ad-Hoc antar Kendaraan di Wilayah Bandung

Heriansyah, Heriansyah

Electrician Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Intisari — Penelitian ini akan menyajikan sebuah studi komprehensif tentang kinerja dan perilaku protokol perutean AODV dan DSDV dengan menggunakan standar Wi-fi Direct. Wi-fi Direct  sendiri merupakan standar jaringan nirkabel baru yang memiliki potensi yang cukup unggul  karena bisa digunakan sebagai alternatif untuk menggantikan standar DSRC di VANET. Untuk melihat unjuk kerja dari Wi-fi Direct maka akan dilakukan pengujian pada dua skenario perutean yang berbeda. Kedua skenario pengujian ini akan disimulasikan dengan model mobilitas yang sebenarnya yang ada di wilayah Kota Bandung melalui bantuan simulator NS-2 dan SUMO. Berdasarkan hasil simulasi yang didapat, protokol perutean AODV menghasilkan nilai QoS yang lebih optimal dibandingkan protokol perutean DSDV. Secara keseluruhan, unjuk kerja yang dihasilkan oleh standar Wi-fi Direct dan protokol perutean AODV layak dijadikan alternatif pengganti standar DSRC guna menghasilkan biaya implementasi yang lebih murah. Kata kunci — AODV, DSDV, VANET, DSRC, Wi-Fi Direct, QoS       Abstract — This research will present a comprehensive study on the performance and behavior of AODV and DSDV routing protocols by using Wi-Fi Direct standard. DSRC is a well-known technology being considered as the most promising wireless standard in VANET. The potential of Wi-Fi Direct technology should be concerned because it can be an alternative to replace DSRC in VANET. Performance of Wi-fi Direct will be tested in two different routing scenarios. They will be simulated with a realistic mobility model in Bandung City to analyze the performance by using simulator NS-2 and SUMO. Based on simulation results, AODV routing protocol produces better QoS than DSDV routing protocol for Wi-fi Direct . Overall, the performance generated by the Wi-fi Direct standard and the AODV routing protocol deserve alternative to the DSRC standard in order to realize cheaper implementation costs. Keywords — AODV, DSDV, VANET, DSRC, Wi-Fi Direct, QoS

Perancangan Camera Trap Berbasis Raspberry Pi 2

Andreas, Frisky Volino, Sulistiyanti, Sri Ratna, Setyawan, FX Arinto

Electrician Vol 11, No 3 (2017)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Intisari--- Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang mempunyai keanekaragaman jenis satwa. Beberapa di antaranya adalah satwa yang dikategorikan terancam punah. Hal ini disebabkan karena banyaknya praktik perburuan liar dan semakin  menyempitnya hutan sebagai tempat tinggal. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengawasan dan perlindungan terhadap satwa-satwa tersebut. Paper ini mengusulkan perancangan camera trap untuk pengawasan satwa secara otomatis. Camera trap digunakan untuk memudahkan konservasi dalam mendata dan memantau penyebaran satwa. Camera trap dapat mengambil gambar secara otomatis jika satwa melintas di depannya. Pada penelitian ini digunakan raspberry Pi 2 sebagai pengendali utama, sensor PIR HC-SR501 sebagai piranti pengindera pancaran inframerah dari objek, modul RTC DS1307 sebagai penentu waktu, rangkaian LED IR membantu pencahayaan di malam hari dan flashdisk sebagai media penyimpanan gambar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rancang bangun sistem dapat mengambil gambar secara otomatis dengan jarak jangkauan sensor PIR tertinggi pada sudut 0° sejauh 6 meter. Alat ini dapat bekerja rata-rata selama 20,8 jam. Pada lingkungan yang gelap, alat ini mampu mengambil gambar objek secara jelas dengan jarak maksimal 3 meter dan dapat menyimpan hasil gambar secara realtime.Kata kunci--- Camera Trap, Otomatis, Konservasi, Inframerah, Raspberry Pi 2.                                      Abstract--- Indonesia is a tropical country that has a diversity of wildlife species. Some of them are animals that are categorized as endangered. This is due to the abundance of illegal hunting practices and the narrowing of the forest as a place to live. Therefore, it is necessary to supervise and protect that the animal. This paper proposes the design of camera traps for automatic monitoring of the animals. Camera traps are used to facilitate conservation in data collections and monitoring of animal dispersal. Camera traps can take pictures automatically if the animal passes in front of them. This research proposes the use of Raspberry Pi 2 as the main controller, PIR HC-SR501 sensor as a device of the sensing an infrared from the object, RT1307 RTC module as a timer, IR LED series helps night lighting and a flash disk as a storage image. The research results showed that the design of the system can take pictures automatically with the distance of the highest PIR sensor at an angle of 0 ° as far as 6 meters. The appliance can work on average for 20.8 hours. In dark environments, this tool is able to capture images of objects clearly with a maximum distance of 3 meters and can store images in real-time.Keywords--- Camera Trap, Automatic, Conservation, Infrared, Raspberry Pi 2.