cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
ISSN : 24606324     EISSN : 25796461     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara is an open access journal and published twice a year in January & July that contains research result where never published.
Arjuna Subject : -
Articles 94 Documents
PENERAPAN MODEL TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS V SDN PANDANWANGI 4 KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG Wenda, Dhian Dwi Nur
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2015)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: It was found that a problem about learning of Social science in the fifth grade of Pandanwangi 4 Elementary school in Malang city which was still conventional. It had an effect on the lowness of activity and the result of students’ learning on social science lesson. This research was aimed to describe application of Talking stick model, and the result of students’ learning after talking stick was applied. This research used class action research which was done by using two cycles and the subject of this research was the fifth grade of Pandanwangi 4 Elementary School Malang. The result of this research showed that the application of Talking stick model could increase social science learning which had standard competence ‘respecting a service and the role of hero in preparing independence of Indonesia’. Pandanwangi 4 Elementary School which located in Blimbing sub district Malang city. Therefore, it was suggested that the teacher has to apply Talking stick model in social science learning. Keywords: Talking stick, Social science of Elementary school. Abstrak: Ditemukan masalah bahwa pembelajaran IPS di kelas V SD Pandanwangi 4 Kota Malang masih konvensional, hal ini berdampak pada rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Talking Stick, aktivitas siswa ketika diterapkan model Talking Stick, dan hasil belajar siswa setelah diterapkan model Talking Stick. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dua siklus, dengan latar kelas V SDN Pandanwangi 4 Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Talking Stick dapat meningkatkan pembelajran IPS, kompetensi dasar “menghargai jasa dan peranan tokoh dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia” SDN Pandanwangi 4 Kecamatan Blimbing Kota Malang. untuk itu disarankan agar guru menerapkan model Talking  Stick dalam pembelajaran IPS
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR BIDANG STUDI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI SEKOLAH DASAR Anggriyani, Farida Catur Wahyu
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2015)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Applying the model Learning to use media gambarpada subject of the development of technology for the production , transportation komonikasi and aims to describe the activities of students , describing the results of students understanding of the concept of mastery learning seen and describe the students responses to learning activities . By using a variety of learning models can create a pleasant classroom atmosphere , so that students do not feel pressured to follow the lessons at school and at home . A use of media image is also greatly assist students in learning the IPS material so as to improve learning achievement IPS .   Keywords : improve student achievement, media images.   Abstrak :Menerapkan model Pembelajaran menggunakan media gambarpada pokok bahasan perkembangan teknologi untuk produksi, komonikasi dan transportasi bertujuan untuk mendiskripsikan aktivitas siswa, mendiskripsikan hasil pemahaman konsep siswa dilihat dari ketuntasan belajarnya dan mendiskripsikan respon siswa terhadap kegiatan belajar mengajar. Dengan menggunakan model pembelajaran yang bervariasi dapat menciptakan suasana kelas yang menyenangkan, sehingga siswa tidak merasa tertekan dan betah mengikuti pelajaran disekolah. Penggunakaan media gambar juga sangat membantu siswa dalam mempelajari materi IPS sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar IPS. Kata kunci : meningkatkan prestasi belajar siswa, media gambar.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS V SDN PRINGAPUS 2 KECAMATAN DONGKO KABUPATEN TRENGGALEK Rachmawati, Linda
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2015)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Found the problem that science teaching in class V SDN Pringapus 2 Trenggalek still centered on the teacher, this adversely affects the activity and student learning outcomes in science subjects. The research was conducted with the aim to describe the application of the model PBL, student activity when applied to the model PBL, and student learning outcomes after application of PBL models. This study design was used classroom action research conducted by two cycles, with the subject of fifth grade students of SDN Pringapus 2 Trenggalek. The results showed that the application of the model PBL can improve pembelajran IPA, basic competence "describes the simple plane that can make the job easier and faster" SDN Pringapus 2 Subdistrict Dongko Trenggalek. It is recommended that teachers apply the model of PBL in science learning. Keywords: Model Problem Based Learning (PBL), Learning science.   Abstrak : Ditemukan masalah bahwa pembelajaran IPA di kelas V SDNPringapus 2 Kabupaten Trenggalek masih berpusat pada guru, hal ini berdampak pada rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan penerapan model PBL, aktivitas siswa ketika diterapkan model PBL, dan hasil belajar siswa setelah diterapkan model PBL. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dua siklus, dengan latar kelas V SDN Pringapus 2 Kabupaten Trenggalek.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan pembelajran IPA, kompetensi dasar “menjelaskan pesawat sederhana yang dapat membuat pekerjaan lebih mudah dan cepat” SDN Pringapus 2 Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek.Untuk itu disarankan agar guru menerapkan model PBL dalam pembelajaran IPA.   Kata kunci: Model Problem Based Learning (PBL), Pembelajaran IPA
PERAN PEMBELAJARAN IPS DAN PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA Basori, Muhamad
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2015)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract: Character education policy unveiled by the government in 2010. Wisdom This requires the implementation of character education systematically arranged and integrated to the subjects. The purpose of this study was to describe the atmosphere of the school in support of the implementation of character education, social studies teacher efforts in the implementation of the Social Studies study in character, and difficulties experienced by teachers in implementing the learning Social Studies character. This study used a qualitative approach to the type of research phenomenology. Informants in this study is the principal, curriculum affairs, Social Studies teachers, and students. Data collection is done by triangulation of sources and triangulasi techniques (interviews, observation and documentation). Analysis of the data in this study is inductive using model analysis Miles and Huberman. Activity in the data analysis, namely data reduction, a data display, and conclusion drawing / verification. Outcomes research presented descriptively. The results showed that the school supports the implementation of character education through learning activities, the creation of the school culture, and integrating character education into the curriculum. Keywords : Character Educational, Social Studies and the Learning Social Studies. Abstrak: Kebijakan pendidikan karakter diresmikan pemerintah pada tahun 2010. Kebijakan ini menghendaki pelaksanaan pendidikan karakter yang disusun secara sistematis dan terintegrasi hingga ke mata pelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan suasana sekolah dalam mendukung implementasi pendidikan karakter, upaya guru IPS dalam implementasi pembelajaran IPS berkarakter, dan kesulitan-kesulitan yang dialami guru IPS dalam implementasi pembelajaran IPS berkarakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, urusan kurikulum, guru mata pelajaran IPS, dan siswa. Pengumpulan data dilakukan secara triangulasi sumber dan triangulasi teknik (wawancara, observasi dan dokumentasi). Analisis data dalam penelitian ini bersifat induktif dengan menggunakan analisis model Miles and Huberman. Aktivitas dalam analisis data yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah mendukung implementasi pendidikan karakter melalui kegiatan pembelajaran, penciptaan budaya sekolah, dan pengintegrasian pendidikan karakter ke dalam KTSP. Kata kunci:Pendidikan Karakter, IPS, dan Pembelajaran IPS.
PEMBELAJARAN KONSEP DASAR IPA II MODEL STAD DENGAN EKSPERIMEN DAN NON EKSPERIMEN DILENGKAPI LKM DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH MAHASISWA Eksan, Moh. Budi Susilo
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2015)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: The research used experimental and non experimental. The population is the students PGSD of Nusantara PGRI University Kediri in the academic year 2013/2014, Sample is taken by claster random sampling technique, number 2 classes. The technique of collecting data from the variable of cognitive learning student’s achievement are collected by tes method and learning motivation are collected by questionnaires. The technique of analyzing data is ANAVA two ways different cell. The objectives of the research are to know: (1) the effect of STAD learning with experiment and non experiment completed by students worksheet to the student’s achievement in basic concept of science. (2) the effect of high and low Natural Attitude to the student’s achievement in basic concept of science. (3) interaction between study using STAD either experiment and non experiment completed by students worksheet is reviewed from Natural Attitude to the student’s achievement in basic concept of science. Based on the result of the research are concluded : (1) there are effect of STAD learning either experiment and non experiment completed by students worksheet to the kognitive and affective student’s achievement in basic concept of science. (2)there are effect of high and low Natural Attitude to the student’s achievement in basic concept of science (3) no interaction between learning method and Natural Attitude to the kognitive student’s achievement in basic concept of science.   Keywords: STAD, Experiment students, Unexperiment students , Worksheet, Natural Attitude, and Student Achievement. ABSTRAK: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan non eksperimen. Populasi adalah seluruh mahasiswa tingkat I Program Studi PGSD di Universitas Nusantara PGRI Kediri tahun ajaran 2013/2014 dengan teknik Claster random sampling sejumlah 2 kelas. Teknik pengumpulan data variabel prestasi belajar kognitif digunakan metode tes, sikap ilmiah digunakan metode angket. Metode yang  digunakan  pada  penelitian  ini  adalah metode eksperimen  dengan menggunakan anava dua jalan dengan rancangan faktorial 2x2.  Faktor pertama adalah  model   pembelajaran  yaitu model pembelajaran kooperatif dengan  metode STAD dengan eksperimen dan non eksperimen dilengkapi Lkm.Faktor kedua adalah sikap ilmiah siswa. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini  berupa nilai prestasi belajar menggunakan STAD eksperimen dan  non eksperimen  yang ditinjau dari motivasi belajar, dan sikap ilmiah siswa. Dari data diperoleh nilai P-Value metode = 0,073, sedangkan P-Value sikap ilmiah = 0,000 dan  P-Value interaksi metode dan sikap ilmiah  = 0,220  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Ada pengaruh antara pembelajaran STAD dengan Eksperimen dan Non Eksperimen dilengkapi Lkm terhadap prestasi belajar  kognitif (2) Sikap ilmiah mahasiswa memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar mahasiswa.(3) Tidak ada interaksi antara siswa yang diberi pembelajaran baik menggunakan STAD eksperimen maupun STAD non eksperimen dengan sikap ilmiah mahasiswa   Kata Kunci : STAD, LKM, Sikap Ilmiah, Prestasi Belajar.
TANTANGAN PERUBAHAN KURIKULUM SEKOLAH DASAR: PEMBELAJARAN TEMATIK JAWABANNYA
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2015)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Secara periodik kurikulum  mengalami perubahan. Kurikulum berubah karena perkembangan orientasi filosofis, sosiologis, psikologis, ipteks, dan harapan masa depan berubah. Setiap perubahan kurikulum menuntut perubahan proses pembelajaran yang disesuaikan dengan perkembangan orientasinya filosofis dan teoretiknya.  Praktik pembelajaran yang terjadi di SD pada beberapa dekade akhir-akhir ini dipandang kurang mampu mengembangan seluruh kecerdasan (ganda), tingkat perkembangan fisik-psikologis dan sosiologis, karakter baik, serta tantangan masa depad murid-murid SD secara optimal. Pembelajatan Terpadu—tematik dipandang tepat sebagai jawaban perubahan kurikulum, walaupun pelaksanaan pembelajaran tematik dewasa ini masih terseok-seok. Rekonstruksi perencanaan dan implementasi pembelajaran tematik yang mengakomodasi seluruh kecerdasan ganda, pengayaan pembelajaran berbasis potensi lokal, menerapkan prinsip pembelajaran konstruktivistik, aktif dan bermakna,  penggunaan pendekatan dan model pembelajaran bervariasi, guru yang memposisikan dirinya sebagai tenaga pengembang, rombel yang diperkecil, teamwork yang diperkuat, selingan penerapan model terpadu yang bervariasi, dan manajemen serta stakeholders yang mendukung dipandang sebagai upaya optimalisasi praktik pembelajaran tematik dalam impelementasi pembelajaran tematik dalam Kurikulum KTSP dan Kurikulum 2013.   Kata Kunci: Pembelajaran Tematik.  
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENDENGARKAN CERITA ANAK UNTUK SEKOLAH DASAR KELAS TINGGI Puspitoningrum, Encil
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2015)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : teaching materials listen to stories of children in primary school is only fitting must be adapted to the characteristics of the students and also originated from the contextual issues. This research aims to produce teaching materials in the form of an ideal textbook contains material, training, evaluation, and reflection that include interactive multimedia and aims to describe the feasibility of the level of validity, practicality, the attractiveness and effectiveness of teaching materials products. The study design is used to adapt the development of research procedures Research and Development (R & D) Borg and Gall. Results of the research is the development of teaching materials in the form of the contents in accordance with the basic competence intended. Systematic teaching material is presented in three activities, namely the initial activity, core activities, and activities end. Variety of language presented in theory, texts, exercises, and reflection that uses logical and simple language. In terms of appearance, the letters in the title of each class using four combinations of fonts. In the interactive multimedia type and size of letters using three combinations are combined in the title. The conclusion of this study is developed teaching materials that can be used as a guide for teachers in learning to listen to stories of children in the classroom. Keyword : teaching materials, listening , childrens story.
PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING DENGAN MEDIA GAMBAR SERI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS KELAS IV SEKOLAH DASAR Permana, Erwin Putera
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2015)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: Based on the observations of researchers in learning social studies found that students were less active in the learning process IPS. Students are less interested in social studies because during social studies only considered as subjects only rote and less emphasis on affective and psychomotor aspects. Teacher-centered learning, teaching methods are less effective, do not use the lesson plan (RPP), do not use the medium of learning, students are less given the opportunity for creativity, students are not encouraged to find a concept but indicated concepts to keep in mind, students easily forget what who had previously remembered because learning is limited to reading a book or listening to an explanation. Consequently the results of social studies is very low, of 33 students, who thoroughly studied only 14 students of completeness criteria 65. Thus, researchers conducted a study to solve these problems. The purpose of this study were (1) Describe the application of the method of problem solving with the media image series in improving learning outcomes in teaching social studies for class IV SDN Turi 01 Town Blitar, and (2) Describe the improvement of learning outcomes in teaching social studies for class IV SDN Turi 01 Town Blitar. Data collected by observation, observation, document, and test. Results of the study are: (1) an increase in activity of student learning through the application of methods of problem solving, (2) an increase in student learning outcomes through the implementation of the application of problem solving methods, and (3) of 33 students only one of students who have not completed thereafter learning activities for two cycles because of relatively slow learning students.   Keywords: Problem Solving Methods, Media Image Series, Results Learning, Learning IPS ABSTRAK: Berdasarkan observasi peneliti dalam pembelajaran IPS ditemukan bahwa siswa kurang aktif dalam proses belajar mengajar IPS. Siswa kurang tertarik dengan mata pelajaran IPS karena selama ini mata pelajaran IPS hanya dianggap sebagai mata pelajaran hafalan saja dan kurang menekankan pada aspek afektif dan psikomotor. Pembelajaran berpusat pada guru, metode mengajar kurang efektif, tidak menggunakan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), tidak menggunakan media pembelajaran, siswa kurang diberi kesempatan untuk berkreatifitas, siswa tidak diajak untuk menemukan konsep tetapi ditunjukkan konsep yang harus selalu diingat, siswa mudah lupa dengan apa yang sudah diingat sebelumnya karena pembelajaran terbatas pada kegiatan membaca buku atau mendengar penjelasan. Akibatnya hasil belajar IPS sangat rendah yaitu dari 33 siswa, yang tuntas belajar hanya 14 siswa dari kriteria ketuntasan 65. Sehingga peneliti melakukan penelitian untuk memecahkan permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan penerapan metode problem solving dengan media gambar seri dalam meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran IPS bagi kelas IV SDN Turi 01 Kota Blitar, dan (2) Mendeskripsikan peningkatan hasil belajar dalam pembelajaran IPS bagi kelas IV SDN Turi 01 Kota Blitar. Data dikumpulkan dengan pengamatan, observasi, dokumen, dan tes. Hasil penelitian adalah: (1) terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa melalui penerapan metode problem solving, (2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan penerapan metode problem solving, dan (3) dari 33 siswa hanya satu siswa yang belum tuntas setelah dilaksanakan kegiatan pembelajaran selama dua siklus karena tergolong siswa lambat belajar.   Kata kunci: Metode Problem solving, Media Gambar Seri, Hasil Belajar, Pembelajaran IPS,
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN AMONG UNTUK PENDIDIKAN BUDI PEKERTI LUHUR DI SEKOLAH DASAR Sumargono, Yoyok
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2015)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to describe and provide meaning behind the phenomena that appear in the implementation of learning among for moral education in primary schools. Learning to Tri Sakti Jiwa is if your kognitif-afektif-konatif  implemented in full (together), concrete, and Tri Sa (serasi-selaras-seimbang) for a noble character education within the context of the class. To explain this, used a phenomenological qualitative research. Based on the analysis of data obtained by the three groups of the studys findings that the implementation of learning can be classified among the findings in the form of: content, process, and character education learning outcomes. Keywords: among learning, character education learning Abstrak: Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan dan memberikan makna dibalik fenomena yang tampak pada pelaksanaan pembelajaran among untuk pendidikan budi pekerti di sekolah dasar. Pembelajaran untuk Tri Sakti Jiwa yaitu olah cipta-rasa-karsa yang dilaksanakan secara utuh (menyatu), konkret, dan Tri Sa (serasi-selaras-seimbang) untuk pendidikan budi pekerti luhur dalam konteks kelas. Untuk menjelaskan hal ini, digunakan penelitian kualitatif fenomenologis. Berdasarkan analisis data diperoleh tiga kelompok temuan penelitian bahwa pelaksanaan pembelajaran among dapat diklasifikasikan dalam bentuk temuan: isi, proses, dan hasil pembelajaran pendidikan budi pekerti luhur.   Kata kunci: pembelajaran among, pendidikan budi pekerti.
PENINGKATAN KREATIVITAS MAHASISWA DALAM PEMANFAATAN BARANG-BARANG BEKAS PADA MATA KULIAH MEDIA PEMBELAJARAN Laila, Alfi; Sahari, Sutrisno
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2016)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Instructional media course which aims to develop the potential of studentsthrough the concept of learning media (non-ICT), as a medium of learning ICT there is aseparate subject. The use of media in the classroom learning relevant to optimize thelearning process. One of the subjects of learning media competence is to produceinstructional media based on relevance, basic competence, materials and characteristics ofstudents with the use of goods that exist around. This research is a class action that aimsto improve the creativity of students in the use of second-hand goods in the course of nonICT learning media. The subjects of this study were students of the second semester ofthe third level which consists of 40 students. Stages of research include planning, action,observation, and reflection in three cycles. Actions taken in the form of student creativityin the use of second-hand goods in the course of learning media. Data were collectedthrough interviews, observation, test, attitude scale, field notes and documentation.Triangulation data is done to avoid the subjectivity of the observer. The success rate ofthis study when the average observation creativity-average students gain rata ≥ 2,4 oneach indicator with good criterion, which was obtained from each end of a cycle or aquestionnaire if the average gain ≥ 70% with good criteria, derived from each end of thecycle. The results showed that the students skills in the use of second-hand goods as amedium of learning through aspect 4 P which includes creative personalities, press /impulse, the creativeprocess, and creative products that are more focused on processsteps keratif with stages Preparation, incubation, illumination, and Verification at thecycles 1, 2 and 3 continued to increase. Abstrak: Matakuliah media pembelajaran yang bertujuan mengembangkan potensimahasiswa melalui konsep media pembelajaran (non ICT), karena media pembelajaranICT ada mata kuliah tersendiri. Pemanfaatan media pembelajaran yang relevan dalamkelas dapat mengoptimalkan proses pembelajaran. Salah satu kompetensi matakuliahmedia pembelajaran adalah menghasilkan media pembelajaran berdasarkan relevansi, kompetensi dasar,  materi dan  karakteristik  siswa dengan pemanfaatan barang-barangyang ada disekitar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuanuntuk meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam pemanfaatan barang-barang bekas padamata kuliah media pembelajaran non ICT. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa tingkatII semester III yang terdiri dari 40 mahasiswa. Tahap-tahap penelitian meliputiperencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi dalam tiga siklus. Tindakan yang dilakukanberupa kreativitas mahasiswa dalam pemanfaatan barang-barang bekas pada mata kuliahmedia pembelajaran. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, tes, skala sikap,catatan lapangan dan dokumentasi. Trianggulasi data dilakukan untuk menghindarisubjektivitas dari observer. Tingkat keberhasilan penelitian ini apabila rata-rata observasikreativitas mahasiswa memperoleh rata-rata ≥ 2,4 pada setiap indikatornya dengan kriteriabaik, yang diperoleh dari tiap akhir siklus atau angket jika memperoleh rata-rata ≥ 70%dengan kriteria baik, yang diperoleh dari tiap akhir siklus. Hasil penelitian menujukkanbahwa keterampilan mahasiswa dalam pemanfaatan barang-barang bekas sebagai mediapembelajaran melalui aspek 4 P yang meliputi pribadi kreatif, press/dorongan, proseskreatif, dan produk kreatif yang lebih difokuskan pada langkah proses keratif dengantahapan Persiapan, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi pada siklus 1, 2, dan 3 terusmeningkat. 

Page 1 of 10 | Total Record : 94