cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
ISSN : 24606324     EISSN : 25796461     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara is an open access journal and published twice a year in January & July that contains research result where never published.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara" : 10 Documents clear
INTENSITAS PENGGUNAAN SURAT KABAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V Hakim, Arief Rahman
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.92 KB)

Abstract

Abstract: The observations indicate that the level of reading comprehension grade students of SDN 01 Putat Kidul Gondanglegi District Malang Regency still low. This study aimed to describe the use of newspapers in improving students’ reading comprehension class V SDN Putat Kidul 01 Gondanglegi and describing the use of learning resources newspapers in improving students’ reading comprehension class V SDN Putat Kidul 01 Gondanglegi. This type of research is a classroom action research, while the data analysis in this study uses three ways, namely, data reduction, exposure data, and inference data. Subjects were students of class V SDN Putat Kidul 01 Gondanglegi District Malang Regency with the number of 23 students. The results showed that students’ reading comprehension with the intensity of use of the newspaper as a learning resource in class V SDN Putat Kidul Gondanglegi District 01 has increased from an average value of 79 in the first cycle and 87 in the second cycle. Completeness of classical study in the first cycle is 70% and at the end of the second cycle was 100%. Keywords: reading comprehension ability, intensity of use of newspapers Abstrak: Hasil observasi menunujukkan bahwa tingkat kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Putat Kidul 01 Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penggunaan surat kabar dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Putat Kidul 01 Gondanglegi dan mendiskripsikan penggunaan sumber belajar surat kabar dalam meningkatkan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Putat Kidul 01 Gondanglegi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sedangkan Analisis data dalam penelitian ini menggunakan tiga cara, yaitu reduksi data, paparan data, dan penyimpulan data. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Putat Kidul 01 Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang dengan jumlah 23 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa dengan intensitas menggunakan surat kabar sebagai sumber belajar di kelas V SDN Putat Kidul 01 Kecamatan Gondanglegi mengalami peningkatan dari nilai rata-rata 79 pada siklus I dan 87 pada siklus II. Ketuntasan belajar klasikal pada siklus I adalah 70 % dan pada akhir siklus II adalah 100%. Kata Kunci: Kemampuan membaca pemahaman, intensitas penggunaan surat kabar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SATUAN LUAS DENGAN ALAT PERAGA SPEKTRUM SATUAN (Studi Kelas V di SDN Betet 3 Kec. Pesantren Kota Kediri) Samidi, Samidi
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.78 KB)

Abstract

Abstract: The function and role of the teacher as facilitator and motivator has enormous influence in improving activity and student learning outcomes. The teacher's role in the selection of models, approaches, strategies, techniques and tactics appropriate learning is crucial to the success of student learning. In general, the class V student learning outcomes is still low, less learning activities, passive learning. The average value of the class in the previous KD unsatisfactory at only 62. To overcome these researchers chose Quamtum Teaching learning model which is famous for the term T-A-N-D-N-R. The purpose of this research is to increase the activity and results of learning mathematics in students through a learning model Quamtum Teaching with props Spectra Unit .. While the benefits to be obtained from this study is that this method is expected to increase the activity and student learning outcomes, can be an alternative learning methods in the classroom and learning innovation developmentThis research is a classroom action research, which is conducted independently. The subjects were 45 students of class V in Betet 3 district. Pesantren - Kediri. The study consisted of two cycles, each cycle consisting of two meetings with the allocation of time for each meeting is 2 x 35 minutes. Data collection techniques using observation and tests. Observation guide used every learning took place, questionnaires and tests used each cycle ends. Interview guides used at the end of the second cycle and field notes made every learning takes place.Based on the research results, we concluded that the implementation of learning mathematics by using T-A-N-D-u-R (Quantum Teaching) with props "Spectrum" has increased. This is indicated by: (1) Data from observation of learning activities of students has increased from the first cycle to the second cycle dari58,86 to 78 with a high category. (2) average the results of the test cycle that achieve mastery increased, average -rata in the first cycle of 71% increased to 97.7% in the second cycle. (3) From the interviews obtained information that in general students are motivated to learn. Based on data from the observation of the motivation, the result data motivation questionnaire, the average results of the test cycle, and interviews can be concluded that students' motivation increased after learning using T-A-N-D-u-R (Quantum Teaching) with props "Spectrum Unit" Keywords: Learning Activities, Results Learning, Teaching Quamtum, Spectra Unit. Abstrak: Fungsi dan peran guru sebagai fasilitator dan motivator memiliki pengaruh yang sangat besar dalam upaya peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Peran guru dalam pemilihan model, pendekatan, strategi, teknik dan taktik pembelajaran yang sesuai sangat menentukan terhadap keberhasilan proses belajar siswa. Secara umum hasil belajar siswa kelas V masih rendah, aktivitas belajar kurang, pasif dalam pembelajaran. Nilai rata-rata kelas pada KD sebelumnya kurang memuaskan yaitu hanya 62. Untuk mengatasi hal tersebut peneliti memilih model  pembelajaran Quamtum Teaching yang terkenal dengan istilah T-A-N-D-U-R. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Matematika  pada siswa melalui model  pembelajaran Quamtum Teaching dengan alat peraga Spektrum Satuan .. Sedangkan manfaat yang ingin diperoleh dari penelitian ini adalah metode ini diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa, dapat menjadi alternatif metode pembelajaran di kelas dan pengembangan inovasi pembelajaranPenelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas, yang dilaksanakan secara mandiri. Subjek penelitian ini adalah 45 siswa kelas V di Betet 3 Kec. Pesantren – Kota Kediri . Penelitian terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan dengan alokasi waktu untuk masing-masing pertemuan adalah 2 x 35 menit. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi,  dan tes. Pedoman observasi digunakan setiap pembelajaran berlangsung, angket dan tes digunakan setiap siklus berakhir. Pedoman wawancara digunakan pada  akhir siklus kedua dan catatan lapangan dibuat setiap pembelajaran berlangsung.Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan pembelajaran matematika dengan menggunakan metode T-A-N-D-U-R  (Quantum Teaching) dengan alat peraga “Spektrum” mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukkan dengan: (1) Data hasil observasi aktivitas  belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II dari58,86 menjadi 78 dengan kategori tinggi. (2) Rata-rata hasil tes siklus yang mencapai ketuntasan mengalami peningkatan, rata -rata pada siklus I yaitu 71% meningkat menjadi 97,7% pada siklus II. (3) Dari hasil wawancara diperoleh keterangan bahwa secara umum siswa termotivasi dalam belajar. Berdasarkan data hasil observasi motivasi, data hasil angket motivasi, rata-rata hasil tes siklus, dan hasil wawancara dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa meningkat setelah belajar menggunakan metode T-A-N-D-U-R  (Quantum Teaching) dengan alat peraga “Spektrum Satuan “ Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Hasil Belajar, Quamtum Teaching,                      Spektrum  Satuan.
ANALISIS PENGARUH KELOMPOK SOSIAL DAN KELUARGA TERHADAP PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL ANAK (STUDI KASUS PADA SISWA SDN WONOKERSO 01 KABUPATEN MALANG) Febyanto, Chandy
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.523 KB)

Abstract

Abstract: Some of the famous psychologist explains the social development of the child. Psychosocial theory from Erick h. Erikson is one of them. Psychosocial theory explains that the development of a child is never separated from the social environment. Social environment the child is the family and social groups. Some years, there are some cases of concern about family and social groups involving children. For example, the case of child abandonment in Cibubur and cases of elementary school child who hurt his friend until death. This research will focus on discussing The Analysis of the Influence of Social Groups and Family on the Development of Child Psychosocial (A Case Study on Students SDN Wonokerso 01 Kabupaten Malang). Based on the results of the study, it was concluded that only the group polarization that psychosocial development influence on children. Socio-economic status does not affect the development of child psychosocial because the child is still able to develop her. Wholeness of the family also have no effect. Over protective mom is one of the things that affects child can't do activities that she liked. The status of a child also has no effect. Child is also earned recognition as a good girl, thats build a positive attitude to the development of child psychosocial. Keywords: social groups , family, child psychosocial Abstrak: Beberapa psikolog ternama menjelaskan tentang perkembangan sosial anak, di antaranya adalah teori psikososial Erick H. Erikson. Teori psikososial menjelaskan bahwa perkembangan seorang anak tidak pernah lepas dari lingkungan sosial. Lingkungan sosial anak yang dimaksud adalah keluarga dan kelompok sosial. Beberapa tahun ini, terdapat beberapa kasus yang memprihatinkan berkaitan dengan keluarga maupun kelompok sosial yang melibatkan anak. Misalnya kasus penelantaran anak di Cibubur dan kasus anak SD yang menyakiti temannya hingga meninggal dunia. Penelitian ini akan fokus membahas tentang Analisis Pengaruh Kelompok Sosial dan Keluarga terhadap Perkembangan Psikososial Anak (Studi Kasus Pada Siswa SDN Wonokerso 01 Kapubaten Malang). Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa hanya polarisasi kelompok saja yang berpengaruh terhadap perkembangan psikososial anak. Status sosio-ekonomi tidak mempengaruhi perkembangan psikososial anak karena anak masih tetap bisa mengembangkan dirinya. Keutuhan keluarga juga tidak berpengaruh. Sikap ibu yang over protektif merupakan salah satunya hal yang mempengaruhi anak yaitu anak tidak dapat melakukan aktivitas yang dia sukai. Status sebagai anak tunggal juga tidak berpengaruh. Anak juga mendapatkan pengakuan sebagai anak yang baik, hal tersebut membangun sikap positif pada diri anak dalam perkembangan psikososialnya. Kata Kunci: kelompok sosial, keluarga, psikososial anak
ANALISIS KETIDAKTEPATAN PENGGUNAAN BAHASA JAWA KRAMA ALUS MAHASISWA PGSD ANGKATAN 2012 UN PGRI KEDIRI DALAM MATA KULIAH BAHASA DAERAH Damariswara, Rian
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.236 KB)

Abstract

Abstrak: Salah satu tingkatan dalam unggah-ungguh bahasa Jawa yakni krama alus. Krama alus merupakan tuturan paling tinggi yang dituturkan masyarakat Jawa. Tuturan krama alus terdapat empat leksikon dalam menggunakannya yakni leksikon krama inggil, madya, netral dan afiks krama inggil. Penggunaan tersebut, harus sesuai dan tidak diganti dengan leksikon lain terutama leksikon ngoko. Kenyatannya, terdapat ketidaktepatan penggunaan bahasa Jawa krama alus oleh mahasiswa PGSD angkatan 2012. Ketidaktepatan tersebut, dijadikan pijakan dalam pemberian strategi pembelajaran bahasa Jawa krama alus di Prodi PGSD UN PGRI Kediri. Berdasarkan latar belakang penelitian, rumusan masalah yaiku mendeskripsikan ketidaktepatan penggunaan bahasa Jawa krama alus mahasiswa PGSD angkatan 2012. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian, yaitu untuk mengetahui ketidaktepatan penggunaan bahasa Jawa krama alus mahasiswa PGSD angkatan 2012. Dengan rumusan dan tujuan penelitian tersebut, diharapkan memberi manfaat dalam strategi pembelajaran materi bahasa Jawa krama yang tepat dan mahasiswa dapat memperbaiki ketidaktepatan penggunaan bahasa Jawa krama alus pada pembelajaran berikutnya. Kajian pustaka menguraikan konsep unggah-ungguh bahasa Jawa khususnya bahasa Jawa krama alus yang meliputi pengertian, pengguna dan pemilihan leksikon. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu mahasiswa PGSD angkatan 2012. Teknik Pengumpulan data menggunakan hasil tes. Teknik analisis data menggunakan persentase dan deskriptif. Kata Kunci : Bahasa Jawa Krama Alus Abstract: One of unggah-ungguh upload tiers in the Java language krama alus. Krama alus is the highest utterances spoken people in East Java. Krama alus speech there are four lexical in using the lexicon krama inggil, madya, netral and afiks. Such use should be appropriate and not replaced with other lexicons mainly lexicon ngoko Key Word : the Java language krama alus
ANALISIS KESESUAIAN INSTRUMEN PENILAIAN IPS PADA BUKU GURU KELAS V TEMA “SEJARAH PERADABAN BANGSA INDONESIA” DENGAN KOMPETENSI DAN PRINSIP PENILAIAN IPS SD KURIKULUM 2013 Saidah, Karimatus
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.687 KB)

Abstract

Abstract: Book teachers in the curriculum in 2013, is a guideline for teachers in implementing the learning process. To accelerate the learning process as expected, then the entire device is presented in the book, including teacher assessment should be appropriate. This study aimed to analyze the compatibility between the competency assessment instrument IPS and IPS elementary principles of assessment standards based curriculum assessment in 2013. This research use descriptive research, to elaborate on the compatibility between the variables studied. The results of the analysis show that there is a mismatch between assessment instrument developed by IPS competence. Assessment instrument complies with the standards of curriculum assessment in 2013, but there are some discrepancies in the selection and assessment instrument that assessed aspects . Keywords : teacher guide, instrument ratings, IPS Competence, Principles ratings Abstrak: Buku guru dalam kurikulum 2013, merupakan pedoman bagi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Untuk melancarkan proses pembelajaran sebagaimana yang diharapkan, maka seluruh perangkat yang disajikan dalam buku guru termasuk penilaian harus sesuai. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian antara instrument penilaian IPS dengan kompetensi dan prinsip penilaian IPS SD berdasarkan standar penilaian dalam kurikulum 2013. Penelitian yang dilakukan ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, untuk menjabarkan tentang kesesuaian antar variabel yang dikaji. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian antara instrument penilaian yang dikembangkan dengan kompetensi IPS. Instrumen penilaian telah sesuai dengan standar penilaian kurikulum 2013, akan tetapi terdapat beberapa ketidaksesuaian dalam pemilihan instrument penilaian dan aspek yang dinilai. Kata Kunci : Buku guru, instrument penilaian, Kompetensi IPS, Prinsip penilaian
PENERAPAN TEORI PIAGET UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PGSD UNP KEDIRI PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA MATERI KUBUS DAN BALOK Zaman, Wahid Ibnu; Hunaifi, Abdul Aziz
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.277 KB)

Abstract

Abstract: The difficulty students in understanding caused by several things. One of them is a form of applied learning is still conventional, where professors only using methods or learning activities are still centered on the lecturer. Besides lecturer of mathematics at this time tend to teach less variable, while the students only listen, take notes and work on the problems. This will result in the student becomes inactive, lazy thinking, and depending on the lecturer. Yet in the world of education has changed, that science is found, formed and developed by the students themselves actively. As one way to enable the student is using one of the methods of active learning that is by applying Piaget's theory where this method to encourage students to study according to the ability of thinking. To the researchers use a method by applying Piaget's theory as an attempt to improve the achievement of students on the material cubes and blocks.Objective This study aims to determine the increase achievement of students on the material cube and Blaok through Application of Piaget's theory in Student PGSD UNP Kediri. Step-by-step learning as follows: (1) the lecturer asked the students to form groups according to their choice, (2) professors assign tasks to each group for discussion in accordance with the specified time), (3) the lecturer asks alternately presentation in front of the class according to material that has been given previously (4) students have a right to ask a group presentation of material in front of belium understood, (5) Together with students lecturers provide conclusions about the material that was submitted.This research is a classroom action research. Subjects of the study were students PGSD UNP Kediri. Data collection techniques in this class action consists of tests and observations. Data were collected by observation and tests. Then the evaluation test results were analyzed using individual completeness and classical. Tests carried out at the end of the cycle to determine learning outcomes. Observations conducted during each meeting and learning takes place. Keywords: Piaget's theory, Achievement, Cube Abstrak: Kesulitan mahasiswa dalam memahami pelajaran disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya adalah bentuk pembelajaran yang diterapkan masih bersifat konvensional, dimana dosen hanya menggunakan metode atau kegiatan pembelajaran masih berpusat pada dosen. Selain itu Dosen matematika saat ini cenderung mengajar kurang bervariasi, sedangkan mahasiswa hanya mendengar, mencatat dan mengerjakan soal. Hal ini akan mengakibatkan mahasiswa menjadi tidak aktif, malas berfikir, dan bergantung pada dosen. Padahal dalam dunia pendidikan sudah berubah, bahwasanya ilmu pengetahuan ditemukan, dibentuk, dan dikembangkan oleh mahasiswa sendiri secara aktif. Sebagai salah satu cara untuk mengaktifkan mahasiswa adalah dengan menggunakan salah satu metode pembelajaran aktif yaitu dengan menerapkan Teori Piaget dimana metode ini mengajak mahasiswa untuk belajar sesuai dengan kemampuan berfikirnya. Untuk itu peneliti menggunakan metode dengan menerapkan Teori Piaget sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa pada materi kubus dan balok.Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar mahasiswa pada materi Kubus dan Balok melalui Penerapan Teori Piaget  Pada Mahasiswa PGSD UNP Kediri. Langkah-langkah pembelajarannya sebagai berikut: (1) dosen meminta mahasiswa untuk membentuk kelompok sesuai dengan pilihan mereka, (2) dosen memberikan tugas kepada masing-masing kelompok untuk didiskusikan sesuai dengan waktu yang ditentukan), (3) dosen meminta secara bergantian presentasi di depan kelas sesuai dengan materi yang telah diberikan sebelumnya (4) mahasiswa berhak bertanya kepada kelompok yang presentasi didepan materi yang belium dipahami, (5) Bersama dengan mahasiswa dosen memberikan kesimpulan mengenai materi yang telah disampaikan.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitiannya adalah mahasiswa PGSD UNP Kediri. Teknik pengumpulan data dalam tindakan kelas ini terdiri atas tes dan hasil observasi. Pengambilan data dilakukan dengan observasi dan tes. Kemudian hasil tes evaluasi dianalisis menggunakan ketuntasan individual dan klasikal. Tes dilaksanakan pada akhir siklus untuk mengetahui hasil belajar. Observasi dilaksanakan setiap pertemuan dan selama pembelajaran berlangsung. Kata kunci: Teori Piaget,  Prestasi Belajar, Kubus dan Balok
PENGGUNAAN INTELLIGENT MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PROSES DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SDN PURWANTORO 3 KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG Kurniasari, Praharisti
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.478 KB)

Abstract

Abstract: The study science learning with the use of intelligent mind mapping aims to describe: (1) measures the use emindmaps on mind mapping on the course from science to students in class V SDN Purwantoro 3 Blimbing district of Malang. (2) improvement of processes and student learning outcomes in class V SDN Purwantoro 3 Blimbing district Malang Malang on science lesson through the use emindmaps on mind mapping. The design of the study is a reference to the model cycle classroom action research by Kemmis and Taggart includes four stages: (1) planning, (2) action, (3) observation, and (4) reflection. Scene of this research is in SDN Purwantoro 3 Blimbing district of Malang. Data collection techniques using observation, assessment techniques of students' work, technical questionnaire, attitudinal scales, interview, test, documentation, and field notes. The results showed using intelligent on mind mapping, learning outcomes of students has increased. The increase in the average value of students' work on the pre-action to the first cycle increased from 46.55 into 70.69 and the second cycle into 80.25. Final test results also increased. The average value of final test results from pre-action to the first cycle increased from 45.80 at 70.75 and the second cycle to 89.70. Increased activity of students from pre-action to the first cycle increased from 47.75 into 80.15 and the second cycle increased to 89.15. The increase in the average value of student attitudes scale results from pre-action to the first cycle of 18.15 into 26.15 (from low to high) and the second cycle increased to 36.20 (from higher to very high). The conclusion of this study is the use of intelligent mind mapping can improve the process and results of students of class V SDN Purwantoro 3 on science learning Keywords: intelligent mind mapping, learning process, learning result, elementary school science learning. Abstrak: Penelitian pembelajaran IPA dengan penggunaan intelligent mind mapping ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) langkah-langkah penggunaan emindmaps pada mind mapping  pada matapelajaran IPA untuk siswa kelas V di SDN Purwantoro 3 Kecamatan Blimbing Kota Malang. (2) peningkatan proses dan hasil belajar siswa kelas V di  SDN Purwantoro 3 Malang Kecamatan Blimbing Kota Malang pada matapelajaran IPA melalui penggunaan emindmaps pada mind mapping. Rancangan penelitian yang digunakan adalah PTK mengacu pada model siklus PTK oleh Kemmis dan Taggart meliputi empat tahap yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Kancah dari penelitian ini yaitu di SDN Purwantoro 3  Kecamatan Blimbing Kota Malang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik penilaian hasil karya siswa, teknik angket, skala sikap, wawancara, tes, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan intelligent pada mind mapping, hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Peningkatan nilai rata-rata hasil karya siswa pada pra tindakan ke siklus I mengalami peningkatan dari 46,55 menjadi 70,69 dan pada siklus II menjadi 80,25. Hasil tes akhir juga mengalami peningkatan. Nilai rata-rata hasil tes akhir dari pra tindakan ke siklus I mengalami peningkatan dari 45,80 menjadi 70,75 dan pada siklus II menjadi 89,70. Peningkatan aktivitas siswa dari pra tindakan ke siklus I mengalami peningkatan dari 47,75 menjadi 80,15 dan pada siklus II meningkat menjadi 89,15. Peningkatan nilai rata-rata hasil skala sikap siswa dari pra tindakan ke siklus I dari 18,15 menjadi 26,15 (dari rendah menjadi tinggi) dan pada siklus II meningkat menjadi 36,20 (dari tinggi menjadi sangat tinggi). Kesimpulan penelitian ini yaitu penggunaan intelligent mind mapping dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa kelas V SDN Purwantoro 3 pada matapelajaran IPA. Kata kunci: Intelligent Emindmaps Mind Mapping, Proses Belajar, Hasil Belajar, Pembelajaran IPA SD
PENGGUNAAN METODE PENEMUAN UNTUK MENINGKATKAN KETUNTASAN BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN MATEMATIKA PADA KONSEP PENJUMLAHAN KELAS II SEMESTER I SDN DOYONG II MIRI KAB. SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Suyatno, Suyatno
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.184 KB)

Abstract

Abstract: The learning achievement of Mathematics grade II SDN Doyong II for the 2015/2016 school year are not satisfactory because the average student achievement is still below the minimum completeness criteria (KKM). Math is one of the subjects of the most feared by the students.Obstacles may come from teachers and students themselves. Barriers include a lack of teachers can motivate students to be more please Mathematics. Teachers do not understand learning method in accordance with the learning materials. As a teacher should be smart in selecting methods, techniques, and learning models so that teaching and learning can take place with an active, creative, effective, and fun. Average resistance of students, among others: Some students think that mathematics is a subject that is not interesting, difficult, and boring; Math learning process less conducive; Teachers are still often have difficulty in imparting the basic concepts of mathematics to the students, especially the concept of summation of numbers.To improve the competence of students in summing count numbers need to use methods of the invention. By using the "discovery method" students' ability to add a valid whole number is expected to increase. Therefore, this study aims to contribute information and ideas about how the "discovery method" used in study compares the numbers count. In addition, to determine improvement in student achievement in summing valid whole number. Thus, to obtain a higher quality learning outcomes it is necessary to use methods of the invention in learning summing Keyword: discovery method, the concept of summation of numbers, mathematics Abstrak: Prestasi belajar Matematika siswa kelas II SDN Doyong II untuk tahun pelajaran 2015/2016 belum memuaskan karena rata-rata prestasi belajar siswa masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Mata pelajaran Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang paling ditakuti oleh siswa.Hambatan dapat berasal dari guru dan siswa itu sendiri. Hambatan dari guru antara lain kurang dapat menumbuhkan motivasi siswa untuk lebih menyenangi mata pelajaran Matematika. Guru kurang memahami metode pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran. Sebagai guru hendaknya pandai dalam memilih metode, teknik, maupun model pembelajaran sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Sedang hambatan dari siswa antara lain: Sebagian siswa beranggapan bahwa Matematika merupakan mata pelajaran yang tidak menarik, sulit, dan membosankan; Proses pembelajaran Matematika kurang kondusif; Guru masih sering mengalami kesulitan dalam menanamkan konsep-konsep dasar Matematika kepada siswa, khususnya pada konsep penjumlahan bilangan.Untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam menjumlahkan bilangan cacah perlu menggunakan metode penemuan. Dengan menggunakan ”Metode Penemuan” kemampuan siswa dalam menjumlahkan bilangan cacah diharapkan dapat meningkat. Oleh karena itu, dalam penelitian ini bertujuan memberikan sumbangan informasi dan pemikiran tentang bagaimana ”Metode Penemuan” digunakan dalam pembelajaran membandingkan bilangan cacah. Selain itu juga untuk mengetahui adanya peningkatan prestasi siswa dalam menjumlahkan bilangan  cacah.  Dengan  demikian untuk memperoleh hasil belajar  yang lebih berkualitas maka perlu menggunakan metode penemuan dalam pembelajaran menjumlahkan bilangan cacah. Kata Kunci: metode penemuan, konsep penjumlahan bilangan, matematika
FENOMENA PERILAKU AGRESI ANAK YANG MENGALAMI KEKERASAN DALAM KELUARGA (STUDI PADA SISWA KELAS 2 MI ISLAMIAH ROGOJAMPI BANYUWANGI) Trianingsih, Rima
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.451 KB)

Abstract

Abstract: The results of monitoring and evaluation KPAI in 2012 at 9 provinces shows that 91% of children in Indonesia have experienced violence in the family. In September 2015, an Elementary School student in South Jakarta died after incidents of beatings done his friend. Based on the background above, problems in this research is "How does the phenomenon of aggression children who experience violence in the family in the grade 2 MI Islamiah Rogojampi?" The approach used in this study is a qualitative approach. The qualitative model in this research is Phenomenology. Based on the structure of the relationship between meaningful units towards the study of the behavior of aggression children who experience violence in the family, it can be concluded that the violence experienced by participants in the family has encouraged participant to behave aggression within the family and the social environment. Keywords: phenomenon, aggression, violence in the family Abstrak: Hasil monitoring dan hasil evaluasi KPAI tahun 2012 di 9 provinsi di Indonesia menunjukkan 91% anak mengalami kekerasan dalam keluarga. Pada September 2015, seorang siswa SD di Jakarta Selatan  meninggal dunia akibat insiden pemukulan yang dilakukan temannya. Berdasarkan latar belakang di atas, maka masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah fenomena perilaku agresi anak yang mengalami kekerasan dalam keluarga pada siswa kelas 2 MI Islamiah Rogojampi?” Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Model dalam penelitian kualitatif ini adalah model penelitian fenomenologi. Berdasarkan struktur hubungan antar unit-unit bermakna terhadap kajian perilaku agresi anak yang mengalami kekerasan dalam keluarga, dapat disimpulkan bahwa kekerasan yang dialami partisipan di dalam keluarga telah mendorong partisipan untuk berperilaku agresi di dalam keluarga maupun di lingkungan sosial. Kata Kunci: fenomena, perilaku agresi, kekerasan dalam keluarga
MODEL PEMBELAJARAN IPA BERBASIS QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD Wenda, Dhian Dwi Nur; Ahdhianto, Erif; Aka, Kukuh Andri
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.104 KB)

Abstract

Abstract: Learning is implemented in class IV SDN Bendo 1 is focused on the low level of knowledge, students are often required to remember or memorize the material being taught teachers. From all learning activity that is done, almost 80% is dominated by teachers with activities to explain and give examples of questions to the students. The purpose of this study was to develop a model of learning in the form of syntax / measures of learning, application of learning (learning tools customized model), and an instruction manual learning model. Additionally, based on the results of research can know that, the application of science-based learning model Quantum Teaching can increase the activity and students' skills in critical thinking. This study uses a model of the development of a modified Borg & Gall. The steps of this research, namely (1) Preliminary Study, (2) Planning, (3) Design Products, (4) Product Validation, (5) Trial Product, and (6) End Product. The questionnaire results the validity of this model is valid criteria (80%), practicaly fairly good (78%). The effectiveness of aspects of student activity reached 85% and 84% cognitive aspects. The thing that is suggested is necessary to study experimentally by comparing the class that learned using this model with a conventional classroom. Keywords: science teaching models based Quantum Teaching, learning activities, critical thinking Abstrak: Pembelajaran yang dilaksanakan di  SDN Bendo 1 kelas IV masih menekankan pada pengetahuan tingkat rendah, siswa seringkali dituntut untuk mengingat atau menghafal materi yang diajarkan guru. Dari seluruh kegiatan pembelajaran yang dilakukan, hampir 80% didominasi oleh guru dengan kegiatan memberikan penjelasan dan memberikan contoh soal pada siswa. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model pembelajaran dalam bentuk sintaks/ langkah-langkah pembelajaran, aplikasinya dalam pembelajaran (perangkat pembelajaran yang disesuaikan model), dan buku petunjuk penggunaan model pembelajaran.  Selain itu, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa, penerapan model pembelajaran IPA berbasis Quantum Teaching dapat meningkatkan aktivitas dan kemampuan siswa dalam berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan model pengembangan modifikasi Borg & Gall. Langkah-langkah penelitian ini, yaitu (1) Studi Pendahuluan, (2) Perencanaan, (3) Desain Produk, (4) Validasi Produk, (5) Uji Coba Produk, dan (6) Produk Akhir. Hasil angket kevalidan model ini pada kriteria cukup valid (80%), keterterapan cukup baik (78%). Tingkat keefektifan aspek keaktifan siswa mencapai 85% dan aspek kognitif mencapai 84%. Adapun hal yang disarankan yaitu perlu dilakukan penelitian eksperimen dengan membandingkan antara kelas yang dibelajarkan menggunakan model ini dengan kelas konvensional. Kata kunci: model pembelajaran IPA berbasis Quantum Teaching, aktifitas belajar, berpikir kritis

Page 1 of 1 | Total Record : 10