cover
Filter by Year
Articles
19
Articles
PENINGKATAN KREATIVITAS MAHASISWA DALAM PEMANFAATAN BARANG-BARANG BEKAS PADA MATA KULIAH MEDIA PEMBELAJARAN

Laila, Alfi, Sahari, Sutrisno

JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2016)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.443 KB)

Abstract

Abstract: Instructional media course which aims to develop the potential of studentsthrough the concept of learning media (non-ICT), as a medium of learning ICT there is aseparate subject. The use of media in the classroom learning relevant to optimize thelearning process. One of the subjects of learning media competence is to produceinstructional media based on relevance, basic competence, materials and characteristics ofstudents with the use of goods that exist around. This research is a class action that aimsto improve the creativity of students in the use of second-hand goods in the course of nonICT learning media. The subjects of this study were students of the second semester ofthe third level which consists of 40 students. Stages of research include planning, action,observation, and reflection in three cycles. Actions taken in the form of student creativityin the use of second-hand goods in the course of learning media. Data were collectedthrough interviews, observation, test, attitude scale, field notes and documentation.Triangulation data is done to avoid the subjectivity of the observer. The success rate ofthis study when the average observation creativity-average students gain rata ≥ 2,4 oneach indicator with good criterion, which was obtained from each end of a cycle or aquestionnaire if the average gain ≥ 70% with good criteria, derived from each end of thecycle. The results showed that the students skills in the use of second-hand goods as amedium of learning through aspect 4 P which includes creative personalities, press /impulse, the creativeprocess, and creative products that are more focused on processsteps keratif with stages Preparation, incubation, illumination, and Verification at thecycles 1, 2 and 3 continued to increase. Abstrak: Matakuliah media pembelajaran yang bertujuan mengembangkan potensimahasiswa melalui konsep media pembelajaran (non ICT), karena media pembelajaranICT ada mata kuliah tersendiri. Pemanfaatan media pembelajaran yang relevan dalamkelas dapat mengoptimalkan proses pembelajaran. Salah satu kompetensi matakuliahmedia pembelajaran adalah menghasilkan media pembelajaran berdasarkan relevansi, kompetensi dasar,  materi dan  karakteristik  siswa dengan pemanfaatan barang-barangyang ada disekitar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuanuntuk meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam pemanfaatan barang-barang bekas padamata kuliah media pembelajaran non ICT. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa tingkatII semester III yang terdiri dari 40 mahasiswa. Tahap-tahap penelitian meliputiperencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi dalam tiga siklus. Tindakan yang dilakukanberupa kreativitas mahasiswa dalam pemanfaatan barang-barang bekas pada mata kuliahmedia pembelajaran. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, tes, skala sikap,catatan lapangan dan dokumentasi. Trianggulasi data dilakukan untuk menghindarisubjektivitas dari observer. Tingkat keberhasilan penelitian ini apabila rata-rata observasikreativitas mahasiswa memperoleh rata-rata ≥ 2,4 pada setiap indikatornya dengan kriteriabaik, yang diperoleh dari tiap akhir siklus atau angket jika memperoleh rata-rata ≥ 70%dengan kriteria baik, yang diperoleh dari tiap akhir siklus. Hasil penelitian menujukkanbahwa keterampilan mahasiswa dalam pemanfaatan barang-barang bekas sebagai mediapembelajaran melalui aspek 4 P yang meliputi pribadi kreatif, press/dorongan, proseskreatif, dan produk kreatif yang lebih difokuskan pada langkah proses keratif dengantahapan Persiapan, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi pada siklus 1, 2, dan 3 terusmeningkat. 

PENGEMBANGAN MODUL KECERDASAN SOSIAL MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SDN SUKOHARJO 2 KOTA MALANG

Mizan, Saeful

JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2016)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.134 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan pendidikan IPS adalah untuk mempersiapkan siswa menjadi wargaNegara yang baik dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, kenyataannya pada saat inipembelajaran di sekolah dasar lebih banyak difokuskan dalam mengembangkankecerdasan intelektual saja. Siswa dibelajarkan hanya dengan tujuan dapat menjawabsoal-soal saja, sehingga seolah-olah pembelajaran hanyalah suatu tuntutan untukmencapai keberhasilan dengan hasil belajar yang baik. Berdasarkan hasil observasidiketahui selama pembelajaran di kelas siswa hanya diarahkan untuk membaca bukupaket selanjutnya guru menerangkan materi pembelajaran dan menuliskan hal-halpenting di papan tulis. Sumber belajar yang dimiliki siswa di SDN Sukoharjo 02 kelasIV tersebut hanya buku paket dan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang didalamnya hanyaberisi materi pembelajaran dan berupa soal-soal yang bersifat formatif berupapertanyaan yang jawabannya selalu ada di rangkuman materi. Hasil wawancara denganwali kelas IV mengemukakan bahwa bila diadakan tukar pendapat ataupunmemecahkan suatu permasalahan akan menyebabkan waktu menjadi lebih sedikit dalammenyampaikan materi pembelajaran sehingga Standar Kompetensi (SK) danKompetensi Dasar (KD) tidak bisa terpenuhi sesuai dengan tuntutan kurikulum. Tujuanyang ingin dicapai dalam penelitian pengembangan adalah 1) untuk menghasilkanproduk berupa modul kecerdasan sosial mata pelajaran IPS pada kelas IV di SekolahDasar, 2) Melakukan uji validasi modul kecerdasan sosial mata pelajaran IPS siswakelas IV SD melalui uji coba ahli, telaah guru dan tanggapan siswa. Subyek coba dalampenelitian pengembangan ini adalah ahli pembelajaran IPS, ahli psikologi pendidikan,ahli media pembelajaran, ahli bahasa, guru kelas IV dan siswa kelas IV SDN Sukoharjo2 Kota Malang. Spesifikasi produk yang dihasilkan berupa modul siswa dan modulguru. Teknik penelitian pengembangan ini dimodifikasi dari model pengembangan Borgand Gall. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dankuantitatif. Data kualitatif berupa hasil wawancara, dokumentasi, lembar validasi,lembar observasi, angket guru, dan angket respon siswa. Pada data kuantitatifmenganalisa data berupa skor hasil validasi, angket guru, angket respon siswa, dataproses belajar, dan data hasil belajar. Hasil uji coba ahli ahli pembelajaran IPS skorproduk yang dicapai 68%, ahli psikologi pendidikan 84%, ahli media pembelajaran 80%dan ahli bahasa 80%. Data uji coba lapangan menyatakan keefektifan, keterterapan danketerbacaan produk pengembangan modul kecerdasan sosial menunjukkan hasil angketguru memperoleh tingkat pencapaian 80% dengan kategori efektif, sedangkan hasilangket siswa skor yang dicapai 82%. Kesimpulan produk pengembangan modulkecerdasan sosial dapat diterapkan. Pemanfaatan modul kecerdasan sosial padapembelajaran yang disarankan (1) peneliti perlu menambahkan aspek kecerdasan sosialyang lainnya (2) Kondisi lingkungan perlu diperhatikan sebelum menerapkanpembelajaran menggunakan modul ini..

HUBUNGAN SELF ESTEEM DAN KECENDERUNGAN NARSISISME TERHADAP PENGGUNA FACEBOOK PADA MAHASISWA PGSD UN PGRI KEDIRI

Santi, Novi Nitya

JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2016)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.724 KB)

Abstract

Abstract:From fenomina facebook users often mempostinmang poto- for a personal photograph in the show or to share with friends - friends. The more thatcomment, they consider themselves more popular.Dalam this case they can be said tobe narcissistic behavior, which means self-love, greatly exaggerated attention toyourself. Narcissism is a personality disorder. People who suffer, suffer from healthypride and self love. Narcissists may have a lot of personal charm, needs more to makethemselves known or requirements grow. While self-esteem is the acceptance ofoneself, by oneself related that we deserve, valuable, capable and useful not concernedwith anything that has been, is being or will terjadi.Peneliti want to know therelationship of self-esteem and narcissism tendency .Peneliti use social networks,namely Facebook , because social networking is widely used class of 2012 studentsProdi PGSD Nusantara University Pgri Kediri academic year 2012 - 2013. In theanalysis hyot t = 0968 means there is a relationship Self Esteem and Narcissism InUser Facebook.Hasil trend research can be used as a measure of the level ofconfidence students and contribute ideas in order to improve implementation of theconcept and practice of education as a strategic effort in developing human resources.Abstrak: Dari fenomina para pengguna facebook sering mempostinmang poto- potopribadinya untuk di tunjukan atau di pamerkan ke teman – temannya. Semakin banyakyang memberi komentar,mereka beranggapan dirinya makin popular.Dalam hal iniperilaku mereka bisa dikatakan narsis,yang berarti cinta-diri, perhatian yang sangatberlebihan kepada diri sendiri. Narsisme adalah gangguan kepribadian. Orang yang menderita, menderita sehat kesombongan dan cinta diri. Narsisis mungkin memilikibanyak pesona pribadi,kebutuhan yang lebih membuat sendiri dikenal ataupersyaratan tumbuh. Sedangkan self esteem adalah penerimaan diri sendiri, oleh dirisendiri berkaitan bahwa kita pantas, berharga, mampu dan berguna tak peduli denganapa pun yang sudah, sedang atau bakal terjadi.Peneliti ingin mengetahui hubunganself esteem dan kecenderungan narsisisme .Peneliti menggunakan jejaring sosial yaitufacebook ,karena jejaring sosial ini banyak di gunakan  mahasiswa angkatan 2012Prodi Pgsd Universitas Nusantara Pgri Kediri tahun akademik  2012 – 2013. Padaanalisis hyot t= 0.968 artinya ada Hubungan Self Esteem  Dan KecenderunganNarsisisme Pada Pengguna Facebook.Hasil penelitian dapat digunakan sebagai ukurantingkat kepercayaan diri mahasiswa dan sumbangan pemikiran dalam rangkapenyempurnaan konsep maupun implementasi praktik pendidikan sebagai upaya yangstrategis dalam pengembangan kualitas sumberdaya manusia.

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN BERPIKIR KRITISSISWA PADA MATA PELAJARAN IPS SD

Permana, Erwin Putera

JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2016)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.508 KB)

Abstract

Abstract: application of Cooperative Learning Methods Numbered Heads Together (NHT) to review the findings improve learning and Critical Thinking Students in socialstudies in elementary school. This study is a class action label study. The collected datais the data Students learn critical thinking commercial article. Data collection is done byobservation, testing, documentation and questionnaires. Husband research consistsFrom prayer cycle. Cooperative Learning Research Results Numbered Heads Together(NHT) showed an increase in critical thinking skills students learn the commercialarticle. Process improvement study findings known that i cycle on pre-test activitiesamounted to 6.25% 65.63% on increased Being a post test activities but still meetrequirements yet classical completeness The school set. Taxable income ResearchersRepair on the cycle II pre-test activities known that classical learning completenessamounted 15.63% 93.75% on increased Being Postal test activities and has beenfulfilling requirements set classical completeness The school that is ≥ 75% by begituHas Occurred increase mastery learning Grade V amounted to 28.12% Based on thesefindings can Execution Model that concluded the implementation of CooperativeLearning Methods Numbered Heads Together (NHT) can Critical Thinking skillsimprove student learning commercial article.. Abstrak: penerapan metode pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together (NHT) untuk meningkatkan hasil belajar dan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS SD.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Data yang dikumpulkan adalah datasiswa berpikir kritis dan hasil belajar. Pengumpulan data dilakukan dengan caraobservasi, tes, dokumentasi dan kuesioner. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Hasilpenelitian pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together (NHT) menunjukkanpeningkatan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Proses peningkatanhasil belajar diketahui bahwa siklus I pada kegiatan pre tes sebesar 6,25% meningkatmenjadi 65,63% pada kegiatan pos tes namun masih belum memenuhi syarat ketuntasanklasikal yang ditetapkan sekolah. Setelah peneliti melakukan perbaikan pada siklus IIpada kegiatan pre tes diketahui bahwa ketuntasan belajar klasikal sebesar 15,63%meningkat menjadi 93,75%  pada kegiatan pos tes dan telah memenuhi syaratketuntasan klasikal yang ditetapkan sekolah yakni ≥ 75% dengan begitu telah terjadipeningkatan ketuntasan belajar siswa kelas V sebesar 28,12% Berdasarkan hasiltersebut dapat disimpulkan bahwa model pelaksanaan penerapan metode pembelajaran

PROFIL KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD DI KECAMATAN BULAK

Prayitno, Lydia Lia, Sulistyawatii, Ida, Wardani, Imas Srinana

JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2016)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.058 KB)

Abstract

Abstrak: Kemampuan berpikir kritis ada pada semua orang, tetapi tidak munculsendiri, perlu usaha untuk mengembangkannya, salah satunya adalah dengankemampuan dasar guru, yaitu keterampilan bertanya, hal ini diperlihatkan oleh siswaSD kelas I di wilayah kecamatan Bulak yaitu SDN Sukolilo 250, SDN Kedung CowekI No. 253, SDN Kedung Cowek II, SDN Komplek Kenjeran II/506, dan SDN 248. Melalui penelitian deskriptif kualitatif pada siswa SD kelas I di wilayah kecamatanBulak Aspek-aspek berpikir kritis pada siswa terlihat dan dapat diamati, yaitu aspekmengamati dan menarik kesimpulan, membandingkan dua objek yang berbeda,kemampuan bertanya dan mengemukakan pendapat, mendiskusikan dan menganalisacerita dan kerjasama dalam permainan. Ke 5 aspek tersebut terlihat pada siswa. 

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) SEKOLAH DASAR KELAS V

Basori, Muhamad

JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2016)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.36 KB)

Abstract

Abstract: The research aimed to: (1) develop an interactive multimedia as learningmedia of social studies for fifth grade students with the materials of events aroundproclamation; and (2) find the product eligibility from the aspect of material, appearance,and attractiveness for the learning of elementary school social studies. The research wasconducted through several stages. The first stage was introduction that included librarystudy and field study. The second stage was development that included initial productplanning and development. The third stage was field testing that included preliminary fieldtest, main field test and operational field test. The results of validation conducted by mediaexpert and material expert showed that the eligibility of learning multimedia for socialstudies on the aspect of media was 4.23 (very good) and the eligibility of learningmultimedia for social studies on the aspect of material was 4.26 (very good). The results offield testing showed that the students’ response toward the multimedia eligibility was 4.08(very good). These results showed that the learning multimedia for social studies waseligible to be implemented in the learning activities and might become an alternative ofsocial studies learning resource especially for the fifth grade students with materials ofevents around proclamation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan multimedia interaktif sebagaimedia pembelajaran IPS kelas V dengan materi peristiwa sekitar proklamasi dan (2)mengetahui kelayakan produk dari aspek materi, aspek tampilan dan aspek kemenarikanuntuk pembelajaran IPS SD. Dilaksanakan melalui beberapa tahapan, tahap pertama adalahpendahuluan yang meliputi studi pustaka dan studi lapangan, tahap kedua pengembangan yang meliputi perencanaan dan pengembangan produk awal. Tahap ketiga uji lapanganmeliputi uji coba preliminary field test, main field test dan operational field test. Hasilvalidasi oleh ahli media dan ahli materi menunjukkan bahwa kelayakan multimediapembelajaran IPS pada aspek media sebesar 4,23 (sangat baik) dan kelayakan pada aspekmateri sebesar 4,26 (sangat baik). Hasil uji coba lapangan menunjukan bahwa tanggapansiswa terhadap kelayakan multimedia dengan rerata skor 4,08 (baik). Hasil tersebutmenunjukkan bahwa multimedia pembelajaran IPS yang dikembangkan layak digunakandalam kegiatan pembelajaran dan menjadi alternatif sumber belajar IPS khususnya siswakelas V dengan materi peristiwa sekitar proklamasi.  

PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN PERMAINAN POHON PINTAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SDI AL HADAD SINGGAHAN TUBAN

Wiratsiwi, Wendri

JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2016)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.555 KB)

Abstract

Abstract: This research background is based on conventional teaching activity of social studies where teacher explains material with speech method without using anyinteresting media for attracting student’s attention. Students just write teacher’sexplanation and are not active in the teaching and learning activities. This way ofteaching makes students feel bored, do not pay attention of teacher’s explanation andbecome easy forgetting the material. This way of teaching also decreases student’sscore in social science. So, it needs a problem solving by using a teaching medianamed “ Smart Tree “. The goal of this research is investigating the activity of teacher,student’s level of activity, student’s score of social studies before and after implement“ Smart Tree “ game, and problem arising during teaching learning process. Thisresearch uses classroom action research. The subject of this research are 24 fifthgraders of SDI Al Hadad Singgahan Tuban. The instrument of collecting data useobservation, test and interview. In teaching learning process the score of teacher’sactivities increases from 70% in first cycle, 85,83% in second cycle, and 95,83% inthird cycle. Then the score of student’s activities increases from 66,80% in first cycle,72,77% in second cycle, and 87,50% in third cycle. Furthermore, the score of studentsstudying increases from 33,33% in the first observation, 70,83% in first cycle, 83,33%in second cycle, and 87,50% in third cycle. From the result, we can conclude that “smart tree “ game in teaching social studies can improve student’s score in fifth gradeof SDI Al Hadad Singgahan Tuban.

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN GEOMETRI BANGUN DATAR BERBASIS TEORI VAN HIELE UNTUK SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR

Ahdhianto, Erif

JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2016)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.33 KB)

Abstract

Abstrak: Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Khadijah Pandegiling Surabaya.Pengembangan modul pembelajaran menggunakan model pengembangan Plomp yaitu(1) Investigasi awal; (2) Desain; (3) Realisasi/konstruksi; (4) Tes, evaluasi, dan revisi;(5) Implementasi dan kualitas modul pembelajaran menggunakan kriteria Nieveen yaituvalid, praktis, dan efektif. Data tentang kevalidan modul pembelajaran diperoleh dari validasi. Hasil validasi yang diperoleh dari tiga validator adalah 3,2 termasuk dalamkategori baik, sehingga modul pembelajaran dikatakan valid dan dapat diujicobakan.Data tentang kepraktisan modul pembelajaran diperoleh dari lembar pengamatanpengelolaan pembelajaran dan aktivitas siswa. Hasil analisis pengelolaan pembelajaranrata-rata kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran menggunakan modulpembelajaran di SD Khadijah Pandegiling Surabaya sebesar 3,6 termasuk dalamkategori baik sedangkan aktivitas siswa pada saat proses pembelajaran menggunakanmodul pembelajaran baik. Data tentang keefektivan diperoleh dari analisis Tes HasilBelajar (THB) dan lembar respon siswa. Hasil analisis THB pada modul pembelajaranreliable, valid, dan sensitive dengan rata-rata nilai siswa 82,8 serta respon siswaterhadap pembelajaran rata-rata 3,13 dalam kategori positif

PENERAPAN KOOPERATIF TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERTANYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI SISWA KELAS IV SDN KEBONHARJO I

Pujiastuti, Arik Umi

JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2016)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.13 KB)

Abstract

Abstract: The research is formed for increasing the ability of question on student and the activity of indonesia language on both student and teacher by using the applicationcooperative of  Team Game Tournament (TGT) type. This research category is the classaction research. This research has been done in two cycles. The first cycle contains oftwo meetings which involve 29 fourth grade students of SDN Kebonharjo I as thesubject in this research. The datas of this research is got by direct observation. Thisobservation datum which is used for observing the activity of both student and teacherand observing the ability of question on student as long as the subject matter is occurredthat is analyzed by scoring is provided by the presentation. The result of this researchshows that by using cooperatif ofTeam Game Tournament (TGT) type, the activity ofboth the student and teacher, the ability of question on student in science has increased.The percentage of student activity on the first cycle shows 51,91% and the percentageof  the second one shows 60,72%. Then, the percentage of teacher activity on the firstcycle shows 48,75% and the percentage of the second one shows 81,87%. The last one,the percentage of the student ability of question also shows the increase, on the firstcycle shows 54,66% and for the second one shows 78%. By this research, it is wishedcan make the teacher more creative and innovative in using the type of subject tomotivate the student to be better in getting the best result. Based on this research result,the teacher of elementary school is suggested for using cooperative of Team GameTournament (TGT) type for increasing the student ability of question on indonesialanguage.

PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SCIENTIFIC DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR

Imron, Ilmawati

JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2016)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.784 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penerapanpendekatan scientific dengan model pembelajaran berbasis masalah terhadap berpikirkritis siswa materi manusia dan lingkungannya di sekolah dasar. Penelitian inimenggunakan penelitian True eksperimen dengan rancangan penelitian Pretestposttestcontrol group design. Subjek penelitian kelas IVA dan kelas IVB SDNSingkalanyar 1 Prambon Nganjuk. Berdasarkan hasil penelitian yang dianalisisdengan menggunakan SPSS 19.0 menunjukkan bahwa ada pengaruh pendekatanscientific dengan model pembelajaran berbasis masalah terhadap berpikir kritis padamateri manusia dan lingkungannya di sekolah dasar dibuktikan dengan t hitung (13,377) > t tabel (2,021). Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwapenerapan pendekatan scientific dengan model pembelajaran berbasis masalah padamateri manusia dan lingkungannya di sekolah dasar dapat digunakan sebagai salahsatu alternatif model pembelajaran yang dapat meningkatkan berpikir kritis siswa.