cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 20867603     EISSN : 20895879     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi Multiparadigma or Journal of Multiparadigm Accounting (JAMAL) has been published since April 2010 by Universitas Brawijaya, and since 2014 has been collaborating with Masyarakat Akuntansi Multiparadigma Indonesia. JAMAL publishes scientific articles and highly appreciates creative and challenging thought to trigger the birth of accounting innovation as well as practices. JAMAL is quarterly issued on April-July, August-November, and December-March. JAMAL also uses LOCKSS system to ensure a secure and permanent archive for the journal. Today, JAMAL is indexed in ASEAN Citation Index (ACI), Directory of Open Access Journal (DOAJ), Google Scholar, and Sinta. Since 2015, JAMAL is member of CrossRef, therefore each article will own a DOI (Digital Object Identifier) number. To increase publicity JAMAL can also be found in Mendeley and Academia.Edu. JAMAL is also associated with AlJEBI (Aliansi Pengelola Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia) to continuously improve its quality.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma" : 22 Documents clear
PERAN PENDEKATAN ANTAR DISIPLIN TERHADAP PENILAIAN RISIKO PENYALAHGUNAAN ASET Nugraha, Guindra Pramudi; Subroto, Bambang; Rahman, Aulia Fuad
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.006 KB)

Abstract

Abstract: The Role of Inter Disciplinary Approach to Asset Misappropriation risk assessment. This study compares the judgment ability in asset misappropriation risk assessment between groups. Between-subject experiment was applied to 19 participants which were divided into three experimental groups, provided with interdisciplinary knowledge through random assignment : (1) group provided with Committee of Sponsoring Organizations (COSO) Framework and fraud triangle, (2) group provided with COSO Framework, and (3) group provided with fraud triangle from criminology. Nonparametric statistic chi-square and fisher’s exact test were employed. The result showed that there is no judgment difference between groups. The effect of interdisciplinary approach only increases one’s knowledge in memorizing, reproducing, and limitation in applying the concept.Abstrak: Peran Pendekatan Antar Disiplin terhadap Penilaian Risiko Penyalahgunaan Aset. Studi ini membandingkan kemampuan penilaian risiko penyalahgunaan aset bagi kelompok yang memperoleh pendekatan antar disiplin dengan yang tidak memperoleh pendekatan antar disiplin. Between-subject experiment dilakukan terhadap 19 partisipan yang dibagi ke dalam tiga kelompok eksperimen : (1) kelompok memperoleh pemahaman kerangka Committee of Sponsoring Organizations (COSO) dan segitiga faktor kecurangan, (2) kelompok memperoleh pemahaman kerangka COSO, dan (3) kelompok memperoleh pemahaman segitiga faktor kecurangan. Analisa statistik nonparametrik chi-square dan fisher’s exact test menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan penilaian risiko diantara kelompok yang diuji. Pemberian pendekatan antar hanya mampu meningkatkan pengetahuan seseorang dalam mengingat dan mereproduksi serta mengaplikasikan konsep tersebut secara terbatas.
MEMAHAMI SPIRITUAL CAPITAL DALAM ORGANISASI BISNIS MELALUI PERSPEKTIF ISLAM Khairi, Mohammad Shadiq
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.194 KB)

Abstract

Abstract: Understanding Spiritual Capital in Business Organisation through Islamic Perspective. This study aims to understand the spiritual capital through Islamic perspective by analyzing key virtues reflected on underlying culture of the organization. The study employed case study method by analyzing the ukhuwah  Islamiyah nuances of organizational culture through interviews conducted. The study finds spiritual capital based on Muslim brotherhood (ukhuwah Islamiyah) that includes some aspects which are: niat, taqwa, ihsan, taqwa, trust, etqan, honesty, consultation, and patience as well as the role of spiritual leadership.Abstrak: Memahami Spiritual Capital dalam Organisasi Bisnis Melalui Perspektif Islam. Studi ini bertujuan untuk memahami spiritual capital melalui perspektif Islam dengan melakukan analisis kebajikan kunci (key virtue) yang mendasarinya serta tercermin pada budaya organisasi. Studi menggunakan metode studi kasus, yang mengupas mengenai budaya organisasi bernuansa ukhuwah Islamiyah melalui wawancara yang dilakukan. Studi menemukan beberapa temuan dalam bisnis Bubur Ayam Abah Odil terkait Spiritual Capital berbasis ukhuwah Islamiyah yang mencakup beberapa aspek di antaranya : niat, taqwa, ihsan, saling percaya, etqan, kejujuran, konsultasi, dan kesabaran serta peran kepemimpinan spiritual.
SENTUHAN RASA DI BALIK MAKNA LABA Mursy, Austina Luckyta; ., Rosidi
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.675 KB)

Abstract

Abtract: Sense of Touch in the Meaning of Profit. This study aims to reveal the meaning of profit according to the existing customs, traditions and cultures of Aisyiyah hospitals. This qualitative study employed ethnographic approach which is realist in nature, and was geared to find out the meaning of profit through customs and rituals that had been practiced in the hospital for a long time. The research found that profit in the hospital is, first, interpreted from the abstract dimension, that is in the form sense. Second, profit is a form of gratitude and happiness sense. Third, profit serves as a spreader of happiness.Abstrak: Sentuhan Rasa di Balik Makna Laba. Studi ini berusaha mengungkap makna laba sesuai dengan kebiasaan, tradisi dan kultur yang ada di Rumah Sakit Aisyiyah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi realis, mencoba mengungkap makna laba melalui kebiasaan, adat istiadat, dan ritual yang telah berlangsung sejak lama di rumah sakit. Hasil penelitian ini adalah pertama, laba dimaknai dari bentuknya secara abstrak  yaitu rasa. Kedua, wujud laba sebagai rasa syukur dan rasa bahagia. Ketiga, laba berfungsi sebagai penebar rasa bahagia.
AKUNTABILITAS PERPULUHAN GEREJA Patty, Agustina Christina; Irianto, Gugus
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.645 KB)

Abstract

Abstract: The church tithe accountability. The purpose of this research is to seek the meaning of perpuluhan accountability by GPM Bethel Allang congregation. This research use Husserl’s transcendental phenomenology. The finding of this research is the existence of eight sense accountability dimension by congregation of GPM Bethel Allang, that is: perpuluhan accountability perpuluhan as belong to God, perpuluhan accountability as sign of confession, perpuluhan accountability as care and humble, perpuluha.Abstrak: Akuntabilitas Perpuluhan Gereja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari makna akuntabilitas perpuluhan oleh jemaat GPM Bethel Allang. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi transendental Husserl. Hasil analisis menemukan adanya delapan dimensi pemaknaan akuntabilitas oleh jemaat GPM BETHEL Allang yaitu: akuntabilitas perpuluhan sebagai milik Tuhan, akuntabilitas perpuluhan sebagai tanda pengakuan, akuntabilitas perpuluhan sebagai tanda kasih dan kemurahan hati, akuntabilitas perpuluhan sebagai tanda iman dan kepercayaan, akuntabilitas perpuluhan sebagai tanggung jawab diri terhadap gereja, akuntabilitas perpuluhan sebagai tanggung jawab sosial terhadap orang-orang yang membutuhkan. Hasilnya, realita perpuluhan yang terjadi di jemaat GPM BETHEL Allang dipenuhi dengan berbagai persepsi yang melekat pada pemikiran anggota jemaat.
TELISIK PERLAKUAN TEORI ENTITAS USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH Sari, Dian Purnama
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.766 KB)

Abstract

Abstract: Study of Entity Theory Treatment on Micro, Small and Medium Enterprises (SMEs). Various challenges and obstacles still occur in SMEs development in Indonesia. One of them is the behavior of SMEs owners who often do not separate personal finance and business capital. Habit of paying for any personal needs is one form of the use of enterprise wealth for personal use. This social reality of SMEs shows the incomprehension of the Economic Entity Concept, the tendency to use the enterprise wealth for personal reason, and business profit/income is treated as “owner’s wallet”. Internalization process can be carried out by “transplantation” of the economic entity concept to eliminate the culture of “sami mawon” exhibited by many actors of SMEs. Abstrak: Telisik Perlakuan Teori Entitas dalam Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Beragam tantangan dan hambatan masih memayungi pengembangan UMKM di Indonesia. Salah satunya adalah perilaku pemilik UMKM yang seringkali tidak memisahkan modal bisnis keuangan pribadi dan perusahaan. Kebiasaan pembayaran pelbagai kebutuhan pribadi adalah salah satu bentuk penggunaan sumber daya usaha untuk kepentingan pribadi. Realitas sosial UMKM semacam ini menunjukkan penerapan konsep entitas ekonomi yang tidak komprehensif, kecenderungan penggunaan sumber daya  untuk  pribadi dan laba/pendapatan usaha bisnis sebagai “kantong ribadi pemilik”. Proses internalisasi melalui “transplantasi” konsep entitas ekonomi dapat diikhtiarkan dalam memberantas budaya “sami mawon” yang dilakoni banyak aktor UMKM.
ADA APA DENGAN SAP (AADS) AKRUAL? Tresnawati, Eka Findi; Setiawan, Achdiar Redy
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.286 KB)

Abstract

Abstract: What Happens with Acrual-Based SAP?. This article provides anoverview regarding SAP accrual-based and its problems. It compares information content of PP 24/2005’s cash toward accrual and PP 71/2010’s accrual-based toshow the urgency of accrual-based financial reporting requirements. The analysis borrows Abeysekara’s accounting imperialism. Discussion also involves empirical evidence and evaluation of accrual-based implementation probability in Sumenep Regency. Findings show that accrual-based information is not an urgent need and tends to be difficult to be implemented. Reflecting the evidence in Sumenep, local governments are faced with the need of human resources, the question of the use-fulness of accrual information, and technical difficulties on implementation.Abstrak: Ada Apa Dengan SAP (AADS) Akrual?. Artikel ini memberikan gambaran mengenai SAP akrual dan problematikanya. Dimulai dengan telaah perbandingan konten informasi SAPPP 24/2005 berbasis cash toward accrual dan PP71/2010 berbasis akrual guna menunjukkan urgensi pemerintah daerah (pemda) tentang kebutuhan pelaporan keuangan berbasis akrual. Alur pembahasan meminjam alur pikir imperialisme akuntansi Abeysekera. Pembahasan meliputi telaah empiris dan menunjukkan bahwa informasi laporan akrual sejatinya bukan merupakan kebutuhan urgen dan memiliki kecenderungan sulit diterapkan. Berkaca pada bukti di Sumenep, pemda dihadapkan pada kebutuhan sumber daya manusia, pertanyaan tentang kebermanfaatan informasi akrual dan kesulitan teknis pelaksanaannya.
DIMENSI PELANGGARAN ETIKA PRAKTIK AKUNTANSI Assydiq, Gisma Geiant Ginanjar
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.833 KB)

Abstract

Ethical Violations Dimensions on Accounting Practice. This study aims to explore the forms and the causal factor of ethical violations in the accounting practice in a business organization. This study used case study approach which illustrated in narrative form. The results showed that ethical violations by employees, mostly based on motives of money and lack of sense of belonging. There are other causes such as accounting systems that are not computerized, the organizational structure that is not consistent, low awareness of control, lack of code of conduct for employees, the number of high school-graduates employees, two vital functions in one room and ethical dilemmas.Dimensi Pelanggaran Etika dalam Praktik Akuntansi di Sebuah Organisasi Bisnis. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk pelanggaran etika dalam praktik akuntansi pada sebuah organisasi bisnis perhotelan beserta dengan konteks terjadinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus yang menyajikan fakta secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi beberapa pelanggaran etika yang dilakukan karyawan yang sebagian besar berlandaskan motif uang dan kurangnya sense of belonging. Adapun penyebab lain seperti sistem akuntansi yang belum terkomputerisasi, struktur organisasi yang tidak konsisten, kesadaran pengendalian yang rendah, tidak adanya kode etik bagi karyawan, banyaknya karyawan yang hanya lulusan SMK, dua fungsi vital dalam satu ruangan dan dilema etika.
MEMBONGKAR AKUNTANSI DOUBLE ENTRY SYSTEMS Prasetyo, Whedy
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.488 KB)

Abstract

Abstract: Dismantling Accounting Double Entry Systems. Double entry isa process of recording transactions that always involve at least two accounts ofwhich changes (increases or decreases) have consequences to maintain a balance equation. This is a simple basic accounting, that the use of the funds must alwaysbe equal to the acquisition of funds. The equation is not able to include some business events that are responses to the development of business environment. A proposed view is based on the interaction of researcher (New Bond)  with accountant (Mrs M) to dismantle the double entry accounting through Maurice Merleau Pontys approach (1906-1961). The results prove that physical aspects of knowledge willcontinue to evolve according to environmental interactions.Abstrak: Membongkar Akuntansi Double Entry Systems. Double entry merupakan pencatatan transaksi dengan selalu melibatkan minimal dua akun yang masing-masing berubah(bertambah atau berkurang), konsekuensi untuk menjaga keseimbangan persamaan dasar sederhana akuntansi, yaitu penggunaan dana harus selalu sama dengan pemerolehan dana. Persamaan yang ternyata tidak dapat mencakup beberapa peristiwa bisnis yang merupakan respon atas kejadian perkembangan lingkungan usaha. Respon ini didasarkan pada interaksi Peneliti (Bond Baru) dalam diskusi dengan Akuntan (Mrs M) untuk membongkar akuntansi double entry melalui pendekatan Maurice Merleau Ponty (1906-1961). Hasilnya membuktikan bahwa aspek fisik pengetahuan akan terus berkembangsesuai dengan interaksi lingkungan.
FIAT MONEY: MASALAH DAN SOLUSI ., Jamaluddin
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (889.717 KB)

Abstract

Abstract: Fiat Money: Problem and Solution. Money is like blood in the human body system. Money should always be and should not be dominated by the presence of certain parties, including the state. There is always money to be guaranteed to keep economic activites running well. The existence of fiat money as a tool of economic transactions have a very detrimental impact. History has proven failures of fiat money. Financial crisis that continues periodically to economic crisesis caused by fiat money. As religious people, we should return to our natural tendency (fitrah) to use dinar and dirham as economical transaction media as stated by Qur’an and Al Hadist.Abstrak: Fiat Money: Problem dan Solusi. Uang ibarat darah dalam sistem jaringan tubuh manusia. Oleh karena itu, uang harus selalu ada dan tidak boleh didominasi keberadaannya oleh pihak tertentu termasuk negara sekali-pun. Uang harus dijamin selalu ada untuk menjaga agar aktivitas perekonomian tetap berjalan baik. Keberadaan uang fiat sebagai alat transaksi ekonomi telah membawa dampak yang sangat merugikan. Sejarah telah membuktikan berbagai kegagalan uang fiat. Krisis moneter yang berlanjut dengan krisis ekonomi secara periodik terjadi akibat penggunaan uang fiat. Sebagai umat beragama, kita harusnya kembali ke fitrah untuk menggunakan mata uang dinar dan dirham sebagaimana yang direkomendasikan Allah SWT dalam Al-Qur’an dan berbagai Hadist Rasulullah SAW.
A CRITICAL PERSPECTIVE TOWARDS AGENCY THEORY Kumalasari, Kartika Putri; Sudarma, Made
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.053 KB)

Abstract

Abstrak: Sebuah Perspektif Kritis terhadap Agency Theory. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan sifat, fungsi, peran dan kritik terhadap teori keagenan. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Keagenan didefinisikan sebagai proses di mana aktor secara rasional melakukan dengan intensi, rencana dan manajemen yang efektif untuk mencapai tujuan tertentu. Selain itu, teori keagenan mendiskusikan masalah ketika ada perbedaan antara kepentingan dan tujuan individu dengan orang lain. Jika pemilik memperoleh kuasa yang tinggi dan kemampuan untuk memerintah agen mereka, maka agen harus melaksanakan kegiatan berdasarkan kepentingan pemilik untuk memaksimalkan kekayaan mereka sendiri.Abstract: A Critical Perspective towards Agency Theory.  The aim of this research is explaining the nature, function, role and critics towards agency theory. Qualitative method was employed in this research. Agency is defined as a process of rational actors to conduct intentionally an effective plan and management to achieve specific goal. In addition, the agency theory discusses problem when there is a discrepancy between interests and goals of  individual with others. If the principal gains high power and capability to order their agents, then agents must conduct activities based on the principals’ interest to maximize their own wealth.

Page 1 of 3 | Total Record : 22