cover
Filter by Year
JURNAL PENDIDIKAN DASAR
Articles
70
Articles
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPS

Fatahullah, M. Mirza ( Universitas Negeri Jakarta )

JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Pascasarjna Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract: This study aimed to determine the effect of the application of adobe flash based animation learning media and critical thinking skills on social studies learning achievement of the four grade elementary school students City of Parepare. This research was Post - Test Only Control Group Design and the data were analyzed by using two-way ANOVA. The results showed that: (1) there were significant differences in learning achievement between the students taught by using adobe flash based animation learning media and those by powerpoint based learning media. (2) there was a significant interactional effect of the implementation of the learning media and the students’ critical thinking skills. (3) in the group of students who have high critical thinking skills, there were significant differences in social studies learning achievement between the students taught by using adobe flash based animation learning media and those by powerpoint based learning media. (4) in the group of students who have low critical thinking skills, there were significant differences in social studies learning achievement between the students taught by using adobe flash based animation learning media and those by powerpoint based learning media.Keywords: adobe flash based animation learning media, critical thinking skills, social studies learning achievementAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan media pembelajaran animasi berbasis adobe flash dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial pada siswa kelas IV sekolah dasar Kota Parepare. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan rancangan penelitian Post-Test Only Control Group Design serta menggunakan metode analisis data Anava dua jalur atau faktorial 2 x 2. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1), terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial antara kelompok media pembelajaran animasi berbasis adobe flash dan kelompok media pembelajaran berbasis powerpoint. (2), terdapat interaksi antara media pembelajaran dengan kemampuan berpikir kritis dalam pengaruhnya terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial. (3), kelompok siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi, terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial antara kelompok siswa yang mengikuti media pembelajaran animasi berbasis adobe flash dan kelompok siswa yang mengikuti media pembelajaran berbasis powerpoint. (4), kelompok siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis rendah, terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial antara kelompok siswa yang mengikuti media pembelajaran animasi berbasis adobe flash dan kelompok siswa yang mengikuti media pembelajaran berbasis powerpoint.Kata kunci: media pembelajaran animasi berbasis adobe flash, kemampuan berpikir kritis, hasil belajar IPS

HUBUNGAN SELF ESTEEM DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Sylvia, Ruly ( Mahasiswa S2 Pendidikan Dasar Universitas Negeri Jakarta )

JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Pascasarjna Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract:This research aims to recognize the relation between self esteem and learning motivation with the outcome of learning citizenship for elementary school in an administrative village of west Pamulang, South Tangerang. The method of study used is relational quantitative method. The technique of data analysis which is used to process data is descriptive analysis technique and inferential analysis with 100 samples. The results of the study are that: (1) there is a significant positive relation between self esteem and the outcome of citizenship. (2) There is a significant positive relation between student learning motivation and the outcome of learning citizenship. It i means that the meaning of learning motivation has direct relation to the outcome of student learning citizenship, stronger the student has learning motivation higher the outcome learning citizenship. (3) There is a significant positive relation between self esteem and student motivation together with the outcome of learning citizenship. It means that self esteem and learning motivation gives contribution to the outcome of learning citizenship contributions of. Self esteem contribution and learning motivation can to increase the outcome of learning citizenship.Key word: self esteem, learning motivation, and the outcome of learning citizenship.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self esteem dan motivasi belajar dengan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan kelas III di Sekolah Dasar Pamulang Barat, Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantatif korelasional.Teknik analisis data yang digunakan untuk mengolah data adalah teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan 100 sampel. Hasil penelitian ini diketahui bahwa: (1) Ada hubungan positif yang signifikan antara self esteem dengan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan. Ini memberikan makna semakin baik self esteem seorang siswa maka semakin tinggi hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraannya. (2) Ada hubungan positif yang signifikan antara motivasi belajar siswa dengan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan. Ini memberikan makna motivasi belajar memiliki hubungan langsung terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa, semakin kuat motivasi belajar yang dimiliki siswa maka semakin tinggi hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan. (3) Ada hubungan positif yang signifikan antara self esteem dan motivasi belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan. Ini memberikan makna bahwa self esteem dan motivasi belajar memberikan kontribusi terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan. Kontribusi self esteem dan motivasi belajar merupakan sumbangan yang cukup berarti untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan.Kata kunci: self esteem, motivasi belajar, dan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan

KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA

Egok, Asep Sukenda ( STKIP Lubuk Linggau Sumatera Selatan )

JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Pascasarjna Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine the relationship of ability critical thinking and self-regulated learning with learning outcomes of Mathematic Student Class V State Elementary School Sirnagalih Cluster I District City of Bogor, the number of students as many as 153 students. The technique used to analyze the data is the statistical technique of regression and correlation.The research result showed that there was a positive correlation between (1) Critical thinking and Mathematics learning outcomes (2) Self-regulated learning Mathematics learning outcomes (3) Critical thinking, Self-regulated learning and Mathematics learning outcomes. It can be concluded there is relationship between critical thinking, self-regulated learning and Mathematics learning outcomes.Keyword: Critical Thinking, Self-regulated learning, Mathematics learning outcomes.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar dengan hasil belajar matematika Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri Kota Bogor, dengan jumlah siswa sebanyak 153 orang siswa. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah teknik statistik regresi dan korelasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada korelasi positif antara (1) kemampuan berpikir kritis dengan hasil belajar matematika (2) kemandirian belajar dengan hasil belajar matematika (3) kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar dengan hasil belajar matematika. Berarti hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar dengan hasil belajar matematika.Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, Kemandirian Belajar, Hasil Belajar Matematika

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS

Gherardini, Monalisa ( Mahasiswa S2 Pendidikan Dasar Universitas Negeri Jakarta )

JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Pascasarjna Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract: This study aimed to find out the effect of the application of Creative Problem Solving method and problem Posing method and the ability to critical thinking to the science literacy. The study was conducted at the elementary School in city of Bengkulu. Reaserch design using experiment method with treatment by level 2x2. Data analysisof variance of two lanes (ANOVA). The result of this study indicate that (1) Literacy Science ability for Creative Problem Solving method is higher than Problem posing method; (2) there are interactions between method and the critical thinking ability to the Science Literacy ability; (3) Science Literacy ability for students was given Creative Problem Solving method with high critical thinking is higher than Science Literacy ability for students was given problem posing method with high critical thinking; (4) Science Literacy ability for students was given Creative Problem Solving method with low critical thinking is lower than Science Literacy ability for students was given problem posing method with low critical thinkingKeywords: Creative Problem Solving learning method, critical thinking ability, Science Literacy abilityAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh penerapan metode Creative Problem Solving dan metode Problem Posing serta kemampuan berpikir kritis terhadap kemampuan literasi sains. Penelitian ini dilakukan pada siswa Sekolah Dasar Negeri Kota Bengkulu. Metode yang digunakanmetode eksperimen dengan desain treatment by level 2 x 2. Teknik analsis data adalah analisis varians dua jalur (ANAVA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1). Kemampuan literasi sains antar kelompok siswa yang diajar menggunakan metode Creative Problem Solving lebih tinggi dari pada kelompok siswayang diajar menggunakan metode problem posing (2) terdapat pengaruh interaksi antara metode pembelajaran dengan kemampuan berpikir kritis terhadap kemampuan literasi sains. (3) kemampuan literasi sains antar siswa dengan kemampuan berpikir kritis tinggi yang diberikan metode Creative Problem Solving lebih tinggi dari pada siswa dengan kemampuan kritis tinggi yang diberikan perlakuan metode problem posing (4) kemampuan literasi sains antar siswa dengan kemampuan berpikir kritis rendah yang diberikan metode Creative Problem Solving lebih rendah dari pada siswa dengan kemampuan kritis rendah yang diberikan perlakuan metode problem posing.Kata kunci: Metode Creative Problem Solving dan metode Problem Posing, kemampuan berpikir kritis, kemampuan literasi sains

KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN MINAT BACA DENGAN KEMAMPUAN MEMBACA KRITIS SISWA KELAS TINGGI SD NEGERI DI KABUPATEN BOGOR

Sariyem, Sariyem ( Mahasiswa S2Pendidikan Dasar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) )

JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Pascasarjna Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrack:The aims of this research to determine the relationship of critical thinking ability and interest in reading with the ability to read critically on High Grade Elementary School in Bogor, with a total population of 431 students. The technique used to analyze the data is the correlation analysis using the formula r Product Moment. The results showed a positive correlation between: (1) Critical thinkingwith the ability to read critically; (2) Interest read with a critical reading skills; (3) critical thinking abillity and interest in reading with the ability to read critically. Thus, it can be concluded that there is a relationship between critical thinking and interest in reading with the ability to read critically.Keyword:Critical thinking ability, reading interest, critical reading competency, elementary school students.Abtrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan berpikir kritis dan minat baca dengan kemampuan membaca kritis pada Siswa Kelas TinggiSD Negeri di Kabupaten Bogor, dengan jumlah populasi sebanyak 431 siswa. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah analisis korelasi menggunakan rumus r Product Moment. Hasil penelitian menunjukan adanya korelasi positif antara: (1) Kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan membaca kritis; (2) Minat baca dengan kemampuan membaca kritis; (3) Kemampuan berpikir kritis dan minat baca dengan kemampuan membaca kritis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kemampuan berpikir kritis dan minat bacadengan kemampuan membaca kritis.Kata Kunci: Kemampuan berpikir kritis, minat baca, kemampuan membaca kritis, siswa sekolah dasar.

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DAN KECERDASAN LOGIS MATEMATIS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA

Mujiani, Dwi Safitri ( Mahasiswa S2 Pendidikan Dasar Universitas Negeri Jakarta )

JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Pascasarjna Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract: The aim of this experimental study is determine the effect of teaching aid on math learning outcomes. This research was conducted in Elementary School on fifth grade, by using simple random sampling technique that has been done to 58 students. The data is collected by test and analyzed by using analysis variant (ANAVA) two way design with treatment by level 2x2. Based on the results and discussion, it concluded that (1) the mathematics learning outcomes of students who use models media are higher than students who use printing media, besides the use of models media give 90.1% effect on learning outcomes, (2) there is interaction effect between the application of teaching aid and mathematical logical intelligence towards learning outcomes of mathematics, (3) the mathematics learning outcomes of students taught by using models media are higher than students taught by using printing media on a group of students who have high mathematical logical intelligence and (4) the mathematics learning outcomes of students by using models media in low level of mathematical logical intelligence is not higher than the mathematics learning outcomes of students by using printing media in low level of mathematical logical intelligence. The results of this study indicates that models media with mathematical logical intelligence can improve mathematics learning outcomes of students.Keywords: models media, printing media, mathematical logical intelligence, mathematics learning outcomesAbstrak: Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran terhadap hasil belajar matematika. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Siswa kelas V dengan menggunakan teknik simple random sampling yang telah dilakukan kepada 58 siswa. Pengambilan data diperoleh melalui tes dan dianalisis menggunakan analisis varian (ANAVA) dua jalan dengan desain Treatment by Level 2x2. Berdasarkan hasil dan pembahasan, diperoleh kesimpulan bahwa (1) hasil belajar matematika siswa yang menggunakan media model lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang menggunakan media cetak, selain itu penggunaan media model berpengaruh sebesar 90,1% terhadap hasil belajar, (2) terdapat pengaruh interaksi antara pemberian media pembelajaran dan kecerdasan logis matematis terhadap hasil belajar matematika siswa, (3) hasil belajar matematika antara siswa yang diajarkan menggunakan media pembelajaran model lebih tinggi dari siswa yang diajarkan menggunakan media pembelajaran cetak pada kelompok siswa yang memiliki kecerdasan logis matematis tinggi, dan (4) hasil belajar matematika menggunakan media pembelajaran model dengan tingkat kecerdasan logis matematis rendah tidak lebih tinggi dari hasil belajar matematika menggunakan media pembelajaran cetak dengan tingkat kecerdasan logis matematis rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran model dengan kecerdasan logis matematis mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa.Kata kunci: media pembelajaran, media model, media cetak, kecerdasan logis matematis, hasil belajar matematika

PENGARUH PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DAN BENTUK PORTOFOLIO TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIKA

Nadar, Nadar ( Mahasiswa S2 Pendidikan Dasar Universitas Negeri Jakarta )

JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Pascasarjna Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract:The purpose of this study is to determine the effect of learning approaches and form of portfolios to connection capability study math class V students in primary schools. The design of this study by 2 x 2 factorial sample consisted of 111 students. Data analysis techniques analysis of variance (ANOVA) two way.The results obtained are: 1) the ability to connect mathematics to the group of students who were given a mathematical approach realistic higher than the group of students who were given a learning approach directly, 2) the ability to connect mathematics to the group of students who were given a kind of portfolio to see higher than the group of students who were given type of portfolio documentation, 3) there is an interaction effect between teaching approaches and form of portfolios to the connection capabilities of mathematics, 4) groups of students by type of portfolio to see higher if taught using realistic approach mathematics rather than learning approach directly, 5) the group of students who were given kind portfolio of documentation higher if taught using learning approach directly rather than mathematical approach realistic, 6) in the process of learning to use a mathematical approach realistic mathematical studies of their results will be higher by the type of portfolio view rather than by type of portfolio documentation, 7) in the learning process using a direct approach to learning their math study results will be higher by portfolio type of documentation rather than by type of portfolio views.Keywords: Learning Approaches,FormOf Portfolios, Mathematics Connection Ability.Abtrak:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran dan bentuk portofolio terhadap kemampuan koneksi matematika. Desain penelitian ini disain faktorial 2 x 2 sampel terdiri dari 111 siswa.Teknik analisis data varians (ANOVA) dua arah. Hasil penelitian diperoleh adalah: 1) kemampuan untuk menghubungkan matematika untuk kelompok siswa yang diberi pendekatan matematika realistik lebih tinggi daripada kelompok siswa yang diberi pendekatan pembelajaran langsung, 2) kemampuan untuk menghubungkan matematika dengan kelompok siswa yang diberikan semacam portofolio untuk melihat lebih tinggi daripada kelompok siswa yang diberi bentuk dokumentasi portofolio, 3) ada pengaruh interaksi antara pendekatan pengajaran dan bentuk portofolio dengan kemampuan koneksi matematika, 4) kelompok siswa berdasarkan bentuk portofolio untuk melihat lebih tinggi jika diajarkan menggunakan realistis pendekatan matematika daripada belajar pendekatan langsung, 5) kelompok siswa yang diberi portofolio bentuk dokumentasi yang lebih tinggi jika diajarkan menggunakan pendekatan pembelajaran langsung daripada pendekatan matematika realistik, 6) dalam proses belajar menggunakan pendekatan matematika studi matematika realistik dari hasil mereka akan lebih tinggi dengan bentuk tampilan portofolio bukan oleh bentuk dokumentasi portofolio, 7) dalam proses pembelajaran menggunakan pendekatan langsung ke belajar hasil studi matematika mereka akan lebih tinggi dari tipe portofolio dokumentasi bukan oleh bentuk tampilan portofolio.Kata kunci: Pendekatan Pembelajaran, Bentuk Portofolio, Kemampuan Koneksi Matematika.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI STRATEGI INQUIRY DISCOVERY LEARNING DI KELAS IV SDN KECAMATAN CIKARANG UTARA KABUPATEN BEKASI

Masitoh, Siti ( Mahasiswa S2 Pendidikan Dasar Universitas Negeri Jakarta )

JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Pascasarjna Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract: Research is based on the low the results and learning and motivation students fourth grade land waluya 01 through the application of learning model inquiry discovery learning thematic and judgment santifik with a focus subjects science social matter identify the tourist destinations through the activities of read maps. To increase yields of student learning writer do research through motede action research, by steps of, planning, the implementation of the, observation, and reflection through steps siklus-siklus improvement where every cycle done researchers done three times the meeting except pre cycle with the object repair processes are learning, study results, and motivation and a studied attitude students. Improvement learning done with stage pra-siklus with these study results student average students only 62, The average score on cycle I increased by 64, and the more increase in cycle II with an average achievement of 75 study results or as much as. 78 percent of students be completed of learning. The conclusions of this research is the application of model inquiry discovery in learning social class in the class iv can improve the results and learning students, reduce services learning did as teachers and can as input for fellow has another in efforts to improve study results students. Keywords: inquiry discovery learning Social Studies, the results and the motivation to studyAbtrak: Penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil dan proses belajar serta motivasi siswa kelas IV SD Negeri Waluya 01 melalui penerapan model pembelajaran Inquiry Discovery pembelajaran tematik dan penilaian santifik dengan fokus mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa penulis melakukan penelitian melalui motede action research, dengan langkah-langkah berupa, perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi melalui tahapan-tahapan siklus-siklus perbaikan dimana setiap siklus yang dilakukan peneliti dilakukan sebanyak tiga kali pertemuan kecuali pra siklus dengan objek perbaikan proses pembelajaran, hasil belajar, dan motivasi serta sikap belajar siswa. Perbaikan pembelajaran dilakukan dengan tahapan pra-siklus dengan capaian hasil belajar rata-rata siswa siswa hanya 62 perolehan nilai rata-rata pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 64 dan makin meningkat pada siklus II dengan rata-rata pencapaian hasil belajar sebesar 75 atau sebanyak 78 % siswa tuntas belajarnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model inquiry Discovery pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas IV dapat memperbaiki hasil dan proses belajar siswa, mereduksi layanan pembelajaran yang dilakukan guru serta dapat menjadi masukan bagi rekan sejawat lain dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa.Kata kunci : Inquiry Discovery, Pembelajaran IPS, Hasil dan Motivasi Belajar

PENINGKATAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MELALUI METODE COOPERATIVE LEARNING TEKNIK GRUP INVESTIGASI

Khaeriyah, Finny ( Mahasiswa S2 Pendidikan Dasar Universitas Negeri Jakarta )

JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Pascasarjna Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract: This study aimed to describe the process and learning outcomes of social science through cooperative methods with techniques Group Investigation. The research model used is a model Kemmis and Taggart to the study subjects were 27 students of State Elementary School. The study was conducted from January 2016 to March 2016. The study was conducted over 6 meeting is divided into three cycles. Data collected through the test data and non-test. Data analysis techniques used in this research is the analysis of qualitative data. Qualitative analysis is used to explain the study results. The results showed an increase in student learning outcomes in children after learning followed by using the method of investigation group. pre-cycle, the first, and cycle increased as a result of studying social science achievement of students in the second cycle is also not meet the criteria of success of the action then followed the third cycle increased to 81.38 %. The results showed an increase learning outcomes of social science in grade 3 elementary school conducted through cooperative methods with techniques Group Investigation. Keywords: learning outcomes of social studies, engineering Group Investigation, research actionsAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses dan hasil belajar ilmu pengetahuan sosial melalui metode kooperatif dengan teknik Group Investigation. Model penelitian yang digunakan adalah model Kemmis dan Taggart dengan subyek penelitian adalah 27 siswa kelas 3 Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan dari Januari 2016 sampai Maret 2016. Penelitian ini dilakukan selama 6 pertemuan yang terbagi dalam tiga siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui data tes dan non tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif . Analisis kualitatif digunakan untuk menjelaskan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa pada anak-anak setelah pembelajaran diikuti dengan menggunakan metode grup investigasi. Pada pra siklus, siklus I dan II mengalami peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar ilmu pengetahuan sosial pada siswa kelas 3 sekolah dasar yang dilakukan melalui metode kooperatif dengan teknik Group Investigation.Kata kunci: hasil belajar ilmu pengetahuan sosial, teknik Group Investigation, penelitian tindakan

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERPADU DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS DESKRIPSI

Laksitarini, Niken ( Mahasiswa S2 Pendidikan Dasar Universitas Negeri Jakarta )

JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Pascasarjna Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract: The research is to obtain information concerning to the effect of integrated learning model and independent learning to descriptive writing skill. The research was conducted by using experiment model with design factorial 2x2 analysis in testing hypothesis. In this research, 22 from 80 student’s cluster random sampling. The research was focused on three aspects; integrated learning model and independent learning to descriptive writing skill. The data were collected with test descriptive writing and analyzed with path analysis. Result on the analysis it is concluded that (1) descriptive writing skill students are given the models of learning thematic integrated is higher than students who were given fragmented, (2) Descriptive writing skill student in the group of students who have independent learning high given integrated learning models thematic integrated is greater rather than a group of students were given learning fragmented, (3) Descriptive writing skill student in the group of students who have independent learning low given about learning fragmented is higher than the group of students were given about the model of learning thematic integrated, (4) there is an interaction between learning and independent learning to the descriptive writing skillKeywords: Descriptive Writing Skill, Integrated Learning Model, Independent LearningAbstrak: Penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai efek dari model pembelajaran terpadu dan belajar mandiri untuk kemampuan menulis deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model eksperimen dengan desain analisis faktorial 2x2 di pengujian hipotesis. Dalam penelitian ini, 22 dari cluster random sampling 80 siswa. Penelitian ini difokuskan pada tiga aspek; model pembelajaran terpadu dan belajar mandiri untuk kemampuan menulis deskriptif. Data dikumpulkan dengan tes menulis deskriptif dan dianalisis dengan analisis jalur. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa (1) menulis deskriptif siswa keterampilan diberi model pembelajaran tematik terpadu lebih tinggi dari siswa yang diberi terfragmentasi, (2) menulis deskriptif siswa keterampilan dalam kelompok siswa yang telah independen pembelajaran tinggi diberikan model pembelajaran terpadu tematik terpadu lebih besar daripada sekelompok siswa diberi pembelajaran terfragmentasi, (3) siswa kemampuan menulis deskriptif dalam kelompok siswa yang memiliki belajar mandiri rendah mengingat tentang belajar terfragmentasi lebih tinggi dari kelompok siswa diberi tentang model pembelajaran tematik terpadu, (4) ada interaksi antara pembelajaran dan belajar mandiri dengan keterampilan menulis deskriptif Kata kunci: Deskriptif Menulis Keterampilan, Model Pembelajaran Terpadu, Pembelajaran Independen