cover
Contact Name
subehan khalik
Contact Email
subehan.khalik@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
aldaulah@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
AL-Daulah
ISSN : 2303050x     EISSN : 25805797     DOI : -
Core Subject : Social,
Al Daulah : Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan (Al-Daulah : Journal of Criminal Law and Constitution) focuses on areas in Islamic Criminal and Constitution Law.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1 (2012)" : 11 Documents clear
Pemakzulan Presiden dan atau Wakil Presiden dalam Masa Jabatannya di Mahkamah Konstusi Jumadi, Jumadi
AL-Daulah Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Hukum Pidana dan Ketatanegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ad.v1i1.1465

Abstract

Perubahan UUD telah membuat DPR menjadi lembaga yang sangat berdaya. Landasan atas diberikannya kewenangan yang demikian penting di DPR adalah kebutuhan akan adanya mekanisme kontrol yang kuat akibat dari pelajaran rezim otoritarian di masa lalu yang dipegang oleh penguasa pemerintahan. Mekanisme kontrol yang dilakukan DPR dengan mengawasi jalannya pemerintahan oleh Presiden dan/atau Wakil Presiden ini pula yang menjadi sebuah awal bagi dimulainya proses pemakzulan di Indonesia.
Perspektif Syar’i Dan Sains Awal Waktu Shalat Alimuddin, Alimuddin
AL-Daulah Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Hukum Pidana dan Ketatanegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ad.v1i1.1412

Abstract

Dalam perspektif ajaran Islam masalah ibadah merupakan ajaran dasar yang dititahkan kepada seluruh mukallaf. Sebagai ibadah yang disyari’atkan, maka merupakan keharusan untuk dilakukan dengan sikap ikhlas dan semata-mata mengharap balasan dari Allah Swt. Dan idealnya terhadap kewajiban ini, adalah dilakukan dengan bekal ilmu yang cukup, pengetahuan yang benar dan pemahaman yang proporsionl. Baik dari segi dasar pensyari’atannya (landasan normatif), maupun dari sisi pengamalan atau penerapannya.
Pemikiran Syekh Muhammad Abduh Dalam Tafsir Al-Manar Abdullah, Dudung
AL-Daulah Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Hukum Pidana dan Ketatanegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ad.v1i1.1410

Abstract

Muhammad Abduh adalah seorang pembaharu dalam pemikiran Tafsir di Timur Tengah, khususnya di Mesir. Geliat kebangkitan tafsir modern yang dirintisnya, merubah dan mewarnai gaya dan corak tafsir periode sebelumnya. Jalan pikiran Muhammad Abduh dalam Tafsir al-Manar terdapat dua landasan pokok yaitu peranan akal dan peranan kondisi sosial.
Konsep Pidana Hudud Menurut Al-Quran Suatu Kajian Tafsir Tematik S. Puyu, Darsul
AL-Daulah Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Hukum Pidana dan Ketatanegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ad.v1i1.1468

Abstract

Alquran sebagai sumber utama fikih Islam banyak berbicara mengenai tindak pidana kriminal tersebut. Hudud merupakan ketentuan hukum yang telah ditetapkan jenis, berat dan ringannya oleh Alquran. Namun bila dicermati lebih mendalam maka hudud dalam Alquran tidak hanya berbicara tindak pidana kriminal saja, tetapi pelanggaran terhadap pelaksanaan shalat, puasa, perkawinan (thalaq, iddah) dan lain-lain dapat dikatagorikan sebagai hudud. Dengan kata lain,  yang  termasuk hudud dalam Alquran tidak hanya terbatas pada persoalan pidana) tetapi termasuk dalam persoalan  lain seperti ibadah , perkawinan dan atau kewarisan 
Fiqhi Cinta: Cara Bijak Hukum Islam Menyemai Cinta dan Membina Keluarga Kurniati, Kurniati
AL-Daulah Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Hukum Pidana dan Ketatanegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ad.v1i1.1432

Abstract

Tulisan ini membahas tentang Fiqhi Cinta: Cara Bijak Hukum Islam Menyemai Cinta dan Membina Keluarga. Rumusan masalah tulisan ini adalah bagaimana hukum dan hakekat cinta? bagaimana kiat Islam menyemai cinta dan membina keluarga? Dan bagaimana implementasi cinta menurut hukum Islam? Tulisan ini bersifat pengembangan teori-teori yang berkaitan dengan fiqhi cinta dengan menggunakan pendekatan hukum Islam. Adapun hasil yang ditemukan adalah bahwa Hakekat cinta dalam Hukum Islam mengandung makna yang luas dan rinci, dalam arti mencakup berbagai segi. Cinta merupakan perasaan senang dan bahagia terhadap sesuatu, sebagai anugerah Allah yang intensitasnya dapat meninggi atau merendah bahkan dapat hilang dan menjadi benci. Hukum  Islam memiliki kiat dan aturan tersendiri dalam menyemai cinta dan membina keluarga yang berbeda dengan aturan dan budaya yang berlaku pada masa sekarang, terutama aturan dan budaya yang merupakan pengaruh gaya hidup modern dari Barat. Implementasi cinta dan kasih sayang menurut Hukum Islam dapat dirasakan dalam pola sikap dan prilaku sehari-hari, baik dalam kehidupan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Ancaman Pidana Islam Terhadap Penyalahgunaan Narkoba Hasan, Hamzah
AL-Daulah Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Hukum Pidana dan Ketatanegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ad.v1i1.1467

Abstract

According to Islamic Criminal Law, drug distributors and drug users including other drugs unless for medical reason are part of criminal offence which can be punished within a such law. This clasification is taken from Qiyas in which marijuana and drugs have similar factors as khamar that is “drunk”. For this reason, they have been categorized as “forbideen” (haram) whether a little or a lot because they can destroy people’s mind and phisics as well as other anatomy. 
Nepotisme dalam Perspektif Hadis Maudhu’i Wijaya, Abdi
AL-Daulah Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Hukum Pidana dan Ketatanegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ad.v1i1.1462

Abstract

Nepotism is an attitude that can be detrimental to society. it could have entered into a variety of bureaucratic system. Its existence has become a debate in a variety of scientific perspective. In the Islam perspective, particularly Hadith, it was found that nepotism has number of Hadiths, among the allowing and banning. Based on various Hadith, it can be stated that the nepotism between banning and allowing depends on condition.
Penguatan Hak Ulayat Laut Komunitas Nelayan di Maluku Tengah, Provinsi Maluku Hijjang, Pawennari
AL-Daulah Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Hukum Pidana dan Ketatanegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ad.v1i1.1466

Abstract

This article explained to describe the sea as a customary right of local institutions that by the fishing communities of various ethnic groups for marine resource management in Central Maluku district. Research problems are parsed using procession approach with emphasis on research and research process is not trapped within a rigid framework of theoretical research and is stereotypic. Data collection techniques used were in- depth interviews, participant observation, and focus group discussions (FGD). The process of data analysis includes examining, selection; categorization, evaluation, and synthesis are carried out cyclical and inferences. The results of this study showed that the existence of customary rights as a sea of local institutions that used by the fishermen community, and embodied in the creation of a harmonious society in managing marine resources.
Hukum Islam dan Penggunaan Telematika di Indonesia Khalik, Subhan
AL-Daulah Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Hukum Pidana dan Ketatanegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ad.v1i1.1463

Abstract

Dalam skala internasional, umat Islam menjadi umat yang marginal dalam era ITC, hal demikian disebabkan oleh dua sebab yaitu; faktor daya beli umat Islam yang memang cukup lemah ataukah karena faktor regulasi (sensor). Faktor kedua dapat dikategorikan sebagai langkah nyata semisal kebijakan Taliban meniadakan ISP (Internet Service Proficer) atau secara tidak lansung sebagaimana apa yang dialami oleh umat Islam Indonesia. Para Yuris hukum Islam memiliki tanggungjawab yang sangat besar dalam menyikapi perkembangan telematika dan atas dasar ini diharapkan mereka tiada henti berfikir untuk melahirkan produk hukum yang mengatur sistem kerja pada telematika agar berjalan sesuai dengan syari’at. Ekeses yang timbul seyogyanya dapat dielemenir dengan menghadirkan produk hukum formal maupun non formal.
Manhaj Abd. Muin Salim Dan Penerapannya Dalam Menafsirkan Surah Al-Fatihah: Telaah Atas Kitab Al-Nahj Al-Qawim Wa Al-Shirath Al-Mustaqim Li Al-Qalb Al-Salim Achmad, Achmad
AL-Daulah Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Hukum Pidana dan Ketatanegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ad.v1i1.1411

Abstract

Pengkajian terhadap Alquran selalu menarik dilakukan oleh para ulama, termasuk kajian tentang metode yang digunakan para ulama dalam menafsirkan ayat-ayat Alquran. Tulisan ini akan menguraikan tentang Manhaj Abd, Muin Salim dan Penerapannya dalam menafsirkan Q.S. al-Fatihah: Telaah atas Kitab al-Nahj al-Qawim wa al-Shirath al-Mustaqim li al- Qalb al- Salim. Masalah pokok tulisan ini adalah bagaimana metode  yang digunakan Abd. Muin Salaim dalam menafsirkan Q.S. al- Fatihah. Pendekatan yang digunakan adalah sosio historis dan eksegisis. Temuan terpenting yang dihasilkan adalah bahwa manhaj (metode) yang digunakan Abd. Muin Salim dalam menafsirkan berbagai ayat, pada umumnya menggunakan metode tahlili (analisis). Sedangkan laun (corak) penafsirannya lebih dominan adabi wa al-jtima’i dan ‘ilmi dengan sedikit bernuangsa shufy. 

Page 1 of 2 | Total Record : 11