cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Tajdid
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 123 Documents
AVERROISME DAN KRITIK TERHADAP AL-GHAZALI: KHAZANAH PEMIKIRAN IBN RUSYD Rusydi, Muhammad
Tajdid Vol 11, No 1 (2012)
Publisher : Tajdid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibn Rusyd adalah seorang filosof Islam yang mengemukakan pemikiran tentang kesejalanan antara wahyu dan akal atau agama dan ilmu pengetahuan. Bila terjadi ketidaksejalanan antara agama dan ilmu pengetahuan maka agama harus diberi penafsiran sehingga keduanya tidak bertentangan. Ide besar Ibn Rusyd ini dikenal sebagai faham Averroisme. Berdasarkan faham Averroisme ini Ibn Rusyd berpendapat bahwa filsafat yang berpijak pada argumen-argumen akal di samping wahyu, harus dikembangkan supaya dapat mengiringi ilmu pengetahuan untuk mencapai kemajuan. Karena itu, kemudian Ibn Rusyd mengeritik kembali al-Ghazali yang menganggap haram filsafat dan mengafirkan para filosof. Kata Kunci: Averroisme, Tahâfut al-Falâsifah, al-Ghazali.
BACAAN-BACAAN DALAM SUJUD: SUATU KAJIAN TENTANG TANAWWU’ AL-’IBADAH Latif, Abdul
Tajdid Vol 11, No 2 (2012)
Publisher : Tajdid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanawwu’ al- ‘ibadah ada/ah bagian darn upaya memahami hadis-hadis yang berhubungan dengan ibadah. Dalam metodologi hadis bahwa tanawwu’ ibadah perlu diketahui dan dipelajari dalam rangka memahami perbedaan-perbedaan dalam suatu ibadah, seperti: bacaan-bacaan sujud dalam sholat. Ada reakci yang berbeda-beda anlara hadis-hadis yang diriwayatkan abu hurairah r.a, Sa ‘ad ibn Ubaidah, ‘Uqubah ibn ‘Amir dan ‘Aisyah. Dalam menyikapi hal tersebut, para ulama ada yang pro dan ada pula yang kontra. Yang jelas perbedaan-perbedaan tersebut ada/ah fitrah yang mengandung kemudahan, sehingga dapat dipahami darn berbagai kalangan serta mudah untuk di hafal. Intinya bahwa bacaan-bacaan sujud dalam shalat ada/oh bagian dan tanawwu’ a!- ‘ibadah yang tetap ada dalam kehidupan metodologi hadis. Dan merupakan wajah baru dalam memahami hadis lebih dalam lagi. Kata Kunci : Bacaan-Bacaan Dalam Sujud, Tanawwu’ al-’Ibadah.
Ibnu Sabil dalam Perspektif Al-Quran Latif, Abdul
Tajdid Vol 10, No 2 (2011)
Publisher : Tajdid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibnu Sabil berasal dari bahasa Arab yang sudah menjadi bahasa Indonesia Ibnu Sabil dimaknai dengan orang yang musafir atau orang yang dalam perjalanan. Pembicaraan tentang Ibn Sabil dalam Al-Quran selalu di kaitkan dengan zakat atau harga ghanimah (Perampasan Perang). Artinya golongan Ibnu Sabil juga berhak memperoleh bagian zakat atau ghanimah. Bagian yang diperolehnya itu menurut perspektif al-Quran merupakan suatu kebaikan. Konsekwensi dari kebaikan itu adalah pahala bagi meraka yang mengerjakannya. KataKunci : Ibnu Sabil, Zakat, Ghanimah.
KEPUASAN DAN MOTIVASI BERPRESTASI SERTA HUBUNGANNYA DENGAN LOYALITAS MAHASISWA Marzuki, Azro’i
Tajdid Vol 11, No 1 (2012)
Publisher : Tajdid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bermaksud menjawab pertanyaan tentang apakah terdapat hubungan antara kepuasan dan motivasi terhadap kesetiaan mahasiswa dalam belajar. Hasil studi menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara kepuasan dan motivasi terhadap kesetiaan mahasiswa. Studi ini dilakukan pada Fakultas Ushuluddin IAIN STS Jambi. Kata Kunci: Kepuasan, Motivasi, Kesetiaan.
KEDUDUKAN WAHYU DAN AKAL DALAM ISLAM: (Studi Kasus Umar Ibn al Khaá¹­á¹­ab) Nugroho, Bambang Husni
Tajdid Vol 11, No 1 (2012)
Publisher : Tajdid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini mencoba membahas tentang masalah pertentangan antara rasio dan intuisi (wahyu) yang sering didengungkan oleh para orientalis dan pemikir modern Islam dengan studi kasus Umar ibn al Khaththab sebagai seorang mujtahid yang banyak melakukan pembaharuan dalam yurisprudensi Islam. Istrumen pembahasan artikel ini melibatkan pemikiran tentang akal dan wahyu yang disarikan dari buku Conflicts and Tensions in Islamic Jurisprudence karangan Noel J. Coulson. Kata Kunci: Wahyu, Akal, Ijtihad.
ISLAM DI BAWAH KENDALI MUGHAL DI INDIA Junaidi, Junaidi
Tajdid Vol 11, No 1 (2012)
Publisher : Tajdid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini ingin menjelaskan peradaban Islam di masa lalu di India. Masyarakat Arab dalam kehidupan India dikenal sebagai Sind atau Hind. India sebelum munculnya Islam dan Arab telah memiliki relasi perdagangan dengan masyarakat Arab. Kemajuan kerajaan Mughal telah menginspirasi perkembangan peradaban dunia, baik di bidang ekonomi, politik, budaya, maupun agama. Kekaisaran Mughal juga telah berhasil membangun Islam India kosmopolitan, dan telah membentuk secara eksklusif kebudayaan Muslim. Islam juga telah mewarisi kekayaan hazanah budaya India dan membawa orang ke dimensi transenden atau ilahi. Kata Kunci: Ghaznawiyah, Mughal, Babur.
KOMUNIKASI DALAM PERSPEKTIF ISLAM Sitepu, Mhd. Darta
Tajdid Vol 11, No 1 (2012)
Publisher : Tajdid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengingat karena secara aksiologis ilmu komunikasi Islam sangat jelas untuk kesejahteraan dan kemaslahatan umat yang dibangun secara epistemik untuk didaratkan menjadi sebuah disiplin ilmu, maka wacana yang bertujuan untuk merancang dan mengukukuhkan disiplin ilmu komunikasi Islam sangat dirasa perlu. Artikel ini ingin menjawab keraguan kita terhadap kelayakan dalam mendudukkan dispilin ilmu komunikasi Islam. Hal ini karena disiplin ilmu komunikasi Islam telah memberikan kontribusi kesejahteraan dan kemaslahatan bagi kehidupan manusia baik di dunia maupun diakhirat nantinya. Kata Kunci: Obyek, Epistemologi, Metode, Sumber.
WACANA TENSI AKAL DAN WAHYU: AKAR DIKOTOMI SAINS DAN AGAMA DALAM TRADISI ISLAM DAN BARAT Arifullah, Mohd.
Tajdid Vol 11, No 1 (2012)
Publisher : Tajdid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akal dan wahyu dalam beberapa tradisi keilmuan dilihat sebagai entitas yang berbeda, keduanya dipahami dalam bahasa dan logika yang unik. Imbasnya akal dan wahyu menjadi entitas yang dilihat secara kontradiktif dan dipahami dalam tensi tertentu. Fenomena ini tentu tidak terjadi secara otomat, hal inilah yang kemudian akan diperlihatkan dalam atrikel ini dalam pendekatan historis-filosofis. Langkah awal yang ditempuh penulis adalah mendudukkan dua akar tradisi yang terbelah, yaitu tradisi keilmuan Islam dan tradisi keilmuan Barat yang masing-masing bermuara pada kuub yang berbeda. Selanjutnya penulis berupaya memotret ruang gerak historis kedua tradisi, yang memunculkan tensi antara akal dan wahyu. Dalam upaya tersebut penulis berupaya memperlihatkan akar dikotomis tensi akal dan wahyu dalam tradisi keilmuan Islam dan Barat modern. Kata Kunci: Akal, Wahyu, Islam, Barat, Normativitas, Modernitas.
PERADABAN TRADISIONAL (NAQLIYAH): (Kasus Peradaban Abbasiyah) Salim, Agus
Tajdid Vol 11, No 1 (2012)
Publisher : Tajdid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peradaban pada dasarnya merupakan bagian penting dari kehidupan manusia dan merupakan cerminan dari capaian kreasi manusia yang dipengaruhi, diilhami, dan dikontrol oleh berbagai faktor, mulai dari agama hingga rasio. Dalam upaya menjelaskan salah satu bentuk peradaban inilah, artikel ini diarahkan untuk menelisik seluk-beluk peradaban tradisional, sebagai upaya studi akademis yang kurang lebih memadai untuk memperlihatkan perjalanan sebuah bentuk peradaban tradisional Islam yang rasional, khususnya dalam konteks peradaban Islam klasik masa keemasan. Kata Kunci: Tradisionalisme, Jahiliyah, Peradaban Modern
ORIENTALISME DAN ISLAM Nurbaiti, Nurbaiti
Tajdid Vol 11, No 1 (2012)
Publisher : Tajdid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejarah pada masa-masa pertama adalah pertarungan antara dunia Barat Nasrani abad pertengahan dengan dunia Timur Islam, baik dalam keagamaan maupun ideologi. Islam menurut RW. Soutren “merupakan problema masa depan dunia Barat Nasrani secara keseluruhan di Eropa. Disamping unsur ke-Nasranian, orientalisme juga tumbuh subur sejalan dengan sejarah imperialisme dan kolonialisme. Para orientalis dengan dukungan penjajah telah berhasil memalsukan dan memutarbalikkan ajaran-ajaran Islam. Artikel ini ini mengupas kiprah orientalisme dalam dunia Barat dan Islam. Kata Kunci: Orientalisme, Perang Salib, Islam dan Barat.

Page 1 of 13 | Total Record : 123